Tag: Soekarno

  • Dari Miras Hingga Jukir Liar Diungkap Polresta Malang Kota Selama Operasi Semeru 2025

    Dari Miras Hingga Jukir Liar Diungkap Polresta Malang Kota Selama Operasi Semeru 2025

    Malang(beritajatim.com) – Polresta Malang Kota melaporkan hasil ungkap Operasi Pekat Semeru 2025. Ada 41 kasus dengan 53 tersangka yang berhasil diungkap sejak 26 Februari hingga 9 Maret 2025.

    Deretan kasus yang diungkap dipaparkan dalam konferensi pers di di Balai Kota Malang. Polresta Malang Kota mengajak Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin, Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita dan Forkopimda lainnya dalam ungkap yang dilakukan pada Selasa (11/3/2025).

    Sederet kasus itu dengan rincian 16 kasus Target Operasi (TO) dan 25 kasus Non TO. Mulai, tindak kejahatan premanisme sebanyak 23 kasus, kejahatan pornografi 2 kasus, prostitusi 2 kasus, kejahatan peredaran miras ilegal 1 kasus, narkoba 9 kasus, perjudian 3 kasus dan kejahatan jalanan 1 kasus.

    Peredaran miras ilegal di Kota Malang yang semakin marak, menjadi salah satu fokus utamanya sasaran operasi. Polresta Malang Kota berkomitmen untuk selalu mewujudkan Kota Malang yang aman dan kondusif.

    “Dari hasil operasi ini, memang yang paling banyak adalah miras. Karena, miras ini bisa menjadi trigger atau pemicu kejahatan lainnya. Maka, miras akan dilakukan tipiring. Kejahatan lain akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan dikenakan pasal hukuman yang berlaku,” ujar Nanang.

    Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengungkaplan dari 53 tersangka, ada 21 juru parkir liar yang terkena razia gabungan Polresta Malang Kota, Satpol PP Kota Malang dan Dishub Kota Malang beberapa waktu lalu.

    “Dari berbagai kasus kejahatan yang diungkap itu, diamankan 53 tersangka termasuk didalamnya ada 21 juru parkir liar. Dan seluruh tersangka ini, dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Wahyu.

    Sementara barang bukti yang diamankan mulai dari 1.808 botol miras berbagai jenis, uang tunai Rp1.410.000 dan narkoba sebanyak 86,19 gram sabu serta 0,48 gram ganja, 4 buah HP dan 2 unit sepeda motor.

    “Disamping itu, Polresta Malang Kota juga telah mengamankan sebanyak 138 sepeda motor. Karena terindikasi melakukan balapan liar baik di Jalan Ahmad Yani, Jalan Letjen S Parman, Jalan Veteran, Jalan Soekarno Hatta (Suhat), Jalan Besar Ijen, dan Jalan Rajasa,” ujar Wahyu.

    “Kami sangat mengapresiasi atas kegiatan yang dilakukan Polresta Malang Kota dalam menindak kejahatan yang terjadi saat bulan ramadan ini. Dengan begitu kami berharap, masyarakat Kota Malang dapat menjalankan ibadah dengan aman dan tertib serta mewujudkan Kota Malang yang aman dan kondusif,” imbuhnya. (luc/ted)

  • DPR siap mempererat hubungan dengan Vietnam usai terima Sekjen PKV

    DPR siap mempererat hubungan dengan Vietnam usai terima Sekjen PKV

    Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Sekjen Partai Komunis Vietnam To Lam di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (11/3/2025). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

    DPR siap mempererat hubungan dengan Vietnam usai terima Sekjen PKV
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Selasa, 11 Maret 2025 – 15:45 WIB

    Elshinta.com – Ketua DPR RI Puan Maharani setelah menerima kunjungan Sekjen Partai Komunis Vietnam (PKV) To Lam, di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa DPR siap mempererat hubungan dengan Vietnam untuk meningkatkan perdagangan, hubungan masyarakat, dan hubungan parlemen.

    Puan Maharani memandang perlu kerja sama antarnegara ASEAN untuk menghadapi dinamika kondisi global.

    “Negara-negara ASEAN perlu lebih solid dalam membangun bangsanya masing-masing dan menjaga kawasan Asia Tenggara,” kata Puan saat konferensi pers usai pertemuan.

    Ia melanjutkan, “Dan nantinya mempunyai visi yang sama bahwa tahun 2045 akan mencapai 100 tahun Indonesia Emas, atau kemudian begitu juga dengan Vietnam.” Dari pertemuan itu, menurut Puan, To Lam menyampaikan bahwa Indonesia dan Vietnam sudah mempunyai hubungan yang sangat panjang, selama 70 tahun. Bahkan, pada tahun ini kedua negara akan merayakan ulang tahun yang ke-80.

    Selain itu, kata dia, To Lam menyampaikan bahwa Indonesia dan Vietnam sudah memiliki modal hubungan yang baik sejak lama karena diawali oleh pendiri bangsa masing-masing, yakni presiden ke-1 Indonesia Soekarno dan presiden ke-1 Vietnam Ho Chi Minh.

    “Oleh karena itu, saya juga membuka pintu bahwa di DPR ada delapan partai politik yang tentu saja siap bekerja sama dengan partai yang ada di Vietnam,” kata dia.

    Menurut dia, Vietnam pun mengaku siap bekerja sama dengan pemerintahan Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto. Apalagi, sejauh ini pun sudah banyak hal yang dilakukan oleh kedua negara.

    “Tentu saja kami membuka diri, sama-sama bertukar pengalaman,” kata dia.

    Sumber : Antara

  • Telkomsel Full 5G di Jabotabek, Depok Masih Belum

    Telkomsel Full 5G di Jabotabek, Depok Masih Belum

    Jakarta, CNBC Indonesia – Telkomsel resmi menggelar 5G sepenuhnya di Jakarta. Jaringan tersebut sudah bisa diakses di semua wilayah dari residen hingga kawasan perkantoran.

    Selain Jakarta, gelaran 5G juga telah tersedia di Bogor, Tangerang dan Bekasi termasuk Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng yang sudah tercover jaringan tersebut.

    “Dan itu tersebar dari Bandara, kemudian sampai CBD atau Central District, kemudian juga sampai Tangerang, Tangerang Selatan, kemudian Bekasi, kemudian Bogor, Bogor untuk di kota Bogor saat ini,” kata Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna, dalam konferensi pers Telkomsel Siaga RAFI, Jakarta, Selasa (11/3/2025).

    Telkomsel telah membangun 1.400 BTS 5G di Jabotabek. Total BTS 5G di Telkomsel itu saat ini ada 2.200, jadi tersebar di 56 kota dan kabupaten atau kabupaten.

    “Hanya memang yang sudah contiguous itu atau cities gitu ya ada di Jakarta, Jabotabek, kemudian Bali, kemudian di beberapa tempat,” jelas dia.

    Namun, Depok belum masuk dalam pengumuman tersebut. Gelaran 5G di kota itu akan dirilis dalam waktu dekat.

    Selain Depok, Telkomsel juga akan segera menggelar 5G di beberapa kota lain di Indonesia. Termasuk Surabaya, Medan, Makassar, hingga Batam.

    “Jadi nanti kita akan release di kota-kota itu semua,” jelas Indra.

    (dem/dem)

  • 5G Telkomsel di Jabotabek Tembus Maksimum 500 Mbps

    5G Telkomsel di Jabotabek Tembus Maksimum 500 Mbps

    Jakarta

    Telkomsel memastikan seluruh wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) telah tersedia jaringan 5G. Pelanggan di area bisa merasakan kecepatan internet unduh 110 Mbps hingga maksimum hingga 500 Mbps.

    Adapun kecepatan unggah yang bisa dialami pelanggan bisa mencapai 50 sampai maksimum 110 Mbps atau lima kali lebih cepat dibandingkan jaringan 4G.

    “Telkomsel meyakini pentingnya jaringan 5G dalam mengakselerasi kemajuan Indonesia, termasuk dalam menjadikan Ramadan dan Idulfitri sebagai momen terbaik bagi semua orang, setiap rumah, dan kegiatan bisnis,” ujar Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna, di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Selasa (11/3/2025).

    Hingga Maret 2025, tercatat penetrasi handset 5G di Jabotabek telah mencapai lebih dari 30%, dengan konsumsi data 5G bulanan rata-rata 30 GB per pengguna.

    Sinyal 5G di Jabotabek ini didukung dengan keberadaan infrastruktur 1.400 base transceiver station (BTS) 5G yang tersebar Jakarta 1.023 site, Bogor: 30 site, Tangerang 50 site, Tangerang Selatan: 140 site, Bekasi: 80 site, Pantai Indah Kapuk 27 site, dan Bandara Soekarno-Hatta: 50 site.

    “Jadi, jaringan di Jabodetabek saat ini sekitar 1.400 BTS 5G dan tersebar dari Bandara (Soekarno-Hatta) sampai SCBD, kemudian Tangerang Selatan, Bekasi, dan Bogor,” ungkap Indra.

    Adapun khusus Depok sejauh ini memang belum tersedia 5G Telkomsel. Namun, Telkomsel memastikan jaringan generasi kelima itu akan tersedia di Depok ke depannya.

    Adapun, data terkini ada 2.200 total BTS 5G yang dimiliki oleh Telkomsel yang tersebar di 56 kota/kabupaten. Disampaikan Indra, 5G Telkomsel juga akan memperluas ke kota besar lainnya.

    “Yang sudah contiguous ada di Jakarta, Jabodetabek, Bali, di beberapa tempat dan akan kita buka juga seperti di Surabaya, Medan, Makassar, Batam, dan kota besar lainnya. Kita akan rilis di kota itu semua,” ungkap Indra.

    (agt/fay)

  • Telkomsel Siagakan 1.400 BTS 5G di Jabotabek saat Ramadan-Idulfitri 2025

    Telkomsel Siagakan 1.400 BTS 5G di Jabotabek saat Ramadan-Idulfitri 2025

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) memastikan kesiapan jaringan dengan menghadirkan konektivitas tanpa gangguan saat periode Ramadan dan Idulfitri atau Lebaran 2025, salah satunya dengan memperluas jaringan 5G.

    Dalam pengembangan jaringan 5G, Telkomsel sukses menggelar lebih dari 1.400 BTS 5G di Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek)

    Dengan pencapaian tersebut, Telkomsel kini mengoperasikan total lebih dari 2.200 BTS 5G di 56 kota/kabupaten se-Indonesia, dan berencana untuk terus melakukan ekspansi Hyper 5G terdepan dan terluasnya, baik di Jabotabek maupun wilayah utama lainnya.

    Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna mengatakan pihaknya meyakini pentingnya jaringan 5G dalam mengakselerasi kemajuan Indonesia.

    Salah satunya dengan menjadikan Ramadan dan Idulfitri sebagai momen terbaik bagi semua orang, setiap rumah, dan kegiatan bisnis. 

    “Setelah menambah lebih dari 1.400 BTS 5G di wilayah ini, kami berkomitmen untuk terus memperluas kehadiran 5G yang contiguous tanpa putus untuk meningkatkan pengalaman pelanggan,” kata Indra di Jakarta, Selasa (11/3/2025).

    Indra mencatat, hingga Maret 2025, tercatat penetrasi handset 5G di Jabotabek telah mencapai lebih dari 30%, dengan konsumsi data 5G bulanan rata-rata 30 GB per pengguna. 

    Perluasan cakupan jaringan Hyper 5G Telkomsel secara masif di wilayah ini telah meningkatkan pengalaman pengguna dengan kecepatan unduh maksimum hingga 500 Mbps dan kecepatan unggah hingga 110 Mbps. Kecepatan ini disinyalir 5 kali lebih cepat dibanding rata-rata 4G.

    Drive Test 5G

    Adapun, pada hari ini, Selasa (11/3/2025) Telkomsel melakukan drive test untuk jaringan 5G mereka di Jakarta.

    Pada drive test tersebut, Bisnis berkesempatan untuk mengikuti rangkaian perjalanan dari kantor Telkomsel di bilangan Jakarta Pusat menuju kawasan Bandara Soekarno Hatta,Tangerang, Banten, dan ke wilayah Pantai Indah Kapuk (PIK).

    Pada perjalanan menuju Bandara Soetta dari kantor Telkomsel di Gatot Subroto, tertera jaringan sangat cepat dengan tanda garis berwarna biru di layar televisi bis yang tim Bisnis tumpangi.

    Ketika mengecek kecepatan di ponsel, tertera kecepatan sepanjang perjalanan untuk download berada pada angka 32,6 Mbps hingga 75,4 Mbps, sementara untuk upload 5,55 Mbps hingga 32,8 Mbps. 

    Uji coba 5G TelkomselPerbesar

    Kemudian, sekitar pukul 12.10 WIB bis yang ditumpangi oleh tim Bisnis Indonesia akhirnya sampai dan tiba di Bandara Seokarno Hatta, 

    Terlihat kecepatan internet di Bandara Soetta mulai menyentuh 100 Mbps. Lalu untuk kecepatan download mencapai 174 Mbps dan untuk upload mencapai 69.7 Mbps. 

    Setelahnya tim Bisnis Indonesia berkesempatan untuk ke kawasan PIK untuk melakukan drive test jaringan 5G Telkomsel disana.

    Dari hasil tes, tercatat 5G milik Telkomsel mendapatkan kecepatan download berkisar 243 Mbps hingga 275  Mbps dan upload 46,4 Mbps hingga 65,2 Mbps. 

  • Tes Jaringan 5G Telkomsel Bandara-PIK: Lancar Streaming-Video Call

    Tes Jaringan 5G Telkomsel Bandara-PIK: Lancar Streaming-Video Call

    Jakarta, CNBC Indonesia – Telkomsel terus memperluas jaringan 5G. Termasuk akses untuk seluruh wilayah di wilayah Jabodetabek yang diperluas sejak akhir tahun lalu.

    Pengguna Telkomsel sudah bisa menjajal jaringan 5G di semua wilayah. Dari kawasan residen, perkantoran, bahkan di bandara Soekarno Hatta dan Halim Perdanakusumah.

    Pada Selasa (11/3/2025), CNBC Indonesia melakukan uji kecepatan internet 5G Telkomsel di sejumlah wilayah. Mulai dari jalan Gatot Subroto Jakarta, kawasan Bandara Soekarto Hatta, hingga Pantai Indak Kapuk (PIK).

    Kami menggunakan smartphone yang sudah mendukung 5G serta aplikasi Speedtest untuk melakukan pengujian.

    Sepanjang perjalanan dari Jalan Gatot Subroto masuk ke tol hingga sampai di kawasan Bandara Soekarno Hatta jaringan 5G terus tertera pada ponsel sinyal. Kecepatan sepanjang perjalanan untuk download berkisar 32,6 Mbps hingga 75,4 Mbps, sementara untuk upload sekitar 5,55 Mbps hingga 32,8 Mbps.

    Foto: Pada Selasa (11/3/2025), CNBC Indonesia melakukan uji kecepatan internet 5G Telkomsel di sejumlah wilayah. Mulai dari jalan Gatot Subroto Jakarta, kawasan Bandara Soekarto Hatta, hingga Pantai Indak Kapuk (PIK). (CNBC Indonesia/Novina Putri Bestari)
    Pada Selasa (11/3/2025), CNBC Indonesia melakukan uji kecepatan internet 5G Telkomsel di sejumlah wilayah. Mulai dari jalan Gatot Subroto Jakarta, kawasan Bandara Soekarto Hatta, hingga Pantai Indak Kapuk (PIK). (CNBC Indonesia/Novina Putri Bestari)

    Sementara di kawasan Bandara Soekarno Hatta kecepatan internet mulai menyentuh 100 Mbps untuk kecepatan download dan pernah mencapai 174 Mbps. Sementara untuk upload tercatat 69.7 Mbps.

    Pindah ke kawasan PIK, hasil yang lebih tinggi didapatkan. Kami mendapatkan kecepatan download berkisar 243 Mbps hingga 305 Mbps dan upload 46,4 Mbps hingga 65,2 Mbps.

    Kami juga mencoba menonton video selama perjalanan. Biasanya internet selama perjalanan sering tidak optimal, mengakibatkan sulit untuk menonton video ataupun konten secara langsung dari platform media sosial.

    Namun selama perjalanan di atas kendaraan, kami bisa menonton video Youtube dengan lancar. Bahkan dengan resolusi 2160p atau 4K bahkan saat berada di dalam kendaraan. Kualitas terbaik terlihat pula saat menonton film melalui aplikasi Netflix.

    Foto: Pada Selasa (11/3/2025), CNBC Indonesia melakukan uji kecepatan internet 5G Telkomsel di sejumlah wilayah. Mulai dari jalan Gatot Subroto Jakarta, kawasan Bandara Soekarto Hatta, hingga Pantai Indak Kapuk (PIK). (CNBC Indonesia/Novina Putri Bestari)
    Pada Selasa (11/3/2025), CNBC Indonesia melakukan uji kecepatan internet 5G Telkomsel di sejumlah wilayah. Mulai dari jalan Gatot Subroto Jakarta, kawasan Bandara Soekarto Hatta, hingga Pantai Indak Kapuk (PIK). (CNBC Indonesia/Novina Putri Bestari)

    Begitu juga saat mencoba video call menggunakan aplikasi WhatsApp. Baik videonya dan suara terdengar jelas serta jernih, tidak ada delay atau lagging selama panggilan dilakukan.

    (fab/fab)

  • 5G Telkomsel di Jabotabek Tembus Maksimum 500 Mbps

    Mantul! Sinyal 5G Telkomsel Kini Tersedia di Seluruh Jabotabek

    Jakarta

    Operator seluler Telkomsel mengungkapkan capaian terbarunya. Mereka merampungkan ketersediaan sinyal 5G di wilayah Jabotabek. Sebelumnya, rencana ekspansi layanan jaringan generasi kelima itu diumumkan pada akhir 2024.

    Ini menjadi kabar baik bagi pelanggan Telkomsel di Jabotabek karena bisa menjajal koneksi internet cepat sebelum Lebaran 2025. Sebanyak 1.400 base transceiver station (BTS) 5G dibangun oleh anak usaha Telkom ini dalam mendukung ketersediaan sinyal 5G.

    “Di momen ini, Telkomsel sudah merampungkan 5G di Jabotabek. Jadi, jaringan di Jabotabek saat ini sekitar 1.400 BTS 5G dan tersebar dari Bandara (Soekarno-Hatta) sampai SCBD, kemudian Tangerang Selatan, Bekasi, dan Kota Bogor,” ujar Direktur Network Telkomsel Indra Mardiatna dalam konferensi pers di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Selasa (11/3/2025).

    Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna (Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET)

    Kecepatan internet unduh 5G Telkomsel ini rata-rata bisa mencapai 110 Mbps dengan maksimal hingga 500 Mbps. Sedangkan, untuk unggah rata-rata bisa mencapai 50 Mbps dengan maksimal hingga 100 Mbps.

    Tak hanya sampai berhenti di situ, Telkomsel menjanjikan akan mengembangkan sinyal 5G lebih luas lagi ke depannya. Hal ini guna meningkatkan pengalaman pelanggan akan teknologi seluler terbaru itu yang membantu transformasi digital hingga mendongkrak ekonomi digital di Tanah Air.

    Adapun, data terkini ada 2.200 total BTS 5G yang dimiliki oleh Telkomsel yang tersebar di 56 kota/kabupaten.

    “Yang sudah continuous ada di Jakarta, Jabotabek, Bali, di beberapa tempat dan akan kita buka juga seperti di Surabaya, Medan, Makassar, Batam, dan kota besar lainnya. Kita akan rilis di kota itu semua,” ungkap Indra.

    Disampaikan Telkomsel, ketersediaan sinyal 5G di Jabotabek ini karena seiring bertumbuhnya penggunaan data 5G yang rata-rata mengonsumsi 30 GB.

    “Kita lakukan bertahap berdasarkan beberapa kajian sesuai ekosistem yang tersedia. Dengan berbagai langkah, Telkomsel ingin memastikan memberikan layanan terbaik buat pelanggan dan juga berharap menjadi solusi konektivitas, services, dan lainnya,” pungkas Indra.

    (agt/fay)

  • Awal Mula THR dan Bagaimana Bisa Menjadi Kewajiban untuk Pekerja

    Awal Mula THR dan Bagaimana Bisa Menjadi Kewajiban untuk Pekerja

    Jakarta, Beritasatu.com – Tunjangan hari raya (THR) Idulfitri menjadi momen yang dinantikan oleh pekerja setiap tahunnya. Sebagai bentuk apresiasi dari perusahaan, THR menjadi tambahan penghasilan yang membantu memenuhi kebutuhan hari raya, seperti belanja kebutuhan pokok dan persiapan mudik.

    Namun, bagaimana awal mula THR menjadi kewajiban bagi pekerja? Berikut ini sejarahnya.

    Awal Mula THR

    Pada 1951, Presiden Soekarno meresmikan Kabinet Sukiman di bawah Perdana Menteri Sukiman Wirjosandjojo yang berasal dari Partai Masyumi, partai Islam terbesar pada masa itu. Dalam kabinet ini, muncul kebijakan pegawai negeri sipil (PNS) yang saat itu disebut Pamong Praja berhak menerima tunjangan menjelang Idulfitri.

    Saat itu, THR dikenal dengan istilah “Persekot Lebaran” yang berarti uang yang dibayarkan di muka. Namun, kebijakan ini hanya berlaku bagi PNS, sehingga buruh swasta merasa tidak mendapatkan keadilan.

    Perjuangan Buruh Swasta Mendapatkan THR

    Pada 13 Februari 1952, buruh swasta menggelar aksi mogok kerja untuk menuntut hak yang sama dalam menerima Persekot Lebaran. Setelah dua tahun memperjuangkan hak mereka, akhirnya tuntutan ini mulai mendapat perhatian pemerintah.

    Pada 1954, di bawah kepemimpinan Perdana Menteri SM Abidin, pemerintah mengeluarkan surat edaran yang mengimbau perusahaan untuk memberikan hadiah lebaran kepada buruh dengan nilai 1/12 dari upah mereka.

    Namun, karena sifatnya hanya imbauan, buruh masih merasa kebijakan ini belum cukup dan kembali melakukan protes agar pemberian THR menjadi kewajiban perusahaan.

    THR Menjadi Kewajiban

    Tuntutan para buruh akhirnya dikabulkan pada era Demokrasi Terpimpin. Menteri ketenagakerjaan saat itu, Ahem Erningpraja, mengeluarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan 1961 yang menetapkan hadiah lebaran wajib diberikan kepada buruh yang telah bekerja minimal tiga bulan.

    Kebijakan ini terus diterapkan hingga masa Orde Baru. Pada 1994, saat Menteri tenaga kerja dijabat oleh Abdul Latief, istilah “tunjangan hari raya” atau THR mulai diperkenalkan secara resmi melalui peraturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Tenaga Kerja.

    Inisiatif Pemerintah sebelum THR

    Sebenarnya, upaya pemerintah untuk memberikan kesejahteraan menjelang Idulfitri telah dimulai sejak 1950, setahun sebelum Kabinet Sukiman memperkenalkan kebijakan THR.

    Berdasarkan laporan koran Kedaulatan Rakyat edisi 18 Juli 1950 yang berjudul “Idul Fitri Lebih Menggembirakan dari yang Sudah-sudah”, Pemerintah Indonesia melalui kantor Perwakilan Republik Indonesia Serikat (RIS) di New York mengumumkan mereka membagikan tekstil kepada sekitar 80 juta penduduk.

    Penerima bantuan ini tidak hanya umat muslim, tetapi juga pemeluk agama lain. Kebijakan tersebut menunjukkan sejak awal, pemerintah telah berusaha memberikan kebahagiaan kepada masyarakat menjelang perayaan Idulfitri yang mana THR tidak hanya berupa uang.

  • Puan Terima Sekjen Partai Komunis Vietnam, Apa Hasilnya?

    Puan Terima Sekjen Partai Komunis Vietnam, Apa Hasilnya?

    Puan Terima Sekjen Partai Komunis Vietnam, Apa Hasilnya?
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Ketua
    DPR RI

    Puan Maharani
    menggelar pertemuan terbatas dengan Sekretaris Jenderal
    Partai Komunis Vietnam
    (PKV)
    To Lam
    di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (11/3/2025).
    Dalam pertemuan empat mata tersebut, Puan dan To Lam bersepakat untuk mempererat kerja sama antara Indonesia dan Vietnam, baik dari sisi pemerintahan maupun parlemen.
    “Kami bersepakat untuk sama-sama mempererat dan meningkatkan hubungan di kedua negara, dan DPR RI siap bekerja sama dengan pemerintah Vietnam, juga dengan National Assembly atau DPR yang ada di Vietnam,” ujar Puan saat ditemui usai pertemuan terbatas di Gedung Nusantara, Selasa (11/3/2024).
    Politikus PDI-P ini menyampaikan bahwa ia dan To Lam banyak memperbincangkan hubungan Indonesia dan Vietnam yang telah terjalin lama.
    To Lam bahkan menyinggung bahwa hubungan baik kedua negara sudah terjalin sejak era Soekarno dan Presiden Ho Chi Minh, yang merupakan bapak pendiri masing-masing negara.
    “Beliau menyampaikan bahwa hubungan ini sudah berjalan dimulai dengan satu modal yang sangat baik, yaitu hubungan baik antara dua founding father, yaitu Presiden Soekarno dengan Presiden Ho Chi Minh,” kata Puan.
    Dalam pertemuan tersebut, Puan dan To Lam juga membahas kerja sama antara parlemen Indonesia dan Vietnam.
    Puan menegaskan DPR RI siap bekerja sama dengan pemerintah Vietnam serta National Assembly atau parlemen Vietnam untuk memperkuat hubungan di berbagai sektor.
    “Untuk sama-sama meningkatkan hubungan ekonomi, perdagangan, people-to-people contact, dan tentu saja hubungan di antara kedua parlemen,” jelas Puan.
    Selain itu, Puan juga membuka peluang kerja sama antara partai politik di Indonesia dan Vietnam.
    Dia menyatakan bahwa delapan partai di DPR RI siap menjalin hubungan dengan partai-partai di negara komunis tersebut.
    “Karenanya, saya juga membuka pintu bahwa di DPR ada 8 partai politik yang tentu saja siap bekerja sama dengan partai yang ada di Vietnam,” kata Puan.
    Diberitakan sebelumnya, DPR RI menerima kunjungan kenegaraan Sekretaris Jenderal PKV To Lam di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (11/3/2025).
    Sehari sebelumnya, PKV beserta rombongannya juga bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan RI.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Puan Terima Sekjen Partai Komunis Vietnam di DPR, Bahas Kerja Sama Bidang Ekonomi

    Puan Terima Sekjen Partai Komunis Vietnam di DPR, Bahas Kerja Sama Bidang Ekonomi

    Bisnis.com, JAKARTA – Ketua DPR Puan Maharani menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam (PKV), To Lam di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, pada Selasa (11/3/2025) pagi.

    Dalam pertemuan bilateral ini, Puan mengatakan To Lam menyinggung hubungan baik Indonesia dan Vietnam yang sudah terjalin lama sejak era Presiden Indonesia Soekarno dan Presiden Vietnam sekaligus pendiri Partai Komunis, Ho Chi Minh.

    “Beliau menyampaikan bahwa hubungan erat antar pendiri negara di masa lalu tersebut dapat menjadi modal bagi pengembangan hubungan bilateral di masa depan,” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (11/3/2025).

    Sebab itu, Puan menekankan DPR siap bekerja sama dengan pemerintah Vietnam dan National Assembly yang merupakan parlemen Vietnam, guna memperkuat hubungan antar parlemen.

    “Untuk sama-sama meningkatkan hubungan ekonomi, perdagangan, people to people contact ataupun hubungan dengan masyarakat, dan tentu saja hubungan di antara kedua parlemen,” ungkap cucu Proklamator RI tersebut.

    Selain itu, untuk memperkuat hubungan parlemen DPR RI juga telah membentuk Group Kerja Sama Bilateral Indonesia-Vietnam untuk periode 2024-2029 sebagai bagian dari 102 GKSB.

    Menurut pihaknya, ujar Puan, parlemen kedua negara tersebut perlu berkontribusi untuk menyelesaikan masalah internasional, karena berbagai permasalahan dunia yanh dihadapi saat ini tak dapat diselesaikan oleh pemerintah saja.

    “Saya mendorong parlemen kedua negara memprioritaskan kerja sama konkret Indonesia, dan Vietnam terutama yang manfaatnya dirasakan langsung rakyat dan melibatkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) kedua negara, seperti bidang pertanian, dan perikanan, dan hubungan antar masyarakat,” ujarnya.

    Lebih jauh, eks Menko PMK ini berharap kehadiran To Lam dapat semakin meningkatkan hubungan Indonesia dan Vietnam, termasuk hubungan antara partai politik kedua negara.

    “Saya juga membuka pintu bahwa di DPR ada 8 partai politik yang tentu saja siap bekerja sama dengan partai yang ada di Vietnam,” tuturnya.