Tag: Ferdy Sambo

  • Bjorka Singgung Sambo Sambil Bocorkan Data Mendagri Tito Karnavian

    Bjorka Singgung Sambo Sambil Bocorkan Data Mendagri Tito Karnavian

    Jakarta, CNN Indonesia

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian diduga jadi korban doxing peretas Bjorka yang mengaitkannya dengan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

    “Kalian dapat menanyakan soal sambo kepadanya. Karena sambo adalah orangnya,” tulis Bjorka di grup Telegram pada Senin (12/9).

    Sama seperti sebelumnya, bersama narasi tersebut Bjorka juga mengunggah gambar yang memuat data-data seperti nama, nomor telepon, NIK, nomor KK, alamat, golongan darah, hingga data vaksin.

    Doxing sendiri merupakan tindakan mengungkapkan informasi identitas tentang seseorang secara online, mulai dari nama asli, alamat rumah, tempat kerja, telepon, keuangan, hingga informasi pribadi lainnya. Informasi tersebut lantas diedarkan oleh pelaku ke publik tanpa seizin korban.

    Hingga saat ini total tujuh orang telah menjadi sasaran doxing peretas yang mulai populer karena kasus kebocoran 1,3 miliar data registrasi SIM Card ini.

    Korban doxing Bjorka di antaranya adalah Menkominfo Johnny G. Plate, Dirjen Aptika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan, Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri BUMN Erick, pegiat media sosial Denny Siregar, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

    Belum diketahui dari mana Bjorka mendapatkan data-data pribadi tersebut.

    Namun salah satu alasan doxing diduga karena banyaknya permintaan dari anggota grup Bjorkanism, seperti doxing yang dilakukan pada Tito kali ini.

    CNNIndonesia.com sudah menghubungi Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Benni Irwan untuk mengonfirmasi kasus doxing ini, tetapi Benni masih belum memberikan respons.

    Bjorka lakukan doxing terhadap data pribadi Mendagri Tito Karnavian di grup Telegram. (Foto: Arsip Istimewa)

    Selain aktif di Telegram, Bjorka juga diketahui aktif di Twitter lewat akun barunya @bjorxanism. Sebelumnya, peretas ini menggunakan akun @bjorkanism, tetapi ditangguhkan oleh pihak Twitter.

    Dalam akun barunya, Bjorka menyebut misinya saat ini adalah menolong siapa saja yang membutuhkan, termasuk menghubungkan masyarakat Indonesia dengan pejabat.

    “Misi saya hanya untuk membantu siapa saja yang membutuhkan bantuan. termasuk membantu warga negara indonesia yang ingin menghubungi dan bertanya kepada pimpinannya. setidaknya mereka merasakan bagaimana rasanya menerima spam,” tulisnya.

    (lom/asa)

    [Gambas:Video CNN]

  • Cara Kerja Poligraf, Alat Deteksi Kebohongan untuk Periksa Istri Sambo

    Cara Kerja Poligraf, Alat Deteksi Kebohongan untuk Periksa Istri Sambo

    Jakarta, CNN Indonesia

    Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, yang jadi tersangka pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, akan diperiksa penyidik Polri menggunakan lie detector atau alat pendeteksi kebohongan. Bagaimana alat itu bisa bekerja?

    Tim khusus Polri telah menggelar pemeriksaan menggunakan lie detector terhadap tiga tersangka pembunuhan Brigadir J, yaitu Bharada Richard Eliezer (E), Bripka Ricky Rizal (RR) dan Kuat Maruf (KM).

    Pemeriksaan dilakukan untuk menguji tingkat kejujuran para tersangka dan saksi dalam memberikan keterangan terkait peristiwa pembunuhan Brigadir J.

    Sejauh ini kepolisian telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Mereka adalah Sambo serta istri, Putri Candrawathi. Kemudian, para ajudan yaitu Bharada E dan Bripka RR, serta asisten rumah tangga Kuat Maruf.

    Poligraf atau biasa disebut “detektor kebohongan” adalah instrumen yang memantau reaksi fisiologis seseorang. Instrumen-instrumen ini, seperti yang disarankan oleh nama panggilannya, tidak mendeteksi kebohongan namun hanya dapat mendeteksi apa reaksi yang dihasilkan oleh penipu.

    Dikutip American Psychological Association (APA) alat poligraf pada dasarnya merupakan gabungan dari alat kesehatan yang digunakan untuk memantau perubahan yang terjadi pada tubuh.

    Saat seseorang ditanyai tentang peristiwa atau kejadian tertentu, pemeriksa melihat bagaimana detak jantung, tekanan darah, laju pernapasan, dan aktivitas elektrodermal (keringat, dalam jari-jari) orang tersebut berubah dibandingkan dengan tingkat normal.

    Fluktuasi mungkin menunjukkan seseorang tersebut menipu, tetapi hasil ujian terbuka untuk ditafsirkan oleh tim penyidik.

    Ujian poligraf paling sering dikaitkan dengan investigasi kriminal, tetapi ada contoh lain di mana mereka digunakan untuk ujian seleksi kerja di pemerintahan maupun sektor swasta.

    Pemeriksaan poligraf dirancang untuk mencari respons tak sadar yang signifikan yang terjadi dalam tubuh seseorang ketika orang tersebut mengalami stres, seperti stres yang terkait dengan penipuan.

    Instrumen poligraf telah mengalami perubahan dramatis dalam dekade terakhir. Selama bertahun-tahun, poligraf adalah instrumen yang kerap diperlihatkan di film dengan jarum-jarum kecil yang mencoret-coret garis pada selembar kertas gulir.

    Instrumen itu disebut sebagai poligraf analog. Saat ini, sebagian besar tes poligraf dilakukan dengan peralatan digital. Kertas bergulir telah diganti dengan algoritma canggih dan monitor komputer.

    Ketika seseorang yang hendak dites kebohongan, biasanya akan dipersilahkan untuk duduk di kuri pemeriksaan poligraf, beberapa tabung dan kabel terhubung ke tubuh pemeriksa di lokasi tertentu untuk memantau aktivitas fisiologis.

    Perilaku menipu seharusnya memicu perubahan fisiologis tertentu yang dapat dideteksi oleh poligraf dan pemeriksa terlatih, yang kadang-kadang disebut psikofisiologis forensik (FP), menurut laporan How Stuff Works.

    (can/lth)

  • Brigadir J Trending kala Rekonstruksi Pembunuhan, Riuh Hujatan Netizen

    Brigadir J Trending kala Rekonstruksi Pembunuhan, Riuh Hujatan Netizen

    Jakarta, CNN Indonesia

    Pihak kepolisian menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat di rumah mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo di jalan Saguling, Jakarta Selatan, Selasa (30/8). Peristiwa rekonstruksi itu tidak lepas dari pengamatan warganet.

    Warganet antara lain mengeluhkan keputusan polisi untuk tidak mempersilakan pengacara Brigadir Yosua masuk ke dalam area rekonstruksi. Rekonstruksi sendiri melibatkan lima tersangka yakni Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer (E), Bripka Ricky Rizal (RR), dan Kuat Maruf (KM) terlihat mengenakan baju tahanan.

    Ferdy sampai ke lokasi lebih dahulu dibanding tersangka lainnya. Ferdy Sambo dibawa dengan menggunakan kendaraan taktis Brimob.

    Di tengah rekonstruksi itu, sejumlah warganet mengajukan pertanyaan.

    “Aneh banget katanya transparansi tapi kuasa hukum brigadir Yosua ga boleh masuk sedangkan pengacara para tersangka boleh masuk.. transparan dmna nya tuhannn … Bener kata pa Jhonson buat apa lapor polri kalo kita aja di bohongi oleh negara,” tulis akun Wafellofirst.

    Aneh banget katanya transparansi tapi kuasa hukum brigadir Yosua ga boleh masuk sedangkan pengacara para tersangka boleh masuk.. transparan dmna nya tuhannn … Bener kata pa Jhonson buat apa lapor polri kalo kita aja di bohongi oleh negara pic.twitter.com/I1JmWmXrg8

    — wafellofirst ✨ (@rollschese) August 30, 2022

    Pertanyaan transparansi rekonstruksi ini juga diajukan warganet dengan akun @eirzack.

    “Kapolri ingin proses rekonstruksi kasus kematian Brigadir Yosua secara transparan , nah hari ini (rekonstruksi) Pengacara Brigadir Yosua gak diperbolehkan mengikuti proses rekonstruksi,”

    Di sisi lain, warganet dengan akun @goresandunia juga mempertanyakan hal yang sama.

    “Woy ini kenapa rekonstruksi di tutupi, kami butuh tranparasi pak, tolong kuasa hukum korban juga boleh lihat, mana nih katanya terbuka, aahh basi deh.
    Kumpas tuntas utk keadilan Brigadir Yosua, tolong tetangga sambo di duren tiga ikut lihat woyy,”

    Woy ini kenapa rekonstruksi di tutupi, kami butuh tranparasi pak, tolong kuasa hukum korban juga boleh lihat, mana nih katanya terbuka, aahh basi deh.
    Kumpas tuntas utk keadilan Brigadir Yosua, tolong tetangga sambo di duren tiga ikut lihat woyy

    — Dewi Cahyaningsih (@goresandunia) August 30, 2022

    Selani kata kunci ‘Brigadir Yosua’ kata kunci lain yang juga dibuat warganet berkaitan dengan rekonstruksi adalah Duren Tiga. Untuk diketahui, Duren Tiga merupakan salah satu Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam peristiwa pembunuhan Brigadir J.

    “Polisi yg terlibat dlm kasus Duren Tiga layaknya dipecat dr polri. Krn kasus duren tiga adalah persekongolan kejahatan yg dilakukan penegak hukum. Sdh membunuh, menghilangkan barbuk, rusak TKP & bikin skenario. Benar2 memalukan!” tulis akun 

    Polisi yg terlibat dlm kasus Duren Tiga layaknya dipecat dr polri.

    Krn kasus duren tiga adalah persekongolan kejahatan yg dilakukan penegak hukum.

    Sdh membunuh, menghilangkan barbuk, rusak TKP & bikin skenario. Benar2 memalukan! 😌😌😌

    — SiraitBatakDusun™️ (@bachrum_achmadi) August 23, 2022

    Pemilik akun @Dandelion29_ juga menanggapi rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir Yosua yang sedang berlangsung.

    [Gambas:Twitter]

    Ada juga netizen yang masih terus mencoba memahami motif pembunuhan Brigadir J.

    [Gambas:Twitter]

    (lth/mik)

    [Gambas:Video CNN]

  • Kreator Asal Garut Bagikan Pengalaman Bikin Filter TikTok Ferdy Sambo

    Kreator Asal Garut Bagikan Pengalaman Bikin Filter TikTok Ferdy Sambo

    Jakarta, CNN Indonesia

    Kreator filter augmented reality (AR) Ferdy Sambo yang viral di TikTok, Rizalduhhh membagikan pengalaman cara membuat filter tersebut di platform TikTok.

    Filter AR berkeliaran di Instagram dan TikTok, dan masing-masing memiliki platform serta cara pembuatan yang berbeda seperti diungkap Rizal.

    Rizal yang mulai menekuni bidang augmented reality sejak 2020 ini menyebut butuh keahlian khusus untuk membuat filter AR, yakni skill desain dan programming dasar.

    Skill desain yang dimiliki juga tergantung kebutuhan masing-masing kreator. Misalnya, skill desain 2D diperlukan untuk kreator yang ingin membuat filter-filter dengan aset dua dimensi, sementara skill ilustrasi 3D diperlukan oleh kreator yang ingin membuat filter dengan aset tiga dimensi.

    Semakin tinggi dan rumit aset yang diinginkan, maka akan semakin tinggi skill yang dibutuhkan. Contohnya, kreator ingin membuat aset gambar tiga dimensi yang bergerak di filter tersebut, maka akan membutuhkan skill animasi.

    Sementara itu, skill dasar programming akan dibutuhkan untuk pengoperasian filter.

    Ketika selesai membuat aset gambar baik 2D maupun 3D, kreator perlu menyematkan aset ke dalam filter dan menyesuaikannya dengan perintah-perintah tertentu.

    “Nanti ada logic-logicnya, perlu disesuaikan. Misalnya, ada Head tracker. Terus face tracker jadi nanti kalo mukanya muncul aset gambarnya muncul,” ujar Rizal kepada CNNIndonesia.com, Senin (29/8).

    Setelah memiliki kedua skill tersebut, pria asal Garut yang berdomisili di Bandung itu mengatakan kreator tinggal masuk ke platform Effect House TikTok untuk membuat filter TikTok.

    Sayangnya, platform yang diluncurkan pada April 2022 ini masih dalam tahap Beta dan masih terbatas untuk pengguna MacOS.

    Untuk mengunduh aplikasi Effect House, kreator dapat mengunjungi lamanhttps://effecthouse.tiktok.com/download/

    Perlu dipastikan untuk mengunduh aplikasi yang sesuai dengan perangkat MacOS Anda. Pasalnya, aplikasi ini dibedakan untuk MacOS yang menggunakan chip Intel dan chip M1 keluaran Apple.

    Di platform Effect House, ada beberapa template yang sudah disiapkan dan bisa diikuti kreator.

    Namun platform ini juga menyediakan panduan jika kreator ingin melakukan eksplorasi pada karya filternya.

    (lom/mik)

    [Gambas:Video CNN]

  • Filter Ferdy Sambo Viral di TikTok, Kreator Mengaku Cuma Iseng

    Filter Ferdy Sambo Viral di TikTok, Kreator Mengaku Cuma Iseng

    Jakarta, CNN Indonesia

    Filter Ferdy Sambo yang dibuat augmented reality creator @Rizalduhhh sedang viral di media sosial Tiktok. Dia menyebut filter ini dibuat hanya karena iseng.

    Rizal (28) mengaku hanya mengikuti topik yang sedang hangat. Saat membuat filter ini, kasus Ferdy Sambo dan Brigadir J sedang menjadi pusat perhatian.

    “Lagi pada bahas tentang Ferdy Sambo kan, jadi saya iseng-iseng. Untuk bikinnya, kurang lebih 1-2 hari. Yang lama itu untuk saya mikirin konsepnya,” ujar Rizal seperti dikutip detik.

    Rizal membuat filter tersebut pada 17 Agustus, tetapi perlu waktu kurang lebih sepekan menunggu persetujuan TikTok untuk akhirnya filter Ferdy Sambo dapat hadir di platform tersebut.

    Setelah filternya diunggah dan akhirnya viral, Rizal mengaku banyak yang mengkhawatirkan dirinya. Pasalnya, nama Ferdy Sambo dinilai “berbahaya” oleh sejumlah orang.

    “Kalau saya nggak (takut), kan cuma iseng. Malahan banyak yang DM ‘Kak, nggak takut?’. Soalnya banyak pro kontra, kan. Saya mah cuma bikin filter-nya doang. Masalah pakainya sekreatif orang-orang. Apalagi, dia (Ferdy Sambo) udah banyak beritanya,” terang Rizal.

    Tak hanya memberi peringatan, netizen juga meminta Rizal untuk membuat filter almarhum Brigadir J. Namun Rizal menyebut dirinya menolak karena merasa bukan hal yang pantas untuk melakukan hal tersebut. Terlebih, keluarga dan Indonesia sedang berduka akibat kepergian Brigadir Yosua.

    Kasus pembunuhan Brigadir Yoshua dengan tersangka utama Irjen Ferdy Sambo memang jadi perhatian publik selama beberapa pekan ke belakang. Beberapa nama terseret menjadi tersangka dalam kasus ini, termasuk istrinya Sambo, Putri Candrawathi.

    Pada awal kasus ini bergulir hanya ada satu orang tersangka, yakni Bharada E. Namun kini ada total lima tersangka termasuk Bripka Ricky Rizal, Bharada E dan Kuat Ma’ruf.

    Perkembangan terbaru dari kasus ini akan membuat rekonstruksi yang mempertemukan Ferdy Sambo dan Bharada E.

    Rencananya, rekonstruksi akan dilakukan pada Selasa, 30 Agustus 2022 di TKP Duren Tiga.

    (lom/mik)

    [Gambas:Video CNN]