PDIP di Luar Pemerintahan, Prabowo: Saya Dukung Pramono Jadi Gubernur DKI

PDIP di Luar Pemerintahan, Prabowo: Saya Dukung Pramono Jadi Gubernur DKI

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa semangat persatuan nasional tidak identik dengan keharusan seluruh partai politik bergabung dalam barisan pemerintahan. 

Menurutnya, kebersamaan dapat tetap terbangun meski terdapat perbedaan posisi politik. Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam perayaan Natal Nasional 2025 yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).

“Negara kita hebat, negara kita kaya, dan negara kita bisa lebih makmur lagi asal pemimpin-pemimpinnya bersatu, kerja sama. Bersatu tidak berarti semua harus masuk pemerintah, tidak. PDI-P boleh di luar, boleh tapi kerja sama. Saya dukung Pramono jadi Gubernur DKI, betul,” ujar Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga menepis anggapan bahwa kebijakan pemerintah dipengaruhi oleh hasil kontestasi politik, termasuk dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dia menegaskan program tersebut dijalankan untuk seluruh rakyat tanpa pengecualian wilayah.

“Saudara-saudara, apakah MBG nggak sampai Sumatra Barat karena aku kalah di Sumatera Barat berarti MBG jangan ke Sumatera Barat? Nggak ada itu. Apa saya larang MBG ke Aceh? Aku kalah juga di Aceh. Tidak, karena sekarang saya bukan milik satu partai, saya sekarang milik seluruh bangsa Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut, Prabowo menyebut perayaan Natal Nasional bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan ruang refleksi atas kuatnya nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. 

“Jadi di kesempatan Natal hari ini, itu yang ingin saya sampaikan. Perayaan ini adalah kehormatan bagi saya. Perayaan ini membuktikan bangsa Indonesia bangsa yang rukun, bangsa yang harmonis. Kita saling hormat-menghormati saudara-saudara,” tandas Prabowo.