Tag: Soekarno

  • AP II: Tiket pesawat Jakarta ke Bengkulu hingga 30 Maret habis terjual

    AP II: Tiket pesawat Jakarta ke Bengkulu hingga 30 Maret habis terjual

    Bahwasanya untuk tiket dari Jakarta ke Bengkulu sampai H-1 Idul Fitri telah habis terjual

    Kota Bengkulu (ANTARA) – PT Angkasa Pura (AP) II kantor Cabang Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu mencatat penjualan tiket pesawat dari Jakarta ke Bengkulu hingga H-1 Idul Fitri 1446 Hijriah atau 30 Maret 2025 telah habis terjual.

    “Bahwasanya untuk tiket dari Jakarta ke Bengkulu sampai H-1 Idul Fitri telah habis terjual,” kata Asisten Manager Airport Operation And Service Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu Ilham Wahyudin di Kota Bengkulu, Jumat.

    Ia menyebutkan, pada hari biasa penerbangan di Bandara Fatmawati Soekarno terdapat 12 hingga 16 penerbangan baik tu yang melakukan berangkat ataupun datang ke Bengkulu.

    Namun, selama arus mudik Idul Fitri 1446 Hijriah tercatat sebanyak 23 penerbangan yang terdiri pesawat kedatangan dan keberangkatan dari Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.

    Menurut Ilham, diprediksi puncak puncak arus mudik dari Jakarta ke Bengkulu terjadi pada Sabtu 29 Maret 2025 dan diperkirakan penumpang yang tiba mencapai 2.600 sampai 2.800 orang.

    Sementara itu, PT AP II Kantor Cabang Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu telah menambah tiga rute penerbangan di Provinsi Bengkulu jelang perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah.

    Penambahan rute penerbangan tersebut dengan tujuan Kota Bengkulu menuju Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Lampung, serta Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu dan sebaliknya.

    Sebab, berdasarkan data sejak 21 hingga 26 Maret 2025 sebanyak 9.436 pemudik dari luar Provinsi Bengkulu tiba di Bandara Fatmawati Bengkulu dengan total penerbangan mencapai 102 penerbangan.

    Selain itu, pihaknya juga telah menambah tiga ekstra jadwal penerbangan menjelang hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah dengan jadwal penerbangan akan dilakukan pada 27 dan 29 Maret 2025.

    Untuk maskapai yang menambah jam penerbangan tersebut yaitu Garuda Indonesia dan Lion Air yang akan melayani pemudik selama puncak arus mudik lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah di Provinsi Bengkulu.

    Ia menyebutkan, dua maskapai tersebut menambah jadwal tambahan penerbangan pada 27 dan 29 Maret 2025 sebanyak tiga jam terbang yang terdiri atas dua penerbangan dari maskapai Garuda Indonesia dan satu dari Lion Air.

    Pewarta: Anggi Mayasari
    Editor: Ahmad Buchori
    Copyright © ANTARA 2025

  • Hari Ini Puncak Arus Mudik di 37 Bandara InJourney Airports, Jumlah Penumpang Tembus 741 Ribu – Halaman all

    Hari Ini Puncak Arus Mudik di 37 Bandara InJourney Airports, Jumlah Penumpang Tembus 741 Ribu – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memprediksi, puncak arus mudik di 37 bandara yang dikelola akan terjadi pada hari ini Jumat (28/3/2025).

    Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi mengatakan, jumlah pergerakan penumpang pesawat diperkirakan akan mencapai 741 ribu penumpang. 

    “Kami memperkirakan puncak arus mudik pada 28 Maret, sejalan dengan dimulainya hari libur lebaran dan sudah dekat dengan Hari Raya Idul Fitri,” kata Faik dalam keterangannya, Jumat.

    Faik bilang, seluruh bandara yang dikelola InJourney Airports telah siap menyambut 741 ribu penumpang periode mudik Lebaran 2025 ini. Bahkan seluruh fasilitas di sisi darat seperti land side dan sisi udara air side juga dipastikan siap. 

    “Staf di 37 bandara siap melayani pemudik pada puncak arus mudik. Kami memastikan seluruh touch point atau titik layanan penumpang dapat terlayani dengan baik di tengah peak season angkutan lebaran,” ujar Faik Fahmi. 

    “Fasilitas di bandara dipastikan dalam kondisi baik, mulai dari terminal penumpang hingga runway, taxiway dan apron akan maksimal dalam memastikan kelancaran puncak arus mudik,” imbuhnya menegaskan. 

    Lebih lanjut, Faik Fahmi menuturkan InJourney Airports telah menjalankan manajemen trafik agar tingginya lalu lintas penerbangan dapat ditangani dengan baik. 

    “Kami fokus pada penyesuaian slot time atau ketersediaan waktu take off dan landing pesawat), kemudian alokasi slot time untuk penerbangan tambahan (extra flight), penyesuaian jam operasi bandara, serta optimalisasi kapasitas terminal penumpang,” jelas Faik Fahmi.

    Adapun jumlah penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar di Indonesia pada puncak arus mudik diperkirakan mencapai 243 ribu penumpang. 

    Sebagai antisipasi peningkatan jumlah penumpang ini, InJourney Airports telah menjalankan program rebalancing di Bandara Soekarno-Hatta untuk mengoptimalkan peran seluruh terminal yakni Terminal 1, 2 dan 3 dalam melayani penumpang pesawat. 

    “Peningkatan jumlah penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta pada angkutan lebaran cukup tinggi berkisar 8-10 persen. Namun demikian, pelayanan berjalan lancar dan tidak terjadi penumpukan. Ini karena rebalancing yang kami lakukan sehingga pergerakan penumpang dapat terbagi dengan baik melalui Terminal 1, 2 dan 3,” papar Faik Fahmi.

    Sementara itu, sepanjang periode angkutan lebaran pada 21 sampai 27 Maret 2025, seluruh bandara InJourney Airports secara kumulatif telah melayani 3,2 juta penumpang dan 24.481 penerbangan. 

    Lima bandara tersibuk adalah Soekarno-Hatta Tangerang (1,05 juta penumpang), I Gusti Ngurah Rai Bali (411 ribu), Juanda Surabaya (283 ribu), Sultan Hasanuddin Makassar (202 ribu) dan Kualanamu Deli Serdang (146 ribu). 

    Ramainya lalu lintas penerbangan ini sejalan dengan adanya penerbangan tambahan (extra flight) yang dioperasikan maskapai, yakni sudah sebanyak 708 extra flight. 

     

  • Menhub Tanggapi Kebijakan WFA Saat Lebaran 2025, Sebut Ada Pengaruhnya untuk Arus Mudik

    Menhub Tanggapi Kebijakan WFA Saat Lebaran 2025, Sebut Ada Pengaruhnya untuk Arus Mudik

    PIKIRAN RAKYAT – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menanggapi soal kebijakan work from anywhere (WFA) yang dilakukan oleh pemerintah saat ini dalam rangka arus mudik Lebaran 2025. 

    Menurut Dudy, kondisi WFA pada karyawan bisa memberikan pengaruh untuk penguraian kepadatan arus mudik Lebaran 2025. 

    “Kebijakan WFA berpengaruh terhadap pilihan tanggal berangkat mudik,” kata Menhub Dudy pada 27 Maret 2025 dikutip dari Antara. 

    Di lain hal, dia mengatakan bahwa kebijakan WFA juga mempengaruhi permintaan tiket seperti pesawat sampai dengan tarif tol yang sebelumnya diberikan diskon. 

    “Ya, sepertinya begitu. Jadi WFA itu berpengaruh terhadap pilihan tanggal orang-orang berangkat. Kemudian tiket itu berpengaruh terhadap lonjakan pembelian tiket gitu,” ungkapnya.

    Selain itu, ia juga memastikan pergerakan arus mudik Lebaran 2025 dari jalur darat, udara sampai laut lancar tanpa ada masalah. 

    Sementara itu, dia mengungkapkan bahwa ada kenaikan jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. Namun pihak PT Angkasa Pura Indonesia sudah melakukan berbagai upaya agar tidak terjadi penumpukan penumpang. 

    “Ada kenaikan jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta jika dibandingkan tahun lalu. Tetapi tidak kelihatan karena PT Angkasa Pura Indonesia sebagai pengelola bandara sudah menata sedemikian rupa dengan menyusun alokasi penerbangan di masing-masing terminal, sehingga tidak ada penumpukan,” tuturnya.

    Sejak 21-26 Maret 2025, jumlah penumpang Bandara Soekarno-Hatta mencapai angka 885.306 orang atau naik 8 persen dibandingkan tahun lalu di angka 823.055 orang. 

    Adapun jumlah penumpang per hari mencapai 177.000 orang. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 28 Maret 2025 dengan jumlah 202.000 orang.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Dirut Injourney Airport: Trafik Penumpang Pesawat Mulai Naik 8 Persen di Bandara Soekarno-Hatta  – Halaman all

    Dirut Injourney Airport: Trafik Penumpang Pesawat Mulai Naik 8 Persen di Bandara Soekarno-Hatta  – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi menyatakan, trafik penumpang angkutan udara mengalami peningkatan terhitung sejak tanggal 21 sampai 26 Maret 2025, sebesar 8 persen dibandingkan tahun 2024.

    Hal itu dia sampaikan saat mendampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang Banten, Kamis (27/3/2025).

    “Jadi sampai dengan tanggal Dari 21 Sampai dengan tanggal 26 ini dibandingkan dengan tahun lalu itu sudah lebih tinggi 8 persen. Bahkan dibandingkan dengan tahun 2019 Itu sudah 11 persen,” kata Faik.

    Meski begitu, Faik mengaku bahwa volume penumpang pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta tidak menunjukkan kepadatan. Sebab InJourney Airports telah menerapkan traffic management yang baik.

    “Jadi yang sekarang ini walaupun kelihatan sepi dibanding tahun 2024 bahkan dibanding tahun 2019 Itu sudah jauh lebih tinggi,” ucap dia.

    “Jadi walaupun sekarang ini kelihatan lebih tinggi Lebih tinggi dari tahun lalu. Kami traffic management sudah tertata, ada yang ke-1 C,” sambungnya.
     
    Sebelumnya, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat bahwa ada peningkatan penumpang pada angkutan lebaran 2025. 

    Jumlah penumpang pesawat di bandara-bandara InJourney Airports secara kumulatif mencapai 2,17 juta penumpang pada 21 sampai 25 Maret 2025 naik sekitar 7 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 2,02 juta penumpang. 

    Sementara bandara tersibuk selama 5 hari itu adalah Soekarno-Hatta Tangerang sebanyak 719 ribu penumpang, I Gusti Ngurah Rai Bali sebanyak 278 ribu penumpang, Juanda Surabaya sebanyak 192 ribu penumpang, Sultan Hasanuddin Makassar sebanyak 136 ribu penumpang dan Kualanamu Deli Serdang sebanyak 98 ribu penumpang. 

    Adapun pada 21 sampai 25 Maret, jumlah pergerakan pesawat mencapai 16.972 penerbangan atau naik tipis 0,2 persen dibandingkan dengan sebelumnya. Pada periode 5 hari angkutan lebaran ini, jumlah penerbangan tambahan extra flight yang telah dioperasikan maskapai di bandara InJourney Airports mencapai 329 extra flight. 

    “Peningkatan penumpang pesawat pada 21 – 25 Maret 2025 di bandara-bandara InJourney Airports ini dapat ditangani dengan baik melalui sejumlah program manajemen trafik. Kebijakan WFA yang dijalankan sejumlah instansi juga sangat membantu penyebaran keberangkatan pemudik,” ucap Faik dalam keterangannya.

  • Viral Video Mariama Panjat Tali Kapal demi Nafkahi 5 Anak di Makassar, Direspons Sandiaga Uno – Halaman all

    Viral Video Mariama Panjat Tali Kapal demi Nafkahi 5 Anak di Makassar, Direspons Sandiaga Uno – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Video yang menunjukkan seorang perempuan memanjat tali yang terhubung dengan kapal, viral di media sosial. 

    Perempuan tersebut, diketahui bernama Mariama, sosok ibu di Makassar yang rela mempertaruhkan jiwa demi menafkahi kelima anaknya.

    Video Mariama pun viral di media sosial hingga direspons oleh Mantan Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Sandiaga Uno.

    Melalui akun Instagram resmi pribadinya, Sandiaga Uno mengunggah ulang video Mariama yang berusaha naik kapal lewat tali agar bisa menjual barang dagangannya. 

    Sandiaga Uno meminta bantuan kepada warganet mengenai keberadaan perempuan itu.

    “Social media, please do your magic!”

    “Ada yang tahu ke mana saya bisa menghubungi Ibu Mariama dan di mana tempat tinggal beliau?” tulis @sandiuno.

    Terbaru, Sandiaga Uno mengumumkan dirinya telah terhubung dengan sosok Mariama. 

    “Terima kasih teman-teman untuk bantuannya, kami sudah terhubung,” tulis @sandiagauno dalam kolom komentar statusnya. 

    Diketahui, viral video seorang perempuan panjat tali kapal di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar.

    Aksi nekat itu, dilakukan seorang pedagang asongan bernama Mariama (32).

    Dalam rekaman video yang beredar, Mariama nekat memanjat tali kapal demi berjualan di atas kapal.

    Mariama mengaku, terpaksa melakukan aksi panjat tali kapal itu, demi menghidupi lima orang anaknya.

    “Saya manjat tali kapal untuk cari uang, jualan. Jual roti,” kata Mariama saat ditemui di Pelabuhan Makassar, Jl Nusantara, Kecamatan Wajo, Selasa (18/3/2025), dilansir Tribun-Timur.com.

    Mariama mengatakan, sudah berapa kali melakukan aksi serupa.

    “(Saya duluan naik) Terus rotiku ada yang kasih meluncur naik, ada (juga) yang kasih naik di tangga kalau di atas ma,” ungkapnya.

    Sebenarnya, Mariama tahu bahaya yang dihadapi jika terjatuh, namun hal itu dilakukan demi berjualan di atas kapal.

    “Seringkali ma manjat begitu. Saya berani, kalau jatuh sudah risikonya pak. Anakku kucarikan uang. Demi anak,” ucapnya.

    Dari hasil berjualan roti di atas kapal, Mariama mengaku mendapatkan uang hingga Rp 100 ribu per hari.

    Sebagian artikel ini telah tayang  Tribun-Timur.com dengan judul Sosok Mariama Penjual Asongan Viral Panjat Tali Kapal di Pelabuhan Makassar Demi Rp100 Ribu 

    (Tribunnews.com/Suci Bangun DS, Tribun-Timur.com/Muslimin Emba) 

  • Menhub sebut WFA pengaruhi penguraian pemudik Lebaran 2025

    Menhub sebut WFA pengaruhi penguraian pemudik Lebaran 2025

    WFA itu berpengaruh terhadap pilihan tanggal orang-orang berangkat. Kemudian tiket itu berpengaruh terhadap lonjakan pembelian tiket

    Tangerang (ANTARA) – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebutkan bahwa kebijakan work from anywhere (WFA) yang dilakukan oleh pemerintah saat ini memberi pengaruh terhadap penguraian kepadatan arus mudik Lebaran 2025/Idul Fitri 1446 Hijriah.

    “Kebijakan WFA berpengaruh terhadap pilihan tanggal berangkat mudik,” kata Menhub Dudy di Tangerang, Banten, Kamis.

    Selain itu, kata dia, kebijakan WFA juga mempengaruhi lonjakan permintaan tiket baik pesawat maupun tarif Tol yang sebelumnya sudah diberi diskon oleh pemerintah.

    “Ya, sepertinya begitu. Jadi WFA itu berpengaruh terhadap pilihan tanggal orang-orang berangkat. Kemudian tiket itu berpengaruh terhadap lonjakan pembelian tiket gitu,” ungkapnya.

    Dalam hal tersebut, ia memastikan kelancaran pergerakan arus mudik Lebaran baik jalur darat hingga udara.

    Pemastian itu dilakukan dengan memantau situasi arus mudik sekaligus memastikan kesiapan sarana dan prasarana di Bandara Soekarno-Hatta menjelang puncak arus mudik melalui udara yang diprediksi terjadi Jumat, 28 Maret 2025.

    “Ada kenaikan jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta jika dibandingkan tahun lalu. Tetapi tidak kelihatan karena PT Angkasa Pura Indonesia sebagai pengelola bandara sudah menata sedemikian rupa dengan menyusun alokasi penerbangan di masing-masing terminal, sehingga tidak ada penumpukan,” tuturnya.

    Berdasarkan data PT Angkasa Pura Indonesia, jumlah penumpang Bandara Soekarno-Hatta sejak H-10 hingga H-5 Lebaran (21-26 Maret 2025) mencapai 885.306 orang atau naik 8 persen dibanding periode sama tahun lalu sebanyak 823.055 orang.

    Dengan demikian, rata-rata jumlah penumpang per hari mencapai 177.000 orang. Adapun puncak arus mudik diperkirakan pada 28 Maret 2025 dengan jumlah penumpang diprediksi mencapai 202.000 orang.

    Menhub Dudy juga mengapresiasi renovasi dan revitalisasi bandara serta pengaturan ulang operasional terminal di Bandara Soekarna-Hatta, termasuk pengoperasian Terminal 2F sebagai terminal khusus jamaah umroh.

    Pelayanan bandara yang semakin baik akan memberikan kenyamanan kepada para penumpang pesawat terbang.

    “Pemudik yang datang sesuai dengan tiket yang terjual sehingga kami tidak khawatir. Pesawat tersedia dan kapasitas bandara juga cukup untuk menampung pemudik yang akan melakukan perjalanan,” kata dia.

    Pewarta: Azmi Syamsul Ma’arif
    Editor: Agus Salim
    Copyright © ANTARA 2025

  • Menhub Sebut WFA dan Diskon Tiket Pesawat Geser Pola Mudik Lebaran 2025

    Menhub Sebut WFA dan Diskon Tiket Pesawat Geser Pola Mudik Lebaran 2025

    Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pola mudik transportasi umum Lebaran 2025 mengalami pergeseran salah satunya disebabkan oleh kebijakan work from anywhere (WFA) dan kebijakan tiket pesawat murah. 

    Menhub Dudy mengatakan kebijakan WFA memengaruhi pemudik dalam pemilihan tanggal dan momentum lonjakan permintaan serta pembelian tiket. Dudy menyebut ada pergeseran tren pemudik namun dia tidak merincikan jumlah pemudiknya. 

    “Nanti kita simpulkan. Di Pulau Jawa, ada pergeseran ke [moda] kereta, tapi nanti angkanya kita harus lihat dulu semuanya setelah ini selesai,” kata Dudy di Bandara Soekarno – Hatta, Kamis (27/3/2025). 

    Dudy mengaminkan pemberian diskon tiket pesawat dan kebijakan WFA mempengaruhi jumlah penumpang dan puncak arus mudik di seluruh moda transportasi umum. Meski demikian, Dudy mengklaim pergerakan jumlah pemudik saat ini masih sesuai dengan survei Kemenhub. 

    Adapun, pada transportasi udara, Kemenhub memproyeksikan puncak arus mudik dengan moda angkutan udara akan terjadi H-3 Lebaran, Jumat (28/3/2025) dengan prediksi penumpang mencapai 750.000 di seluruh bandara. 

    Dudy Purwagandhi mengatakan proyeksi puncak arus mudik untuk angkutan udara akan terjadi H-3 Lebaran. Dudy mengklaim saat ini kapasitas bandara disebut dapat menampung para pemudik. 

    “Besok memang puncak [arus mudik], tapi kan semuanya yang datang sesuai dengan tiketnya, Jadi kita nggak terlalu khawatir,” kata Dudy di Bandara Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (27/3/2025). 

    Senada, Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa menyebutkan pada puncak arus mudik besok, jumlah penumpang dapat mencapai 750.000 jiwa di seluruh bandara. Sementara untuk Bandara Soekarno-Hatta sendiri penumpang diprediksi mencapai 222.000 pemudik. 

    “Kita [prediksi] untuk Soetta itu 222.000 penumpang. Kalau seluruhnya [bandara] 750.000,” kata dia.

  • Menhub Dudy didampingi Raffi Ahmad tinjau arus mudik di Bandara Soetta

    Menhub Dudy didampingi Raffi Ahmad tinjau arus mudik di Bandara Soetta

    Jadi tadi pengecekan fasilitas salah satunya ATRS, citixray, kesiapan personel, fasilitas troli, dan juga pemastian kelancaran penumpang maupun bagasinya

    Tangerang (ANTARA) – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi pada Kamis (27/03) meninjau kesiapan pelayanan angkutan penumpang Lebaran di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, dalam menghadapi arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446/2025 Masehi.

    Untuk memastikan kesiapan layanan bandara tersebut, Menhub Dudy mengecek sejumlah fasilitas layanan di Terminal 1 hingga 2, dan 3 di area Bandara Soetta.

    Asisten Deputi Komunikasi dan Legal Bandara Soekarno-Hatta M. Holik Muardi di Tangerang, Kamis mengatakan bahwa kehadiran Menhub beserta Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad merupakan rangkaian koordinasi dalam memastikan kesiapan menghadapi puncak arus mudik Lebaran yang diprediksi terjadi pada 28 Maret 2025.

    “Jadi tadi pengecekan fasilitas salah satunya ATRS, citixray, kesiapan personel, fasilitas troli, dan juga pemastian kelancaran penumpang maupun bagasinya,” katanya.

    Ia mengungkapkan puncak arus mudik Lebaran bagi penumpang pengguna transportasi udara akan terjadi pada Jumat (28/03) sebagaimana prediksi sebelumnya.

    “Kami perkirakan puncak arus mudik untuk besok sebanyak 184.000 orang penumpang yang akan datang dan berangkat melalui Bandara Seotta, untuk kemarin saja realisasinya sekitar 167.000, ini lebih tinggi dari forecast data kita,” terangnya.

    Menurutnya, jumlah rata-rata pergerakan penumpang di Terminal 1, 2 dan 3 per harinya saat ini mengalami pemerataan. Hal tersebut disebabkan akibat adanya pembukaan dan pemindahan sejumlah maskapai domestik ke area Terminal 1 dan 2.

    “Keseluruhan penumpang di Bandara Soetta saja total di masa periode angkutan Lebaran 3,9 juta, ini memang lebih tinggi 7,9 persen dibanding 2024. Kami berharap semua berjalan lancar dan baik di periode angkutan Lebaran ini,” kata dia.

    Pewarta: Azmi Syamsul Ma’arif
    Editor: Indra Arief Pribadi
    Copyright © ANTARA 2025

  • 184.000 penumpang padati Bandara Soetta pada puncak mudik Lebaran

    184.000 penumpang padati Bandara Soetta pada puncak mudik Lebaran

    Puncak arus mudik untuk besok sebanyak 184.000 orang penumpang yang akan datang dan berangkat melalui Bandara Soetta, untuk kemarin saja realisasinya sekitar 167.000, ini lebih tinggi dari forecast data kita,

    Tangerang (ANTARA) – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, memprediksi sebanyak 184.000 penumpang penerbangan akan memadati bandara itu pada puncak arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi.

    Ass. Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta M. Holik Muardi di Tangerang, Kamis mengatakan, sesuai prediksi sebelumnya puncak arus mudik Lebaran bagi penumpang pengguna transportasi udara akan terjadi pada Jumat (28/03).

    Dimana, berdasarkan data harian pergerakan penumpang di Bandara Soetta mencapai 184.000 orang, baik keberangkatan maupun ketibaan.

    “Puncak arus mudik untuk besok sebanyak 184.000 orang penumpang yang akan datang dan berangkat melalui Bandara Soetta, untuk kemarin saja realisasinya sekitar 167.000, ini lebih tinggi dari forecast data kita,” terangnya.

    Menurutnya, jumlah rata-rata pergerakan penumpang di Terminal 1, 2 dan 3 per harinya saat ini mengalami pemerataan. Hal tersebut disebabkan akibat adanya pembukaan dan pemindahan sejumlah maskapai domestik ke area Terminal 1 dan 2.

    “Keseluruhan penumpang di Bandara Soetta saja total di masa periode angkutan Lebaran 3,9 juta, ini memang lebih tinggi 7,9 persen dibanding 2024. Kami berharap semua berjalan lancar dan baik di periode angkutan Lebaran ini,” tuturnya.

    Dia mengungkapkan, sebagai kesiapan menghadapi arus puncak mudik Lebaran ini pihaknya menyiagakan sebanyak 7.000 lebih personel gabungan untuk disiagakan di area-area Terminal pelayanan penerbangan tersebut.

    “Penebalan personel ada 7.000 petugas yang beroperasi setiap harinya seperti Avsec, maupun customer service juga temen-temen ATC. Dan kami juga mendapat bantuan dari Polres Bandara Soetta untuk penebalan personel di area publik,” ungkapnya.

    Selain itu, dari pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengecek kesiapan pelayanan angkutan penumpang Lebaran di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.

    Upaya pemastian kesiapan layanan Bandara tersebut, mengecek sejumlah fasilitas layanan di Terminal 1 hingga 2, dan 3 di area Bandara Soetta.

    Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi beserta Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad koordinasi dalam memastikan kesiapan menghadapi puncak arus mudik Lebaran yang diprediksi terjadi pada 28 Maret 2025.

    Pewarta: Azmi Syamsul Ma’arif
    Editor: Abdul Hakim Muhiddin
    Copyright © ANTARA 2025

  • Bali hingga Singapura jadi rute penerbangan favorit Lebaran 2025

    Bali hingga Singapura jadi rute penerbangan favorit Lebaran 2025

    dominasi penerbangan di domestik dengan rute favorit Denpasar, Kualanamu, Surabaya, lalu internasional itu Singapura, jadi masih belum berubah

    Tangerang (ANTARA) – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, menyebutkan destinasi penerbangan Denpasar, Bali hingga Singapura menjadi rute favorit penumpang mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi.

    “Di mana dominasi penerbangan di domestik dengan rute favorit Denpasar, Kualanamu, Surabaya, lalu internasional itu Singapura, jadi masih belum berubah, sama seperti tahun lalu,” kata Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta M. Holik Muardi di Tangerang, Kamis.

    Ia menyebutkan, selain daerah Denpasar, Bali yang menjadi destinasi favorit pada libur Lebaran kali ini terdapat juga penerbangan domestik tujuan Surabaya, dan Kualanamu menjadi rute favorit para penumpang di Bandara Soetta.

    Kemudian, untuk rute internasional yang terbanyak dikunjungi penumpang melalui terminal terbesar di Indonesia ini adalah tujuan Kuala Lumpur, Malaysia.

    Meski demikian, untuk extra flight atau penambahan penerbangan yang diajukan pihak maskapai mengalami penurunan dari tahun lalu di periode yang sama. Di mana, tahun ini sebanyak 735 untuk internasional dan domestik.

    “Extra flight-nya memang lebih rendah pengajuannya dari tahun kemarin di periode yang sama, tahun ini ada 735 permohonan extra flight. Dan kami telah melakukan berbagai kesiapan mulai penebalan personel dan pemastian lebih dari kondisi normal,” ungkapnya.

    Hingga saat ini, Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Soetta, Tangerang, pergerakan penumpang penerbangan di bandara itu tercatat sebanyak 167.327 orang pada H-4 Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi.

    Dari jumlah 167.327 orang penumpang ini terbagi dalam dua penerbangan diantaranya keberangkatan 95.326 penumpang dan kedatangan 72.001 penumpang.

    “Per hari ini pergerakan penumpang terus meningkat. Dimana, tercatat 167.327 orang melintas di Bandara Soetta di masa mudik Lebaran ini,” katanya.

    Dia merincikan, ribuan pergerakan penumpang tersebut tercatat jumlah perlintasan di Terminal 1 sebanyak 42.746 orang. Sedangkan pergerakan pesawat sebanyak 292 penerbangan atau 26,24 persen.

    Sementara di Terminal 2 tercatat 56.512 orang dengan 389 penerbangan atau meningkat 34,96 persen. Kemudian, jumlah pergerakan penumpang di Terminal 3 sebanyak 63.008 orang dengan 406 penerbangan.

    Menurutnya, pergerakan penumpang saat ini terus meningkat dan memenuhi area-area Terminal Bandara Soekarno-Hatta dengan tercatat sebanyak 167.327 pergerakan pesawat.

    Ia mengungkapkan, untuk total penerbangan pada H-4 tercatat 1.113 pergerakan pesawat, dengan terbagi keberangkatan 570 pergerakan pesawat dan kedatangan 543 pesawat.

    Pewarta: Azmi Syamsul Ma’arif
    Editor: Faisal Yunianto
    Copyright © ANTARA 2025