Tag: Basuki Hadimuljono

  • Mengenal Aneurisma Otak Penyakit Sunyi yang Mematikan, Dr. Joy: ‘Seperti Bom Waktu’ – Halaman all

    Mengenal Aneurisma Otak Penyakit Sunyi yang Mematikan, Dr. Joy: ‘Seperti Bom Waktu’ – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Aneurisma otak kerap dijuluki sebagai silent killer alias penyakit sunyi yang mematikan.

    Hal ini karena banyak penderitanya tidak menyadari keberadaan aneurisma hingga pembuluh darah pecah dan menyebabkan stroke pendarahan yang bisa berakibat fatal.

    Dr. dr. Mardjono Tjahjadi, Sp.BS(K), Subsp.N.Vas., PhD, FICS—dokter spesialis bedah saraf yang aktif mengedukasi masyarakat tentang penyakit ini—menekankan pentingnya deteksi dini untuk mencegah risiko besar yang mengintai.

    “Aneurisma otak itu seperti bom waktu. Kalau sudah pecah dan jadi stroke pendarahan, itu tidak baik. Lebih baik ditemukan sebelum pecah,” ujar dokter yang akrab disapa dr. Joy, usai menerima rekor MURI di Mandaya Royal Hospital Puri, Tangerang, Rabu (16/4/2025).

    Sebagai pelopor teknik Awake Brain Surgery di Indonesia—yakni operasi otak dengan pasien tetap sadar untuk memastikan fungsi otak tidak terganggu—dr. Joy menjelaskan bahwa terdapat sejumlah faktor risiko aneurisma otak.

    Ia menyebut diantaranya kebiasaan merokok, tekanan darah tinggi, konsumsi alkohol berlebihan, usia di atas 50 tahun berjenis kelamin perempuan,  riwayat keluarga dengan kondisi serupa.

    Karena itu, ia menekankan pentingnya melakukan skrining, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko.

    “Untuk screening cukup dengan MRI atau MRA. Tapi kalau mau hasil yang paling akurat, karena gold standard-nya adalah DSA, ya harus pakai DSA,” jelasnya.

    Penanganan Aneurisma Tak Selalu Harus Operasi

    Dr. Joy mengungkapkan bahwa tidak semua aneurisma otak harus langsung ditangani dengan operasi.

    Penanganan tergantung pada ukuran dan lokasi aneurisma, serta kondisi pasien.

    “Kalau aneurismanya kecil, di bawah 4 milimeter, biasanya kita observasi, wait and see, kecuali jika letaknya berbahaya,” ujarnya.

    Namun, jika aneurisma berukuran besar atau berada di lokasi yang rawan pecah, maka intervensi medis diperlukan, baik melalui operasi microsurgery maupun prosedur minimal invasif seperti coiling dengan DSA.

    “Kalau sudah pecah, ya mau tidak mau harus segera ditangani, bisa dengan operasi clipping atau coiling menggunakan DSA,” tambahnya.

    Dokter dengan Rekor MURI

    Di luar prestasi medisnya, dr. Joy juga menorehkan pencapaian membanggakan dengan tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai dokter dengan gelar Ph.D tercepat.

    Ia menyelesaikan program doktoral di University of Helsinki, Finlandia, hanya dalam 18 bulan 12 hari—pencapaian luar biasa di dunia kedokteran.

    “Saya sendiri tidak tahu awalnya. Teman yang kasih tahu ke MURI.

    Dia bilang, ‘Dok, ini dokter Joy ini yang tercepat loh Ph.D-nya.’ Saya juga kaget, surprise,” kenangnya sambil tertawa.

    Namun bagi Joy, pencapaiannya bukan hanya soal titel atau penghargaan.

    “Saya selalu punya satu prinsip: saya akan kembali ke Indonesia dengan membawa sesuatu yang berharga,” tegasnya.
    Yang dimaksud bukan semata gelar, tapi juga ilmu, inspirasi, dan kontribusi nyata bagi tanah air.

    Pesan untuk Generasi Muda

    Ketika ditanya soal pesan untuk anak muda Indonesia, dr. Joy dengan semangat menjawab:

    “Semangat, semangat, semangat! Awalnya pasti terasa berat, kayaknya nggak mungkin. Tapi kalau terus persisten, pelan-pelan akan kelihatan hasilnya. Semuanya akan indah pada waktunya.”

    Soal resep suksesnya menyelesaikan Ph.D dengan cepat, ia menjawab singkat tapi kuat:

    “Kerja keras, kerja pintar,” katanya.

    Pujian pun datang dari para senior dan guru besar kedokteran.

    Prof. DR. dr. Satyanegara, Sp.BS(K) menyebut Joy sebagai fenomena, sementara Prof. dr. Ahmad Faried, PhD., Sp.BS(K)., FICS menyebutnya simbol persistensi.

    “Ia keluar dari zona nyaman. Belajar dari dunia, kembali untuk Indonesia,” ujar Prof. Faried.
    “Dan yang paling penting, tetap jadi Joy!”

    Belajar dari Maestro Bedah Syaraf Dunia

    Dokter yang menguasai teknik bedah canggih seperti Microsurgical Clipping & Coiling, Endoscopic Endonasal Transphenoidal Surgery (EETS), hingga Digital Subtraction Angiography (DSA) ini pernah belajar langsung dari Prof. Juha Hernesniemi, maestro bedah saraf dunia dengan lebih dari 16.000 operasi otak.

    “Finlandia adalah pusatnya ilmu aneurisma. Saya harus belajar dari yang terbaik agar bisa memberikan yang terbaik untuk pasien saya di Indonesia,” ungkapnya.

    Dr. Joy juga aktif dalam penelitian dan clinical fellowship di bidang bedah mikro serta pembuluh darah otak.

    Ia menulis buku Memahami Aneurisma Otak  yang kini menjadi referensi bagi mahasiswa kedokteran dan dokter muda.

    Setelah dari Finlandia, ia melanjutkan pendidikannya ke Seoul University Hospital, Korea Selatan, untuk mendalami teknologi kateterisasi otak (DSA)—teknologi krusial dalam deteksi stroke dan aneurisma.

    Kini, ia memimpin Pusat Saraf Komprehensif di RS Mandaya Puri memiliki pusat neurologi atau saraf komprehensif dan bisa menangani penyakit saraf langka dan dilengkapi dengan teknologi mutakhir seperti Digital PET CT, MR Ingenia Ambition 10 dan Linac Elekta Versa HD.

    “Kita bisa. Kita mampu menghadirkan pengobatan otak kelas dunia di negeri sendiri,” tegasnya.

    Mandaya Royal Hospital bahkan telah meluncurkan paket pemeriksaan otak MRI & MRA seharga Rp3,8 juta, termasuk konsultasi langsung dengan dr. Joy—membuktikan bahwa layanan neurovaskular bisa dijangkau masyarakat luas.

  • Gus Iqdam Hadir di Unisma, Ribuan Jamaah Padati Pengajian Kubro dan Syawalan Penuh Berkah

    Gus Iqdam Hadir di Unisma, Ribuan Jamaah Padati Pengajian Kubro dan Syawalan Penuh Berkah

    Malang (beritajatim.com) – Universitas Islam Malang (Unisma) sukses menggelar acara Syawalan dan Pengajian Kubro bertajuk Unisma Bershalawat, Selasa malam (15/4/2025).

    Ribuan jamaah memadati Gedung Bundar Al Asy’ari dalam acara penuh hikmat ini, yang menghadirkan ulama kondang Gus Iqdam.

    Antusiasme terlihat sejak sore hari, ketika masyarakat umum, mahasiswa, dosen, hingga pimpinan kampus mulai berdatangan. Lantunan shalawat bergema dari pengeras suara, menyambut kehadiran jamaah yang ingin bersilaturahmi dan memperkuat keimanan pasca-Ramadan.

    Rektor Unisma, Prof. Drs. H. Junaidi Mistar, M.Pd., Ph.D., menyampaikan bahwa kehadiran Gus Iqdam membawa keberkahan dan semangat baru bagi civitas akademika dan masyarakat sekitar.

    “Mudah-mudahan kita tergolong orang yang cinta shalawat. Terima kasih kepada Gus Iqdam dan Majelis Ta’lim Sabilu Taubah atas kehadirannya,” ujar Rektor dalam sambutannya.

    Gus Iqdam, yang dikenal luas sebagai pendiri Majelis Sabilu Taubah, menyampaikan rasa syukurnya bisa hadir di kampus NU terbesar ini.

    “Saya sangat senang berada di Unisma. Ini anugerah dari Allah. Kampus ini bukan hanya besar secara prestasi, tapi juga penuh keberkahan,” ungkapnya disambut takbir ribuan jamaah.

    Dalam tausiyahnya, Gus Iqdam menegaskan bahwa keberkahan kampus tercermin dari niat pendirinya yang ikhlas dalam menegakkan ilmu dan agama. Ia pun mengajak seluruh jamaah memulai acara dengan dzikir, seraya mendoakan agar semua yang hadir mendapatkan keberkahan dalam hidupnya.

    “Kalau kampus dibangun dari keikhlasan para ulama, maka siapa pun yang belajar di dalamnya pasti ikut kecipratan berkah,” pesannya.

    Jamaah yang menghadiri pengajian kubro Gus Iqdam di Unisma (Foto: Humas Unisma)

    Puncak acara terjadi sekitar pukul 21.00 WIB ketika Gus Iqdam naik ke panggung, mengenakan sorban dan sarung sederhana, khas gaya dakwahnya yang santai namun menyentuh. Gedung Bundar Al Asy’ari pun bergemuruh oleh gema shalawat dan takbir.

    Sementara itu, Prof. Junaidi juga menegaskan bahwa Unisma kini telah menjadi rujukan kampus Islam kelas dunia, tanpa meninggalkan akar keislaman dan nilai-nilai pesantren.

    “Unisma sudah terakreditasi Unggul, memiliki mahasiswa dari 36 negara, dan dosen-dosen aktif di forum global. Namun nilai-nilai pesantren dan dakwah tetap kami jaga,” tegasnya.

    Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen Unisma sebagai kampus yang dekat dengan umat, menjunjung tinggi syiar Islam yang ramah, dan menjadikan pendidikan sebagai pusat peradaban berbasis nilai keagamaan.

    Dengan pengamanan ketat dari petugas kampus, mahasiswa relawan, dan Banser, acara berlangsung tertib dan lancar. Para jamaah pulang dengan hati tenang dan semangat baru, membawa pulang pesan-pesan keberkahan yang menginspirasi. [dan/aje]

  • Gejala Autisme pada Anak Perempuan Sering Terlewatkan, Ini 5 Alasannya – Halaman all

    Gejala Autisme pada Anak Perempuan Sering Terlewatkan, Ini 5 Alasannya – Halaman all

    Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Hanya karena anak perempuan bisa berbicara tidak berarti mereka tidak memiliki autism spectrum disorder (ASD).

    Anak perempuan dapat menutupi gejala ASD yang mereka alami.

    Hal ini diungkapkan oleh praktisi Doctor of Philosophy Dr. Lisa Liggins-Chambers Ph.D, dilansir dari website Psychology Today.

    Menurutnya, setidaknya ada lima Alasan mengapa gejala autisme pada anak perempuan sering terlewatkan

    1. Keterampilan Berbicara dan Berkomunikasi

    Anak perempuan dengan ASD mungkin menunjukkan gejala yang lebih samar dibandingkan anak laki-laki, sehingga kondisi mereka kurang kentara atau mudah diabaikan.

    Mereka cenderung memiliki kemampuan verbal yang lebih baik daripada anak laki-laki pada umumnya 

    anak bicara1 (net)

    Dan, dapat menggunakan bahasa untuk mengimbangi tantangan sosial. Sehingga memungkinkan mereka untuk terlibat dalam percakapan dan menavigasi situasi sosial dengan lebih efektif. 

    Hal ini dapat membuat autisme mereka tidak terlalu terlihat, karena keterampilan verbal mereka dapat menutupi gejala-gejala lainnya.

    “Sementara anak laki-laki dengan autisme sering kali memiliki minat yang lebih stereotip (misalnya, kereta api dan dinosaurus), anak perempuan mungkin memiliki minat yang lebih dapat diterima secara sosial atau sejalan dengan minat perempuan pada umumnya,” ungkap Dr Lisa dilansir, Selasa (15/5/2025). 

    Hal ini dapat membuat percakapan mereka tampak lebih umum dan kurang menunjukkan autisme.

     

    2. Perilaku Sosial

    “Dalam beberapa kasus, anak perempuan autis mungkin memahami ekspresi sosial yang lebih bernuansa, seperti aksen atau gaya berpakaian, yang menyamarkan gejala mereka,” kata Charles Rohr III, psikolog klinis berlisensi, dilansir dari website yang sama. 

    Mereka sering mengembangkan mekanisme koping, seperti meniru perilaku sosial yang mereka amati pada orang lain. 

    Ilustrasi anak bermain (Sumber: Freepik)

    Penyamaran ini dapat membuat gejala mereka kurang terlihat atau menyembunyikan kesulitan mendasar mereka dalam komunikasi dan interaksi sosial. Sehingga dapat menyebabkan kurangnya diagnosis atau kesalahan diagnosis.

    Anak perempuan sering kali lebih cenderung bersosialisasi daripada anak laki-laki.

    Mereka yang mengidap autisme mungkin mengamati dan meniru perilaku sosial teman sebayanya secara intens. 

    Peniruan ini dapat membuat mereka tampak lebih cakap bersosialisasi daripada yang sebenarnya, menutupi kesulitan mendasar mereka dalam berinteraksi sosial.

     

    3. Kesalahan diagnosis

    Anak perempuan dengan ASD sering didiagnosis dengan kondisi kesehatan mental lainnya.

    Seperti, kecemasan , bipolar , dan gangguan pemusatan perhatian /hiperaktivitas [ ADHD ]). 

    Beberapa dokter mungkin tidak sepenuhnya menyadari berbagai manifestasi autisme pada anak perempuan atau mungkin tidak menerima pelatihan yang memadai tentang cara mengenalinya.

    Secara historis, autisme telah dipelajari dan didiagnosis terutama pada anak laki-laki, yang menyebabkan bias dalam kriteria diagnostik. 

    Banyak alat diagnostik awalnya dikembangkan berdasarkan pengamatan ciri-ciri autisme pada anak laki-laki, yang mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan presentasi autisme pada anak perempuan.

     

    4. Harapan Masyarakat terhadap Perilaku

    “Ada ekspektasi budaya dan masyarakat yang luas mengenai bagaimana anak perempuan dan laki-laki ‘seharusnya’ berperilaku. 

    Anak perempuan sering diharapkan lebih cakap secara sosial dan ekspresif secara emosional, yang dapat menyembunyikan ciri-ciri autis mereka atau menyebabkan mereka dikaitkan dengan penyebab lain.

    Lebih jauh, dalam budaya patriarki di mana kepatuhan diharapkan dari anak-anak, khususnya anak perempuan.

    Anak perempuan sering diharapkan lebih ekspresif secara emosional daripada anak laki-laki, dan mereka yang mengidap autisme mungkin belajar meniru respons emosional yang tepat. 

    Hal ini dapat menyulitkan orang lain untuk mengenali tantangan mereka dalam memahami dan mengekspresikan emosi.

    Anak perempuan sering kali disosialisasikan agar lebih patuh dan mematuhi norma sosial. 

    Tekanan untuk menyesuaikan diri ini dapat menyebabkan anak perempuan penyandang autisme berusaha lebih keras untuk menyesuaikan diri, meskipun itu berarti menekan atau menyembunyikan ciri-ciri autisme mereka.

     

    5. Meminimalkan Kekhawatiran Orang Tua

    Kebanyakan orang tua tidak akan membahas kemungkinan gejala ASD dengan profesional yang bertanggung jawab atas perawatan putri mereka kecuali mereka benar-benar yakin bahwa putri mereka mungkin memiliki ASD.

     

  • Diisukan Bukan Psikolog, Novita Tandry Akui Tak Punya Surat Tanda Registrasi dan Surat Izin Praktik

    Diisukan Bukan Psikolog, Novita Tandry Akui Tak Punya Surat Tanda Registrasi dan Surat Izin Praktik

    GELORA.CO –  Novita Tandry kerap menjadi narasumber di media televisi maupun media online. Biasanya awak media menanyakan tentang isu soal kasus keluarga seperti kekerasan anak dan perempuan kepada Novita. Belakangan viral mengenai isu Novita Tandry bukan seorang psikolog dan tak memiliki izin sebagai psikolog klinis. Benarkah demikian?

    Novita Tandry beberapa kali berkomentar mengenai beberapa kasus, ia sempat bertemu juga dengan MAS, remaja 14 tahun yang diduga telah menghilangkan nyawa ayah dan neneknya di Lebak Bulus. Ia juga sempat dimintai pendapat soal kasus dokter PPDS yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap keluarga pasien.

    Dikenal sebagai psikolog, kini status pendidikan Novita Tandry dipertanyakan oleh netizen. Meski sudah malang melintang di dunia psikologi, Novita Tandry diisukan belum lulus sarjana Psikolog.

    Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia pun angkat bicara. IPK menegaskan Novita Tandry bukan anggotanya.

    “IPK Indonesia menegaskan bahwa saudari Novita Tandry bukan anggota IPK Indonesia,” jelas Ketua Umum IPK Indonesia Retno Kumolohadi.

    IPK Indonesia menegaskan Novita Tandry melakukan pendaftaran sebagai anggota IPK Indonesia pada tanggal 17 Juli 2022. IPK Indonesia melakukan verifikasi lanjutan terhadap dokumen yang dipersyaratkan sebagai kelengkapan pendaftaran anggota dengan melakukan verifikasi ijazah kepada sumber pertama (universitas). Selain itu, IPK Indonesia telah bersurat resmi kepada yang bersangkutan untuk segera menyerahkan beberapa dokumen terkait pendidikan dan praktik keprofesian sebagai persyaratan tambahan pendaftaran anggota.

    “Meskipun begitu sampai batas waktu yang ditentukan saudari novita tante tidak melengkapi dokumen yang dimaksud atas dasar hal tersebut, maka keanggotaan saudarNovita Tandry di IPK Indonesia dinyatakan batal,” jelasnya. 

    Novita Tandry membenarkan jika dirinya pernah mendaftar dan terdaftar di IPK Indonesia di tahun 2022, namun keanggotaannya dibatalkan karena ada dokumen yang belum diajukan.

    “Sudah pernah terdaftar di IPK tetapi ada dokumen yang belum saya penuhi sehingga keanggotaan saya dibatalkan dan saya lalai untuk mengeceknya,” kata Novita, Senin (14/4/2025) 

    Tercatat Novita Tandry merupakan anggota Ikatan Psikolog Klinis (IKP) DKI Jakarta dengan tanggal terdaftar 17 Juli 2022 dan status keanggotaan aktif. Namun, karena Novita belum melengkapi dokumen yang diminta untuk memperbarui keanggotaan, maka status keanggotaan tersebut batal.

    Syarat yang dimaksud IPK adalah dokumen yang terkait dengan pendidikan dan praktik keprofesian sebagai persyaratan tambahan pendaftaran anggota. Meski begitu, sampai batas waktu ditentukan (3 September 2022), Novita tidak melengkapi dokumen yang dimaksud, sehingga keanggotaan di IPK dinyatakan batal.

    “Pastikan setiap orang yang mengaku psikolog mempunyai STR (Surat Tanda Registrasi) dan SIP (Surat Izin Praktik) Psikolog Klinis yang diterbitkan oleh Pemerintah,” jelas Kerua IPK Retno Kumolohadi.

    Soal Surat Tanda Registrasi dan Surat Izin Praktik, Novita Tandry mengaku belum memilikinya.

    “Saya belum sempat urus, jadi tidak punya,” katanya.

    Novita dikenal sebagai psikolog, seorang pakar pendidikan anak, remaja dan keluarga

    Dikutip dari akun Instagramnya, ia memiliki gelar B.A. Psy, M.Sc. Psy.

    Ia juga merupakan bagian dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).

    Novita juga cukup aktif menjadi content creator dengan membagikan konten-konten seputar psikologi.

    Ia pun kerap menjadi narasumber di beberapa stasiun televisi dan podcast dengan title psikolog anak dan remaja. 

  • Bandara IKN Siap Beroperasi Secara Non-Komersial, Tunggu Pengoperasian Resmi

    Bandara IKN Siap Beroperasi Secara Non-Komersial, Tunggu Pengoperasian Resmi

    JAKARTA — Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengumumkan bahwa pembangunan fisik Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN) telah rampung. Bahkan  saat ini siap untuk difungsikan secara non-komersial.

    “Bandara IKN  setahu saya sudah jadi ya,” ujar Menhub saat ditemui awak media usai kegiatan Halal Bihalal dan Evaluasi Angkutan Lebaran 2025 di Jakarta, Sabtu  12 April.

    Menurut Dudy, bandara tersebut telah berhasil melalui uji coba pendaratan dan lepas landas. Artinya, aspek teknis telah memenuhi syarat dan kini hanya tinggal menunggu waktu untuk mulai dioperasikan.

    “Kemarin kan terakhir sudah pernah dicobakan untuk tes pendaratannya, take-off, landing-nya kan. Tinggal mau difungsikan aja sih,” jelasnya.

    Runway 3.000 Meter, Operasi Masih Terbatas

    Dudy menjelaskan bahwa Bandara IKN memiliki runway sepanjang 3.000 meter dengan lebar 45 meter, cukup untuk melayani berbagai jenis pesawat besar. Namun, ia menekankan bahwa pengoperasiannya saat ini bersifat terbatas dan belum untuk kepentingan penerbangan komersial.

    “Itu kan khusus. Sementara khusus. Kan kemarin untuk penggunaan yang sifatnya non-komersial,” ucap Menhub.

    Meski bandara telah siap digunakan, Dudy mengakui bahwa jadwal peresmian atau pengoperasian resminya masih belum ditentukan. Fokus saat ini lebih kepada memastikan kesiapan teknis dan administratif.

    “Kalau peresmian sih saya belum tahu rencananya kapan ya. Sekarang kita fokusnya untuk penyelesaian aja sih,” tambahnya.

    Koordinasi dengan OIKN

    Dalam waktu dekat, Menhub juga dijadwalkan akan bertemu dengan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, untuk membahas rencana pengoperasian bandara tersebut.

    “Memang kemarin Pak Basuki mau ketemu untuk membicarakan masalah itu. Saya mungkin dalam waktu dekat akan ketemu Pak Basuki mengenai pengoperasian Bandara IKN,” tuturnya.

    Target Komersialisasi Sebelum 2028

    Sebelumnya, Dudy menyampaikan harapannya agar Bandara IKN dapat beroperasi secara komersial sebelum target pemindahan pusat pemerintahan pada tahun 2028. Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada 1 Maret 2025.

    “Saya harapkan sih sebelum itu ya (bisa komersial). Kalau memang pindah di tahun 2028 maka diharapkan itu sudah selesai sebelum 2028,” katanya saat itu.

    Terkait perubahan nama bandara yang hingga kini masih disebut Bandara VVIP IKN sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 31 Tahun 2023, Dudy menyatakan pihaknya belum membahas lebih lanjut mengenai kemungkinan revisi regulasi.

    “Ya kita harus menyikapinya dengan melihat kepada aturannya, apakah itu memungkinkan untuk kita ubah (nama). Saya belum (membahas revisi perpres), kalau dengan saya belum. Nanti saya coba cek,” tutupnya.

    Dengan kesiapan infrastruktur dan koordinasi lintas lembaga yang terus berjalan, Bandara IKN diharapkan dapat segera memainkan peran penting dalam menunjang mobilitas di ibu kota baru serta mempercepat konektivitas nasional di masa depan.

  • Menteri Prabowo Berbondong-bondong ke Rumah Jokowi, Trenggono dan Budi Sadikin Kompak Bilang ‘Bos Saya’

    Menteri Prabowo Berbondong-bondong ke Rumah Jokowi, Trenggono dan Budi Sadikin Kompak Bilang ‘Bos Saya’

    PIKIRAN RAKYAT – Silaturahmi Lebaran di kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di Solo, Jawa Tengah, berubah menjadi sorotan publik setelah sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju dan Kabinet Prabowo-Gibran datang berturut-turut.

    Ada yang menarik dalam ajang silaturahmi tersebut, karena dua menteri secara terbuka menyebut Jokowi masih sebagai “bos” mereka, yakni Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

    Dua Menteri Keceplosan: “Bos Saya”

    Kunjungan pertama terjadi pada Jumat 11 April 2025, ketika Trenggono datang lebih awal pukul 09.31 WIB dan langsung bertemu Jokowi dalam forum tertutup. Usai pertemuan, Trenggono menyebut kedatangannya adalah untuk menjalin silaturahmi dalam suasana Idul Fitri. Namun yang mencuri perhatian adalah ucapannya soal status Jokowi.

    “Silaturahmi sama bekas bos saya, sekarang masih bos saya,” ujar Trenggono sambil tersenyum di hadapan awak media.

    Menurutnya, selama lebih dari satu jam pertemuan tersebut membahas kondisi kesehatan Jokowi dan juga diwarnai dengan sejumlah arahan dari mantan presiden yang memimpin Indonesia selama dua periode itu.

    Tak berselang lama, Menkes Budi Gunadi Sadikin tiba pukul 10.40 WIB. Dia datang bersama istrinya. Di hadapan wartawan, Budi menyampaikan niat yang sama: silaturahmi Lebaran. Namun, pernyataannya juga menjadi bahan perbincangan.

    “Ya, ini silaturahmi, karena Pak Jokowi bos saya. Saya sama Ibu mau silaturahmi, mohon maaf lahir dan batin, juga doain Pak Presiden (Jokowi) dan Ibu (Iriana) sehat,” katanya.

    Silih Berganti: Deretan Menteri dan Tokoh yang Kunjungi Jokowi

    Tidak hanya Trenggono dan Budi, sederet tokoh politik dan pejabat lainnya juga turut berkunjung ke rumah Jokowi di Jalan Kutai Utara No. 1, Kelurahan Sumber, Solo. Berikut daftar lengkapnya:

    1. Luhut Binsar Pandjaitan

    Ketua Dewan Ekonomi Nasional sekaligus mantan Menko Marves ini tiba pada Senin 31 Maret 2025 sekira pukul 11.40 WIB. Luhut menyampaikan rasa hormatnya atas kepemimpinan Jokowi selama satu dekade.

    “Saya sebagai anak buahnya Pak Jokowi selama 10 tahun, merasakan bahwa betapa banyak yang dilakukan beliau buat negeri ini,” ujar Luhut.

    2. Didit Hediprasetyo

    Putra Presiden Prabowo, Didit, datang pada Senin 31 Maret 2025 sore pukul 15.36 WIB dan membagikan momen kebersamaan dengan Jokowi-Iriana di Instagram @ragowo.hediprasetyo.

    3. Pratikno

    Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa kunjungannya lebih bersifat kekeluargaan.

    “Cerita tentang cucu-cucu. Pak Jokowi itu saksi nikah tiga putri saya,” kata Pratikno.

    4. Ahmad Luthfi

    Gubernur Jawa Tengah ini menyebut Jokowi masih memberikan arahan penting.

    “Sama beliau minta fokus, kerja untuk masyarakat, kerja untuk rakyat,” ungkap Luthfi.

    5. Budi Arie Setiadi

    Menteri Koperasi menyampaikan perkembangan program Kopdes Merah Putih yang menurut Jokowi harus dijalankan dengan hati-hati demi kepentingan masyarakat desa.

    6. Bima Arya

    Wamendagri ini mengunjungi “Wisata Jokowi” di Solo dan mengaku terkesan.

    “Ternyata benar, ada ‘Wisata Jokowi’. Warga dari berbagai daerah datang ke sini,” ujar Bima.

    7. Sri Mulyani

    Menteri Keuangan datang pada Kamis 3 April 2025 siang untuk silaturahmi selama 20 menit.

    “Silaturahmi saja,” ujarnya singkat.

    8. Basuki Hadimuljono

    Kepala Otorita IKN ini mengunjungi Jokowi menjelang maghrib. Dia menegaskan tidak ada pembicaraan mengenai proyek IKN.

    “Sudah lama saya belum pernah ketemu. Tidak ada (pembicaraan IKN),” katanya.

    9. Zulkifli Hasan

    Menko Pangan sekaligus Ketum PAN ini datang pada Rabu 9 April 2025 pukul 10.35 WIB.

    “Saya kan menterinya Bapak, banyak dibimbing. Dua tahun dipercaya beliau sama Ibu,” kata Zulhas.

    Dia juga mengaku sempat membicarakan kondisi ekonomi saat ini dengan Jokowi.

    10. Bahlil Lahadalia & Wihaji

    Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Kependudukan Wihaji mengunjungi Jokowi pada Selasa 8 April 2025 malam. Bahlil menyebut hubungannya dengan Jokowi seperti guru dan murid.

    “Ya kangen sama Bapak juga, sama Ibu. Saya kan muridnya Bapak Presiden Jokowi,” ujar Bahlil.***

     

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Bandara IKN Rampung Dibangun, Siap Masuki Tahap Operasional

    Bandara IKN Rampung Dibangun, Siap Masuki Tahap Operasional

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pembangunan fisik Bandar Udara (Bandara) di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah sepenuhnya selesai. Bandara pertama di ibu kota baru Republik Indonesia tersebut kini memasuki tahap kesiapan operasional.

    “Bandara IKN tuh setahu saya sudah jadi, ya,” ujar Dudy saat ditemui di Jakarta, Sabtu (12/4/2025).

    Ia menambahkan bahwa uji coba teknis seperti proses pendaratan dan lepas landas pesawat sudah dilakukan. Saat ini, Bandara IKN tinggal menunggu proses aktivasi dan pengoperasian secara resmi.

    “Kemarin kan terakhir sudah pernah dicobakan untuk tes pendaratannya, take-off dan landing-nya kan. Tinggal mau difungsikan saja sih,” jelasnya.

    Dalam waktu dekat, Dudy menyatakan akan bertemu dengan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, untuk membahas lebih rinci rencana pengoperasian bandara, termasuk kesiapan infrastruktur pendukung dan jadwal pemanfaatannya.

    “Memang kemarin Pak Basuki mau ketemu untuk membicarakan masalah itu. Saya mungkin dalam waktu dekat akan ketemu Pak Basuki sih mengenai pengoperasian Bandara IKN,” tambahnya.

    Meski konstruksi Bandara IKN telah rampung, Dudy mengakui bahwa jadwal peresmian dan pembukaan untuk penerbangan komersial masih belum ditentukan.

    Pada tahap awal, bandara direncanakan digunakan untuk penerbangan dinas dan logistik pemerintah.

    “Kalau peresmian sih saya belum tahu rencananya kapan. Sekarang kita fokusnya untuk penyelesaian saja,” pungkasnya terkait Bandara IKN.
     

  • Bandara IKN Rampung Dibangun, Siap Masuki Tahap Operasional

    Rampung Dibangun, Bandara IKN Akan Beroperasi

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pembangunan fisik Bandar Udara (Bandara) di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah sepenuhnya selesai. Bandara pertama di ibu kota baru Republik Indonesia tersebut kini memasuki tahap kesiapan operasional.

    “Bandara IKN tuh setahu saya sudah jadi, ya,” ujar Dudy saat ditemui di Jakarta, Sabtu (12/4/2025).

    Ia menambahkan bahwa uji coba teknis seperti proses pendaratan dan lepas landas pesawat sudah dilakukan. Saat ini, Bandara IKN tinggal menunggu proses aktivasi dan pengoperasian secara resmi.

    “Kemarin kan terakhir sudah pernah dicobakan untuk tes pendaratannya, take-off dan landing-nya kan. Tinggal mau difungsikan saja sih,” jelasnya.

    Dalam waktu dekat, Dudy menyatakan akan bertemu dengan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, untuk membahas lebih rinci rencana pengoperasian bandara, termasuk kesiapan infrastruktur pendukung dan jadwal pemanfaatannya.

    “Memang kemarin Pak Basuki mau ketemu untuk membicarakan masalah itu. Saya mungkin dalam waktu dekat akan ketemu Pak Basuki sih mengenai pengoperasian Bandara IKN,” tambahnya.

    Meski konstruksi Bandara IKN telah rampung, Dudy mengakui bahwa jadwal peresmian dan pembukaan untuk penerbangan komersial masih belum ditentukan.

    Pada tahap awal, bandara direncanakan digunakan untuk penerbangan dinas dan logistik pemerintah.

    “Kalau peresmian sih saya belum tahu rencananya kapan. Sekarang kita fokusnya untuk penyelesaian saja,” pungkasnya terkait Bandara IKN.
     

  • Menhub sebut Bandara IKN siap operasi tapi masih non-komersial

    Menhub sebut Bandara IKN siap operasi tapi masih non-komersial

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan pembangunan fisik Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN) telah rampung dan siap beroperasi secara non-komersial.

    “Bandara IKN (Ibu Kota Nusantara) tuh setahu saya udah jadi ya,” kata Menhub ditemui awak media seusai Halal Bihalal dan Evaluasi Angkutan Lebaran 2025 di Jakarta, Sabtu.

    Menhub menyatakan Bandara IKN telah berhasil diuji coba untuk proses pendaratan dan lepas landas, sehingga saat ini tinggal menunggu waktu untuk segera difungsikan secara operasional.

    “Kemarin kan terakhir sudah pernah dicobakan untuk tes pendaratannya, take-off, landingnya kan. Tinggal mau difungsikan aja sih,” ujar Menhub.

    Ia menyebutkan landasan pacu (runway) Bandara IKN mencapai 3.000 meter dengan lebar 45 meter. Bandara tersebut ketika dioperasikan bersifat terbatas atau tidak digunakan untuk penerbangan komersial.

    “Itu kan khusus. Sementara khusus. Kan kemarin untuk penggunaan yang sifatnya non-komersial,” tutur Dudy.

    Kendati demikian, Menhub belum bisa memastikan kapan bandara tersebut bisa beroperasi secara formal melayani penerbangan non-komersial.

    “Kalau peresmian sih saya belum tahu rencananya kapan ya. Sekarang kita fokusnya untuk penyelesaian aja sih,” ucapnya.

    Selain itu, ia mengaku dalam waktu dekat akan bertemu dengan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono dalam rangka membahas rencana pengoperasian bandara tersebut.

    “Memang kemarin Pak Basuki mau ketemu untuk membicarakan masalah itu. Saya mungkin dalam waktu dekat akan ketemu Pak Basuki mengenai pengoperasian Bandara IKN,” imbuh Menhub.

    Sebelumnya, Menhub menyampaikan Bandara IKN akan dikomersialisasikan sebelum target operasi ibu kota politik tahun 2028. Selaras dengan itu, fungsi bandara ini juga akan disesuaikan menjadi bandara umum.

    “Saya harapkan sih sebelum itu ya (bisa komersial). Kalau memang pindah di tahun 2028 maka diharapkan itu sudah selesai sebelum 2028,” kata Menhub dalam konferensi pers di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (1/3).

    Ia juga belum dapat memastikan kapan perubahan nama bandara tersebut dilakukan. Diketahui nama Bandara VVIP IKN masih belum diubah, sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 31 Tahun 2023.

    “Ya kita harus menyikapinya dengan melihat kepada aturannya, apakah itu memungkinkan untuk kita ubah (nama). Saya belum (membahas revisi perpres), kalau dengan saya belum. Nanti saya coba cek,” kata Menhub.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Adi Lazuardi
    Copyright © ANTARA 2025

  • Psikologi Lapangan, Aspek Krusial dalam Meningkatkan Kinerja yang Berorientasi pada Masyarakat

    Psikologi Lapangan, Aspek Krusial dalam Meningkatkan Kinerja yang Berorientasi pada Masyarakat

    JABAR EKSPRES – PT Martasandy Psychology Indonesia, perusahaan psikologi terkemuka asal Bandung, miliki layanan psikologi lapangan yang juga bisa diperuntukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Layanan ini dirancang untuk mendukung ASN dalam penyusunan kebijakan yang berorientasi pada kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat.

    Direktur PT Martasandy Psychology Indonesia, Billy Martasandy Ph.D., menyatakan bahwa layanan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai aspek psikologis masyarakat.

    Dengan demikian, ASN dapat merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan publik.

    Selain itu, dalam era birokrasi modern yang penuh dinamika dan tantangan, psikologi lapangan kini menjadi salah satu aspek terpenting yang harus dimiliki oleh Aparatur Sipil Negara (ASN).

    “Psikologi lapangan adalah fondasi penting untuk membentuk ASN yang tangguh, profesional, dan berintegritas,” ujar Billy Martasandy.

    Dengan tantangan birokrasi yang semakin kompleks, kemampuan menghadapi tekanan secara mental dan emosional menjadi kebutuhan mutlak.

    Psikologi lapangan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan syarat utama untuk menciptakan ASN yang siap menghadapi segala kondisi dengan sikap profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

    PT Martasandy Psychology Indonesia sendiri telah berkontribusi dalam berbagai kegiatan penting, seperti tes psikologi kepemilikan senjata api untuk petugas Kementerian Hukum dan HAM, serta partisipasi aktif dalam Kongres Luar Biasa Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) 2024.

    Dengan pengalaman dan komitmen yang kuat dalam bidang psikologi, PT Martasandy Psychology Indonesia siap mendukung ASN dalam menciptakan kebijakan publik yang lebih efektif dan berorientasi pada masyarakat.