Tag: Soekarno

  • Hotel Hilton Jakarta PIK2 Siap Jadi Gerbang Baru Bisnis dan Wisata Internasional

    Hotel Hilton Jakarta PIK2 Siap Jadi Gerbang Baru Bisnis dan Wisata Internasional

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Komitmen menjadikan PIK2 sebagai kawasan berskala global terus diperkuat. PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), melalui anak usahanya PT Citra Kirana Bisnis Distrik (CKBD), menggandeng jaringan perhotelan dunia Hilton untuk menghadirkan hotel bintang lima pertama di pusat kawasan Central Business District (CBD) PIK2.

    Hotel Hilton Jakarta PIK2 akan berdiri di atas lahan seluas satu hektare dengan nilai investasi sebesar Rp800 miliar.

    Proyek ini dirancang menjulang setinggi 20 lantai dan menghadirkan 271 kamar eksklusif, lengkap dengan berbagai fasilitas kelas dunia seperti kolam renang infinity, pusat kebugaran, spa, restoran sepanjang hari, dan patisserie bergaya modern.

    “Hilton bukan hanya soal nama besar, tapi juga kepercayaan terhadap masa depan kawasan ini,” ujar Ipeng Widjojo, perwakilan CKBD.

    Ipeng meyakini kerja sama ini akan membawa PIK2 naik kelas sebagai destinasi bisnis, MICE, dan gaya hidup yang mampu bersaing di tingkat global.

    Hal senada diungkapkan oleh Wakil Presiden Senior Pengembangan untuk Asia Pasifik, Clarence Tan.

    “Kami percaya sekarang adalah waktu yang tepat untuk membawa Hilton Hotels & Resorts ke PIK2. Kami sangat antusias menyambut para tamu dari seluruh Indonesia dan dunia di hotel ini,” katanya.

    Hotel Hilton Jakarta PIK2 akan menjadi gerbang utama menyambut pelaku usaha, wisatawan, hingga delegasi MICE dari dalam maupun luar negeri.

    Lokasinya strategis, terhubung langsung dengan Bandara Soekarno-Hatta melalui Tol Kataraja Interchange 1, menjadikannya akses utama menuju kawasan NICE (Nusantara International Convention Exhibition).

  • Lion Air Blacklist Pria Ngamuk Teriak Bom Gegara Urusan Bagasi

    Lion Air Blacklist Pria Ngamuk Teriak Bom Gegara Urusan Bagasi

    Jakarta

    Lion Air memberikan sanksi terhadap pria HR (42) yang mengamuk dan berteriak terkait ancaman bom. Lion Air blacklist sementara pria tersebut.

    “Sebagai bagian dari langkah penanganan lanjutan, maskapai menetapkan pembatasan sementara (blacklist) terhadap yang bersangkutan, yang berarti tidak dapat melakukan penerbangan bersama maskapai dalam naungan Lion Group,” kata Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro saat dihubungi, Rabu (6/8/2025).

    Danang mengatakan ada beberapa pertimbangan terkait keputusan tersebut, salah satunya mencegah potensi gangguan keamanan dan kenyamanan penerbangan. Keputusan itu juga dibuat demi memberikan perlindungan terhadap penumpang lainnya.

    “Bentuk kepatuhan terhadap regulasi keselamatan penerbangan, termasuk upaya penegakan disiplin terhadap tindakan yang mengarah pada ancaman keselamatan penerbangan (bomb threat), sekalipun dalam bentuk candaan atau gurauan,” kata dia.

    “Tindakan preventif kepada publik agar senantiasa menjaga perilaku dan sikap yang sesuai dengan norma keselamatan dalam transportasi udara,” imbuhnya.

    Danang menegaskan bahwa gurauan atau pernyataan terkait bom, ancaman, atau sejenisnya bukanlah hal yang bisa dianggap ringan. Sebab, kata dia, hal itu berdampak serius pada aspek operasional, kenyamanan pelanggan, dan penegakan aturan keselamatan penerbangan.

    “Lion Air mengajak seluruh pengguna jasa penerbangan untuk terus menjaga sikap dan perilaku yang mendukung terciptanya penerbangan yang aman, nyaman, dan selamat bagi semua,” jelasnya.

    Aksi pelaku mengamuk dan berteriak terkait ancaman bom terjadi pada Sabtu (2/8). Sebanyak 181 penumpang lainnya terdampak dan harus mengganti pesawat atas ulah pelaku tersebut.

    Setelah dilakukan pemeriksaan maraton, pelaku saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Pelaku dijerat dengan Pasal 437 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.

    Alasan Mengamuk

    Foto: Potret penumpang pesawat Lion Air yang mengakum dan teriak ‘bom’ kini berbaju tahanan. (dok. Istimewa)

    Polisi mengungkap alasan pria HR (42) mengamuk dan berteriak terkait ancaman bom di pesawat Lion Air rute Jakarta-Kualanamu. Kalimat tersebut terucap saat tersangka menanyakan keberadaan bagasi miliknya.

    “Tersangka menanyakan tentang keberadaan bagasi kepada salah satu kru. Kemudian ada komunikasi dan itulah yang membuat dia tersulut emosinya, sehingga mengeluarkan kalimat dan ancaman yang banyak beredar di sosial media,” kata Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Ronald Sipayung.

    Pelaku diketahui melakukan perjalanan dari Merauke menggunakan pesawat Makassar-Soekarno-Hatta dengan tujuan akhir Kualanamu, Medan. Ronald mengatakan pelaku pergi ke Merauke untuk bertemu dengan keluarganya.

    Pelaku sempat tiga kali melontarkan terkait ancaman bom sampai mengundang kegaduhan dari penumpang lainnya. Kepada polisi, keterlambatan pesawat bukan jadi alasan dia mengamuk dan melontarkan kalimat tersebut.

    “Kalau dari hasil keterangan yang bersangkutan tidak mengeluhkan tentang delay dan penyampaian dari Lion seharusnya jadwal berangkat pukul 17.35, namun berangkatnya jadi malam hari. Tapi lebih kepada bagasi yang ditanyakan ada di mana, padahal bagasi ada di pesawat yang bersangkutan naiki untuk ke Kualanamu,” jelasnya.

    Polisi bersama pihak keamanan sudah memeriksa bagasi pelaku. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak didapati barang berbahaya di dalamnya.

    Halaman 2 dari 2

    (wnv/eva)

  • Konflik Seru di Langit Indonesia

    Konflik Seru di Langit Indonesia

    Jakarta: Di hamparan sawah yang hanya dua kilometer dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, riuh suara anak-anak dan layang-layang yang beterbangan jadi pemandangan rutin. 

    Tapi, keseruan itu kadang terhenti seketika ketika deru pesawat membelah langit atau petugas bandara mulai berpatroli.

    “Dulu, saya dan teman-teman akan lari ketika ada petugas datang,” cerita Atif sambil tetap menatap langit dikutip dari BBC, Selasa, 5 Agustus 2025.

    “Kalau layang-layang saya diambil, sedih rasanya, tapi saya selalu bisa membuat yang baru,” ucapnya.

    Bagi anak-anak, menerbangkan layang-layang adalah hiburan murah meriah saat libur sekolah. Tapi bagi otoritas bandara, ini bisa jadi mimpi buruk.
     

    Ancaman nyata untuk keselamatan penerbangan
    Layang-layang dianggap sebagai hambatan bergerak oleh otoritas penerbangan. Terdengar sepele, tapi efeknya bisa fatal.

    “Layang-layang merupakan hambatan bergerak bagi pesawat dan risiko serius bagi keselamatan penerbangan,” ujar Kepala Otoritas Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Putu Eka Cahyadi.

    Pada awal Juli lalu saja, tercatat 21 penerbangan terganggu akibat layang-layang di sekitar Bandara Soekarno-Hatta. Beberapa pesawat terpaksa dialihkan ke bandara lain, sementara sisanya batal mendarat.
    Kasus serius
    Tak hanya mengganggu penerbangan komersial, layang-layang juga pernah menyebabkan kecelakaan.

    Juli 2024, helikopter jatuh di Bali karena terlilit tali layang-layang. Lima orang terluka, termasuk dua warga negara Australia.

    Juli 2020, layang-layang ditemukan di mesin pesawat setelah mendarat di Soekarno-Hatta.

    Tahun yang sama, sebuah layang-layang memicu pemadaman listrik massal di Bali setelah jatuh menimpa gardu induk. Lima tahun berlalu, masalah yang sama masih berulang.
     

    Sanksi hukum bukan solusi tunggal
    Mereka yang tertangkap menerbangkan layang-layang di sekitar bandara bisa dipenjara hingga 3 tahun atau denda Rp1 miliar. Tapi ancaman ini belum cukup membuat jera.

    Anak-anak tetap menerbangkan layang-layang, bukan karena bandel, tapi karena tidak punya alternatif tempat.

    “Tidak ada tempat lain di sekitar sini,” kata Rasha, remaja yang juga menjual layang-layang. 

    “Satu tempat lain masih dekat dengan bandara,” imbuhnya.
    Layang-layang adalah warisan budaya
    Pemerintah mencoba mengalihkan minat anak-anak dengan memberikan bola dan raket. Tapi, layang-layang lebih dari sekadar hiburan.

    “Menerbangkan layang-layang telah diwariskan turun-temurun dari nenek moyang kita. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi menerbangkan layang-layang,” jelas pakar dari Museum Layang-layang Indonesia, Asep Irawan.

    Dari simbol doa di Bali, pengusir burung di sawah, hingga tradisi panen, layang-layang punya makna budaya yang kuat.

    Urbanisasi menjadi salah satu akar masalah. Jakarta kehilangan 31 persen ruang hijaunya antara 2000 hingga 2020. Sawah dan hutan digantikan jalan tol dan apartemen. Tempat aman untuk menerbangkan layang-layang makin langka.

    Komunitas penggemar layang-layang kini berkumpul di sawah-sawah sisa. Mereka menggelar kompetisi rutin, termasuk Rasha yang pernah menang dua kali meski juga sempat disita dan dimarahi petugas.

    Masalah ini bukan soal siapa yang salah. Anak-anak butuh ruang bermain. Pesawat butuh langit yang aman. Menerbangkan layang-layang bukan kejahatan tapi tanpa pengaturan, bisa berujung petaka.

    “Ini memang kegiatan yang menyenangkan, tetapi kita juga perlu mengedukasi mereka untuk mencegah masyarakat umum atau anak-anak melakukan kegiatan yang dapat membahayakan penerbangan,” tegas Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

    Mungkin sudah waktunya kota-kota di Indonesia menyediakan taman layang-layang, ruang terbuka yang aman dan jauh dari jalur pesawat, agar tradisi tetap terbang tinggi tanpa mengorbankan keselamatan

    Jakarta: Di hamparan sawah yang hanya dua kilometer dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, riuh suara anak-anak dan layang-layang yang beterbangan jadi pemandangan rutin. 
     
    Tapi, keseruan itu kadang terhenti seketika ketika deru pesawat membelah langit atau petugas bandara mulai berpatroli.
     
    “Dulu, saya dan teman-teman akan lari ketika ada petugas datang,” cerita Atif sambil tetap menatap langit dikutip dari BBC, Selasa, 5 Agustus 2025.

    “Kalau layang-layang saya diambil, sedih rasanya, tapi saya selalu bisa membuat yang baru,” ucapnya.
     
    Bagi anak-anak, menerbangkan layang-layang adalah hiburan murah meriah saat libur sekolah. Tapi bagi otoritas bandara, ini bisa jadi mimpi buruk.
     

    Ancaman nyata untuk keselamatan penerbangan
    Layang-layang dianggap sebagai hambatan bergerak oleh otoritas penerbangan. Terdengar sepele, tapi efeknya bisa fatal.
     
    “Layang-layang merupakan hambatan bergerak bagi pesawat dan risiko serius bagi keselamatan penerbangan,” ujar Kepala Otoritas Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Putu Eka Cahyadi.
     
    Pada awal Juli lalu saja, tercatat 21 penerbangan terganggu akibat layang-layang di sekitar Bandara Soekarno-Hatta. Beberapa pesawat terpaksa dialihkan ke bandara lain, sementara sisanya batal mendarat.
    Kasus serius
    Tak hanya mengganggu penerbangan komersial, layang-layang juga pernah menyebabkan kecelakaan.
     
    Juli 2024, helikopter jatuh di Bali karena terlilit tali layang-layang. Lima orang terluka, termasuk dua warga negara Australia.
     
    Juli 2020, layang-layang ditemukan di mesin pesawat setelah mendarat di Soekarno-Hatta.
     
    Tahun yang sama, sebuah layang-layang memicu pemadaman listrik massal di Bali setelah jatuh menimpa gardu induk. Lima tahun berlalu, masalah yang sama masih berulang.
     

    Sanksi hukum bukan solusi tunggal
    Mereka yang tertangkap menerbangkan layang-layang di sekitar bandara bisa dipenjara hingga 3 tahun atau denda Rp1 miliar. Tapi ancaman ini belum cukup membuat jera.
     
    Anak-anak tetap menerbangkan layang-layang, bukan karena bandel, tapi karena tidak punya alternatif tempat.
     
    “Tidak ada tempat lain di sekitar sini,” kata Rasha, remaja yang juga menjual layang-layang. 
     
    “Satu tempat lain masih dekat dengan bandara,” imbuhnya.
    Layang-layang adalah warisan budaya
    Pemerintah mencoba mengalihkan minat anak-anak dengan memberikan bola dan raket. Tapi, layang-layang lebih dari sekadar hiburan.
     
    “Menerbangkan layang-layang telah diwariskan turun-temurun dari nenek moyang kita. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi menerbangkan layang-layang,” jelas pakar dari Museum Layang-layang Indonesia, Asep Irawan.
     
    Dari simbol doa di Bali, pengusir burung di sawah, hingga tradisi panen, layang-layang punya makna budaya yang kuat.
     
    Urbanisasi menjadi salah satu akar masalah. Jakarta kehilangan 31 persen ruang hijaunya antara 2000 hingga 2020. Sawah dan hutan digantikan jalan tol dan apartemen. Tempat aman untuk menerbangkan layang-layang makin langka.
     
    Komunitas penggemar layang-layang kini berkumpul di sawah-sawah sisa. Mereka menggelar kompetisi rutin, termasuk Rasha yang pernah menang dua kali meski juga sempat disita dan dimarahi petugas.
     
    Masalah ini bukan soal siapa yang salah. Anak-anak butuh ruang bermain. Pesawat butuh langit yang aman. Menerbangkan layang-layang bukan kejahatan tapi tanpa pengaturan, bisa berujung petaka.
     
    “Ini memang kegiatan yang menyenangkan, tetapi kita juga perlu mengedukasi mereka untuk mencegah masyarakat umum atau anak-anak melakukan kegiatan yang dapat membahayakan penerbangan,” tegas Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.
     
    Mungkin sudah waktunya kota-kota di Indonesia menyediakan taman layang-layang, ruang terbuka yang aman dan jauh dari jalur pesawat, agar tradisi tetap terbang tinggi tanpa mengorbankan keselamatan
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

    (ANN)

  • MenPAN RB pastikan layanan imigrasi All Indonesia di Bali inklusif

    MenPAN RB pastikan layanan imigrasi All Indonesia di Bali inklusif

    Badung, Bali (ANTARA) –

    Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Rini Widyantini memastikan layanan keimigrasian All Indonesia di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, telah berjalan secara inklusif.

    “Ini sesuai semangat reformasi birokrasi yang sudah kami jalankan, kami harus melakukan kolaborasi,” kata Menteri PAN RB di sela meninjau layanan keimigrasian di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali, Selasa.

    Menurut dia, layanan publik khusus warga negara asing yang mulai uji coba pada Juli 2025 itu memudahkan arus kedatangan wisatawan mancanegara di terminal kedatangan internasional.

    Pasalnya, aplikasi All Indonesia itu mengintegrasikan seluruh layanan dalam satu aplikasi terpadu.

    Dengan begitu, wisatawan asing hanya perlu mengisi data satu kali untuk imigrasi, bea cukai, karantina dan kesehatan.

    Saat ini, layanan tersebut dilaksanakan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Soekarno Hatta Tangerang Banten dan Bandara Juanda Surabaya.

    “Karena Bali adalah pintu gerbang Indonesia, kami harap layanan di Bandara Ngurah Rai bisa dilakukan dengan baik,” ucapnya.

    Untuk itu, Menteri PAN RB pun menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor atau kementerian/lembaga di tanah air untuk menyederhanakan dan memudahkan layanan publik tak hanya untuk warga negara Indonesia tapi juga warga negara asing (WNA).

    Ia juga mengapresiasi inovasi yang dilaksanakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menghadirkan teknologi dalam autogate atau fasilitas layanan keimigrasian otomatis sehingga memudahkan alur kedatangan wisatawan mancanegara.

    “Ini teknologi sangat luar biasa dan saya dapat informasi bahwa Indonesia itu negara ke-10 terbaik dalam pelayanan keimigrasian,” ucapnya.

    Pemerintah, ucap dia, akan terus mengembangkan layanan berbasis elektronik yang mengintegrasikan layanan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah dengan pola yang sama seperti All Indonesia tersebut, salah satunya layanan Mal Pelayanan Publik (MPP) di sejumlah daerah di tanah air.

    “Sekian banyak kementerian/lembaga bersatu padu memberikan layanan kepada masyarakat dan ini membuktikan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto untuk lebih mendekatkan kepada masyarakat, kami akan dorong terus,” ucapnya.

    Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
    Editor: Budi Suyanto
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Menhan Sjafrie sambut kedatangan Menhan Singapura

    Menhan Sjafrie sambut kedatangan Menhan Singapura

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menerima kedatangan Menteri Pertahanan Singapura Chan Chun Sing di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Selasa.

    Dari pantauan di lokasi, Menhan Singapura terlihat datang pukul 10.36 WIB. Kedatangannya langsung disambut Sjafrie beserta jajaran Kementerian Pertahanan.

    Mereka lalu melakukan prosesi upacara penyambutan. Lagu kebangsaan Indonesia dan Singapura pun dikumandangkan dalam upacara tersebut.

    Setelah mendengarkan lagu kebangsaan, Sjafrie lalu mengajak Chan Chun Sing untuk memeriksa pasukan upacara penyambutan dilanjutkan dengan penghormatan monumen patung Presiden Soekarno yang sedang berkuda.

    Setelah proses itu selesai, Sjafrie beserta jajaran berikut Chan Chun Sang dan jajaran masuk ke dalam gedung Kemenhan untuk menggelar pertemuan tertutup.

    Pertemuan tersebut diperkirakan akan membahas beberapa hal salah satunya yakni kerja sama militer antara Indonesia dan Singapura serta ragam kolaborasi untuk memperkuat hubungan bilateral antara ke dua negara.

    Hingga saat ini, pertemuan antar menteri pertahanan masih berlanjut .

    Pewarta: Walda Marison
    Editor: Hisar Sitanggang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Cerita Lengkap Pria Ngamuk Teriak Bawa Bom Bikin Panik Penumpang Lion Air hingga jadi Tersangka – Page 3

    Cerita Lengkap Pria Ngamuk Teriak Bawa Bom Bikin Panik Penumpang Lion Air hingga jadi Tersangka – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Polisi menetapkan penumpang Lion Air inisial H (41) sebagai tersangka karena menimbulkan kepanikan penumpang pesawat dengan rute Jakarta (CGK) – Kualanamu (KNO) usai mengamuk dan berteriak ‘bom’.

    Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Ronald Sipayung mengatakan, pelaku ditetapkan tersangka setelah diperiksa intensif oleh penyidik. H langsung ditahan di rutan Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta.

    “Untuk motif tersangka H melakukan perbuatan tersebut saat ini masih didalami oleh penyidik,” kata Ronald, Tangerang, Selasa (5/8).

    Alumnus Akademi Kepolisian tahun 2002 ini menegaskan, tersangka H dikenakan Pasal 437 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.

    Pasal itu berbunyi: ‘Setiap orang yang menyampaikan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 344 huruf e, dipidana penjara paling lama 1 tahun’.

    “Dengan adanya insiden ini kami mengimbau kepada para penumpang pesawat untuk bersama-sama menciptakan kamtibmas kondusif, dengan mematuhi aturan penerbangan,” ujarnya.

    Seorang penumpang pesawat Lion Air jurusan Jakarta-Kualanamu mengamuk dan berteriak adanya bom hingga membuat ratusan penumpang terpaksa diturunkan. Sang penumpang kemudian diamankan pihak keamanan Bandara Soekarno-Hatta.

  • Fakta-Fakta Penumpang Lion Air Teriak Bom di Pesawat: Kesal Soal Bagasi
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        5 Agustus 2025

    Fakta-Fakta Penumpang Lion Air Teriak Bom di Pesawat: Kesal Soal Bagasi Megapolitan 5 Agustus 2025

    Fakta-Fakta Penumpang Lion Air Teriak Bom di Pesawat: Kesal Soal Bagasi
    Tim Redaksi
    TANGERANG, KOMPAS.com –
     Seorang penumpang pria berinisial H (42) membuat kehebohan di dalam kabin pesawat Lion Air JT-308 rute Jakarta (CGK) menuju Kualanamu, Sumatera Utara (KNO) lantaran berteriak ada bom saat pesawat tengah bersiap mengudara dari Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Sabtu (2/8/2025).
    Akibat insiden tersebut, seluruh penumpang harus dievakuasi, penerbangan tertunda, sampai akhirnya H ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.
    Kejadian bermula dari laporan salah satu penumpang pesawat yang duduk di kursi 6D dan 6E. Mereka mengaku mendengar H menyebut kata bom sambil memainkan pemantik api.
    Merasa tidak nyaman, mereka melaporkan peristiwa tersebut kepada pramugari. Setelah itu, pramugari memeriksa H dan meminta klarifikasi hingga tiga kali sebelum melapor ke Senior Flight Attendant (SFA).
    Informasi kemudian diteruskan kepada kapten penerbangan yang memutuskan kembali ke apron dan menurunkan semua penumpang.
    “Dalam rekaman itu bisa kita lihat tersangka menyampaikan kata bom sampai tiga kali. Itu membuat kegaduhan di dalam pesawat dan juga di masyarakat,” ujar Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Ronald Sipayung, Senin (4/8/2025).
    Sempat beredar kabar bahwa kemarahan H dipicu keterlambatan penerbangan. Namun, Ronald menegaskan, keterlambatan bukan pemicu utama.
    Sejak awal H tidak mempermasalahkan terkait penerbangan yang mengalami keterlambatan atau
    delay
    . Namun, sejak turun dari Merauke, dia terus-menerus menanyakan soal bagasinya kepada kru.
    “Saat di Jakarta, dia sempat emosi kepada kru saat kembali bertanya soal bagasi. Di situlah emosinya tersulut,” kata Ronald.
    Padahal, berdasarkan pengecekan, bagasi milik H sebenarnya sudah berada di pesawat yang sama menuju Kualanamu.
    Akibat pernyataan H, penerbangan Lion Air JT-308 harus ditunda sekitar tiga jam. Seluruh penumpang di dalam pesawat tersebut diturunkan 
    untuk pemeriksaan ulang bersama seluruh bagasi.
    Dengan adanya insiden itu, pihak Lion Air pun mengganti pesawat dari Boeing 737-900 MAX PK-LRG ke Boeing 737-900ER PK-LSW demi menjamin keamanan penumpang.
    “Jadi pesawatnya benar-benar baru, penumpangnya dipindahkan semua. Ini untuk menjamin kenyamanan dan keamanan,” ujar Corporate Lawyer Lion Air, Yuridio Tirta.
    Polisi menetapkan H sebagai tersangka berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.
    Selain itu, polisi juga telah memeriksa delapan saksi, menyita rekaman video, CCTV, serta barang bukti lainnya.
    “Kami sudah lakukan pengecekan ataupun pemeriksaan urine. Hasilnya negatif terhadap zat berbahaya, kemudian pemeriksaan alkohol juga negatif,” kata dia.
    Meskipun begitu, polisi menduga ada gangguan emosional terhadap H.
    “Ada pertanyaan yang dijawab, tapi ada juga yang jawabannya tidak nyambung,” imbuh dia.
    Oleh sebab itu, polisi akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap H yang akan dilakukan di RS Polri dengan melibatkan tim ahli.
    Meski sempat membuat heboh, polisi memastikan insiden ini tidak berkaitan dengan aksi terorisme.
    “Tidak ditemukan indikasi keterkaitan dengan organisasi teroris. Bagasinya juga hanya berisi pakaian, tidak ada barang ilegal,” ucap Ronald.
    Keluarga dari H pun telah dipanggil dari Sumatera Utara untuk memberikan keterangan tambahan.
    Polisi akan terus mendalami motif pribadi dan kondisi psikologis H sebelum melanjutkan proses hukum lebih lanjut.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Top 3 News: Blak-blakan Gerindra Ungkap Alasan Ahmad Muzani Diganti Sugiono – Page 3

    Top 3 News: Blak-blakan Gerindra Ungkap Alasan Ahmad Muzani Diganti Sugiono – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Ketua DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi mengungkap alasan pergantian posisi Sekjen Gerindra dari Ahmad Muzani ke Sugiono. Dia menyebut, keputusan itu murni regenerasi kader, bukan hal lain. Itulah top 3 news hari ini.

    Prasetyo menyatakan tidak akan ada masalah Sugiono menjabat Menlu dan Sekjen Gerindra secara bersamaan. Apalagi, kata Prasetyo, Partai Gerindra dikelola dengan cara kolektif sehingga Sekjen tidak bekerja sendirian.

    Sementara itu, kebakaran melanda Ruko Mangga Dua, Pademangan, Jakarta Utara. Sebanyak 12 unit mobil pemdam kebakaran dengan 85 personel telah dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.

    Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Gatot Sulaeman menambahkan, insiden kebakaran pertama kali diketahui oleh karyawan bernama pada pukul 10.09 WIB, Senin 4 Agustus 2025. Ketika itu, mereka melihat percikan api.

    Gatot mengatakan, karyawan berusaha memadamkan menggunakan APAR namun upaya itu tidak berhasil. Api langsung meluas dan membakar area di sekitar.

    Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait penerbangan pesawat Lion Air dari Bandara Soekarno-Hatta (Bandara Soetta) Tangerang, Banten menuju Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara mendadak heboh lantaran ada seorang penumpang yang berteriak membawa bom.

    Kejadian tersebut terjadi pada penerbangan JT-308, pada Sabtu malam 2 Agustus 2025. Seorang penumpang yang berulah berinisial H, aksinya sempat viral di media sosial, yang menyatakan di pesawat tersebut ada bom.

    Suasana di dalam kabin pun sempat hening,beberapa penumpang terlihat tak nyaman dan meminta bantuan kepada awak kabin. Seorang pramugara pun terlihat coba menenangkan, tapi tetap dibentak-bentak oleh penumpang tersebut.

    Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Senin 4 Agustus 2025:

    Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menyambut mitranya dari Indonesia di Departemen Luar Negeri pada hari Rabu.

  • OJK tanggapi soal BPR bermasalah yang terus bertambah

    OJK tanggapi soal BPR bermasalah yang terus bertambah

    OJK telah memiliki pengaturan mengenai exit policy, atau untuk menyelesaikan bank-bank yang bermasalah termasuk BPR bermasalah

    Jakarta (ANTARA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons maraknya pencabutan izin usaha Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dengan menegaskan pentingnya penguatan tata kelola dan konsolidasi industri BPR.

    Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menjelaskan bahwa otoritas secara konsisten mendorong industri perbankan, termasuk BPR dan BPR Syariah (BPRS), agar meningkatkan ekspansi kredit secara hati-hati melalui penerapan prinsip prudential banking, manajemen risiko, serta tata kelola yang baik.

    “Kemudian juga berinovasi, terutama menjaga integritas juga mendorong industri perbankan yang luas hingga resilien ya, memiliki daya tahan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan,” kata Dian dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner OJK di Jakarta, Senin.

    Sebagaimana diketahui, dalam kurun waktu satu tahun terakhir, OJK telah mencabut izin usaha 22 BPR di berbagai daerah.

    Dian menyatakan dalam hal ini OJK telah memiliki kebijakan exit policy untuk menangani bank-bank bermasalah, termasuk BPR dan BPRS, dengan pendekatan deteksi dini dan langkah penyehatan.

    “OJK telah memiliki pengaturan mengenai exit policy, atau untuk menyelesaikan bank-bank yang bermasalah termasuk BPR bermasalah yang menitikberatkan deteksi sejak awal terhadap permasalahan dan kondisi BPR atau BPRS (Syariah) yang dianggap membahayakan kelangsungan usaha, maupun langkah penyehatan sebagai upaya perbaikan tingkat solvabilitas dan atau juga likuiditas,” jelasnya.

    Kemudian terkait proyeksi jumlah BPR yang berpotensi dicabut izin usahanya tahun ini, Dian menilai hal itu masih terlalu dini dan sangat tergantung pada efektivitas penyehatan yang dilakukan manajemen bank masing-masing.

    Ia juga membeberkan saat ini ada lebih dari 100 BPR dan BPRS yang tengah menjalani proses konsolidasi sebagai bagian dari langkah penguatan industri.

    Konsolidasi diatur dalam POJK Nomor 7 Tahun 2024 yang mewajibkan penggabungan atau peleburan bagi BPR/BPRS dalam satu kepemilikan dan wilayah.

    “POJK menerapkan kewajiban konsolidasi bagi BPR atau BPRS dalam kepemilikan dan atau pemegang saham pengendali yang sama, atau satu grup dalam satu wilayah pulau atau kepulauan utama melalui skema penggabungan atau peleburan. Yang pertama adalah paling lama dua tahun atau tiga tahun bagi BPR dan BPRS dari pemilik pemerintah daerah,” jelas Dian.

    Maka dari itu, pihaknya menegaskan komitmen untuk terus memperkuat struktur dan daya saing industri BPR dan BPRS.

    Penguatan mencakup peluang BPR untuk terlibat dalam sistem pembayaran nasional serta akses pendanaan melalui pasar modal, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

    Adapun yang terakhir, OJK telah mencabut izin usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Dwicahaya Nusaperkasa atau disebut Bank Cahaya yang beralamat di Jalan Ir. Soekarno No.199, Mojorejo, Kecamatan Junrejo Kota Batu Provinsi Jawa Timur.

    Pencabutan izin usaha itu tertuang dalam Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-47/D.03/2025 tanggal 24 Juli 2025 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Dwicahaya Nusaperkasa.

    Pada 8 November 2024, OJK telah menetapkan BPR Dwicahaya Nusaperkasa dengan status pengawasan bank dalam penyehatan (BDP) karena memiliki rasio kewajiban pemenuhan modal minimum (KPMM) kurang dari 12 persen, cash ratio rata-rata selama tiga bulan terakhir kurang dari 5 persen, dan tingkat kesehatan (TKS) memiliki predikat “kurang sehat”.

    Selanjutnya pada 9 Juli 2025, OJK menetapkan status BPR Dwicahaya Nusaperkasa sebagai bank dalam resolusi (BDR).

    Hal ini berdasarkan pertimbangan bahwa OJK telah memberikan waktu yang cukup kepada pengurus BPR dan pemegang saham untuk melakukan upaya penyehatan, termasuk mengatasi permasalahan permodalan dan likuiditas sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 28 Tahun 2023.

    Pewarta: Bayu Saputra
    Editor: Agus Salim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pengusaha Was-was Perlambatan Aktivitas Logistik per Juni Terus Berlanjut

    Pengusaha Was-was Perlambatan Aktivitas Logistik per Juni Terus Berlanjut

    Bisnis.com, JAKARTA – Aktivitas logistik menunjukkan perlambatan per Juni 2025 yang tercermin dalam data penurunan jumlah angkutan barang pada seluruh moda transportasi.

    Pada sisa tahun ini,  Sekretaris Jenderal Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), Trismawan Sanjaya menuturkan bahwa aktivitas yang lebih rendah dan menunjukkan kontraksi bulanan tersebut sebagai dampak banyaknya hari libur di bulan tersebut. 

    Belum lagi, kondisi global yang terjadi sepanjang Juni, seperti perang Israel—Iran dan ketidakpastian tarif Trump, sedikit banyak memberikan kekhawatiran industri.

    “Ada Hari Kesaktian Pancasila, libur Hari Raya Iduladha, dan libur Tahun Baru Hijriah. Juga dipengaruhi geopolitik global dengan pecah perang Iran-Israel sekitar tanggal 13 Juni 2025,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (4/8/2025). 

    Selain itu, Trismawan menyampaikan situasi dalam negeri juga diramaikan oleh aksi penolakan zero over dimension over load/ODOL yang dilakukan beberapa himpunan pengemudi/driver angkutan barang di beberapa wilayah di mana mengganggu aktivitas distribusi barang tertentu. 

    Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) penurunan aktivitas pengangkutan barang kompak terjadi pada periode bulanan atau month to month (MtM), baik pada angkutan udara domestik, laut, dan kereta. Masing-masing kontraksi sebesar 3,80%, 4,82%, dan 8,30%.  

    Bahkan, jumlah pengangkutan barang di bandara dan pelabuhan utama terpantau mengalami penurunan. Di mana jumlah barang angkutan udara domestik di Bandara Soekarno Hatta turun dari 19.900 ton pada Mei 2025 menjadi 18.400 ton pada Juni 2025 atau kontraksi sebesar 7,54% MtM.

    Jumlah barang yang diangkut dengan moda angkutan laut dalam negeri di Pelabuhan Tanjung Priok juga mengalami kontraksi hingga 9,09% MtM. Sebelumnya pada Mei 2025 jumlahnya mencapai 1,45 juta ton, pada Juni menjadi 1,32 juta ton. Secara tahunan pun jumlahnya turun 0,15%.

    Trismawan lebih lanjut mengkhawatirkan ke depannya aktivitas berpotensi lesu karena pelemahan daya beli masyarakat dan sejalan dengan industri manufaktur yang masih lesu pada Juli 2025. Tercermin dari purchasing manager index (PMI) manufaktur Indonesia masih berada di level kontraksi, yakni 49,2 pada Juli 2025. 

    Bahkan kontraksi tersebut (level di bawah 50) telah terjadi dalam empat bulan terakhir atau sejak April 2025 lalu. 

    Trismawan juga memandang bahwa daya beli masyarakat atas produk industri manufaktur yang mengalami penurunan karena masih terdampak berkurangnya kesempatan kerja bagi tenaga produktif turut mempengaruhi aktivitas logistik. 

    “Fokus konsumsi masyarakat saat ini pada kebutuhan primer yaitu makanan dan pakaian,” jelasnya.