Tag: Ganjar Pranowo

  • Cawe-cawe Jokowi Tumbangkan Mesin Politik PDIP di Kandang Banteng

    Cawe-cawe Jokowi Tumbangkan Mesin Politik PDIP di Kandang Banteng

    GELORA.CO – Jagoan PDIP di Pilgub Jawa Tengah Andika Perkasa-Hendrar Prihadi tumbang berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count lembaga survei.

    Sementara paslon yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus yakni Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen unggul pada hasil hitung cepat lembaga survei.

    Hasil hitung cepat lembaga LSI mencatat Luthfi-Yasin meraih 59,38 persen suara. Sementara Andika Perkasa-Hendrar Prihadi 40,62 persen. Total suara masuk sebesar 100 persen.

    Kemudian lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Luthfi-Yasin mendapat 59,12 persen suara, Andika-Hendrar 40,88 persen suara.

    Meski masih menunggu hasil resmi perhitungan oleh KPU, gambaran hasil hitung cepat ini berpotensi mengakhiri dominasi PDIP yang selalu menang di Pilgub Jawa Tengah.

    Bila ditilik ke belakang, kader PDIP kerap memenangkan Pilkada Jateng sejak Pilkada langsung digelar pertama kali di provinsi ini pada 2008 lalu.

    Pada Pilkada 2008 saat itu pasangan Bibit Waluyo-Rustiningsih meraih suara terbanyak dan terpilih menjadi kepala daerah Jateng 2008-2013. Bibit-Rustiningsih diusung oleh PDIP saat itu.

    Kemudian dilanjutkan oleh Ganjar Pranowo yang menjabat selama dua periode yakni 2013-2018 dan 2018-2023. Ganjar merupakan kader PDIP.

    Pengamat politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Raharjo Jati mengatakan kekalahan jagoan PDIP di Jateng mengejutkan lantaran selama ini selalu menang di Pilgub Jateng.

    Baginya, mesin PDIP yang kurang maksimal di Jateng pada kontestasi kali ini harus menjadi evaluasi besar bagi partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini.

    “Ini memang mengejutkan ya. Karena memang sebenarnya kalau mesin partai di Jawa Tengah selama ini kan sangat solid ya PDIP. Dan ini memang menjadi pertanyaan besar bagi mesin politik PDIP di Jateng. Dan mengapa bisa lepas kali pertama gitu,” kata Wasis kepada CNNIndonesia.com, Rabu (27/11).

    Di sisi lain, Wasis menilai melejitnya pasangan Luthfi-Taj Yasin lantaran ada dukungan dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

    Belakangan ini Jokowi sangat intens untuk terjun blusukan menemani Luthfi-Taj Yasin kampanye di pelbagai wilayah di Jateng.

    Kondisi ini, lanjut Wasis, membuat banyaknya para preferensi pemilih PDIP berpaling memilih Luthfi-Taj Yasin.

    Baginya, pengaruh Jokowi masih sangat kuat di Jawa Tengah meski sudah tak lagi menjabat presiden. Hal ini membuat perpindahan suara pemilih PDIP dan membuat peta politik di Pilkada Jateng menjadi berubah sedemikian rupa.

    “Sebelumnya itu mengarah ke Andika-Hendi, tapi bisa berubah dengan waktu cepat. Blusukan Jokowi ke mana-mana itu ternyata menjadi bukti bahwa meskipun Jokowi sudah tidak lagi menjadi presiden ternyata Jokowi itu masih cukup berpengaruh ya,” kata Wasis.

    Cawe-cawe Jokowi

    Senada, peneliti senior Populi Center Usep S. Ahyar mengatakan elektabilitas Luthfi-Taj Yasin yang sempat mandek bisa naik sedemikian rupa usai Jokowi ikut turun tangan berkampanye di Jateng.

    Baginya, titik balik Luthfi-Taj Yasin bisa terdongkrak lantaran Jokowi memutuskan untuk cawe-cawe di Jateng.

    “Karena Pak Jokowi beberapa minggu terakhir kampanye ini turun tangan, cawe-cawe Jokowi di beberapa tempat. Menambah tebal Pak Luthfi. Tren mandek, tp ada pak jokowi yg beri darah segar bagi elektabilitas pak Luthfi. Saya lihat titik baliknya di sana,” kata Usep.

    Tak berhenti sampai di situ, Wasis menilai kemenangan Luthfi-Taj Yasin ini ada faktor lantaran mampu menguasai segmen pemilih muslim di Pilkada Jawa Tengah. Sebab, ada sosok Taj Yasin yang berperan besar untuk menggaet pemilih Islam di Jateng untuk memilih pasangan ini.

    Sebaliknya, ia mengatakan Andika-Hendi dianggapnya tak mampu untuk memecah suara pemilih muslim di Jawa Tengah.

    “Andika-Hendi kan karena memang mereka tidak bisa memecah suara pemilih muslim itu. Yang memang di sini peran Pak Yasin itu sangat vital dalam mengkonsolidasikan pemilih religius ini,” kata Wasis.

    Senada, Dosen Ilmu Politik Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam mengatakan karakter pemilih Jateng di kawasan wilayah pantai utara (Pantura) yang didominasi oleh masyarakat santri lebih mendukung representasi kandidat komposisi Nasionalis-Santri.

    “Ini tercermin di Lutfi-Yasin. Di mana jaringan Nahdlatul Ulama sangat all out mendukung pasangan ini,” kata Umam.

    Di sisi lain, Umam mengatakan komposisi pasangan Andika-Hendi cukup berbeda lantaran keduanya sama-sama merepresentasikan corak nasionalis.

    Dengan demikian, lanjutnya, kekuatan KIM plus di Jateng yang dibantu Jokowi bisa memanfaatkan situasi rapuhnya barisan kekuatan PDIP di Jawa Tengah.

  • Melalui Pendekar 08, M. Qodari Dorong Sinkronisasi Pemerintah Pusat dan Daerah di Pilkada 2024

    Melalui Pendekar 08, M. Qodari Dorong Sinkronisasi Pemerintah Pusat dan Daerah di Pilkada 2024

    “Oleh karena itu, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng nomor urut 2, Ahmad Luthfi-Taj Yasin, dinilai sejalan dengan pemerintah pusat,” kata Qodari.

    Qodari menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin kebijakan strategisnya terganggu akibat kepala daerah yang tidak memiliki visi yang sama, seperti batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 akibat penolakan dari Ganjar Pranowo dan I Wayan Koster.

    “Jangan sampai pemerintah pusat mau menyelenggarakan program swasembada pangan, kemandirian energi, atau membangun tiga juta rumah untuk rakyat kurang mampu, tetapi ditolak oleh pemerintah daerah. Program tidak akan berjalan,” lanjutnya.

    Hal serupa, kata Qodari, terjadi di Pilkada DKI Jakarta sebelumnya. Masalah banjir yang rutin dihadapi warga Jakarta tidak dapat ditangani dengan baik karena perbedaan garis politik antara pemerintah pusat dan Gubernur DKI Jakarta saat itu, Anies Baswedan.

    “Pada era Presiden Jokowi, pemerintah pusat ingin membuat sodetan Ciliwung untuk menangani banjir. Namun, program tersebut tertunda selama lima tahun karena tidak mendapat persetujuan dari gubernur,” ungkap Qodari.

    “Karena itu, Prabowo mendorong pasangan Ridwan Kamil-Suswono untuk terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta. Selain berpengalaman dan mampu menata kota, mereka juga sejalan dengan pemerintah pusat,” katanya.

    Selain itu, pemerintah sedang merancang wilayah aglomerasi yang tertuang dalam UU Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Wilayah ini mencakup Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur.

  • Ganjarist dukung Pramono-Rano untuk menang satu putaran di Pilkada DKI

    Ganjarist dukung Pramono-Rano untuk menang satu putaran di Pilkada DKI

    Jakarta (ANTARA) – Pendukung Ganjar Pranowo saat Pilpres 2024 (Ganjarist) mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Pramono Anung-Rano Karno untuk menang satu putaran di Pilkada Jakarta 2024.

    “Siap satu putaran? Kita menangkan satu putaran untuk pasangan Mas Pram dan Bang Doel,” kata Ketua Ganjarist Krist Tjandra di Jakarta, Sabtu.

    Krist memastikan, pendukung Ganjar Pranowo yang berada di Jakarta akan solid mendukung Pramono-Rano saat pemungutan suara 27 November 2024.

    “Meski mungkin teman-teman tidak tahu kalau Mas Ganjar ini masih bantu saya di pemenangan. Saya tahu itu karena saya juga kenal Ganjar sudah lama sekali,” ungkap Krist.

    Sebelumnya, Gerakan Kolaborasi Jakarta (GKJ) yang terdiri atas relawan pendukung Fauzi Bowo (Foke) maupun Anies Baswedan menyambangi warga untuk memilih pasangan Pramono-Rano.

    Ketua Presidium Gerakan Kolaborasi Jakarta, Adjie Rimbawan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (21/11), mengaku optimistis GKJ yang terdiri atas beragam unsur, mulai dari pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, kelompok pecinta alam, etnis, seniman hingga emak-emak akan mampu membawa kemenangan bagi Pram-Rano di Pilkada Jakarta 2024.

    “Pak Fauzi Bowo dan Pak Anies Baswedan ini pernah kami antarkan menjadi Gubernur DKI Jakarta. Sehingga, kepercayaan masyarakat kepada GKJ yang konkret turun langsung bersama warga memastikan kemenangan Pram-Rano,” kata Adjie.

    “Mudah-mudahan keberlanjutan program-program di Jakarta akan bisa berjalan dengan baik di bawah kepemimpinan Mas Pram,” kata Anies dalam Apel Siaga Warga Kota di Lapangan Blok S Jakarta Selatan.

    KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada Minggu (22/9).

    Ketiga paslon tersebut adalah Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) nomor urut satu (1) , Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dari independen nomor urut dua (2) serta Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) nomor urut tiga (3).

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2024

  • Survei Pilkada Jateng 2024 Versi Populi Center: Ahmad Luthfi Ungguli Andika Perkasa

    Survei Pilkada Jateng 2024 Versi Populi Center: Ahmad Luthfi Ungguli Andika Perkasa

    Bisnis.com, JAKARTA – Elektabilitas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah di Pilkada 2024, Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen, mengungguli pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi.

    Melalui survei yang dilakukan oleh Populi Center pada 17-22 November 2024, elektabilitas head to head paslon Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen mencapai 57,8%, mengungguli pesaingnya Andika Perkasa-Hendrar Prihadi dengan 32,8%. Sebesar 6,8% masyarakat memilih belum memutuskan, sedangkan sebesar 2,6% menolak untuk menjawab.

    Dari sisi tingkat popularitas dari para kandidat yang ditanyakan secara terpisah memperlihatkan nama Ahmad Luthfi mendapat tingkat pengenalan tertinggi dengan 74,8%. Persentase itu mengalami peningkatan dibandingkan survei pada Mei 2024 yang tercatat sebesar 24,9%.

    Urutan selanjutnya ada Andika Perkasa dengan 71,6%, Taj Yasin Maimoen dengan 70%, dan Hendrar Prihadi dengan 44,7%.

    Kemudian, dari pengenalan keempat tokoh tersebut, Taj Yasin Maimoen menjadi tokoh yang paling disukai dengan 82,5%, disusul oleh Ahmad Luthfi 80,2%, Andika Perkasa 77,8%, dan Hendrar Prihadi 72%.

    Lebih lanjut, hasil survei Populi Center untuk elektabilitas terbuka (top of mind) calon gubernur menunjukkan bahwa elektabilitas tertinggi diperoleh Ahmad Luthfi dengan 45%, sedangkan Andika Perkasa di urutan kedua dengan 28,8%.

    Nama-nama lain yang muncul seperti Taj Yasin Maimoen, Ganjar Pranowo, Joko Widodo, Hendrar Prihadi, Basuki Tjahaja Purnama, dan lainnya mendapat angka di bawah 5%, dan sebesar 18,6% menolak menjawab.

    Sementara itu, untuk calon wakil gubernur, elektabilitas tertinggi diperoleh Taj Yasin Maimoen dengan 45,6%, diikuti Hendrar Prihadi dengan 25,3% di urutan kedua. Untuk nama-nama tokoh lain mendapat angka di bawah 2%, seperti Ahmad Luthfi 1,3%, Andika Perkasa 0,9%, dan Gibran Rakabuming Raka 0,6%. Sebanyak 24% memilih tidak menjawab pertanyaan. 

    Adapun, survei dilakukan dengan melibatkan sampel responden yang tersebar secara proporsional di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. 

    Metode pengambilan data dalam survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka (face to face interview) kepada 1.200 responden yang dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan rentang margin of error (MoE) + 2,83%, pada tingkat kepercayaan 95%. Proses wawancara dilakukan secara tatap muka menggunakan aplikasi Populi Center.

  • Basuki Hadimuljono Ditetapkan sebagai Ketua Umum Kagama Menggantikan Ganjar Pranowo

    Basuki Hadimuljono Ditetapkan sebagai Ketua Umum Kagama Menggantikan Ganjar Pranowo

    Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono ditetapkan sebagai ketua umum pengurus pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) periode 2024-2029, menggantikan mantan gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

    Basuki Hadimuljono yang merupakan alumnus teknik geologi UGM ditetapkan sebagai ketua umum PP Kagama berdasarkan hasil Musyawarah Nasional (Munas) ke-XIV Kagama yang dihadiri seribuan peserta di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (16/11/2024). 

    “Saya berjanji akan memenuhi kewajiban pengurus pusat Kagama dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Kagama serta menjalankan keputusan munas Kagama dengan penuh ketulusan serta berbakti kepada nusa dan bangsa,” kata Basuki seperti dikutip dari situs resmi UGM, Minggu (17/11/2024). 

    Mantan menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini bersyukur atas amanah yang diberikan dan menurutnya ini kesempatan dirinya untuk mengabdikan diri di sisa umurnya.

    ”Saya kira ini kesempatan saya bersilaturahmi dengan alumni Gadjah Mada. Keluarga saya merupakan keluarga Kagama. Tiga anak saya dan seluruh menantu saya lulusan Universitas Gadjah Mada. Sekarang saya ingin balas budi dengan Universitas Gadjah Mada, mengabdikan sisa hidup saya dengan (Universitas) Gadjah Mada,” ujarnya.

    Basuki berjanji melanjutkan semua program dan capaian yang ditorehkan oleh pengurus pusat Kagama di era Ganjar Pranowo dan Arie Dwipayana.

  • 6
                    
                        Basuki Hadimuljono Jadi Ketum PP Kagama Gantikan Ganjar Pranowo
                        Nasional

    6 Basuki Hadimuljono Jadi Ketum PP Kagama Gantikan Ganjar Pranowo Nasional

    Basuki Hadimuljono Jadi Ketum PP Kagama Gantikan Ganjar Pranowo
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) 
    Basuki Hadimuljono
     ditunjuk sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) untuk periode 2024-2029.
    Pelantikan Basuki berlangsung dalam Musyawarah Nasional Kagama XIV yang diadakan di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, pada Sabtu (16/11/2024).
    Basuki resmi terpilih setelah berhasil mengungguli tujuh calon lainnya. Setelah hasil verifikasi keluar, Basuki dan Budi Karya Sumadi sebagai calon urutan kedua dengan pemilih terbanyak, diminta oleh komisi sidang untuk bermusyawarah menentukan sosok ketua umum. 
    “Saya kira ini kesempatan saya bersilaturahmi dengan alumni Gadjah Mada. Keluarga saya merupakan keluarga Kagama. Tiga anak saya dan seluruh menantu saya lulusan Universitas Gadjah Mada,” ungkap Basuki dalam keterangan tertulis yang dirilis oleh laman resmi
    UGM
    pada Minggu (17/11/2024).
    Basuki menekankan bahwa amanah yang diterimanya sebagai Ketum PP Kagama akan dimanfaatkan sebagai wadah untuk membalas budi kepada UGM.
    Ia menyatakan komitmennya untuk selalu mengingatkan almamaternya selama bertugas di mana pun, yang menjadi motivasi baginya untuk tidak melakukan perbuatan tercela yang dapat mencoreng nama besar UGM.
    “Sekarang saya ingin balas budi dengan Universitas Gadjah Mada, mengabdikan sisa hidup saya dengan (universitas) Gadjah Mada,” ucap Basuki.
    Mantan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) era Presiden Joko Widodo ini juga berjanji untuk menjalankan visi dan misi Kagama, serta melanjutkan program-program yang telah dijalankan oleh
    Ganjar Pranowo
    , ketum sebelumnya.
    Basuki berharap dapat meningkatkan capaian-capaian yang telah diraih oleh Kagama pada masa kepengurusan sebelumnya.
    “Harus kita rawat betul ya. Kalau program-program lainnya saya kira sudah dilaksanakan dengan baik oleh Pak Ganjar dan Pak Ari, saya hanya melanjutkan dengan modifikasi kondisi kekinian yang harus kita hadapi,” tambah Basuki.
    Rektor Universitas Gadjah Mada Ova Emilia berharap Basuki dapat melanjutkan prestasi dari pengurus periode sebelumnya.
    “Selain itu, harapan besar agar Kagama bisa menjadi perekat antar alumni dan bisa memberikan kontribusi yang terbaik untuk bangsa,” ucap Ova.
    Sementara itu, Ganjar Pranowo, ketum sebelumnya, berpesan agar Basuki dan seluruh jajaran Kagama terus berkontribusi dalam mengatasi berbagai persoalan bangsa dan negara.
    Ia menyoroti kepedulian seluruh pengurus dan anggota Kagama terhadap isu-isu penting seperti pangan, infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan.
    “Saya yakin semua anggota Kagama yang ada di seluruh dunia mampu berkontribusi, tinggal Pak Bas nanti yang menghubungkan kontekstual pada zaman, waktu, dan isunya saja,” ungkap Ganjar.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Basuki Hadimuljono Bikin Keok Budi Karya, Resmi Gantikan Ganjar Pranowo – Page 3

    Basuki Hadimuljono Bikin Keok Budi Karya, Resmi Gantikan Ganjar Pranowo – Page 3

    Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., berharap kepengurusan baru Kagama dapat melanjutkan prestasi pendahulu dan memperkuat peran alumni dalam pembangunan bangsa. Senada dengan itu, Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, menekankan pentingnya Kagama bersifat adaptif terhadap tantangan seperti teknologi, energi, dan perubahan global.

    “Kagama harus tetap guyub, rukun, migunani, yang berarti tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri tetapi juga untuk negara,” tambah Rivan.

    Ganjar Pranowo, ketua umum sebelumnya, memuji Basuki sebagai figur yang berpengalaman dan relevan untuk melanjutkan estafet kepemimpinan.

    “Saya yakin anggota Kagama di seluruh dunia bisa berkontribusi. Tugas Pak Basuki adalah menghubungkan konteks zaman, waktu, dan isu yang ada,” ujarnya.

    Pembaruan Tata Kelola Kagama

    Selain pengukuhan Basuki, Munas XIV Kagama juga menetapkan enam orang formatur dari 25 calon yang diajukan peserta. Dalam perubahan penting lainnya, organisasi Kagama kini memiliki Dewan Pengawas yang terdiri dari lima anggota, yang dipilih langsung oleh ketua umum terpilih.

    Dengan dukungan penuh dari anggota dan struktur organisasi yang diperbarui, Basuki optimis membawa Kagama menjadi lebih relevan dan berdampak luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara. “Kita harus berkolaborasi untuk membangun Gadjah Mada, masyarakat, dan Indonesia,” pungkasnya.

  • Basuki Hadimuljono Terpilih Jadi Ketua Umum KAGAMA 2024-2029 – Page 3

    Basuki Hadimuljono Terpilih Jadi Ketua Umum KAGAMA 2024-2029 – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Musyawarah Nasional XIV (Munas XIV) Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) resmi memilih Basuki Hadimuljono sebagai Ketua Umum KAGAMA periode 2024-2029. Basuki yang saat ini menjabat sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Indonesia itu terpilih secara aklamasi dalam Munas.

    Dalam pernyatannya, Basuki menegaskan akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dari Ganjar Pranowo, yang telah membawa KAGAMA ke arah lebih progresif selama satu dekade terakhir.

     

    “Saya akan melanjutkan apa yang telah dicapai oleh Ganjar Pranowo, dan bersama-sama kita wujudkan kontribusi yang lebih besar untuk Ibu Pertiwi,” ucap dia dikutip Minggu (17/11/2024).

    Basuki berkomitmen untuk melanjutkan capaian tersebut, sekaligus membawa inovasi baru yang relevan dengan tantangan zaman. Ia juga menyatakan KAGAMA akan terus menjadi motor penggerak kemajuan Indonesia.

    Rangkaian Munas XIV KAGAMA yang berlangsung dari 14 hingga 17 November 2024 ini diadakan di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta, dengan berbagai kegiatan yang memperkuat kebersamaan antar alumni. Sejumlah rekomendasi pun dihasilkan di antaranya, bahwa pemilihan Ketua Umum KAGAMA berlangsung demokratis dan penuh kekeluargaan.

    Selain itu, juga akan digelar jalan sehat yang diikuti oleh ratusan alumni, sekaligus mempererat tali silaturahmi. Kemudian pentas seni dengan menampilkan kreativitas alumni lintas generasi.

    Basuki merupakan alumni UGM Jurusan Ilmu Geologi Angkatan 1979 yang telah mengabdikan diri di berbagai posisi strategis. Ia dikenal sebagai sosok pekerja keras dan berdedikasi tinggi.

  • Pemprov DKI Pastikan Penyaluran Bansos Tidak Terkait Pilkada 2024

    Pemprov DKI Pastikan Penyaluran Bansos Tidak Terkait Pilkada 2024

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR – Pemprov DKI Jakarta memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) yang selama ini dilakukan tak ada kaitannya dengan kontestasi Pilkada 2024.

    Plt Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) DKI Jakarta Suharini Eliawati menyebut, Pemprov DKI selalu berkoordinasi dalam setiap pemberian bansos.

    “Pemprov DKI Jakarta memiliki program jaring pengaman sosial khusus melalui Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta,” ucapnya di Balai Kota Jakarta, Jumat (15/11/2024).

    Sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 44 Tahun 2022 tentang Kriteria Bansos Pemenuhan Kebutuhan Dasar dijelaskan bahwa bansos disalurkan dalam tiga program.

    Pertama, Kartu Lansia Jakarta (KLJ) yang diperuntukkan bagi warga berusia di atas 60 tahun.

    Kemudian, Kartu Anak Jakarta (KAJ) yang diperuntukkan bagi anak berusia 0 sampai 6 tahun.

    Terakhir, Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) yang diperuntukkan untuk warga penyandang disabilitas.

    Adapun penyaluran bansos tahap 4 untuk pembayaran bulan Oktober, November, dan Desember tahun berjalan akan dilaksanakan di minggu kedua Desember 2024.

    “Hal ini lantaran perlu dilakukan verifikasi dan validasi kembali terhadap para penerima bansos tahap 3 yang akan menerima bansos tahap 4,” ujarnya.

    Eli pun membantah bila ada penyaluran bansos lewat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta.

    Sebab sesuai aturan, bansos tersebut hanya bisa disalurkan oleh Dinas Sosial lewat ketiga program yang diatur dalam Pergub Nomor 44 Tahun 2022 itu.

    Adapun program sinergi yang telah dilakukan BUMD berupa program Sembako Murah dimana masyarakat dapat membeli berbagai bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

    Artinya, masyarakat tak diberi sembako secara cuma-cuma, mereka tetap harus membayar meski harga yang dipatok sangat terjangkau.

    “Dalam program Sembako Murah yang hadir di berbagai kelurahan di Jakarta, masyarakat dapat membeli paket sembako dengan harga yang lebih murah dari pasaran,” tuturnya.

    “Ini sebagai upaya perekonomian dapat terus berjalan,” kata anak buah Penjabat (Pj) Gubernur DKI Teguh Setyabudi ini menambahkan.

    Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta diminta mematuhi keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagi) Tito Karnavian yang menghentikan sementara pendistribusian bantuan sosial (bansos) jelang pencoblosan Pilkada 2024.

    Masyarakat pun diminta mengawasi kegiatan bansos yang dikhawatirkan dapat menguntungkan salah satu paslon yang maju dalam ajang kontestasi politik tingkat daerah tersebut.

    Hal ini diungkapkan oleh Anggota Tim Jubir KPK Budi Prasetyo yang meminta masyarakat langsung melapor bila mengetahui adanya pendistribusian bansos.

    “Kami mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi program bansos ini, sebagai bentuk pelibatan publik dalam pencegahan korupsi,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (14/11/2024).

    Budi pun mengaku mengapresiasi kebijakan Mendagri Tito Karnavian yang menghentikan sementara penyaluran bansos, kecuali untuk dari yang membutuhkan, seperti di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi.

    Menurutnya, langkah ini perlu diambil guna menghindari adanya konflik kepentingan kepada salah satu pasangan calon.

    “Penghentian bansos ini bertujuan untuk memitigasi adanya konflik kepentingan, ataupun bentuk-bentuk money politic dalam pilkada ini,” tuturnya.

    Sebagai informasi tambahan, Pemprov DKI Jakarta saat masih dipimpin Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono sempat jadi sorotan.

    Pasalnya, Heru menggencarkan program sembako murah beberapa bulan jelang Pilpres 2024 lalu.

    Kecurigaan muncul setelah Heru menggunakan kantong ramah lingkungan berwarna biru muda dalam program sembako murah ini.

    Warna ini identik dengan yang digunakan paslon capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

    Hal ini pun mendapat kecamanan dari kubu paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan paslon nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

    Kecurigaan ini pun sempat disampaikan kedua kubu saat mengajukan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

     

  • 3
                    
                        Survei Litbang Kompas Pilkada Jateng 2024: Jokowi Masih Berpengaruh dalam Menentukan Pilihan Warga Jateng
                        Regional

    3 Survei Litbang Kompas Pilkada Jateng 2024: Jokowi Masih Berpengaruh dalam Menentukan Pilihan Warga Jateng Regional

    Survei Litbang Kompas Pilkada Jateng 2024: Jokowi Masih Berpengaruh dalam Menentukan Pilihan Warga Jateng
    Editor
    KOMPAS.com
    – Survei
    Litbang Kompas
    untuk Pemilihan Kepala Daerah atau
    Pilkada Jawa Tengah 2024
    menunjukan bahwa sosok Presiden ke-7 RI Joko Widodo (
    Jokowi
    ) masih berpengaruh dalam menentukan pilihan warga Jawa Tengah.
    Berdasarkan survei yang dilakukan pada tanggal 15 Oktober-20 Oktober 2024 itu, ada 43,9 persen responden yang mempertimbangkan memilih calon kepala daerah (gubernur) Jawa Tengah yang didukung Jokowi.
    Di sisi lain, 42,4 persen responden menyatakan tidak mempertimbangkan faktor ini, sementara 13,7 persen lainnya tidak tahu atau tidak menjawab.
    Selain itu, survei ini juga mengungkap bahwa mayoritas publik Jawa Tengah puas terhadap kinerja Jokowi selama dua periode masa jabatannya.
    Sebanyak 79,1 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Jokowi, sementara 17,9 persen mengaku tidak puas, dan 3,0 persen sisanya tidak tahu atau tidak menjawab.
    Tidak hanya Jokowi, sosok presiden terpilih Prabowo Subianto juga memiliki pengaruh di Pilkada Jawa Tengah.
    Sebanyak 41,2 persen responden menyatakan akan mempertimbangkan memilih calon yang didukung Prabowo, sementara 44,7 persen lainnya tidak menjadikannya sebagai pertimbangan, dan 14,1 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
    Peneliti Litbang Kompas M Toto Suryaningtyas mengatakan, ada beberapa faktor yang membuat dukungan dari tokoh-tokoh nasional seperti Jokowi dan Prabowo tetap dipertimbangkan oleh pemilih.
    Misalnya, kata Toto, peristiwa-peristiwa menjelang Pemilihan Presiden 2024, termasuk terjadinya keretakan hubungan antara PDI-P dan Jokowi.
    “Faktor resistensi ke PDI-P dan Mega lebih besar daripada Jokowi-Prabowo. Itu dampak peristiwa pra Pemilu 2024 yang lalu. Intinya beberapa peristiwa jelang Pilpres saat pecah kongsi PDI-P-Jokowi, (yang) masih berdampak hingga kini,” kata Toto, kepada Kompas.com, saat dihubungi, pada Minggu (3/11/2024).
    Selain Jokowi dan Prabowo, tokoh lain yang memengaruhi pilihan pemilih adalah Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka dan mantan gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
    Survei ini mencatat bahwa 35,2 persen responden mempertimbangkan calon yang didukung oleh Gibran, sementara 47,7 persen tidak mempertimbangkannya, dan 17,1 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
    Di sisi lain, dukungan Ganjar Pranowo dipertimbangkan oleh 34,7 persen responden, dengan 50,0 persen responden tidak mempertimbangkan faktor tersebut, dan 15,3 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
    Sementara itu, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri memiliki tingkat dukungan yang lebih rendah dalam memengaruhi pilihan pemilih.
    Hanya 26,5 persen responden yang menyatakan akan mempertimbangkan calon yang didukung Megawati, sedangkan 57,1 persen tidak mempertimbangkannya, dan 16,4 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
    Survei ini melibatkan 1.000 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di Provinsi Jawa Tengah.
    Survei tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan
    margin of error
    lebih kurang 3,1 persen. Survei dibiayai sepenuhnya oleh Harian Kompas.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.