Tag: Fuji

  • Disebut Belum Melupakan Fuji, Thariq: Jangan ‘Dipelintir’

    Disebut Belum Melupakan Fuji, Thariq: Jangan ‘Dipelintir’

    Jakarta, Beritasatu.com –  Thariq Halilintar akhirnya mengklarifikasi terkait tuduhan yang mengatakan dirinya belum move on atau melupakan mantan pacarnya, Fuji, walau saat ini ia sudah menikah dengan Aaliyah Massaid.

    “Saya mohon sekali respect-nya ya. Saya juga minta tolong, jangan dipelintir lagi beritanya,” kata Thariq Halilintar dikutip dari channel YouTube, Kamis (19/12/2024).

    Thariq Halilintar bersyukur memiliki Aaliyah Massaid yang diberikan Sang Pencipta untuk menjadi istrinya.

    “Alhamdulillah, saya diberkahi istri yang sangat saya cintai and i think Allah everyday for her,” ujarnya lagi.

    Thariq Halilintar mengaku, Aisar Khaled pun sempat bertemu dengan dirinya. Bahkan, hubungannya dengan Aisar sangatlah baik.

    “Minggu lalu, Aisar menghampiri saya dengan sangat santun dan baik sekali. Dia mengenalkan dirinya dan kebetulan kami berada di tempat yang sama,” jelasnya.

    Thariq Halilintar membantah, terkait tuduhannya yang memiliki masalah dengan pria yang sedang dikabarkan dekat dengan Fuji itu.

    “Alhamdulillah, saya tidak pernah ada masalah dengannya, may Allah bless him and his family,” tutur Thariq Halilintar yang membantah tuduhan bahwa dirinya masih belum move on dari Fuji.

    Sebelumnya, selebritas Thariq Halilintar disebut belum move on dari mantan pacarnya, Fuji akibat dirinya ketahuan melakukan like pada postingan pria yang sedang dekat dengan Fuji, Aisar Khaled.

    Tidak lama kemudian, Thariq Halilintar kemudian menarik like-nya pada postingan Aisar Khaled. Melihat hal itu, netizen menduga Thariq Halilintar belum move on dari Fuji.

  • Sebelum Dilaporkan Menganiaya, Chandrika Chika Sempat Tersangkut Kasus Narkoba

    Sebelum Dilaporkan Menganiaya, Chandrika Chika Sempat Tersangkut Kasus Narkoba

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebgram Chandrika Chika dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan oleh seorang wanita berinisial YB karena diduga melakukan penganiayaan di tempat hiburan malam di kawasan SCBD Senayan, Jakarta, Sabtu (14/12/2024) 

    Sebelum diduga menganiaya, selebgram kelahiran Jakarta, 7 November 2003 itu ternyata sempat tersangkut kasus narkoba dan ditangkap Polres Metro Jakarta Selatan pada 22 April 2024.

    Dalam pemeriksaan Chandrika Chika terkait kasus narkoba, polisi menyita satu pod vape atau rokok elektrik yang mengandung cairan ganja sebagai barang bukti. Saat ditangkap, Chandrika tengah berpesta narkoba bersama lima temannya. Berdasarkan hasil tes urine, Chandrika positif menggunakan ganja.  Chandrika dijerat dengan pelanggaran Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan pidananya kurang lebih 4 tahun. 

    Kepada media, Chandrika mengaku sempat syok dan mentalnya terganggu karena baru pertama berurusan dengan pihak kepolisian. “Begitu diperlihatkan hasil tes, aku syok. Mental aku langsung drop. Aku tidak menyangka hasilnya positif. Aku hanya bisa terdiam,” tutur Chandrika saat diwawancara di sebuah program televisi, Kamis (13/6/2024).

    Atas penangkapannya itu, Chandrika mengaku trauma dan ke depan akan lebih selektif memilih teman dalam pergaulannya. “Kejadian itu bikin aku trauma dan ini murni kesalahan aku karena kurang berhati-hati dalam pergaulan, aku kurang menjaga diri. Aku sampai detik ini takut kalau bakal terulang lagi,” tegasnya.

    Akibat kasus dugaan penggunaan narkoba, Chandrika mengaku harus menjalani rehabilitasi ketergantungan narkoba selama 2 bulan.  

    Kontroversi Chandrika Chika sebenarnya tidak hanya terkait kasus narkoba. Chandrika Chika juga sempat berseteru dengan selebgram Fujianti yang kala itu masih menjalin hubungan dengan Thariq Halilintar. 

    Tak hanya dengan Fuji, Chandrika juga sempat berseteru dengan beberapa artis, seperti  Azizah Salsha, Safira Prameswari, Khanza Naila, Ansellma Putri,  Satine Zanesta juga Shakira. Akibat perseteruannya itu, Chandrika sempat dijuluki netizen sebagai Drama Queen.

    Seusai beberapa kontroversinya dengan sejumlah artis dan juga tertangkap dalam kasus narkoba, kini Chandrika kembali tersangkut kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan korbannya berinisial YB ke Polres Metro Jakarta Selatan.

    Atas perbuatannya itu, Chandrika diduga melanggar Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman minimal 2 tahun 8 bulan dan hukuman maksimalnya 7 tahun penjara.

    Hingga kini penyidik masih mencari barang bukti dan memeriksa saksi-saksi serta memeriksa CCTV di lokasi kejadian. Polres Jakarta Selatan masih mempersiapkan surat pemanggilan kepada Chandrika terkait kasus penganiayaan.
     

  • Momen Fuji Berikan Buket Bunga untuk Ibunya, Dewi Zuhriati: Ada Ulatnya

    Momen Fuji Berikan Buket Bunga untuk Ibunya, Dewi Zuhriati: Ada Ulatnya

    Jakarta, Beritasatu.com – Fujianti Utami atau akrab disapa Fuji memberikan buket bunga cantik untuk sang ibunda, Dewi Zuhriati yang sedang sakit. Namun tak disangka, bunga tersebut malah membuat Dewi tertawa lantaran terdapat ulat di dalamnya.

    Hal ini bermula, ketika Fuji dan kakaknya, Fadli Faisal, datang ke rumah orang tuanya karena ingin melihat kondisi ibunya yang sedang sakit. 

    “Cepat sembuh ya, bos,” kata Fuji dikutip dari akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall pada Senin (16/12/2024).

    Alih-alih ingin membuat hati Dewi Zuhriati bahagia, malah menjadi bahan lelucon karena terdapat ulat di antara bunga-bunga yang diberikan oleh Fuji.

    “Ini ada ulatnya,” kata Dewi Zuhriati.

    Dewi pun langsung memperlihatkannya kepada kedua anaknya tersebut. Tak hanya itu, sang suami, Haji Faisal juga melihatnya bahwa terdapat larva tersebut di dalam buket bunga yang diberikan oleh Fuji.

    Meskipun ulat tersebut terlihat menjijikan di mata Fuji, tetapi adik almarhumah Vanessa Angel itu mengatakan bahwa bunga tersebut asli sehingga masih terdapat hewan di dalamnya.

    “Berarti bunganya asli. Itu (ulat) bisa jadi vitamin,” kata Fuji.

    Netizen yang menyaksikan video tersebut ikut berkomentar. Tak sedikit yang ikut terkejut, karena buket bunga yang diberikan Fuji ternyata terdapat ulat di dalamnya.

    “Keluarga mereka kayaknya adem bener ya, akur. Iri banget,” terang @wa****.

    “Tandanya, bunganya segar,” kata @ser****.

    “Lucu banget, tetapi seram juga ada ulatnya. Cepat sembuh Oma Gala,” ujar @ai**** yang menyaksikan video terdapat ulat di dalam buket bunga dari Fuji untuk Dewi Zuhriati.

  • Sebut Ingin Punya Pacar Berbadan Tinggi, Fuji Tertarik pada Aisar Khaled?

    Sebut Ingin Punya Pacar Berbadan Tinggi, Fuji Tertarik pada Aisar Khaled?

    Jakarta, Beritasatu.com – Kedekatan selebgram Fujianti Utami atau Fuji dengan YouTuber Malaysia Aisar Khaled kian menjadi sorotan publik. Terlebih, Fuji membeberkan kriteria yang diinginkannya, yaitu pria berbadan tinggi. Benarkah, Fuji mulai tertarik pada Aisar Khaled?

    “Aku itu suka cowok yang usianya lebih tua dari aku, karena menurutku kalau lebih tua itu orangnya pasti lebih dewasa,” kata Fuji dikutip dari channel YouTube, Minggu (15/12/2024).

    Fuji menyebut, pasangan yang lebih dewasa bisa membuatnya menjadi lebih baik. Apalagi, Fuji mengakui, apabila dirinya memiliki watak yang keras.

    “Aku mau saja diatur sama pasangan, tetapi dia mengatur aku harus jelas. Bukan suka mengatur yang lebih ke posesif gitu, tetapi lebih ke cara mengatur yang secara matang,” tuturnya lagi.

    Selain pribadi yang dewasa, Fuji menyebut sangat menginginkan cowok yang memiliki postur tubuh yang tinggi.

    “Cowok humoris, enggak begitu melihat fisik, tinggi dan enggak perlu ganteng juga karena yang terpenting enggak malu-maluin,” ujar Fuji.

    Mendapat sinyal dari Fuji, membuat Aisar Khaled buka suara. Ia menyerahkan segalanya kepada Sang Pencipta untuk yang terbaik.

    “Pertama kali berjumpa, mereka keluarga yang baik. Namun, niat saya itu sebenarnya ingin silaturahmi saja kepada Fuji,” jelas Aisar Khaled tersipu malu.

    Aisar Khaled menyebut, bicara pasangan, maka keluarganya lebih menyerahkan sepenuhnya kepadanya.

    “Keluarga saya oke saja, mereka tidak pernah melarang saya untuk mendapatkan jodoh dengan siapa saja. Mereka menyerahkan kepada saya, kalau memang yang terbaik maka itulah jodoh saya,” tuturnya.

    “Kita enggak pernah tahu, jodoh kita itu siapa. Doakan saja yang terbaik. Kepada Fuji all the best untuk kamu, dan semoga bisa berteman yang baik dalam jangka panjang,” tandas Aisar Khaled.

  • Kota Gaza Hancur, Kreator Palestina Ikutan Tren ‘Gue Tunjukin’

    Kota Gaza Hancur, Kreator Palestina Ikutan Tren ‘Gue Tunjukin’

    Jakarta

    Sebuah tren terbaru ‘gue tunjukin’ tengah viral di media sosial. Dengan tren ini kreator membuat video untuk menunjukkan atau memamerkan suatu tempat dengan tambahan lagu dan jogetan lucu.

    Tren ‘gue tunjukin’ sudah banyak diikuti mulai dari influencer seperti Fuji hingga Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming yang memamerkan kota IKN.

    Awalnya tren ini dibuat oleh seorang sales properti @si_adrie di TikTok untuk menawarkan rumah dengan menyanyikan tagline promo yang lucu “Gua tunjukin rumah sudah jadi dan siap huni”. videonya bahkan telah ditonton sebanyak 42,4 juta.

    Menariknya, tren ini juga ramai digunakan oleh kreator di luar Indonesia salah satunya adalah kreator asal Palestina Mohammad Shorafaa yang menunjukkan keaadaan kota Gaza.

    Dalam videonya yang diunggah ke akun Instagram pada 6 Desember lalu, ia menunjukkan kondisi kota Gaza yang memprihatinkan, bangunan-bangunan yang sudah hancur akibat serangan bom dari Israel.

    ‘Ikut trend lah 😅’ tulis di bagian caption.

    [Gambas:Instagram]

    Dengan wajah yang tersenyum lebar ia juga sambil bernyanyi menggunakan bahasa Indonesia, yang mana liriknya meski singkat tapi juga membuat sedih.

    ‘gue tunjukin Gaza saat ini yang keadaannya indah kembali cantik,’ ucapnya.

    Video ini telah ditonton hingga 5 juta lebih, telah disukai lebih dari 500 ribu likes. Netizen pun membanjiri dengan komentar positif dari dukungan hingga doa.

    “Ya Allah, berikanlah mereka kemenangan” tulis akun @fridaxxx

    “Tau ga kenapa gaza indah & cantik?… karena gaza di tempati para penduduk syurga” tulis @atikahxxx

    “MasyaAllah sungguh kalian yang sangat kuat” tulis @lelyxxx

    “Maaf sodara saya hanya bisa membantu anda lewa doa semoga ujian ini cepat berlalu, aamiin ya rabbal allamin” tulis #edwaxxx

    (jsn/jsn)

  • 3 Sosok Terancam Dipolisikan Pengacara Agus Salim, Buntut Ejekan, Diduga Hina Penyandang Disabilitas

    3 Sosok Terancam Dipolisikan Pengacara Agus Salim, Buntut Ejekan, Diduga Hina Penyandang Disabilitas

    TRIBUNJATIM.COM – Pengacara Agus Salim melaporkan tiga sosok ke polisi buntut video parodi Agus Salim.

    Tiga orang tersebut menirukan gaya dan aksi Agus Salim.

    Alhasil, hal tersebut dianggap telah menghina tak hanya Agus namun para penyandang disabilitas.

    Lantas, siapa saja tiga sosok tersebut?

    Informasi berita menarik lainnya di Google News TribunJatim.com

    Untuk diketahui, Agus Salim sempat viral karena dituding menilap uang donasi Rp1,5 miliar.

    Penggunaan donasi tersebut disalahgunakan oleh korban penyiraman air keras ini.

    Alih-alih untuk berobat, sejumlah uang digunakan untuk membayar utang.

    Hal ini lantas menjadi sorotan publik dan viral di media sosial.

    Video parodi Agus Salim pun beredar, termasuk yang dilakukan oleh tiga sosok ini.

    Mereka adalah Pratiwi Noviyanthi, Yolo Ine, dan Fuji.

    Pratiwi Noviyanthi dan Yolo Ine dilaporkan oleh Alvin Lim, sementara pelapor Fuji adalah Farhat Abbas.

    “Yang terlapor ada tiga, ada Novi, ada juga asam lambung melanda, itu nggak tahu namanya siapa, satu lagi Yolo Ine ya,” ungkap Alvin Lim, dikutip dari YouTube Mantra News, Rabu (11/12/2024).

    Alvin mengatakan, dirinya malaporkan Novi dan Yolo Ine terkait ITE.

    “Yang kita laporin itu pasalnya ITE,” katanya.

    Ia pun menegaskan, bahwa Agus kini posisinya sebagai korban karena telah dibuat bahan candaan.

    Menurut Alvin, konten tersebut sengaja dibuat untuk mencemarkan nama Agus.

    “Itu menyerupai Agus, jadi Agus salah satu korban lah.”

    “Yang video joget-joget itu kan yang pakai perban itu menyerupai Agus itu.”

    “Jadi itu konten memang dibikin untuk mencemarkan, menghina ya mengejek disabilitas,” terangnya.

    Namun tak menutup kemungkinan pihaknya akan mencabut laporan tersebut.

    Alvin berharap nantinya tak ada lagi konten parodi Agus dan pembuat konten tersebut mau meminta maaf.

    “Tujuannya agar konten-konten ini stop, jadi kalau misalnya mereka minta maaf mereka hapus kontennya, kita bersedia cabut laporan.”

    “Karena memang tujuan kita bukan mau mempidanakan orang, tetapi  tujuannya agar supaya media sosial ini janganlah dipenuhi dengan hal-hal seperti itu,” ucapnya.

    Selain itu, Farhat Abbas mengancam melaporkan Fuji ke polisi dengan alasan serupa.

    Farhat Abbas menilai apa yang dilakukan Fuji ini tidak menghargai disabilitas seperti Agus Salim. 

    “Termasuk ke Fuji Faisal itu juga akan kita laporkan. 

    Karena dia sengaja posting dan mereka tidak punya rasa bersalah serta rasa empati terhadap orang buta,” dilansir Tribun-medan.com, Kamis (12/12/2024). 

    Fuji Utami (instagram/fuji_an)

    Mengenai ancaman Farhat Abbas terhadap Fuji Utami, Sandy Arifin selaku kuasa hukum adik ipar almarhumah Vanessa Angel di kasus sebelumnya pun angkat suara.

    Sandy Arifin menyebut bahwa dirinya belum mendapatkan kuasa dari Fuji Utami terkait masalah ini.

    Bahkan, Sandy Arifin pun belum mengetahui secara jelas terkait ancaman Farhat Abbas yang ingin melaporkan Fuji Utami.

    “Belum ada kuasanya, masalahnya juga aku baru dengar,” ujarnya dilansir Tribun-medan.com dari GRID, Kamis (12/12/2024).

    “Aku belum tahu masalah apa,” katanya.Meskipun demikian, Sandy Arifin bersedia untuk membantu Fuji Utami apabila adik ipar almarhumah Vanessa Angel itu meminta bantuan hukum.

    “Hal yang pasti kalau ada laporan ke Fuji dan Fuji minta (tolong), aku sebagai kuasa hukum aku siap,” kata Sandy Arifin.

    “Tapi harus tahu dulu permasalahannya apa,” tutupnya.

    Sementara Noviyanthi Pratiwi juga melaporkan Alvin Lim.

    Hal ini buntut tudingan negatif Alvin terhadapnya dengan mempertanyakan sumber penghasilan mantan pramugari tersebut.

    Menanggapi hal tersebut, Novi berserta kuasa hukumnya mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan Alvin Lim.

    Novi melaporkan Alvin Lim atas dugaan pencemaran nama baik serta merendahkan martabat perempuan. 

    Selain sang pengacara, pemilik Yayasan Peduli Kemanusiaan itu juga melaporkan sosok berinisial RDL. 

    “Pada malam ini memang kami datang ke sini (Polda Metro Jaya) tujuannya untuk melaporkan inisial RDL dan juga AL,” kata kuasa hukum Novi, Disna Riantina

    “Delik apa?, tentunya teman-teman semua sudah tahu bahwa mereka ini telah melakukan pencemaran nama baik yang pertama, selanjutnya merendahkan harkat dan martabat perempuan,” sambung Disna.

    Alvin Lim dan Novi – Aktivis sosial, Pratiwi Noviyanthi atau teh Novi rmelaporkan pengacara Alvin Lim atas tudingan tak berdasar yang berdampak pada anaknya. (Kolase Tribunnews.com)

    Bukan tanpa alasan, Novi mengaku tuduhan yang dilancarkan Alvin Lim telah merugikannya.

    Mengingat fitnah yang tuduhkan sang pengacara dirasa oleh Novi tidak berdasar.

    “Melapor karena dia, alasannya sudah kelewatan, sudah keterlaluan dan sangat merugikan nama baik saya,” ujar Novi.

    “Apalagi saya kan ketua Yayasan, fitnahannya sangat tidak berdasar,” imbuhnya.

    Tidak hanya itu, perempuan yang kerap disapa teh Novi ini mengaku tuduhan Alvin Lim atas pekerjaannya sangat berdampak pada anaknya.

    “Efeknya dia sering ditanya, ‘Apa sih pekerjaan mama kamu?’ Dia juga tanya apa itu pelac*r? Saya sedih banget dengan tuduhan itu,” kata Novi.

    —– 

    Berita Jatim dan berita viral lainnya.

  • Ancaman Farhat Abbas ke Fuji Usai Ejek Agus Salim, Siap Bawa ke Jalur Hukum: Tidak Punya Empati

    Ancaman Farhat Abbas ke Fuji Usai Ejek Agus Salim, Siap Bawa ke Jalur Hukum: Tidak Punya Empati

    TRIBUNJATIM.COM – Farhat Abbas berencana melaporkan Fuji setelah disebut-sebut mengejek Agus Salim.

    Hal ini menambah daftar nama yang dilaporkan kuasa hukum Agus Salim.

    Sebelumnya, Noviyanthi Pratiwi dan Yolo Ine dipolisikan Alvin Lim gegara memparodikan Agus dengan alasan sama.

    Menurut Agus Salim dan Alvin Lim, tindakan ketiganya dianggap menghina penyandang disabilitas.

    Informasi berita menarik lainnya di Google News TribunJatim.com

    Diketahui, Agus Salim viral di media sosial karena masalah donasi Rp1,5 Miliar. 

    Donasi yang terkumpul untuk pengobatan mata, malah dipakai Agus Salim untuk bayar utang keluarganya. 

    Gegara itu, sisa donasi Agus Salim pun ditahan oleh Yayasan Pratiwi Noviyanthi. 

    Agus Salim yang tak bisa bebas menggunakan uang donasi tersebut pun kerap muncul ke hadapan publik, nangis meratapi nasibnya. 

    Curhatan Agus Salim terkait masalah uang donasi, kerap dijadikan konten oleh beberapa selebgram, salah satunya, Fuji.

    Farhat Abbas menilai apa yang dilakukan Fuji ini tidak menghargai disabilitas seperti Agus Salim. 

    “Termasuk ke Fuji Faisal itu juga akan kita laporkan. 

    Karena dia sengaja posting dan mereka tidak punya rasa bersalah serta rasa empati terhadap orang buta,” dilansir Tribun-medan.com, Kamis (12/12/2024). 

    Mengenai ancaman Farhat Abbas terhadap Fuji Utami, Sandy Arifin selaku kuasa hukum adik ipar almarhumah Vanessa Angel di kasus sebelumnya pun angkat suara.

    Sandy Arifin menyebut bahwa dirinya belum mendapatkan kuasa dari Fuji Utami terkait masalah ini.

    Bahkan, Sandy Arifin pun belum mengetahui secara jelas terkait ancaman Farhat Abbas yang ingin melaporkan Fuji Utami.

    “Belum ada kuasanya, masalahnya juga aku baru dengar,” ujarnya dilansir Grid.id, Kamis (12/12/2024).

    “Aku belum tahu masalah apa,” katanya.Meskipun demikian, Sandy Arifin bersedia untuk membantu Fuji Utami apabila adik ipar almarhumah Vanessa Angel itu meminta bantuan hukum.

    “Hal yang pasti kalau ada laporan ke Fuji dan Fuji minta (tolong), aku sebagai kuasa hukum aku siap,” kata Sandy Arifin.

    “Tapi harus tahu dulu permasalahannya apa,” tutupnya.

    Alvin Lim polisikan Novi dan Yolo Ine

    Gegara memparodikan Agus Salim, Pratiwi Noviyanthi dan Yolo Ine dilaporkan ke polisi. 

    Pelapor adalah pengacara Agus Salim, Alvin Lim.

    Hal ini lantas menambah perseteruan pihak Agus Salim dan Pratiwi Noviyanthi setelah huru-hara uang donasi.

    Terlepas dari itu, menurut Alvin Lim, tindakan keduanya tak pantas.

    Pasalnya, mereka tak hanya menghina Agus namun juga penyandang disabilitas lainnya.

    Buntut konten parodi tersebut, Alvin Lim melaporkan Novi dan Yolo Ine ke polisi.

    “Yang terlapor ada tiga, ada Novi, ada juga asam lambung melanda, itu nggak tahu namanya siapa, satu lagi Yolo Ine ya,” ungkap Alvin Lim, dikutip dari YouTube Mantra News, Rabu (11/12/2024).

    Alvin mengatakan, dirinya malaporkan Novi dan Yolo Ine terkait ITE.

    “Yang kita laporin itu pasalnya ITE,” katanya.

    Ia pun menegaskan, bahwa Agus kini posisinya sebagai korban karena telah dibuat bahan candaan.

    Menurut Alvin, konten tersebut sengaja dibuat untuk mencemarkan nama Agus.

    “Itu menyerupai Agus, jadi Agus salah satu korban lah.”

    “Yang video joget-joget itu kan yang pakai perban itu menyerupai Agus itu.”

    “Jadi itu konten memang dibikin untuk mencemarkan, menghina ya mengejek disabilitas,” terangnya.

    Namun tak menutup kemungkinan pihaknya akan mencabut laporan tersebut.

    Alvin berharap nantinya tak ada lagi konten parodi Agus dan pembuat konten tersebut mau meminta maaf.

    “Tujuannya agar konten-konten ini stop, jadi kalau misalnya mereka minta maaf mereka hapus kontennya, kita bersedia cabut laporan.”

    “Karena memang tujuan kita bukan mau mempidanakan orang, tetapi  tujuannya agar supaya media sosial ini janganlah dipenuhi dengan hal-hal seperti itu,” ucapnya.

    Sementara itu, Novi juga telah resmi melaporkan Alvin Lim ke polisi.

    Sebelumnya, Alvin Lim memberikan tudingan negatif kepada Novi dengan mempertanyakan sumber penghasilan mantan pramugari tersebut.

    Menanggapi hal tersebut, Novi berserta kuasa hukumnya mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan Alvin Lim.

    Novi melaporkan Alvin Lim atas dugaan pencemaran nama baik serta merendahkan martabat perempuan. 

    Selain sang pengacara, pemilik Yayasan Peduli Kemanusiaan itu juga melaporkan sosok berinisial RDL. 

    “Pada malam ini memang kami datang ke sini (Polda Metro Jaya) tujuannya untuk melaporkan inisial RDL dan juga AL,” kata kuasa hukum Novi, Disna Riantina

    “Delik apa?, tentunya teman-teman semua sudah tahu bahwa mereka ini telah melakukan pencemaran nama baik yang pertama, selanjutnya merendahkan harkat dan martabat perempuan,” sambung Disna.

    Alvin Lim dan Novi – Aktivis sosial, Pratiwi Noviyanthi atau teh Novi rmelaporkan pengacara Alvin Lim atas tudingan tak berdasar yang berdampak pada anaknya. (Kolase Tribunnews.com)

    Bukan tanpa alasan, Novi mengaku tuduhan yang dilancarkan Alvin Lim telah merugikannya.

    Mengingat fitnah yang tuduhkan sang pengacara dirasa oleh Novi tidak berdasar.

    “Melapor karena dia, alasannya sudah kelewatan, sudah keterlaluan dan sangat merugikan nama baik saya,” ujar Novi.

    “Apalagi saya kan ketua Yayasan, fitnahannya sangat tidak berdasar,” imbuhnya.

    Tidak hanya itu, perempuan yang kerap disapa teh Novi ini mengaku tuduhan Alvin Lim atas pekerjaannya sangat berdampak pada anaknya.

    “Efeknya dia sering ditanya, ‘Apa sih pekerjaan mama kamu?’ Dia juga tanya apa itu pelac*r? Saya sedih banget dengan tuduhan itu,” kata Novi.

    —– 

    Berita Jatim dan berita viral lainnya.

  • Fuji Tepergok Menggunakan Vape, Ini 7 Bahayanya bagi Kesehatan

    Fuji Tepergok Menggunakan Vape, Ini 7 Bahayanya bagi Kesehatan

    Jakarta, Beritasatu.com – Fujianti Utami, yang lebih dikenal dengan nama Fuji, kembali menjadi sorotan publik setelah tepergok sedang menggunakan vape atau rokok elektrik saat video call dengan selebgram Erika Carlina dan Rachel Vennya. Aksi ini langsung viral di media sosial, memicu berbagai respons dari warganet. Namun, apa bahaya vape bagi kesehatan?

    Terkait kejadian tersebut, sang ayah Fuji, Haji Faisal menyampaikan pandangannya. Ia mengungkapkan meski memahami anak-anaknya bisa merasa jenuh dengan aktivitas mereka yang padat, dia tetap berharap Fuji dan adik-adiknya dikelilingi oleh teman-teman yang positif dan dapat menjaga privasi masing-masing. Haji Faisal juga menekankan pentingnya saling menjaga antarteman dan tidak menyebarkan aib.

    Fuji, yang hingga saat ini belum memberikan klarifikasi atau respons mengenai kejadian tersebut, mendapat perhatian lebih karena kebiasaan vaping yang kini menjadi kontroversial. Selain menjadi sorotan media, insiden ini memicu pertanyaan lebih dalam tentang bahaya yang mungkin ditimbulkan dari penggunaan vape, terutama bagi generasi muda.

    Bagaimanakah bahaya vape bagi kesehatan? Berikut ini penjelasannya, dikutip dari Cleveland Clinic, Jumat (13/12/2024).

    Bahaya Vape bagi Kesehatan
    Banyak orang menganggap vape sebagai alternatif yang lebih aman dibandingkan rokok tradisional. Namun, anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Meskipun vape sering dipromosikan sebagai pilihan yang lebih sehat, faktanya penggunaannya tetap membawa risiko serius bagi kesehatan.

    Bahkan cairan yang diklaim bebas nikotin sekalipun dapat berdampak buruk bagi tubuh. Berikut ini penjelasan tentang berbagai bahaya yang dapat ditimbulkan oleh penggunaan vape.

    1. Kerusakan paru-paru
    Salah satu bahaya utama dari penggunaan vape adalah kerusakan paru-paru. Vape dapat menyebabkan penyakit seperti asma dan bronkiolitis obliterans, yang juga dikenal sebagai popcorn lung. Kondisi ini ditandai dengan adanya jaringan parut permanen pada paru-paru yang secara signifikan menurunkan fungsi pernapasan. Jaringan paru-paru yang rusak ini sulit untuk diperbaiki, sehingga dampaknya dapat bersifat jangka panjang atau bahkan permanen.

    2.  Luka pada paru-paru
    Penggunaan vape juga dapat menyebabkan luka serius pada paru-paru. Luka paru-paru akibat vaping merupakan kondisi yang cukup sering terjadi, dengan gejala seperti batuk, sesak napas, dan nyeri dada. Dalam beberapa kasus, kondisi ini dapat memburuk dengan cepat dan berujung pada kematian jika tidak ditangani secara tepat. Risiko ini semakin besar jika cairan vape mengandung bahan kimia berbahaya, yang sering kali tidak disadari oleh penggunanya.

    3. Merusak jantung dan otak
    Kerusakan pada organ lain juga menjadi salah satu dampak serius dari vaping. Bahan kimia yang terkandung dalam cairan vape, termasuk nikotin, dapat merusak jantung dan otak. Nikotin, yang merupakan zat utama dalam sebagian besar cairan vape, dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan penyempitan pembuluh darah atau arteri.

    Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung atau strok. Pada remaja, yang otaknya masih dalam tahap perkembangan, nikotin dapat menyebabkan kerusakan permanen pada fungsi otak, termasuk kemampuan belajar, konsentrasi, dan pengendalian emosi.

    4. Risiko kecanduan
    Vape juga menimbulkan risiko kecanduan yang cukup tinggi. Meskipun ada klaim bahwa beberapa cairan vape bebas nikotin, penelitian menunjukkan banyak produk ini tetap mengandung nikotin dalam kadar kecil. Zat ini sangat adiktif, sehingga membuat penggunanya sulit berhenti. Bahkan, mereka yang awalnya menggunakan vape tanpa nikotin sering kali beralih ke produk dengan kandungan nikotin karena efek kecanduan yang muncul.

    5. Berpotensi meledak
    Selain itu, potensi ledakan dari perangkat vape menjadi salah satu risiko lain yang tidak bisa diabaikan. Banyak laporan yang menunjukkan baterai vape dapat meledak, terutama jika perangkat digunakan secara tidak benar atau mengalami kerusakan. Ledakan ini dapat menyebabkan luka bakar serius, bahkan cacat permanen pada penggunanya.

    6. Bahaya bagi orang lain
    Asap vape juga membawa bahaya bagi orang-orang di sekitar pengguna. Meskipun asap vape terlihat lebih ringan dibandingkan asap rokok, tetapi tetap mengandung nikotin dan bahan kimia berbahaya lainnya. Paparan asap ini dapat membahayakan kesehatan orang lain, terutama anak-anak, wanita hamil, dan individu dengan kondisi pernapasan sensitif. Efeknya hampir sama dengan perokok pasif, yang dapat mengalami gangguan pernapasan hingga risiko penyakit kronis lainnya.

    7. Risiko penyakit serius
    Bahaya lainnya yang perlu diperhatikan adalah persepsi keliru bahwa vaping tanpa nikotin dianggap aman. Padahal, cairan vape tetap mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan, peradangan, dan toksisitas sel.

    Paparan terus-menerus terhadap bahan-bahan ini dapat meningkatkan risiko penyakit serius, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan gangguan jantung. Selain itu, iritasi yang terjadi pada saluran pernapasan juga dapat memicu timbulnya infeksi atau gangguan kesehatan lain yang lebih parah.

    Secara keseluruhan, vape bukanlah pilihan yang aman, baik bagi penggunanya maupun orang-orang di sekitarnya. Bahaya kesehatan yang ditimbulkannya sangat serius, mencakup berbagai aspek mulai dari kerusakan organ, kecanduan, hingga bahaya fisik akibat ledakan perangkat.

    Oleh karena itu, penting untuk memahami bahaya vape tersebut secara mendalam agar dapat membuat keputusan yang bijak mengenai penggunaan vape. Menghindari vape adalah langkah terbaik untuk melindungi kesehatan tubuh dan lingkungan sekitar.

  • Haji Faisal Soroti Lingkungan Pertemanan Fuji setelahTepergok Menggunakan Vape

    Haji Faisal Soroti Lingkungan Pertemanan Fuji setelahTepergok Menggunakan Vape

    Jakarta, Beritasatu.com – Haji Faisal memberikan penjelasan terkait anaknya, Fujianti Utami atau Fuji, yang baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah diketahui menggunakan rokok elektrik atau vape. Menurutnya, hal tersebut akibat lingkungan pertemanan putrinya.

    Faisal mengatakan, masalah tersebut sebaiknya tidak diperbesar. Ia mengaku tidak tahu alasan pasti Fuji menggunakan vape, apakah karena sedang merasa bosan atau sekadar coba-coba.

    “Saya rasa ini tidak perlu diperbesar. Saya juga tidak tahu, mungkin dia (ngevape) cuma iseng di rumah atau sedang suntuk. Kadang-kadang kita memang merasa bosan di rumah, tetapi itu saya rasa tidak berlebihan,” ujar Haji Faisal di Jakarta Selatan belum lama ini.

    Sebagai seorang ayah, Faisal menegaskan tetap menerapkan disiplin yang ketat dalam mendidik anak-anaknya, termasuk soal pergaulan dan lingkungan. Namun, ia juga menyadari kini anak-anaknya, termasuk Fuji, sudah tinggal terpisah sehingga ia tidak bisa mengawasi mereka secara langsung.

    “Hal-hal yang terjadi di rumah mereka saya tidak bisa kontrol, dan mereka juga pasti merasa jenuh dengan rutinitas. Jadi, mungkin ada hal-hal yang mereka lakukan di rumah yang saya tidak tahu, dan saya rasa tidak bisa terlalu melarang,” tuturnya..

    Mengenai pergaulan Fuji, Haji Faisal mengungkapkan terkadang ia merasa anaknya berteman dengan orang-orang yang kurang tepat. Faisal juga menilai dalam pertemanan, seharusnya saling menjaga satu sama lain.

    “Kadang ada teman-temannya (Fuji) yang menurut saya kurang tepat,” ungkap Haji Faisal.

    “Seharusnya, kalau sudah teman, kan harus saling menjaga. Tidak ada orang yang sempurna. Saya agak kecewa dengan teman-teman yang seperti itu. Di rumah, kita harus sama-sama menjaga satu sama lain,” tambahnya.

    Untuk itu, Haji Faisal tetap mengawasi lingkungan dan pertemanan anak-anaknya, termasuk Fuji yang belum lama ini tepergok sedang menggunakan vape saat melakukan video call bersama Rachel Vennya dan Erika Carlina.

  • Fuji Tepergok Menggunakan Vape, Haji Faisal: Saya Sedikit Kecewa

    Fuji Tepergok Menggunakan Vape, Haji Faisal: Saya Sedikit Kecewa

    Jakarta, Beritasatu.com – Fujianti Utami atau akrab disapa Fuji menjadi perhatian publik setelah tepergok sedang menggunakan vape saat video call dengan Erika Carlina dan Rachel Vennya. Terkait hal itu, ayah Fuji, Haji Faisal, memberikan respons tentang unggahan viral yang melibatkan putrinya itu.

    Haji Faisal mengaku memahami anak-anaknya mungkin merasa jenuh dengan aktivitas mereka yang padat. Dia juga tidak ingin menjadi orang tua yang terlalu membatasi kebebasan anak-anaknya.

    Lebih lanjut, kata Haji Faisal, sekarang anak-anaknya sudah tidak tinggal bersama dirinya lagi, sehingga dia tidak bisa selalu mengawasi perbuatan mereka. Oleh karena itu, dia berharap anak-anaknya, termasuk Fuji bisa memiliki teman dan lingkungan yang positif.

    Terkait Fuji yang terpergok sedang ngevape, Haji Faisal mengimbau agar teman-teman di sekitar putrinya seharusnya bisa saling menjaga, bukan malah menyebarkan aib sesama temannya.

    “Sebagai teman, seharusnya mereka bisa saling menjaga. Tidak ada manusia yang sempurna. Saya merasa sedikit kecewa dengan orang-orang yang sengaja menyebarkan aib orang lain,” ucap Haji Faisal di Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2024).

    Haji Faisal menambahkan, ia pun selalu mengingatkan anak-anaknya untuk berpikir panjang sebelum bertindak, karena setiap tindakan bisa memiliki dampak yang besar, baik untuk nama baik maupun karier mereka.

    “Pesan saya, berhati-hati, selalu waspada, dan jangan mudah terbawa emosi. Saya selalu ingatkan mereka untuk sabar dan memikirkan masa depan. Apa yang kita lakukan sekarang pasti akan berdampak di masa depan, jadi harus berpikir jauh ke depan,” jelas Haji Faisal.

    Sementara itu, Fuji sendiri belum memberikan klarifikasi atau respons apa pun karena dirinya tepergok sedang menggunakan vape ketika tengah melakukan video call bersama Erika Carlina dan Rachel Vennya.