Tag: Soekarno

  • Balap Liar Tuban, Pelaku Dihukum Dorong Motor 4 Km

    Balap Liar Tuban, Pelaku Dihukum Dorong Motor 4 Km

    Tuban (beritajatim.com) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tuban kembali mengamankan 25 remaja karena terlibat dalam aksi balap liar atau trek-trekan di Jalan Soekarno Hatta Tuban saat bulan Ramadhan.

    Para remaja tersebut dihukum dengan menjalani sanksi jalan sambil mendorong motor mereka sejauh 4 km menuju kantor Polres Tuban untuk mendapatkan pembinaan dan sosialisasi.

    Menurut Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Ayip Rizal, sebagai antisipasi terhadap maraknya aksi balap liar dan trek-trekan selama bulan Ramadhan, pihaknya melakukan operasi atau patroli jelang sahur di wilayah Kabupaten Tuban.

    “Iya, ada 25 orang yang terlibat dalam balap liar,” ujar AKP Ayip Rizal pada Minggu (17/03/2024).

    Para pelaku, yang rata-rata masih berusia muda atau pelajar, akan diberikan sosialisasi dan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.

    “Kami menindak mereka karena adanya banyak aduan dari masyarakat dan pengguna jalan, sehingga kami memberikan penegakan hukum,” tambahnya.

    Selain di Jalan Soekarno Hatta, para pelaku juga sering melakukan aksi balap liar di sepanjang jalan Ringroad Tuban. AKP Ayip menekankan bahwa Satlantas Polres Tuban telah melakukan patroli di wilayah tersebut karena kerap dijadikan lokasi nongkrong atau berkumpul untuk melakukan trek-trekan.

    Sejumlah remaja yang diamankan Satlantas Polres Tuban.

    “Kami mengimbau kepada orang tua untuk terus mengawasi anak-anak mereka, dan jika mereka belum pulang hingga jam 10 malam, sebaiknya disuruh pulang,” jelasnya.

    Untuk memberikan efek jera, kendaraan bermotor milik para pelaku balap liar diamankan di Mapolres Tuban selama satu bulan. Jika ingin mengambil kembali kendaraan mereka, maka harus memenuhi syarat standar yang ditentukan. [ayu/but]

  • Alam Sutera Luncurkan CASSIA, Hunian Harga Rp1,8 M di Tangerang

    Alam Sutera Luncurkan CASSIA, Hunian Harga Rp1,8 M di Tangerang

    Jakarta, CNN Indonesia

    Ayodhya by Alam Sutera meluncurkan Klaster CASSIA, hunian modern dan strategis yang ditujukan bagi pangsa millenials di pusat Kota Tangerang.

    CASSIA merupakan kawasan mixed-use development seluas 16 hektare. Klaster ini menyediakan kemudahan bagi para milenial yang sedang mencari tempat tinggal yang nyaman, terjangkau, dengan kemudahan akses.

    Sales & Marketing Division Head Ayodhya by Alam Sutera Adeline Permana menuturkan para milenial memiliki tantangan tersendiri dalam mencari hunian yang sesuai dengan gaya hidup. Menurutnya, para milenial menginginkan hunian yang modern dengan desain menarik dan lokasi yang strategis.

    “Klaster CASSIA hadir untuk memberikan kenyamanan di dalam dan di luar hunian, dan juga kenyamanan untuk beraktivitas di luar hunian,” kata Adeline melalui keterangan resmi, Jumat (23/2).

    Klaster CASSIA terletak di jalan protokol MH Thamrin, yang hanya 5 menit dari Tol Jakarta-Merak, 10 menit ke stasiun KRL dan railink bandara dan 20 menit dari Bandara Soekarno Hatta.

    Selain itu, Klaster CASSIA juga dikelilingi oleh berbagai fasilitas publik, seperti rumah sakit, sekolah, universitas, dan pusat perbelanjaan.

    Adeline menjelaskan nama CASSIA diambil dari salah satu nama rasi bintang yaitu ‘Cassiopeia’ yang melambangkan suatu cahaya yang bersinar cemerlang di alam semesta. Layaknya bintang yang bersinar, CASSIA diharapkan mampu menjadi cahaya yang membawa kehidupan melalui kenyamanan sebuah hunian untuk keluarga.

    Klaster CASSIA menawarkan tiga tipe rumah dua lantai yang juga diambil berdasarkan nama rasi bintang lainnya, yaitu Aquila (6×14), Vela (6×16), dan Lyra (7×14). Ketiga tipe rumah ini memiliki luas yang berbeda, disesuaikan dengan kebutuhan untuk setiap penghuninya.

    Rinciannya adalah sebagai berikut:

    – Tipe Aquila (6×14), LT : 84 m2 | LB : 85 m2 dengan 3 Kamar Tidur, 3 Kamar Mandi
    – Tipe Vela (6×16), LT : 96 m2 | LB : 103 m2 dengan 3+1 Kamar Tidur, 3+1 Kamar Mandi
    – Tipe Lyra (7×14), LT : 98 m2 | LB : 115 m2 dengan 3+1 Kamar Tidur, 3+1 Kamar Mandi

    Adapun Klaster CASSIA dibanderol dengan harga perdana mulai dari Rp1,8 miliar.

    “Selain itu, Klaster CASSIA juga dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas berkualitas, seperti sport lounge dengan lapangan basket, kolam renang, taman bermain anak, serta sistem keamanan single gate cluster yang menjamin kenyamanan para penghuninya,” tutur Adeline.

    (mrh/agt)

  • Siapa Vela Aero, Perusahaan yang Digandeng PTDI Bangun Taksi Terbang?

    Siapa Vela Aero, Perusahaan yang Digandeng PTDI Bangun Taksi Terbang?

    Jakarta, CNN Indonesia

    PT Dirgantara Indonesia (PTDI) menggandeng Vela Aero dalam mengembangkan taksi terbang (air taxi) sebagai sarana transportasi masa depan anti kemacetan.

    Taksi terbang yang dinamai Vela Alpha itu ditargetkan bisa beroperasi pada 2028 mendatang.

    Humas PTDI Anissa Carolina mengatakan dalam kerja sama tersebut, pihaknya berkontribusi di aspek man hour untuk kegiatan engineering dan produksinya.

    “Ke depan PTDI dan Vela Aero akan melakukan co-partnering untuk produksi air taxi tersebut dan pengembangan lanjutannya. Untuk manufacturing-nya paling memungkinkan di fasilitas PTDI,” kata Annisa dalam keterangan di website PTDI, Kamis (22/2) lalu.

    Ia menyebut proses pra-aplikasi sertifikasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub saat ini sudah dilakukan. PTDI sudah mengajukan uji laik terbang kepada Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Kemenhub.

    Lantas, siapa sebenarnya Vela Aero?

    Vela Aero merupakan perusahaan startup yang beroperasi sejak 2020. Perusahaan yang bermarkas di Bandung, Jawa Barat ini memiliki visi untuk menjadi pionir dalam memberikan solusi mobilitas udara lanjut (advanced air mobility) di Indonesia.

    Berdasarkan informasi di website perusahaan, Vela Aero terdiri dari gabungan disiplin kedirgantaraan. Para ahli di perusahaan itu fokus untuk mewujudkan moda transportasi udara berteknologi masa depan.

    Tercatat terdapat lebih dari 40 insinyur yang tergabung dalam Vela Aero. Adapun beberapa anggota tim di perusahaan itu adalah Rejeki S sebagai head of technology, Suharyadi P sebagai head of airworthiness, Donny P sebagai program manager, dan R Durmanto sebagai head of government affairs.

    Lalu, ada Ilham P sebagai chief engineer, Heru Y sebagai systems engineering lead, Bambang S sebagai electrical propulsion lead, dan Indra P sebagai structur lead.

    Vela Aero juga telah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan besar, seperti PT Garuda Indonesia Tbk, Toyota, Airbus, Mitsubishi Aircraft Corporation, Rolls Royce, Bombardier Aerospace, hingga PT Len Industri (Persero).

    Perusahaan saat ini tengah fokus pada pembuatan taksi terbang Vela Alpha. Dalam video perkenalan yang ditayangkan di kanal YouTube Vela Aero, taksi itu berbentuk mirip seperti helikopter. Namun, ukurannya lebih kecil.

    Tampak di ruangan utamanya pun hanya berisi empat kursi penumpang. Sementara, di bagian depan terdapat satu kursi kendali untuk pilot.

    Mengenai spesifikasi dan kinerjanya, Vela Alpha memiliki panjang 10,8 meter, rentang sayap 13,1 meter, dan tinggi 4,2 meter. Pesawat diawaki satu pilot dengan empat penumpang dan maksimum muatan 456 kilogram (kg).

    Taksi udara yang memiliki berat tinggal landas maksimum (MTOW) 2.850 kg ini ditenagai sistem propulsi full electric berdaya 216 kWh atau hybrid powered berdaya 71 kWh.

    Untuk kecepatan maksimumnya, Vela Alpha mencapai 250 km per jam. Sementara untuk jangkauannya, versi full electric (eVTOL) mencapai 100 km, dan versi hybrid (hVTOL) hingga 500 km.

    Masih dalam video yang sama, pihak Vela Aero mengklaim perjalanan dari pusat Jakarta menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang hanya membutuhkan waktu tempuh 8 menit.

    Waktu tersebut jauh lebih singkat jika dibandingkan menggunakan KRL yang mencapai 44 menit dan mobil 60 menit.

    (mrh/agt)

  • Beli Tiket DAMRI ke Soetta Harus Non-Tunai Mulai Februari 2024

    Beli Tiket DAMRI ke Soetta Harus Non-Tunai Mulai Februari 2024

    Jakarta, CNN Indonesia

    Pembayaran tiket DAMRI rute Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Transjawa hanya bisa dilakukan dengan non-tunai atau cashless mulai 1 Februari 2024.

    Corporate Secretary DAMRI Chrystian R. M. Pohan mengatakan pembayaran cashless diterapkan agar transaksi menjadi lebih praktis, aman, dan nyaman.

    “DAMRI berharap penerapan ini dapat disambut baik oleh masyarakat sehingga dapat terealisasi dengan baik,” katanya dalam keterangan resmi, Minggu (4/2).

    Chrystian mengatakan antusiasme masyarakat dalam melakukan transaksi secara online tergambar dari pertumbuhan jumlah pengguna dan pergeseran konsumen untuk menggunakan DAMRI Apps. Pengguna DAMRI Apps, katanya, tumbuh 187,34 persen menjadi 321.838 pengguna pada 2023 dari 112.006 pada 2022.

    Hal itu, sambungnya, menunjukkan bahwa DAMRI Apps dapat menjadi solusi kebutuhan pelanggan dalam melakukan pemesanan tiket perjalanan dengan pemanfaatan teknologi digital sehingga menciptakan pengalaman yang menyenangkan.

    Apalagi, pelanggan bisa mendapatkan keuntungan berupa promo spesial yang hanya tersedia bila melakukan pemesanan di DAMRI Apps. Misalnya pada bulan ini, pembelian tiket melalui DAMRI Apps dengan rute perjalanan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta diskon Rp10.000 untuk 85 orang pembeli pertama selama bulan Februari 2024.

    “Masyarakat pun tetap dapat melakukan pemesanan tiket secara on the spot dengan metode pembayaran cashless melalui QRIS, e-money, debit, dan credit card,” katanya.

    (fby/pta)

  • Pertamina Patra Niaga Fasilitasi Pembelian Kredit Karbon

    Pertamina Patra Niaga Fasilitasi Pembelian Kredit Karbon

    Jakarta, CNN Indonesia

    PT Pertamina Patra Niaga membuka peluang bisnis perdagangan karbon dengan perusahaan dalam negeri maupun internasional. Hal ini sebagai upaya menyediakan solusi dekarbonisasi bagi mitra bisnis.

    Salah satunya untuk konsumen di bisnis penerbangan, dengan memfasilitasi maskapai nasional Garuda Indonesia, dalam melakukan pembelian Sertifikat Penurunan Emisi (SPE). Hal ini dalam rangka pelaksanaan Joy Flight HUT GA ke-75 yang sebelumnya dilaksanakan pada hari Selasa (23/1) lalu.

    Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, mengungkapkan suatu kebanggaan pihaknya dapat mendukung terlaksananya “Carbon Neutral Flight” atau penerbangan netral karbon di usia 75 tahun Garuda Indonesia, melalui kerja sama dalam inisiatif perdagangan karbon.

    Kerja sama ini merupakan upaya kedua belah pihak dalam mendukung terwujudnya cita-cita nasional mencapai Net Zero Emission Indonesia di 2060.

    “Pertamina Patra Niaga tidak hanya menjual avtur kepada mitra kami, dalam hal ini konsumen penerbangan, namun juga memiliki konsep B2B Pertamina One Solution, kami menawarkan solusi untuk kebutuhan dekarbonisasi emisi dari bisnis konsumen,” kata Riva dalam keterangannya dikutip Rabu (31/1).

    “Hal ini sejalan dengan tujuan kami yaitu sebagai decarbonization journey partner, sebagai upaya mendukung terwujudnya Net Zero Emission Indonesia di 2060,” ujar Riva.

    SPE merupakan bagian dari mekanisme pengelolaan penurunan emisi yang terdokumentasikan dalam surat bentuk bukti pengurangan emisi oleh usaha dan/atau kegiatan yang telah melalui Pengukuran, Pelaporan, dan Verifikasi, atau Measurement, Reporting, and Verification.

    Kemudian, SPE juga tercatat dalam Sistem Registrasi Nasional Pengendalian Perubahan Iklim dalam bentuk nomor dan/atau kode registri.

    “Kami terus berupaya meminimalkan emisi yang dapat berdampak terhadap krisis iklim. Salah satunya mendukung langkah dekarbonisasi mitra kami dalam melakukan konversi emisi karbon yang ditimbulkan pada operasional penerbangan,” ujar Riva.

    “Di mana Garuda Indonesia telah melakukan pembelian carbon credit sebesar 50 tCO2-eq,” kata Riva.

    Garuda Indonesia melaksanakan penerbangan “joy flight” menggunakan armada B737-800 dengan nomor penerbangan GA006 terbang melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta untuk melintasi area Pelabuhan Ratu dan kemudian kembali ke Bandara Soekarno Hatta.

    Penerbangan itu, merupakan salah satu bentuk apresiasi Garuda Indonesia terhadap karyawan tenaga alih daya dengan kriteria tertentu yang termasuk didalamnya petugas security, cleaning service, office boy yang selama ini telah turut mendukung kegiatan bisnis Perusahaan.

    Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan bahwa sebagai upaya untuk mendukung dekarbonisasi Garuda Indonesia telah melaksanakan berbagai inisiatif berkelanjutan diantaranya bersama Pertamina melaksanakan penerbangan komersial pertama dengan menggunakan bahan bakar bioavtur.

    “Keterlibatan aktif Garuda Indonesia dalam penurunan emisi karbon ini turut menjadi bagian dari roadmap rencana strategis Garuda Indonesia untuk terus berakselerasi sebagai maskapai yang semakin agile dan adaptif dalam menyongsong era baru Garuda Indonesia sebagai maskapai penerbangan yang saat ini terus bertransformasi memaksimalkan kinerja salah satunya melalui kontribusi terhadap misi pelestarian lingkungan hidup,” jelas Irfan.

    (inh/inh)

  • Prabowo: Pupuk Subsidi Dipermainkan, Petani Sulit Menerima

    Prabowo: Pupuk Subsidi Dipermainkan, Petani Sulit Menerima

    Jakarta, CNN Indonesia

    Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto mengatakan ada kecurangan dalam penyaluran pupuk subsidi. Kondisi itu membuat banyak petani sulit mendapatkan pupuk subsidi.

    Ia karena itu mengatakan masalah pupuk harus diatasi agar Indonesia bisa swasembada pangan.

    “Pangan kita harus menjamin, apalagi kalau di Pulau Jawa para petani, itu namanya intensifikasi. Kita harus bantu benih, bantu pupuk, bantu pestisida,” katanya di acara Trimegah Political and Economic Outlook 2024, Rabu (31/1).

    “Kita harus bikin efisien sekarang karena kadang-kadang administrasi permainan-permainan, pupuk yang disubsidi ini dipermainkan, petani sulit menerima. Ini harus kita ringkas. Jangan terlalu banyak orang-orang di tengah yang memanfaatkan” imbuhnya.

    Selain soal pupuk, Prabowo juga bicara soal food estate. Ia mengatakan food estate diperlukan untuk membawa RI swasembada pangan.

    Ia mengklaim food estate merupakan pemikiran strategis yang sudah ada sejak era Presiden Soekarno.

    “Kalau ada tokoh-tokoh nasional yang mempertanyakan (food estate) hanya dua kemungkinan; tidak paham dan tidak mau paham,” katanya.

    Isu kelangkaan pupuk menjadi satu senjata yang dimainkan oleh calon presiden Prabowo Subianto untuk menyerang lawannya Ganjar Pranowo di debat pertama calon presiden yang dilaksanakan Selasa (12/12) lalu.

    Prabowo mengaku telah menampung keluhan para petani tentang pupuk langka. Dia pun mendapat informasi petani dipersulit akibat kebijakan yang diterapkan Ganjar saat menjadi gubernur.

    “Mereka mengeluh kartu tani yang Bapak luncurkan mempersulit mereka mendapatkan pupuk. Mereka ingin pengadaannya disederhanakan,” kata Prabowo kepada Ganjar di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (12/12).

    Ganjar pun menjawab hal itu dengan menyindir balik Prabowo. Dia mengingatkan bahwa Prabowo yang pernah menjadi ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) selama dua periode.

    Dia juga menyentil pemerintah pusat tentang kelangkaan pupuk. Ganjar berkata kelangkaan pupuk tak hanya terjadi di Jawa Tengah.

    “Untuk Pak Prabowo, harus saya ingatkan, Pak. Pupuk langka terjadi di Papua, Pak. Terjadi di Sumatera Utara, Pak. Terjadi di NTT, NTB, Kalimantan Timur,” ujarnya.

    (tim/agt)

  • Realisasi Proyek IKN Tahap I Capai 71,47 Persen

    Realisasi Proyek IKN Tahap I Capai 71,47 Persen

    Jakarta, CNN Indonesia

    Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN) melaporkan kemajuan pembangunan IKN tahap 1 mencapai 71,47 persen.

    “(Data progres pembangunan) IKN ini dari Kementerian PUPR,” ujar Kepala OIKN Bambang Susantono dalam konferensi pers di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jakarta yang ditayangkan secara virtual, Selasa (30/1).

    Apabila dirinci, progres pembangunan istana presiden dan lapangan upacara tercatat 54,07 persen.

    Kemudian, untuk proyek sumbu kebangsaan fase 1 96,41 persen dan Bendungan Sepaku Semoi 100 persen.

    “Di Sumbu Kebangsaan nanti akan ada satu memorial park, tempat di mana kita melakukan penghargaan kita pada pendiri republik dan lain sebagainya,” ujarnya.

    Di taman tersebut, akan ada patung besar Soekarno dan Mohammad Hatta. Taman itu juga memiliki tempat upacara yang memiliki api abadi.

    “Mudah-mudahan itu akan membangkitkan semangat nasionalisme kita.

    Bambang mengungkapkan pihaknya ingin membangun satu kota dengan ekosistem lengkap yang dicintai penghuninya.

    Untuk itu, pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya dengan pemerintah Finlandia untuk merancang studi yang dapat mengukur tingkat kebahagiaan penduduknya.

    “Jadi tidak hanya fasilitas publik saja, kantor pemerintah saja, jadi ada tempat UMKM, tempat hangout, tempat buat standup comedian,” ujarnya.

    (sfr/pta)

  • 4 WNA Vietnam Dideportasi Karena Jualan Terpal Tanpa Izin

    4 WNA Vietnam Dideportasi Karena Jualan Terpal Tanpa Izin

    Madiun (beritajatim.com) – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun mendeportasi 4 WNA Vietnam karena terbukti menyalahgunakan izin tinggal. Keempat WNA tersebut berinisial VQT, DHV, BTT, dan NQX.

    Kasubsi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun, Aditya Yusuf, mengatakan, keempat WNA tersebut diamankan petugas pada 22 Februari 2023. Mereka ditangkap saat sedang berjualan terpal di Kabupaten Madiun.

    “Keempat pria tersebut diketahui melakukan aktivitasnya selama di Madiun, dengan berjualan terpal. Jadi melakukan kegiatan tidak sesuai izin yang disampaikan,” ujar Yusuf, Jumat (8/12/2023).

    Yusuf menjelaskan, visa kunjungan keempat WNA Vietnam tersebut hanya berlaku 60 hari, setelah diterapkan cap tanda masuk di paspornya. Namun, mereka telah menetap di Indonesia selama lebih dari 3 bulan. “Yang bersangkutan dideportasi pada Jumat 24 Februari 2023 melalui Bandara Soekarno Hatta,” tuturnya.

    Yusuf menambahkan, selama 2023 total 12 WNA telah dilakukan pendeportasian dari Januari sampai dengan Oktober. Selain karena penyalahgunaan izin tinggal, ada juga yang dideportasi karena overstay atau melebihi batas masa berlaku izin tinggal.

    “Ada yang dari Malaysia. Selain alasan penyalahgunaan izin tinggal, juga overstay lebih dari masa berlaku izin tinggal. Setelah pengawasan, kami kumpulkan bukti bukti, bawa ke kantor untuk diperiksa dan deportasi,” jelasnya.

    Atas kejadian tersebut, petugas menerapkan Pasal 75 ayat 1 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, dengan sanksi berupa tindakan administratif keimigrasian dalam bentuk deportasi.

    “Selain di Madiun, diketahui mayoritas beraktivitas di Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Magetan. Setelah deportasi, kami masukkan ke dalam kategori pencekalan pelarangan masuk kembali ke Indonesia selama beberapa bulan,” pungkasnya. [fiq/kun]

    BACA JUGA: Caleg Pembobol Toko Madiun Terancam Dicoret dari Surat Suara

  • Pebalap Liar Terjaring Razia di Kota Blitar Dihukum Sholawat

    Pebalap Liar Terjaring Razia di Kota Blitar Dihukum Sholawat

    Blitar (beritajatim.com) – Pebalap liar di Kota Blitar sebanyak lebih dari 42 orang terjaring razia yang digelar Satlantas Polres Blitar Kota. Mereka pun dihukum bersholawat.

    Puluhan pebalap liar itu diduga hendak adu kecepatan di Jalan Ir. Soekarno. Usai terjaring razia, para pebalap tersebut diminta untuk mendorong kendaraan mereka ke Mapolres Blitar Kota.

    Sembari mendorong kendaraan, para pebalap tersebut diminta untuk melantunkan sholawat di sepanjang jalan hingga sampai Mapolres Blitar Kota.

    Para pebalap liar yang terjaring razia ini mayoritas merupakan anak muda. Mereka biasanya menggelar balapan liar sekitar pukul 24.00 WIB hingga 02.00 WIB dini hari.

    “Dari hasil patroli ditemukan beberapa anak-anak muda yang diduga akan melakukan balap liar dan kendaraan yang mereka gunakan tidak sesuai dengan standarnya,” kata Waka Polres Blitar Kota, Kompol Yoyok Dwi Purnomo, Senin (13/11/2023).

    BACA JUGA:
    Jembatan Subali Blitar Terancam Diterjang Banjir

    Selain terindikasi hendak menggelar balap liar, sepeda motor yang kendarai oleh para pebalap tersebut juga tidak sesuai dengan standar. Selain menggunakan ban berukuran kecil, knalpot yang digunakan juga brong (bising).

    Semua kendaraan yang disita tersebut juga tidak dilengkapi dengan kelengkapan surat sepeda motor. Sehingga 42 sepeda motor tersebut disita oleh Satlantas Polres Blitar Kota.

    “Masyarakat banyak yang mengeluhkan knalpot brong, sehingga kita lakukan penindakan,” imbuhnya.

    Puluhan kendaraan ini, akan disita hingga sang pemilik membawa kelengkapan surat kendaraannya. Para pebalap tersebut juga diminta untuk membawa knalpot standarnya ke Polres Blitar Kota.

    BACA JUGA:
    Gerakan Boikot Produk Israel Bermunculan di Blitar

    Di sana, para pebalap tersebut akan diminta oleh Satlantas Polres Blitar Kota untuk mengganti knalpot brongnya dengan yang standar. Jika tidak mau maka sepeda motor yang telah disita tidak boleh diambil.

    “Harus diganti disini knalpot brongnya, sama membawa surat kelengkapan kendaraan,” terangnya.

    Aksi balap liar di Kota Blitar sendiri masih marak terjadi. Para pelaku mayoritas merupakan anak muda. Kurangnya pengawasan orang tua membuat para anak muda di Blitar masih gemar untuk menggelar balap liar.

    Sebagai langkah antisipasi, Satlantas Polres Blitar Kota selalu rutin menggelar razia setiap malam Sabtu dan Minggu. Diharapkan langkah ini bisa meminimalisir terjadinya balap liar yang mengganggu ketertiban umum. [owi/beq]

  • Kurir 88 Kilo Sabu Dalam Kemasan Teh China Terancam Hukuman Mati

    Kurir 88 Kilo Sabu Dalam Kemasan Teh China Terancam Hukuman Mati

    Surabaya (beritajatim.com) – Dua kurir sabu-sabu seberat 88 Kilo terancam hukuman mati. Sebab Jaksa Penuntut Umum (JPU) Esti Dilla Rahmawati menjerat keduanya dengan pasal Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati.

    Dua Terdakwa tersebut adalah Doni Septavian bin Mulyadi, bersama Terdakwa Hadiat Heryana bin Asep Wahyu. Keduanya disidang Perdana di ruang Tirta 1 PN Surabaya, Senin (9/10/2023).

    Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Estik Dilla Rahmawati, dari Kejari Tanjung Perak disebutkan, Terdakwa Doni Septavian bin Mulyadi, bersama Terdakwa Hadiat Heryana bin Asep Wahyu, melakukan perbuatan berawal dari keduanya dalam kesulitan keuangan, menerima tawaran Fito alias Rexi (DPO), mengambil dan mengirim barang sabu, dengan tujuan berangkat ke Pekanbaru.

    Fito alias Rexi memberi uang cara transfer ke Terdakwa Hadiat Heryana rekening BCA Rp 5 juta, untuk biaya perjalanan ke Pekanbaru, juga diberikan 3 KTP palsu, atas nama Fajar Hariyanto dan Kusni agar tidak dikenali.

    Selanjutnya pada Minggu 18 Juni 2023, Terdakwa Doni Septavian, saat dirumahnya desa Ngingas Selatan Kecamatan Waru Sidoarjo dihubungi Fito alias Rexi (DPO) melalui aplikasi ‘Wire’ untuk mengambil sabu, menemui orang suruhan Fito di Pekanbaru, yaitu Terdakwa Hadiat Heryana, dari Jakarta.

    Fito alias Rexi memberi uang para terdakwa cara transfer ke rekening BCA masing masing untuk terdakwa Doni Septavian Rp 16 juta, dipergunakan biaya perjalanan ke Pekanbaru, dan membawa 4 KTP palsu atas nama Firdaus, Bowo, Rumaidi, dan Ardi Mulyadi agar tidak dikenali.

    Terdakwa Doni Saptavian dan Terdakwa Hadiat Heryana, sampai di Hotel Fox Pekanbaru, mereka memesan kamar selama dua hari dengan harga Rp.1,7 juta menggunakan E-KTP palsu terdakwa Doni dengan nama Firdaus.

    Permintaan Fito untuk menerima dan mengambil barang 88 Kilo bungkus teh cina warna kuning merk guanyinwang berisi narkotika jenis sabu berat total 88 Kilogram di dalam mobil Avanza warna silver dengan ciri kunci kontak mobil menempel di Wiper Mobil yang diparkirkan di halaman parkir Hotel Fox. Empat buah tas ransel dalam mobil, dibawa kedalam Hotel Fox.

    Permintaan Fito untuk mengirim barang 22 bungkus teh cina warna kuning merk Guanyinwang berisikan sabu, berat total 22 kilogram dalam 1 tas ransel, kepelanggan Fito, sistem ranjau ke Hotel Bono jalan Riau No.Kav 22 RW.103, Padang Terubuk, Pekanbaru.

    Di Hotel Bono, terdakwa Doni cek in Menggunakan KTP Palsu atas nama Firdaus di kamar 521, sebanyak 22 bungkus 22 Kilogram, kunci kamar disimpan dibawah tempat sampah di Toilet Lobbi Hotel Bono.

    Para terdakwa cek out dari Hotel Fox untuk mengirimkan barang sabu, permintaan Fito, ke Hotel Zuri Kompleks Transmart jalan Soekarno-Hatta, Labuh Baru, Pekanbaru, menyewa kamar 706 menggunakan E-KTP palsu atas nama Firdaus masuk dalam kamar meranjau 1 koper warna biru berisikan 17 bungkus berat total 17.000 gram, dan tas ransel warna hitam berisi 16 bungkus berat total 16.000 gram.

    Atas permintaan Fito, para terdakwa bersama sama menuju Hotel Gantra, membawa 2 koper warna merah muda dan warna biru, setelah berhasil, para terdakwa menyerahkan barang tersebut langsung bersama sama cek out dari hotel tersebut yang berisikan 33 bungkus berat total sekitar 33 Kilogram.

    ” Permintaan Fito, para terdakwa bersama sama pindah ke Hotel Swiss Bell di Compleks SKA Mall jalan. Soekarno-Hatta, Delima, Pekanbaru, masuk dalam kamar membawa 2 koper warna merah muda dan warna biru,” ujarnya.

    Para terdakwa bersama sama berpindah menuju Amaris Hotel masuk dalam kamar membawa 2 koper warna merah muda dan warna biru berisikan 33 bungkus teh cina warna kuning berat total 33 kilo.

    Pada Kamis 29 Juni 2023 jam 11.30 Wib, saksi Sandi Dikjaya Fitroh, Muchamad Daniel, Rico Pramana, Tri Nofrianto, Mukhamad Bukhori, mendapat informasi adanya peredaran Narkotika jenis sabu, di Amaris Hotel Palembang,

    Berhasil mengamankan Terdakwa Doni Septavian dan Terdakwa Hadiat Heryanto saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti satu koper warna merah muda berisikan 17 bungkus berat total 17 kilo. Satu koper berwarna biru berisi 16 bungkus berat total 16 kilo, berada di bawah meja kamar No.827 Amaris Hotel. [uci/ted]