Perempuan Surabaya Meninggal Kecelakaan Tabrak Tambal Ban di Jalan Diponegoro

Perempuan Surabaya Meninggal Kecelakaan Tabrak Tambal Ban di Jalan Diponegoro

Surabaya (beritajatim.com) – Seorang pengendara sepeda motor perempuan di Surabaya meninggal dunia setelah kecelakaan menabrak tukang tambal ban di Jalan Diponegoro, pada hari Selasa (20/1/2025) siang.

Pengendara sepeda motor Honda Vario berwarna merah dengan nomor polisi L 3146 SH, berinisial FP (32) itu diduga kurang konsentrasi. Motornya melaju oleng dan kehilangan kendali, lalu menabrak tukang tambal ban dan Dorkas W 8080 NE di depannya, sampai FP (32) jatuh tersungkur.

“Pengemudi melaju di Jalan Diponegoro dari arah utara ke selatan. Lalu oleng ke kiri dan menabrak,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya, Iptu Suryadi.

Suryadi menjelaskan, akibat kecelakaan itu korban FP (32) warga Jalan Kedung Turi, Kecamatan Tegalsari, Surabaya meninggal dunia di lokasi kejadian dengan kondisi luka-luka. Sementara, KS (54) tukang tambal ban yang tertabrak mengalia luka di bagian lutut dan kaki kirinya lecet.

“Korban FP mengalami luka-luka dan meninggal dunia di tempat kejadian,” jelasnya.

Ia menyampaikan, terhadap tukang tambal ban KS (54) petugas tim medis yang datang sudah melakukan pertolongan pertama. Dan terhadap FP (32), kini jenazahnya sudah dibawa ke kamar mayat RSUD dr. Soetomo Surabaya.

“Penyebab kecelakaan faktor manusia kurang konsentrasi hati-hati saat mengemudi. Jasad korban kini dibawa ke RS dr. Soetomo,” pungkasnya. (rma/ted)