Tag: Soekarno

  • AION Y Plus Jadi Armada Taksi Online

    AION Y Plus Jadi Armada Taksi Online

    Jakarta

    Bertambah lagi merek mobil listrik China yang jadi armada taksi online. Jika sebelumnya sudah ada model BYD M6, kini giliran GAC yang mengandalkan AION Y Plus sebagai armada taksi online, GrabCar.

    AION Y Plus merupakan sebuah SUV listrik, dengan desain futuristis, dibekali baterai 63,2 kWh yang bisa menempuh jarak hingga 490 km. Tenaga 201 dk dipadu kabin lega untuk lima penumpang, menjadikannya pilihan tepat bagi konsumen yang mengutamakan kenyamanan.

    Mobil ini kini resmi digunakan sebagai armada GrabCar Premium di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan untuk edukasi kepada konsumen, GAC Indonesia pun hadirkan kampanye “AION Peduli Keselamatan” yang dikemas dalam seminar edukasi keselamatan berkendara, sekaligus memperkenalkan SUV listrik AION Y Plus.

    Kampanye ini juga mendukung program nasional ‘Yuk Selamat Bersama’ dari Kementerian Perhubungan yang bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.

    “Kami percaya keselamatan adalah prioritas utama. Melalui kolaborasi dengan Grab, kami ingin mengedukasi sekaligus menginspirasi pengemudi dan juga penumpang supaya menjadikan keselamatan sebagai budaya sehari-hari,” ungkap CEO PT Indomobil Wahana Trada, Santiko Wardoyo.

    Grab sebagai operator kendaraan listrik ride-hailing terbesar di Indonesia pun menyambut baik langkah ini. “Keselamatan dan keamanan selalu jadi prioritas kami. Kolaborasi dengan AION memperkuat pelatihan safety driving bagi mitra GrabCar Premium, sekaligus mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia,” kata Halim Wijaya selaku Director of ID Rental Grab Indonesia.

    Lewat AION Y Plus, GAC AION bukan hanya menghadirkan SUV listrik dengan teknologi canggih, tapi juga ikut membangun kesadaran bersama untuk menciptakan perjalanan yang lebih aman dan ramah lingkungan.

    (lua/riar)

  • GAC AION dan Grab Indonesia Kampanyekan Keselamatan Berkendara

    GAC AION dan Grab Indonesia Kampanyekan Keselamatan Berkendara

    Jakarta: GAC Indonesia, melalui merek kendaraan listriknya AION, berkolaborasi dengan Grab Indonesia. Mereka meluncurkan kampanye AION Peduli Keselamatan yang dikemas dalam bentuk Seminar Edukasi Keselamatan Berkendara.

    Acara ini juga menjadi ajang pengenalan produk AION Y Plus, yang telah dipercaya sebagai armada angkutan sewa khusus berbasis teknologi GrabCar Premium di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

    Seminar yang diselenggarakan di Grab Excellence Center ini dihadiri oleh tokoh penting dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Bapak Yusuf Nugroho ST, MT, selaku Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

    Beliau memberikan edukasi mendalam tentang pentingnya keselamatan transportasi. Selain itu, Bapak Dian Ramdani dari Aftersales Product Training GAC Indonesia turut hadir untuk memperkenalkan fitur-fitur unggulan AION Y Plus kepada para peserta seminar.

    Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Grab Indonesia, termasuk Halim Wijaya, Director of ID Rental, dan Ibu Metri Arrum, Director of Public Affairs, serta para mitra pengemudi GrabCar Premium dan tamu undangan dari berbagai komunitas.

    Dalam sambutannya, Bapak Yusuf Nugroho ST, MT, menegaskan bahwa keselamatan transportasi darat adalah tanggung jawab bersama. “Upaya kolaboratif seperti yang dilakukan oleh GAC AION dan Grab sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran keselamatan di kalangan pengemudi dan penumpang,” ujarnya.

    Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi pelaku industri lain untuk turut serta menciptakan ekosistem transportasi yang lebih aman, tertib, dan berkelanjutan.

    Kolaborasi ini selaras dengan kampanye nasional Yuk Selamat Bersama yang digagas oleh Kementerian Perhubungan Angkatan Darat, yang bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya berkendara aman dan menaati peraturan lalu lintas. GAC AION, dengan visinya Safety is Priority, meyakini bahwa keselamatan adalah fondasi utama dalam setiap perjalanan.

    AION Y Plus, sebagai armada edukasi dalam kampanye ini, adalah kendaraan listrik premium yang menjanjikan pengalaman berkendara mewah, nyaman, dan ramah lingkungan. SUV futuristik ini dibekali baterai 63,2 kWh yang memungkinkan jarak tempuh hingga 490 km dan tenaga 201 horse power. 

    Santiko Wardoyo, CEO PT Indomobil Wahana Trada (pimpinan seluruh jajaran dealer AION di Indonesia), menyatakan, melalui kampanye ini mereka ingin mengedukasi sekaligus menginspirasi para pengemudi dan penumpang agar menjadikan keselamatan sebagai budaya sehari-hari.

    “Program ini sejalan dengan kampanye Kemenhub dan merupakan wujud nyata kontribusi GAC AION terhadap transportasi yang lebih aman dan modern di Indonesia.”

    Grab sepenuhnya mendukung inisiatif ini dengan menyediakan pelatihan keselamatan kepada mitra pengemudi dan mendorong partisipasi aktif penumpang. Halim Wijaya dari Grab Indonesia mengapresiasi inisiatif AION ini karena dapat meningkatkan pelatihan safety driving yang secara rutin dilakukan Grab untuk para mitra pengemudi.

    Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan perjalanan yang lebih aman, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik, dan mempercepat adopsi mobilitas ramah lingkungan di Indonesia.

    Jakarta: GAC Indonesia, melalui merek kendaraan listriknya AION, berkolaborasi dengan Grab Indonesia. Mereka meluncurkan kampanye AION Peduli Keselamatan yang dikemas dalam bentuk Seminar Edukasi Keselamatan Berkendara.
     
    Acara ini juga menjadi ajang pengenalan produk AION Y Plus, yang telah dipercaya sebagai armada angkutan sewa khusus berbasis teknologi GrabCar Premium di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
     
    Seminar yang diselenggarakan di Grab Excellence Center ini dihadiri oleh tokoh penting dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Bapak Yusuf Nugroho ST, MT, selaku Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

    Beliau memberikan edukasi mendalam tentang pentingnya keselamatan transportasi. Selain itu, Bapak Dian Ramdani dari Aftersales Product Training GAC Indonesia turut hadir untuk memperkenalkan fitur-fitur unggulan AION Y Plus kepada para peserta seminar.
     
    Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Grab Indonesia, termasuk Halim Wijaya, Director of ID Rental, dan Ibu Metri Arrum, Director of Public Affairs, serta para mitra pengemudi GrabCar Premium dan tamu undangan dari berbagai komunitas.
     
    Dalam sambutannya, Bapak Yusuf Nugroho ST, MT, menegaskan bahwa keselamatan transportasi darat adalah tanggung jawab bersama. “Upaya kolaboratif seperti yang dilakukan oleh GAC AION dan Grab sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran keselamatan di kalangan pengemudi dan penumpang,” ujarnya.
     
    Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi pelaku industri lain untuk turut serta menciptakan ekosistem transportasi yang lebih aman, tertib, dan berkelanjutan.
     
    Kolaborasi ini selaras dengan kampanye nasional Yuk Selamat Bersama yang digagas oleh Kementerian Perhubungan Angkatan Darat, yang bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya berkendara aman dan menaati peraturan lalu lintas. GAC AION, dengan visinya Safety is Priority, meyakini bahwa keselamatan adalah fondasi utama dalam setiap perjalanan.
     
    AION Y Plus, sebagai armada edukasi dalam kampanye ini, adalah kendaraan listrik premium yang menjanjikan pengalaman berkendara mewah, nyaman, dan ramah lingkungan. SUV futuristik ini dibekali baterai 63,2 kWh yang memungkinkan jarak tempuh hingga 490 km dan tenaga 201 horse power. 
     
    Santiko Wardoyo, CEO PT Indomobil Wahana Trada (pimpinan seluruh jajaran dealer AION di Indonesia), menyatakan, melalui kampanye ini mereka ingin mengedukasi sekaligus menginspirasi para pengemudi dan penumpang agar menjadikan keselamatan sebagai budaya sehari-hari.
     
    “Program ini sejalan dengan kampanye Kemenhub dan merupakan wujud nyata kontribusi GAC AION terhadap transportasi yang lebih aman dan modern di Indonesia.”
     
    Grab sepenuhnya mendukung inisiatif ini dengan menyediakan pelatihan keselamatan kepada mitra pengemudi dan mendorong partisipasi aktif penumpang. Halim Wijaya dari Grab Indonesia mengapresiasi inisiatif AION ini karena dapat meningkatkan pelatihan safety driving yang secara rutin dilakukan Grab untuk para mitra pengemudi.
     
    Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan perjalanan yang lebih aman, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik, dan mempercepat adopsi mobilitas ramah lingkungan di Indonesia.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (MMI)

  • 6
                    
                        Bakal Pidato di Sidang PBB Seperti Soekarno, Prabowo Berpotensi Jadi "Memory of the World"
                        Nasional

    6 Bakal Pidato di Sidang PBB Seperti Soekarno, Prabowo Berpotensi Jadi "Memory of the World" Nasional

    Bakal Pidato di Sidang PBB Seperti Soekarno, Prabowo Berpotensi Jadi “Memory of the World”
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Pengamat hubungan internasional Teuku Rezasyah berpandangan, pidato Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS) berpotensi menjadi ‘Memory of the World’.
    Reza meyakini, pidato Prabowo juga akan dikenang seperti itu, layaknya pidato Presiden Soekarno di masa lampau.
    “Pidato Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Umum PBB tahun 2025 ini berpotensi menjadi kenangan dunia, atau ‘Memory of the World’, sebagaimana halnya pidato Presiden Soekarno tanggal 30 September 1960 silam, yang dikenal sebagai ‘Memory of the World’,” ujar Reza kepada
    Kompas.com
    , Minggu (21/9/2025).
    Reza menjelaskan, pidato Prabowo ini akan memuat filosofi, konstitusi, tradisi diplomatik, dan tantangan yang sedang dihadapi.
    Selain itu, kata dia, juga mengenai optimisme dengan perkembangan terkini di dunia yang menyimpan banyak harapan mulia, di tengah banyaknya krisis yang tidak terselesaikan.
    Maka dari itu, Reza menyampaikan sejumlah saripati yang dapat Presiden Prabowo sampaikan dalam Sidang Umum PBB.
    Pertama, perlunya kerja sama berkelanjutan antar peradaban secara lintas generasi, terlepas dari perbedaan peradaban itu sendiri.
    Sebab, dunia sedang menghadapi tantangan yang sama, seperti kesenjangan dalam pertumbuhan ekonomi, meluasnya kerusakan di muka bumi, krisis keamanan yang tidak kunjung terselesaikan, terus bertambahnya jumlah penduduk bumi tanpa mengedepankan perbaikan kualitas hidup, serta adanya potensi kepunahan umat manusia karena penggunaan nuklir secara tidak semestinya.
    “Kedua, PBB yang telah berusia 80 tahun ini hendaknya terus diperkuat, dengan mengambil hikmah dari kenyataan dalam hubungan antar bangsa, yang sangat berbeda dengan saat PBB itu berdiri. Dalam hal ini, PBB diharapkan mampu dengan cepat menjawab tantangan global yang mendesak, pada tingkatan geopolitik, geostrategi, dan geoekonomi,” paparnya.
    “Untuk itu, perlu dilakukan reformasi PBB, dengan memperkuat kedudukan Sekretaris Jenderal PBB, sehingga mampu memberdayakan Majelis Umum PBB dan Dewan Keamanan PBB, tanpa perlu tersandera oleh negara besar tertentu,” sambung Reza.
    Yang ketiga, masih dalam konteks reformasi PBB, Reza menyampaikan, perlu dilakukan pengubahan dalam komposisi anggota tetap Dewan Keamanan (DK) PBB, dengan mengambil hikmah dari peran serta para anggota tidak tetap DK PBB selama ini, yang lazim dikenal sebagai Elected 10, yang bertugas masing-masing hanya 2 tahun.
    Menurutnya, dalam kenyataannya, idealisme 10 negara tersebut selalu kandas dalam Resolusi DK PBB, akibat Hak Veto yang digunakan secara serampangan.
    Dia berharap, ke depannya, DK PBB perlu diperkuat dengan penambahan 10 anggota baru.
    Kriterianya seperti perwakilan Peradaban Hindu dan Islam. Mengingat, China sudah mewakili peradaban Mandarin.
    Lalu, Rusia, Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis juga memiliki peradaban Greco-Judeo-Roman.
    Perwakilan selanjutnya adalah Benua Asia dan Afrika, yang merupakan bekas negara terjajah yang sekarang mulai mampu berkinerja secara modern.
    Kemudian, kata Reza, perwakilan negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, perwakilan negara pendukung perdamaian dunia lewat misi perdamaian PBB, hingga perwakilan negara yang mampu membangun secara berkelanjutan dan menjadi penyumbang bagi pertumbuhan dan perdamaian dunia.
    Sementara itu, terkait absennya Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dalam Sidang Umum PBB selama ini, Reza meyakini pasti ada penyebabnya.
    “Perihal absennya Presiden Joko Widodo, saya pikir disebabkan oleh beratnya masalah di dalam negeri, sehingga menuntut keberadaan beliau untuk secara langsung mengendalikan berbagai penyelesaian atas permasalahan tersebut,” kata Reza.
    “Karakter Presiden Prabowo adalah intermestik. Baginya, penyelesaian masalah di dalam negeri adalah mendesak dan harus selalu diprioritaskan. Namun, hendaknya diselesaikan berbarengan dengan penyelesaian atas masalah-masalah mendasar di luar negeri, sepanjang keduanya saling mempengaruhi, dan Indonesia mampu menanganinya sekaligus,” imbuhnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • DPR: Diperlukan revolusi mental untuk Pembumian Pancasila di era kini

    DPR: Diperlukan revolusi mental untuk Pembumian Pancasila di era kini

    Pancasila bukan hanya dasar falsafah, melainkan ‘living ideology’ yang harus dihidupi dalam keseharian, diperjuangkan dalam kebijakan, serta menjadi bintang penuntun bagi pembangunan nasional

    Sleman (ANTARA) – Wakil Ketua Komisi II DPR Aria Bima menyatakan di era kekinian 2025 diperlukan adanya revolusi mental dalam upaya pembumian Pancasila, khususnya kepala kalangan generasi muda.

    “Pembumian Pancasila di era kekinian 2025 menekankan perlunya revolusi mental, ‘nation and character building’, serta strategi pembangunan inklusif yang berpusat pada manusia (people centered development),” kata Aria Bima pada sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bersama anak-anak muda Yogyakarta di Wisma Santikara, Sabtu.

    Menurut dia, ada hal penting yang secara khusus harus berusaha diwujudkan, yakni, mengukuhkan Pancasila sebagai ideologi negara yang dinamis, memperjuangkan kepribadian dalam kebudayaan, berdikari dalam perekonomian, meneguhkan negara hukum berdasar Pancasila.

    “Kemudian memperkuat kohesi sosial masyarakat, menjaga kedaulatan politik dan pertahanan nasional,” katanya.

    Ia mengatakan, Pancasila kembali diteguhkan sebagai ideologi bangsa yang relevan di tengah derasnya arus globalisasi, disrupsi digital, serta meningkatnya tantangan intoleransi dan disintegrasi.

    Buku Pembumian Pancasila di Era Kekinian 2025 edisi terbaru disistemisasi oleh Aria Bima, ingin menghadirkan refleksi historis dan strategi aktual untuk meneguhkan kembali Pancasila sebagai ideologi kerja bangsa.

    “Sejarah mencatat, sejak pidato Ir Soekarno pada 1 Juni 1945 di sidang BPUPK, Pancasila dirumuskan sebagai dasar negara yang komprehensif, konstruktif, dan sistematis,” katanya.

    Perjalanan bangsa, mulai dari Piagam Jakarta, Dekret Presiden 5 Juli 1959, hingga reformasi, menunjukkan bahwa Pancasila senantiasa menjadi penuntun dinamis bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

    “Pancasila bukan hanya dasar falsafah, melainkan ‘living ideology’ yang harus dihidupi dalam keseharian, diperjuangkan dalam kebijakan, serta menjadi bintang penuntun bagi pembangunan nasional,” katanya.

    Aria mengatakan, berdasarkan survei Harian Kompas 2014–2016, ada catatan hanya 43 persen generasi muda yang percaya pada Pancasila.dan 48 persen yang yakin NKRI akan tetap utuh.

    “Angka ini menjadi peringatan serius akan perlunya strategi baru dalam menanamkan nilai Pancasila, terutama bagi generasi milenial dan Gen Z yang menjadi penentu masa depan bangsa,” katanya.

    Ia menegaskan bahwa Pembumian Pancasila di Era Kekinian 2025 hadir untuk mengingatkan kembali bahwa nilai-nilai kebangsaan, kemanusiaan, keadilan sosial, demokrasi dan ketuhanan tetap menjadi fondasi utama peradaban bangsa Indonesia,” lanjutnya.

    “Buku Pembumian Pancasila di Era Kekinian 2025 tidak hanya menjadi catatan reflektif, tetapi juga panduan praktis dalam menghidupkan kembali Pancasila di tengah tantangan zaman, sekaligus mengikat generasi muda agar tetap teguh pada identitas kebangsaan,” katanya.

    Pewarta: Victorianus Sat Pranyoto
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • CBD Beachwalk PIK2: Menyusuri Jalur Pantai Menuju Pusat Bisnis Masa Depan

    CBD Beachwalk PIK2: Menyusuri Jalur Pantai Menuju Pusat Bisnis Masa Depan

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sore hari di tepi Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), angin laut berhembus lembut menyusuri jalur pedestrian selebar belasan meter.

    Cahaya matahari berpendar di antara kanopi, sementara di kejauhan tampak dermaga 300 meter yang menjorok gagah ke laut. Inilah suasana yang kelak akan menjadi keseharian di CBD Beachwalk PIK2.

    Kawasan ini tidak hanya menawarkan ruang untuk berbisnis, melainkan juga menghadirkan gaya hidup baru di tepi laut.

    Lokasinya strategis, langsung dari boulevard Jl. M.H. Thamrin PIK2, hanya selangkah dari Pantai Pasir Putih dan Community Park, serta dekat dengan CBD PIK2. Dengan jarak tujuh menit menuju Bandara Soekarno Hatta melalui interchange tol PIK2, CBD Beachwalk menjelma sebagai gerbang investasi premium.

    Kawasan CBD Beachwalk PIK2

    Setiap detailnya dirancang menghadirkan pengalaman. Mulai dari permainan cahaya ikonik rancangan LITAC yang menciptakan atmosfer semarak di malam hari, hingga dermaga yang memungkinkan yacht bersandar, memudahkan akses menuju pulau-pulau sekitar.

    “CBD Beachwalk bukan sekadar pusat bisnis. Ini destinasi gaya hidup dengan nilai investasi jangka panjang,” ujar Lucia Aditjakra, Direktur Marketing PIK2.

    Kawasan ini semakin menarik karena berdampingan dengan Indonesia Design District (IDD), pusat desain terbesar di Asia Tenggara.

    Tahun ini, IDD menghadirkan Indonesia Design Week (IDW) 2025 bertema “Ideantity”, sebuah perayaan desain yang mempertemukan kreativitas global dan lokal.

    Indonesia Design Week 2025 di Indonesia Design District PIK2

    CBD Beachwalk menawarkan pilihan lengkap: SOHO (Small Office, Home Office), Rukan Thamrin, Paradise Avenue, hingga hunian mewah The Penthouse.

  • Kemenlu Bantu Pemulangan Jenazah Yurike Sanger dari AS ke Indonesia

    Kemenlu Bantu Pemulangan Jenazah Yurike Sanger dari AS ke Indonesia

    Bisnis.com, JAKARTA – Yurike Sanger, mantan istri Presiden pertama RI Soekarno, meninggal dunia dalam usia 81 tahun di Amerika Serikat (AS). Yurike akhirnya tutup usia setelah menjalani perawatan medis di California, AS dan jenazahnya akan dipulangkan ke Indonesia.

    Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Judha Nugraha mengatakan KJRI Los Angeles telah berkomunikasi dengan pihak keluarga Yurike Sanger usai sang mantan istri proklamator RI itu wafat pada Rabu (17/9/2025) waktu setempat.

    “KJRI Los Angeles akan membantu proses pemulangan jenazah ke Indonesia, berkoordinasi dengan pihak pemulasaran jenazah dan otoritas di AS,” kata Judha dilansir dari Antara, Jumat (19/9/2025). 

    Judha mengatakan bahwa keluarga mendiang sebelumnya telah menunjuk pihak pemulasaran jenazah secara mandiri untuk proses tersebut.

    Otoritas California saat ini sedang memproses penerbitan sertifikat kematian sebagai salah satu persyaratan dokumen untuk pemulangan jenazah ke Indonesia, ucap Direktur di Kemlu RI itu.

    Kabar wafatnya Yurike Sanger disampaikan sang anak, Yudhi Sanger, via kiriman di Instagram pribadinya. Ia menyebut sang ibunda wafat dalam usia 81 tahun setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya.

    Yurike wafat saat menjalani perawatan di San Gorgonio Memorial Hospital di California pada 17 September 2025 pukul 19:15 waktu setempat.

    “Rencana akan dibawa ke rumah duka di RS Fatmawati,” kata Yudhi terkait rencana setelah pemulangan jenazah Yurike ke Indonesia seperti ditulis di Instagram.

    Namun demikian, ia belum merinci waktu ketibaan jenazah ke Indonesia. Berdasarkan pantauan Bisnis di rumah duka RS Fatmawati pada Jumat (19/9/2025), nampak kondisi rumah berkabung ini masih sunyi dan sepi sekitar 14.27 WIB. Dari sejumlah, ruangan dari rumah duka yang ada, tak ada satupun yang telah terisi maupun ditandai telah dipesan keluarga mendiang Yurike.

    Selain itu, karangan bunga belasungkawa juga belum terlihat di lokasi. Di samping itu, kerabat maupun orang dekat dari Yurike juga tidak nampak hadir di lokasi. Meskipun demikian, berdasarkan keterangan petugas dari RS Fatmawati mengemukakan bahwa sempat ada komunikasi antara pihaknya dengan keluarga Yurike.

    Yurike Sanger, lahir pada tahun 1945 di Poso, Sulawesi Tengah, adalah salah satu istri dari Presiden pertama RI, Soekarno. Mereka pertama kali bertemu dalam acara kenegaraan pada tahun 1963, dan menikah pada 1964. Namun, keduanya bercerai pada 1968 di tengah gejolak politik yang dihadapi Soekarno saat itu. 

  • Kondisi Rumah Duka di RS Fatmawati Jelang Kedatangan Mendiang Yurike Sanger

    Kondisi Rumah Duka di RS Fatmawati Jelang Kedatangan Mendiang Yurike Sanger

    Bisnis.com, JAKARTA — Yurike Sanger, istri ke-7 Presiden RI Soekarno telah meninggal dunia di Los Angeles, Amerika Serikat pada Rabu (17/9/2025).

    Anak Yurike, Yudhi Sanger menyatakan bahwa mendiang ibunya bakal dibawa ke rumah duka di RS Fatmawati Jakarta Selatan sebelum dimakamkan.

    Berdasarkan pantauan Bisnis di rumah duka RS Fatmawati pada Jumat (19/9/2025), nampak kondisi rumah berkabung ini masih sunyi dan sepi sekitar 14.27 WIB.

    Dari sejumlah, ruangan dari rumah duka yang ada, tak ada satupun yang telah terisi maupun ditandai telah dipesan keluarga mendiang Yurike.

    Selain itu, karangan bunga belasungkawa juga belum terlihat di lokasi. Di samping itu, kerabat maupun orang dekat dari Yurike juga tidak nampak hadir di lokasi.

    Meskipun demikian, berdasarkan keterangan petugas dari RS Fatmawati mengemukakan bahwa sempat ada komunikasi antara pihaknya dengan keluarga Yurike.

    Namun, hal tersebut baru hanya sebatas komunikasi dan belum ada kepastian pemesanan rumah duka ke petugas di lokasi.

    “Belum, belum ada. Cuma kemarin keluarga sempat datang, bertanya-tanya gitu [soal rumah duka],” singkatnya di area rumah duka Fatmawati, Jumat (19/9/2025).

    Sementara itu, petugas lainnya mengaku telah dimintai untuk mengosongkan rumah duka untuk disiapkan terhadap mendiang Yurike. Menurutnya, kemungkinan jenazah Yurike baru sampai malam atau besok Sabtu (20/9/2025).

    “Kemarin sih Bos udah minta kosongkan [rumah duka]. Mungkin malam atau besok [datangnya],” tutur petugas tersebut.

    Sekadar informasi, kabar duka Yurike disampaikan oleh Yudhi Sanger di akun Instagram miliknya. Dia mengabarkan sang ibunda meninggal dunia pada 17 September 2025 pukul 19.15 waktu Amerika Serikat.

    Adapun, Yurike dinyatakan meninggal dunia pada usia 81 tahun karena sakit. Hanya saja belum diketahui penyakit yang diderita Yurike sehingga membuatnya meninggal dunia.

    Berikut pernyataan dari Yudhi Sanger di akun instagramnya soal kabar duka tersebut.

    “Selamat Jalan Mama Tercinta, Yudhi yg akan jaga Mama Disana yaa.. Tunggu Yudhi ya ma.. Mama Sudah Happy Mama sudah Fight Dari semua penyakit mama Di Dunia..Yudhi Sayang Mama… Kita Semua Sayang Mama yaa..

    Meninggal dunia Ibu YURIKE SANGER

    DI Sangorgonio Memorial hospital CALIFORNIA,USA

    Di Usia 81Thn

    Meninggal 17 sept. Jam 19:15 Waktu USA

    Rencana akan dibawa ke Rumah Duka Di RS Fatmawati (waktu menyusul)”

  • Promo Tiket Kereta Cuma Rp 80 Ribu, Catat Tanggal Pembeliannya – Page 3

    Promo Tiket Kereta Cuma Rp 80 Ribu, Catat Tanggal Pembeliannya – Page 3

    Sebelumnya, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter kembali menggelar promo diskon tiket Commuter Line Basoetta. Promo ini berupa potongan sebesar Rp 17.000 dari harga normal dan berlaku mulai Senin, 15-30 September 2025.

    VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus menyampaikan, promo diskon ini dihadirkan sebagai bentuk apresiasi kepada para pengguna dalam rangka perayaan HUT KAI Commuter ke-17. 

    “Promo diskon yang diberikan mengikuti angka HUT KAI Commuter tahun ini,” terang Joni, Sabtu (13/9/2025).

    Pengguna yang ingin mendapatkan tiket promo Commuter Line Basoetta dapat membeli via aplikasi pemesanan tiket mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan, atau langsung melalui vending machine yang tersedia di stasiun.  

    “Tiket promo ini tidak dapat dibatalkan, diubah jadwalnya, maupun digabung dengan diskon lainnya,” imbuh Joni. 

    Joni turut mengimbau pengguna yang hendak bepergian ke Bandara Soekarno-Hatta agar sudah tiba di stasiun tujuan minimal 2 jam sebelum jadwal penerbangan, atau minimal 3 jam untuk penerbangan internasional.

     

  • Profil Yurike Sanger, Istri Ketujuh Presiden Soekarno yang Wafat di Amerika

    Profil Yurike Sanger, Istri Ketujuh Presiden Soekarno yang Wafat di Amerika

    GELORA.CO – Kabar duka datang dari keluarga besar Bung Karno.

    Yurike Sanger, istri ketujuh Presiden pertama RI, Soekarno, meninggal dunia di Amerika Serikat, Rabu (17/9/2025) waktu USA.

    Ia tutup usia setelah berjuang melawan kanker payudara di San Gorgonio Memorial Hospital, California.

    Kabar berpulangnya Yurike disampaikan putranya, Yudhi Sanger, melalui unggahan di media sosial.

    Perempuan kelahiran Poso, Sulawesi Tengah, 22 Mei 1945 itu menutup usia di umur 80 tahun.

    Jenazahnya direncanakan akan dipulangkan ke Tanah Air dan disemayamkan di Rumah Duka RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

    Namun jadwal kepulangannya masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.

    Pernikahan dengan Bung Karno

    Yurike pertama kali bertemu Presiden Soekarno pada 1963 ketika dirinya terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

    Dari pengalaman itulah ia berkesempatan dekat dengan sang kepala negara.

    Setahun kemudian, tepatnya pada 6 Agustus 1964, Soekarno resmi mempersunting Yurike yang kala itu masih berstatus siswi di Sekolah Guru Pendidikan Jasmani (SGPD).

    Dari pernikahan tersebut, lahirlah seorang putra bernama Yudhi Sanger. 

    Momen Yurike menjadi pengibar bendera ternyata menjadi titik balik besar dalam perjalanan hidupnya.

    Ketika menikah dengan Soekarno, Yurike memilih untuk berpindah keyakinan dan memeluk Islam sebagai wujud penghormatan kepada agama yang dianut suaminya.

    Namun, setelah rumah tangga mereka berakhir, ia kembali pada ajaran Kristen.

    Pernikahan Yurike dan Soekarno berlangsung selama sekitar empat tahun, hingga 1968.

    Setelah berpisah dari Soekarno, Yurike menikah kembali dengan seorang pria bernama Subekti, dan memiliki anak dari pernikahan keduanya, di antaranya Didi, Lita, Wahyu, dan Eka.

    Hidup di Negeri Paman Sam

    Usai berpisah, Yurike memilih jalannya sendiri.

    Ia hijrah dan menetap di Amerika Serikat, hidup jauh dari sorotan publik.

    Meski demikian, namanya tetap tercatat dalam sejarah perjalanan hidup Bung Karno.

    Kini, kepergian Yurike menutup salah satu lembar kisah keluarga besar Bung Karno.

    Sosoknya menjadi pengingat bahwa di balik riwayat panjang seorang proklamator, ada kisah pribadi yang tak kalah penting untuk dikenang.

  • Jenazah Yurike Sanger Istri Soekarno Segera Dipulangkan ke Indonesia – Page 3

    Jenazah Yurike Sanger Istri Soekarno Segera Dipulangkan ke Indonesia – Page 3

    Yurike Sanger lahir di Poso, Sulawesi Tengah, pada tahun 1945. Dia memiliki latar belakang keturunan campuran Jerman dan Manado. Pertemuan pertamanya dengan Presiden Soekarno terjadi pada tahun 1963, saat Yurike masih seorang pelajar SMA.

    Pada waktu itu, Yurike Sanger adalah anggota Barisan Bhinneka Tunggal Ika, sebuah kelompok yang bertugas menyambut tamu negara pada acara kenegaraan. Dia terpilih sebagai wakil yang biasa menyambut tamu internasional, termasuk tamu agung dari Soviet. Yurike Sanger sendiri pernah menyatakan, “Saya terpilih sebagai salah satu dari barisan bhinneka tunggal ika.”

    Soekarno, yang saat itu menjabat sebagai Presiden Indonesia, terpikat oleh Yurike Sanger ketika melihatnya mengenakan kebaya. Pertemuan ini menjadi titik awal terjalinnya hubungan pribadi antara Yurike Sanger dan sang proklamator.

    Hubungan antara Yurike Sanger dan Soekarno berlanjut hingga keduanya memutuskan untuk menikah pada tahun 1964. Saat itu, Yurike Sanger masih berusia sangat muda, yakni 19 tahun, sementara Soekarno berusia 64 tahun. Pernikahan ini menjadikan Yurike Sanger sebagai istri ketujuh Soekarno.

    Pernikahan mereka berlangsung selama empat tahun, dari tahun 1964 hingga berakhir pada tahun 1968. Selama masa pernikahan, Yurike Sanger sempat memutuskan untuk menjadi mualaf dan memeluk agama Islam setelah menikah dengan Soekarno. Dia mengucapkan dua kalimat syahadat dan resmi menjadi Muslim.

    Meskipun menjalani kehidupan dalam sorotan publik sebagai istri presiden, Yurike Sanger lebih memilih untuk berada di balik layar. Dia tidak seperti beberapa istri Soekarno lainnya yang kerap tampil di ruang publik, melainkan lebih dikenal melalui kiprahnya dalam kegiatan sosial.

    Setelah empat tahun menikah, Yurike Sanger dan Soekarno memutuskan untuk bercerai secara baik-baik pada tahun 1968. Perceraian ini terjadi di tengah situasi politik Indonesia yang memanas pasca-peristiwa G30S PKI.

    Meskipun demikian, nama Yurike tetap tercatat dalam sejarah keluarga besar Presiden Pertama RI sebagai bagian dari perjalanan panjang kehidupan pribadinya.

    Setelah bercerai dari Soekarno, Yurike Sanger menemukan tambatan hati baru dan menikah untuk kedua kalinya. Dia kemudian memutuskan untuk tinggal di Amerika Serikat bersama keluarganya.

    Dalam perjalanan hidupnya, Yurike Sanger juga kembali memeluk agama Kristen, yang merupakan agama yang dianutnya sebelum menikah dengan Soekarno. Sebelum meninggal, Yurike Sanger didiagnosis mengidap kanker payudara.