Tag: Joe Biden

  • Biden ‘Menghilang’ Saat Foto Bersama Pemimpin Dunia di KTT G20

    Biden ‘Menghilang’ Saat Foto Bersama Pemimpin Dunia di KTT G20

    Rio de Janeiro

    Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tidak terlihat atau “menghilang” saat sesi foto bersama para pemimpin dunia digelar dalam KTT G20 di Rio de Janeiro, Brasil. Ketidakhadiran Biden sempat menuai spekulasi soal dia menghindari tampil bersama Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov yang juga hadir.

    Insiden itu, seperti dilansir Associated Press dan The Guardian, Selasa (19/11/2024), terjadi ketika sesi foto bersama, yang rutin dilakukan para pemimpin dunia setiap menghadiri KTT G20, digelar di Museum Seni Modern yang terletak di tepi teluk Rio de Janeiro pada Senin (18/11) waktu setempat.

    KTT G20 di Brasil ini menjadi pertemuan puncak G20 terakhir yang dihadiri Biden sebagai Presiden AS, sebelum Donald Trump akan mengambil alih jabatan tersebut mulai Januari tahun depan.

    Para pejabat AS yang mendampingi Biden, yang enggan disebut namanya, mengatakan kepada wartawan bahwa tidak hadirnya Biden dalam sesi foto bersama itu disebabkan oleh “masalah logistik”, di mana sesi foto digelar lebih awal dari yang dijadwalkan sebelumnya.

    Selain Biden, Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau dan PM Italia Giorgia Meloni juga tidak ikut dalam foto bersama itu.

    Saat Biden dan rombongannya tiba di lokasi, foto bersama para pemimpin dunia telah dilakukan tanpa kehadiran sang Presiden AS.

    Para pemimpin dunia, termasuk Presiden China Xi Jinping, PM India Narendra Modi, dan Presiden Prancis Emmanuel Macron, tampak mengobrol saat berkumpul untuk berpose dengan latar belakang Gunung Sugarloaf yang menjadi ikon Rio de Janeiro. Mereka tersenyum dan mengangkat tangan saat diambil fotonya.

    Biden dan Trudeau tiba di lokasi saat foto bersama sudah selesai dilakukan oleh para pemimpin dunia lainnya yang menghadiri KTT G20 di Rio de Janeiro, Brasil Foto: AP Photo/Eraldo Peres

    Saksikan juga video: Biden Izinkan Ukraina Pakai Rudal AS, Warga: Sudah Telat

  • Akankah Trump Penuhi Janji Kampanye, Selamatkan TikTok dari Blokir AS?

    Akankah Trump Penuhi Janji Kampanye, Selamatkan TikTok dari Blokir AS?

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan bakal menangguhkan pelarangan platform TikTok di AS, sebagai bagian dari pemenuhan janji kampanye.

    Diketahui, beberapa negara bagian di AS telah melarang penggunaan TikTok pada perangkat pemerintah. Pemerintah federal AS juga sempat melakukan investigasi dan menuding TikTok melanggar keamanan data.

    Adapun, Presiden Amerika Serikat (AS) sebelumnya Joe Biden secara resmi telah menandatangani rancangan undang-undang yang mewajibkan perusahaan induk TikTok untuk mendivestasi. Jika ByteDance gagal melakukan hal ini, TikTok akan dilarang di Amerika Serikat dan dihapus dari App Store Apple.

    Melansir dari Al-Jazeera, Selasa (19/11/2024) selama masa kampanye, Trump berjanji untuk menyelamatkan platform TikTok di AS. Namun, baik Trump maupun tim transisinya belum mengungkapkan rincian lebih lanjut mengenai janji tersebut.

    Presiden terpilih berpotensi memiliki beberapa cara untuk mengubah kebijakan. Namun, Trumpt tidak akan dapat membatalkan undang-undang yang memberlakukan larangan tersebut sendirian.

    Anupam Chander, seorang pakar regulasi teknologi global di Georgetown Law di Washington, DC, mengatakan bahwa Trump dapat meminta Kongres AS untuk memberinya wewenang dan menegosiasikan pengaturan berbeda dengan ByteDance dan TikTok yang mempertimbangkan masalah keamanan.

    “Saya pikir banyak politisi lebih suka TikTok tidak ditutup di AS pada bulan Januari. Lagipula, sekitar 170 juta warga Amerika terus menggunakan aplikasi tersebut, bahkan setelah pemerintah memberi tahu mereka bahwa itu merupakan ancaman terhadap keamanan nasional,” kata Chander.

    Di sisi lain, David Greene, direktur kebebasan sipil dari Electronic Frontier Foundation (EFF) menyebut Trump juga dapat menginstruksikan Departemen Kehakiman AS untuk membatalkan atau mengubah pembelaannya dalam gugatan dengan ByteDance.

    Namun, dirinya menuturkan Presiden terpilih juga berhak memilih untuk tidak melakukan apa pun dan membiarkan larangan tersebut berlaku tetap berlaku.

    “Ada kemungkinan besar dia tidak akan menepati komentar spontannya bahwa ‘Saya akan mencabut larangan TikTok’ karena dia cenderung berubah pikiran tentang hal-hal ini atau dia dibujuk untuk berubah pikiran,” ucap David.

  • Ukraina Boleh Pakai Rudal AS Serang Rusia, Sekutu Trump Kritik Biden

    Ukraina Boleh Pakai Rudal AS Serang Rusia, Sekutu Trump Kritik Biden

    “Tidak ada yang mengantisipasi bahwa Joe Biden akan memicu ESKALASI perang di Ukraina selama masa transisi. Ini seolah-oleh dia meluncurkan perang yang benar-benar baru,” ujar mantan Direktur Intelijen Nasional AS pada masa jabatan pertama Trump, Richard Grenell, dalam pernyataan via media sosial X.

    “Semuanya telah berubah sekarang — semua kalkulasi sebelumnya batal dan tidak valid. Dan semuanya demi politik,” ucapnya.

    Untuk saat ini, Grenell tidak memiliki jabatan dalam pemerintahan Trump mendatang. Namun namanya sempat muncul sebagai calon Menteri Luar Negeri (Menlu) AS sebelum Trump akhirnya memutuskan untuk mencalonkan Senator Florida Marco Rubio untuk jabatan itu.

    Kritikan juga disampaikan oleh putra sulung Trump, Donald Trump Jr, yang menyinggung soal potensi Perang Dunia Ketiga imbas keputusan tersebut.

    “Kompleks Industri Militer tampaknya ingin memastikan Perang Dunia III berjalan sebelum ayah saya mempunyai kesempatan untuk menciptakan perdamaian dan menyelamatkan nyawa,” sebut Trump Jr dalam komentarnya via media sosial X.

    Trump sendiri belum berbicara secara terbuka mengenai pergeseran kebijakan Biden terkait pasokan rudal jarak jauh untuk Ukraina tersebut.

    “Dia menjadi satu-satunya orang yang dapat menyatukan kedua pihak untuk merundingkan perdamaian, dan berupaya mengakhiri perang dan menghentikan pembunuhan,” cetus juru bicara Trump, Steven Cheung, dalam pernyataannya.

    Moskow menyebut keputusan Biden itu “berbahaya” dan telah menjanjikan respons yang “pantas” jika rudal-rudal pasokan AS benar-benar digunakan dalam serangan ke wilayah Rusia.

    Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller, dalam jumpa pers harian menuduh Rusia yang telah memicu eskalasi perang dengan menerima pengerahan pasukan militer Korea Utara (Korut) untuk bertempur melawan Ukraina.

    (nvc/ita)

  • Konvoi Truk Bantuan untuk Gaza Dijarah Kelompok Bersenjata

    Konvoi Truk Bantuan untuk Gaza Dijarah Kelompok Bersenjata

    Sejumlah laporan utama yang terjadi dalam 24 jam terakhir sudah kami rangkum, supaya kamu bisa dengan mudah mengikuti perkembangan Dunia Hari Ini.

    Edisi Selasa, 19 November 2024, kita awali dari Gaza.

    Kelompok bersenjata menjarah bantuan Gaza

    Lebih dari 100 truk yang mengangkut bantuan untuk warga Gaza “dijarah dengan kejam”, menurut badan bantuan Palestina dari PBB.

    Konvoi 109 truk yang membawa makanan dari UNRWA dan World Food Programme sedang melakukan perjalanan dari perbatasan Kerem Shalom di Gaza selatan pada hari Sabtu, waktu setempat.

    “Sebagian besar truk, total 97 truk, hilang dan pengemudi dipaksa dengan todongan senjata untuk menurunkan bantuan,” kata UNRWA dalam sebuah pernyataan di media sosial.

    UNRWA tidak merinci siapa yang melakukan penjarahan, tetapi mengatakan Israel bertanggung jawab untuk melindungi truk yang membawa bantuan tersebut.

    Remaja Melbourne diduga keracunan minuman

    Dua remaja asal Melbourne, yang diyakini berusia 19 tahun, kini sedang berjuang mempertahankan hidup mereka di Laos, setelah masuk rumah sakit setelah diduga meminum ‘cocktail’ yang diberi metanol.

    Keduanya diketahui menginap di sebuah hostel ‘backpacker ‘di Vang Vieng, sebelah utara ibu kota Vientiane, Laos.

    Menurut pemilik Nana Hostel, mereka keluar minum-minum di bar terdekat Selasa malam lalu, kemudian dibawa ke rumah sakit.

    Dokter dari rumah sakit Vang Vieng mengatakan salah satu remaja merasa pusing, sesak nafas, kemudian kejang dan mengalami koma.

    Rusia tuduh Amerika Serikat akan memulai Perang Dunia Ketiga

    Maria Butina, politisi Rusia mengatakan pemerintahan Presiden Joe Biden “berusaha memperbaiki situasi semaksimal mungkin selagi mereka masih berkuasa dan masih menjabat”.

    “Saya sangat berharap [Donald] Trump akan menggagalkan keputusan ini jika ini dibuat karena mereka benar-benar mempertaruhkan dimulainya Perang Dunia III, yang tidak menguntungkan siapa pun.”

    Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan Rusia meluncurkan 120 rudal dan 90 pesawat nirawak dalam serangan skala besar di seluruh Ukraina, termasuk Sumy.

    Seorang anak laki-laki berusia sembilan tahun dan seorang anak perempuan berusia 14 tahun, termasuk di antara 11 warga yang tewas dalam serangan di kota Sumy, menurut kantor kejaksaan regional.

    Bersih-bersih setelah topan Man-yi

    Filipina mulai melakukan pembersihan besar-besaran setelah dihantam topan Man-Yi yang menewaskan sedikitnya delapan orang.

    Lebih dari sejuta orang terpaksa meninggalkan rumah mereka sebelum topan ini menghantam yang ditandai dengan serangkaian cuaca buruk yang tidak biasa.

    Indonesia termasuk di antara negara-negara yang menyediakan pesawat kargo dan bantuan lainnya, selain juga Singapura, Malaysia, Brunei, dan Amerika Serikat saat badan darurat Filipina kewalahan.

  • LAPORAN dari KTT G20 BRASIL: Kelaparan, Gaza dan Janji Jumbo dari Amerika

    LAPORAN dari KTT G20 BRASIL: Kelaparan, Gaza dan Janji Jumbo dari Amerika

    Bisnis.com, RIO de JENEIRO – Para pemimpin negara dengan ekonomi terbesar di dunia alias G20 memfokuskan pembahasan awal pada penderitaan yang disebabkan oleh konflik-konflik di Gaza dan Ukraina, sambil menyerukan kerja sama dalam hal perubahan iklim, pengentasan kemiskinan, dan kebijakan pajak.

    Komunike awal ini merupakan kemajuan karena para pemimpin G20 mampu mencapai kesepakatan awal yang fokus mengenai perang Ukraina dan secara ringkas berfokus pada penderitaan manusia dan dampak ekonomi dari konflik tersebut.

    Para pemimpin menyatakan keprihatinan mendalam mengenai situasi kemanusiaan yang sangat buruk di Jalur Gaza dan menyerukan dengan segera bantuan dan perlindungan yang lebih banyak untuk warga sipil serta gencatan senjata yang komprehensif.

    AS juga telah mencabut mengenai penggunaan senjata buatan AS oleh Ukraina untuk menyerang jauh ke dalam wilayah Rusia. Presiden Rusia Vladimir Putin tidak menghadiri KTT G20 dan diwakili oleh Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov.

    Melansir Reuters, Selasa (19/11/2024), diskusi dalam KTT G20 juga mencakup perdagangan, perubahan iklim, dan keamanan internasional akan berhadapan dengan perubahan kebijakan AS yang tajam yang dijanjikan oleh presiden terpilih Donald Trump, mulai dari tarif hingga janji solusi bagi perang di Ukraina.

    Kesepakatan diraih setelah para diplomat melakukan negosiasi selama akhir pekan untuk menyelesaikan pernyataan bersama tersebut, dengan perdebatan mengenai kebijakan iklim yang berlangsung hingga dini hari pada hari Minggu, menurut orang-orang yang terlibat dalam perundingan tersebut.

    Sebagai tuan rumah pertemuan G20 tahun ini, Brasil memperluas fokus kelompok ini pada kemiskinan dan kelaparan ekstrem, sambil memperkenalkan tentang kerja sama untuk mengenakan pajak yang adil bagi negara-negara terkaya di dunia.

    Aliansi Lawan Kelaparan & Kemiskinan

    Saat yang sama Presidensi G20 Brasil meluncurkan inisiatif berupa Aliansi Global untuk Melawan Kelaparan dan Kemiskinan (Global Alliance Against Hunger dan Poverty), pada pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Rio de Janeiro, Senin (18/11/2024). Aliansi itu menargetkan pemberantasan kemiskinan dan kelaparan pada 2030.

    Untuk diketahui, isu kelaparan dan kemiskinan merupakan di antara isu yang menjadi fokus Presidensi G20 Brasil. Pada pembukaan KTT G20, aliansi global itu diluncurkan dengan melibatkan 148 anggota, termasuk 82 negara. Indonesia termasuk salah satunya.

    Presiden Brasil Luiz Inacio Lula dan Silva mengatakan bahwa kelaparan dan kemiskinan merupakan simbol dari tragedi bersama. Dia menyoroti bahwa masih ada 733 juta orang yang mengalami malnutrisi.

    “Ini seperti populasi gabungan dari Brasil, Meksiko, Jerman, Inggris, Afrika Selatan dan Kanada mengalami kelaparan di dunia yang menghasilkan hampir 6 miliar ton makanan per tahunnnya. Ini tidak bisa diterima,” ujar Presiden Lula pada sambutannya di pembukaan KTT G20 2024, di Museu de Arte Moderna, Rio de Janeiro, Brasil, Senin (18/11/2024).

    Adapun komitmen dari inisiatif tersebut adalah untuk membuat program pemberian transfer tunai ke 500 juta orang di negara-negara berpenghasilan rendah serta menengah ke bawah pada 2030.

    Alinasi itu juga bertujuan untuk memperluas pemberian makan bergizi untuk tambahan 150 juta anak sekolah di negara-negara yang mengalami kemiskinan anak serta kelaparan.

    Program itu nantinya diharapkan bisa didanai melalui kredit maupun hibah melalui bank pembangunan multilateral.

    Lula menjelaskan, peluncuran aliansi itu di Forum G20 bukan tanpa alasan. Pasalnya, forum ekonomi tersebut meliputi negara-negara anggota yang mewakili 85% dari PDB dunia sebesar US$110 triliun.

    Tidak hanya itu, Forum G20 juga berisi 75% dari US$32 triliun dari perdagangan barang dan jasa serta dua per tiga dari populasi dunia sebesar 8 miliar jiwa.

    “Hal ini berada di kehendak mereka yang duduk di meja ini untuk melaksanakan tugas mendesak dalam mengakhiri momok memalukan bagi kemanusiaan,” papar politisi yang berasal dari anak buruh tani itu.

    Nantinya, aliansi global tersebut akan mengartikulasi rekomendasi internasional, kebijakan publik yang efektif serta sumber pembiayaan guna mewujudkan target pemberantasan kelaparan dan kemiskinan di 2030.

    Aliansi itu juga akan fokus kepada tiga pilar untuk mencapai tujuannya yaitu nasional, finansial serta pengetahuan. Nantinya, aliansi tersebut akan menggelar konferensi secara reguler serta nantinya didukung oleh Organisasi Pangan dan Agrikultur atau FAO.

    Keanggotaan aliansi tersebut terdiri dari 84 negara serta entitas kewilayahan. Salah satunya yakni Indonesia yang juga merupakan negara anggota G20.

    Kemudian, terdapat anggota yang berasal dari 24 organisasi internasional, 9 lembaga keuangan internasional serta 31 yayasan filantropi maupun lembaga swadaya masyarakat (LSM).

    Janji Amerika Serikat

    Saat yang sama, Presiden Amerika Serikat Joe Biden menjanjikan kontribusi sebesar US$4 miliar untuk dana Asosiasi Pembangunan Internasional (IDA) milik Bank Dunia bagi negara-negara termiskin di dunia.

  • Harga Emas Antam Makin Mahal Hari Ini 19 November 2024 – Page 3

    Harga Emas Antam Makin Mahal Hari Ini 19 November 2024 – Page 3

    Harga emas melonjak pada perdagangan Senin. Harga emas kembali menguat setelah mengalami tekanan yang cukup besar dalam enam hari perdagangan sebelumnya.

    Kenaikan harga emas ini terjadi karena lonjakan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhenti dan meningkatnya ketidakpastian atas konflik Rusia-Ukraina yang memicu kembali permintaan safe haven.

    Mengutip CNBC, Selasa (19/11/2024), harga emas di pasar spot melonjak 1,8% menjadi USD 2.608,19 per ons pada pukul 01:44 p.m. ET, menjauh dari level terendah dalam dua bulan yang dicetak pada peragangan Kamis.

    Sedangkan harga emas berjangka AS ditutup naik 1,7% menjadi USD 2.614,60 per ons.

    Analis senior RJO Futures Daniel Pavilonis menjelaskan, salah satu pendorong kenaikan harga emas ini adalah pengumuman oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tentang rudal jarak jauh bagi Ukraina untuk mencapai lebih dalam ke wilayah Rusia.

    “Saya pikir sebagian dari itu mendorong permintaan safe haven untuk emas,” kata dia.

    Emas, yang dianggap sebagai investasi yang aman selama kekacauan ekonomi dan geopolitik, membukukan penurunan mingguan tertajamnya dalam lebih dari tiga tahun pada perdagangan minggu lalu. Penurunan ini karena tarif yang diusulkan Presiden terpilih Donald Trump dipandang sebagai pendorong potensial inflasi, yang dapat mendorong Fed untuk memperlambat laju pemotongan suku bunga.

     

  • Keputusan Sembrono Joe Biden Dongkrak Harga Minyak – Page 3

    Keputusan Sembrono Joe Biden Dongkrak Harga Minyak – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Harga minyak dunia naik lebih dari USD 2 per barel pada perdagangan Senin. Kenaikan harga minyak ini setelah rilis berita bahwa produksi minyak mentah di ladang minyak Johan Sverdrup di Norwegia telah dihentikan.

    Selain itu, harga minyak dunia kembali naik karena adanya eskalasi perang Rusia-Ukraina.

    Mengutip CNBC, Selasa (19/11/2024), harga minyak mentah Brent naik USD 2,26, atau 3,18% dan ditutup pada level USD 73,30 per barel. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS ditutup pada USD 69,16 per barel, naik USD 2,14 atau 3,19%.

    Equinor, perusahaan energi internasional berkantor pusat di Norwegia, mengatakan telah menghentikan produksi dari ladang minyak Johan Sverdrup, yang merupakan ladang minyak terbesar di Eropa Barat, karena pemadaman listrik.

    Juru bicara Equinor mengatakan, pekerjaan untuk memulai kembali produksi sedang berlangsung, tetapi tidak segera jelas kapan akan dilanjutkan.

    Analis UBS Giovanni Staunovo mengatakan, harga minyak memperpanjang kenaikannya karena berita penghentian produksi, yang mengindikasikan kemungkinan pengetatan pasar minyak mentah Laut Utara. Pasokan fisik minyak mentah dari Laut Utara mendukung kompleks berjangka Brent.

    Perang Rusia

    Harga juga naik karena perang Rusia di Ukraina meningkat selama akhir pekan.

    Dalam pembalikan signifikan kebijakan Washington, pemerintahan Presiden Joe Biden telah mengizinkan Ukraina menggunakan senjata buatan AS untuk menyerang jauh ke Rusia. Hal ini diungkap oleh dua pejabat AS dan sumber yang mengetahui keputusan tersebut.

     

  • Rindu Prabowo Ingin Pulang ke Indonesia di Tengah Lawatan Mancanegara

    Rindu Prabowo Ingin Pulang ke Indonesia di Tengah Lawatan Mancanegara

    Jakarta

    Presiden Prabowo Subianto tengah melakukan kunjungan kerja sejak awal November 2024 hingga saat ini. Di tengah lawatan mancanegara itu, Prabowo mengaku ingin pulang ke tanah air.

    Prabowo mulai bertolak ke luar negeri yakni pada 8 November 2024. Prabowo memulai lawatannya pertama kali dengan berkunjung ke China.

    Setelah itu berlanjut ke Washington SC, Amerika Serikat (AS). Dalam kunjungan ke kedua negara itu, Prabowo bertemu masing-masing pemimpin negara yakni Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Joe Biden. Bukan cuma dengan pemimpin negara, di sela agenda itu Prabowo juga bertemu dengan sejumlah tokoh di masing-masing negara.

    Selanjutnya, dari Washington DC Prabowo bertolak ke Peru untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Pacific Economic Cooperation (KTT APEC). Lawatan Prabowo kemudian berlanjut ke Brasil menghadiri KTT G20.

    Prabowo Subianto saat memberikan keterangan pers di Brasil (Foto: Muchlis Jr – Biro Pers Sekretariat Presiden)

    Dari sejumlah negara yang sudah disinggahi itu, Prabowo mengaku kalau ia ingin pulang ke Indonesia. Namun, di sisi lain ia harus memanfaatkan waktu untuk sekalian berkunjung ke sejumlah negara yang mengundangnya.

    Hal tersebut diungkap Prabowo dalam keterangan persnya di Brasil, Minggu (17/11). Prabowo awalnya membeberkan kalau dirinya ingin fokus membenahi perekonomian Indonesia di tahun pertama menjadi presiden.

    Oleh karena itu lah, Prabowo merasa harus menghadiri beberapa forum ekonomi internasional. Terlebih usai dirinya dilantik, dalam waktu yang berdekatan ada penyelenggaraan KTT APEC dan KTT G20.

    Prabowo memanfaatkan waktu untuk sekalian berkunjung ke negara lain. Di semua negara yang dikunjungi, Prabowo membahas seputar ekonomi.

    Prabowo lalu menyebut setelah dari Brasil, ia akan melanjutkan lawatan ke Inggris. Ia lantas mengungkap rencana berkunjung ke beberapa negara di Timur Tengah.

    “Nanti pulang dari sini (G20), saya akan ke Inggris untuk ketemu bicara masalah ekonomi juga, kemungkinan-kemungkinan kita bisa narik investasi. Dan dari situ, saya juga akan mampir ke Timur Tengah, berapa negara di Timur Tengah,” ujarnya.

    Perihal ini, Prabowo mengatakan akan melihat dulu kesesuaian waktu. Meski begitu, ia mengaku kalau sebenarnya ingin pulang ke tanah air.

    “Hanya kita lihat apakah tanggalnya cocok atau tidak. Tapi saya ingin segera pulang sebetulnya,” ujarnya.

    Rangkuman lawatan Prabowo, simak di halaman berikut

  • Ukraina Vs Rusia Kembali Memanas, Harga Emas Berkilau Lagi – Page 3

    Ukraina Vs Rusia Kembali Memanas, Harga Emas Berkilau Lagi – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Harga emas melonjak pada perdagangan Senin. Harga emas kembali menguat setelah mengalami tekanan yang cukup besar dalam enam hari perdagangan sebelumnya.

    Kenaikan harga emas ini terjadi karena lonjakan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhenti dan meningkatnya ketidakpastian atas konflik Rusia-Ukraina yang memicu kembali permintaan safe haven.

    Mengutip CNBC, Selasa (19/11/2024), harga emas di pasar spot melonjak 1,8% menjadi USD 2.608,19 per ons pada pukul 01:44 p.m. ET, menjauh dari level terendah dalam dua bulan yang dicetak pada peragangan Kamis.

    Sedangkan harga emas berjangka AS ditutup naik 1,7% menjadi USD 2.614,60 per ons.

    Analis senior RJO Futures Daniel Pavilonis menjelaskan, salah satu pendorong kenaikan harga emas ini adalah pengumuman oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tentang rudal jarak jauh bagi Ukraina untuk mencapai lebih dalam ke wilayah Rusia.

    “Saya pikir sebagian dari itu mendorong permintaan safe haven untuk emas,” kata dia.

    Emas, yang dianggap sebagai investasi yang aman selama kekacauan ekonomi dan geopolitik, membukukan penurunan mingguan tertajamnya dalam lebih dari tiga tahun pada perdagangan minggu lalu. Penurunan ini karena tarif yang diusulkan Presiden terpilih Donald Trump dipandang sebagai pendorong potensial inflasi, yang dapat mendorong Fed untuk memperlambat laju pemotongan suku bunga.

    Lawan Dolar AS

    Hal ini pada gilirannya mendorong indeks dolar untuk diperdagangkan pada level tertinggi satu tahun pada perdagangan hari Kamis. Namun, greenback turun 0,4% pada hari Senin setelah naik 1,6% minggu lalu.

    Dolar AS yang lebih lemah membuat emas lebih terjangkau bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

    “Apakah Federal Reserve memangkas atau tidak, saya pikir emas secara teknis tampak ingin kembali mendekati level USD 2.700,” kata Pavilonis.

    Bank sentral AS diharapkan memberikan pemotongan suku bunga ketiga kalinya pada Desember, meskipun data terbaru menunjukkan kemajuan dalam mengembalikan inflasi ke target 2% telah terhenti. Setidaknya tujuh pejabat Fed dijadwalkan untuk berbicara minggu ini.

    Suku bunga yang lebih tinggi, yang membuat aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas kurang menarik, dapat semakin menekan logam tersebut.

    “Tujuan kenaikan harga (emas) berikutnya bagi para investor adalah menghasilkan penutupan di atas resistensi solid di USD 2.650,” kata Kinesis Money.

  • Harga Minyak Dunia Naik Lebih dari 3 Persen Imbas Konflik Rusia-Ukraina

    Harga Minyak Dunia Naik Lebih dari 3 Persen Imbas Konflik Rusia-Ukraina

    Jakarta, Beritasatu.com – Harga minyak mentah dunia naik lebih dari 3% pada perdagangan Senin (18/11/2024), karena laporan gangguan produksi di ladang minyak Johan Sverdrup, Norwegia. Selain itu, harga emas naik karena ketegangan konflik Rusia-Ukraina memanas setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.

    Mengutip Reuters, Selasa (19/11/2024), harga minyak mentah Brent melesat US$ 2,26 atau 3,2% menjadi US$ 73,30 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di Amerika Serikat (AS) menguat US$ 2,14 atau 3,2% menjadi US$ 69,16 per barel.

    Gangguan produksi di ladang minyak Johan Sverdrup, salah satu ladang minyak terbesar di Eropa Barat, terjadi akibat pemadaman listrik. Saat ini, upaya pemulihan produksi sedang dilakukan, tetapi belum ada kepastian kapan operasi akan kembali normal.

    Analis UBS Giovanni Staunovo mengungkapkan, gangguan ini memicu kekhawatiran pasar terkait potensi pengetatan pasokan minyak mentah di kawasan laut utara.

    “Kemudian, ladang minyak Tengiz di Kazakhstan, yang dikelola oleh Chevron, juga mengalami penurunan produksi hingga 30% karena sedang dilakukan perbaikan,” ucapnya.

    Selain itu, harga minyak juga dipengaruhi oleh eskalasi konflik Rusia-Ukraina yang terus meningkat. Pemerintahan Presiden AS Joe Biden telah memberikan izin bagi Ukraina untuk menggunakan senjata buatan AS dalam menyerang wilayah Rusia, termasuk Kursk.

    Langkah ini menuai kecaman dari Kremlin, yang menyebutnya sebagai tindakan ceroboh dan memperingatkan risiko eskalasi konflik dengan NATO.

    Analis IG Markets Tony Sycamore menyoroti, ketegangan geopolitik ini berpotensi mendorong harga minyak naik lebih tinggi.

    “Jika Ukraina mulai menargetkan infrastruktur minyak Rusia, hal tersebut bisa berdampak signifikan pada pasokan energi global,” pungkasnya.

    Serangan itu juga akan berpengaruh ke harga minyak dunia yang akan terus naik.