Kagumi Gibran, Ketua RW Gen Z Dipanggil ke Istana Wapres dan Dapat Wejangan
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Wakil Presiden (Wapres) Indonesia
Gibran Rakabuming Raka
memanggil Ketua RW 02
Pademangan Barat
,
Jakarta
Utara, Tri Krisna Mukti, ke Istana Wapres, Jakarta Pusat, pada Jumat (25/7/2025).
Gibran mengundang Krisna usai sosok Ketua RW muda tersebut ramai diperbincangkan di berbagai media.
Selain itu, Krisna juga diketahui sudah lama mengagumi sosok Gibran. Kekaguman itulah yang menjadi salah satu alasan pertemuan tersebut berlangsung.
Dalam pertemuan itu, Krisna mengaku mendapatkan sejumlah wejangan langsung dari Wapres.
Salah satu pesan Gibran adalah agar Krisna tidak terlalu memedulikan komentar negatif dari orang-orang yang usianya jauh lebih tua, dan tetap fokus bekerja untuk warga.
“Disuruh, ‘kamu kerja sendiri, maju! Yang penting kerja nyata. Ada kerjanya, warga ngadu kamu langsung lakuin’,” kata Krisna saat diwawancarai
Kompas.com
, Senin (28/7/2025).
Menurut Krisna, Gibran juga menyatakan dukungannya terhadap program-program yang akan dirancang oleh pemuda berusia 20 tahun itu selama menjabat sebagai Ketua RW.
Gibran bahkan meminta agar Krisna menyusun proposal agar program-program tersebut bisa mendapatkan bantuan dan dukungan dari berbagai pihak.
Sebelumnya diberitakan, Tri Krisna Mukti (20) memutuskan mencalonkan diri sebagai Ketua RW 02 Pademangan Barat karena terinspirasi oleh sosok Gibran Rakabuming Raka.
“Untuk yang saya idolakan dari dulu Pak Gibran Rakabuming, karena beliau milenial berani maju,” ucap Krisna saat diwawancarai
Kompas.com
di Kantor RW 02, Pademangan Barat, Jakarta Utara, Kamis (24/7/2025).
Kekaguman Krisna terhadap Gibran semakin kuat saat menyaksikan penampilan Wapres itu dalam debat calon wakil presiden.
“Pas debat juga keren enggak ada
nervous
, kaya debat sama orang yang lebih tua, menginspirasi, pengin jadi dia,” ujar Krisna.
Munculnya sosok Krisna mencuri perhatian publik setelah terpilih menjadi Ketua RW 02, di usianya yang masih sangat muda, yakni 20 tahun.
Mahasiswa semester empat jurusan manajemen ini mengaku mantap mencalonkan diri sebagai ketua RW karena dorongan dari keluarga dan warga sekitar.
Selain dukungan keluarga, Krisna juga terdorong oleh banyaknya keluhan warga soal minimnya perubahan di lingkungannya selama 11 tahun terakhir.
Krisna terpilih menjadi ketua RW setelah melalui proses voting resmi yang digelar pada 18 Mei 2025.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Tag: Gibran Rakabuming Raka
-

Video: Gibran Tegaskan Pelaku Karhutla Harus Ditangkap
Video
Video: Gibran Tegaskan Pelaku Karhutla Harus Ditangkap
News
5 jam yang lalu
-
/data/photo/2023/02/22/63f610f702fa8.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Demokrat: Kalau Isu Ijazah Jokowi Ada Kaitan dengan “Partai Biru”, Buka Saja BAP Nasional 28 Juli 2025
Demokrat: Kalau Isu Ijazah Jokowi Ada Kaitan dengan “Partai Biru”, Buka Saja BAP
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Wakil Sekretaris Jenderal
Partai DemokratJansen Sitindaon
, mendorong agar berita acara pemeriksaan (BAP) di kepolisian dibuka ke publik jika memang ada keterlibatan “
partai biru
” dalam polemik isu
ijazah palsu
Presiden RI Ke-7,
Joko Widodo
(Jokowi).
“Kalau ada kaitannya dengan ‘partai biru’ seperti yang dituduhkan, mudah saja sebenarnya. Buka saja BAP para saksi tersebut, ada kaitannya dengan partai biru tidak? Beres urusan,” kata Jansen dalam keterangan tertulisnya, Senin (28/7/2025).
Jansen mengatakan, persoalan keaslian
ijazah Jokowi
sudah bergulir dan diperiksa oleh Mabes Polri.
Polisi pun telah memeriksa puluhan saksi dan merilis pemeriksaan tersebut.
Oleh karena itu, Jansen mendorong agar BAP itu dibuka ke publik jika memang terdapat keterlibatan “partai biru” dalam kisruh keaslian ijazah Jokowi.
Jansen mengatakan, jika memang dalam BAP itu jelas disebutkan ada keterlibatan “partai biru”, maka pernyataan di ruang publik harus jelas dengan menyebutkan keterlibatan Partai Demokrat.
Jansen menyayangkan pernyataan yang menggunakan kalimat samar dan tidak jelas seperti “partai biru”.
Dengan demikian, kata dia, akan menjadi mudah bagi Partai Demokrat untuk menempuh jalur hukum atas tuduhan tersebut.
“Jadi bukan main-main seperti saat menggunakan kalimat samar dan bersayap di ruang publik. Mulai dari pakai baju warna birulah dan lain-lain,” ujar Jansen.
Ia menegaskan, sejak awal Partai Demokrat sama sekali tidak berurusan dengan kisruh ijazah Jokowi.
Oleh karena itu, pihaknya kaget ketika dalam beberapa hari terakhir nama Partai Demokrat diseret-seret dalam persoalan itu.
“Buat kami, sejak awal, ini adalah urusan pribadi Pak Jokowi dengan para penuduhnya. Apalagi masalah ini juga sudah bergulir di ranah hukum. Jadi bukan lagi sekadar opini-opinian politik,” kata Jansen.
Jansen juga menyebutkan, sejauh ini tidak ada satupun kader Partai Demokrat yang ikut diperiksa dalam perkara isu ijazah Jokowi.
Oleh karena itu, menurut dia, jika masih ada orang yang mengaitkan Partai Demokrat dalam persialan tersebut merupakan sebuah kegilaan.
“Jika ada yang mengkaitkannya dengan Demokrat, gila namanya itu atau lagi mabuk,” kata dia.
Sebelumnya, Jokowi menduga terdapat orang besar di balik isu ijazah palsu dan wacana pemakzulan putranya, Gibran Rakabuming Raka, dari kursi Wakil Presiden RI.
Jokowi menilai, terdapat manuver politik besar di balik kedua isu tersebut dengan beking kekuatan politik.
“Artinya memang ada orang besar, ada yang back up, ya itu saja,” kata Jokowi, tanpa menyebutkan nama.
Namun, Jokowi tidak menyebut siapa elite politik yang menghembuskan isu tersebut.
Isu keterlibatan “partai biru” kemudian muncul setelah Sekjen Peradi Bersatu sekaligus pelapor Roy Suryo dalam kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, Ade Darmawan, berbicara dalam wawancara bersama Kompas TV.
Ade mengaku tidak bisa mengungkap dengan jelas siapa sosok yang dimaksud Jokowi.
Ia hanya meminta publik melihat bajunya yang berwarna biru sebagai petunjuk dalang isu ijazah palsu Jokowi.
“Nah ini kalau ini kita tidak bisa langsung menuduh ya, mungkin di sini dugaan-dugaan saja. Tetapi saya tidak bisa langsung menjurus ke sana. Tetapi dengan tampilan saya, mungkin teman-teman Kompas TV dan teman-teman pemirsa dari Kompas seluruh Indonesia sudah melihat saya tampilan hari ini saya berbaju apa,” kata Ade, seperti dikutip dari
Kompas TV
pada Senin (28/7/2025) dini hari.
“Sisa men-challenge saja, mencari pemikiran sendiri, berpikir masyarakat sendiri, bahwa siapa kira-kira dalangnya. Saat ini saya berbaju apa? Nah itu mungkin salah satu
clue
yang bisa saya sampaikan,” imbuh dia.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -

Kaesang soal Usul Moratorium Sementara IKN: Presiden Komitmen Selesaikan
Jakarta –
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menanggapi usulan Partai NasDem terkait moratorium sementara IKN. Kaesang meyakini Presiden Prabowo Subianto berkomitmen akan menyelesaikan IKN.
“Semua kan dulu sudah ditanda tangan ini. Dan saya kira Pak Presiden sudah berbicara, berkomitmen untuk menyelesaikan,” kata Kaesang di DPP PSI, Jakarta Pusat, Senin (28/7/2025).
Saat ditanya mengenai usulan Wapres Gibran Rakabuming Raka untuk berkantor di IKN, Kaesang menilai hal itu merupakan sesuatu yang baik.
“Sangat baik, ini sangat baik. Supaya semuanya juga merasakan,” ujarnya.
Sebelumnya, NasDem mengeluarkan saran demi menghentikan polemik nasib IKN Nusantara. Salah satu usulan adalah menempatkan Wapres Gibran Rakabuming berkantor di IKN.
Salah satu usulan lain adalah pemerintah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) tentang IKN Nusantara. Menurutnya, dengan Keppres ini, Wapres serta beberapa kementerian dapat berkantor di IKN sesegera mungkin.
(amw/maa)
-

Soal Baju Biru di Balik Isu Ijazah Palsu Jokowi, Pelapor: Bukan Demokrat
GELORA.CO – Pernyataan pelapor Roy Suryo, Ade Darmawan, soal baju biru di balik isu ijazah palsu Jokowi menuai polemik. Sebagian pihak menilai, pernyataan itu mengarah ke Partai Demokrat.
Sekjen Peradi Bersatu itu lalu memberikan penjelasan. Dia menegaskan, pernyataan soal baju biru itu tidak ada kaitannya dengan Partai Demokrat.
“Kapan saya bilang Partai Demokrat. Jadi beda berbaju biru dengan bendera partai ya. Ingat, jadi jangan diartikan, salah kaprah,” kata Ade Darmawan saat dikonfirmasi, Senin (28/7).
Ade mengatakan, banyak yang salah mengartikan soal pernyataan baju yang disampaikannya. Dia mengatakan, baju itu bukan merujuk pada partai.
“Itu restricted blue. Tahu, kan. Jadi bukan partai. Birunya kan juga beda,” tambah pengacara ini.
Ade Darmawan menjelaskan, tidak ada masalah antara Presiden ke-7 Jokowi dengan Partai Demokrat maupun Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maupun anaknya yang juga Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
“Partai Demokrat kan koalisi. Mas Gibran juga kemarin menjenguk Pak SBY, tidak ada masalah. Mereka orang hebat. Mas AHY itu calon pemimpin,” ucap dia.
Ade Darmawan melaporkan Roy Suryo dkk atas dugaan penghasutan dan penyebaran berita bohong terkait isu ijazah palsu Jokowi. Kasus ini masih bergulir di Polda Metro Jaya.
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4949462/original/003775800_1726897579-20240921_112859.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Demokrat Bantah Dalangi Isu Ijazah Palsu: Itu Upaya Adu Domba SBY-Jokowi! – Page 3
Menurut Herzaky, hubungan antara Jokowi dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selalu baik dan saling menghormati.
“Hubungan antara keluarga Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan keluarga Bapak Joko Widodo sangat baik dan penuh saling hormat,” kata dia.
Bahkan, lanjutnya, Putra sulung Jokowi yakni Wapres Gibran Rakabuming Raka, menghadiri Kongres V Partai Demokrat yang dipimpin oleh Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
“Hubungan ini mencerminkan keharmonisan yang kuat antarkeluarga, dan tidak pantas dijadikan sasaran provokasi,” kata dia.
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5297809/original/096020600_1753695872-0fe31eaa-6209-4c44-b263-d7fe8390b24a.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Prediksi Gibran: Indonesia Bungkam Vietnam 3-0 di Final Piala AFF U-23 2025 – Page 3
Duel panas Vietnam vs Timnas Indonesia dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 29 Juli 2025, pukul 20.00 WIB.
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta akan menjadi lokasi pertandingan krusial tersebut. Laga ini akan menentukan siapa tim terbaik Asia Tenggara kelompok usia U-23 tahun ini.
Pertandingan ini akan ditayangkan secara langsung di Indosiar dan SCTV. Penonton juga bisa menyaksikan duel seru ini melalui siaran live streaming di Vidio.
Indonesia melaju ke partai final setelah menang adu penalti 7-6 atas Thailand, usai imbang 1-1 hingga waktu tambahan. Di sisi lain, Vietnam lolos ke final setelah menundukkan Filipina 2-1.
Laga ini jadi ulangan partai final AFF U-23 2023 yang berakhir dramatis. Ketika itu, Vietnam keluar sebagai juara lewat babak adu penalti yang menegangkan.
Dukungan suporter Merah Putih diharapkan bisa jadi pembeda bagi Indonesia. Atmosfer di SUGBK diprediksi akan menggema dan membakar semangat para pemain.
/data/photo/2025/07/28/6887530166cbe.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)


/data/photo/2025/07/28/6887530166cbe.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)