Tag: Fachrul Razi

  • Momen Warga Jaksel Dapat Kue Ultah saat Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas

    Momen Warga Jaksel Dapat Kue Ultah saat Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas

    Jakarta

    Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi dimulai per hari ini, Senin (10/2). Masyarakat Indonesia sudah bisa menikmati layanan tersebut di fasilitas kesehatan di masing-masing wilayah.

    Salah satunya Salomo (23), warga Pasar Minggu yang mencoba layanan CKG di Puskesmas Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Layanan ini sekaligus menjadi kado ulang tahunnya di Februari ini.

    Saat pemeriksaan, Salomo mendapat kue ulang tahun berupa cup cake. Menurutnya, hal ini cukup unik karena diberikan langsung oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo HR Muhammad Syafi’i.

    “Unik dan lucu saja sampai dikasih kue begini,” kata dia saat ditemui detikcom di Puskesmas Pasar Minggu, Senin (10/2/2025).

    Salomo mengetahui layanan CKG lewat media sosial. Namun karena kesulitan menggunakan aplikasi SATUSEHAT, ia mencoba via Whatsapp dan berhasil.

    “Daftarnya sendiri dari whatsapp, kayak ada official account terus nanti diarahin dari situ. Sebenarnya awal-awal ribet pas pakai aplikasinya. Pas liat di IG Kemenkes bisa juga nggak pake aplikasi,” jelasnya.

    Selama pemeriksaan, ia menjalani pengecekan berat badan, tinggi badan, lingkar perut, dan tensi darah.

    Salomo juga diarahkan untuk mengecek gula darah sewaktu (GDS) dan ke poli gigi. Ia mengaku memang punya riwayat impaksi gigi sewaktu awal masuk kuliah. Namun, kondisi itu sudah tidak sakit lagi.

    “Sebenernya ada impaksi gigi terus nggak sakit lagi. Tadi buat yang gigi direkomendasiin buat operasi kecil sih di rumah sakit,” beber Salomo.

    “Dan karena punya BPJS, kata dokternya kemungkinan gratis,” sambungnya.

    Namun, setelah menjalani cek kesehatan di poli indra dan pembacaan hasil pemeriksaan oleh dokter, Salomo mengetahui ada masalah pada matanya.

    “Sama yang harus ditindaklanjuti mata juga, ada kemungkinan minus. Intinya nanti dibikin rujukannya untuk ke rumah sakit. Nanti dari situ baru tahu dioper ke rumah sakit mata yang mana,” ujar Salomo.

    “Dan karena punya BPJS, kalau bikin kacamata nanti ada dikasih bantuan berapa ratus ribu gitu,” tuturnya.

    (sao/kna)

  • Sidang Isbat Awal Ramadan 1446 H Digelar 28 Februari 2025

    Sidang Isbat Awal Ramadan 1446 H Digelar 28 Februari 2025

    loading…

    Kemenag akan menggelar Sidang Isbat Ramadan 1446 Hijriah pada 28 Februari 2025. Sidang ini akan menentukan awal bulan puasa bagi umat Islam di Indonesia. Foto/Dok.SindoNews

    JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat (penetapan) awal Ramadan 1446 Hijriah pada 28 Februari 2025. Sidang ini akan menentukan awal bulan puasa bagi umat Islam di Indonesia. Sidang dijadwalkan akan dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar.

    Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad menjelaskan, sidang isbat akan dilaksanakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama, Jakarta Pusat.

    “Seperti tahun-tahun sebelumnya, sidang ini akan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan ormas Islam, MUI, BMKG, ahli falak, serta perwakilan dari DPR dan Mahkamah Agung,” ujarnya di Jakarta, Senin (10/2/25).

    Menurut Abu Rokhmad, ada tiga rangkaian yang akan dilakukan dalam sidang isbat. Pertama, pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi. Kedua, verifikasi hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di Indonesia.

    “Ketiga, musyawarah dan pengambilan keputusan yang akan diumumkan kepada publik,” jelasnya.

    Abu Rokhmad mengajak masyarakat menunggu hasil sidang isbat dan pengumuman pemerintah terkait awal Ramadan 1446 H. Ini sejalan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No 2 tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.

    “Kita berharap umat Islam di Indonesia bisa mengawali Ramadan tahun ini secara bersama-sama,” jelasnya.

    Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah (Urais Binsyar) pada Ditjen Bimas Islam Kemenag, Arsad Hidayat, menambahkan, berdasarkan data hisab awal Ramadan 1446 H, ijtimak terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025, sekitar pukul 07.44 WIB. Pada hari yang sama, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah di atas ufuk antara 3° 5,91’ hingga 4° 40,96’, dengan sudut elongasi antara 4° 47,03’ hingga 6° 24,14’.

    “Dengan kriteria ini, secara astronomi, ada indikasi kuat bahwa hilal akan terlihat,” sebut Arsad.

    Data hisab ini akan dikonfirmasi melalui proses pemantauan hilal atau rukyatul hilal. Kemenag bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kemenag di berbagai daerah akan melakukan pemantauan hilal di berbagai titik di seluruh Indonesia. Hasil hisab dan rukyat akan dipaparkan pada sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama.

    (shf)

  • Dampingi Prabowo, Gibran Hadir di Acara Kongres Muslimat NU ke-XVIII

    Dampingi Prabowo, Gibran Hadir di Acara Kongres Muslimat NU ke-XVIII

    Bisnis.com, JAKARTA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Kongres Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ke-XVIII yang digelar di Gedung JX International Convention Exhibition Surabaya Jawa Timur.

    Berdasarkan keterangan resmi pada Senin (10/2/2025), Gibran mengenakan seragam kemeja batik coklat, bercelana bahan hitam dan kopiah hitam serta sepatu hitam. 

    Ketika tiba di lokasi acara tersebut, Gibran berada di belakang Presiden Prabowo Subianto dan disambut oleh ribuan kader Muslimat NU yang sudah menunggunya sejak pagi.

    Gibran dan Prabowo menyalami satu per satu kader Muslimat NU yang hadir hingga tiba di panggung acara diiringi salawat.

    Tampak beberapa pejabat ikut hadir di dalam acara tersebut, di antaranya adalah Khofifah Indar Parawansa, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Menteri Agama Nasarudin Umar serta Seretaris Kabinet Mayor Teddy Indra Wijaya.

    Terpantau juga hadir Ketua Umum dan Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yaitu KH Yahya Kholil Staquf dan Gus Ipul.

  • Tinjau Peluncuran Cek Kesehatan Gratis, Wamenag Minta Satker Kementerian Sebar Info Soal CKG

    Tinjau Peluncuran Cek Kesehatan Gratis, Wamenag Minta Satker Kementerian Sebar Info Soal CKG

    PIKIRAN RAKYAT – Pemerintah memulai program cek kesehatan gratis sebagai hadiah buat masyarakat yang berulang tahun. Program ini dimulai serentak di fasilitas kesehatan pada Senin, 10 Februari 2025.

    Di Jakarta, Puskesmas Pasar Minggu, Jakarta Selatan menjadi salah satu faskes yang selenggarakan peluncuran pemeriksaan kesehatan gratis tersebut. Peluncuran program ini ditinjau langsung oleh Wakil Menteri Agama RI Romo HR Muhammad Syafi’i.

    Turut hadir mendampingi Wamenag adalah Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hariqo Wibawa Satria dan Kepala Biro Komunikasi & Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI Aji Muhawarman.

    Pantauan di lokasi, cukup banyak warga yang mengantre untuk menerima pelayanan kesehatan pada pagi hari ini. Mereka menunggu giliran untuk diarahkan menuju loket pendaftaran. Adapun ruangan untuk pemeriksaan kesehatan gratis berada di lantai 3 puskesmas.

    Stiker bertuliskan CKG

    Mereka yang menjadi pasien untuk diperiksa kesehatannya dalam program pemeriksaan gratis ini akan mendapat sebuah stiker bertuliskan CKG. Pasien dewasa diberikan stiker warna hijau sementara pasien lansia mendapat stiker warna biru.

    Menurut salah satu dokter puskesmas tersebut bahwa hingga pukul 10.45 WIB sudah ada 8 pasien yang mendaftar cek kesehatan gratis ini dengan rincian 7 dewasa dan satu lansia.

    Wamenag Romo Syafi’i meninjau langsung pemeriksaan kesehatan gratis. Dia sempat melihat proses screening kesehatan oleh petugas Puskesmas terhadap seorang peserta pria dewasa.

    Peluncuran cek kesehatan gratis ditinjau langsung oleh Wamenag Romo HR Muhammad Syafi’i pada pada Senin, 10 Februari 2025.

    Dia mengatakan bahwa cek kesehatan gratis untuk seluruh rakyat Indonesia dan berlaku untuk seluruh masyarakat tanpa kecuali. Dia mengimbau kepada seluruh satuan kerja di kementeriannya untuk menyebar luaskan informasi mengenai cek kesehatan gratis sehingga bermanfaat buat masyarakat luas.

    “Saya mengimbau atau menginstruksikan kepada seluruh satker Kementerian Agama Republik Indonesia, baik di Provinsi, Kabupaten, Kota, Kecamatan, Kelurahan, Penyuluh Agama, Rektor, kemudian juga Kepala-Kepala Madrasa, dari mulai tingkat Alia, Sanavia, Ibtidakiyah, dan juga di tingkat PAUD, agar informasi ini bisa tersebar dengan luas sehingga tidak ada yang tidak mendapat pelayanan cek kesehatan gratis ini,” kata dia.

    Dalam selebaran catatan briefing kantor komunikasi kepresidenan yang dibagikan ketika peninjauan tersebut, dijelaskan bahwa target penerima mafaat cek kesehatan gratis lebih dari 281 juta orang warga negara. Program ini menjadi realisasi janji kampanye Presiden Prabowo bahwa pelayanan kesehatan harus diberikan tanpa membayar.

    Program pemeriksaan kesehatan gratis yang dimulai pada 10 Februari 2025 dan menjangkau pemeriksaan untuk anak usia 0-6 tahun serta masyarakat usia 18 tahun ke atas hingga lansia. Sedangkan bagi masyarakat yang berulang tahun, mereka bisa memeriksa kesehatannya mulai dari tanggal ulang tahun hingga satu bulan berikutnya.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Lewat MAGIS, Kemenag Pangkas Anggaran Rp680 Miliar untuk Pengawasan Madrasah

    Lewat MAGIS, Kemenag Pangkas Anggaran Rp680 Miliar untuk Pengawasan Madrasah

    Jakarta (beritajatim.com)- Kementerian Agama (Kemenag) terus berinovasi dalam meningkatkan daya saing madrasah dengan menghadirkan sistem pengawasan berbasis digital. Selain inovasi ternyata produk ini terbukti efektif mampu memangkas anggaran bagi pengawasan Madrasah senilai Rp680 miliar pertahunnya.

    Dalam 100 hari pertama kepemimpinan Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Wakil Menteri Agama Romo HR Muhammad Syafi’i, Kemenag memperkenalkan Madrasah Digital Supervision (MAGIS), sebuah platform inovatif yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas pengawasan madrasah secara daring.

    Dirjen Pendidikan Islam, Amin Suyitno, menjelaskan bahwa MAGIS bertujuan untuk mempercepat proses pengawasan, refleksi, serta perencanaan pendampingan bagi satuan pendidikan madrasah secara lebih sistematis. Dengan sistem ini, pengawas madrasah dapat menjalankan tugasnya secara lebih efisien dan berbasis data.

    “MAGIS memungkinkan pengawas melakukan refleksi serta menyusun rencana pendampingan dengan lebih sistematis dan mudah. Dengan penerapan teknologi ini, potensi penghematannya bisa mencapai Rp680 miliar,” ujar Amin Suyitno melansir portal resmi Kementerian Agama.

    Tak hanya bagi pengawas, kepala madrasah juga bisa menggunakan MAGIS untuk mengevaluasi dan meningkatkan sistem pengelolaan madrasah. Melalui pemanfaatan data digital, kepala madrasah dapat mengembangkan inovasi yang lebih tepat sesuai kebutuhan di lapangan.

    Sistem ini juga memberikan manfaat besar bagi para guru. Mereka dapat merefleksikan metode pengajaran, melakukan perbaikan berbasis data, serta berkonsultasi dengan pengawas secara lebih terstruktur.

    “Dengan adanya MAGIS, guru dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan lebih mudah mendapatkan bimbingan jika menghadapi kendala di kelas,” tambah Amin.

    Efisiensi dan Penghematan Anggaran

    Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa kehadiran MAGIS merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pengawasan madrasah yang lebih akuntabel dan efisien. Menurutnya, penerapan sistem digital ini mampu menghemat anggaran lebih dari Rp680 miliar per tahun.

    “Penghematan ini berasal dari pengurangan biaya fotokopi borang pengawasan yang selama ini dilakukan oleh 86.343 lembaga madrasah. Jika rata-rata kebutuhan fotokopi mencapai Rp3 juta per madrasah per tahun, total anggaran yang dapat dihemat mencapai Rp259 miliar,” jelas Thobib.

    Selain itu, MAGIS juga mengurangi kebutuhan biaya transportasi pengawas ke madrasah, yang diperkirakan mencapai Rp421 miliar per tahun. Dengan sistem digital ini, pengawasan dapat dilakukan secara daring tanpa perlu kunjungan fisik yang intensif.

    Transformasi Digital untuk Madrasah Unggul

    Thobib berharap, kehadiran MAGIS dapat mendorong transformasi digital dalam sistem pengawasan madrasah guna menciptakan pendidikan yang lebih unggul dan kompetitif. “MAGIS merupakan bentuk komitmen Kemenag dalam menghadirkan sistem pengawasan yang lebih adaptif, inovatif, dan berbasis data demi meningkatkan mutu pendidikan di madrasah di seluruh Indonesia,” tandasnya. [aje]

  • Cek Kesehatan Gratis Dimulai 10 Februari, Ini 10 Titik Pemeriksaan di Jabodetabek – Halaman all

    Cek Kesehatan Gratis Dimulai 10 Februari, Ini 10 Titik Pemeriksaan di Jabodetabek – Halaman all

    Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

    TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA –  Pemerintah akan meluncurkan Cek kesehatan Gratis (CKG) pada Senin 10 Februari 2025.

    Ada 10 titik di wilayah Jabodetabek yang disiapkan dalam peluncuran CKG ini.

    Sebelumnya juru bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) Adita Irawati menuturkan, tidak ada pelaksanaan seremoni peluncuran kegiatan tersebut yang dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.

    Prabowo, lebih memilih mode senyap atau turun langsung melihat pelaksanaan cek kesehatan gratis.

    “Yang jelas sudah disiapkan ada sekitar 10 titik untuk ditinjau. Tapi kalau dilihat pengalaman Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), kemarin Pak Presiden ini sepertinya lebih memilih untuk melakukan kunjungan senyap. Jadi tidak ada seremoni, seperti juga himbauan beliau kan, tidak ada seremoni,” kata dia saat ditemui awak media di kantor Kemenkes Jakarta, Jumat (7/2/2025).

    Adita Irawati (Kolase Tribunnews/Wartakota)

    10 titik pemeriksaan kesehata gratis di Jabodetabek

    Berikut informasi titik lokasi peluncuran Cek Kesehatan Gratis yang terungkap dari undangan resmi yang diterima redaksi Tribunnews.com:

    1. Di Puskesmas Jatimulya, Bekasi

    2. Puskesmas Ciater, Tangerang Selatan yang dihadiri Menko PM Muhaimin Iskandar

    3. Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi akan Kunjungan ke Puskesmas Kecamatan Pulo Gadung

    4. Puskesmas yang dihadiri Wamendikti Saintek Stella Christie dan Tenaga Ahli Utama Tb Arie

    5. Puskesmas Tanah Abang yang Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Juru bicara PCO Adita Irawati, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Maria Endang Sumiwi.

    6. Puskesmas Wanakerta, Karawang yang dihadiri Kepala PCO Hasan Nasbi dan Tenaga Ahli Utama Albert Tarigan

    7. Puskesmas Tebet yang dihadiri Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi dan Deputi I PCO Isra Ramli

    8. Puskesmas Cilincing, Jakarta Utara yang dihadiri oleh Wakil Menteri Perindustrian Faishol Riza dan Juru Bicara PCO Hariqo Wibawa Satria

    9. Puskesmas Pasar Minggu pejabat yang hadir Romo HR Muhammad Syafi’i, Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Hariqo Wibawa Satria, Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan dan Aji Muhawarman, Kepala Biro Komunikasi & Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI.

    10. Puskesmas Cengkareng dihadiri oleh Menteri Kehutanan dan Dirjen Farmalkes Lucia Rizka Andalusia

    Kegiatan peluncuran serentak dilaksanakan pada pukul 09.30 WIB.

    Tentang cek kesehatan gratis, lokasi dan sasaran 

    ILUSTRASI PERIKSA GRATIS -Ilustrasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dibuat menggunakan AI pada Sabtu (1/2/2025). Kementerian Sosial akan mengerahkan 120.767 pilar sosial atau pendamping sosial untuk menyosialisasikan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) mulai awal Februari 2025. (Tribunnews.com / Ilustrasi AI)

    Cek kesehatan gratis ini dapat dimanfaatkan masyarakat kapan saja? 
     

    Pertama, PKG saat ulang tahun yang akan dimulai 10 Februari diperuntukkan bagi mereka yang berusia 0-6 tahun dan 18 tahun ke atas. 

    Pemeriksaan ini bisa dilakukan di puskesmas dan klinik.

    Kedua, PKG sekolah dimulai Juli 2025 untuk mereka yang berusia 7-17 tahun. PKG sekolah ini akan dilakukan saat tahun ajaran baru di sekolah.

    Ketiga, PKG khusus diperuntukkan bagi ibu hamil dan balita di puskesmas dan posyandu.

     

  • Hadiri Perayaan Imlek, Menag: Pemimpin yang Lurus Tidak Salahgunakan Kekuasaan – Page 3

    Hadiri Perayaan Imlek, Menag: Pemimpin yang Lurus Tidak Salahgunakan Kekuasaan – Page 3

    Apa yang disampaikan olehnya itu, berdasarkan penekanan dari Prabowo Subianto yang merupakan presiden atau kepala negara.

    “Inilah yang selalu ditekankan Bapak Presiden kita, Bapak Prabowo, dalam berbagai macam kesempatan,” ungkapnya.

    Pada kesempatan itu, Nasaruddin menegaskan, untuk memimpin bangsa yang kaya akan keberagaman, dan segala aspek ini diperlukan pemimpin yang lurus dalam ucapan dan perilakunya.

    “Tema imlek ini sangat relevan dengan upaya kita membangun bangsa Indonesia yang lebih baik, lebih maju, dan modern. Dalam konteks Indonesia, seorang pemimpin yang lurus adalah pemimpin yang memiliki integritas, kejujuran, dan komitmen terhadap keadilan serta kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

    “Sejarah bangsa Indonesia menunjukkan bahwa keberhasilan kita menjaga persatuan di dalam keberagaman sangat dipengaruhi oleh keteladanan pemimpin yang memprioritaskan kepentingan rakyat di atas segala-galanya,” pungkasnya.

     

    Reporter: Nur Habibie

    Sumber: Merdeka.com

  • Muslimat NU Gelar Kongres XVIII Hari Ini, Prabowo-Gibran Dijadwalkan Hadir – Page 3

    Muslimat NU Gelar Kongres XVIII Hari Ini, Prabowo-Gibran Dijadwalkan Hadir – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan hadir dan membuka Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Jatim Expo Surabaya, Jawa Timur, hari ini, Senin (10/2/2025).

    “Bapak Presiden RI bersama Bapak Wapres terkonfirmasi insyaallah akan hadir. Selain itu juga hadir Rois Aam Syuriyah PBNU serta Ketua Umum PBNU Kiai Yahya Cholil Staquf juga direncanakan hadir,” kata Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa saat konferensi pers di Surabaya, Minggu (9/2/2025).

    Sejumlah menteri juga akan hadir dan memberikan materi dalam pleno kongres, seperti Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Kesehatan, Menteri Agama, Badan Gizi Nasional, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Menteri Sosial dan juga Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

    “Sejumlah menteri yang hadir dan memberikan materi itu karena memang selama ini Muslimat NU bermitra kuat dengan kementerian terkait, sehingga mereka insyaallah akan hadir memberikan materi dalam pleno kongres,” ujarnya.

    Total, akan ada lebih 7.000 warga Muslimat NU yang hadir dalam acara pembukaan tersebut. Peserta resmi sejumlah 3.025 orang. Mereka datang dari berbagai penjuru daerah di Indonesia, termasuk 10 pengurus cabang istimewa Muslimat NU yang ada di luar negeri.

    Dalam kongres ini, katanya, Muslimat NU akan meluncurkan tiga program nasional, yakni Mustika Mesem (Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem), Mustika Darling (Muslimat Cantik Sadar Lingkungan), dan Mustika Segar (Muslimat Cantik Sehat dan Bugar).

    Sebanyak tiga program ini sudah dilaksanakan di sejumlah daerah, seperti program Mustika Mesem program rantangan berisi makanan lengkap, antara lain nasi, sayuran, dan lauk-pauk dari Muslimat NU untuk diberikan kepada masyarakat yang terdaftar sebagai miskin ekstrem.

    Program Mustika Darling mengedukasi masyarakat agar setiap kegiatan Muslimat NU seperti pengajian tidak meninggalkan sampah. Kegiatan ini bahkan diharapkan diikuti dengan program cinta lingkungan seperti penggagasan bank sampah.

    “Untuk Mustika Segar adalah program senam yang setiap gerakannya disesuaikan untuk usia lanjut, karena anggota Muslimat NU ini kan jamaahnya mayoritas sudah tidak muda,” kata Khofifah.

    Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan di sekitar Jatim Expo lantaran kegiatan pembukaan pada Senin (10/2) Kongres XVIII Muslimat NU akan berbarengan dengan jam pulang kantor sehingga diprediksi kuat akan menimbulkan kepadatan jalan.

     

  • Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Dijadwalkan Hadiri Kongres XVIII Muslimat NU di Surabaya

    Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Dijadwalkan Hadiri Kongres XVIII Muslimat NU di Surabaya

    Surabaya, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan hadir dalam pembukaan Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung di Jatim Expo, Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (10/2/2025).

    “Insyaallah bapak presiden bersama bapak wakil presiden akan hadir dalam acara ini. Selain itu, Rois Aam Syuriyah PBNU serta Ketua Umum PBNU Kiai Yahya Cholil Staquf juga dijadwalkan turut serta,” ujar Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, dalam konferensi pers di Surabaya, Minggu (9/2/2025) dikutip dari Antara.

    Sejumlah menteri turut dijadwalkan memberikan materi dalam pleno kongres muslimat NU, di antaranya menteri pendidikan dasar dan menengah, menteri kesehatan, menteri agama, kepala Badan Gizi Nasional, menteri desa dan pembangunan daerah tertinggal, menteri sosial, serta menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (PPPA).

    “Para menteri ini hadir karena Muslimat NU telah lama menjalin kemitraan dengan berbagai kementerian, sehingga mereka akan menyampaikan materi dalam pleno kongres,” tambahnya.

    Acara pembukaan Kongres XVIII Muslimat NU diperkirakan akan dihadiri lebih dari 7.000 peserta. Sebanyak 3.025 peserta resmi yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk 10 pengurus cabang istimewa Muslimat NU di luar negeri.

  • BPKH Tunggu Kemenag dan DPR soal Usulan Kenaikan Setoran Awal Dana Haji

    BPKH Tunggu Kemenag dan DPR soal Usulan Kenaikan Setoran Awal Dana Haji

    JAKARTA – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menunggu pembahasan lebih lanjut dari Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR RI soal usulan kenaikan setoran awal dana haji.

    Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara BPKH dan Komisi VIII DPR RI, Kamis, 6 Februari, Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah mengusulkan agar setoran awal haji naik dari Rp25 juta menjadi Rp35juta.

    “Ya sebenarnya (yang menentukan) nanti dua pihak dengan kesepakatan antara Kemenag dan Komisi VIII DPR RI,” ujar Fadlul di Bandung, dikutip Antara, Sabtu, 8 Februari.

    Fadlul menjelaskan meningkatnya setoran awal dan setoran lunas bisa meningkatkan dana kelolaan, mulai dari nilai manfaat maupun virtual account yang akan diterima setiap calon peserta haji.

    Setoran awal Rp25 juta ini sudah berlaku sejak 2010, kala itu Suryadharma Ali menjabat sebagai Menteri Agama. Sejak saat itu hingga tahun 2025, tidak ada kenaikan setoran awal haji.

    “Jadi sebenarnya kalau Rp35 juta harusnya tidak jadi masalah. Karena tinggal masalahnya apakah si jamaah bayar sekarang agak lebih besar,” ujar Fadlul.

    Di sisi lain, pada musim haji 2026/2027 pembayaran haji harus dilaksanakan dua kali mengingat penyelenggaraan haji dilakukan dalam persiapan yang mepet.

    “Jadi kita bisa bayar di Januari pengeluarannya dan kita harus bayar di bulan Desember untuk tahun 2027. Hal ini akibat dua musim haji yang juga mepet,” kata Fadlul.

    Fadlul berharap pemerintah dan DPR dapat memutuskan soal usulan kenaikan setoran awal jamaah. Sebagai pihak pengelola uang jamaah, BPKH memastikan kesiapannya untuk menghasilkan dana manfaat yang lebih baik.

    “Bukan penyelenggaraan hajinya dua kali tapi pembayarannya dua kali. Karena mepet, jadi kita bisa jadi bayar di Januari pengeluarannya dan kita harus bayar di bulan Desember untuk tahun 2027,” kata dia.