Ketika Prabowo Tegaskan Bukan Boneka Jokowi
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Presiden RI
Prabowo Subianto
membantah dirinya adalah “presiden boneka” yang dikendalikan oleh Presiden ke-7
Joko Widodo
.
Penegasan ini disampaikannya di tengah kemunculan isu
matahari kembar
antara Jokowi dan Prabowo dalam pemerintahan, beberapa waktu belakangan.
“Saya dibilang, apa itu, presiden boneka. Saya dikendalikan oleh Pak Jokowi, seolah Pak Jokowi tiap malam telepon saya, saya katakan itu tidak benar,” tegas Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (5/5/2025).
Dalam sidang kabinet, Prabowo memang mengakui sering berkonsultasi dengan Jokowi untuk meminta pendapat dan saran.
Hal itu lantaran ayah dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka sudah punya pengalaman selama 10 tahun memimpin Indonesia.
Akan tetapi, Prabowo tidak hanya berkonsultasi dengan Jokowi saja.
Ia mengaku juga meminta saran dan pendapat kepada Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri.
Menurut Prabowo, pertemuan dan komunikasinya dengan Jokowi, SBY, dan Megawati bukanlah hal yang perlu dipermasalahkan.
“Saya menghadap beliau enggak ada masalah, saya menghadap Pak SBY tidak ada masalah, saya menghadap Ibu Mega tidak ada masalah,” kata Prabowo.
Eks Menteri Pertahanan ini lantas mengatakan jika bisa bertemu mantan presiden lainnya seperti Soekarno, Soeharto, hingga Abdurrahman Wahid, tentu Prabowo akan menemui mereka juga.
“Kalau bisa menghadap Gus Dur, kalau bisa. Menghadap Pak Harto, menghadap Bung Karno kalau bisa,” imbuh dia.
Di sisi lain, Prabowo juga memuji kinerja dan prestasi Jokowi ketika masih menjabat sebagai kepala negara.
Pujian kepada Jokowi juga disampaikan Prabowo di rapat kabinet kemarin.
Ia memuji Jokowi yang mampu menjaga inflasi di Indonesia selama ini.
Prabowo mengaku menyampaikan hal tersebut bukan karena ada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, putra Jokowi, yang sedang duduk di sebelahnya.
“Ini prestasi. Dan saya harus katakan. Jujur ini. Bukan karena Mas Gibran ada di sebelah saya, bukan. Ini objektif. Ini salah satu hasil daripada kepemimpinan dan manajemen Pak Jokowi,” ujar Prabowo.
Prabowo berpandangan, kesuksesan Jokowi dalam menjaga inflasi karena pengalamannya sebagai Wali Kota Solo.
Lebih lanjut, Prabowo menyebut Jokowi bisa memahami bagaimana cara menghadapi inflasi tanpa perlu belajar di Harvard University.
“Mungkin pengalaman beliau sebagai wali kota membuat beliau ngerti bagaimana memanage inflasi. Yang mungkin enggak ada di buku. Enggak diajarkan di Harvard atau di MIT (Massachusetts Institute of Technology),” jelasnya.
Dihubungi terpisah, pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, memandang bantahan Prabowo sudah tepat.
Sebab, langkah Prabowo berkomunikasi dan memuji presiden terdahulu, termasuk Jokowi, dinilai sebagai ungkapan terima kasih.
“Prabowo hanya ingin tegaskan ucapkan terima kasih ke presiden terdahulu. Itu bagus sebagai bentuk pengakuan bahwa presiden sebelumnya berjasa untuk bangsa. Tapi jangan artikan itu diatur-diatur atau lainnya,” ujar Adi, saat dihubungi kemarin malam.
Dalam kesempatan berbeda, Jokowi pernah menegaskan kembali bahwa tidak ada “matahari kembar” dalam pemerintahan di Indonesia saat ini.
Sebab, Indonesia saat ini hanya dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto. Dengan begitu, menurut Jokowi, hanya ada satu “matahari” atau pemimpin negara saat ini.
“Kan sudah saya sampaikan bolak-balik, tidak ada matahari kembar, matahari itu hanya satu, yaitu Presiden Prabowo Subianto,” kata Jokowi, saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, 22 April 2025.
Sehari sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Jubir Presiden Prabowo, Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa tidak ada matahari kembar dalam pemerintahan Prabowo.
“Jadi tolong juga lah, jangan kemudian diasosiasikan ini ada menteri yang silaturahmi kepada Bapak Presiden Jokowi, kemudian dianggap ada matahari kembar, jangan begitu,” ujar Prasetyo, di Istana, Jakarta, Senin (21/4/2025).
Menurutnya, momen adanya menteri bersilaturahmi Lebaran ke kediaman Jokowi hanya silaturahmi saja. “Semangatnya sih tidak seperti itu, kita meyakini enggak seperti itu,” sambung dia.
Adapun isu matahari kembar hingga presiden boneka ini mencuat berselang usai sejumlah menteri
Kabinet Merah Putih
berkunjung di momen Lebaran ke rumah Jokowi di Solo, Jawa Tengah.
Bahkan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono menyebut Jokowi dengan sebutan “bos”.
Tak hanya itu, Presiden Prabowo juga kerap mengundang Jokowi dan SBY dalam acara peresmian proyek pemerintah.
Contohnya, saat peluncuran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) pada 24 Februari lalu, turut dihadiri SBY dan Jokowi.
Selain itu, Prabowo pernah meminta Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengundang Joko Widodo setiap kali dirinya meresmikan proyek-proyek warisan Jokowi.
Hal ini dikatakan Prabowo saat meresmikan bank emas atau bullion bank di The Gade Tower, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2025) lalu.
“Harusnya, tolong Seskab, (kalau) ada program yang jasanya sebelumnya banyak, presiden sebelumnya harus dihadirkan,” tutur Prabowo dalam peresmian.
Adapun salah satu proyek warisan Jokowi yang ia resmikan adalah bank emas.
Diketahui, persiapan bank emas sudah dilakukan sejak empat tahun lalu, tepat di periode kedua Jokowi.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Gibran Rakabuming Raka
-
/data/photo/2024/10/20/671480c708abf.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Ketika Prabowo Tegaskan Bukan Boneka Jokowi
-

Prabowo Akui 200 Kasus Keracunan di Program Makan Bergizi Gratis, Tapi Keberhasilan 99,9 Persen – Halaman all
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengakui adanya insiden keracunan makanan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan sejak awal 2025. Meski demikian, ia menilai jumlah kasus tersebut sangat kecil dibandingkan skala program yang menyasar jutaan pelajar di seluruh Indonesia.
“Saudara-saudara, hari ini memang ada yang keracunan. Yang keracunan sampai hari ini dari 3 koma sekian juta, kalau tidak salah di bawah 200 orang, yang rawat inap hanya lima orang,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/5/2025).
“Jadi, bisa dikatakan yang keracunan atau perutnya nggak enak itu sejumlah 200 dari tiga koma sekian juta. Kalau tidak salah, 0,005 persen. Berarti keberhasilan 99,99 persen,” sambungnya.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu janji kampanye utama Prabowo-Gibran yang telah dijalankan sejak 6 Januari 2025 dan kini menjangkau 3,4 juta penerima di 1.286 titik.
Pemerintah menargetkan jumlah itu melonjak menjadi 82,9 juta jiwa pada akhir November 2025.
“Diperkirakan akhir Mei mencapai 4 juta dan di akhir Juni mencapai 6 juta, lalu di akhir Agustus akan mencapai 22 juta. Sehingga di akhir November 2025 akan mencapai 82,9 juta penerima,” jelas Prabowo.
Presiden Prabowo mengakui bahwa menyiapkan makanan dalam skala besar tidak mudah.
Ia bahkan menyebut menyediakan konsumsi untuk 3.000 orang saja sudah menantang, apalagi untuk puluhan juta orang.
Meski begitu, Prabowo menyampaikan apresiasinya terhadap semua pihak yang telah berperan dalam kelancaran program tersebut dan menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperbaiki kekurangan yang ditemukan di lapangan.
“Kita tidak boleh cepat puas. Tujuan kita adalah nol kesalahan. Harus zero accident, tidak boleh ada penyimpangan,” tegasnya.
Prabowo juga mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan inspeksi mendadak ke salah satu dapur penyedia makanan untuk memastikan standar keamanan dan kebersihan makanan tetap terjaga.
“Di dapur itu yang bekerja 50 orang. Yang saya sidak bagus, pakai tutup kepala, sarung tangan, baju kayak APD. Harus buka sepatu, presiden disuruh buka sepatu, saya patuh,” kata Prabowo.
-

Ketua Umum PITI Serukan Dukungan Penuh Pemerintahan Prabowo-Gibran Solid Hingga 2029 – Halaman all
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Ipong Hembing, menyerukan dukungan penuh kepada Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka agar tetap solid dan harmonis hingga akhir masa jabatan pada 2029.
Ia menekankan pentingnya persatuan seluruh elemen bangsa demi menjaga stabilitas nasional dan mendorong kemajuan Indonesia.
Dalam pernyataannya pada Senin (5/5/2025) di Jakarta, Ipong menegaskan bahwa seluruh masyarakat, termasuk organisasi masyarakat (ormas), LSM, dan tokoh-tokoh bangsa, harus bersatu mengawal pemerintahan yang sah hasil Pemilu 2024.
“Semua pihak harus bersatu mendukung pemerintahan saat ini, harus fokus demi kemajuan bangsa dan negara, setidaknya selama lima tahun ke depan,” ujar Ipong.
Ipong menyoroti pentingnya menjaga suasana yang kondusif di tengah dinamika politik nasional.
Ia mengingatkan bahwa bangsa yang besar seperti Indonesia tidak boleh mudah terpecah oleh isu-isu bermuatan politis yang dapat merusak persatuan.
“Jangan sampai bangsa ini terpecah belah karena adanya isu-isu yang bisa mengganggu stabilitas nasional. Kita harus belajar dari masa lalu dan lebih dewasa dalam menyikapi perbedaan,” imbuhnya.
Ia mengingatkan, setiap pemerintahan pasti memiliki kekurangan, terlebih usia pemerintahan Prabowo-Gibran yang baru berjalan setengah tahun.
Menurutnya, kekurangan itulah yang harus ditambal oleh semua elemen.
“Program Asta Cita Presiden Prabowo harus didukung penuh oleh semua pihak, tidak terkecuali, baik itu oleh ormas, LSM maupun para purnawirawan,” katanya.
Ipong menegaskan, kritik dan perbedaan pendapat merupakan bagian dari demokrasi. Namun, perbedaan tersebut harus disampaikan dengan cara yang konstruktif dan tidak menimbulkan perpecahan.
“Perbedaan itu wajar dalam demokrasi, tapi jangan sampai justru merusak rasa persatuan. Kita harus kedepankan kepentingan rakyat di atas segalanya,” tutupnya.
-

Menggali makna di balik monolog Gibran
Jakarta (ANTARA) – Sejak dilantik sebagai wakil presiden pada 20 Oktober 2024, Gibran Rakabuming Raka lebih sering tampil “di balik layar”, menjalankan tugas-tugas administratif dan kunjungan lapangan, ketimbang berpidato atau menyampaikan gagasan di muka publik.
Selama kurang lebih enam bulan, aktivitas harian Gibran lebih banyak dihabiskan untuk meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), mendatangi lokasi musibah, memastikan pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG), maupun hadir ke sekolah-sekolah untuk memperkenalkan teknologi kecerdasan artifisial (AI).
Meskipun aktivitasnya sejalan dengan program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto, gaya komunikasi Gibran dinilai minim “suara”.
Dalam perkembangannnya, pola komunikasi Gibran berubah pada pekan-pekan terakhir. Ia tiba-tiba aktif mengunggah video monolog di platform media sosial YouTube melalui akun (@GibranTV).
Langkah ini memantik perbincangan publik tentang perubahan strategi komunikasi wakil presiden termuda dalam sejarah Indonesia tersebut.
Lewat format video monolog berdurasi antara lima hingga enam menit, pria 37 tahun itu berbicara langsung di hadapan kamera, tanpa moderator maupun lawan bicara.
Gibran mencoba menyajikan komunikasi baru yang lebih personal, terstruktur, dan seolah mendobrak ketertutupan gaya penyampaian pesannya selama ini.
Video pertama monolog Gibran diunggah pada 19 April 2025. Dalam video berdurasi 6 menit 20 detik itu Gibran berbicara tentang puncak bonus demografi di Indonesia pada 2030 dengan 208 juta angkatan kerja produktif. Gibran meminta masyarakat untuk adaptif, terus meningkatkan kemampuan, dan berani mengambil peluang global.
Tiga hari setelahnya, Gibran mengunggah video monolog kedua yang mengangkat tema prestasi Timnas U-17 menembus Piala Dunia U-17 2025 di Qatar. Dalam video 5 menit 11 detik itu, Gibran menyemangati generasi muda agar memiliki “mental baja” dan tidak takut menghadapi tantangan.
Paling anyar, Gibran mengangkat tema hilirisasi yang dibagi dalam dua video, masing-masing diunggah pada 25 dan 20 April. Dalam video itu, Gibran menjelaskan bagaimana hilirisasi, -mengolah bahan mentah menjadi produk bernilai tambah, bisa menjadi pendongkrak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Seiring kemunculan video-video monolognya, muncul sebuah pertanyaan besar, apa sebenarnya tujuan Gibran?
Sasar generasi muda
Sebagai wakil presiden termuda dalam sejarah bangsa, Gibran memang menunjukkan gaya kepemimpinan yang berbeda. Tidak seperti pejabat pada umumnya yang cenderung formal, Gibran justru aktif mendekatkan diri dengan generasi muda melalui cara-cara yang kreatif dan kekinian.
Dirinya kerap membuat konten video pendek di Instagram maupun TikTok dengan gaya nyeleneh dan santai, namun tetap diselingi pesan-pesan motivasi untuk anak muda. Konten-konten seperti ini langsung viral dan mendapat ribuan komentar dari warganet, terutama kalangan Gen Z.
Selain aktif di media sosial, Gibran juga gencar melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah dan kampus untuk memperkenalkan teknologi kecerdasan artifisial (AI).
Berkaca dari hal tersebut, dapat dimaknai bahwa Gibran memang membangun kedekatan seorang pemimpin muda yang akrab dengan dunia digital.
Dengan memilih platform, seperti YouTube, Instagram, maupun TikTok, dia sengaja menargetkan audiens yang selama ini mungkin kurang tersentuh oleh komunikasi politik konvensional.
Video monolog Gibran yang mengangkat isu soal angkatan muda produktif maupun prestasi timnas sepak bola muda, menunjukkan upayanya membangun kedekatan emosional dengan generasi muda, segmen audiens yang selama ini memang menjadi sasaran utamanya.
Ada juga kemungkinan bahwa Gibran sedang mencoba mengisi ruang kosong dalam komunikasi pemerintahan saat ini. Presiden Prabowo dikenal dengan gaya komunikasi yang tegas dan terkadang blak-blakan, sementara dia hadir dengan pendekatan lebih kalem, santai, namun tetap berbasis data.
Dua gaya yang berbeda ini bisa saling melengkapi. Prabowo menarik untuk kalangan profesional, sementara Gibran menyasar demografi yang mungkin kurang terpikat oleh gaya politik konvensional.
Dengan kata lain, monolog-monolog ini bisa menjadi cara Gibran untuk memperluas basis dukungan ke kalangan yang selama ini apolitis atau skeptis terhadap pemerintah.
Jernihkan informasi
Hadirnya video-video monolog Gibran bukan sekadar perubahan strategi komunikasi, tetapi juga menjadi upaya konkret dalam memastikan masyarakat menerima informasi yang transparan, terstruktur, dan langsung dari sumber resmi.
Dengan menjelaskan isu-isu kompleks, seperti bonus demografi, prestasi generasi muda, hingga hilirisasi ekonomi melalui platform digital, Gibran memangkas risiko distorsi informasi yang kerap terjadi.
Pemilihan format monolog tanpa moderator memungkinkan pesan-pesan kebijakan pemerintah disampaikan secara utuh, tanpa potongan atau interpretasi pihak ketiga.
Hal ini penting dalam konteks era digital, di mana hoaks, misinformasi, dan disinformasi semakin marak. Dengan berbicara langsung, Gibran memberikan ruang bagi publik untuk mendengar penjelasan kebijakan pemerintah secara lengkap, disertai data dan argumen yang sistematis.
Di tengah banjirnya informasi yang tidak terverifikasi, kehadiran konten terstruktur dari sumber resmi, dalam hal ini pemerintah, menjadi oase yang dibutuhkan masyarakat.
Langkah ini dapat menjadi tameng bagi masyarakat dari paparan hoaks dan narasi manipulatif. Gibran, dengan memanfaatkan platform yang akrab bagi generasi muda, mencoba menciptakan ruang dialog yang inklusif.
Jika konsisten, pola komunikasi seperti ini dapat menjadi fondasi bagi tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, sekaligus menginspirasi pejabat negara lainnya untuk lebih kreatif dalam menyampaikan kebijakan.
Copyright © ANTARA 2025
-

Presiden tegaskan aset negara di GBK Kemayoran dikelola Danantara
Pak Nusron, nanti saudara teliti ya. Kita kaya luar biasa. Cek semua konsesi-konsesi HGU, HGB, yang sudah jatuh tempo, kembalikan ke negara
Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan tanah-tanah negara di Kawasan GBK Senayan dan di Kemayoran, Jakarta, keduanya bakal dikelola sebagai aset negara oleh Badan Pengelola Investasi Danantara.
Presiden Prabowo menyebut tanah negara di Kawasan GBK Senayan nilainya dapat mencapai 30 miliar dolar AS, sedang tanah negara seluas kurang lebih 400 hektare di Kemayoran nilainya dapat mencapai 40 miliar dolar AS.
“Nanti (tanah negara di Kemayoran, red.) itu pun kita akan serahkan, dikelola Danantara,” kata Presiden Prabowo saat Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
Presiden menyebut besaran nilai aset-aset yang dikelola negara dapat mencapai angka 1 triliun dolar AS lebih, terlebih jika mengikutsertakan tanah-tanah milik negara di kawasan GBK Senayan, dan di Kemayoran. Sejauh ini, aset-aset yang dikelola negara, Presiden menyebut jumlahnya 982 miliar dolar AS.
Presiden pun optimistis nilai itu dapat terus bertambah. Oleh karena itu, Presiden memerintahkan jajarannya termasuk Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid untuk teliti melacak, mengkaji, dan mendata kembali aset-aset negara terutama yang konsesi hak guna usaha (HGU) dan hak guna bangunan (HGB)-nya telah habis masa berlakunya.
“Pak Nusron, nanti saudara teliti ya. Kita kaya luar biasa. Cek semua konsesi-konsesi HGU, HGB, yang sudah jatuh tempo, kembalikan ke negara,” kata Presiden Prabowo kepada Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid saat Sidang Kabinet Paripurna.
Presiden memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Senin sore, didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sidang kabinet diikuti hampir seluruh jajaran menteri Kabinet Merah Putih dan kepala badan.
Sidang Kabinet Paripurna pada Senin sore merupakan sidang kali ketiga yang digelar pada tahun ini. Sebelumnya, Presiden Prabowo menggelar Sidang Kabinet Paripurna pada 21 Maret 2025 guna membahas berbagai persiapan pemerintah menghadapi Idul Fitri 1446 Hijriah.
Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Edy M Yakub
Copyright © ANTARA 2025 -

Prabowo sampaikan keberhasilan pemerintah jaga stabilitas harga pangan
Di masa pemerintahan kita, harga-harga aman, stok pangan tersedia. Ini pekerjaan saudara-saudara sekalian, yang di lapangan kalian, yang mengecek harga kalian
Jakarta (ANTARA) – Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa pemerintah berhasil menjaga stabilitas harga pangan pada momen-momen yang biasanya rentan terhadap kenaikan harga, seperti akhir tahun, Natal, dan Lebaran.
“Pemerintah yang saya pimpin, saudara-saudara, berhasil menjaga stabilitas harga pangan di saat-saat yang selalu harga pangan kurang bisa dikendalikan, akhir tahun, Natal, dan Lebaran,” ujar Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna terkait enam bulan Pemerintahan Kabinet Merah Putih, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
Menurutnya, stok pangan tetap tersedia dan harga terkendali berkat kerja keras para jajaran Menteri Kabinet Merah Putih di lapangan.
Prabowo juga menceritakan pengalamannya sebagai anak dari mantan Menteri Perdagangan Soemitro Djojohadikusumo yang pernah menghadapi tantangan serupa dalam menjaga pasokan pangan.
Dia bercerita tentang bagaimana pada masa lalu, Pemerintah harus turun tangan secara langsung, termasuk menunggu kapal di dermaga, untuk memastikan ketersediaan bahan pokok.
“Pemerintah waktu itu mau intervensi karena krisis pangan harga-harga juga menjulang, sehingga pemerintah intervensi, pemerintah bertindak menjamin di hari-hari kritis bahan-bahan tersedia,” kata Presiden.
Menurutnya, keberhasilan saat ini menunjukkan bahwa pemerintah mampu bertindak efektif dalam menjamin stabilitas pangan, terutama di hari-hari kritis yang sering memicu gejolak harga.
“Di masa pemerintahan kita, harga-harga aman, stok pangan tersedia. Ini pekerjaan saudara-saudara sekalian, yang di lapangan kalian, yang mengecek harga kalian,” kata Kepala Negara.
Presiden memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Senin sore, didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sidang kabinet hari ini diikuti oleh hampir seluruh jajaran menteri Kabinet Merah Putih dan kepala badan.
Sidang Kabinet Paripurna ini merupakan kali ketiga yang digelar pada tahun ini.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menggelar Sidang Kabinet Paripurna pada tanggal 21 Maret lalu guna membahas berbagai persiapan pemerintah menghadapi Idul Fitri 1446 Hijriah.
Beberapa pejabat yang hadir mengikuti Sidang Kabinet Paripurna sore ini, di antaranya Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Menteri Koordinator bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto, dan Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi’i.
Pewarta: Fathur Rochman, Mentari Dwi Gayati
Editor: Edy M Yakub
Copyright © ANTARA 2025 -

Luhut bantah Prabowo tegur Panglima TNI soal mutasi Letjen Kunto
“Enggak ada, saya tahu itu,”
Jakarta (ANTARA) – Jenderal TNI (Purn) (HOR) Luhut Binsar Pandjaitan membantah anggapan yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menegur Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto karena memutasi Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, yang merupakan anak Wapres Ke-6 Try Sutrisno.
Luhut tidak setuju dengan anggapan yang menyebut mutasi perwira tinggi TNI terbaru bersifat politis, apalagi jika dikaitkan-kaitkan dengan sikap Try Sutrisno terhadap usulan pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
“Enggak ada, saya tahu itu,” kata Luhut menjawab pertanyaan wartawan saat dia ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
Luhut kemudian menjelaskan kebijakan mutasi yang kemudian direvisi oleh Panglima TNI lumrah terjadi.
“Enggak ada gitu-gituan (unsur politis, red.). (Revisi) itu bisa saja terjadi. Enggak ada hal yang aneh-aneh kok itu,” sambung Luhut.
Terkait usulan yang disampaikan oleh Forum Purnawirawan Prajurit TNI, Luhut mengingatkan para purnawirawan untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Kita itu harus kompak. Begitu saja sekarang. Ini keadaan dunia begini, ribut-ribut begitu,” kata Luhut Binsar.
“Kita harus fokus bagaimana mendukung pemerintahan dengan baik,” sambung Luhut.
Sejumlah purnawirawan yang tergabung dalam Forum Purnawirawan Prajurit TNI mengeluarkan delapan poin pernyataan sikap untuk pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Delapan pernyataan sikap itu, diantaranya mendukung Asta Cita Presiden Prabowo kecuali pembangunan IKN, dan ada juga usul pergantian Wapres Gibran kepada MPR.
Pernyataan sikap itu ditandatangani sejumlah purnawirawan, termasuk Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Jenderal TNI (Purn) Tyasno Soedarto, Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto, Marsekal TNI (Purn) Hanafie Asnan, dan ada juga Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno.
Beberapa hari setelah pernyataan sikap itu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengeluarkan surat keputusan bernomor Kep/554/IV/2025 yang memutasi Letjen TNI Kunto Arief Wibowo dari jabatan Pangkogabwilhan I menjadi Staf Khusus KSAD pada 29 April 2025. Letjen Kunto merupakan anak Try Sutrisno.
Namun, keputusan itu kemudian dianulir sehari setelahnya pada 30 April 2025 sebagaimana ditetapkan Surat Keputusan (SK) Panglima TNI Nomor Kep/554.a/IV/2025. Dalam SK terbaru itu, Panglima TNI kembali menugaskan Letjen Kunto sebagai Pangkogabwilhan I.
Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2025 -
/data/photo/2025/05/05/6818aebf75ac7.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
7 Dudung Sebut Pembatalan Mutasi Letjen Kunto Biasa Saja: Dulu Pernah Pak Hadi, Pak Gatot Nasional
Dudung Sebut Pembatalan Mutasi Letjen Kunto Biasa Saja: Dulu Pernah Pak Hadi, Pak Gatot
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional Jenderal (Purn)
Dudung Abdurachman
mengatakan pembatalan mutasi anak eks Wapres
Try Sutrisno
, Letjen
Kunto Arief Wibowo
adalah hal yang biasa saja.
Dia mengeklaim pembatalan mutasi di TNI lazim terjadi sejak zaman dahulu.
“Lazim. Dulu pernah juga zaman Pak Gatot, Pak Hadi, itu biasa,” ujar Dudung di Istana, Jakarta, Senin (5/5/2025).
“Bahkan kemarin ada salah tulis itu kan, AL kemudian pindah jadi pati Mabesad, itu kan karena salah tulis saja,” sambungnya.
Maka dari itu, Dudung menekankan tidak ada kaitannya antara mutasi Letjen Kunto dengan Try Sutrisno yang mendukung pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Dia menjelaskan, terkadang, Wanjakti memiliki pertimbangan, sehingga mutasi seorang personel pun dibatalkan.
“Menurut saya enggak ada kaitannya itu, jadi memang biasa itu di lingkungan TNI itu sering seperti itu. Jadi terkadang pada saat Wanjakti kemudian ada pertimbangan. Jadi enggak ada hubungannya antara Pak Try dengan anaknya itu, enggak ada,” imbuh Dudung.
Sebelumnya, Markas Besar TNI menegaskan bahwa pembatalan mutasi Letjen TNI Kunto Arief Wibowo sebagai Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tidak berkaitan dengan pernyataan Purnawirawan Jenderal TNI, Try Sutrisno, yang sempat ramai dibicarakan publik akibat meminta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dimakzulkan.
Penundaan mutasi ini murni merupakan bagian dari dinamika dan kebutuhan organisasi TNI.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen Kristomei Sianturi, dalam konferensi pers daring, Jumat (2/5/2025) malam.
“Ini sesuai dengan profesionalitas, proporsionalitas, dan memang kebutuhan organisasi saat ini. Tidak terkait dengan misalnya, oh kemarin itu orangtuanya Pak Kunto (Try Sutrisno menyuarakan pemakzulan Gibran). Enggak, tidak ada kaitannya,” tegas Kristomei, dalam konferensi pers daring.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
/data/photo/2025/05/04/6816cf475432b.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
