Rendy menyampaikan, di Stasiun Kota pekerjaan konstruksi akan berlangsung di persimpangan Jalan Pintu Besar Selatan dan Jalan Asemka. Pekerjaan meliputi pembangunan struktur bawah tanah stasiun, pintu masuk (entrance), serta tahap berikutnya pekerjaan arsitektur dan sistem MEP (mekanikal, elektrikal, dan plumbing).
Nantinya, lalu lintas arah utara yang sebelumnya di sisi barat akan dialihkan ke sisi timur, dengan satu jalur ke utara dan satu jalur ke selatan. Rendy menyebut, lintasan ini hanya untuk Transjakarta, penghuni, dan konsumen toko setempat.
“Namun, jalan akan dibuka untuk umum secara situasional jika terjadi kepadatan, terutama di Jalan Pancoran,” ucap Rendy.
Sedangkan di sisi barat Jalan Pintu Besar Selatan tetap terbatas untuk kendaraan kecil dari arah selatan ke utara, khusus bagi penghuni dan pengunjung toko.
Lalu, untuk persimpangan Jalan Asemka (Fly Over) menuju Jalan Jembatan Batu juga akan mengalami penyempitan dari tiga lajur menjadi dua lajur akibat area pekerjaan.
“Persimpangan Jalan Asemka dari arah Jalan Jembatan Batu juga akan menyempit, dengan arah laju kendaraan sedikit bergeser ke kanan,” jelasnya.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5196498/original/086807200_1745409154-20250423-Target_MRT-ANG_4.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)