Tag: Sugiono

  • Presiden Prabowo bertolak ke Australia bertemu PM Albanese

    Presiden Prabowo bertolak ke Australia bertemu PM Albanese

    “Presiden Prabowo bertolak menuju Sydney melalui Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa siang. Dalam kunjungan satu hari tersebut, Presiden dijadwalkan melakukan pertemuan tête-à-tête dengan Perdana Menteri Anthony Albanese,”

    Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Sydney, Australia melalui Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa siang, untuk melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Anthony Albanese

    Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, saat dikonfirmasi ANTARA, menyampaikan bahwa dalam kunjungan satu hari tersebut Presiden Prabowo dijadwalkan mengadakan pertemuan tête-à-tête dengan PM Albanese.

    “Presiden Prabowo bertolak menuju Sydney. Dalam kunjungan satu hari tersebut, Presiden dijadwalkan melakukan pertemuan tête-à-tête (empat mata) dengan Perdana Menteri Anthony Albanese,,” kata Seskab Teddy.

    Teddy mengatakan selain bertemu PM Albanese, Presiden juga akan menghadiri upacara kenegaraan yang dipimpin oleh Gubernur Jenderal Australia Sam Mostyn, serta mengikuti sejumlah pertemuan lain yang membahas kerja sama di bidang perdagangan, investasi, pendidikan, dan kemitraan industri.

    Seskab Teddy menyatakan lawatan ini juga merupakan kunjungan balasan atas kedatangan Perdana Menteri Albanese ke Jakarta pada bulan Mei lalu, sehari setelah dia terpilih kembali sebagai Perdana Menteri Australia.

    “Kunjungan ini juga merupakan kunjungan balasan atas kedatangan Perdana Menteri Albanese ke Jakarta pada bulan Mei lalu, sehari setelah ia terpilih kembali sebagai Perdana Menteri Australia,” ucap dia.

    Turut mendampingi Kepala Negara dalam penerbangan menuju Sydney yakni Seskab Teddy dan Menteri Luar Negeri Sugiono.

    Sebelumnya, Menlu Sugiono menyampaikan dalam kunjungan tersebut, Prabowo dan Albanese akan membahas penguatan kerja sama di berbagai bidang, terutama ekonomi dan hubungan antar-masyarakat.

    Kedua pemimpin juga akan meninjau sejumlah kerja sama yang telah berjalan antara Indonesia dan Australia.

    Meski demikian, Sugiono belum menjelaskan lebih lanjut mengenai bentuk kerja sama konkret yang akan dihasilkan dari pertemuan tersebut. “Yang dibicarakan kalau di tingkat kepala negara sifatnya umum ya, terkait kerja sama di bidang ekonomi,” katanya.

    Menlu menuturkan bahwa kunjungan kenegaraan itu hanya berlangsung sehari, dan Presiden Prabowo dijadwalkan langsung kembali ke Indonesia usai agenda tersebut.

    Setelah melakukan lawatan ke Australia, Prabowo dijadwalkan menerima kunjungan Raja Yordania Abdullah II di Jakarta.

    Sebelumnya, PM Anthony Albanese telah mengunjungi Indonesia pada 14–16 Mei 2025 untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo. Kala itu, Albanese memilih Indonesia sebagai negara pertama yang dikunjunginya setelah kembali terpilih sebagai kepala pemerintahan Australia.

    Sebelum melanjutkan agenda ke Australia, Presiden Prabowo terlebih dahulu menyelesaikan rangkaian kegiatan internasional antara lain menghadiri KTT APEC 2025 di Gyeongju, Korea Selatan, pada 30 Oktober–1 November, serta KTT ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 26–28 Oktober.

    Pewarta: Fathur Rochman
    Editor: Agus Setiawan
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Menlu Sugiono Sebut Indonesia Siap Memenuhi Kebutuhan Tenaga Kerja Terampil di Kroasia

    Menlu Sugiono Sebut Indonesia Siap Memenuhi Kebutuhan Tenaga Kerja Terampil di Kroasia

    JAKARTA – Hubungan diplomatik Indonesia dengan Kroasia memasuki kembali mencatatkan sejarah, saat menteri luar negeri kedua negara melakukan pembicaraan mengenai peningkatan kerja sama perdagangan hingga penyediaan tenaga kerja terampil di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Hari Senin.

    Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan, kunjungan timpalannya, Menteri Luar Negeri Kroasia Gordan Grlic Radman, menjadi tonggak penting guna memperkuat hubungan bilateral kedua negara yang terjalin sejak 1992.

    Kunjungan Menlu Radman menjadi kunjungan kedua pejabat setingkat Menlu dari Kroasia ke Indonesia, sejak negara Balkan itu membuka Kedutaan Besarnya di Jakarta tahun 1995 lalu.

    Mengatakan pembicaraan kedua diplomat utama tersebut produktif dan hangat, Menlu Sugiono mengungkapkan mereka membahas sejumlah isu strategis mulai dari peningkatan perdagangan, investasi, pendidikan, ketahanan energi, pertanian dan pangan, hingga people-to-people contact.

    “Kami berkomitmen saling memfasilitasi guna meningkatkan perdagangan dan investasi,” kata Menlu Sugiono, Senin 10 November.

    Lebih jauh Menlu Sugiono mengatakan kesiapan Indonesia untuk mengirimkan tenaga kerja terampil guna memenuhi kebutuhan Kroasia.

    “Di kawasan Eropa barat, terutama daerah Balkan itu ada kebutuhan terhadap tenaga kerja terampil di bidang konstruksi, hospitality dan caregiver. Mereka memiliki kebutuhan tersebut dan beberapa kali menyampaikan prefer tenaga kerja dari Indonesia,” jelasnya.

    “Karena secara kultur tidak terlalu banyak perbedaan, banyak hal yang mirip, tanggung jawabnya bagus. Cuma yang menjadi masalah bagi kita adalah bahasa,” lanjut Menlu RI.

    “Oleh karena itu kita ingin suatu pendekatan yang komprehensif untuk mengirimkan tenaga kerja terampil, dibekali dengan keterampilan yang dibutuhkan dan dibekali kemampuan bahasa yang baik, itu yang ingin kita lakukan,” tandasnya.

    Terkait hal tersebut, Menlu RI mengatakan telah berkoordinasi dengan beberapa kementerian untuk mendukung rencana tersebut, sehingga Indonesia bisa memenuhi kebutuhan tenaga kerja di luar negeri dengan tenaga kerja yang terampil.

    Menlu Sugiono menambahkan, kunjungan Menlu Radman diyakini akan mampu meningkatkan hubungan bilateral kedua negara jauh lebih erat dan lebih baik, gun bekerja sama menghadapi tantangan regional dan global.

  • Menlu RI: Tenaga kerja terampil Indonesia dibutuhkan di negara Balkan

    Menlu RI: Tenaga kerja terampil Indonesia dibutuhkan di negara Balkan

    ANTARA – Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan tenaga kerja terampil dari Indonesia dibutuhkan oleh negara-negara Balkan, termasuk Kroasia. Karena itu, Menlu Sugiono juga membicarakan kesiapan Indonesia memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil Kroasia, dalam pertemuan bilateral dengan Menlu Gordan Grlić Radman.
    (Sanya Dinda Susanti/Andi Bagasela/Gracia Simanjuntak)

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Menlu RI dan Kroasia bertemu, bahas penguatan kerja sama dan OECD

    Menlu RI dan Kroasia bertemu, bahas penguatan kerja sama dan OECD

    ANTARA – Menteri Luar Negeri RI Sugiono melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Kroasia Gordan Grlić Radman di Kantor Kementerian Luar Negeri Jakarta, Senin (10/11). Usai pertemuan tersebut, Menlu RI Sugiono mengatakan keduanya membahas penguatan kerja sama antara Indonesia dan Kroasia di berbagai sektor, termasuk ekonomi dan keamanan. (Sanya Dinda Susanti/Yovita Amalia/Gracia Simanjuntak)

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Prabowo: Janganlah Kita Sekali-sekali Melupakan Jasa Para Pahlawan

    Prabowo: Janganlah Kita Sekali-sekali Melupakan Jasa Para Pahlawan

    Prabowo: Janganlah Kita Sekali-sekali Melupakan Jasa Para Pahlawan
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Presiden Prabowo Subianto mengajak untuk tidak melupakan jasa para pahlawan saat memimpin Upacara Ziarah Nasional dan renungan suci dalam rangka Peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Nasional Umum (TMPNU) Kalibata, Jakarta, Minggu (9/11/2025) tengah malam.
    Tak hanya itu, berdasarkan tayangan YouTube Sekretariat Presiden,
    Prabowo
    mengajak untuk  terus mengenang jasa para
    pahlawan
    yang telah gugur membela kedaulatan Indonesia saat memimpin mengheningkan cipta. 
    “Marilah kita mengenang arwah dan jasa para pahlawan yang telah gugur membela kemerdekaan, kedaulatan, dan kehormatan bangsa Indonesia. Khususnya mereka-mereka yang gugur dalam perlawanan terhadap kekuatan asing yang mendukung penjajahan kembali bangsa Indonesia oleh bangsa asing,” kata Prabowo.
    “Pada tahun 1945, 10 November, para pahlawan telah dengan berani melawan kekuatan asing yang begitu besar terutama kekuatan Inggris pemenang Perang Dunia Kedua, dengan perlawanan pengorbanan yang begitu besar mereka telah mempertahankan kemerdekaan dan kedaulan bangsa Indonesia,” ujarnya lagi.
    Untuk itu, Kepala Negara kembali menegaskan agar Bangsa Indonesia tidak melupakan jasa para pahlawan.
    “Janganlah kita sekali-sekali melupakan jasa mereka, kepahlawanan mereka. Mengheningkan cipta mulai,” kata Prabowo.
    Sebelum mengheningkan cipta, Prabowo lebih dulu melakukan peletakan karangan bunga bertuliskan “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan” di depan monumen TMPNU Kalibata.
    Setelah mengheningkan cipta, upacara dilanjutkan dengan pemberian hormat terakhir kepada arwah para pahlawan yang dipimpin oleh Komandan Upacara.
    Kemudian, Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninggalkan tempat upacara.
    Saat berjalan, Prabowo tampak menghampiri sejumlah pejabat dan tokoh yang hadir untuk bersalaman.

    Hadir dalam upacara tersebut sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, seperti Menteri Sosial Saifulah Yusuf, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, Menteri Luar negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
    Selain itu, ada sejumlah Menteri Koordinator (Menko), seperti Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menko Polkam Djamari Chaniago, Menko Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno.
    Kemudian, tampak juga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Agus Subiyanto, Ketua DPD RI Sultan Najamudin, serta perwakilan negara asing.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Prabowo: Kekuasaan bukan tujuan, tetapi alat untuk bantu rakyat

    Prabowo: Kekuasaan bukan tujuan, tetapi alat untuk bantu rakyat

    Kekuasaan harus digunakan untuk menebar kebaikan, menghapus kemiskinan, dan menegakkan kedaulatan, sebab kekuasaan bukanlah tujuan, melainkan alat untuk berbuat baik bagi bangsa dan rakyat. Kita ingin Indonesia yang adik, makmur, dan sejahtera

    Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum DPP Partai Gerindra mengingatkan jajaran pimpinan dan kader partainya kekuasaan tidak menjadi tujuan, tetapi alat perjuangan untuk membantu rakyat untuk sejahtera dan makmur.

    Di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Jawa Barat, Sabtu, Presiden Prabowo memberikan taklimat kepada jajaran pimpinan dan kader partai, kemudian Presiden juga memanfaatkan pertemuan itu untuk berinteraksi secara langsung dengan kader-kadernya.

    “Kekuasaan harus digunakan untuk menebar kebaikan, menghapus kemiskinan, dan menegakkan kedaulatan, sebab kekuasaan bukanlah tujuan, melainkan alat untuk berbuat baik bagi bangsa dan rakyat. Kita ingin Indonesia yang adik, makmur, dan sejahtera,” kata Presiden Prabowo saat memberikan taklimat kepada kadernya.

    Dalam pertemuan yang sama, Presiden Prabowo juga mengingatkan setiap kebijakan yang dibuat oleh jajaran pimpinan dan kader harus selalu berpihak kepada rakyat.

    Presiden Prabowo juga mengingatkan kembali arti menjadi seorang pemimpin kepada jajaran di partainya itu.

    “Seorang pemimpin sejati harus memahami keadaan bangsanya. Tidak cukup hanya dengan rasa suka atau tidak suka, tetapi harus mengetahui arah perjuangan bangsa,” kata Presiden Prabowo.

    Dalam paparannya saat memberikan taklimat, Presiden Prabowo juga menekankan kembali amanat dari Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 45).

    Isi Pasal 33 yang dipaparkan dalam taklimat itu, sebagai berikut:

    1. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan;

    2. Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara;

    3. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat;

    4. Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.

    Dalam acara pemberian taklimat itu, seluruh kader Partai Gerindra mengenakan atasan safari berwarna putih dengan celana berwarna krem, dan untuk kader laki-laki seluruhnya mengenakan kopiah.

    Beberapa jajaran pimpinan dan kader partai, yang saat ini juga menjadi pejabat negara, yang hadir, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai, kemudian ada Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, dan Ketua Fraksi Gerindra DPR RI sekaligus Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono, dan Ketua Komisi IV DPR RI Situ Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto.

    Pewarta: Genta Tenri Mawangi
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Prabowo Kumpulkan Dasco Hingga KDM di Hambalang, Beri Arahan ini

    Prabowo Kumpulkan Dasco Hingga KDM di Hambalang, Beri Arahan ini

    Jakarta, CNBC Indonesia – Ketua Dewan Pembina sekaligus Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada seluruh kader partai yang memegang amanah di level eksekutif dan legislatif di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (8/11/2025).

    Turut hadir dalam kesempatan itu antara lain Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono dan para kepala daerah seperti Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hingga anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Gerindra.

    “Hari ini, saya selaku Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra memberikan taklimat kepada seluruh kader Partai Gerindra bahwa setiap kebijakan harus berpihak kepada rakyat,” kata Prabowo seperti dikutip dari akun Instagram resminya.

    [Gambas:Instagram]

    Menurut Prabowo, seorang pemimpin sejati harus memahami keadaan bangsanya. Tidak cukup hanya dengan rasa suka atau tidak suka, tetapi harus mengetahui arah perjuangan bangsa.

    “Kekuasaan harus digunakan untuk menebar kebaikan, menghapus kemiskinan, dan menegakkan kedaulatan. Sebab, kekuasaan bukanlah tujuan, melainkan alat untuk berbuat baik bagi bangsa dan rakyat. Kita ingin Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera,” ujar Prabowo.

    Terpisah, Dasco mengungkapkan, Prabowo menyampaikan pesan agar seluruh peserta terus kompak, bergerak dan berdampak bagi Rakyat Indonesia. Selain itu, Prabowo juga menitipkan pesan agar seluruh kader Gerindra untuk terus semangat dan bekerja sama dalam menjalankan program yang ada seperti Makan Bergizi Gratis (MGB), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Sekolah Rakyat hingga menginventaris lahan-lahan sumber daya alam untuk kepentingan rakyat ke depan.

    “Dan terakhir, Pak Prabowo tidak segan-segan akan menindak tegas kepala daerah dari Partai Gerindra yang tidak menjalankan amanah dengan baik dan bertindak semena-mena serta koruptif terhadap rakyat,” kata Dasco seperti dikutip dari akun Instagram resminya.

    [Gambas:Instagram]

    (miq/miq)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Gerindra dukung usulan Soeharto dan Gus Dur jadi Pahlawan Nasional

    Gerindra dukung usulan Soeharto dan Gus Dur jadi Pahlawan Nasional

    ANTARA – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono, Jumat (7/11), mendukung usulan pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden Ke-2 Soeharto, dan Presiden Ke-4 Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Ia menilai keduanya memiliki jasa yang besar terhadap Republik Indonesia, mulai dari bidang perekonomian hingga penanaman sikap pluralisme atau menghargai keberagaman.(Cahya Sari/Fahrul Marwansyah/Ludmila Yusufin Diah Nastiti)

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Usai dilantik, Prabowo langsung beri arahan ke Komisi Reformasi Polri

    Usai dilantik, Prabowo langsung beri arahan ke Komisi Reformasi Polri

    “Tugas utama adalah mempelajari dan nanti memberi rekomendasi kepada saya sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintah untuk mengambil tindakan-tindakan reformasi yang diperlukan,”

    Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada Komisi Percepatan Reformasi Polri di Istana Merdeka, Jakarta, usai pelantikan 10 anggota komisi tersebut.

    Dalam pemberian arahan itu, Presiden Prabowo menugaskan komisi tersebut untuk mengkaji institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia guna merumuskan langkah-langkah perbaikan dan memberikan rekomendasi kepada dirinya selaku Kepala Negara.

    “Tugas utama adalah mempelajari dan nanti memberi rekomendasi kepada saya sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintah untuk mengambil tindakan-tindakan reformasi yang diperlukan,” kata Prabowo.

    Selain itu, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil serta kepastian hukum sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik.

    Adapun 10 anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri yang mengikuti rapat tersebut adalah Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2003–2008 Jimly Asshiddiqie selaku ketua merangkap anggota, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo; Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dan Reformasi Kepolisian Ahmad Dofiri.

    Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra; Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan.

    Menteri Dalam Negeri sekaligus Kapolri periode 2016–2019 Jenderal Pol. (Purn.) Tito Karnavian; Menteri Hukum Supratman Andi Agtas; Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan periode 2019–2024 sekaligus Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008–2013 Mahfud MD.

    Kapolri periode 2019–2021 Jenderal Pol. (Purn.) Idham Aziz; dan Kapolri periode 2015–2016 Jenderal Pol. (Purn.) Badrodin Haiti.

    Rapat pemberian arahan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat negara, yakni Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.

    Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta Kepala Badan Intelijen Negara M. Herindra.

    Pewarta: Fathur Rochman
    Editor: Agus Setiawan
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan dari 12 Dubes Negara Sahabat

    Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan dari 12 Dubes Negara Sahabat

    Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan dari 12 Dubes Negara Sahabat
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari 12 duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara-negara sahabat.
    Penyerahan surat kepercayaan tersebut digelar di Ruang Kredensial,
    Istana Merdeka
    , Jakarta Pusat, Jumat (7/11/2025) siang.
    Prosesi penyerahan surat kepercayaan dimulai dengan
    upacara kredensial
    atau upacara penyambutan kedatangan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) oleh pasukan militer di halaman Istana Merdeka.
    Di momen ini, satu per satu
    Duta Besar LBBP
    datang bergiliran.
    Kemudian, lagu kebangsaan masing-masing negara sahabat dikumandangkan sebagai bentuk penghormatan.
    Setelah penyambutan di halaman istana, satu per satu duta besar dipersilakan masuk ke dalam Istana Merdeka untuk menghadap Presiden Prabowo.
    Mereka pun menyerahkan surat kepercayaan secara bergiliran.
    Setelah menyerahkan surat, para duta besar secara bergantian melakukan prosesi foto bersama dengan Presiden Prabowo.
    Kemudian berpamitan dan kembali keluar untuk diberikan penghormatan oleh pasukan militer.
    Lalu, lagu kebangsaan Indonesia Raya diperdengarkan.
    Turut mendampingi Presiden dalam kesempatan ini adalah Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono.
    Berikut ini 12 nama Duta Besar LBBP Designate Resident dan Designate Non-Resident untuk Republik Indonesia yang menemui Prabowo hari ini secara berturut-turut:
    1. Barbara Szymanowska, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Polandia untuk Republik Indonesia.
    2. Khalid Jassim Alyassin, Duta Besar LBBP Designate Resident Negara Kuwait untuk Republik Indonesia.
    3. Gladys Kamia Isihanua, Duta Besar LBBP Designate Resident Kepulauan Solomon untuk Republik Indonesia.
    4. Zahid Hafeez Chaudhri, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Islam Pakistan untuk Republik Indonesia.
    5. Sharon Ann Lennon, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Irlandia untuk Republik Indonesia beserta spouse.
    6. Tornike Nozadze, Duta Besar LBBP Designate Resident Georgia untuk Republik Indonesia.
    7. Bernardo de Sicard Escoda, Duta Besar LBBP Designate Resident Kerajaan Spanyol untuk Republik Indonesia.
    8. Salem Ahmed Balfakeeh, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Yaman untuk Republik Indonesia.
    9. Francisco de la Torre Galindo, Duta Besar LBBP Designate Resident Negara Meksiko Serikat untuk Republik Indonesia beserta spouse.
    10. Ralf Beste, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Federal Jerman untuk Republik Indonesia.
    11. Patrick Hemmer, Duta Besar LBBP Designate Non-Resident Keharyapatihan Luksemburg untuk Republik Indonesia.
    12. Muhammetnyyas Mashalov, Duta Besar LBBP Designate Non-Resident Republik Turkmenistan untuk Republik Indonesia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.