Pelaku Menyesal Aniaya Satpam RS Bekasi
Tim Redaksi
BEKASI, KOMPAS.com –
Pelaku berinisial AFET menyesal telah menganiaya Sutiyono, satpam Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat, Kota Bekasi.
Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Binsar Hatorangan Sianturi mengatakan, pelaku AFET juga ingin segera bertemu dengan korban.
“Yang pasti terlapor (AFET) mengakui menyesal dan ingin segera bertemu dengan korban di hasil pemeriksaan,” kata Binsar di Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (11/4/2025).
AFET ditahan di Polres Metro Bekasi Kota usai ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan.
“Intinya kami sampaikan, perkembangan penanganan kasus ini bahwa terlapor (AFET) sudah kami tingkatkan dari terlapor menjadi tersangka dan kami lakukan penahanan,” ujar Binsar.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.
“Dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun,” tegas dia.
Sebelumnya, polisi menangkap AFET, seorang remaja terduga penganiaya Sutiyono (39), satpam di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat, pada Kamis (10/4/2025), sekitar pukul 23.30 WIB.
Penangkapan berlangsung di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten.
Tanto Surioto, ayah AFET, membantah tuduhan bahwa anaknya telah melakukan penganiayaan, kendati diketahui terlibat cekcok dengan Sutiyono.
“Anak saya tidak pernah sampai memukul sekalipun saat cekcok tersebut terjadi,” ungkap Tanto melalui pesan singkat, pada Kamis (10/4/2025).
Dia meyakini bahwa rekaman CCTV di tempat kejadian perkara (TKP) tidak menunjukkan perilaku anaknya yang menganiaya korban.
“Jika ini diproses hukum, insya Allah CCTV dan bukti yang ada tidak dapat membuktikan adanya tindakan penganiayaan,” ujarnya.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Soekarno
-

Ban Lion Air Meleleh di Bandara Sultan Thaha, 214 Penumpang Terpaksa Diturunkan, Apa Penyebabnya? – Halaman all
TRIBUNNEWS.COM – Insiden ban pesawat Lion Air memeleh terjadi di Bandara Sultan Thaha Saifuddin, Jambi.
Insiden ban Lion Air meleleh dilaporkan pada Kamis (10/4/2025) sekira pukul 14.30 WIB.
Akibat kejadian ini, para penumpang rute Jambi–Jakarta terpaksa diturunkan.
Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-603 yang dijadwalkan terbang dari Bandara Sultan Thaha Jambi (DJB) menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), membawa 214 penumpang dan 7 kru.
GM Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun membenarkan insiden ban Lion Air meleleh tersebut.
Ia mengatakan, ban pesawat dapat meleleh disebabkan karena faktor cuaca panas.
“Hari ini cukup panas, sehingga ban pesawat meleh,” katanya, dikutip dari TribunJambi.com, Jumat (11/4/2025).
Ardon melanjutkan, cuaca panas juga membuat aspal landasan pacu menjadi lunak.
Fenomena tersebut dikenal sebagai lendutan.
Aktivitas di Bandara Sultan Thaha sempat dihentikan beberapa jam mulai pukul 15.30 WIB hingga 17.30 WIB.
“Akibat kejadian ini, bandara harus kita closed sampai jam 17.30 WIB untuk evakuasi pesawat tersebut,” tambahnya.
Akibat penutupan, sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Sultan Thaha sempat tertunda.
Ardon memastikan, landasan pacu bisa digunakan kembali pukul 18.00 WIB.
“Saat ini landasan pacu sudah dapat digunakan dan operasional kembali dibuka,” jelasnya.
Pihak maskapai Lion Air membantah ban pesawat miliknya meleleh hingga menyebabkan gagal terbang.
Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro memastikan kondisi pesawat dalam keadaan baik.
Ia menyebut, kendala penerbangan bukan berasal dari pesawat Lion Air.
Melainkan landasan pacu yang mengalami deformasi atau perubahan bentuk yang menyebabkan roda pesawat tak berfungsi dengan baik.
“Pesawat dalam kondisi layak operasi dan tidak ditemukan kerusakan,” tegasnya, dikutip dari TribunJambi.com.
Danang dalam kesempatannya membeberkan kronologi kejadian.
Semua bermula saat semua penumpang sudah naik pesawat dan hendak lepas landas pada Kamis (10/4/2025) pukul 14.30 WIB.
Tiba-tiba pilot merasakan hal janggal di bagian roda pesawat.
Roda bagian kanan (main wheel) tidak dapat bergerak secara optimal ketika melakukan manuver berbelok.
Danang menyebut, pilot kemudian memutuskan menurunkan semua penumpang.
Penumpang diangkut menggunakan bus untuk dievakuasi ke ruang tunggu bandara.
Danang memastikan Lion Air mengedepankan keselamatan awak dan para penumpangnya.
“Seluruh pelanggan menerima informasi yang jelas dan layanan sesuai ketentuan yang berlaku.”
“Lion Air memastikan setiap keputusan yang diambil mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan kepentingan pelanggan,” tambah Danang.
“Kami bersama pihak terkait terus berkomitmen menjalankan operasional penerbangan dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan,” tutupnya.
Sedangkan untuk pesawat dievakuasi ke landas parkir untuk pemeriksaan lanjutan guna pemeriksaan lebih lanjut.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Ban Lion Air Meleleh dan Landasan Pacu Bandara Jambi Berlubang, Penumpang Diturunkan
(Tribunnews.com/Endra)(TribunJambi.com/Srituti Apriliani Putri)
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5041838/original/009691400_1733742389-11.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Kementerian P2MI Benarkan 19 Pekerja Migran Terindikasi Korban TPPO di Dubai – Page 3
Liputan6.com, Jakarta Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) membenarkan terdapat 19 pekerja migran non-prosedural yang terindikasi kuat menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Dubai.
“Terkait dengan list 19 orang yang terindikasi kuat mengalami TPPO di Dubai, memang benar apa adanya, ada 19 orang yang kabur dari majikannya,” kata Menteri P2MI Abdul Kadir Karding dalam konferensi pers di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Jumat (11/5/2025).
Setelah kabur dari majikannya di Dubai itu, para PMI non-prosedural tersebut lantas mendapat iming-iming untuk bekerja di tempat baru dan di tempat baru itu mereka malah dipertemukan dengan mucikari dan diperkerjakan sebagai pekerja seks komersial (PSK).
Dari 19 orang tersebut, Menteri Karding mengatakan tujuh orang di antaranya telah dipulangkan ke Indonesia dan 12 orang sisanya ini saat ini sedang mengikuti proses hukum di Dubai.
Karena Dubai bukan tujuan penempatan untuk pekerja domestik di tengah moratorium, maka para PMI tersebut dikategorikan sebagai pekerja migran yang berangkat secara non-prosedural.
Karding mengatakan, pihaknya telah bekerja sama dengan KBRI dan konsulat di Dubai dan permasalahan para PMI tersebut telah dapat diatasi, dengan 12 PMI yang masih ada di sana ditempatkan di tempat penampungan di KBRI di Abu Dhabi dan akan dipulangkan setelah proses pemeriksaan dilakukan.
Puluhan pekerja migran Indonesia ilegal yang menjadi korban scamming online tiba di bandara Soekarno Hatta, setelah melakukan perjalanan dari Myanmar.
-

Puluhan produk UMKM Tangerang dipasarkan di Bandara Soetta
Kabupaten Tangerang (ANTARA) – Kabupaten Tangerang Banten bekerja sama dengan PT Angkasa Pura Indonesia memasarkan puluhan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) setempat di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Tangerang, Jumat mengatakan bahwa melalui gerai sentral oleh-oleh Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten tersebut merupakan upaya dari strategi besar kabupaten setempat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.
“Dengan keberadaan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, kita memiliki peluang besar memperkenalkan produk-produk lokal ke pasar nasional bahkan internasional,” katanya.
Kabupaten Tangerang sebagai daerah penyangga ibu kota, tidak hanya kuat di sektor industri, melainkan kaya akan produk UMKM, dimana tercatat lebih dari 60.000 pelaku usaha mikro tersebar pada 29 kecamatan, 28 kelurahan, dan 246 desa.
Pemerintah daerah menilai potensi ini harus diangkat ke level yang lebih tinggi untuk meningkatkan nilai produk yang sekaligus bisa menyokong perekonomian nasional dan daerah
“UMKM memiliki peran krusial dalam struktur ekonomi nasional, terutama dalam konteks pemerataan kesejahteraan dan penciptaan lapangan kerja. Kontribusi UMKM terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional 61,1 persen, serta penyerapan tenaga kerja 97,1 persen,” jelasnya.
Produk UMKM yang dipasarkan di gerbang utama Indonesia ini meliputi makanan khas Tangerang, fesyen lokal, kerajinan tangan, alas kaki, hingga produk yang kini mencuri perhatian pengunjung, yaitu batik Tangerang.
“Alhamdulillah, ternyata animo masyarakat pembeli itu banyak ke batik. Batik Tangerang itu banyak diminati, alhamdulillah, mengapresiasi kami dan membanggakan untuk kami,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Anna Ratna menambahkan bahwa kehadiran gerai itu sangat berdampak untuk memperluas jangkauan produk-produk lokal kepada masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan mancanegara.
“Kalau di Terminal 3 Insyaallah akan sangat bermanfaat dan juga ini mengenalkan produk-produk UMKM kepada seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Indonesia. Ke depan, kami akan berupaya untuk bisa menempatkan gerai oleh-oleh UMKM di Terminal 2 dan Terminal 1. Kami mohon dukungannya dari semuanya,” ungkapnya.
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro tidak hanya berhenti pada peluncuran awal namun akan melakukan evaluasi rutin setiap tiga bulan untuk melihat produk mana yang paling diminati, serta melakukan penyegaran agar gerai tetap menarik bagi pengunjung.
Produk yang ditampilkan telah melalui proses kurasi ketat guna menjamin kualitas, keunikan, dan daya saing produk.
Sehingga, imbuhnya keberadaan sentral oleh-oleh ini juga menegaskan sinergi antara pemerintah daerah dengan pengelola Bandara Soekarno-Hatta serta berbagai pihak swasta dan vendor.
Pewarta: Azmi Syamsul Ma’arif
Editor: Iskandar Zulkarnaen
Copyright © ANTARA 2025 -

Bangga! Soetta Jadi Bandara Terbaik ke-25 Dunia pada 2025
Tangerang, Beritasatu.com – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Cengkareng, Tangerang, Banten menempati peringkat 25 bandara terbaik dunia kategori World Top 100 Airports 2025 versi Skytrak.
General Manajer Bandara Soekarno-Hatta Dwi Ananda Wicaksana mengatakan sebelumnya Skytrak menempatkan Bandara Soekarno-Hatta di peringkat 28 terbaik dunia pada 2024.
“Alhamdulillah, Bandara Soekarno-Hatta mendapat peringkat 25 di dunia kategori World Top 100 Airports 2025,” ujar Dwi Ananda Wicaksana, Jumat (11/4/2025).
Bandara Soekarno-Hatta juga menduduki peringkat ke-3 Best Airports 2025 By Size dengan jumlah 50 juta sampai 60 juta penumpang. Bandara Soetta juga masuk sembilan besar Best Airports in Asia 2025.
“Kemudian kita juga mendapat peringkat 10 Best Airports Staff di Asia tahun 2025, serta peringkat 10 World Best Airports Immigration Service,” ucapnya.
“Ini juga cukup baru, kita lihat banyak perubahan di Imigrasi sehingga mendapat ranking 10 di Asia, dan yang terakhir adalah kita mendapat certified bintang empat di airports rating dunia 2025,” sambung Dwi.
Dwi belum puas diri dengan capaian penghargaan tersebut. Ia menargetkan Bandara Soekarno-Hatta bisa masuk peringkat 15 terbaik di dunia.
“Kami ditarget oleh Pak Menko dalam 3 atau 5 tahun terakhir harus masuk di 15 besar. Artinya masih banyak peluang kita untuk improve, untuk mendapat meningkatkan ranking kita di dunia,” tandas GM Bandara Soetta Dwi Ananda.
/data/photo/2025/04/11/67f917fd4f22c.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3245895/original/034449900_1600779706-PENANGKAPAN.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
