Tag: Irawati

  • Jaksel lakukan sterilisasi ratusan kucing lokal untuk tekan populasi

    Jaksel lakukan sterilisasi ratusan kucing lokal untuk tekan populasi

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan melakukan sterilisasi terhadap sebanyak 935 kucing lokal untuk menekan angka populasi hewan tersebut.

    “Jadi 935 ekor kucing lokal yang kita steril terdiri dari 621 kucing lokal jantan dan 314 kucing lokal betina,” kata Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Suku Dinas (Sudin) KPKP Jakarta Selatan, Irawati Harry Artharini di Jakarta, Kamis.

    Irawati mengatakan, angka itu didapatkan dalam kurun tiga bulan pada September hingga November 2024.

    Dia mengatakan, sterilisasi gratis yang dilakukan tersebut merupakan program Sudin KPKP Jaksel untuk menekan angka populasi kucing di Jakarta.

    Para kucing-kucing lokal tersebut berasal dari 10 kecamatan di wilayah Jakarta Selatan. ‘Kucing liar ini ditangkap, disterilisasi dan dikembalikan ke lokasi asalnya,” katanya.

    Selain sterilisasi, selama September hingga November 2024, Sudin KPKP Jakarta Selatan juga sudah melakukan vaksinasi rabies gratis terhadap 4.708 ekor Hewan Penular Rabies (HPR) seperti anjing, kucing, musang dan kera.

    “Harapannya masyarakat pemilik HPR untuk aktif melakukan sterilisasi kucingnya dan vaksinasi rabies yang telah kami sediakan gratis di setiap kelurahan atau kecamatan, karena kesehatan hewan itu penting, sebab hewan yang sehat tentu pemiliknya juga pasti sehat,” katanya.

    Sudin KPKP Jakarta Selatan menggandeng Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) untuk melakukan sterilisasi kucing agar tercipta lingkungan yang bebas dari risiko penyakit rabies.

    Kemudian, juga dengan Peran Komunitas Penyayang Kucing Sehati (KPKS), yakni melakukan pencarian dan penjemputan kucing liar untuk dilakukan sterilisasi, kemudian akan dikembalikan ke tempat semula.

    Dengan demikian, adanya kolaborasi antarpihak diharapkan mampu mendukung target Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan (Jaksel) yang menargetkan 1.000 kucing mendapatkan sterilisasi demi menekan risiko penyakit.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Mayapada Hospital Hadirkan Layanan Modern Deteksi Dini Kanker Payudara

    Mayapada Hospital Hadirkan Layanan Modern Deteksi Dini Kanker Payudara

    Jakarta

    Kanker payudara menjadi salah satu penyakit serius yang perlu diperhatikan oleh para wanita. Oleh karena itu, penyakit tersebut harus ditangani sedini mungkin.

    Sebab berdasarkan data Global Cancer Observatory tahun 2022 terdapat 66,2 ribu temuan baru kasus kanker payudara pada perempuan di Indonesia dengan rasio mencapai 30,1 persen. Terlebih, kanker payudara masih menjadi jenis kanker dengan tingkat kematian tertinggi.

    Oleh sebab itu itu, perempuan masa kini harus memiliki strategi yang tepat untuk melawan risiko kanker payudara dengan melakukan deteksi dini sebagai faktor penting dalam keberhasilan pengobatan kanker.

    “Kanker payudara yang terdeteksi secara dini akan lebih mudah diobati. Banyak wanita menderita kanker payudara tanpa merasakan gejala di awal, sehingga itulah mengapa pemeriksaan kanker payudara secara rutin sangat penting,” kata Dokter Spesialis Bedah Konsultan Onkologi dari Mayapada Hospital Surabaya, dr. Nina Irawati, Sp.B(K)Onk-KL dalam keterangan tertulis, Kamis (28/11/2024).

    Sementara itu, Spesialis Bedah Konsultan Onkologi dari Mayapada Hospital Bandung dr. Dharmayanti Francisca Badudu, Sp.B (K) Onk mengatakan sebagai langkah awal, deteksi dapat dilakukan dengan dua hal yaitu Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dan Pemeriksaan Payudara secara Klinis (SADANIS).

    “Pemeriksaan SADARI sebaiknya dilakukan sebulan sekali saat hari ke-7 sampai hari ke-10 saat menstruasi. Sedangkan, SADANIS merupakan pemeriksaan payudara bersama tenaga medis terlatih dan dapat diikuti dengan pemeriksaan lanjutan seperti Mammografi dan USG Payudara,” kata dr. Dharmayanti.

    Pemeriksaan payudara yang menyeluruh dapat dilakukan di Oncology Center Mayapada Hospital yang khusus menangani kanker secara komprehensif, termasuk kanker payudara. Oncology Center Mayapada Hospital kini diperkuat dengan Mayapada Breast Clinic yang ada di Mayapada Hospital Jakarta Selatan. Sebagai layanan satu pintu (one stop services) untuk menangani masalah kesehatan payudara secara komprehensif mulai dari pencegahan kanker, deteksi dini, diagnosis, pengobatan kanker, hingga perawatan pasca pengobatan kanker payudara. Serta didukung peralatan medis yang canggih untuk melakukan pemeriksaan kanker payudara dengan hasil yang lebih akurat.

    Salah satu cara skrining dan deteksi dini kanker payudara adalah dengan Mammografi yaitu tes pemindaian yang dilakukan untuk menangkap gambar jaringan payudara dengan menggunakan teknologi sinar x atau rontgen.

    “Mammografi dianjurkan bagi perempuan yang berusia di atas 35 tahun dan memiliki faktor risiko kanker payudara. Sedangkan, perempuan yang berusia 40 tahun ke atas dianjurkan melakukan Mammografi setiap 1-2 tahun meski tidak memiliki gejala. Pemeriksaan ini menjadi standar utama dalam skrining kanker payudara,” ujar Dokter Spesialis Radiologi Konsultan Radiologi Intervensi Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr. Semuel W. Manangka Sp.Rad (K) RIl

    Berkat perkembangan teknologi medis, kini sudah ada Mammografi 3D yang semakin memperjelas hasil pemeriksaan payudara. Mammografi 3D merupakan salah satu teknologi mutakhir yang ada di Mayapada Breast Clinic yang dapat mendeteksi sel kanker payudara yang tidak terlihat pada mammogram konvensional. Mammografi 3D ini juga dilengkapi dengan teknologi Fit Sweet Paddle sehingga lebih nyaman bagi pasien dan minim rasa nyeri, dan proses biopsy yang lebih efektif dengan dukungan teknologi Stereotactic Biopsy.

    Mammografi 3D juga ditunjang oleh Mammografi Kontras yang memberikan gambaran tumor lebih jelas dan kontras terhadap jaringan payudara normal.

    “Karena diambil dari berbagai sudut, tumpang tindih jaringan dapat dikurangi secara signifikan sehingga dapat mendeteksi benjolan kecil yang tersembunyi di balik jaringan padat dengan lebih baik, serta pemberian kontras juga secara signifikan dapat membedakan tumor dengan jaringan payudara normal,” lanjut dr. Sem.

    Dokter Spesialis Bedah Onkologi (Tumor dan Kanker) Mayapada Hospital Kuningan dr. Iskandar, Sp.B.(K) Onk mengatakan selain Mammografi, terdapat pemeriksaan penunjang lainnya yaitu dengan USG Payudara.

    “USG Payudara yang digunakan untuk memperjelas hasil Mammografi, terutama pada perempuan dengan jaringan payudara yang padat. Prinsip utama pemeriksaan ini adalah dengan mendeteksi jaringan kanker atau kista menggunakan gelombang suara,” ungkap dr. Iskandar.

    Dilansir dari American Cancer Society, USG payudara dapat dilakukan ketika wanita mengalami perubahan pada payudara, seperti munculnya kista atau benjolan padat/solid yang mengarah pada keganasan atau wanita usia di bawah 40 tahun.

    “Kelompok wanita yang disarankan untuk melakukan USG payudara, seperti wanita dengan usia di bawah 25 tahun, wanita yang hamil dan menyusui, wanita dengan implan silikon,” ujar dr. Iskandar.

    Melihat penjelasan di atas, kini masyarakat tahu bahwa deteksi dini kanker payudara sangat penting dan dapat dilakukan secara komprehensif di Oncology Center Mayapada Hospital dengan tim dokter multidisiplin yang didukung dengan kelengkapan fasilitas dan alat canggih. Oncology Center Mayapada Hospital memiliki standar protokol internasional penanganan kanker dengan hadirnya Tumor Board yang aktif memberikan rencana perawatan kanker, didukung tim Patient Navigator ahli dan berpengalaman mendampingi pasien menjalani setiap langkah perawatan kanker.

    Untuk melakukan pemeriksaan dan konsultasi, masyarakat dapat mulai melakukan penjadwalan melalui aplikasi MyCare milik Mayapada Hospital. Melalui MyCare, pasien dapat mengakses layanan dengan cepat karena dapat memperoleh nomor antrian lebih awal dengan proses transaksi layanan yang praktis melalui berbagai metode pembayaran yang terkoneksi di MyCare.

    Masih banyak keahlian dokter dan teknologi medis di Oncology Center Mayapada Hospital yang dapat Anda ketahui lebih lanjut melalui fitur Health Article & Tips di aplikasi MyCare. Unduh MyCare di Google Play Store dan App Store, dan dapatkan point reward setelah registrasi pertama yang dapat digunakan untuk potongan harga layanan di Mayapada Hospital.

    (akd/akd)

  • Kasus Kampung Narkoba Surabaya, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        25 November 2024

    Kasus Kampung Narkoba Surabaya, Polisi Tetapkan 6 Tersangka Surabaya 25 November 2024

    Kasus Kampung Narkoba Surabaya, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com
    – Polisi menetapkan 6
    tersangka
    terkait peredaran narkoba jenis sabu yang berhubungan dengan
    Kampung Narkoba
    , di Jalan Kunti, Sidotopo, Semampir,
    Surabaya
    .
    Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP William Cornelis Tannasale, mengatakan bahwa awalnya pihaknya menangkap tersangka DW di sekitaran Jalan Buntaran, Tandes, pada Jumat (1/11/2024).

    Tersangka
    DW adalah resedivis kriminal
    pengedar sabu
    2018. Barang bukti yang diamankan terdiri dari 4 poket sabu dengan berat 1,7 gram dan uang tunai Rp 350.000,” kata William di markasnya, Senin (25/11/2024).
    Kemudian, aparat kepolisian kembali mengembangkan kasus peredaran sabu tersebut. Akhirnya, pasangan suami istri, LL dan DH, ditangkap di Jalan Platuk Donomulyo, pada Rabu (13/11/2024).
    “Lalu tersangka BG, yang merupakan anak buah tersangka DH, ditangkap pada Rabu juga di Jalan Irawati. Barang bukti yang ditemukan adalah 52 poket sabu dengan berat 43,58 gram dan uang tunai Rp6,2 juta,” jelasnya.
    Tersangka DH merupakan resedivis bandar sabu di Jalan Kunti yang tertangkap pada 2017 silam.
    Sedangkan, BG juga sempat mendekam di penjara usai mengedarkan barang haram tersebut di tahun yang sama.
    Selanjutnya, polisi memutuskan untuk langsung menggerebek Kampung Narkoba pada Jumat (22/11/2024). Sebanyak 25 orang dibawa ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak setelah operasi itu.
    “Kita menangkap 2 tersangka, FD dan HS, yang merupakan pengedar aktif di Jalan Kunti. Dengan barang bukti 23 poket sabu dengan berat 9,74 gram dan uang tunai sebesar Rp150 ribu,” ujarnya.
    “Untuk para pemakai (23 orang), kita akan lakukan asesmen terlebih dahulu. Nanti akan dilihat apakah mereka korban atau turut sebagai pelaku, jadi masih dilakukan asesmen,” tambahnya.
    Keenam tersangka dijerat Pasal 114 dan Pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
    Mereka terancam penjara seumur hidup atau paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda sampai Rp10 miliar.
    Diberitakan sebelumnya, polisi juga menemukan bungker di salah satu rumah di Jalan Kunti. Tempat tersebut milik MS dan RS yang sekarang berstatus daftar pencarian orang (DPO).
    “Dalam penggeledahan tersebut, didapatkan dua brankas, 129 poket narkotika golongan 1 jenis sabu dengan berat kurang lebih 1000 gram atau 1 kilo, serta uang tunai sebesar Rp230,9 juta,” kata William.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Dedek Prayudi Masuk Istana, Dengar Nih Sindiran Pedas Fedi Nuril

    Dedek Prayudi Masuk Istana, Dengar Nih Sindiran Pedas Fedi Nuril

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Aktor sekaligus pegiat media sosial Fedi Nuril memberi selamat kepada Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi atas pelantikannya sebagai Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan.

    Ucapan selamat tersebut bernada sindiran. Menurut Fedi Nuril, ‘gombalan’ Uki, sapaan akrab Dedek Prayudi mengantarkannya masuk dalam lingkaran istana.

    “Selamat, Bro @Uki23. Akhirnya gombalan Anda berhasil membawa Anda ke “dalam”,” cuit Fedi Nuril di akun X pribadinya, dilansir pada Senin (25/11/2024).

    Fedi Nuril kembali melontarkan sindiran pedas bahwa ia menantikan kiprah Uki menutupi dosa Prabowo.

    “Sebagai Jubir, saya penasaran ingin melihat bagaimana cara Anda menutupi dosa Prabowo yang Anda bilang kalau dibicarakan, akan memakan waktu “4 hari 4 malam”,” sindirnya sambil tersenyum.

    Diketahui, sebanyak 6 Juru Bicara di bawah Kantor Komunikasi Kepresidenan resmi dilantik pada Senin (18/11/2024) pekan lalu di Gedung Bina Graha, Jakarta.

    Mereka berkedudukan sebagai Tenaga Ahli Utama, yang hak keuangan dan fasilitasnya setara pejabat eselon I.

    Selain Dedek Prayudi, lima juru bicara lainnya diantaranya: Philips Vermonte, Adita Irawati, Ujang Komaruddin, Prita Laura, dan Hariqo Wibawa Satria. (Pram/fajar)

  • Emosi Membunuhmu…
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        25 November 2024

    Emosi Membunuhmu… Megapolitan 25 November 2024

    Emosi Membunuhmu…
    Editor
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Merasa
    emosi
    atau marah dengan pengendara lain saat berkendara di jalan raya merupakan sebuah reaksi yang bisa muncul pada diri seseorang.
    Namun, emosi tak terkontrol dapat membawa seseorang kepada sebuah masalah besar, seperti yang terjadi pada seorang pengendara mobil berinisial YTZ (46).
    YTZ kini harus berurusan dengan masalah hukum usai memukuli pengendara mobil berinisial U (53) hingga tewas di Jalan Metrojaya III, Kayu Putih, Pulogadung, Jumat (22/11/2024).
    Ia mengaku emosi usai mobil miliknya ditabrak oleh U. Polisi pun telah menetapkan YTZ sebagai tersangka kasus penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya U.
    Insiden itu berawal ketika U menabrak mobil Toyota Calya yang sedang dikendarai YTZ di Jalan Mahoni, Jumat (22/11/2024) sekitar pukul 12.20 WIB.
    Usai mobilnya ditabrak, YTZ begitu emosi lalu mengejar mobil U sampai akhirnya berada di lokasi kejadian pemukulan.
    “Terjadi kejar-kejaran sesampainya di TKP, korban berhenti, kemudian cekcok mulut,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam dalam keterangannya, Sabtu (23/11/2024).
    Cekcok yang terjadi kian memanas lantaran YTZ langsung memukul U berulang kali menggunakan tangan kosong.
    “Pelaku marah memukul korban berulang kali dari luar mobil. Posisi korban masih di dalam mobil,” terang Ade Ary.
    Warga sekitar yang berada di dekat TKP lantas melerai dan menolong korban. Namun, korban sudah dalam keadaan lemas hingga harus segera dilarikan ke RS Pertamina Jaya.
    Saat tiba di rumah sakit, dokter menyatakan korban meninggal dunia setelah memeriksa dan menemukan sejumlah luka memar dan luka terbuka di sekujur tubuhnya.
    “Korban mengalami luka-luka memar di dahi kiri, pipi kanan dan kiri, dada lecet, rahang bawah dan telinga mengeluarkan darah,” jelas Ade Ary.
    Atas perbuatannya, YTZ sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penganiayaan yang menyebabkan luka berat dan kematian.
    Akhmad Fajar Prasetya dan I Made Sonny Gunawan, dalam bukunya Mengelola
    Emosi
    (2018), menyebutkan bahwa seseorang akan lebih mudah memahami dan mengelola emosinya apabila ia mampu mengenali emosi yang dirasakannya.
    Mengenali emosi berarti memiliki kesadaran diri untuk menyadari perasaan yang muncul pada saat itu juga.
    Sementara itu, menurut Mayer (Goleman, 1995), kesadaran diri adalah kemampuan untuk waspada terhadap suasana hati dan pikiran. Tanpa kesadaran diri, individu dapat dengan mudah larut dalam aliran emosi dan dikuasai emosi.
    Mengenali emosi diri memang tidak serta merta menjamin kemampuan untuk menguasai emosi, tetapi hal itu adalah salah satu hal penting dalam upaya mengendalikan atau mengelola emosi.
    Setelah seseorang mengenali emosinya, ia akan lebih mampu untuk bersikap dengan tepat. Misalnya, ketika seseorang merasa marah, ia dapat menarik napas dan mengucapkan sabar atau tenang kepada dirinya untuk mengendalikan emosi marah.
    Psikolog Meity Arianty STP, MPsi, mengatakan, seseorang perlu menarik napas dan diam sesaat saat sedang marah lalu berpikir apakah perlu marah dengan berperilaku negatif.
    Marah dengan berperilaku negatif bisa berupa tindakan meludah, memaki orang lain, memukul, dan sebagainya.
    “Biasanya kalau sedang marah kita akan refleks saja ya dalam bertindak,” kata Meity dikutip dari
    Kompas.com
    .
    Meity menyampaikan, seseorang perlu berusaha mengendalikan diri saat dirinya tersulut emosi sekalipun hal ini tidak mudah.
    “Tetapi, belajar mengendalikan diri itu harus dilatih. Tidak bisa tiba-tiba bisa sabar atau bisa mengendalikan diri jika tidak dilatih,” terangnya.
    Oleh sebab itu, menurut Meity, seseorang yang sudah terbiasa melatih dirinya untuk tidak terjebak pada emosinya sendiri akan lebih mudah mengontrol dirinya apabila terjadi sesuatu yang tak menyenangkan secara spontan.
    “Setiap orang juga dibekali akal atau pikiran buat mengontrol tindakan dan perilaku, bukan hanya mengikuti hawa nafsu,” ungkapnya.
    Meity juga menyarankan orang-orang terbiasa menggunakan akal pikiran agar tidak kebablasan saat sedang emosi lalu menyesal pada kemudian hari atas tindakan atau perilakunya sendiri.
    Training Director The Real Driving Centre Marcell Kurniawan menyampaikan, perasaan emosi saat berkendara di jalan raya bisa diredam dengan berpikir positif.
    “Cara meredam emosi adalah dengan memikirkan segala sesuatu dengan positif. Pastikan tidak mudah bereaksi dan jangan mudah terpancing emosi,” ucap Marcell dikutip dari
    Kompas.com
    .
    Marcell menjelaskan, ada saja kejadian yang bisa memancing emosi saat berkendara di jalan raya. Sebelum tersulut emosi, pikirkan lagi risiko yang terjadi ke depan.
    “Lebih baik kita selalu berpikir positif dan pikirkan resikonya. Pikirkan bagaimana kalau emosi negatif saya membawa dampak buruk bagi kehidupan. Serta tanamkan pada diri bahwa tidak ada gunanya emosi di jalan,” kata Marcell.
    Bagi pengguna jalan yang terlanjur tersulut emosi, bisa diredam dengan mendengarkan lagu yang iramanya tenang.
    Selain itu, hindari jalanan macet dengan mencari jalan pintas dan jangan memaksakan diri ketika badan sudah lelah.
    “Jadi banyak faktor yang menyebabkan emosi di jalan, misalnya stress di pekerjaan atau di rumah,
    fatigue
    (kelelahan) atau depresi,” ucapnya.
    Sementara itu, Direktur Safety Defensive Driving Indonesia Sony Susmana mengungkapkan, setiap pengemudi sebaiknya perlu mengetahui kondisinya terlebih dahulu sebelum berkendara.
    Mengemudikan kendaraan tidak hanya harus sehat secara fisik, tapi juga mental karena harus menghadapi lingkungan, provokasi, dan gangguan yang datang dari luar kendaraan.
    “Kemudian berkendara secara defensif. Seperti sejak awal tidak melanggar peraturan lalu lintas, berkendara terburu-buru, mau mengalah dengan pengguna jalan lain, dan lainnya,” kata Sony dikutip dari
    Kompas.com
    .
    Sony mengingatkan, tidak ada untungnya apabila emosi dibiarkan meluap saat berkendara di jalan lantaran ada konsekuensi yang akan dihadapi, baik secara hukum maupun sosial.
    Bila terlibat cekcok di jalan, mengalah dan meminta maaf menjadi jalan keluar terbaik.
    (Penulis: Dinda Aulia Ramadhanty, Ryan Sara Pratiwi, Muhammad Fathan Radityastani, Dahlia Irawati (Kompas.id) | Editor: Ihsanudin, Wisnubrata, Aditya Maulana, Neli Triana (Kompas.id))
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Hasan Nasbi Lantik Jubir Kantor Komunikasi Kepresidenan

    Hasan Nasbi Lantik Jubir Kantor Komunikasi Kepresidenan

    Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) Hasan Nasbi melantik enam juru bicara (jubir) Kantor Komunikasi Kepresidenan di Gedung Krida Bhakti pada Senin (18/11/2024).

    Hasan mengatakan, pejabat dan tenaga profesional yang dilantik terbagi dalam tiga kedeputian.

    “Hari ini kita melantik pejabat dan tenaga profesional di lingkungan Kantor Komunikasi Kepresidenan. Ada tiga deputi, enam tenaga utama yang ditugaskan menjadi juru bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, 12 tenaga utama, dan sisanya tenaga ahli madya, tenaga ahli muda, dan tenaga ahli terampil,” kata Hasan seusai acara pelantikan, Senin (18/11/2024).

    Hasan menjelaskan, dilantiknya jubir ini untuk mengakomodasi pertanyaan dari awak media hingga masyarakat, sehingga pesan dari pemerintah dapat mengalir ke masyarakat.

    Sejumlah nama yang dilantik sebagai jubir PCO terdiri dari pejabat kementerian hingga pengamat politik, seperti mantan Jubir Kemenhub Adita Irawati, hingga Ujang Komaruddin dan Philips J Vermonte.

    “Ada (jubir) yang punya spesialisasi di urusan luar negeri, ada yang punya spesialisasi di urusan pemerintahan, ada yang punya spesialisasi di urusan politik, dan di urusan hukum. Mungkin ada juga nanti yang akan di bagian ekonomi. Bukan di tugas khusus ya, tetapi mereka punya ekspertis,” jelas Hasan. 

    Untuk staf khusus Kantor Komunikasi Kepresidenan, yaitu Tjut Andjani, Hafizhul Mizan, dan Syahril Ilhami. Sedangkan tenaga ahli utama yang ditugaskan sebagai juru bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, yaitu Adita Irawati,  Ujang Komaruddin, Philips J Vermonte, Prita Laura, Dedek Prayudi, dan Hariqo Wibawa Satria.

  • Kantor Komunikasi Kepresidenan miliki enam juru bicara

    Kantor Komunikasi Kepresidenan miliki enam juru bicara

    Jakarta (ANTARA) – Kantor Komunikasi Kepresidenan memiliki enam orang juru bicara yang akan bertugas sesuai keahlian masing-masing untuk memberikan informasi kepada publik.

    Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi mengatakan keenam juru bicara itu merupakan tenaga ahli utama yang memiliki spesifikasi atau keahlian tertentu.

    “Akan ada spesialisasi (dari enam juru bicara), ada yang punya spesialisasi di pemerintahan, urusan politik dan urusan hukum dan ada yang di bagian ekonomi,” kata Hasan usai melantik pejabat dan jajaran Kantor Komunikasi Kepresidenan di Jakarta, Senin.

    Keenam juru bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan itu yakni Philips Vermonte, Adita Irawati, Ujang Komaruddin, Prita Laura, Dedek Prayudi, dan Hariqo Wibawa Satria.

    Hasan mengatakan keberadaan enam juru bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan akan membuat informasi pemerintahan mengalir kepada masyarakat dengan baik.

    “Selama ini banyak undangan permintaan wawancara media. Selama ini saya sendiri, tentu saya tidak mampu untuk bisa memenuhi semua keingintahuan teman-teman, apalagi undangan televisi diskusi,” ujar Hasan.

    “Dengan adanya juru bicara setidaknya jauh lebih banyak permintaan wawancara yang bisa kami penuhi. Sehingga pesan pemerintah tetap mengalir kepada masyarakat,” imbuhnya.

    Adapun dalam sambutan pada saat pelantikan para pejabat Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk menimbang seluruh informasi yang diutarakan kepada publik.

    “Jangan sampai kecepatan mengorbankan akurasi,” pintanya.

    Hasan Nasbi mengibaratkan Kantor Komunikasi Kepresidenan sebagai organisasi paling hilir dalam pemerintahan, bak tempat penampungan air.

    Meski air atau informasi yang ditampung bisa saja tidak jernih, namun dia meminta kepada seluruh jajaran untuk memastikan informasi yang keluar dari Kantor Komunikasi Kepresidenan adalah informasi yang jernih, yang bisa memuaskan dahaga publik.

    Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
    Editor: Budi Suyanto
    Copyright © ANTARA 2024

  • Kantor Komunikasi Kepresidenan Angkat 6 Orang Jubir, Ada Philip Vermonte hingga Prita Laura

    Kantor Komunikasi Kepresidenan Angkat 6 Orang Jubir, Ada Philip Vermonte hingga Prita Laura

    Bisnis.com, JAKARTA – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi mengangkat sejumlah staf khusus juru bicara dan tenaga profesional di lingkungan komunikasi presiden.

    Dalam foto dokumentasi yang diterima Bisnis pada Senin (18/11/2024), sejumlah nama telah ditunjuk untuk menjabat staf khusus kantor komunikasi, tenaga ahli utama hingga tenaga ahli terampil.

    Perinciannya, terdapat tiga nama yang diangkat menjadi staf khusus kantor komunikasi, yakni Tjut Andjani, Hafizhul Mizan dan Syahril Ilhami.

    Selanjutnya, Kantor Komunikasi Kepresidenan sebagai tenaga ahli utama yang bertugas menjadi juru bicara, di antaranya Philip Vermonte, Ujang Komaruddin dan Adita Irawati.

    Kemudian, Prita Laura, Dedek Prayudi dan Hariqo Wibawa Satria turut diangkat menjadi jubir kantor komunikasi kepresidenan.

    Sementara itu, ada juga enam tenaga ahli utama yang telah ditunjuk Hasan Nasbi yakni Tubagus Arie Rukmantara, Hamdan Hamedan, Wahyu Andrianto, Albert Tarigan, Pandji Setiadi Nugraha, dan Ricky Tamba.

    Masih dalam pengangkatan kantor komunikasi presiden, dua tenaga ahli madya yaitu Cici Jeny Pramita dan Purnomo Satriyo; dua tenaga ahli muda Bilqis Afra Fadhillah dan Cep Deni Muchlis.

    Adapun, dua tenaga ahli terampil kantor komunikasi presiden yang ditunjuk yaitu Dhias Dipa Dipangga dan Nahla Karima.

    “Keputusan ini berlaku sesuai tanggal keputusan masing-masing ditetapkan,” dalam dokumentasi Kantor Komunikasi kepresidenan.

  • Antisipasi Kebakaran, Begini Langkah Preventif yang Diperlukan

    Antisipasi Kebakaran, Begini Langkah Preventif yang Diperlukan

    Jakarta: Kebakaran merupakan suatu potensi permasalahan yang bisa terjadi pada perumahan, gedung, maupun sebuah kawasan. Seiring dengan pesatnya pembangunan, maka semakin tinggi pula risiko kebakaran yang mungkin terjadi. Tidak sedikit kerugian yang disebabkan oleh bencana kebakaran baik kerugian materi ataupun korban jiwa.

    Untuk itu, diperlukan langkah-langkah preventif untuk meminimalkan potensi risiko terjadinya kebakaran, baik dari penyediaan alat pemadam kebakaran, jalur evakuasi yang jelas. Bahkan langkah preventif dari penggunaan material pada sebuah bangunan yang sering disebut sebagai passive fire protection.

    “Kami berkomitmen untuk terus menerapkan sistem proteksi kebakaran bangunan gedung, serta memastikan penerapannya secara konsisten di seluruh Indonesia,” kata Direktur Bina Permukiman dan Perumahan Ditjen Cipta Karya Kementerian PU Dian Irawati dalam seminar dilansir, Jumat, 15 November 2024.

    Ia juga mengungkapkan, pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) bagi tenaga ahli di bidang keselamatan kebakaran. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) adalah upaya memelihara dan meningkatkan kompetensi, profesionalitas, dan produktivitas tenaga kerja kualifikasi jabatan ahli secara berkesinambungan.

    “Dibutuhkan kolaborasi serta komunikasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, serta asosiasi terkait dalam penanganan kebakaran,” tambah Dian Irawati.
     

    Sementara itu, Direktur Propan Raya Yuwono Imanto menjelaskan mengenai active fire protection, passive fire protection, building fire safety management, life safety and means of egress, dan fireman and fire engine access. Propan Raya menggandeng Tremco untuk menjadi sebuah sistem fire protective coating yang dapat menjadi solusi dan proteksi pada baja.

    “Khusus untuk Passive fire protection terdapat bahan pelapis cat tahan api digunakan untuk meningkatkan kemampuan permukaan untuk menahan api, penghalang api untuk membentuk ruangan tertutup, dan partisi penghalang asap untuk membagi-bagi ruangan guna membatasi gerakan asap,” kata dia.

    Seminar Perlindungan Bangunan Gedung Terhadap Bahaya Kebakaran merupakan kerja sama antara Propan Raya dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kementerian PU. Acara seminar dihadiri oleh kurang lebih 150 peserta offline dan online meliputi arsitek, akademisi, pihak pemerintah maupun asosiasi.

    “Propan Raya sadar betul mengenai pentingnya langkah preventif dalam bencana kebakaran, oleh karena itu dengan inovasi yang terus berkembang, lahirlah sebuah sistem yang apik hasil kolaborasi Propan Raya dan Tremco untuk melahirkan sebuah fire protective coating,” ujar Yuwono.

    Jakarta: Kebakaran merupakan suatu potensi permasalahan yang bisa terjadi pada perumahan, gedung, maupun sebuah kawasan. Seiring dengan pesatnya pembangunan, maka semakin tinggi pula risiko kebakaran yang mungkin terjadi. Tidak sedikit kerugian yang disebabkan oleh bencana kebakaran baik kerugian materi ataupun korban jiwa.
     
    Untuk itu, diperlukan langkah-langkah preventif untuk meminimalkan potensi risiko terjadinya kebakaran, baik dari penyediaan alat pemadam kebakaran, jalur evakuasi yang jelas. Bahkan langkah preventif dari penggunaan material pada sebuah bangunan yang sering disebut sebagai passive fire protection.
     
    “Kami berkomitmen untuk terus menerapkan sistem proteksi kebakaran bangunan gedung, serta memastikan penerapannya secara konsisten di seluruh Indonesia,” kata Direktur Bina Permukiman dan Perumahan Ditjen Cipta Karya Kementerian PU Dian Irawati dalam seminar dilansir, Jumat, 15 November 2024.
    Ia juga mengungkapkan, pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) bagi tenaga ahli di bidang keselamatan kebakaran. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) adalah upaya memelihara dan meningkatkan kompetensi, profesionalitas, dan produktivitas tenaga kerja kualifikasi jabatan ahli secara berkesinambungan.
     
    “Dibutuhkan kolaborasi serta komunikasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, serta asosiasi terkait dalam penanganan kebakaran,” tambah Dian Irawati.
     

     
    Sementara itu, Direktur Propan Raya Yuwono Imanto menjelaskan mengenai active fire protection, passive fire protection, building fire safety management, life safety and means of egress, dan fireman and fire engine access. Propan Raya menggandeng Tremco untuk menjadi sebuah sistem fire protective coating yang dapat menjadi solusi dan proteksi pada baja.
     
    “Khusus untuk Passive fire protection terdapat bahan pelapis cat tahan api digunakan untuk meningkatkan kemampuan permukaan untuk menahan api, penghalang api untuk membentuk ruangan tertutup, dan partisi penghalang asap untuk membagi-bagi ruangan guna membatasi gerakan asap,” kata dia.
     
    Seminar Perlindungan Bangunan Gedung Terhadap Bahaya Kebakaran merupakan kerja sama antara Propan Raya dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kementerian PU. Acara seminar dihadiri oleh kurang lebih 150 peserta offline dan online meliputi arsitek, akademisi, pihak pemerintah maupun asosiasi.
     
    “Propan Raya sadar betul mengenai pentingnya langkah preventif dalam bencana kebakaran, oleh karena itu dengan inovasi yang terus berkembang, lahirlah sebuah sistem yang apik hasil kolaborasi Propan Raya dan Tremco untuk melahirkan sebuah fire protective coating,” ujar Yuwono.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (END)

  • Kereta Tanpa Rel Sudah Datang ke IKN

    Kereta Tanpa Rel Sudah Datang ke IKN

    Jakarta

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, autonomous rail transit (ART) alias kereta otonom tanpa rel sudah tiba di Ibu Kota Nusantara (IKN). Pada Minggu (28/7), Budi mengaku bakal bertandang ke IKN dan melihat moda transportasi canggih tersebut.

    “Kita mempunyai suatu teknologi baru, kereta tanpa rel, insyaallah hari-hari ini ART-nya sudah datang ke IKN. Jadi nanti hari Minggu saya kesana sudah melihat (kereta tanpa rel) ada di sana,” kata Budi di Artotel Gelora Senayan, Jakarta Pusat, Jumat malam (26/7/2024).

    Direktur Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub, Risal Wasal mengatakan bahwa ART sudah tiba di IKN. Risal menjelaskan bahwa ART yang didatangkan adalah satu rangkaian yang terdiri dari tiga kereta. Feasibility study (FS) alias studi kelayakannya masih berproses. Namun, ia menjelaskan bahwa FS ART hanya terkait dengan Proof of Concept (POC) yang direncanakan terlaksana pada Agustus 2024.

    Berdasarkan catatan detikcom, Deputi Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Mohammed Ali Berawi mengatakan, ART atau Trem Otonom asal China ini akan segera Proof of Concept (PoC) atau uji coba. Hal ini selaras dengan transportasi tersebut yang dijadwalkan tiba di IKN pada akhir Juli ini.

    Sementara Juru Bicara Menteri Perhubungan Adita Irawati mengatakan bahwa ART berasal dari China. Komponen ART sendiri akan dirakit dan mulai diuji coba secara internal. Setelah POC pada Agustus 2024, showcase alias unjuk kerja akan dilaksanakan pada Oktober hingga Desember 2024.

    (ara/ara)