Menag Beri Penjelasan soal Tak Ada Azan di PIK: Kita kan Negara Pancasila
Tag: Fachrul Razi
-

GPIB Immanuel Terima Kasih ke Pemerintah Jaga Keamanan: Artinya Kita Boleh Beribadah dengan Baik – Halaman all
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pendeta Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel Jakarta, Abraham Ruben Persang berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan perhatian atas pelaksanaan ibadah umat kristiani di hari Natal, Rabu (25/12/2024).
“Kami mengucapkan terima kasih semua pihak, media dan aparat, sehingga berjalan dengan baik. Apalagi ada perhatian juga dari pemerintah dan Menko Polkam, Panglima TNI, Kapolri, dan Pj Gubernur Jakarta dan Menteri Agama,” kata Pendeta Ruben di GPIB Immanuel Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu.
Pendeta Ruben mengatakan, perhatian yang diberikan pemerintah sebagai pertanda bahwa umat kristiani juga boleh melaksanakan ibadah dengan baik, lancar dan aman.
Terciptanya kondisi ini turut membuat para jemaat gereja menjadi sukacita dalam merayakan hari Natal dan beribadah di gereja.
“Itu berarti kita juga boleh melaksanakan ibadah ini dengan baik lancar aman dan tentu membuat sukacita buat umat,” katanya.
Dalam perayaan natal tahun ini, GPIB Immanuel Jakarta membawa tema yang diambil dari Ayat Lukas 2:8-16 yang bermakna ‘Kesederhaan Natal Kristus Membawa Kesukacitaan Besar bagi Dunia’.
Lewat tema ini GPIB Immanuel mengajak umat untuk merayakan natal bukan hanya sebatas berhias atau mempercantik rumah maupun tempat ibadah, tapi lebih kepada berkontribusi karya kepada masyarakat.
“Artinya, kita mau mengajak umat perayaan natal bukan diutamakan hiasannya, tetapi lebih pada kontribusi karya kita untuk berbagi dan baik kepada masyarakat,” kata dia.
Adapun berdasarkan pantauan di lokasi, bersiaga petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk mengatur lalu lintas di Jalan Pejambon, mengingat pintu keluar masuk kendaraan jemaat berada di ruas ini.
Sementara pada sisi dalam pagar GPIB Immanuel, turut berjaga aparat kepolisian dan satuan brimob, ada juga satu unit mobil ambulans yang terparkir di sisi barat gedung gereja.
GPIB Immanuel Jakarta melaksanakan ibadah hari Natal pada Rabu (25/12/2024), yang dibagi dalam tiga sesi.
Sesi pertama berlangsung pada pukul 09.00 WIB dipimpin oleh Pendeta Abraham Ruben Persang, dengan tema ibadah Hari Natal Yesus Kristus.
Kemudian sesi kedua berlangsung pada 16.00 WIB, dengan tema Christmas Worship dan dipimpin oleh Vic. Pauline Patricia Lagonda.
Sesi terakhir sekaligus perayaan puncak natal berlangsung pada 18.00 WIB dipimpin oleh Pendeta Artomilka Lia Persang Bara.
-

Berbagi Kuasa lewat Kursi Wakil Menteri
JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan segera menambah jumlah wakil menteri di dalam Kabinet Indonesia Maju. Langkah ini konon sengaja diambil untuk melunasi ‘utang’ politik presiden kepada para pendukung yang belum kebagian jatah.
Kabar penambahan jumlah wakil menteri ini kali pertama disampaikan oleh Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko. Menurut Moeldoko, ada enam jumlah wakil menteri yang akan disisipkan ke dalam kabinet. Namun, Moeldoko mengaku belum tahu ke mana keenam wakil menteri itu akan ditempatkan.
Pernyataan berbeda justru disampaikan oleh Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman. Meski membenarkan rencana penambahan wakil menteri, Fadjroel membantah jumlah enam orang yang disampaikan Moeldoko.
Menurut Fadjroel, saat ini hanya ada satu wakil menteri tambahan, yakni Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang bakal diangkat sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 tahun 2019 tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Sedangkan satu jabatan tambahan lainnya adalah Wakil Panglima TNI yang pengangkatannya sesuai dengan Perpres 66 tahun 2019 tentang Susunan Organisasi TNI.
“Jadi (Perpres) yang sudah terbit kami akan proses secepatnya (pemilihan wamen), ini masih dalam proses,” kata Fadjroel di Jakarta, Minggu, 11 September 2019.
Komisaris Utama PT Adhi Karya Persero itu menyatakan penambahan jumlah menteri tak semata karena utang politik. Menurutnya, rencana ini didasari pada kebutuhan. “Semuanya pasti menunjuk pada tugas khusus atau prioritas,” ungkap Fadjroel.
Membebani APBN
Meski pihak istana mengatakan wakil menteri ini diperlukan untuk membantu kerja para menteri, tapi tidak bagi pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin.
Menurutnya, tak perlu lagi ada penambahan wakil menteri yang menambah beban APBN untuk operasionalnya. Apalagi, beberapa waktu yang lalu sudah ada 12 wakil menteri yang dilantik.
Lagipula, proporsi kebutuhan yang disampaikan pemerintah tak lebih dari dalih belaka. Ujang menganalisis, penambahan wakil menteri di kabinet periode 2019-2024 hanya politik balas budi.
Jokowi bersama pimpinan parpol pendukung (Istimewa)
Menurut Ujang, sulit memungkiri adanya upaya mengakomodir kepentingan mereka yang berjasa –namun belum mendapat jatah kekuasaan– kepada Jokowi-Ma’ruf Amin saat masa Pilpres 2019.
Kalau kamu ingat, pascapelantikan 12 wakil menteri sebelumnya, Jokowi mendapat kritikan dari beberapa partai politik pendukungnya karena tak mendapat jatah.
Salah satunya adalah Partai Hanura. “Nah, agar mereka diam dan tidak kritik lagi, maka akan dapat jabatan juga. Bisa saja mereka diberi posisi wamen,” kata Ujang saat dihubungi VOI.
Katanya mau hemat anggaran
Penambahan posisi wamen ini, menurut Ujang jadi salah satu contoh inkonsistensi pemerintah terkait penghematan anggaran. Padahal, Jokowi dan jajarannya seringkali mengingatkan agar anggaran bisa dihemat agar dinikmati rakyat.
Tapi, di saat bersamaan, Jokowi dianggap Ujang malah menambah jabatan yang fasilitas dan operasionalnya menggunakan APBN.
“Di saat bersamaan, demi kepentingan politik, (Jokowi) akan menambah wakil menteri dan itu membebani anggaran. Elite pendukung Jokowi untung, rakyat buntung. Elite pendukung happy, rakyat gigit jari,” tegas dia.
Sebelumnya, Presiden Jokowi telah melantik 12 wakil menteri untuk sebelas kementerian pada Jumat 25 Oktober 2019 di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Pengumuman nama wakil menteri oleh Jokowi-Ma’ruf (setkab.go.id)
Mereka yang dilantik saat itu adalah Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar, Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo.
Selain itu ada juga Wakil Menteri LHK Alue Dohong, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Desa PDTT Budi Arie Setiadi, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Surya Tjandra, Wakil Menteri BUMN Budi Sadikin, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmojo, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo.
-

Pesan Menteri Agama di Natal 2024: Harapan Baru Persatuan Bangsa
Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan pesan dan harapan persatuan, keharmonisan, dan kemajuan bangsa dalam momentum Hari Raya Natal 2024.
Melalui akun resmi Instagram @nasaruddin_umar, dikutip Rabu (25/12/2024) sosok yang juga merupakan Imam Besar Masjid Istiqlal itu turut mengucapkan selamat perayaan natal tahun ini.
“Selamat Natal 2024 kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia. Semoga damai, sukacita, dan kasih Natal selalu menyertai kita semua, mempererat persaudaraan dan keberagaman bangsa,” kata Nasaruddin.
Dia pun berharap damai dan sukacita Natal selalu menyertai umat Kristiani, serta masyarakat keseluruhan. Menurut Nasaruddin, perayaan natal adalah momen yang mengingatkan kita semua untuk saling berbagi kasih, mempererat persaudaraan, dan terus menjaga keberagaman sebagai kekuatan bangsa.
Untuk mengamankan perayaan Natal 2024, pihaknya bersama Menko PMK, Menko Bidang Politik dan Keamanan, Panglima TNI, Kapolri, serta Pj.Gubernur DKI Jakarta melakukan kunjungan ke beberapa gereja yang ada di kawasan Jakarta, di antaranya GKI Samanhudi, Gereja Katedral, dan GBIP Immanuel.
Lebih lanjut, Nasaruddin mengajak masyarakat Indonesia untuk melakukan refleksi, kontemplasi, dan evaluasi dalam menyambut Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Menurutnya, baik bagi seluruh masayarakat untuk melihat ke belakang atas perjalan kehidupan setahun yang lalu. Dari situ, diharapkan tumbuh semangat baru dan optimisme dalam menatap kehidupan di tahun mendatang.
“Mari terus menjadi pribadi yang terus bertumbuh untuk kebaikan. Sebab, sebaik-baik kita adalah yang hari ini lebih baik dari masa lalu dan terus melakukan perbaikan untuk kehidupan mendatang,” ujarnya.
Dia pun turut mengucapkan Selamat Merayakan Natal 2024 kepada umat Kristiani. Menag juga menyampaikan selamat menyambut Tahun Baru 2025 bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Natal 2024 mengangkat tema “Marilah sekarang kita pergi ke Bethlehem”. Tema ini membawa pesan tentang kesetiaan dan kesediaan dalam mengikuti panggilan Tuhan.
Menurutnya, tema ini sejalan dengan semangat Kementerian Agama untuk mendorong umat mengamalkan ajaran agamanya. Sebab, makin lekat umat dengan ajaran agamanya, maka dunia akan semakin damai dan rukun.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5065405/original/067207800_1735102680-IMG_9349.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5065519/original/041373600_1735110826-IMG_9346.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)

