Tag: Meutya Hafid

  • Komdigi Pasang 10 Titik Internet Satelit SATRIA-1 di Wilayah Banjir Sumatra dan Aceh, Ini Lokasinya

    Komdigi Pasang 10 Titik Internet Satelit SATRIA-1 di Wilayah Banjir Sumatra dan Aceh, Ini Lokasinya

    Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melaporkan pemulihan akses komunikasi di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menunjukkan kemajuan signifikan.

    Sebanyak 707 menara Base Transceiver Station (BTS) telah berhasil dipulihkan dalam kurun waktu 24 jam terakhir, memungkinkan warga di sejumlah kecamatan kembali bisa internetan atau dapat menghubungi keluarga mereka.

    Data Komdigi per Sabtu (29/11/2025) pukul 00.00 WIB menunjukkan, dari total 2.463 menara yang mengalami gangguan sejak Jumat (28/11/2025) pukul 07.00 WIB, kini 707 menara telah beroperasi normal. Artinya, masih tersisa 1.756 menara yang dalam proses pemulihan.

    Menara BTS yang telah berfungsi normal tersebar di Aceh (564 menara), Sumatra Utara (112 menara), dan Sumatra Barat (31 menara).

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyatakan pihaknya terus berkoordinasi erat dengan seluruh operator seluler untuk mempercepat pemulihan menara BTS yang terdampak parah akibat bencana banjir.

    “Di saat yang bersamaan, Komdigi juga berkoordinasi erat dengan penyelenggara satelit, baik Starlink, PSN, dan juga menguatkan downlink satelit pemerintah Satria di titik-titik terdampak,” ujar Meutya Hafid, dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (29/11/2025).

    Ia optimistis bahwa upaya percepatan pemulihan akses komunikasi akan terus membuahkan hasil. “Semoga setiap hari kita dapat terus melakukan percepatan pemulihan akses komunikasi,” tambahnya.

    Selain menara BTS, jalur backbone di sejumlah titik juga telah berhasil diatasi. Jalur vital di Sumatra Utara yang menghubungkan ruas Rantau – Padang Sidempuan dan ruas Sibolga – Barus – Manduamas kini dilaporkan pulih dari gangguan akibat longsor.

    Demikian pula dengan jalur backbone di Aceh pada ruas Banda Aceh – Bireun dan Samalanga yang telah kembali beroperasi.

  • Komdigi Sediakan Internet SATRIA-1 di 10 Titik Terdampak Banjir Aceh-Sumatra

    Komdigi Sediakan Internet SATRIA-1 di 10 Titik Terdampak Banjir Aceh-Sumatra

    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyediakan layanan internet berbasis satelit SATRIA-1 di 10 lokasi terdampak banjir bandang di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. 

    Pada hari ini, tim BAKTI Komdigi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Tim Search and Rescue (SAR), dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah mengirimkan perangkat ke titik-titik pemasangan dan ditargetkan layanan tersebut dapat segera beroperasi. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan konektivitas di wilayah yang terdampak bencana. 

    Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan penyediaan akses internet darurat menjadi prioritas untuk memastikan warga tetap bisa terhubung setelah jaringan komunikasi terputus akibat banjir.

    “Ketika jaringan komunikasi terputus, SATRIA-1 hadir sebagai penyelamat. Dengan cara ini, warga dapat kembali terhubung meskipun infrastruktur konektivitas sedang mengalami gangguan,” kata Meutya dalam keterangan resmi dikutip pada Minggu (30/11/2025).

    Meutya menyampaikan satelit SATRIA-1, yang beroperasi sejak tahun lalu, memang dirancang untuk menjangkau wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) serta area yang sulit diakses, termasuk saat terjadi bencana besar.

    Dia juga mengimbau masyarakat tetap waspada, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan memanfaatkan akses internet yang disediakan untuk memperoleh informasi resmi.

    10 Lokasi Pemasangan Layanan Internet SATRIA-1:

    Bandara Pinangsori/Dr. Fredric Lumban Tobing, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara
    SMAN 1 Plus Matauli Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara
    Dekat Masjid Baitul Gafur, Kabupaten Aceh Utara, Aceh
    Command Center, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh
    Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Kota Lhokseumawe, Aceh
    Kota Langsa, Aceh
    Kabupaten Aceh Timur, Aceh
    Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh
    Jorong Bukik Malanca, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatra Barat
    UPT BNPB Regional Sumatra Barat, Kota Padang, Sumatra Barat

  • Internet Starlink Gratis untuk Korban Banjir Sumatra, Ini Respons Elon Musk

    Internet Starlink Gratis untuk Korban Banjir Sumatra, Ini Respons Elon Musk

    Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melaporkan pemulihan akses komunikasi di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menunjukkan kemajuan signifikan.

    Sebanyak 707 menara Base Transceiver Station (BTS) telah berhasil dipulihkan dalam kurun waktu 24 jam terakhir, memungkinkan warga di sejumlah kecamatan kembali bisa internetan atau dapat menghubungi keluarga mereka.

    Data Komdigi per Sabtu (29/11/2025) pukul 00.00 WIB menunjukkan, dari total 2.463 menara yang mengalami gangguan sejak Jumat (28/11/2025) pukul 07.00 WIB, kini 707 menara telah beroperasi normal. Artinya, masih tersisa 1.756 menara yang dalam proses pemulihan.

    Menara BTS yang telah berfungsi normal tersebar di Aceh (564 menara), Sumatra Utara (112 menara), dan Sumatra Barat (31 menara).

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyatakan pihaknya terus berkoordinasi erat dengan seluruh operator seluler untuk mempercepat pemulihan menara BTS yang terdampak parah akibat bencana banjir.

    “Di saat yang bersamaan, Komdigi juga berkoordinasi erat dengan penyelenggara satelit, baik Starlink, PSN, dan juga menguatkan downlink satelit pemerintah Satria di titik-titik terdampak,” ujar Meutya Hafid, dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (29/11/2025).

    Ia optimistis bahwa upaya percepatan pemulihan akses komunikasi akan terus membuahkan hasil. “Semoga setiap hari kita dapat terus melakukan percepatan pemulihan akses komunikasi,” tambahnya.

    Selain menara BTS, jalur backbone di sejumlah titik juga telah berhasil diatasi. Jalur vital di Sumatra Utara yang menghubungkan ruas Rantau – Padang Sidempuan dan ruas Sibolga – Barus – Manduamas kini dilaporkan pulih dari gangguan akibat longsor.

    Demikian pula dengan jalur backbone di Aceh pada ruas Banda Aceh – Bireun dan Samalanga yang telah kembali beroperasi.

  • Menkomdigi Ungkap Satria-1 & Starlink Dikerahkan Pulihkan Sinyal di Aceh-Sumut-Sumbar

    Menkomdigi Ungkap Satria-1 & Starlink Dikerahkan Pulihkan Sinyal di Aceh-Sumut-Sumbar

    Jakarta

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan perkembangan pemulihan jaringan telekomunikasi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pasca-bencana banjir dan longsor.

    Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengerahkan satelit pemerintah, yakni Satelit Republik Indonesia (Satria-1) untuk membantu menyediakan akses telekomunikasi lokasi bencana.

    Komdigi juga terus berkoordinasi dengan penyelenggara telekomunikasi, termasuk Starlink, dalam membantu menghadirkan sinyal internet di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

    “Di saat yang bersamaan Komdigi juga berkoordinasi erat dengan penyelenggara satelit baik Starlink, PSN juga menguatkan downlink satelit pemerintah Satria di titik-titik terdampak,” ujar Meutya kepada detikINET, Sabtu (29/11/2025).

    Sebelumnya, Starlink, layanan internet satelit milik SpaceX, menggratiskan akses internet selama 30 hari penuh bagi seluruh pelanggannya yang terdampak banjir besar di Provinsi Sumatra.

    Telkom dan Telkomsel pun telah memberikan pernyataan untuk mengupayakan proses pemulihan jaringan telekomunikasi miliknya di wilayah terdampak.

    “Semoga setiap hari kita dapat terus melakukan percepatan pemulihan akses komunikasi,” ucap Meutya.

    Progres Pemulihan Jaringan

    Kementerian Komdigi memaparkan perkembangan pemulihan jaringan telekomunikasi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pasca-bencana banjir dan longsor.

    Disampaikan Komdigi bahwa masyarakat di sejumlah kecamatan di tiga provinsi tersebut mulai kembali bisa menghubungi keluarga setelah 707 menara (site) BTS dipulihkan dalam 24 jam terakhir.

    “Hingga Sabtu (29/11/2025) pukul 00.00 WIB, sebanyak 707 menara telah kembali beroperasi normal dari sebelumnya 2.463 menara yang mengalami gangguan pada Jumat (28/11/2025) pukul 07.00 WIB, sehingga menyisakan 1.756 menara yang masih dalam proses pemulihan,” ujar Komdigi dikutip dari siaran pers.

    Komdigi memaparkan menara yang telah beroperasi normal itu berada di wilayah Aceh (564 menara), Sumatra Utara (112 menara), dan Sumatra Barat (31 menara).

    Sedangkan, menara yang masih mengalami gangguan berada di wilayah Aceh (975 dari 3.414 menara), Sumatra Utara (707 dari 9.612 menara), dan Sumatra Barat (74 dari 3.739 menara).

    Komdigi mengungkapkan terus berkoordinasi dengan operator seluler untuk melakukan pemulihan terhadap menara BTS yang mengalami gangguan akibat bencana banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

    Berdasarkan informasi terkini jalur backbone di Sumatra Utara yang menyambungkan ruas Rantau-Padang Sidempuan dan ruas Sibolga-Barus-Manduamas telah berhasil dipulihkan dari sebelumnya sempat putus akibat longsor.

    Sementara itu, jalur backbone di ruas Banda Aceh-Bireun dan Samalanga juga saat ini dilaporkan telah pulih dan beroperasi kembali.

    (agt/vmp)

  • 707 BTS Pulih, Warga Sumatra dan Aceh Mulai Bisa Internetan Pasca-banjir

    707 BTS Pulih, Warga Sumatra dan Aceh Mulai Bisa Internetan Pasca-banjir

    Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melaporkan pemulihan akses komunikasi di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menunjukkan kemajuan signifikan.

    Sebanyak 707 menara Base Transceiver Station (BTS) telah berhasil dipulihkan dalam kurun waktu 24 jam terakhir, memungkinkan warga di sejumlah kecamatan kembali bisa internetan atau dapat menghubungi keluarga mereka.

    Data Komdigi per Sabtu (29/11/2025) pukul 00.00 WIB menunjukkan, dari total 2.463 menara yang mengalami gangguan sejak Jumat (28/11/2025) pukul 07.00 WIB, kini 707 menara telah beroperasi normal. Artinya, masih tersisa 1.756 menara yang dalam proses pemulihan.

    Menara BTS yang telah berfungsi normal tersebar di Aceh (564 menara), Sumatra Utara (112 menara), dan Sumatra Barat (31 menara).

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyatakan pihaknya terus berkoordinasi erat dengan seluruh operator seluler untuk mempercepat pemulihan menara BTS yang terdampak parah akibat bencana banjir.

    “Di saat yang bersamaan, Komdigi juga berkoordinasi erat dengan penyelenggara satelit, baik Starlink, PSN, dan juga menguatkan downlink satelit pemerintah Satria di titik-titik terdampak,” ujar Meutya Hafid, dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (29/11/2025).

    Ia optimistis bahwa upaya percepatan pemulihan akses komunikasi akan terus membuahkan hasil. “Semoga setiap hari kita dapat terus melakukan percepatan pemulihan akses komunikasi,” tambahnya.

    Selain menara BTS, jalur backbone di sejumlah titik juga telah berhasil diatasi. Jalur vital di Sumatra Utara yang menghubungkan ruas Rantau – Padang Sidempuan dan ruas Sibolga – Barus – Manduamas kini dilaporkan pulih dari gangguan akibat longsor.

    Demikian pula dengan jalur backbone di Aceh pada ruas Banda Aceh – Bireun dan Samalanga yang telah kembali beroperasi.

     

  • GenAI & Ekosistem Bisnis Gim

    GenAI & Ekosistem Bisnis Gim

    Bisnis.com, JAKARTA – Dalam kegiatan Indonesia Game Developer eXchange (IGDX) Busisness & Conference 2025 di Bali bulan lalu, Menteri Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan pesan kepada pelaku industri kreatif digital untuk melakukan inovasi dan kolaborasi berkelanjutan dalam membangun ekosistem yang sehat dan berdaya saing.

    Apalagi pada 2024 telah diterbitkan Peraturan Presiden No.19/2024 tentang Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional.

    Industri gim global saat ini sedang mengalami perubahan yang membuat seluruh ekosistem di dalamnya terasa jauh lebih menarik dan penuh energi baru. Jika sebelumnya pembuatan gim identik dengan kerja panjang, biaya tinggi, serta kebutuhan teknis yang kompleks, kini Generative AI atau GenAI membuat seluruh proses tersebut menjadi lebih cepat, lebih mudah, dan lebih murah.

    Perkembangan ini membuat industri gim terlihat semakin seksi karena kreativitas dapat segera diwujudkan, ide dapat diuji lebih cepat, dan pemain baru dapat masuk dengan lebih awal.

    Salah satu pemicu perubahan besar ini adalah alat bantu berbasis AI yang membantu proses pembuatan gim dari berbagai sisi. Salah satu yang berpengaruh adalah Cursor AI.

    Teknologi ini bekerja seperti asisten pemrograman yang mampu memahami instruksi manusia dan mengubahnya menjadi kode lengkap. Kelebihannya adalah fleksibilitas. Cursor dapat membantu developer membuat proyek dalam berbagai bahasa dan platform. Pengembang tidak perlu lagi memulai dari layar kosong. Mereka cukup menjelaskan sistem permainan yang diinginkan dan Cursor AI menyusun kerangka kode, memberikan penjelasan, memperbaiki error, mengoptimalkan struktur program.

    Perubahan besar lain datang dari Gambo AI yang dapat membuat prototipe gim hanya berdasarkan deskripsi singkat. Jika sebelumnya pembuatan prototipe butuh waktu hingga 2 minggu, kini versi awal gim dapat muncul dalam hitungan menit. Hal ini membuka ruang sangat luas bagi pelajar, kreator konten, dan studio indie untuk mencoba berbagai konsep secara cepat tanpa anggaran besar.

    Prototipe yang cepat ini membantu proses eksperimen, dan memperkuat posisi pengembang dalam berkomunikasi dengan publisher atau investor. Ide tidak lagi disampaikan dalam bentuk presentasi statis, melainkan dalam bentuk permainan yang langsung dapat dicoba.

    Fenomena penggunaan GenAI tidak hanya terjadi di tingkat komunitas kreator kecil, tetapi juga di tingkat global. Laporan State of the Game Industry dari Game Developers Conference tahun 2025 menunjukkan, sebagian besar pengembang gim kini bekerja di perusahaan yang mengadopsi Generative AI.

    Persentase pengembang gim yang menggunakan AI dalam pekerjaan sehari-hari terus meningkat setiap tahun. GenAI tidak lagi diperlakukan sebagai alat eksperimen, tetapi sudah masuk ke jalur produksi dan digunakan untuk membuat dialog, merancang level, menghasilkan aset visual, menulis kode, dan mendokumentasikan alur kerja proyek.

    Industri gim Jepang memberikan ilustrasi yang jelas mengenai kecepatan perubahan ini. Survei dari asosiasi pemasok hiburan komputer Jepang menunjukkan bahwa lebih dari separuh studio di negara tersebut telah memanfaatkan GenAI dalam proses pengembangan mereka. Studio besar seperti Sega, Square Enix, Capcom, dan Konami menggunakan AI untuk mempercepat pembuatan konsep visual, skrip dialog, perbaikan aset, hingga pembuatan komponen permainan yang kompleks. AI menjadi alat untuk menjaga efisiensi sekaligus meningkatkan kualitas.

    Perubahan serupa terlihat di platform distribusi gim dunia. Di Steam misalnya, ter dapat ribuan gim yang menyatakan penggunaan GenAI dalam proses pembuatannya. Angka tersebut meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Fenomena ini menunjukkan bahwa semakin banyak gim dibuat oleh tim kecil atau pengembang independen yang memanfaatkan kecepatan dan fleksibilitas AI untuk bersaing dengan studio besar.

    Di tingkat lokal, adopsi GenAI mulai terlihat di berbagai komunitas kreator dan studio kecil. Pengembang menggunakan GenAI untuk mempercepat proses coding dan memahami struktur logi-ka permainan. Pelajar dan kreator memanfaatkannya untuk membuat versi awal gim yang dapat dimainkan sehingga mereka dapat belajar dan berkreasi dengan lebih cepat.

    Indonesia memiliki jumlah talenta digital yang sangat besar. Dengan hadirnya GenAI, makin banyak talenta muda dapat masuk ke industri gim tanpa hambatan teknis yang sebelumnya terasa sangat tinggi.

    Dari perspektif bisnis, GenAI membuat industri gim semakin menarik bagi investor dan perusahaan rintisan. Risiko produksi berkurang karena biaya lebih rendah dan waktu pengerjaan lebih singkat. Studio kecil dapat menghasilkan karya berkualitas tinggi yang sebelumnya hanya dapat dicapai oleh studio besar. Penerbit gim dapat menilai karyanya sejak tahap awal.

    Investor dapat melihat konsep dalam bentuk demonstrasi langsung. Peluang usaha baru pun muncul seperti layanan pembuatan aset ber basis AI, konsultasi penerapan AI dalam pipeline gim, hingga paket template permainan siap pakai.

    Pasar gim Indonesia yang berkisar Rp30 triliun/tahun dengan kontribusi gim lokal baru 3%, menunjukkan masih besarnya ruang yang tersedia bagi para pengembang lokal untuk tumbuh, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing di tengah momentum perkembangan AI secara global.

    Tentu saja perkembangan ini hadir bersama tantangan yang perlu diperhatikan. Penggunaan GenAI harus di sertai pemahaman tentang etika, hak cipta, dan kepemilikan aset. Tidak semua hasil AI otomatis dapat digunakan untuk tujuan komersial. Pengembang harus memastikan bahwa aset yang dipakai bebas dari pelanggaran hak cipta.

    Selain itu, ketergantungan yang berlebihan pada AI tanpa memahami dasar pemrograman dapat menyebabkan kesalahan teknis yang sulit dideteksi. Kualitas permainan dapat menurun jika seluruh proses bergantung pada AI tanpa kontrol manusia yang memadai.

    Satu hal yang jelas: GenAI telah mengubah peta industri gim. Teknologi ini memper-cepat proses kreatif, memperluas akses bagi talenta baru, dan mengurangi hambatan teknis. Keberadaan alat seperti Cursor AI dan Gambo AI, membuat industri gim menjadi makin seksi.

  • Kepala BPOM Ungkap Biang Kerok Obat-obatan Ilegal Masih Menjamur Dijual Online

    Kepala BPOM Ungkap Biang Kerok Obat-obatan Ilegal Masih Menjamur Dijual Online

    Jakarta

    Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Taruna Ikrar mengungkap alasan mengapa produk obat-obatan ilegal masih terus menjamur secara online. Hal ini terus menjadi perhatian, mengingat masih banyak masyarakat yang membelinya.

    Taruna mengatakan pihak BPOM menemukan setidaknya ada 1,35 juta link produk ilegal yang dijual secara online. Karena sudah bersinggungan dengan ranah dunia internet, ia menuturkan terus melakukan komunikasi dengan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid.

    Taruna mengungkapkan ada kemungkinan produk-produk yang dijual secara ilegal di internet berasal dari luar negeri. Dengan perubahan era digital, semakin mudah untuk orang-orang yang berada di luar negeri menjual produk obat-obatan ilegal di Indonesia.

    Hal lain yang disoroti oleh Taruna adalah masih kurangnya pemahaman masyarakat terkait produk obat-obatan ilegal.

    Oleh karena itu, ia mengaku pihaknya terus melakukan promosi terkait tata cara memeriksa produk obat-obatan itu ilegal atau tidak. Dengan begitu, keamanan masyarakat juga menjadi lebih terjaga.

    Sebagai tindak perlindungan, Taruna menyebut BPOM juga memiliki tim cyber hingga intelijen sebagai salah satu metode mitigasi.

    “Kita ada direktorat bidang cyber yang selalu memata-matai 24 jam, kita punya intel, terakhir penyelidikan kalau sudah masuk (kasus). Jadi intinya kita sudah juga mitigasi tentang itu,” tandasnya.

    Sebelumnya dilaporkan, berdasarkan hasil patroli siber yang dilakukan BPOM, periode Januari-Juni 2025, terdapat beberapa produk ilegal yang dijual secara bebas di marketplace.

    Adapun kelima produk obat yang dimaksud meliputi:

    1. Cream BL
    – 2.184 tautan penjualan
    – 113.851 pcs telah terjual
    – Lokasi toko terbanyak: Tangerang

    2. Pi Kang Wang
    – 1.395 tautan penjualan
    – 185.400 pcs telah terjual
    – Lokasi toko terbanyak: Jakarta Barat

    3. Tramadol
    – 629 tautan penjualan
    – 17 pcs telah terjual
    – Lokasi toko terbanyak: Purwakarta

    4. Pabron Kids
    – 582 tautan penjualan
    – 713 pcs telah terjual
    – Lokasi toko terbanyak: Jakarta Barat

    5. USA Viagra MMC
    – 286 tautan penjualan
    – 42.438 pcs telah terjual
    – Lokasi toko terbanyak: Jakarta Barat

    Halaman 2 dari 2

    (avk/naf)

  • Menkomdigi Minta Operator Seluler Segera Perbaiki BTS di Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor
                
                    
                        
                            Nasional
                        
                        27 November 2025

    Menkomdigi Minta Operator Seluler Segera Perbaiki BTS di Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor Nasional 27 November 2025

    Menkomdigi Minta Operator Seluler Segera Perbaiki BTS di Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan operator seluler perihal akses komunikasi yang putus di wilayah bencana banjir dan longsor.
    Meutya meminta agar BTS milik
    operator seluler
    di daerah terdampak bencana segera diperbaiki.
    “Ini sudah kita koordinasikan dengan operator seluler. Itu rata-rata instalasi BTS milik operator seluler. Jadi, kita minta mereka terus memantau dan segera melakukan perbaikan. Dan yang paling utama juga menginformasikan kepada masyarakat titik-titik mana saja yang terdampak,” ujar Meutya di Istana, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
    Meutya meminta agar operator seluler proaktif dalam memberitahu jika ada gangguan sinyal.
    Dia mengeklaim website Komdigi kini sudah memberikan titik-titik gangguan berdasarkan laporan dari operator seluler.
    “Mudah-mudahan cepat diperbaiki,” ucapnya.
    Diketahui, kondisi banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga hingga Kamis (27/11/2025) masih belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
    Kepala SAR Nias, Putu Arga Sudjarwadi, menyampaikan pihaknya belum dapat memperbarui informasi jumlah korban akibat masalah jaringan komunikasi di lokasi terdampak.
    “Sampai saat ini masih banjir. Tim kami masih terus melakukan evakuasi. Namun memang belum bisa update data karena jaringan komunikasi terputus sejak pagi tadi,” ujarnya kepada Tribun Medan.
    Putu menambahkan, masih ada sejumlah titik yang memerlukan pertolongan.
    Namun, laporan kondisi terkini belum bisa diterima dari tim lapangan.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Meutya Hafid Minta Operator Percepat Perbaikan Sinyal Terdampak Bencana di Sumut

    Meutya Hafid Minta Operator Percepat Perbaikan Sinyal Terdampak Bencana di Sumut

    Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh operator seluler untuk mempercepat pemulihan jaringan komunikasi di wilayah Sumatra Utara yang terdampak cuaca ekstrem akibat Siklon Tropis Senyar.

    Sejumlah wilayah di Sumatera Utara mengalami gangguan jaringan menyusul bencana banjir bandang dan tanah longsor. Kabupaten Tapanuli Selatan dilaporkan terdampak paling parah dengan sekitar 3.000 warga mengungsi, sementara di Kabupaten Mandailing Natal sebanyak 776 warga mengungsi akibat banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem lainnya.

    Menanggapi putusnya jaringan di berbagai titik, Meutya menegaskan langkah cepat telah ditempuh pemerintah.

    Hal ini disampaikan usai dirinya mendampingi Presiden Prabowo Subianto menyambut kedatangan Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (27/11/2025).

    “Ini sudah kita koordinasikan dengan operator seluler. Itu rata-rata instalasi BTS milik operator seluler. Jadi, kita minta mereka terus memantau dan segera melakukan perbaikan, dan yang paling utama juga menginformasikan kepada masyarakat titik-titik mana saja yang terdampak,” ujarnya.

    Lebih lanjut, dia juga menjelaskan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital telah menyediakan informasi lokasi gangguan jaringan.

    Harapannya, pemerintah mendorong operator untuk mempercepat proses pemulihan, mengingat komunikasi menjadi kebutuhan vital terutama bagi warga yang berada di lokasi bencana. Perbaikan jaringan juga dibutuhkan untuk mendukung koordinasi penanganan darurat oleh tim SAR dan pemerintah daerah.

    “Kami melalui website Komdigi sudah memberikan titik-titiknya, atas laporan dari operator seluler. Tapi kita minta operator seluler juga proaktif kepada… apa, penggunanya untuk selalu memberi tahu jika ada gangguan-gangguan. Mudah-mudahan cepat diperbaiki,” tandas Meutya.

  • Daftar Negara yang Larang Anak di Bawah Umur Akses Media Sosial, Terbaru Malaysia

    Daftar Negara yang Larang Anak di Bawah Umur Akses Media Sosial, Terbaru Malaysia

    Bisnis.com, JAKARTA— Sejumlah negara memperketat akses anak di bawah umur terhadap platform digital termasuk media sosial.  Dalam beberapa tahun terakhir, tren pembatasan ini menguat dan semakin banyak negara yang mengadopsi regulasi ketat, mulai dari verifikasi usia hingga larangan penuh bagi anak di bawah 16 tahun. 

    Australia menjadi salah satu pemicu perhatian global setelah pada November 2024 pemerintah di bawah Perdana Menteri Anthony Albanese mengajukan rancangan undang-undang yang melarang anak di bawah 16 tahun mengakses media sosial.

    Jika perusahaan platform tidak mematuhi aturan ini, mereka dapat dikenai denda hingga 50 juta dolar Australia.

    Berikut Daftar Negara yang Telah Menerapkan atau Sedang Menyiapkan Pembatasan Medsos:

    Australia

    Australia mengusulkan larangan total bagi pengguna di bawah 16 tahun untuk mengakses media sosial. Rancangan undang-undang ini menuntut platform memperketat verifikasi usia dan mematuhi kebijakan pemerintah, dengan ancaman denda besar bagi pelanggar. Pemerintah menilai langkah ini penting untuk mengurangi risiko kejahatan daring dan paparan konten berbahaya bagi anak.

    Australia

    Prancis

    Prancis telah mewajibkan verifikasi usia dan izin orang tua bagi pengguna media sosial di bawah 15 tahun sejak 2023. Setelah insiden penikaman yang melibatkan seorang remaja pada Juni 2025, Presiden Emmanuel Macron bahkan menyatakan rencana untuk menerapkan larangan penuh bagi anak di bawah 15 tahun mengakses media sosial. Negara ini juga memberlakukan denda yang cukup besar bagi platform yang gagal mematuhi peraturan tersebut.

    Spanyol

    Pada Juni 2024, Spanyol menaikkan batas usia perlindungan data dari 14 menjadi 16 tahun untuk pembuatan akun media sosial. Aturan ini disusun di tengah meningkatnya kekhawatiran soal penyalahgunaan data anak dan maraknya konten deepfake. Pemerintah juga melarang akses ke gim dengan loot boxes bagi pengguna di bawah 18 tahun karena dianggap memberi dampak serupa perjudian terhadap anak.

    Norwegia

    Norwegia tengah memfinalisasi rencana menaikkan batas usia pembuatan akun media sosial dari 13 menjadi 15 tahun. Rencana ini muncul setelah temuan sebagian besar anak berusia 9 hingga 11 tahun di negara tersebut telah memiliki akun media sosial. Pemerintah menilai regulasi baru diperlukan untuk membatasi paparan anak terhadap konten yang tidak sesuai usia.

    Italia

    Italia telah mewajibkan izin orang tua bagi anak di bawah 14 tahun yang ingin membuka akun media sosial sejak 2018. Meski belum ada pembaruan berarti sejak aturan tersebut diberlakukan, kebijakan ini menjadi salah satu bentuk pengawasan negara terhadap penggunaan media sosial oleh anak dan memberikan kontrol lebih besar kepada orang tua.

    Korea Selatan

    Berbeda dengan negara lain, Korea Selatan tidak secara langsung membatasi akses media sosial, namun memperketat penggunaan perangkat digital di lingkungan pendidikan. Mulai tahun ajaran 2026, negara ini akan melarang penggunaan ponsel dan perangkat digital di ruang kelas untuk mengurangi kecanduan gawai serta meningkatkan fokus belajar. Kebijakan ini tetap memberikan pengecualian bagi siswa berkebutuhan khusus yang memerlukan perangkat sebagai alat bantu.

    Denmark

    Pemerintah Denmark tengah menyiapkan kebijakan yang melarang anak di bawah 15 tahun mengakses media sosial. Aturan ini tetap memberi ruang bagi orang tua untuk mengizinkan anak berusia 13 hingga 14 tahun setelah melalui penilaian tertentu. Pemerintah menilai pembatasan ini penting untuk melindungi anak dari dampak negatif media sosial terhadap kesehatan mental dan konsentrasi.

    Malaysia

    Malaysia menjadi negara terbaru yang bersiap menerapkan pembatasan akses media sosial untuk anak di bawah 16 tahun mulai tahun depan. Menteri Komunikasi Fahmi Fadzil mengatakan pemerintah sedang mengkaji mekanisme yang digunakan Australia dan negara lain untuk memastikan efektivitas aturan tersebut. Kebijakan ini didorong oleh kekhawatiran meningkatnya perundungan siber, penipuan digital, dan eksploitasi seksual anak di dunia maya. Pemerintah berharap platform dapat mematuhi pembatasan usia ini segera setelah regulasi ditetapkan.

    Indonesia

    Indonesia juga mulai memperketat perlindungan anak di ruang digital melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Perlindungan Anak di Ruang Digital, atau PP TUNAS. Regulasi ini mewajibkan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) menyediakan teknologi dan fitur yang aman bagi anak, termasuk verifikasi usia, kontrol orang tua, serta edukasi mengenai keamanan digital.

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan pemerintah berharap implementasi PP TUNAS dapat berjalan penuh pada tahun depan.

    Saat ini regulasi telah diterbitkan, namun penerapannya masih menunggu kesiapan teknologi dari platform digital.  PP TUNAS, yang diterbitkan pada Maret 2025, lahir dari kekhawatiran pemerintah terhadap dampak paparan media sosial dan gim dengan fitur komunikasi terhadap anak. Pemerintah menilai perlu adanya penundaan akses bagi anak usia 13–18 tahun ke platform digital untuk mengurangi paparan terhadap risiko seperti perundungan, penipuan, perjudian, hingga konten ekstrem.