Peluncuran F1 Red Bull 2026 Jadi Panggung Apple, dari “Shot on iPhone” sampai Vision Pro Naik Panggung

Peluncuran F1 Red Bull 2026 Jadi Panggung Apple, dari “Shot on iPhone” sampai Vision Pro Naik Panggung

JAKARTA – Peluncuran mobil Formula 1 Red Bull untuk musim 2026 berubah menjadi etalase tak langsung bagi Apple. Peran raksasa teknologi asal Cupertino itu tampil mencolok, bukan lewat iklan terpisah, melainkan tertanam langsung di dalam produksi acara resmi tim.

Oracle Red Bull Racing dan Visa Cash App Racing Bulls meluncurkan mobil 2026 mereka secara bersamaan dalam sebuah acara yang disiarkan langsung melalui platform Red Bull. Momen ini sekaligus menandai dimulainya era Red Bull Ford Powertrains, fase baru yang krusial bagi tim asal Milton Keynes tersebut.

Meski bukan siaran balapan, acara itu dikemas sebagai momen media Formula 1 yang rapi dan ditujukan untuk audiens global. Di sinilah kehadiran Apple sulit diabaikan.

Dalam siaran langsung, label “Shot on iPhone” muncul sebagai bagian dari program utama. Branding itu tidak hadir sebagai segmen iklan terpisah atau video promosi yang disisipkan, melainkan menyatu langsung dengan alur siaran peluncuran tim.

Bagi Apple, ini langkah yang cukup berani. Selama bertahun-tahun, kampanye “Shot on iPhone” biasanya dipisahkan dengan ketat dari liputan acara langsung. Namun di peluncuran Red Bull 2026, batas itu tampak dilonggarkan, dengan branding Apple muncul di dalam produksi resmi tim Formula 1.

Tak hanya iPhone, Apple Vision Pro juga tampil terang-terangan. Beberapa presenter mengenakan headset tersebut di atas panggung, terutama saat segmen yang berkaitan dengan teknologi Red Bull Ford Powertrains. Vision Pro digunakan sebagai alat presentasi, bukan sekadar demo sampingan.

Penggunaan headset realitas campuran itu memberi sinyal kuat soal arah positioning Apple. Vision Pro ditampilkan sebagai perangkat serius untuk visualisasi dan rekayasa teknik, bukan hanya alat hiburan imersif. Konteksnya pun strategis: presentasi teknologi masa depan di hadapan audiens Formula 1 global.

Red Bull dikenal sangat selektif terhadap apa yang muncul di panggung acara resminya, terutama ketika melibatkan mitra jangka panjang dan proyek strategis. Karena itu, kehadiran Apple Vision Pro terlihat sebagai keputusan yang disengaja, bukan kebetulan teknis.

Peluncuran ini menunjukkan pergeseran halus namun signifikan. Apple tidak lagi sekadar berada di pinggir Formula 1 lewat iklan, film, atau rencana siaran masa depan. Perangkat keras Apple kini mulai masuk ke dalam produksi yang beririsan langsung dengan dunia F1, bahkan dijalankan oleh tim itu sendiri.

Bagi Formula 1, ini menambah lapisan baru dalam ekosistem teknologi dan media. Bagi Apple, ini sinyal bahwa lintasan balap bukan hanya soal kecepatan mobil, tapi juga panggung strategis untuk menunjukkan bagaimana hardware mereka hidup di dunia nyata. Red Bull membuka acaranya, Apple ikut mencuri spotlight.