Tag: Joe Biden

  • Transisi Kekuasaan di Balik Pertemuan Trump dengan Biden

    Transisi Kekuasaan di Balik Pertemuan Trump dengan Biden

    Jakarta

    Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menggelar pertemuan dengan Presiden terpilih Donald Trump di Gedung Putih. Pertemuan itu dilakukan demi memastikan transisi kekuasaan berjalan mulus.

    Dirangkum detikcom, Kamis (14/11/2024), Biden menyambut kedatangan Trump kembali ke Gedung Putih pada Rabu waktu setempat. Keduanya berjabat tangan di depan api unggun Ruang Oval saat mereka menjanjikan transisi yang lancar.

    “Selamat datang kembali,” kata Biden, 81 tahun, saat memberi selamat kepada Trump yang berusia 78 tahun.

    Biden, yang keluar dari pemilihan pada bulan Juli tetapi melihat penggantinya Kamala Harris kalah dari Trump minggu lalu, mengatakan dia “menantikan transisi yang lancar” dan berjanji untuk melakukan “segala yang kami bisa untuk memastikan Anda diakomodasi.”

    Saat kedua presiden dengan usia gabungan 159 tahun itu berjabat tangan, Biden tampak menunduk, sementara Trump mencondongkan tubuh ke depan dan menatap matanya.

    Trump mengobarkan massa yang menyerang Gedung Capitol AS pada tahun 2021 dan menjalankan kampanye pemilihan yang brutal dan memecah belah tahun ini–tetapi berusaha untuk bersikap sopan pada kunjungannya kembali ke Gedung Putih.

    “Politik itu sulit, dan dalam banyak kasus, dunia ini tidak begitu menyenangkan. Dunia ini menyenangkan saat ini dan saya sangat menghargainya,” kata Trump.

    Bahas Ukraina hingga Timur Tengah

    Isu soal perang Ukraina dan situasi terkini di kawasan Timur Tengah menjadi pembahasan saat keduanya bertemu.

    Dalam pertemuan itu, Biden berusaha menekankan kepada Trump bahwa sangat penting bagi AS untuk melanjutkan dukungan kepada Ukraina dalam melawan Rusia. Demikian seperti dilansir Reuters dan AFP, Kamis (14/11/2024).

    “Presiden Biden memperkuat pandangannya bahwa Amerika Serikat yang terus mendukung Ukraina adalah demi kepentingan keamanan nasional kita,” ucap Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan saat berbicara kepada wartawan membahas topik pembicaraan Biden dan Trump di Gedung Putih.

    Menurut Sullivan, Biden menjelaskan kepada Trump bahwa dukungan untuk Ukraina baik bagi keamanan nasional AS, karena Eropa yang kuat dan stabil akan menjaga AS agar tidak terseret ke dalam perang.

    Trump sendiri telah berjanji untuk mengakhiri perang antara Rusia dan Ukraina secepatnya, namun tanpa menjelaskan caranya.

    Pertemuan Berlangsung 2 Jam

    Pertemuan keduanya ini menjadi yang pertama sejak Pilpres AS digelar pada 5 November lalu, di mana Trump mengalahkan Wakil Presiden Kamala Harris. Biden dan Trump duduk berdampingan di Ruang Oval Gedung Putih, yang menjadi pemandangan damai yang menepis ketegangan di antara keduanya selama ini.

    Pertemuan ini merupakan pertemuan ramah-tamah yang dirancang untuk menunjukkan transisi kekuasaan yang lancar, meskipun kedua pemimpin memiliki perbedaan pendapat yang mendalam soal beberapa kebijakan.

    Juru bicara Gedung Putih, Karine Jean-Pierre, menuturkan kepada wartawan setempat bahwa pertemuan itu berlangsung selama dua jam.

    “Mereka membahas masalah-masalah penting keamanan nasional dan kebijakan dalam negeri yang dihadapi bangsa dan dunia. Itu pertemuan yang sangat ramah, menyenangkan dan substantif,” sebutnya.

    Trump, saat berbicara kepada New York Post usai pertemuan itu, mengungkapkan dirinya dan Biden “berbicara banyak tentang Timur Tengah”.

    “Saya ingin mengetahui pandangannya mengenai posisi kita saat ini. Dan dia menjelaskannya kepada saya, dia sangat ramah,” ucap Trump merujuk pada Biden.

    (taa/dek)

  • Agenda Prabowo Hari Ini, Hadiri KTT APEC 2024 di Peru

    Agenda Prabowo Hari Ini, Hadiri KTT APEC 2024 di Peru

    Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto diagendakan mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2024 yang diselenggarakan di Peru. Kehadiran Prabowo di forum internasional ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam kerja sama ekonomi di kawasan Asia-Pasifik.

    Dalam pertemuan KTT APEC di Lima, Peru, Presiden Prabowo didampingi Menteri Perdagangan Budi Santoso, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin), serta sejumlah pengusaha dan menteri kabinet lainnya. Di forum ini, Prabowo dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral dengan beberapa pemimpin negara untuk memperkuat hubungan ekonomi dan diplomasi Indonesia dengan negara-negara anggota APEC.

    Selain Prabowo, beberapa pemimpin negara baru lainnya juga hadir di KTT APEC 2024, seperti Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon, Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, hingga Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra. Kehadiran para pemimpin baru ini diharapkan membawa perspektif segar dalam diskusi yang berfokus pada kerja sama ekonomi dan keberlanjutan di Asia-Pasifik.

    Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo tiba di Pangkalan Militer Angkatan Udara Grupo 8 Alar di Bandara Internasional Jorge Chavez, Lima, Peru, pada Rabu (13/11/2024) sekitar pukul 22.35 waktu setempat.

    Sebelumnya, Prabowo bertolak dari Pangkalan Militer Andrews di Washington DC, Amerika Serikat, sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Di Washington, Prabowo telah mengadakan pertemuan penting, termasuk dengan Presiden AS Joe Biden di Gedung Putih.

    Presiden Prabowo memulai kunjungan luar negeri perdananya sejak dilantik pada 20 Oktober 2024. Lawatan ini dimulai pada 8 November 2024 dan mencakup kunjungan ke beberapa negara, termasuk China, Amerika Serikat, Inggris, Peru, dan Brasil.

    Di China, Amerika Serikat, dan Inggris, Presiden Prabowo memenuhi undangan dari pemimpin negara sahabat. Sedangkan di Peru dan Brasil, Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri KTT APEC dan KTT G-20.

  • Ditanya soal Gabung OECD atau BRICS Plus, Ini Jawaban Prabowo

    Ditanya soal Gabung OECD atau BRICS Plus, Ini Jawaban Prabowo

    Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa pemerintah Indonesia tengah mencari peluang terbaik untuk memperkuat ekonomi nasional, termasuk melalui keanggotaan di organisasi internasional. 
     
    Hal ini disampaikannya dalam menanggapi pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden, yang mendukung Indonesia mempercepat proses bergabung dengan Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD). Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani.
     
    Baca juga: Perbedaan BRICS dan OECD: Karakteristik, Tujuan, dan Geopolitik
    OECD adalah organisasi internasional yang beranggotakan negara-negara dengan ekonomi maju, seperti Amerika Serikat, Jepang, Jerman, dan Inggris. OECD bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, stabilitas keuangan, serta kebijakan publik yang berbasis data dan standar tinggi. 
     
    Selain OECD, Indonesia juga mengajukan lamaran untuk bergabung dengan BRICS Plus. BRICS adalah aliansi ekonomi multilateral yang terdiri dari Brazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. 
     
    Organisasi ini difokuskan pada kolaborasi ekonomi negara-negara berkembang dengan potensi pertumbuhan yang besar. BRICS Plus adalah inisiatif untuk memperluas kemitraan BRICS ke negara-negara tambahan, menawarkan peluang peningkatan investasi dan perdagangan di antara negara-negara non-Barat yang berkembang pesat.
     
    Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan mencari peluang ekonomi yang paling menguntungkan di berbagai forum internasional. Pernyataan ini diberikan Prabowo ketika ditanyakan terkait peluang Indonesia bergabung dengan OECD dan atau BRICS.
     
    “Kita juga ikut IPEF (Indo-Pacific Economic Framework), kita juga ikut CPTPP (Comprehensive and Progressive Trans-Pacific Partnership Agreement),” ujar Prabowo dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis dini hari, 14 November 2024.
     
    “Untuk ekonomi, kita ingin mencari yang terbaik, peluang-peluang untuk ekonomi kita. Kita harus memikirkan kesejahteraan rakyat kita,” tegasnya.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (DHI)

  • Mau Beli Mobil Mewah kayak Tunggangan Prabowo di AS? Ini Spek dan Harganya

    Mau Beli Mobil Mewah kayak Tunggangan Prabowo di AS? Ini Spek dan Harganya

    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto menunggangi mobil ultramewah Mercedes-Maybach S-Class di Amerika Serikat. Maybach S-Class itu dipakai Prabowo saat menuju Gedung Putih, Washington DC, untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden.

    Presiden Prabowo tiba di Gedung Putih melalui gerbang North West dengan iring-iringan mobil kepresidenan. Mobil yang ditumpangi Prabowo kali ini berbeda. Tampak Prabowo menunggangi mobil ultramewah Mercedes-Maybach S-Class. Sebelumnya, ketika mendarat di Washington DC beberapa hari lalu, Prabowo dijemput mobil Chevrolet Suburban. Kali ini, Mercedes-Maybach yang menjadi tunggangan Prabowo untuk menuju Gedung Putih.

    Maybach yang ditumpangi Prabowo itu menggunakan pelat nomor LNF-5020. Mobil berkelir hitam itu dipasangi bendera Merah Putih di sisi kiri dan bendera Amerika Serikat di sisi kanan.

    Buat kamu yang pengin punya mobil ultramewah seperti tunggangan Prabowo di Amerika, Mercedes-Benz menjual mobil serupa di Indonesia. Mobil ini dijual di Indonesia dalam bentuk Mercedes-Maybach S 580 4Matic+.

    Mercedes-Maybach S-Class memiliki wheelbase yang 18cm lebih panjang dibandingkan dengan Mercedes-Benz S-Class. Hal ini berimbas makin lapangnya kabin bagian belakang mobil.

    Terdapat kursi captain seat yang ditunjang dengan berbagai kenyamanan, mulai dari pemijat pada bagian calf rest dan penghangat untuk bagian leher dan pundak.

    Maybach S-Class memiliki fitur active road noise compensation memberikan kesunyian lebih saat berada di dalam mobil. Sistem akan mengurangi suara-suara bising dengan frekuensi rendah menggunakan gelombang suara kontra-fase. Suara lalu dipancarkan menggunakan speaker bass dari Burmester high-end 4D surround sound system.

    Mercedes-Maybach S-Class juga menjadi model pertama yang menerapkan adaptive rear lighting, di mana penumpang dapat menyesuaikan terang, ukuran dan posisi dari titik cahaya serta memilih warna cahaya warm atau cold.

    Tersedia juga sistem multimedia MBUX generasi kedua yang ditampilkan melalui lima layar OLED, memudahkan penumpang untuk mengendalikan fungsi kendaraan dan kenyamanan.

    Secara spesifikasi mesin, Mercedes-Maybach S 580 dibekali mesin V8 berkapasitas 3.982 cc. Mesin tersebut mampu menyemburkan tenaga hingga 503 hp pada 5.500 rpm dengan torsi maksimal 700 Nm pada 2.000-4.500 rpm. Mesin dikawinkan dengan transmisi 9G-Tronic.

    Mobil ini bisa berakselerasi dari posisi diam hingga 100 km/jam dalam 4,8 detik. Kecepatan tertingginya mencapai 250 km/jam. Konsumsi bahan bakarnya diklaim 11,7 sampai 10,4 liter per 100 km.

    Saat ini, Mercedes-Benz menjual Mercedes-Maybach S 580 4Matic+ dengan harga mulai dari Rp 7,3 miliar. Harga tersebut berstatus off the road, berarti belum termasuk pajak-pajak.

    (rgr/dry)

  • Para Kepala Negara Absen di KTT Iklim COP29, Ada yang Undur Diri

    Para Kepala Negara Absen di KTT Iklim COP29, Ada yang Undur Diri

    Jakarta

    Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) terkait perubahan iklim COP29 sedang berlangsung di Baku, Azerbaijan. Para pemimpin dunia, negosiator, pelobi dan LSM bertemu di sini, membahas perubahan iklim dan lingkungan hidup.

    Lebih dari 100 kepala negara dan pemerintahan telah mengonfirmasi kehadiran mereka di COP29, menurut sumber PBB. Namun, sejumlah pemimpin dunia dan pejabat pemerintah telah menyatakan tidak akan menghadiri acara yang berlangsung 11-22 November 2024 ini. Siapa saja? Berikut daftar negara yang tidak hadir beserta alasannya, dikutip dari Euro News.

    Presiden Komisi Eropa

    Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen tidak hadir. Alasannya, Komisi Eropa sedang dalam fase transisi. “Presiden akan fokus pada tugas kelembagaannya. Von der Leyen saat ini tengah mempersiapkan masa jabatan keduanya yang akan dimulai pada 1 Desember,” kata juru bicara Komisi Eropa.

    Sementara itu, Uni Eropa diwakili oleh Presiden Dewan Eropa Charles Michel, Kepala Kebijakan Iklim Wopke Hoekstra, dan Komisaris Bidang Energi Kadri Simson.

    Presiden Prancis Emmanuel Macron

    Presiden Prancis Emmanuel Macron juga absen dari KTT ini. Kabarnya, alasannya karena pertemuan tersebut diadakan di Azerbaijan dan Prancis menolak menginjakkan kaki di negara itu.

    Hubungan antara kedua negara menegang sejak tahun lalu ketika Paris mengutuk serangan militer Azerbaijan terhadap separatis Armenia di wilayah Karabakh yang memisahkan diri.

    Kanselir Jerman Ola Scholz

    Pemimpin negara adikuasa Eropa lainnya juga tidak hadir, yakni Kanselir Jerman Olaf Scholz. Jauh hari sebelumnya, ia telah mengumumkan tidak akan menghadiri COP29 setelah koalisi yang berkuasa bubar.

    Semula, ia berencana menghadiri COP29, tetapi kemudian membatalkan keputusan itu setelah runtuhnya pemerintahan koalisi tiga partai Jerman.

    Presiden AS ke-46 Joe Biden

    COP29 digelar beberapa hari setelah pemilihan umum di Amerika Serikat (AS), sehingga Joe Biden tidak hadir. Ini adalah tahun kedua berturut-turut ia tidak hadir dalam perundingan iklim global. Sebagai gantinya, delegasi AS dipimpin oleh John Podesta, penasihat senior presiden AS untuk kebijakan iklim internasional.

    Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva

    Setelah mengalami cedera kepala bulan lalu, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva membatalkan perjalanannya ke Baku. Negaranya akan menjadi tuan rumah COP30 di Belem tahun depan.

    Raja Charles III

    Raja Charles juga tidak menghadiri COP29 dikarenakan pemerintah Inggris memutuskan untuk tidak mengutusnya mewakili rakyat mengingat ia masih dalam masa pemulihan dari kanker. Namun Raja Charles III memiliki sejarah panjang dalam advokasi perubahan iklim dan telah menghadiri konferensi-konferensi PBB sebelumnya.

    Presiden Rusia Vladimir Putin

    Presiden Rusia Vladimir Putin juga tidak hadir, dan delegasi negaranya di COP29 akan dipimpin oleh Perdana Menteri Mikhail Mishustin. Ironisnya, Oktober lalu, duta besar Ukraina untuk Uni Eropa, Vsevolod Chentsov mengatakan bahwa masyarakat internasional harus menghindari perundingan tersebut jika Putin hadir.

    Pemimpin Kanada, India, China, Afrika Selatan, dan Australia

    Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden China Xi Jinping, Cyril Ramaphosa dari Afrika Selatan, dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese juga melewatkan konferensi iklim tahun ini. Namun alasan mereka absen tidak diketahui.

    Papua Nugini Protes dan Menarik Diri

    Pada Agustus tahun ini, Perdana Menteri Papua Nugini James Marape mengumumkan bahwa negara tersebut tidak akan menghadiri COP29 sebagai protes terhadap negara-negara besar karena kurangnya dukungan cepat bagi para korban perubahan iklim.

    Marape mengatakan, hal ini dilakukan demi kepentingan semua negara kepulauan kecil. Dikelilingi oleh lautan dan merupakan rumah bagi hamparan hutan hujan terbesar ketiga di planet ini, Papua Nugini sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim. Wilayah ini dirusak oleh berbagai dampak seperti naiknya permukaan air laut dan bencana alam.

    (rns/fay)

  • Prabowo Tiba di Peru untuk Hadiri KTT APEC dan Pertemuan Bilateral dengan Kepala Negara

    Prabowo Tiba di Peru untuk Hadiri KTT APEC dan Pertemuan Bilateral dengan Kepala Negara

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Militer Angkatan Udara Grupo 8 Alar, Bandara Internasional Jorge Chavez, Lima, Peru, pada Rabu (13/11/2024) sekitar pukul 22.35 waktu setempat.

    Kedatangan Kepala Negara disambut oleh Menteri Pertanian Peru Angel Manuel Manero Campos, Duta Besar Republik Indonesia di Lima Ricky Suhendar, Komandan Jenderal del Ala Aérea N° 2 Mayjen Julio Cesar Gutiérrez Gonzales, serta Wakil Kepala Protokol Negara Peru Minestera Sandra pinto La Fuente.

    Selain itu, tampak pula pasukan jajar kehormatan yang turut menyambut dan mengiringi Presiden Ke-8 RI itu menuju kendaraan. Dari bandara, Presiden Prabowo dan rombongan langsung menuju hotel tempatnya bermalam selama di Peru.

    Dalam kunjungan kali ini, Orang nomor satu di Indonesia itu diagendakan untuk melakukan kunjungan kenegaraan sekaligus menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC).

    Selain itu, Prabowo juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara sahabat di sela-sela agenda kunjungannya.

    Sebelumnya, Prabowo bertolak dari Pangkalan Militer Andrews, Washington DC, Amerika Serikat, sekitar pukul 14.00 waktu setempat.

    Selama di Washington DC, Presiden Prabowo telah melakukan sejumlah pertemuan, termasuk dengan Presiden AS Joe Biden di Gedung Putih.

    Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan kali ini adalah Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Sementara itu, tampak menyambut ketibaan Presiden Prabowo di hotel tempatnya bermalam adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Budi Santoso, dan Penasehat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Dudung Abdurachman.

  • Presiden Prabowo tiba di Peru untuk hadiri KTT APEC

    Presiden Prabowo tiba di Peru untuk hadiri KTT APEC

    Presiden Prabowo Subianto disambut prosesi militer jajar kehormatan saat tiba di Pangkalan Militer Angkatan Udara Grupo 8 Alar, Bandara Internasional Jorge Chavez, Lima, Peru, Rabu (13/11/2024), untuk menghadiri agenda KTT APEC. (ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden)

    Presiden Prabowo tiba di Peru untuk hadiri KTT APEC
    Dalam Negeri   
    Novelia Tri Ananda   
    Kamis, 14 November 2024 – 14:10 WIB

    Elshinta.com – Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Militer Angkatan Udara Grupo 8 Alar, Bandara Internasional Jorge Chavez, Lima, Peru, pada Rabu, sekitar pukul 22.35 waktu setempat.

    Biro Pers Sekretariat Presiden di Jakarta, Kamis, menginformasikan kedatangan Kepala Negara disambut oleh Menteri Pertanian Peru Angel Manuel Manero Campos, Duta Besar Republik Indonesia di Lima Ricky Suhendar, Komandan Jenderal del Ala Aérea N° 2 Mayjen Julio Cesar Gutiérrez Gonzales, serta Wakil Kepala Protokol Negara Peru Minestera Sandra pinto La Fuente.

    Ketibaan Presiden Prabowo di Peru disambut prosesi militer jajar kehormatan yang mengiringi Presiden Prabowo menuju kendaraan. Dari bandara, Presiden Prabowo dan rombongan langsung menuju hotel tempatnya bermalam selama di Peru. Dalam kunjungan kali ini, Presiden Prabowo Subianto diagendakan untuk melakukan kunjungan kenegaraan sekaligus menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC).

    Selain itu, Presiden Prabowo juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara sahabat di sela-sela agenda kunjungannya. Sebelumnya, Presiden Prabowo bertolak dari Pangkalan Militer Andrews, Washington DC, Amerika Serikat, sekitar pukul 14.00 waktu setempat.

    Selama di Washington DC, Presiden Prabowo telah melakukan sejumlah pertemuan, termasuk dengan Presiden AS Joe Biden di Gedung Putih. Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan kali ini adalah Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

    Sementara itu, turut menyambut ketibaan Presiden Prabowo di hotel tempatnya bermalam adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Dudung Abdurachman.

    Sumber : Antara

  • AS Desak Israel Perbaiki Situasi di Gaza – Espos.id

    AS Desak Israel Perbaiki Situasi di Gaza – Espos.id

    Perbesar

    ESPOS.ID – Kondisi reruntuhan di Gaza Utara, di mana Israel juga menahan sejumlah orang, Jumat (25/10/2024). (Istimewa/X/PalYouthNews)

    Esposin, GAZA — Pemerintah Amerika Serikat telah mendapatkan komitmen lebih lanjut dari Israel dalam dua hari terakhir mengenai situasi di Jalur Gaza, ungkap Gedung Putih pada Rabu (13/11/2024). 

    Perkembangan tersebut muncul setelah adanya laporan dari kelompok bantuan yang mengatakan Israel belum menjalani tuntutan bantuan AS dalam waktu 30 hari, menurut surat tertanggal 13 Oktober 2024.

    Promosi
    Berdayakan Perempuan, BRI Raih Indonesia Women’s Empowerment Principles Awards

    Surat yang ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, dan Menteri Pertahanan, Lloyd Austin, menguraikan tuntutan khusus, termasuk persyaratan minimal 350 truk bantuan untuk memasuki Gaza setiap hari.

    Surat itu juga meminta Israel untuk menahan diri dari mengadopsi undang-undang kontroversial yang akan melarang semua kegiatan Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNRWA) di Israel dan wilayah pendudukan.

    Delapan organisasi bantuan kemanusiaan, termasuk Anera dan Oxfam, merilis laporan pada Selasa (12/11/2024) yang menyatakan bahwa Israel “tidak hanya gagal memenuhi kriteria AS yang mengindikasikan dukungan terhadap respons kemanusiaan, tetapi juga mengambil tindakan yang secara dramatis memperburuk situasi di lapangan, khususnya di Gaza utara.”

    Sementara itu, Penasehat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan mengatakan kepada wartawan bahwa dirinya telah bertemu Menteri Urusan Strategis Israel Ron Dermer pada Selasa untuk membahas secara rinci dan konstruktif mengenai situasi terbaru di Timur Tengah.

    Menegaskan AS mendesak peningkatan jumlah bantuan kemanusiaan yang memasuki Gaza, Sullivan mengatakan “Kami telah membuat beberapa kemajuan dalam hal itu. Kami memperoleh komitmen lebih lanjut dari pihak Israel selama beberapa hari terakhir. Kami ingin komitmen tersebut ditindaklanjuti,” katanya sebagaimana dikutip dari Anadolu yang dilansir Antara, Kamis (14/11/2024). 

    “Kami yakin bahwa dapat terus menangani semua isu yang relevan, baik itu bantuan kemanusiaan atau memastikan pertahanan Israel terhadap serangan Iran atau mengupayakan gencatan senjata dan kesepakatan penyanderaan di Gaza, atau pada akhirnya membawa resolusi diplomatik ke Lebanon, yang tengah kami garap secara aktif,” katanya. “Kami akan terus melakukannya setiap hari selama kami masih menjabat.”

    DIa mengatakan pemerintahan Biden telah mengirim sinyal kepada pemerintahan Trump yang akan datang bahwa mereka siap berkoordinasi dalam perjanjian sandera Gaza, menambahkan bahwa topik tersebut dibahas dalam pertemuan antara Presiden Joe Biden dan Presiden terpilih Donald Trump di Gedung Putih pada Rabu.

    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram “Solopos.com Berita Terkini” Klik link ini.

  • Prabowo Tiba di Peru untuk KTT APEC, Batal Bertemu Trump?

    Prabowo Tiba di Peru untuk KTT APEC, Batal Bertemu Trump?

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Peru untuk menghadiri agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC). 

    Sebelum ke Peru, Prabowo berkunjung ke Amerika Serikat untuk menemui tokoh dan pejabat penting, salah satunya Presiden AS Joe Biden.

    Dalam pertemuan itu, Prabowo dan Biden membahas soal kemitraan jangka panjang AS-Indonesia, dukungan AS untuk Indonesia gabung OECD, hingga pembahasan investasi energi dan kesehatan di Tanah Air.

    Selain Biden, Prabowo juga menemui dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS) Lloyd J. Austin. Dalam pertemuan itu, keduannya membahas juga kemitraan Indonesia-AS hingga bertukar pandangan terkait persoalan yang ada.

    “Kami berhubungan baik. Saya sama beliau [Lloyd] sudah bekerja sama lama. Ya kami bicara masalah-masalah yang aktual, kerjasama antara kedua negara. Tukar menukar informasi dan pandangan. Saya kira itu intinya,” ujar Prabowo, Rabu (13/11/2024).

    Namun, dalam kunjungannya ke Negeri Paman Sam itu belum tersiar kabar Prabowo menemui Presiden Terpilih AS, Donald Trump. Padahal, santer dikabarkan pertemuan keduannya ini bakal terjadi saat Prabowo mengunjungi AS.

    Terlebih, Prabowo mengatakan ingin bertemu secara pribadi dengan Trump sebagai Presiden AS terpilih di mana pun Trump berada. Trump bahkan memuji sikap Prabowo tersebut.

    “Jika memungkinkan saya ingin sekali menelepon Anda secara pribadi. Di mana pun Anda berada, saya bersedia terbang untuk mengucapkan selamat kepada Anda secara langsung,” ujar Prabowo dalam video yang diunggah di akun Instagram resmi @prabowo, Senin (11/11/2024), 

    “Oh, itu sangat baik. Kita akan melakukan itu kapanpun, yang Anda lakukan di Indonesia merupakan kerja yang bagus, sangat bagus,” jawab Trump.

  • Mengapa Elon Musk Jadi Juru Pangkas Anggaran-Regulasi Pemerintahan Trump?

    Mengapa Elon Musk Jadi Juru Pangkas Anggaran-Regulasi Pemerintahan Trump?

    Washington DC

    Donald Trump sudah mengumumkan sejumlah nama yang akan membantu tugasnya di Gedung Putih. Pada Selasa (12/11), salah satu orang terkaya di dunia, Elon Musk, masuk deretan nama pejabat.

    Trump mengumumkan pemilik jejaring sosial X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter) itu akan bertugas di “Departemen Efisiensi Pemerintah” yang bertanggung jawab memangkas anggaran dan regulasi pemerintah AS.

    Trump mengatakan Musk akan “membongkar birokrasi pemerintah, memangkas regulasi yang berlebihan, memangkas pengeluaran yang boros, dan merestrukturisasi lembaga-lembaga federal”.

    Musk rencananya akan memimpin departemen ini bersama pengusaha teknologi dan mantan kandidat presiden dari Partai Republik, Vivek Ramaswamy.

    Meskipun begitu, masih belum jelas seperti apa badan ini nantinya dan berapa lama masa jabatan Musk dan Ramaswamy.

    Keduanya diberi tenggat waktu hingga Juli 2026 untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Namun, tidak diketahui apakah posisi mereka juga akan berakhir pada tanggal tersebut.

    Melalui X, Musk merayakan penunjukan ini dengan kalimat seperti “Membuat pemerintah menyenangkan lagi!” dan “Orang-orang tidak tahu seberapa besar perbedaan yang akan terjadi.”

    Saat berbicara dalam kampanye Trump, Oktober lalu, Musk yakin anggaran pemerintah AS dapat dipotong “setidaknya” US$ 2 triliun dari sekitar US$ 6,5 triliun. Ia juga sering menyarankan agar jumlah PNS dapat dikurangi secara signifikan.

    Sementara itu, Ramaswamy telah mengajukan rencana untuk menghapus sejumlah departemen federal termasuk Departemen Pendidikan, Komisi Regulasi Nuklir, Badan Pajak, dan FBI.

    Apa itu Departemen Efisiensi Pemerintah?

    Elon Musk adalah salah satu figur yang terus hadir dalam kampanye Trump. Dia juga akan membantu pemerintahan Trump (Reuters)

    Musk pertama kali mengemukakan gagasan tentang pemangkasan anggaran saat menjamu Trump di X musim panas ini. Nama resminya merujuk pada meme yang menampilkan anjing Shiba Inu yang kemudian menjadi nama mata uang kripto Dogecoin, mata uang favorit Musk, yang nilainya telah melonjak sejak pemilihan.

    Christopher Phelps, seorang profesor sejarah politik AS modern, mengatakan nama itu “merujuk kepada deregulasi kripto yang bakal mereka lakukan”.

    Namun, tidak jelas seberapa besar pemangkasan yang benar-benar akan menjadi kenyataan.

    Departemen baru itu tidak akan memiliki peran resmi, tetapi memberikan “nasihat dan bimbingan dari luar pemerintah”, menurut pengumuman dari kubu Trump.

    Para ahli juga telah memperingatkan bahwa pemangkasan berskala besar dapat sangat mengganggu, tergantung pada seberapa cepat pemangkasan dilaksanakan. Pemangkasan juga berpotensi menghadapi penolakan di Kongres AS.

    Musk sendiri mengakui risikonya. Dia mengatakan bahwa rakyat Amerika harus siap menghadapi kesulitan sementara demi keuntungan jangka panjang.

    Cara dia menjalankan perusahaannya sendiri mungkin mengisyaratkan apa yang bisa terjadi.

    BBC

    BBC News Indonesia hadir di WhatsApp.

    Jadilah yang pertama mendapatkan berita, investigasi dan liputan mendalam dari BBC News Indonesia, langsung di WhatsApp Anda.

    BBC

    Setelah mengambil alih platform media sosial Twitter pada Oktober 2022 yang kemudian ia beri nama X, Musk melaksanakan perubahan besar-besaran, termasuk mengurangi tenaga kerja dari sekitar 8.000 orang menjadi 1.500 orang dalam hitungan minggu.

    “Idenya tentang efisiensi adalah memberhentikan banyak orang,” kata Alex Waddan, seorang profesor politik AS di Universitas Leicester.

    Musk juga melonggarkan moderasi konten, menghentikan verifikasi akun, serta menyambut kembali para pengguna yang telah dilarang karena sebelumnya melanggar aturan tentang ujaran kebencian dan disinformasi.

    Elon Musk tampil dalam kampanye Trump pada Oktober 2024 lalu (Getty Images)

    Di antara sejumlah pengguna yang ia sambut adalah Trump. Sebelumnya Trump dilarang Twitter pascakerusuhan Gedung Capitol pada Januari 2021 lantaran terus mengklaim pemilihan umum 2020 telah dicurangi.

    Kritikus berpendapat perubahan itu telah menggelorakan ujaran kebencian dan misinformasi meskipun Musk menegaskan situs tersebut netral secara politik.

    Perombakan tersebut juga mendorong eksodus pengiklan, cara utama situs tersebut menghasilkan uang. Meskipun Musk telah memperkenalkan cara-cara baru untuk meningkatkan pendapatan, seperti langganan berbayar, perusahaan tersebut saat ini bernilai jauh lebih rendah daripada US$ 44 miliar yang dibayarkan Musk dua tahun lalu.

    Rekam jejak Musk di Tesla dan SpaceX lebih kuat.

    Di antara perusahaan-perusahaan mobil, Tesla menonjol karena membuat kendaraan listrik dengan laba besar, sebagian berkat operasi yang efisien. Perusahaan roketnya, SpaceX, dipuji karena memungkinkan peluncuran roket dengan biaya yang jauh lebih rendah.

    “Sebagai pengusaha, Musk telah gigih dalam mencoba meningkatkan efisiensi kelembagaan di perusahaan-perusahaannya sendiri,” kata Thomas Gift, profesor ilmu politik sekaligus direktur Pusat Kajian Politik AS di University College London.

    Dia menambahkan bahwa meskipun peran utama Musk “menebas semak belukar birokrasi pemerintah federal AS”, posisinya juga akan memberinya pengaruh dalam pemerintahan baru.

    “Meskipun perannya di Departemen Efisiensi Pemerintah akan lebih informal, tidak diragukan lagi bahwa dia telah mendapat perhatian Trump, setidaknya untuk saat ini.”

    Memangkas regulasi

    Musk telah menyampaikan rencananya untuk mengoptimalkan efisiensi pemerintah. Dia memberi contoh bahwa suatu hari manusia bisa menguasai Planet Mars, tapi itu hanya bisa terjadi “jika tidak dikekang oleh birokrasi”.

    Yang tidak dikemukakan Musk adalah langkah pemangkasan anggaran dan regulasi sebenarnya dapat berdampak signifikan bagi kepentingan bisnisnya, yang terkait erat dengan pemerintah AS.

    Perusahaan roket SpaceX yang dia dirikan punya kontrak dengan pemerintah AS senilai lebih dari US$ 8 miliar, menurut situs pengadaan barang dan jasa AS. Musk dapat memperoleh manfaat lebih besar melalui kedekatannya dengan pemerintah AS di bawah Trump.

    Sementara itu, perusahaan mobil listrik Tesla miliknya Tengah menghadapi penyelidikan dari berbagai lembaga pemerintah atas sejumlah masalah seperti keselamatan fitur swakendara. Keinginan Musk untuk memangkas regulasi dapat mempengaruhi penyelidikan tersebut.

    Elon Musk kerap tampil dalam kampanye Trump (Getty Images)

    Dalam beberapa tahun terakhir, Musk berulang kali menuduh pihak regulator menggelar penyelidikan sepele dan menghalangi perusahaannya.

    Pada bulan September, ia mengancam akan menuntut Badan Penerbangan Federal (FAA) atas rencana untuk mendenda perusahaan SpaceX miliknya sebesar US$ 633.000 atas dugaan pelanggaran lisensi terkait dengan beberapa peluncuran roketnya dari Cape Canaveral di Florida. Ia menuduh badan tersebut melakukan “pelanggaran regulasi”.

    Musk “berpotensi memperoleh keuntungan pribadi dari banyak deregulasi yang digembar-gemborkannya,” kata Christopher Phelps, seorang profesor sejarah politik AS modern.

    Phelps menambahkan: “Saya pikir menugaskan seseorang yang merupakan miliarder dan menjalankan perusahaan besar untuk bertanggung jawab atas proyek deregulasi federal pada dasarnya penuh dengan konflik kepentingan.”

    Musk mengancam akan menuntut Badan Penerbangan Federal (FAA) atas rencana untuk mendenda perusahaan SpaceX miliknya (Reuters)

    Thomas Gift, profesor ilmu politik sekaligus direktur Pusat Kajian Politik AS di University College London, mengatakan bahwa Musk tampaknya benar-benar sosok yang percaya pada manfaat lingkup pemerintahan yang lebih kecil.

    “Tidak diragukan lagi bahwa Musk memiliki kepentingan pribadi yang signifikan dalam lanskap regulasi AS karena dia punya banyak bisnis,” kata Prof Gift. “Pada saat yang sama, sulit untuk menyatakan bahwa ini adalah satu-satunya hal yang mendorongnya.

    Alex Waddan, seorang profesor politik AS di Universitas Leicester, berkata: “Musk telah menanggung risiko pribadi dan politik yang besar dalam mendukung Trump, dan banyak dari aktivitas dan retorikanya tampaknya mencerminkan seorang yang berkomitmen secara ideologis terhadap tujuan yang diyakininya.”

    “Jelas dia terlibat dalam permainan ini dan ada kepentingan pribadi, tetapi ada pula orang yang secara tulus meyakini terlalu banyak peraturan pemerintah dan terlalu banyak birokrasi pemerintah,” katanya.

    Ganjaran untuk loyalitas

    Selama bertahun-tahun, Musk tidak memainkan peran besar dalam politik, meskipun kekayaannya sekarang bernilai lebih dari US$300 miliar, menurut perkiraan majalah Forbes.

    Namun, kritiknya terhadap pemerintahan Joe Biden meningkat setelah Gedung Putih tidak mengundang Tesla ke pertemuan puncak mobil listrik pada 2021.

    Ia secara resmi mendukung Trump tahun ini setelah percobaan pembunuhan. Musk lantas menyumbangkan US$ 200 juta untuk tim sukses Trump tahun 2024 dan tampil di banyak acara kampanye.

    Musk kerap hadir di markas transisi pemerintahan Trump di Mar-a-Lago.

    Musk juga bersumpah akan terus mendanai upaya-upaya untuk memajukan agenda presiden terpilih dan membantu para kandidat dari Partai Republik dalam pemilihan kongres mendatang.

    Prof Phelps menggambarkan hubungan Musk dengan Trump sebagai “transaksional”. Dia menambahkan bahwa peran baru Musk “memberinya banyak pengaruh simbolis dan mungkin pengaruh untuk menyelesaikan hal-hal yang paling penting baginya”.

    Musk dinilai dapat mempengaruhi kebijakan AS dan Trump akan memiliki penasihat yang simpatik untuk dimintai bantuan.

    “Trump ingin melibatkan para loyalis dalam pemerintahan barunya, dan tidak ada seorang pun yang lebih loyal daripada Musk sejak ia mengumumkan dukungannya untuk Trump,” kata Thomas Gift, seorang profesor ilmu politik dan direktur Pusat Politik AS di University College London.

    “Musk tidak hanya memberikan dukungan penuhnya untuk Trump secara pribadi dan finansial selama kampanye, tetapi ia juga telah berkembang menjadi penasihat terpercaya dalam berbagai topik, mulai dari kebijakan teknologi hingga perang di Ukraina.”

    Pertanda awal bahwa Musk punya pengaruh adalah ketika dia dilibatkan dalam pembicaraan telepon antara Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky setelah pemilihan umum.

    “Itu sebenarnya sangat luar biasa,” kata Prof Waddan. “Biasanya, donatur terbesar tidak akan mendapatkan akses semacam itu.”

    Baca juga:

    (nvc/nvc)