Tag: Raja Juli Antoni

  • Menko AHY, Budi Gunawan hingga Pratikno Ikuti Salat Id di Istiqlal

    Menko AHY, Budi Gunawan hingga Pratikno Ikuti Salat Id di Istiqlal

    Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah pejabat kabinet Merah Putih telah tiba di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat untuk menjalani Salat Idulfitri 1446 Hijriah.

    Berdasarkan pantauan Bisnis.com, salah satu pejabat yang telah tiba yaitu Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.

    Ketua Umum Partai Demokrat itu tiba sekitar 06.25 WIB. Terlihat, AHY mengenakan jas hitam dengan kemeja putih dan lengkap mengenakan peci hitam.

    “Selamat hari raya Idulfitri 1446 hijriah, minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir batin,” ujarnya di halaman Istiqlal, Senin (31/3/2024).

    Selain AHY, turut hadir juga Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) Budi Gunawan. Dia terlihat didampingi keluarganya dan langsung masuk ke dalam masjid.

    Kemudian, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Pratikno, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, hingga Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga turut tiba di lokasi.

    Sebelumnya, Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu mengatakan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sudah terkonfirmasi bakal melaksanakan Salat Id di Istiqlal.

    Dia menambahkan, sebanyak 20 duta besar dan 28 pejabat tingkat menteri dan wakil menteri juga sudah terkonfirmasi bakal hadir pada pelaksanaan Salat Id di Masjid Istiqlal tersebut.

    Selain itu, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 Joko Widodo juga rencananya bakal melakukan Salat Id di Istiqlal. Hanya saja, Ismail belum mendapatkan konfirmasi lagi terkait dengan kehadiran SBY dan Jokowi. 

    “Memang kami menerima informasi itu, kemarin siang masih terjadwal bahwa bapak SBY dan bapak jokowi akan hadir. Namun hari ini [Minggu (30/3/2025)] kami belum mendapatkan informasi ulang,” ujarnya di Jakarta, Minggu (31/3/2025).

  • Prabowo Apresiasi Peran Baznas untuk Palestina – Page 3

    Prabowo Apresiasi Peran Baznas untuk Palestina – Page 3

    Sejumlah pejabat yang membayar zakatnya yakni, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan Najamuddin, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Politik, dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, KH. Nasaruddin Umar.

    Kemudian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

     

  • Kejagung Serahkan 216.997 Hektare Lahan Sawit Hasil Sitaan ke BUMN

    Kejagung Serahkan 216.997 Hektare Lahan Sawit Hasil Sitaan ke BUMN

    loading…

    Kejaksaan Agung (Kejagung) menyerahkan lahan kelapa sawit seluas 216 ribu hektare lebih usai dikuasai oleh perorangan atau perusahaan kepada PT Agrinas Palma, BUMN yang bergerak di sektor perkebunan. Foto/Riyan Rizki Roshali

    JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyerahkan lahan kelapa sawit seluas 216 ribu hektare lebih usai dikuasai oleh perorangan atau perusahaan kepada PT Agrinas Palma, BUMN yang bergerak di sektor perkebunan. Adapun lahan seluas 216.997,75 hektare itu terdiri dari 109 perusahaan.

    “Alhamdulillah, pada hari ini Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) kembali bersiap untuk menyerahkan luasan lahan kawasan hutan yang akan diserahkan seluas 216.997,75 hektare yang terdiri dari 109 perusahaan,” kata Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Febrie Adriansyah dalam sambutannya di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (26/3/2025).

    Dia menjelaskan, penyerahan ini merupakan kelanjutan dari proses sebelumnya. Total, ada 1.177.194,34 hektare lebih lahan yang terdata oleh Kejagung.

    Namun, proses penguasaan dan penyerahannya dilakukan secara bertahap. “Dapat kami kuasai hingga hari ini seluas 1.100.674,14 hektare. Ini kita kuasai tersebar di 9 provinsi, 64 kabupaten, dan terdiri dari 369 perusahaan,” ujar dia.

    Dia menambahkan, Satgas PKH pada 10 Maret 2025 juga telah melakukan penyerahan tahap 1 atas luasan lahan kawasan hutan kepada PT Agrinas Palma Nusantara Persero seluas 221.868,421 hektare yang sebelumnya dikuasai oleh Duta Palma Group.

    Dia mengakui, ada kendala-kendala dalam menguasai kembali lahan atau aset yang masih dikuasai oleh pihak tertentu. Kendati demikian, pihaknya masih melakukan upaya untuk menyelesaikan hal tersebut.

    Adapun proses penyerahan hari ini disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

    Kemudian, ada juga Kepala BPKP Yusuf Ateh, Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan, Kabareskrim Komjen Pol Wahyu Widada, Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon, dan Dirut PT Agrinas Palma Nusantara Agus Sutomo.

    (rca)

  • Sesudah Ratakan Bangunan Wisata di Puncak, Pemerintah Lakukan Penghijauan demi Resapan Air – Halaman all

    Sesudah Ratakan Bangunan Wisata di Puncak, Pemerintah Lakukan Penghijauan demi Resapan Air – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah mulai melakukan penghijauan dengan menanam pohon pada lahan yang sebelumnya menjadi lokasi tempat wisata Hibisc Fantasy di Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

    Tempat wisata ini sebelumnya dibongkar karena terbukti melanggar ketentuan pengelolaan lahan dari pemberian izin seluas 4.800 meter persegi, tetapi pada praktiknya menggunakan lahan PTPN I Regional 2 seluas 15 ribu meter persegi.

    Penghijauan ini dilakukan untuk mengembalikan fungsinya sebagai resapan air hujan, yang sebelumnya hilang akibat berdirinya bangunan-bangunan tempat wisata di daerah hulu penopang tata air bagi Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat hingga Banten. Hilangnya resapan air itudiduga memicu banjir di sejumlah wilayah beberapa waktu lalu.

    Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memimpin dimulainya penghijauan pada bekas kawasan wisata Hibisc Fantasy ini. Sebanyak 50 ribu bibit pohon disiapkan untuk penghijauan di area seluas 300 hektare.

    “Bibit yang sudah disiapkan sebanyak 50 ribu bisa meng-cover sekitar 200 atau 300 hektare,” ujar Raja Antoni dalam keterangannya, Senin (24/3/2025).

    Kemenhut bersama Pemprov Jabar tidak hanya melakukan penanaman pada area hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung, tetapi juga DAS Kali Bekasi dan hulu DAS Cisadane.

    Jenis pohon yang ditanami di antaranya mahoni, sirsak, jambu, mangga, hingga durian.

    Raja Antoni menjelaskan dia bersama Dedi sepakat mengedepankan kolaborasi untuk menjaga hutan tetap lestari dan sesuai fungsi sebagai resapan air.

    “Tapi insyaallah Kang Gubernur udah bilang kita akan hijaukan terus ya kang, Insyaallah ini konsistensi semua diharapkan terjaga,” ungkapnya.

    Sementara itu, Dedi mengatakan peristiwa banjir beberapa waktu lalu yang menghujam daerah Puncak dan sekitarnya harus dijadikan momentum untuk bertaubat ekologi.

    Setiap masyarakat, kata dia, harus punya kesadaran untuk berani mengambil tindakan besar untuk membuka pori-pori tanah dari bangunan beton.

    Dedi menerangkan kebijakan seperti pembebasan area daerah aliran sungai dari bangunan-bangunan beton yang menutup pori-pori tanah akan terus digencarkan ke depan.

    “Peristiwa banjir kemarin sebenarnya kita ngingetin untuk bertaubat, bertaubat ekologi, artinya, taubat hari ini disadarkan untuk kembali lagi berani melakukan tindakan-tindakan yang besar untuk membuka pori-pori tanah dari bangunan, beton dan ini bagian dari rangkaian kebijakan yang akan terus dilakukan,” ucap Dedi.

  • Menhut Pastikan Bongkar Vila di Puncak Bogor yang Salahi Aturan – Page 3

    Menhut Pastikan Bongkar Vila di Puncak Bogor yang Salahi Aturan – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan melalui Ditjen Gakkum telah menyegel 39 sejumlah bangunan komersil di Kabupaten Bogor.

    Puluhan properti diantaranya vila, resort dan camping ground itu berada di kawasan Puncak, Sentul, dan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Vila yang disegel diantaranya Forest Hill, Seaford Afrika, dan Vila Cemara.

    Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan dari 39 properti yang disegel, beberapa diantaranya mengklaim bahwa bangunan mereka berada di luar kawasan hutan negara.

    “Ada dua yang tumpang tindih antara kawasan hutan dengan APL (areal penggunaan lain),” kata Raja Juli usai penanaman pohon di Puncak, Bogor, Sabtu (22/3/2025).

    Karena itu, penyidik Ditjen Gakkum Kehutanan perlu melakukan pendalaman agar tidak menyalahi aturan.

    “Apakah penerbitan sertifikat dulu baru kawasan hutan atau sebaliknya, itu butuh pendalaman. Karena data APL dengan kawasan hutan itu yang selalu berubah-ubah,” ujarnya.

    Sementara pemilik lainnya sudah mengakui kesalahannya karena mendirikan bangunan di dalam kawasan hutan. Saat disinggung kapan puluhan bangunan ilegal tersebut ditertibkan, Raja Juli belum bisa memastikannya.

    “Nanti tergantung hasil BAP, bisa dibongkar mandiri atau oleh petugas. Yang pasti yang melanggar akan ditindak tegas,” kata dia.

    Ia menyampaikan akan mengembalikan kawasan hutan yang rusak karena alih fungsi melalui rehabilitasi hutan dan lahan. “Pada dasarnya kami akan terus bekerja, salah satunya mengembalikan kawasan hutan dengan menanam kembali pohon dan memulihkan fungsi hidrologis daerah aliran sungai,” pungkasnya.

     

  • 50.000 Bibit Pohon Ditanam untuk Hijaukan Kawasan Puncak Bogor

    50.000 Bibit Pohon Ditanam untuk Hijaukan Kawasan Puncak Bogor

    JABAR EKSPRES – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni melakukan penanaman pohon sebanyak 50.000 bibit untuk menghijaukan kawasan Puncak, Bogor, seluas 200-300 hektare.

    Menurut Dedi, penanaman pohon sudah menjadi cikal bakal warga Jawa Barat sejak dulu. Maka dari itu, ia menyebut tujuan menanam pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung untuk menjaga ekosistem dan kelestarian lingkungan di wilayah pegunungan yang sudah banyak mengalami alih fungsi.

    “Bahwa menanam pohon adalah kewajiban asasi bagi warga bumi, termasuk warga Jawa Barat karena warga Jabar itu penganut ajaran ideologi pohon. Pohon adalah sumber kehidupan. Kata orang Sunda, gunung kudu awian, lengkob kudu balongan, lebak kudu sawahan. Intinya adalah seluruh areal ekosistem harus dijaga,” ucap Dedi Mulyadi saat ditemui di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Sabtu (22/3/2025).

    Gubernur Dedi Mulyadi pun mengungkapkan gerakan penanaman pohon dilakukan sebagai bentuk tobat ekologi dalam merawat sebuah ekosistem lingkungan agar tetap asri.

    “Sebetulnya kita mengingatkan untuk bertobat ekologi, artinya tobat hari ini kita sadarkan untuk kembali lagi berani melakukan tindakan-tindakan yang besar (menanam pohon untuk) membuka pori-pori tanah dari berbagai bangunan beton. Ini bagian dari rangkaian kebijakan yang terus dilakukan,” imbuh Gubernur yang akrab disapa KDM (Kang Dedi Mulyadi).

    Sementara itu Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan, pelaksanaan penanaman pohon di kawasan Puncak, Bogor, diharapkan tak hanya dilakukan ketika terjadi peristiwa bencana alam semata.

    Namun, seluruh pihak harus konsisten dalam melakukan penanaman pohon sebagai upaya menghijaukan kembali kawasan Puncak.

    “Insyaallah, kita akan hijaukan terus, semua diharapkan konsistensi terjaga sehingga tidak hanya panas tahi ayam, ramai (menanam pohon) ketika ada bencana (saja). Nanti harus konsistensi bareng-bareng kita hijaukan kembali (Kawasan Puncak Bogor),” tandas Raja Juli Antoni.

  • Menhut Minta Ladang Ganja di TNBTS Dicek Ulang: Khawatir Tumbuh Lagi

    Menhut Minta Ladang Ganja di TNBTS Dicek Ulang: Khawatir Tumbuh Lagi

    Jakarta

    Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memastikan tanaman ganja di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) telah dicabuti dan dijadikan barang bukti. Raja Juli meminta ladang ganja tersebut untuk dicek ulang agar tidak tumbuh kembali.

    “Sudah dicabut semua dan dijadikan barang bukti. Dengan kejadian ini, saya ingatkan ke teman-teman untuk dicek ulang. Karena itu kan jenis rumput-rumputan. Khawatir nyabutnya nggak benar, tumbuh lagi barang itu. Saya minta dicek di spot-spot kemarin,” kata Raja Juli, kepada wartawan di Bogor, Sabtu (22/3/2025).

    Raja Juli mengatakan foto yang beredar mengenai penemuan ladang ganja itu merupakan kejadian lama. Dia menyebut gambar itu diambil oleh pihak taman nasional.

    “Itu kejadian lama, September. Kawan-kawan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru itu bekerja sama dengan kepolisian untuk mencari ladang itu,” ujarnya.

    “Jadi awalnya ada yang tertangkap, dicari ladangnya. Jadi yang menerbangkan drone itu ya teman-teman dari kehutanan,” lanjut dia.

    Seperti diketahui, Pengadilan Negeri (PN) Lumajang menggelar sidang kasus penemuan ladang ganja di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Persidangan tersebut digelar dengan agenda pembuktian.

    Kepala Bidang Wilayah II Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Decky Hendra mengatakan ada 59 titik ladang ganja yang ditemukan di kawasan TNBTS Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Lumajang, melalui bantuan drone.

    “Lokasi ladang ganja yang ditemukan oleh petugas ada 59 titik yang berada di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Lumajang,” ujar Kepala Bidang Wilayah II Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Decky Hendra dilansir detikJatim, Selasa (18/3).

    (rdh/amw)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Saat Hanin, Orangutan Usia 11 Tahun Hasil Penyelamatan Mulai ‘Disekolahkan’ di Pulau Salat Kalsel – Halaman all

    Saat Hanin, Orangutan Usia 11 Tahun Hasil Penyelamatan Mulai ‘Disekolahkan’ di Pulau Salat Kalsel – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melakukan pra-pelepasliaran Orangutan betina bernama Hanin berusia 11 tahun, di Pulau Salat, Kalimantan Selatan, Rabu (19/3/2025).

    Pra-pelepasliaran ini merupakan tahap akhir dari proses rehabilitasi, di mana satwa hasil penyelamatan ‘disekolahkan’ atau dipersiapkan untuk hidup mandiri sebelum dibebaskan ke alam rimba. 

    Langkah ini bertujuan untuk memunculkan kembali insting liar primata tersebut, seperti mampu mengidentifikasi makanan, hingga ancaman bahaya predator.

    Pada tahap pra-pelepasliaran ini Hanin akan dipantau untuk mengukur seberapa siap dia kembali berbaur di habitat asli.

    “Diharapkan mereka memiliki lagi insting liarnya, berjalan dengan baik, bisa mencari makan, bisa mengidentifikasi, mana bahaya, mana yang memang predator harus dijauhi. Sehingga nanti ketika dilepas liarkan ke rimba raya, mereka lebih bahagia, lebih gembira, seperti dikatakan tadi, itulah habitat mereka sesungguhnya,” kata Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat melakukan pra-pelepasan Orangutan di Pulau Salat, Kalsel.

    Raja Antoni mengatakan, Pulau Salat yang terletak di Sungai Loban merupakan suaka dan salah satu tempat sekolah bagi Orangutan. 

    Ia menyebut Pulau Salat jadi jalan pulang bagi primata ini kembali ke habitat sesungguhnya.

    “Pulau Salat ini semacam menjadi jalan pulang bagi Orangutan setelah tadi direscue, dicek kesehatannya, biar masuk ke sekolah, sekarang masuk ke pra-pelepasliaran dan ini menjadi jalan pulang bagi Orangutan yang tentu berharap kembali ke habitatnya,” jelasnya.

    Ia menyatakan upaya pengembalian satwa-satwa rehabilitasi ke alam rimba jadi pesan pentingnya kesadaran pelindungan satwa dan lingkungan yang tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tapi juga tanggung jawab bersama elemen masyarakat. 

    “Sekali lagi turun ke lokasi seperti ini tidak hanya seremonial tapi secara pribadi saya juga tergugah, menjadi bahan evaluasi bagi saya untuk bekerja lebih baik, menjaga alam kita, menjaga keanekaragaman hayati kita dan menjaga hutan kita,” pungkas Raja Antoni.

  • Kemenhut Libatkan TNI Antisipasi Kemunculan Titik Api Berujung Karhutla saat Kemarau – Halaman all

    Kemenhut Libatkan TNI Antisipasi Kemunculan Titik Api Berujung Karhutla saat Kemarau – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersiap mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat musim kemarau, dengan menggelar apel siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Daops Manggala Agni, Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada Kamis (20/3/2025).

    Berdasarkan prediksi BMKG, musim kemarau diprediksi berlangsung mulai April, Mei, Juni dan puncaknya Agustus.

    Kalimantan Tengah jadi salah satu wilayah rawan hotspot api bersama dengan Gorontalo, NTT, Sumatera Selatan, Jambi, Lambung, Bangka Belitung, Kalimantan Selatan, Sumatera barat, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Papua Selatan.

    Dalam operasi kesiapsiagaan karhutla, Kemenhut turut menggandeng sejumlah instansi lain, termasuk TNI/Polri, polisi hutan, relawan, dan BPBD setempat.

    “Kolaborasi TNI/Polri punya pasukan sampai ke desa, ke pelosok, nah kerjasama ini yang membuat kita percaya diri karhutla ini bisa berkurang dari tahun lalu,” kata Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat apel kesiapsiagaan.

    “Intinya kita mencoba mengantisipasi, lebih baik mencegah dari pada mengobati,” lanjutnya.

    Raja Antoni menerangkan, ada sejumlah hal yang harus disiapkan untuk pencegahan karhutla. Satu diantaranya mengecek ketersediaan air. 

    Modifikasi cuaca akan dilakukan saat masa transisi musim hujan ke musim kemarau. Gambut yang masih basah diharapkan dapat mencegah potensi kebakaran meluas.

    Selain itu, selagi masih musim penghujan, Raja Antoni meminta jajaran di daerah untuk memenuhi air di sumur-sumur, kolam, dan embung danau. Ini bertujuan sebagai sumber air untuk menanggulangi kejadian karhutla.

    “Mumpung masih hujan, penuhi sumur-sumur, kolam-kolam, embung danau yang ada untuk menjadi sumber air nanti, meskipun kita punya teknologi secanggih apapun, kalau airnya nggak ada kan nggak bisa, sekat kanal itu menjadi penting,” jelasnya.

    “Patroli secara rutin perlu dilakukan, modifikasi cuaca juga kemaren diputuskan tidak pada musim panas tapi di transisi, ketika gambutnya masih basah, ditambah airnya lagi supaya nanti potensi kebakarannya tidak besar,” kata dia.

    Adapun berdasarkan data karhutla dari tahun ke tahun, kejadian kebakaran lahan dan hutan alami penurunan. 

    Raja Antoni menyebut pada tahun 2019, kebakaran hutan menyentuh 1,6 juta hektare. Namun 4 tahun berselang, karhutla turun menjadi 1,1 juta hektare.

    “Laju karhutla itu masih bisa kita kontrol dan turun terus menerus, dibandingkan 2019. Itu kita kebakaran 1,6 juta hektar, 4 tahun kemudian dengan kerja keras dan kolaborasi kita bisa mengurangi jadi 1,1 juta,” pungkasnya.

  • Menhut Puji Konsistensi Yayasan BOSF Jaga Pelestarian Orang Utan

    Menhut Puji Konsistensi Yayasan BOSF Jaga Pelestarian Orang Utan

    Menhut Puji Konsistensi Yayasan BOSF dalam Pelestarian Orang Utan

    Key: Pelestarian Orang Utan

    Sum:  Menhut Raja Juli Antoni mengapresiasi Yayasan BOSF Nyaru Menteng yang selama ini konsisten dalam kegiatan pelestarian orang utan di wilayah Kalimantan Tengah.

    Palangka Raya, Beritasatu.com –  Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengapresiasi Yayasan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) Nyaru Menteng yang selama ini konsisten dalam kegiatan pelestarian orang utan di wilayah Kalimantan Tengah.

    Hal ini disampaikannya dalam kegiatan peresmian sekolah orang hutan yang berada di Jalan Tjilik Riwut Km 28, Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya pada Kamis (20/3/2025).

    Menhut Raja Juli Antoni menyampaikan, bahwa pemerintah akan selalu hadir dan terus memberikan dukungan dalam upaya pelestarian orang utan ini, salah satunya dengan menahan laju deforestasi secara maksimal.