Tag: Basuki Hadimuljono

  • OIKN Dapat Hibah Rp120,45 Miliar dari 7 Perusahaan AS, Ada IBM dan Motorolla

    OIKN Dapat Hibah Rp120,45 Miliar dari 7 Perusahaan AS, Ada IBM dan Motorolla

    Bisnis.com, JAKARTA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mendapat kucuran hibah dari tujuh perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) senilai US$7,6 juta atau senilai Rp120,45 miliar (Asumsi kurs: Rp15.849).

    Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Mohammed Ali Berawi, menjelaskan bahwa aliran hibah dari kerja sama dengan tujuh perusahaan teknologi AS itu bakal digunakan untuk membangun Command Center fase II di IKN.

    “Kami telah memasuki tahap awal pembangunan PoC [proof of concept] Command Center fase II di IKN. Kami berharap, teknologi ini akan menjadi pusat percontohan teknologi smart city yang berpotensi besar dalam mendukung pengembangan teknologi di Nusantara untuk masa depan,” jelas Ali dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (3/11/2024).

    Adapun, tujuh perusahaan teknologi asal AS tersebut di antaranya Amazon Web Services, Autodesk, Cisco, Esri, IBM, Honeywell, hingga Motorola.

    Masing-masing perusahaan tersebut akan berkontribusi dengan keahliannya dalam bidang teknologi informasi untuk membangun pusat kendali yang canggih dan efisien guna memperkuat fondasi Command Center fase II yang berlokasi di Gedung Kemenko Polhukam 3 di Nusantara, baik dari sisi hardware dan software.

    Perinciannya, Amazon Web Services bakal menyediakan layanan cloud dan keamanan IT, Autodesk menangani manajemen konstruksi dan desain, Cisco mendukung infrastruktur IT dan jaringan, serta Esri berperan dalam analisis geospasial.

    Selanjutnya, IBM berfokus pada manajemen aset dan lingkungan, Honeywell menangani sistem pengawasan dan keamanan, sementara Motorola menyediakan teknologi komunikasi dan jaringan yang andal.

    Lebih lanjut, kolaborasi ini dipastikan bakal menghadirkan infrastruktur dan keamanaan PoC Comand Center dan bakal menciptakan ekosistem yang mutakhir dan berkelanjutan.

    Untuk diketahui, perjanjian hibah tersebut merupakan langkah konkret yang melanjutkan grant agreement antara Otorita IKN, yang sebelumnya ditandatangani oleh Plt. Kepala Otorita IKN, Mochamad Basuki Hadimuljono, dan United States Trade and Development Agency (USTDA), yang diwakili oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Kamala Shirin Lakhdhir pada September 2024.

  • Otorita IKN Dapat Hibah Rp120,45 Miliar dari 7 Perusahaan AS, Buat Apa?

    Otorita IKN Dapat Hibah Rp120,45 Miliar dari 7 Perusahaan AS, Buat Apa?

    Bisnis.com, JAKARTA – Badan Otorita IKN (OIKN) mendapat kucuran hibah dari tujuh perusahaan teknologi terkemuka asal Amerika Serikat (AS) senilai US$7,6 juta atau senilai Rp120,45 miliar (Asumsi kurs: Rp15.849). 

    Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Mohammed Ali Berawi, menjelaskan bahwa aliran hibah dari kerja sama dengan tujuh perusahaan teknologi AS itu bakal digunakan untuk membangun Command Center fase II di IKN. 

    “Kami telah memasuki tahap awal pembangunan PoC [proof of concept] Command Center fase II di IKN. Kami berharap, teknologi ini akan menjadi pusat percontohan teknologi smart city yang berpotensi besar dalam mendukung pengembangan teknologi di Nusantara untuk masa depan,” kata Ali dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (3/11/2024). 

    Adapun, tujuh perusahaan teknologi asal AS tersebut di antaranya Amazon Web Services, Autodesk, Cisco, Esri, IBM, Honeywell, hingga Motorola.

    Masing-masing perusahaan tersebut akan berkontribusi dengan keahliannya dalam bidang teknologi informasi untuk membangun pusat kendali yang canggih dan efisien guna memperkuat fondasi Command Center fase II yang berlokasi di Gedung Kemenko Polhukam 3 di Nusantara, baik dari sisi hardware dan software.

    Perinciannya, Amazon Web Services bakal menyediakan layanan cloud dan keamanan IT, Autodesk menangani manajemen konstruksi dan desain, Cisco mendukung infrastruktur IT dan jaringan, serta Esri berperan dalam analisis geospasial. 

    Selanjutnya, IBM berfokus pada manajemen aset dan lingkungan, Honeywell menangani sistem pengawasan dan keamanan, sementara Motorola menyediakan teknologi komunikasi dan jaringan yang andal. 

    Lebih lanjut, kolaborasi ini dipastikan bakal menghadirkan infrastruktur dan keamanaan PoC Comand Center dan bakal menciptakan ekosistem yang mutakhir dan berkelanjutan.

    Untuk diketahui, perjanjian hibah tersebut merupakan langkah konkret yang melanjutkan grant agreement antara Otorita IKN, yang sebelumnya ditandatangani oleh Plt. Kepala Otorita IKN, Mochamad Basuki Hadimuljono, dan United States Trade and Development Agency (USTDA), yang diwakili oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Kamala Shirin Lakhdhir pada September 2024 lalu.

  • Penunjukan Basuki sebagai Kepala Otorita IKN Masih Dikonsultasikan dengan DPR

    Penunjukan Basuki sebagai Kepala Otorita IKN Masih Dikonsultasikan dengan DPR

    Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut bahwa pemerintah masih akan meminta pendapat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait penunjukan Basuki Hadimuljono sebagai kepala Otorita Ibu Kota Negara (OIKN) Nusantara.

    Prasetyo mengatakan, Basuki belum dilantik sebagai kepala OIKN lantaran penunjukannya harus dikomunikasikan terlebih dahulu dengan DPR sesuai dengan mekanisme yang ada.

    “Belum [dilantik], kan begini sedang dikonsultasikan juga semua dengan DPR karena kan mekanismenya harus seperti itu,” kata Prasetyo saat ditemui di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Sabtu (2/11/2024).

    Sebelumnya, Prasetyo mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto menunjuk Basuki Hadimuljono untuk mengisi jabatan kepala OIKN. Dia menekankan bahwa mantan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu bakal kembali melanjutkan pembangunan ibu kota baru yang terletak di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur itu.

    Hal ini disampaikannya usai melaksanakan Retreat Kabinet Merah Putih bersama dengan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di kompleks Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, Minggu (27/10/2024).

    “Sudah, sudah. Pak Basuki diminta melanjutkan lagi,” ucapnya kepada wartawan.

    Sementara itu, dia mengatakan bahwa untuk posisi Wakil Kepala OIKN masih belum ada nama yang akan mengisi bangku tersebut.

    Dia mengatakan bahwa pemerintahan Prabowo berkomitmen untuk terus melanjutkan pembangunan IKN sampai siap dipergunakan.

    “Sudah disampaikan [target] 3—4 tahun, itu adalah target beliau yang harus selesai semua infrastruktur supaya bisa dipergunakan baik oleh eksekutif, yudikatif,” pungkas Prasetyo.

  • Kapan Basuki Dilantik Jadi Kepala Otorita IKN? Mensesneg Bilang Gini

    Kapan Basuki Dilantik Jadi Kepala Otorita IKN? Mensesneg Bilang Gini

    Jakarta

    Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi buka-bukaan soal nasib pelantikan Eks Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Sebelumnya, Prasetyo sudah pernah memastikan bahwa Presiden Prabowo setuju Basuki jadi Kepala Otorita.

    Prasetyo mengatakan sampai saat ini pelantikan Basuki jadi Kepala Otorita masih dalam tahap konsultasi dengan DPR terlebih dahulu. Sebagai informasi, urusan Otorita IKN sendiri bermitra dengan Komisi II DPR.

    “Belum, belum. Kan begini sedang dikonsultasikan juga semua dengan DPR karena kan mekanismenya harus seperti itu,” beber Prasetyo ditemui usai deklarasi GSN di Indonesia Arena Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (2/11/2024).

    “Tunggu dulu lah, segera itu pokoknya,” tambahnya menegaskan.

    Presiden Prabowo Subianto sendiri memang sudah resmi menunjuk mantan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sebagai Kepala Otorita IKN. Informasi itu terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi II dengan jajaran Otorita IKN.

    Saat memulai rapat, Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda selaku pemimpin rapat mengatakan, DPR telah menerima surat presiden terkait penunjukan Basuki Hadimuljono sebagai Kepala Otorita IKN.

    “Perlu saya sampaikan di awal, surat presiden terkait dengan penunjukan Pak Basuki Hadimuljono telah sampai ke pimpinan DPR RI. Namun sampai dengan hari ini kita semua masih menunggu disposisi pimpinan, karena itu Otorita IKN belum memiliki kepala yang definitif,” katanya di Komisi II DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2024) yang lalu.

    (hal/fdl)

  • OIKN dan 7 perusahaan AS kerja sama kembangkan konsep Command Center

    OIKN dan 7 perusahaan AS kerja sama kembangkan konsep Command Center

    teknologi ini menjadi pusat percontohan teknologi smart city yang berpotensi besar mendukung pengembangan teknologi di NusantaraJakarta (ANTARA) – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dan tujuh perusahaan teknologi Amerika (AS) menjalin kerja sama pengembangan konsep Command Center Fase II di Nusantara, Kalimantan Timur.

    Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Prof. Mohammed Ali Berawi, mengungkapkan optimisme atas dukungan dari Pemerintah Amerika Serikat.

    “Kami telah memasuki tahap awal pembangunan PoC Command Center_ fase II di IKN. Kami berharap teknologi ini akan menjadi pusat percontohan teknologi smart city yang berpotensi besar dalam mendukung pengembangan teknologi di Nusantara untuk masa depan,” ujar Ali di Jakarta, Sabtu.

    OIKN resmi menjalin kerja sama dengan tujuh perusahaan teknologi terkemuka asal Amerika Serikat untuk membangun Command Center fase II di IKN.

    Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian implementasi Proof of Concept (PoC) senilai 7,6 juta dolar AS.

    Perjanjian ini ditandatangani oleh Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Prof. Mohammed Ali Berawi dan CEO Meta Mind Global Corporation (MMGC), Vishal Currie yang mewakili tujuh perusahaan teknologi asal Amerika Serikat di Jakarta.

    Baca juga: OIKN tegaskan kunjungan masyarakat umum ke IKN tidak dipungut biaya

    Baca juga: Investasi asing masuk tunjukkan kepercayaan pada potensi IKN

    Perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam proyek ini antara lain Amazon Web Services, Autodesk, Cisco, Esri, IBM, Honeywell dan Motorola.

    Masing-masing perusahaan akan berkontribusi dengan keahliannya dalam bidang teknologi informasi untuk membangun pusat kendali yang canggih dan efisien yang akan memperkuat fondasi Command Center fase II yang berlokasi di Gedung Kemenko Polhukam 3 di Nusantara, baik dari sisi perangkat keras dan perangkat lunak.

    Amazon Web Services menyediakan layanan cloud dan keamanan IT, Autodesk menangani manajemen konstruksi dan desain, Cisco mendukung infrastruktur IT dan jaringan, serta Esri berperan dalam analisis geospasial.

    Selanjutnya, IBM berfokus pada manajemen aset dan lingkungan, Honeywell menangani sistem pengawasan dan keamanan, sementara Motorola menyediakan teknologi komunikasi dan jaringan yang andal.

    Kolaborasi ini memastikan bahwa setiap aspek dari infrastruktur dan keamanan PoC Command Center yang akan dibangun di Nusantara memiliki standar infrastruktur terbaik sehingga menciptakan ekosistem yang mutakhir dan berkelanjutan.

    Perjanjian ini merupakan langkah konkret yang melanjutkan grant agreement antara Otorita IKN, yang sebelumnya ditandatangani oleh Plt Kepala Otorita IKN, Mochamad Basuki Hadimuljono, dan United States Trade and Development Agency (USTDA), yang diwakili oleh Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Kamala Shirin Lakhdhir, pada 20 September 2024.

    Baca juga: OIKN mengundang partisipasi internasional untuk berkolaborasi di IKN

    Baca juga: Sebanyak 101 persil lahan investasi KIPP Nusantara ditawarkan ke UMKM

    Pewarta: Aji Cakti
    Editor: Agus Salim
    Copyright © ANTARA 2024

  • Cerita AHY Sering Diajak Basuki Turun Bareng ke Proyek Infrastruktur

    Cerita AHY Sering Diajak Basuki Turun Bareng ke Proyek Infrastruktur

    Jakarta

    Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhyono (AHY) bercerita soal kedekatan dirinya dengan eks Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Dia sering diajak Basuki turun ke proyek saat masih menjabat sebagai Menteri ATR/Kepala BPN.

    Cerita ini dibagikan AHY lewat Instagram pribadinya, @agusyudhyono, Kamis (31/10/2024). Meski cuma jadi menteri selama 8 bulan di Kabinet Indonesia Maju, kala itu AHY bilang sangat sering sekali diajak Basuki turun ke lapangan.

    “Meskipun hanya delapan bulan sebagai Menteri pada periode sebelumnya, saya cukup sering diajak Pak Bas terjun ke lapangan,” cerita AHY.

    Dia memaparkan dirinya sudah diajak Basuki untuk melakukan peresmian bendungan Lolak, peresmian berbagai jalan Inpres, ruas tol Pekanbaru-Padang, camping di IKN, meninjau embung MBH, juga berbagai rapat bersama anggota kabinet lainnya.

    Seperti diketahui, AHY baru saja bertemu dengan Basuki kemarin. Dalam unggahannya itu, AHY juga memanjatkan doa agar Basuki bisa sukses dan sehat dalam mengabdi di jabatan berikutnya.

    “Terima kasih Pak Bas atas waktu dan ceritanya! Sehat dan sukses selalu dalam pengabdian berikutnya,” sebut AHY.

    Lihat Video: AHY Mau Benahi Regulasi Bus Pariwisata: Keselamatan di Atas Segalanya

    (hal/kil)

  • Apresiasi Indonesia Bela Palestina, Grand Syekh Al Azhar Serukan Kerukunan Umat

    Apresiasi Indonesia Bela Palestina, Grand Syekh Al Azhar Serukan Kerukunan Umat

    Jakarta, Gatra.com- Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Ahmed Prof. Dr. Syekh Ahmad Muhammad Ahmad Ath-Thayyeb memberikan kuliah umum di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta. Grand Syekh yang juga Ketua Majelis Hukama Muslimin (MHM) mengapresiasi langkah Indonesia membela Palestina dan menyerukan kerukunan umat beragama.

    Grand Syekh Al Azhar Ahmed Al Tayeb melakukan kunjungan kali ketiga ke Indonesia. Imam Akbar tiba sejak 8 Juli dan dijadwalkan akan berada di Indonesia hingga 11 Juli 2024.

    Sebelum memberi kuliah umum di UIN, Grand Syekh diterima Presiden RI Joko Widodo. Keduanya juga mendiskusikan penyelesaian konflik di Gaza-Palestina. Grand Syekh mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia atas perjuangannya untuk membela saudara-saudara kita di Gaza Palestina dengan memperjuangkan gencatan senjata dan menyampaikan bantuan-bantuan kemanusiaan.

    Grand Syekh dalam kuliah umumnya menyeru pentingnya persatuan dan tidak tertipu dengan propaganda yang ingin memecah belah umat Islam dengan berbagai cara. Grand Syekh mengingatkan umat Islam untuk tidak menjadi umat yang inferior. “Umat Islam adalah umat besar yang telah berkontribusi besar terhadap peradaban dunia,” papar Prof. Ath-Thayyeb di Ciputat, Selasa (9/7/2024).

    Tampak hadir mantan Menag Prof Dr M Quraish Shihab, MA, Sekjen Kemenag M Ali Ramdhani beserta pejabat Eselon I dan II Kemenag, serta Rektor UIN Jakarta, Prof Asep Saufuddin Jahar, Ph.D. Acara ini juga dihadiri ribuan pengunjung yang memadati Auditorium Harun Nasution UIN Jakarta. Selain jajaran pejabat Eselon I dan II Kemenag bersama civitas academica UIN Jakarta, hadir juga para Rektor PTKN, alumni Al Azhar, serta mahasiswa.

    Menurut Grand Syekh, perpecahan itu sering lahir dari lisan dan pena para dai yang tidak memahami prioritas dan fiqih ikhtilaf (perbedaan). “Mereka yang sibuk dengan perkara-perkara khilafiyah tapi lupa dengan isu-isu keumatan yang utama seperti isu Palestina, isu kemiskinan, dekadensi moral dan lain sebagainya,” ungkap Prof. Ath-Thayyeb.

    Grand Syekh menyatakan bahwa umat harus diingatkan agar terhindar dari orientasi baru yang menolak ajaran empat mazhab. “Di mana mereka membuat fiqih baru, di mana mereka mudah menyalahkan dan bahkan mengkafirkan yang tidak sependapat dengan mereka,” tutur Syekh.

    Untuk menekankan hal ini, Grand Syekh, mengutip Hadis Nabi Muhammad SAW riwayat Al-Bukhari yang menjelaskan bahwa apabila seseorang memiliki tiga kriteria ini maka dia adalah muslim dan tidak boleh dikafirkan. “Yaitu, pertama yang salat sama seperti kita salat kita, kedua yang menghadap kiblat kita, dan ketiga yang makan sembelihan kita,” ungkap Prof. Ath-Thayyeb.

    Grand Syekh menyeru umat Islam untuk menjaga kerukunan umat beragama, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi dan para sahabat di mana mereka menghormati keyakinan agama lain. “Menghormati tidak sama dengan meyakini. Yang kita lakukan adalah menghormati meskipun tetap keyakinan itu masing-masing,” kata Prof. Ath-Thayyeb.

    Grand Syekh menuturkan bahwa umat Islam saat ini harus bergerak untuk beramal, bukan hanya pintar berbicara tetapi mengamalkannya. “Seribu khutbah tidak akan menyelesaikan masalah tapi satu aksi bisa menyelesaikan seribu masalah,” turur Prof. Ath-Thayyeb.

    Moderasi Beragama

    Alumni Al-Azhar dan mantan Rektor UIN Jakarta Prof M Quraish Shihab berbicara tentang moderasi beragama. Menurutnya, manifestasi nilai moderasi beragama di Indonesia bisa dilihat dari bentuk negara Indonesia.

    “Indonesia tidak berbentuk negara sekuler dan juga tidak berbentuk negara agama, tapi negara Pancasila yang sila pertamanya adalah tauhid,” papar Prof. Quraish.

    Menurut Prof Quraish, manifestasi yang kedua adalah kelapangan dada para founding father yang Muslim dan para ulama ketika itu, saat penetapan sila-sila dari Pancasila di awal kemerdekaan. “Di mana mereka rela untuk menghapus kata kewajiban menerapkan syariat Islam demi menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia yang plural dan majemuk,” ujar Guru Besar Ilmu Tafsir tersebut.

    Prof Quraish mengutarakan bahwa untuk bersikap moderat dibutuhkan ilmu. Menurutnya, ada tiga hal yang berbeda yang sering dianggap sama. Pertama agama, kedua ilmu agama, dan ketiga beragama.

    “Agama sudah sempurna. Ilmu agama terus berkembang dan terjadi perbedaan antara ilmu yang diketahui oleh ulama satu ulama dengan ulama yang lainnya. Beragama butuh ilmu, agar cara kita beragama benar sesuai dengan ilmu, maka kiblat ilmu yang benar itu sudah ada yaitu Al-Azhar,” ungkapnya.

    Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, mengatakan bahwa UIN Jakarta memiliki hubungan yang erat dengan Al-Azhar As-Syarif. Ini ditandai dengan berdirinya Fakultas Dirasat Islamiyah, di mana di fakultas ini menggunakan kurikulum yang digunakan oleh Al-Azhar As-Syarif.

    “Hampir seluruh dosennya adalah alumni Al-Azhar,” kata Rektor.

    Menurut Rektor, hubungan erat inilah yang menguatkan nilai moderasi di UIN Jakarta. Sehingga, UIN Jakarta menjadi salah satu pusat pembelajaran Islam yang moderat di Indonesia. “Sebagaimana Al-Azhar menjadi pusat pembelajaran Islam yang moderat di dunia,” ungkap Prof Asep.

    Rektor berharap UIN Jakarta terus belajar dari Al-Azhar untuk dapat mengembangkan ajaran Islam yang benar yang menjadi rahmat kasih sayang bagi alam semesta.

    Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Yuli Yasin, mengatakan bahwa Kuliah Umum Grand Syekh Al-Azhar dihadiri seribu lima ratusan orang baik dari civitas akademika UIN Jakarta, 73 Rektor Perguruan Tinggi, Pimpinan Ormas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Lintas Agama, Para Dubes, dan alumni Universitas Al-Azhar Kairo Mesir.

    16

  • Terima Warisan Anggaran, Menteri PU Target Realisasi Penyerapan 94% – Page 3

    Terima Warisan Anggaran, Menteri PU Target Realisasi Penyerapan 94% – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo optimistis capai realisasi anggaran 94 persen di Desember 2024. Dody Hanggodo menghabiskan anggaran warisan dari pemerintah sebelumnya di masa kepeminpinan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.

    Adapun pada tahun anggaran 2024, Kementerian PUPR mengantongi pagu Rp 147,37 triliun, plus mendapat penambahan Rp 19,62 triliun. Sehingga pagu total Rp 166,99 triliun.

    Dody menyampaikan, per 25 Oktober 2024, realisasi serapan anggaran Kementerian PU mencapai 60,08 persen atau Rp 101,58 triliun, dengan capaian fisik 66,13 persen.

    “Realisasi anggaran ini lebih tinggi 10,09 persen dari realisasi Tahun Anggaran 2023 sebesar 49,99 persen. Kami optimis capaian anggaran bisa 94-96 persen di Desember 2024,” kata Dody dalam keterangan tertulis, Kamis (31/10/2024).

    Progres Lelang

    Sementara untuk progres lelang TA 2024 per 25 Oktober 2024 sudah terkontrak 2.827 paket senilai Rp 110,95 triliun, atau 97,33 persen dari total kontraktual Rp 113,99 triliun.

    Paket yang sudah terkontrak terdiri dari 1.475 paket single year contract (SYC) dan multiyears contract (MYC) baru senilai Rp 19,18 triliun, dan 1.352 paket MYC lanjutan senilai Rp 91,77 triliun.

    Lebih lanjut, Dody mengatakan, pada TA 2024 dukungan infrastruktur untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) sebesar Rp 41,95 triliun dengan progres fisik 57,8 persen.

    “Rincian dukungan di IKN meliputi infrastruktur sumber daya air Rp 1,45 triliun, jalan dan jembatan Rp 19,2 triliun, infrastruktur permukiman Rp 12,93 triliun, dan perumahan Rp 8,37 triliun,” terangnya.

     

  • Punya Fasilitas Lengkap, Pegadaian Dukung Peningkatan Inovasi dan Kreativitas Mahasiswa Melalui TGCL

    Punya Fasilitas Lengkap, Pegadaian Dukung Peningkatan Inovasi dan Kreativitas Mahasiswa Melalui TGCL

    Kupang, Beritasatu.com – PT Pegadaian terus menunjukkan dukungannya terhadap perkembangan kreativitas dan inovasi generasi muda. Salah satunya dengan menghadirkan The Gade Creative Lounge (TGCL) di berbagai Universitas terkemuka di Indonesia.

    The Gade Creative Lounge merupakan fasilitas modern yang dirancang untuk memberikan ruang kepada mahasiswa agar dapat berkolaborasi, berinovasi, dan mengembangkan ide-ide kreatif. Fasilitas ini dilengkapi dengan ruang meeting, stage center, area disabilitas, ruang komputer dan juga teknologi mutakhir seperti smart tv hingga sound system. Lounge ini diharapkan menjadi pusat aktivitas kreatif dan wirausaha mahasiswa.

    Hadirnya TGCL merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan Pegadaian untuk mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan nomor 4, yaitu Pendidikan Berkualitas. Hingga kini, terhitung sebanyak 20 lokasi Universitas yang telah menjadikan TGCL sebagai wadah ekosistem inovatif di lingkungan akademis.

    Salah satunya Universitas Nusa Cendana atau yang kerap disebut UNDANA. Pegadaian telah membuka TGCL di Universitas terkemuka di Kupang tersebut, yang diresmikan oleh Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, dan Rektor Universitas Nusa Cendana, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc., pada Jumat (18/10/2024).

    Dalam sambutannya, Damar Latri Setiawan menyampaikan bahwa The Gade Creative Lounge adalah bentuk nyata dari tanggung jawab sosial PT Pegadaian dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan menciptakan ekosistem inovasi bagi generasi muda.

    “Melalui The Gade Creative Lounge, kami ingin membekali mahasiswa dengan ruang dan fasilitas yang dapat menginspirasi mereka untuk berpikir kreatif, berani mengambil risiko, dan memulai perjalanan wirausaha sejak dini, yang juga dapat dikembangkan dengan Program The Gade Sociopreneurship Challenge, yang merupakan program inovasi startup berbasis sosial di lingkungan mahasiswa,” ujar Damar.

    Sementara itu, Rektor Universitas Nusa Cendana, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada PT Pegadaian atas kontribusi luar biasa ini.

    “Kami sangat berterima kasih kepada Pegadaian. Kami di Kupang, adalah kota dan masyarakat yang akan selalu memberikan lebih. Kehadiran The Gade Creative Lounge akan membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa kami untuk meraih prestasi. Kami berharap, fasilitas ini dapat digunakan secara maksimal untuk menciptakan ide-ide kreatif yang membawa perubahan positif bagi masyarakat,” tuturnya.

    Fasilitas ini hadir sebagai bentuk dukungan bagi mahasiswa untuk menyiapkan diri mereka menghadapi tantangan era digital dan globalisasi. Dengan The Gade Creative Lounge, PT Pegadaian berharap dapat terus menjadi mitra strategis bagi universitas-universitas di Indonesia dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mendorong inovasi dan kreativitas.

    “Kami percaya bahwa generasi muda adalah motor penggerak perubahan. Dengan memfasilitasi ruang bagi mereka untuk berkarya, kami berharap mereka dapat berkontribusi lebih besar bagi masa depan bangsa,” tutup Damar.

  • Pamit di hari terakhir menjabat, tangis Menteri PUPR pecah

    Pamit di hari terakhir menjabat, tangis Menteri PUPR pecah

    Ini rumah saya, bukan kantorJakarta (ANTARA) – Tangis Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono pecah saat berpamitan dengan para jajaran Kementerian PUPR di hari terakhir jabatannya pada Jumat (18/10).

    Di hadapan wartawan, Basuki menyampaikan bahwa Kementerian PUPR adalah rumah baginya.

    “Ini rumah saya, bukan kantor,” ujarnya di Jakarta, Jumat.

    Saat berpamitan, Basuki bersalaman bahkan memeluk sejumlah pejabat eselon 1 dan pegawai pria Kementerian PUPR sambil meneteskan air mata.

    Saat memasuki mobil pun, Basuki masih sempat menangis sebelum meninggalkan Kementerian PUPR.

    Kepergian Basuki dari Kementerian PUPR diiringi ucapan “We Love You” dari pegawai dan pejabat eselon 1 Kementerian PUPR.

    Menteri PUPR Basuki Hadimuljono telah mengabdi di Kementerian PUPR selama 45 tahun.

    Selama berkarir di Kementerian PUPR, Basuki juga pernah mengemban tugas-tugas khusus nasional seperti Ketua Kelompok Kerja SDA Rehabilitasi Pasca Tsunami Aceh (2004 – 2005).

    Kemudian Anggota Tim Nasional Penanggulangan Kerawanan Pangan Yahukimo – Papua (2006), Ketua Tim Nasional Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (2006 – 2007), dan Penanggung Jawab Infrastruktur Asian Games 2018 (2015 – 2018).

    Sebelum menjabat sebagai Menteri PUPR, Basuki juga pernah mengemban sejumlah jabatan seperti Direktur Jenderal Sumber Daya Air (2003-2005), hingga Direktur Jenderal Penataan Ruang (2013-2014).

    Basuki telah menjabat sebagai Menteri PUPR selama 10 tahun di era pemerintahan Presiden Joko Widodo.

    Sebagai informasi, pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto dan wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka akan dilantik pada Minggu 20 Oktober 2024.

    Kementerian pada kabinet pemerintahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka bakal berjumlah sekitar 44-46 kementerian, naik dari yang sebelumnya berjumlah 34 kementerian pada pemerintahan Presiden Joko Widodo.

    Baca juga: Basuki yakin menteri PU yang baru familiar dengan SIDLACO
    Baca juga: Basuki berharap sebagai rakyat biasa masih bisa ke Kementerian PUPR
    Baca juga: Profil Diana Kusumastuti, calon wakil menteri dari Dirjen PUPR

    Pewarta: Aji Cakti
    Editor: Ahmad Buchori
    Copyright © ANTARA 2024