YOGYAKARTA – Menghabiskan liburan akhir tahun di objek wisata Waduk Cengklik adalah pilihan sempurna! Tempat ini menawarkan perpaduan sempurna antara hamparan air yang luas dengan latar belakang gunung yang gagah.
Banyak wisatawan lokal maupun luar daerah berkunjung demi mengejar momen matahari terbenam. Fasilitas yang semakin lengkap membuat destinasi ini layak menjadi pilihan utama liburan keluarga.
Berikut ini VOI ringkas beberapa hal menarik hingga tips berkunjung di Waduk Cengklik, agar liburan Anda paripurna!
Sejarah Singkat dan Transformasi Waduk Cengklik
Siapa sangka, di balik keindahannya, objek wisata waduk cengklik merupakan bendungan tua bersejarah yang dibangun sekitar tahun 1926-1927.
Terletak di Gunungparan, Ngargorejo, Kec. Ngemplak, Kabupaten Boyolali, fungsi utama waduk ini adalah sebagai reservoir penampungan air. Namun seiring berjalannya waktu, lokasinya yang strategis di dekat Bandara Adi Soemarmo membuatnya bertransformasi menjadi daerah tujuan wisata favorit warga Solo Raya dan sekitarnya.
Surga Bagi Pecinta Jogging dan Senja
Bagi Anda yang mencari lintasan lari dengan pemandangan berbeda, Waduk Cenglik adalah jawabannya. Tersedia jogging track sepanjang kurang lebih 500-600 meter yang berada di tepi waduk.
Selain itu, Anda juga bisa memilih berlari di lintasan atas yang bersentuhan langsung dengan pemandangan air atau di lintasan bawah dekat area parkir.
Tak hanya untuk olahraga, suasana sore hari di sini sangat candu. Banyak pengunjung datang hanya untuk sekadar duduk santai, menikmati cilok dan es teh, sembari menunggu matahari terbenam (sunset) dengan latar belakang Gunung Merbabu yang megah.
Aktivitas Favorit Warga: Dari Memancing Hingga Naik Perahu
Nah, jika Anda merencanakan di Boyolali dan ingin mengunjungi tempat ini, ada banyak hal yang bisa dilakukan di objek wisata waduk cengklik, di antaranya:
Sewa Perahu: Anda bisa menyewa perahu milik warga lokal untuk berkeliling menikmati luasnya waduk dan melihat pulau-pulau kecil di tengahnya.Memancing: Spot ini adalah surga bagi para pemancing yang ingin menghabiskan waktu dengan tenang.Wisata Kuliner: Tersedia aneka warung makan yang menyajikan camilan, minuman, hingga makanan berat dengan harga terjangkau.
Baca juga artikel yang membahas Alternatif Tempat Wisata di Jogja yang Belum Viral
Fasilitas dan Biaya Retribusi
Secara umum, kondisi wisata ini cukup bersih dengan area parkir yang tertata dan luas. Untuk masuk, para pengunjung dikenakan biaya retribusi sekitar Rp6.000 dan biaya parkir motor sebesar Rp2.000.
Meski beberapa pengunjung menyarankan sistem pembayaran satu pintu, namun harga ini masih tergolong sangat murah untuk pemandangan kelas dunia yang ditawarkan.
Meskipun pengelola sudah menata lingkungan dengan baik, sayangnya masih sering ditemukan sampah seperti bekas makanan, tisu, dan bungkus rokok yang ditinggalkan pengunjung.
Tips Berkunjung Objek Wisata Waduk Cengklik
Agar pengalaman liburan Anda di objek wisata waduk cengklik semakin maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Pertama, waktu terbaik untuk datang adalah pukul 15.30 WIB. Selain udara yang mulai sejuk, Anda memiliki waktu yang cukup untuk melakukan jogging santai sebelum momen sunset tiba.
Kedua, pastikan membawa kamera atau ponsel dengan baterai penuh, karena pemandangan siluet perahu dengan latar Gunung Merbabu sangat sayang jika tidak diabadikan.
Selanjutnya, bawalah uang tunai dalam pecahan kecil untuk mempermudah pembayaran retribusi, parkir, maupun jajan di warung sekitar. Lalu, bagi Anda yang ingin naik perahu, jangan ragu untuk bernegosiasi harga dengan sopan.
Terakhir dan yang paling utama, siapkan kantong sampah kecil sendiri. Dengan membawa pulang sampah pribadi, Anda telah berkontribusi menjaga kelestarian lingkungan waduk agar tetap asri dan nyaman bagi pengunjung lain di masa depan.
Tak sekadar bendungan, objek Wisata Waduk Cengklik kini menjadi ruang sosial yang menawarkan ketenangan di tengah hiruk pikuk kota. Lokasinya yang dekat bandara dan akses yang mudah menjadikannya destinasi wajib untuk disinggahi.
