Tag: Sandiaga Uno

  • Ekonom Senior Kwik Kian Gie Meninggal Dunia

    Ekonom Senior Kwik Kian Gie Meninggal Dunia

    Jakarta

    Kabar duka datang dari dunia ekonomi dan politik Indonesia. Ekonom senior sekaligus mantan Menteri Koordinator Perekonomian, Kwik Kian Gie, meninggal dunia. Kabar ini disampaikan oleh sejumlah tokoh nasional, salah satunya Sandiaga Uno.

    “Selamat jalan Pak Kwik Kian Gie. Ekonom, pendidik, nasionalis sejati. Mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran. Yang berdiri tegak di tengah badai, demi kepentingan rakyat dan negeri. Indonesia berduka,” tulis Sandiaga melalui akun media sosial resminya, Selasa(29/7/2025).

    Kepergian Kwik Kian Gie meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak. Semasa hidupnya, Kwik dikenal sebagai sosok ekonom yang vokal, independen, dan berani menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah, terutama yang dinilai menyimpang dari kepentingan rakyat.

    Kwik Kian Gie lahir di Jawa Tengah pada 11 Januari 1935. Ia dikenal luas sebagai ekonom, akademisi, serta tokoh publik yang bersih dan berintegritas tinggi.

    Ia sempat menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Menko Ekuin) serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas di era pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Sebelumnya, ia juga menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Agung dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

    Kwik adalah lulusan ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda. Gagasannya yang tajam dan keberpihakannya pada rakyat kecil membuatnya dihormati oleh banyak kalangan, baik di dalam maupun luar pemerintahan.

    Sepanjang kariernya, ia dikenal konsisten menolak liberalisasi ekonomi yang berlebihan dan kerap mengkritik campur tangan asing dalam kebijakan ekonomi Indonesia. Bahkan di masa tuanya, Kwik masih aktif menulis, mengajar, dan menyuarakan pendapatnya lewat forum-forum akademik maupun media sosial.

    Tonton juga video “Eks Menko Bidang Ekonomi Kwik Kian Gie Wafat di Usia 90 Tahun” di sini:

    (rrd/rir)

  • 4
                    
                        Jejak Politik Kwik Kian Gie, Politikus PDI-P yang Pernah Gabung Tim Prabowo-Sandiaga
                        Nasional

    4 Jejak Politik Kwik Kian Gie, Politikus PDI-P yang Pernah Gabung Tim Prabowo-Sandiaga Nasional

    Jejak Politik Kwik Kian Gie, Politikus PDI-P yang Pernah Gabung Tim Prabowo-Sandiaga
    Penulis
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Selain memiliki konsentrasi di bidang pendidikan,
    Kwik Kian Gie
    juga terjun ke dunia politik. Dia bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) pada 1987.
    Saat itu, masih bernama PDI di bawah kepemimpinan Drs. Soerjadi, belum berubah menjadi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (
    PDI-P
    ).
    Dikutip dari laman
    kwikkiangie.com
    , pria kelahiran Juwana, Pati pada 11 Januari 1935 ini, langsung mewakili PDI sebagai anggota Badan Pekerja Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) tak lama setelah bergabung.
    Kemudian, Kwik Kian Gie masih setia bersama PDI saat berubah nama menjadi PDI-P di bawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri.
    Bahkan, Kwik Kian Gie dipercaya Megawati untuk menduduki jabatan Ketua DPP merangkap Ketua Badan Penelitan dan Pengembangan partai.
    Selanjutnya, dilansir dari laman resmi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kwik Kian Gie pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (1999-2000) atau pada era pemerintahan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
    Lalu, diangkat menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional & Ketua Bappenas (2001-2004) oleh Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
    Namun, pada gelaran Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Kwik Kian Gie secara mengejutkan bergabung dengan tim kampanye nasional pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
    Padahal, PDI-P mengusung calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.
    Prabowo saat itu menyebut, Kwik Kian Gie menjadi salah satu penasihatnya menghadapi Pilpres 2019.
    “Walaupun beliau mengatakan beliau PDI-P, tetapi demi kepentingan negara beliau ingin menjadi salah satu penasihat saya,” kata Prabowo usai bertemu SBY di Mega Kuningan, Jakarta Selatan pada 12 September 2018.
    Kwik Kian Gie akhirnya dipercaya menjadi dewan pakar Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga.
    Namun, hubungan Kwik Kian Gie dan PDI-P tetap berjalan baik. Sebab, dia juga diketahui memiliki hubungan yang cukup baik dengan Megawati.
    Sikap Kwik yang menjauh dari PDI-P sebelumnya pernah terjadi, yakni usai Megawati kalah dari Susilo Bambang Yudhoyono pada Pilpres 2004.
    Bahkan, dia saat itu sempat mendeklarasikan komite pemurnian PDI-P pada Oktober 2004, untuk menyelamatkan PDI-P dari kader-kader yang disebutnya busuk.
    Tak sampai di situ, Kwik Kian Gie diketahui memilih berada di luar partai usai Kongres PDI-P pada 28 Maret-3 April 2025.
    Diberitakan sebelumnya, politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Andreas Hugo Pareira mengonfirmasi Kabar meninggalnya Kwik Kian Gie.
    “Ya betul, 28 Juli 2025 sekitar pukul 22.00 WIB, dalam usia 90 tahun,” ujar Andreas kepada Kompas.com, Selasa (29/7/2025) dini hari.
    Andreas mengatakan, PDI-P dan bangsa kehilangan sosok ekonom handal.
    “Selamat jalan menuju keabadian, ekonom andal berintegritas.
    You’ll be missed
    . Kita kehilangan tokoh ekonom besar,” katanya.
    Ucapan duka cita juga disampaikan mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.
    Menurut Sandiaga, Kwik Kian Gie adalah mentor yang tidak pernah lelah memperjuangkan kebenaran.

    Selamat jalan, Pak Kwik Kian Gie. Ekonom, pendidik, nasionalis sejati. Mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran. Yang berdiri tegak di tengah badai, demi kepentingan rakyat dan negeri. Indonesia berduka
    ,” kata Sandi dikutip dari akun resmi Instagram miliknya, @sandiuno, Senin (28/7/2025).
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 1
                    
                        Kwik Kian Gie Meninggal Dunia
                        Nasional

    1 Kwik Kian Gie Meninggal Dunia Nasional

    Kwik Kian Gie Meninggal Dunia
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Mantan Menko Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri,
    Kwik Kian Gie
    ,
    meninggal dunia
    pada Senin (28/7/2025) malam.
    Kabar tersebut dikonfirmasi oleh senior PDI-P, Andreas Hugo Pareira.
    “Ya betul, 28 Juli 2025 sekitar pukul 22.00 WIB, dalam usia 90 tahun,” ujar Andreas kepada
    Kompas.com
    , Selasa (29/7/2025) dini hari.
    Andreas mengatakan, Kwik Kian Gie merupakan sosok ekonom andal.
    Dia juga menyebut fungsionaris PDI-P tersebut sebagai tokoh ekonom besar.
    “Selamat jalan menuju keabadian, ekonom andal berintegritas. You’ll be missed. Kita kehilangan tokoh ekonom besar,” ucapnya.
    Sementara itu, mantan Cawapres 2019, Sandiaga Uno, turut mengucapkan dukacita atas meninggalnya Kwik Kian Gie. 
    Seperti diketahui, Kwik Kian Gie sempat menjadi penasihat bidang ekonomi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno jelang pemilu 2019 lalu.
    Menurut Sandi, Kwik Kian Gie adalah mentor yang tidak pernah lelah memperjuangkan kebenaran.
    Sandi bahkan mengunggah foto bersama Kwik Kian Gie dan Prabowo Subianto.

    Selamat jalan, Pak Kwik Kian Gie. Ekonom, pendidik, nasionalis sejati. Mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran. Yang berdiri tegak di tengah badai, demi kepentingan rakyat dan negeri. Indonesia berduka,
    ” kata Sandi dalam akun resmi Instagram-nya.
    Kwik Kian Gie lahir pada tahun 1935 di Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Setelah menamatkan pendidikan SMA, ia melanjutkan studinya di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia selama setahun untuk tingkat persiapan.
    Kemudian, pada tahun 1956, dia melanjutkan studi ke Nederlandsche Economiche Hogeschool Rotterdam yang kini bernama Erasmus Universiteit Rotterdam. Kwik menyelesaikan studinya pada tahun 1963.
    Lalu pada tahun 1987, dia bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Pada tahun yang sama, Kwik mewakili PDI sebagai anggota Badan Pekerja MPR.
    Ketika Megawati Soekarnoputri menjadi Ketua Umum PDI yang berubah nama menjadi PDI Perjuangan, Kwik Kian Gie menduduki jabatan Ketua DPP merangkap Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan. Sebagai kader PDI Perjuangan, Kwik Kian Gie pernah menjadi Wakil Ketua MPR RI.
    Lalu di era pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Kwik Kian Gie pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Ekuin) periode 1999-2000.
    Kemudian pada tahun 2001-2004, Kwik Kian Gie dipercata Megawati Soekarnoputri untuk mengemban jabatan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Ketua Bappenas.
    Kwik Kian Gie pun diganjar Bintang Mahaputra Adipradana pada tahun 2005.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Menag Dorong RI Jadi ‘Imam’ Teknologi: Tanpa Imam, Makmumnya Rusak

    Menag Dorong RI Jadi ‘Imam’ Teknologi: Tanpa Imam, Makmumnya Rusak

    Jakarta

    Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar membicarakan pemanfaatan teknologi oleh umat muslim di RI. Menurut Nasaruddin, teknologi bisa dimanfaatkan untuk memberdayakan warga atau umat dalam menjalankan aktivitas maupun ibadah.

    Nasaruddin pun mengingatkan umat Islam di RI tidak sekadar menjadi konsumen dari kemajuan teknologi. Dia mendorong umat muslim di RI dapat menjadi ‘imam’ pemanfaatan teknologi.

    “Jadi kita tidak boleh hanya jadi konsumen, tapi juga harus jadi produsen IT juga, maka kita harus jadi imam dalam pemanfaatan teknologi. Kalau teknologi tanpa imam, itu makmumnya akan rusak,” kata Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal saat kerja sama dengan aplikasi Muslimverse, Minggu (20/7/2025).

    Adapun Muslimverse merupakan aplikasi yang digagas mantan Menparekraf Sandiaga Uno. Keduanya menjalin kerja sama memanfaatkan jalur teknologi sebagai media dakwah.

    “Aktivitas kami nanti juga akan menciptakan bangsa yang besar bagaimana Indonesia menjadi teladan di dalam menyampaikan dakwah, sejuk, dan tidak ada ancaman dari siapapun,” ungkapnya.

    Dalam kesempatan itu, Sandiaga menyebut perkembangan teknologi membuat umat muslim khususnya kawula muda membaca Alquran lewat gawai. Ini pun direspons olehnya dengan membangun teknologi yang berbasis aktivitas umat muslim.

    (fca/fca)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Sandiaga Uno Sebut Indonesia Sumbang Limbah Makanan Terbesar

    Sandiaga Uno Sebut Indonesia Sumbang Limbah Makanan Terbesar

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2020-2024 Sandiaga Uno, menyampaikan Indonesia masih menjadi salah satu negara penyumbang limbah makanan terbesar di dunia.

    “Dengan inovasi karya anak bangsa seperti Surplus kita yakin bisa berubah bersama. Lebih lagi lewat pilar 3P yakni people, planet, prosperity,” ujar Sandiaga saat peluncuran aplikasi Surplus di Jakarta Selatan, Jumat (18/7/2025).

    Sandiaga yang juga menjabat sebagai Advisor Surplus Indonesia, optimistis lewat Surplus Indonesia bisa berkontribusi dalam mengurangi limbah makanan di Indonesia. “Tentunya kita optimis ini bisa membawa kita satu langkah lebih dekat menuju visi besar Indonesia Emas 2045,” ucap Sandiaga.

    Menurutnya, ekosistem Surplus Indonesia memperluas manfaat bukan hanya mengurangi kerugian akibat barang yang tidak terjual, melainkan dapat mengubah pola belanja yang hemat dan berkelanjutan.

    Sementara itu, CEO Surplus Indonesia, Agung Saputra, menyampaikan pihaknya mendorong solusi belanja hemat dan ramah lingkungan melalui satu aplikasi yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. 

    “Tidak hanya itu, masyarakat bisa berkontribusi dalam mengurangi limbah dan menciptakan dampak positif bagi bumi ini. Dengan pendekatan ini, Surplus berupaya menciptakan pengalaman belanja yang mudah sekaligus mendukung ramah lingkungan,” papar Agung.

    Maka dari itu, Agung mengungkapkan, pihaknya mengadakan kampanye diskon tanpa syarat hingga 80 persen yang menguntungkan semua pihak.

    “Bagi pemilik bisnis, kampanye ini membantu mengurangi biaya pembuangan barang tidak terjual, mengoptimalkan stok yang tersisa, serta meminimalkan kerugian,” ujar Agung.

    “Di sisi lain, pengguna mendapatkan kesempatan untuk berbelanja produk berkualitas dengan harga jauh lebih terjangkau,” tambahnya.

    Diketahui, PT Ekonomi Sirkular Indonesia atau Surplus Indonesia telah berhasil menyelamatkan lebih dari 400.000 produk atau 10.000 ton produk, mencegah potensi kerugian ekonomi senilai lebih dari US$ 1 juta, serta mengurangi emisi lebih dari 10 juta CO2e dari tempat pembuangan akhir.

  • Sandiaga Uno Senang Tarif Ekspor ke AS Turun Jadi 19 Persen

    Sandiaga Uno Senang Tarif Ekspor ke AS Turun Jadi 19 Persen

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2020-2024 Sandiaga Uno mengapresiasi pemerintah Indonesia yang mampu menurunkan tarif Trump yang semula sebesar 32 persen menjadi 19 persen.

    “Pemerintah kita bisa menurunkan tarif dari 32 persen ke 19 persen, tapi ini butuh perjuangan. Karena dunia usaha kan selama ini menghadapi banyak tantangan. Kita butuh lapangan kerja,” ujar Sandiaga seusai peluncuran aplikasi Surplus di Jakarta Selatan, Jumat (18/7/2025).

    Sandiaga pun mendorong pemerintah Indonesia untuk memperluas pasar bukan hanya di Amerika Serikat saja, melainkan mancanegara.

    “Karena kita harus melihat produk-produk Indonesia yang memiliki daya saing di luar negeri. Sehingga ekspor kita bisa tingkatkan, dan investasi juga bisa kita tingkatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” terang Sandiaga.

    Lebih lanjut dia menjelaskan, sejumlah prasyarat kesepakatan yang disepakati antar kedua negara bisa menjadi peluang sekaligus harus dicarikan solusi oleh pemerintah Indonesia.

    “Jadi prasyarat-prasyarat tersebut misalnya produk-produk kita harus lebih memiliki daya saing, dan juga kita harus pastikan pasar dalam negeri, dan keberpihakan kepada penciptaan lapangan kerja dan ekonomi domestik ini tetap terjaga,” papar Sandiaga.

  • Pelatihan Aneka Kue Viral, Sandiaga: Saatnya Emak-emak Dapat Cuan

    Pelatihan Aneka Kue Viral, Sandiaga: Saatnya Emak-emak Dapat Cuan

    Bandung: Puluhan pelaku UMKM mengikuti pelatihan bertajuk ‘Pelatihan Produk Baking Viral: Asah Kemampuan, Raih Cuan’ di Kota Bandung. Mereka dilatih membuat kue yang banyak digemari masyarakat.

    Hal itu terlihat dalam suasana penuh semangat dan aroma harum kue-kue kekinian yang memenuhi ruangan Creative Hub Bandung, Jalan Laswi Nomor 7, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung.

    Acara yang digelar berkat kolaborasi antara Yayasan Indonesia Setara (YIS) dan SKIES Indonesia ini diikuti oleh 50 pelaku UMKM, mayoritas dari kalangan ibu rumah tangga.

    Dengan harapan besar untuk bisa mandiri secara ekonomi, mereka datang dengan tekad: belajar, berkembang, dan menjemput peluang baru.

    Tak sekadar pelatihan membuat kue, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang tren produk baking yang sedang digemari masyarakat, seperti cookies, bolu kekinian, hingga roti viral.

    Para peserta tidak hanya belajar teknik membuat produk yang lezat dan menarik, tetapi juga diajarkan cara menetapkan harga jual yang kompetitif dan memasarkan produk mereka secara digital.

    Pendiri Yayasan Indonesia Setara (YIS) Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan pelatihan ini menyasar kelompok ibu rumah tangga, yang sebelumnya belum memiliki penghasilan.

    Sejak tak lagi berada di lingkaran pemerintahan, Sandiaga Uno kini memang lebih fokus menggelorakan gerakan kewirausahaan.

    Dirinya kini juga lebih luwes menjangkau par aUMKM, khususnya para ibu rumah tangga agar lebih berdaya.

    “Mayoritas peserta adalah ibu rumah tangga. Ini waktunya ibu rumah tangga dapat cuan,” ungkap Sandiaga.

    “Program ini melatih mereka agar bisa mandiri, tidak hanya secara finansial, tetapi juga secara mental, karena mereka didorong untuk percaya pada kemampuannya sendiri,” ujarnya.

    Lebih jauh, ia menekankan pentingnya program ini dalam mendorong kesetaraan gender dan menghapus stigma bahwa perempuan hanya berperan di ranah domestik.

    Bersamaan, Founder SKIES Indonesia, Ida Noor Selalu menambahkan pelatihan ini tidak berhenti di dapur saja.

    Para peserta bahkan ditantang dalam sales challenge, yakni menjual produk yang mereka buat saat pelatihan berlangsung.

    Hasilnya mengejutkan, beberapa peserta langsung mendapatkan open purchase order (PO) hingga 100 paket bolu viral.

    “Ini bukti nyata bahwa produk buatan tangan mereka punya potensi pasar. Kita hanya perlu mendampingi dan memperkuat strategi penjualannya,” katanya.

    Pelatihan ini akan berlanjut dengan tiga minggu pendampingan intensif. Dalam sesi lanjutan ini, peserta akan mendapatkan bimbingan personal dalam berbagai aspek usaha, mulai dari produksi berkelanjutan, pembuatan konten promosi yang menarik, hingga strategi digital marketing yang efektif.

    “Sesi ini penting agar peserta tidak hanya jago di dapur, tapi juga siap bersaing di pasar. Mereka akan diajak berdiskusi, menyampaikan kendala, hingga mencari solusi langsung dari para mentor,” ujar Ida.

    Bandung: Puluhan pelaku UMKM mengikuti pelatihan bertajuk ‘Pelatihan Produk Baking Viral: Asah Kemampuan, Raih Cuan’ di Kota Bandung. Mereka dilatih membuat kue yang banyak digemari masyarakat.
     
    Hal itu terlihat dalam suasana penuh semangat dan aroma harum kue-kue kekinian yang memenuhi ruangan Creative Hub Bandung, Jalan Laswi Nomor 7, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung.
     
    Acara yang digelar berkat kolaborasi antara Yayasan Indonesia Setara (YIS) dan SKIES Indonesia ini diikuti oleh 50 pelaku UMKM, mayoritas dari kalangan ibu rumah tangga.

    Dengan harapan besar untuk bisa mandiri secara ekonomi, mereka datang dengan tekad: belajar, berkembang, dan menjemput peluang baru.
     
    Tak sekadar pelatihan membuat kue, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang tren produk baking yang sedang digemari masyarakat, seperti cookies, bolu kekinian, hingga roti viral.
     
    Para peserta tidak hanya belajar teknik membuat produk yang lezat dan menarik, tetapi juga diajarkan cara menetapkan harga jual yang kompetitif dan memasarkan produk mereka secara digital.
     
    Pendiri Yayasan Indonesia Setara (YIS) Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan pelatihan ini menyasar kelompok ibu rumah tangga, yang sebelumnya belum memiliki penghasilan.
     
    Sejak tak lagi berada di lingkaran pemerintahan, Sandiaga Uno kini memang lebih fokus menggelorakan gerakan kewirausahaan.
     
    Dirinya kini juga lebih luwes menjangkau par aUMKM, khususnya para ibu rumah tangga agar lebih berdaya.
     
    “Mayoritas peserta adalah ibu rumah tangga. Ini waktunya ibu rumah tangga dapat cuan,” ungkap Sandiaga.
     
    “Program ini melatih mereka agar bisa mandiri, tidak hanya secara finansial, tetapi juga secara mental, karena mereka didorong untuk percaya pada kemampuannya sendiri,” ujarnya.
     
    Lebih jauh, ia menekankan pentingnya program ini dalam mendorong kesetaraan gender dan menghapus stigma bahwa perempuan hanya berperan di ranah domestik.
     
    Bersamaan, Founder SKIES Indonesia, Ida Noor Selalu menambahkan pelatihan ini tidak berhenti di dapur saja.
     
    Para peserta bahkan ditantang dalam sales challenge, yakni menjual produk yang mereka buat saat pelatihan berlangsung.
     
    Hasilnya mengejutkan, beberapa peserta langsung mendapatkan open purchase order (PO) hingga 100 paket bolu viral.
     
    “Ini bukti nyata bahwa produk buatan tangan mereka punya potensi pasar. Kita hanya perlu mendampingi dan memperkuat strategi penjualannya,” katanya.
     
    Pelatihan ini akan berlanjut dengan tiga minggu pendampingan intensif. Dalam sesi lanjutan ini, peserta akan mendapatkan bimbingan personal dalam berbagai aspek usaha, mulai dari produksi berkelanjutan, pembuatan konten promosi yang menarik, hingga strategi digital marketing yang efektif.
     
    “Sesi ini penting agar peserta tidak hanya jago di dapur, tapi juga siap bersaing di pasar. Mereka akan diajak berdiskusi, menyampaikan kendala, hingga mencari solusi langsung dari para mentor,” ujar Ida.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

    (FZN)

  • Terapkan Konsep OVOP, Sandiaga Uno Dorong Kemandirian Ekonomi Desa – Page 3

    Terapkan Konsep OVOP, Sandiaga Uno Dorong Kemandirian Ekonomi Desa – Page 3

    Lebih lanjut dipaparkannya, Kabupaten Karawang dan Kabupaten Magelang memiliki potensi alam yang sangat berlimpah. Misalnya Kabupaten Karawang yang memiliki potensi alam berupa beras dan tanaman hortikultura, seperti buah dan sayur-sayuran. 

    Namun, Kabupaten Karawang memiliki Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 8,04% atau sekitar 100.000 orang dan tingkat kemiskinan 7,86% pada tahun 2024.

    Hal serupa terjadi di Kabupaten Magelang. Kabupaten yang berada di lereng gunung Merapi, Sindoro dan Sumbing ini memiliki tanah yang sangat subur.  Tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan menjadi sektor alam yang berlimpah di sana. 

    Meski demikian, Kabupaten Magelang memiliki persentase penduduk miskin sebesar 10,83% atau 143.800 orang. 

    “Kenapa demikian? alasannya karena hasil alam yang melimpah itu hanya dijual sebatas komoditas, sehingga memiliki nilai ekonomi yang rendah, terlebih jika panen raya, harganya anjlok,” ungkap Sandiaga.

    “Kita harus terus mendorong peningkatan kapasitas SDM di desa. Melalui hilirisasi produk berbasis potensi lokal, saya yakin desa-desa kita bisa menjadi pusat kemandirian ekonomi, membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan,” jelasnya. 

     

  • Sandiaga Bicara Masa Depan Ekonomi Indonesia: Produktivitas Harga Mati – Page 3

    Sandiaga Bicara Masa Depan Ekonomi Indonesia: Produktivitas Harga Mati – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Sandilogi bersama POV menyelenggarakan sebuah forum diskusi bertajuk “Discussing McKinsey Global Institute Latest Report: The Enterprising Archipelago Propelling Indonesia’s Productivity” yang berlangsung di Hellolive Event Space. Acara ini didukung oleh vOffice sebagai mitra ruang kolaborasi, yang menyediakan fasilitas dan lingkungan yang mendorong produktivitas serta sinergi antar pelaku usaha.

    Forum ini menjadi ruang bertemunya paraentrepreneur, profesional muda, pengambil kebijakan, hingga pelaku industri yang memiliki minat untuk menggali lebih dalam isu-isu ekonomi jangka panjang serta merumuskan strategi konkret untuk menghadapi masa depan.

    Dalam forum ini, peserta diajak untuk menelaah laporan terbaru dari McKinsey Global Institute yang mengangkat tema peningkatan produktivitas nasional sebagai kunci untuk memperkuat daya saing Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global, disrupsi teknologi, dan perubahan demografi.

    Laporan ini menyoroti berbagai tantangan struktural yang selama ini menjadi penghambat pertumbuhan, namun sekaligus juga membuka peluang besar yang bisa dimanfaatkan jika ditangani dengan pendekatan yang tepat dan kolaboratif.

    Diskusi dipandu langsung oleh Sandiaga Uno, selaku Chief of Sandilogi, yang turut menghadirkan pandangan strategis berdasarkan pengalaman dan keterlibatannya di dunia usaha, pemerintahan, dan kewirausahaan. Didampingi oleh sejumlah pakar dan narasumber profesional, forum ini memberikan ruang bagi para peserta untuk tidak hanya menerima data, tetapi juga mengaitkannya dengan realitas lapangan dan konteks lokal.

    “Kalau kita bicara masa depan ekonomi Indonesia, produktivitas adalah fondasi yang nggak bisa ditawar. Tapi cara kita melihat produktivitas hari ini sudah harus berubah, bukan hanya soal bekerja lebih keras, tapi soal bekerja lebih cerdas. Kita harus berani berinovasi, cepat beradaptasi dengan teknologi, dan serius dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujar Sandiaga dikutip Sabtu (12/7/2025).

    Lewat forum ini, kata dia, diharapkan para entrepreneur bisa langsung menangkap insight dari laporan McKinsey, dan menjadikannya bahan refleksi dan strategi untuk menghadapi tantangan nyata dilapangan.

     

  • Sandiaga Uno Paparkan Sumber Pertumbuhan Ekonomi RI di London – Page 3

    Sandiaga Uno Paparkan Sumber Pertumbuhan Ekonomi RI di London – Page 3

    Bersamaan dengan itu, untuk mencapai pertumbuhan 8 persen, Sandiaga menyarankan dua langkah strategis. Pertama meningkatkan rasio pengusaha dari 3,47 persen menjadi minimal 4 persen.

    Kemudian mempercepat digitalisasi UMKM dan mendukung startup lokal untuk efisiensi dan ekspansi pasar. “Teknologi harus memberdayakan masyarakat, terutama keluarga, pemuda, dan usaha kecil,” ujarnya.

    Dalam kesempatan tersebut, dirinya meminta para diaspora, termasuk para mahasiswa di luar negeri untuk menerapkan konsep 3Si, yakni Inovasi, Adaptasi, Kolaborasi. Selain itu, menerapkan semangat 4As, yaitu Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas dan Kerja Ikhlas.

    “Kita perlu terus berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi. Dengan semangat 4As, diaspora bisa menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujarnya bersemangat.