Puncak Libur Nataru 2025, 25 Ribu Penumpang Padati Terminal Purabaya

Puncak Libur Nataru 2025, 25 Ribu Penumpang Padati Terminal Purabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Arus penumpang saat libur Natal dan Tahun Baru 2025 di Terminal Purabaya, atau yang lebih dikenal sebagai Terminal Bungurasih, Sidoarjo, mencapai puncaknya pada hari Rabu (24/12/2025) dengan total pergerakan mencapai 25 ribu orang dalam sehari.

Hiruk-pikuk penumpang yang datang dan pergi di terminal Tipe A ini terpantau tiada henti sejak Sabtu (20/12/2025) lalu, menjadi bukti nyata antusiasme masyarakat dalam menyambut penghujung tahun 2025.

​Plh Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Purabaya, Verie Sugiharto, mengatakan bahwa kepadatan yang terjadi hari ini memang telah diprediksi sebagai puncak arus Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Perkiraan hari ini penumpang yang datang berada di kisaran 17 ribu sampai 18 ribu, sementara penumpang yang berangkat bisa mencapai 25 ribu orang,” ujar Verie pada hari Rabu (24/12/2025).

​Ia menjelaskan bahwa lonjakan penumpang sebesar 10,8 persen ini sejatinya telah mulai terasa sejak 20 Desember, di mana jika ditotal hingga hari ini, jumlah lalu lintas keseluruhan selama empat hari telah menyentuh angka sekitar 40 ribu orang.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Verie menyampaikan bahwa pihak terminal telah berkoordinasi dengan Perusahaan Otobus (PO), untuk melakukan penambahan armada maksimal sebesar 30 persen.

​”Kami berkolaborasi dengan pemilik PO; jika pada hari biasa terdapat 968 kendaraan, maka pada puncak arus Nataru ini jumlahnya bisa mencapai 1.200 kendaraan,” papar Verie lebih lanjut.

Terkait dengan arah perjalanan favorit, ia menyebutkan bahwa mayoritas penumpang masih didominasi oleh tujuan ke lima daerah di Jawa Timur, yakni Malang hingga Banyuwangi.

“Didominasi tetap di Jawa Timur sendiri, yaitu mulai dari Malang, Kediri, Tulungagung, Probolinggo, Banyuwangi,” jelasnya.

Terakhir, demi menjamin kenyamanan dan keamanan pengguna jasa, Terminal Purabaya juga telah menyiagakan petugas gabungan dari TNI dan Polri yang berjaga selama 24 jam penuh dan telah disediakan Posko Pelayanan Terpadu.

“Untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, sejak 1 Desember kemarin kami telah bekerja sama dengan Kogartap, Koramil, dan Polresta Sidoarjo guna memastikan situasi terminal tetap kondusif,” pungkasnya. (rma/ian)