Petani di Jombang Meninggal Usai Melompati Parit

Petani di Jombang Meninggal Usai Melompati Parit

Jombang (beritajatim.com) – Warga Dusun Pulorejo, Desa Mojojejer, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang petani bernama Moch. Marub (56). Korban ditemukan tergeletak di area persawahan dengan luka pada kepala sebelah kiri.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa ini diduga terjadi akibat kecelakaan saat korban mencoba melompati parit di lokasi tersebut.

Supriyanto, salah seorang saksi yang juga warga setempat, menjelaskan bahwa korban mengalami kesulitan saat mencoba melompati parit. “Korban menderita kelainan genetik penyakit kerdil, sehingga kakinya tidak cukup panjang untuk melompati parit,” ungkapnya.

Akibatnya, korban terjatuh dan terbentur ke tepi parit, yang menyebabkan cedera pada bagian kepala yang mengarah pada kematiannya.

Kapolsek Mojowarno, AKP Soesilo, mengonfirmasi kejadian tersebut, menjelaskan bahwa meskipun ada saksi yang melihat kejadian, pihak kepolisian akan tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dari kematian korban.

Selain Supriyanto, seorang saksi lain, Acmad Hasan, juga turut mengonfirmasi kronologi kejadian.

Korban yang sehari-harinya bekerja sebagai petani ini tinggal di Jalan Gajah Mada, Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno. Saat kejadian, ia sedang berada di persawahan milik warga setempat yang menjadi lokasi peristiwa tragis ini. Beberapa warga yang mengetahui kejadian ini langsung melaporkannya kepada pihak berwenang.

Meski penyebab utama kematian telah terungkap, dengan luka yang disebabkan oleh benturan keras di kepala akibat kecelakaan tersebut, pihak keluarga dan warga setempat berharap kejadian ini bisa menjadi perhatian untuk keselamatan di area-area pertanian yang memiliki risiko kecelakaan. [suf]