Kediri (beritajatim.com) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wali Kota Madiun Maidi melaksanakan kegiatan bersepeda santai menyusuri sejumlah ruas protokol Kota Kediri guna mengeksplorasi potensi ekonomi dan wisata daerah. Kegiatan gowes ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus komitmen nyata untuk memperkuat kolaborasi lintas daerah yang dimulai dari Balai Kota Kediri dan berakhir di kawasan asri Sumber Jiput, Rabu (14/1/2026).
Di lokasi tersebut, kedua kepala daerah ini berkeliling kawasan Sumber Jiput, menikmati kesejukan sumber mata air, serta melihat langsung potensi wisata alam yang kini menjadi salah satu unggulan Kota Kediri. Selain memberi makan ikan di kolam sumber, keduanya menyempatkan diri berdialog santai sambil menikmati kuliner khas nasi pecel, yang menjadi bagian dari penguatan daya tarik wisata kuliner lokal bagi wisatawan antar-daerah di Jawa Timur.
Wali Kota Madiun Maidi mengaku sangat terkesan saat berkunjung dan berkeliling di kawasan wisata Sumber Jiput karena keasrian lingkungannya yang masih terjaga di tengah area perkotaan. Menurutnya, Sumber Jiput tidak hanya berfungsi sebagai ruang rekreasi masyarakat, namun juga memiliki nilai ekologis vital sebagai paru-paru kota yang menyediakan suplai oksigen berkualitas bagi warga sekitar.
“Pagi ini kami keliling dan ternayata ada wisata Sumber Jiput. Hebat karena ini oksigennya luar biasa. Ini harus di sempurnakan tapi jangan sampai merubah keasliannya. Bila perlu pohonnya ditambah lalu diberi jembatan kaca pasti lebih bagus lagi,” ujarnya.
Maidi menjelaskan, agenda bersepeda bersama ini bertujuan untuk memetakan berbagai potensi lapangan yang ada di Kota Kediri secara langsung. Hasil dari tinjauan ini nantinya akan ditindaklanjuti dalam perjanjian kerja sama konkret antara Pemerintah Kota Kediri dan Pemerintah Kota Madiun, terutama pada sektor tanaman hortikultura, buah, dan sayur-mayur yang melimpah di Kediri.
Sinergi distribusi pangan ini diharapkan mampu menjadi instrumen pengendali harga di pasar, sehingga kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah tetap terjaga.
Bagi Generasi Z dan pelaku UMKM kuliner, stabilitas harga bahan baku merupakan kunci utama dalam mempertahankan keberlangsungan bisnis mereka agar tetap kompetitif dan terjangkau bagi konsumen.
“Potensi di sini akan kita bawa ke Madiun dan potensi yang kita miliki akan dibawa ke Kota Kediri. Paling penting salah satunya bisa menekan inflasi. Kalau inflasi tinggi masyarakat pasti bingung karena kita ini jasa kuliner. Kalau inflasi terkendali kuliner kita bisa terjaga murah tetapi kalau inflasi tinggi harga pasti naik,” jelasnya.
Sementara itu, Mbak Wali Vinanda berharap kolaborasi antara Kota Kediri dan Kota Madiun dapat terus diperkuat secara teknis. Ia menilai bahwa serapan produk pertanian Kediri oleh Kota Madiun akan memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan petani dan pedagang lokal. Kehadiran Wali Kota Madiun juga dianggap sebagai validasi bahwa potensi wisata alam Kediri sangat layak menjadi destinasi unggulan nasional.
“Beliau akan mengambil sayuran dan buah yang ada di Kota Kediri khususnya. Saat ini rencananya beliau akan berkeliling ke beberapa pasar. Tentunya kita senang karena beliau sudah melihat kota kita banyak potensinya,” ujarnya.
Wali kota termuda ini menambahkan bahwa kunjungan jajaran Pemkot Madiun ke Kota Kediri ini menjadi momentum tepat untuk memperkuat program Kediri City Tourism (D’CITO). Kegiatan ini menunjukkan bahwa Kota Kediri memiliki diversifikasi wisata yang kuat, berbasis pada kelestarian lingkungan dan ruang publik yang ramah bagi seluruh kalangan usia, dari anak muda hingga lansia.
Sebagai penutup kegiatan yang sarat makna simbolis, Wali Kota Kediri dan Wali Kota Madiun melakukan penanaman pohon di area Sumber Jiput sebagai janji bersama dalam menjaga kelestarian alam. Pohon yang ditanam meliputi bibit produktif seperti Pohon Mangga Kiojay, Pohon Kelengkeng, dan Pohon Rambutan guna memperkaya keanekaragaman hayati lokal.
Turut mendampingi dalam agenda tersebut, Wakil Wali Kota Qowimuddin, Pj Sekda M. Ferry Djatmiko, jajaran Pemerintah Kota Madiun, jajaran Pemerintah Kota Kediri, serta tamu undangan lainnya. [nm/kun]
