Blog

  • Prabowo Sebut Model Sekolah Taruna Nusantara Juga Diterapkan Inggris dan Malaysia

    Prabowo Sebut Model Sekolah Taruna Nusantara Juga Diterapkan Inggris dan Malaysia

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberadaan sekolah unggulan seperti SMA Taruna Nusantara merupakan kebutuhan strategis bagi setiap negara yang ingin maju dan berdaya saing.

    Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan jelang peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).

    Prabowo menyebut, berdasarkan pengamatan terhadap negara-negara yang berkembang pesat maupun negara dengan peradaban maju, hampir semuanya memiliki banyak sekolah unggulan dengan pola pembinaan serupa.

    “Wadah-wadah semacam SMA Taruna Nusantara sangat dibutuhkan oleh setiap negara. Dari pengamatan kita, negara-negara yang berkembang dengan pesat, bahkan negara-negara yang sudah jauh pembangunannya, memiliki banyak sekolah-sekolah semacam ini,” ujar Prabowo.

    Kepala negara pun mencontohkan Malaysia yang telah mengembangkan puluhan sekolah sejenis selama beberapa dekade terakhir. Sementara itu, Inggris bahkan telah memiliki ratusan sekolah dengan karakter pembinaan serupa yang telah berdiri selama ratusan tahun.

    “Di Malaysia saja sudah berapa puluh tahun memiliki lebih dari 20 sekolah-sekolah semacam ini. Di Inggris sudah ratusan tahun juga terdapat ratusan sekolah-sekolah semacam ini,” katanya.

    Presiden Ke-8 RI itu pun menegaskan bahwa Indonesia pun bertekad kuat untuk mengejar ketertinggalan melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, pemerintah berkomitmen menambah kampus-kampus pendidikan unggulan seperti SMA Taruna Nusantara di berbagai daerah.

    “Kami bertekad untuk meraih ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk itu kita menambah kampus-kampus semacam SMA Taruna Nusantara,” tegasnya.

    Prabowo juga mengingatkan bahwa SMA Taruna Nusantara memiliki sejarah panjang dalam sistem pendidikan nasional. Sekolah ini pertama kali didirikan di Magelang pada 1990 atas dorongan Panglima ABRI saat itu, Jenderal TNI LB Moerdani, dan kemudian dilanjutkan pembinaannya oleh Jenderal TNI Try Sutrisno.

    “Kita sudah punya SMA Taruna Nusantara di Magelang yang didirikan tahun 1990 dan terus kita bina sampai hari ini,” ungkap Prabowo.

  • Napi Tewas Dianiaya Teman, Lapas Blitar Perketat SOP Pengamanan

    Napi Tewas Dianiaya Teman, Lapas Blitar Perketat SOP Pengamanan

    Blitar (beritajatim.com) – Tewasnya warga binaan berinisial H di Lapas Kelas IIB Blitar menjadi alarm bagi sistem pengamanan internal pemasyarakatan. Insiden ini menjadi tamparan bagi standar pengamanan di Lapas Blitar.

    Menanggapi hal tersebut, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Blitar Romi Novitrion menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) pengawasan.

    Lapas Blitar berjanji akan memperketat mekanisme kontrol keliling (troling) di setiap blok hunian sebagai bentuk deteksi dini. Langkah ini dilakukan agar semua titik dalam sel bisa terawasi dan insiden kekerasan antar napi tak terulang kembali.

    “Kami akan maksimalkan pengawasan melalui kontrol keliling blok sebagai mitigasi risiko. Seluruh jajaran diperintahkan bekerja sesuai SOP dengan tetap mengedepankan prinsip kemanusiaan dan keterbukaan,” ungkap Romi pada Selasa (13/01/2026).

    Evaluasi ini dilakukan usai seorang warga binaan berinisial H tewas setelah dianiaya oleh 2 narapidana yakni I dan D. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun kondisinya terus menurun hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

    Sebagai langkah awal, Lapas Blitar pun langsung memindahkan para pelaku ke sel isolasi khusus. Selain dipisahkan dari populasi umum, para pelaku juga dijatuhi sanksi administrasi paling berat dalam sistem pemasyarakatan.

    “Kami telah memberikan sanksi tegas kepada pelaku. Mereka ditempatkan di sel isolasi, dicatat dalam Register F (pelanggaran berat), serta dicabut haknya untuk mendapatkan remisi maupun pembebasan bersyarat,” tegas Romi Novitrion.

    Sanksi Register F ini secara otomatis menutup rapat peluang bagi pelaku untuk mendapatkan keringanan hukuman apa pun di masa depan, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas hilangnya nyawa sesama warga binaan.

    Terkait perkembangan kasus hukum, Romi menjelaskan bahwa proses penyidikan kini sepenuhnya berada di tangan Polres Blitar Kota. Pihak Lapas mengklaim kooperatif dalam memberikan data, rekaman, hingga kesaksian yang dibutuhkan penyidik.

    Saat ini, fokus utama tim penyidik adalah menunggu hasil autopsi jenazah H untuk memastikan penyebab pasti kematian secara medis. “Lapas Blitar berkomitmen untuk terbuka dan terus membantu pihak kepolisian. Kami siap memberikan data-data yang dibutuhkan agar proses ini benderang,” imbuhnya. (owi/but)

  • Kadiskop UKM Jatim: Sudah 997 KDKMP di Jawa Timur Beroperasi dan Miliki 1.292 Usaha

    Kadiskop UKM Jatim: Sudah 997 KDKMP di Jawa Timur Beroperasi dan Miliki 1.292 Usaha

    Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim, Endy Alim Abdi Nusa mengatakan, dari jumlah 8.494 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang sudah berbadan hukum, ada 997 KDKMP yang beroperasi di Jatim. Jumlah itu setara dengan 11,7 persen dari total keseluruhan.

    “Dari 997 koperasi itu, jumlah usahanya sebanyak 1.292 unit usaha. Ini karena satu koperasi bisa memiliki lebih dari satu unit usaha. Ada yang usaha jualan sembako, koperasi simpan pinjam, dan ada gudang,” kata Endy di kantornya, Selasa (13/1/2026).

    “Jumlah SDM-nya yang sudah menjadi anggota koperasi itu saat ini sekitar 157.000 lebih. Terus terkait pembangunan gerai, saat ini itu lahan yang sudah terdata sekitar 6.867 lokasi. Yang sudah dibangun, ini data teman-teman Kodam V/Brawijaya yang sudah ada titiknya dan siap bangun itu 4.295” imbuhnya.

    Pembangunan gerai apa itu? “Gudang. Jadi rencananya 4.295 titik ini dibangun gudang dan gerai lain. Ada toko sembakonya, kan 1000 meter persegi. Nah dari situ ada toko sembako, ada apoteknya, ada kliniknya. Lengkap lah itu ya,” ujarnya.

    Target untuk KDKMP yang beroperasi tahun ini? Endy menjelaskan, kalau dari Kementerian Koperasi menargetkan kalau bisa 100 persen berjalan. “Ini yang memang agak berat karena begini, kendalanya adalah beberapa kabupaten/kota itu punya desa-desa yang tidak memiliki tanah aset, tanah bengkok. Yang kedua, ada daerah yang kondisi kontur tanahnya tidak datar. Misalnya di daerah Pasuruan dan Probolinggo, itu yang pegunungan-pegunungan dekat Semeru, dekat Bromo, segala macam itu susah untuk mencari lahan yang datar,” jelasnya. [tok/aje]

  • Anggota DPR sebut usulan pilkada gunakan e-voting perlu simulasi

    Anggota DPR sebut usulan pilkada gunakan e-voting perlu simulasi

    Jakarta (ANTARA) – Anggota DPR RI Muhammad Kholid mengatakan usulan pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung menggunakan sistem e-voting untuk menekan politik uang, perlu disimulasikan.

    Dia mengatakan bahwa sistem itu pun sudah berjalan di berbagai negara lain. Artinya, opsi pilkada dengan sistem e-voting itu pun bukan sebuah hal yang tidak mungkin dilakukan.

    “Jadi begini, kita tidak ingin terjebak pada setuju atau tidak setuju, tapi kita bahas dulu dengan kepala dingin,” kata Kholid di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.

    Menurut dia, wacana perubahan sistem pilkada menjadi tidak langsung karena dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) perlu dibahas secara jernih, akademis, dan rasional.

    Dia menilai pilkada secara langsung yang sudah berjalan selama 20 tahun ini perlu dievaluasi dengan bijak. Wacana itu pun perlu didiskusikan dengan kajian ilmiah agar keputusan nantinya adalah hasil sebuah kajian dan konsensus yang sudah matang.

    “DPR RI ini kan tempat perdebatan. DPR RI ini tempat untuk menguji sebuah gagasan,” kata dia.

    Selain itu, dia mengatakan bahwa masukkan dari masyarakat sipil juga perlu didengarkan dan diuji. Dengan begitu, pilihan yang diputuskan perlu memiliki manfaat paling besar bagi masyarakat.

    Sebelumnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara tegas menyatakan sikap untuk mempertahankan sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) secara langsung oleh rakyat, dan mendorong pelaksanaan pilkada menerapkan e-voting.

    “Rakernas I Partai mendorong pelaksanaan pilkada yang berbiaya rendah antara lain menerapkan e-voting, penegakan hukum bagi pelanggaran pemilu seperti money politic serta mencegah pembiayaan rekomendasi calon atau mahar politik,” kata Ketua DPD PDIP Provinsi Aceh Jamaluddin Idham saat membacakan Rekomendasi Eksternal Rakernas I PDI Perjuangan di Beach City International Stadium (BCIS), Jakarta, Senin (12/1).

    Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
    Editor: Hisar Sitanggang
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Pengalaman Ganti HP Android Dinilai Tertinggal, Fitur iPhone Ini Bikin Iri

    Pengalaman Ganti HP Android Dinilai Tertinggal, Fitur iPhone Ini Bikin Iri

    Berbeda dengan iPhone, proses migrasi di Android masih bergantung pada banyak faktor, mulai dari merek perangkat hingga dukungan aplikasi.

    Saat berpindah ponsel dalam satu merek, seperti sesama Samsung atau Pixel, prosesnya relatif lebih mudah. Namun, pengguna tetap harus menghadapi keterbatasan, terutama pada status login aplikasi yang sering tidak ikut terbawa.

    Google memang telah memperkenalkan fitur Restore Credentials agar pengguna tetap masuk ke aplikasi setelah berpindah perangkat. Namun, fitur tersebut masih bersifat opsional bagi pengembang aplikasi, sehingga penerapannya belum merata.

    Masalah juga sering muncul pada aplikasi permainan. Jika pengembang tidak menyediakan sinkronisasi data berbasis cloud atau akun, progres permainan berisiko hilang Hal ini tentu mengecewakan bagi pengguna yang telah menghabiskan banyak waktu bermain.

    Selain itu, sejumlah pengaturan penting kerap terlewat untuk diaktifkan kembali, seperti pencadangan Google Photos, riwayat lokasi Google Maps, serta sinkronisasi data kesehatan. Jika tidak diaktifkan ulang secara manual, data bisa tidak tersimpan dengan sempurna.

    Pindah Merek Android, Risiko Makin Besar

    Kesulitan semakin terasa ketika pengguna berpindah antar merek Android. Banyak pengaturan dasar tidak berpindah secara sempurna, mulai dari tata letak layar utama, jaringan Wi-Fi tersimpan, hingga preferensi suara dan panel pintasan.

    Izin aplikasi juga sering ter-reset, sehingga beberapa fitur tidak berjalan normal seperti kamera yang tidak aktif saat melakukan panggilan video. Pengguna baru menyadarinya setelah mengalami kendala.

    Pengelolaan file juga menjadi tantangan. Beberapa alat migrasi memindahkan seluruh foto dan video ke satu folder tanpa mempertahankan struktur lama. Akibatnya, pengguna harus menata ulang file secara manual.

  • Jurus KKP Jaga Iklim Usaha Perikanan Sehat di Indonesia

    Jurus KKP Jaga Iklim Usaha Perikanan Sehat di Indonesia

    Liputan6.com, Jakarta – Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengedepankan sanksi administratif bagi para pelaku usaha yang nakal. 

    Direktur Pengawasan Sumber Daya Perikanan, Halid K. Jusuf, mengatakan pengawasan dan penindakan dilakukan bukan untuk mematikan investasi, melainkan untuk memastikan seluruh pelaku usaha mematuhi ketentuan perizinan yang berlaku.

    “Kami berusaha berlaku objektif terhadap setiap pelaku usaha yang melanggar. Kami tidak pernah berniat mematikan pelaku usaha untuk berinvestasi, tetapi tetap memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengurus perizinan jika terjadi pelanggaran,” ujar Halid dalam konferensi pers di KKP, Jumat (13/1/2026).

    Ia menjelaskan, seiring penerapan perizinan berusaha berbasis risiko setelah Undang-Undang Cipta Kerja, pendekatan penegakan hukum di sektor kelautan dan perikanan kini mengedepankan prinsip ultimum remedium, di mana sanksi pidana menjadi langkah terakhir.

    “Kalau sebelumnya penindakan selalu mengedepankan pidana, sekarang kami mengutamakan sanksi administratif. Pidana adalah pilihan terakhir,” ujar dia.

    Menurut Halid, sanksi administratif diberikan secara bertahap, mulai dari teguran pertama dan kedua, paksaan pemerintah berupa denda administratif, pembekuan izin, hingga pencabutan izin usaha.

    “Penahapan sanksi ini dilakukan agar pelaku usaha tetap memiliki kesempatan memperbaiki kepatuhan usahanya,” ujar dia.

    Namun demikian, Halid menegaskan terhadap pelaku usaha yang dengan sengaja melakukan pelanggaran secara ilegal, sanksi tetap akan ditegakkan secara tegas sesuai aturan.

    “Bagi pelaku usaha yang memang sengaja melakukan pelanggaran ketentuan peraturan perundang-undangan, sanksi administratif tetap kami kenakan sebagai bentuk penegakan hukum,” tegasnya.

    Halid juga menyampaikan, pengawasan PSDKP tidak hanya terbatas pada impor ikan konsumsi, tetapi mencakup seluruh rantai kegiatan perikanan. Mulai dari impor bahan baku, pakan dan obat ikan, induk dan benih ikan, hingga inti mutiara dan hasil perikanan lainnya.

    “Pengawasan tidak hanya dari hulu bahan baku impor, tetapi juga sampai ke unit pengolahan dan pemasaran hasil perikanan,” ungkapnya.

     

  • Indonesia dan Bosnia-Herzegovina perkuat kerja sama pertahanan

    Indonesia dan Bosnia-Herzegovina perkuat kerja sama pertahanan

    Pemerintah Indonesia dan Bosnia-Herzegovina sepakat untuk memperkuat kerja sama bidang militer dan pertahanan dalam kunjungan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Sarajevo, Minggu (11/1).

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Ada Wasit dan Mahasiswi di Antara Ratusan Korban Tewas Demo Iran

    Ada Wasit dan Mahasiswi di Antara Ratusan Korban Tewas Demo Iran

    Jakarta

    Seorang wasit dan seorang mahasiswa termasuk di antara ratusan orang yang dilaporkan tewas dalam protes anti-pemerintah di Iran.

    Amir Mohammad Koohkan, 26 tahun, terkena peluru tajam pada 3 Januari saat aksi protes di Kota Neyriz, ujar temannya kepada BBC Persia.

    “Semua orang mengenalnya karena kebaikannya,” kata dia, seraya menambahkan bahwa keluarganya berduka dan “marah karena dia dibunuh oleh rezim”.

    Lima hari kemudian, mahasiswa bernama Rubina Aminian, 23 tahun, ditembak dari belakang dalam aksi protes di Teheran, ungkap kelompok hak asasi manusia.

    “Dia memperjuangkan berbagai hal yang dia yakini itu benar,” kata pamannya kepada CNN.

    Hampir sebanyak 500 demonstran dan 48 personel keamanan telah tewas dalam aksi protes selama dua pekan, jelas sebuah kelompok hak asasi manusia yang berbasis di AS.

    Sumber-sumber di Iran mengatakan kepada BBC bahwa jumlah korban tewas kemungkinan lebih tinggi dari yang dilaporkan.

    Seorang demonstran membentangkan foto putra mahkota Reza Pahlavi di Alun-Alun Kaj, Teheran, pada Jumat (09/01). (Public domain)

    Protes tersebut telah berkembang menjadi yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Seruan utama dalam demonstrasi adalah mengakhiri Republik Islam dan pemerintahan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

    Rangkaian demonstrasi itu direspons pemerintah dengan keras sehingga menyebabkan setidaknya 10.600 orang ditangkap dan 496 demonstran tewas, menurut HRANA.

    Staf medis di Iran menyebut rumah sakit kewalahan dengan pasien yang meninggal dan terluka.

    BBC Persia memverifikasi bahwa 70 jenazah dibawa ke Rumah Sakit Poursina di Kota Rasht pada 9 Januari.

    BBC juga menghitung ada 180 kantong jenazah dalam rekaman sebuah video di sebuah kamar jenazah dekat Teheran. Dua kejadian itu diduga difilmkan pada malam yang sama.

    BBC dan sebagian besar organisasi berita internasional lainnya tidak dapat melaporkan dari dalam Iran.

    Pemerintah Iran telah memberlakukan pemadaman internet sejak Kamis (08/01), sehingga menyulitkan untuk mendapatkan dan memverifikasi informasi.

    Baca juga:

    Di antara korban protes terdapat Koohkan, yang tewas di Neyriz, Provinsi Fars, kata temannya kepada BBC Persia.

    Temannya tidak menyaksikan kejadian itu secara langsung, tetapi mendengar keterangan dari saksi mata di tempat kejadian.

    “Kejadiannya terlalu cepat, sungguh terlalu cepat. Dia masih sangat muda,” kata temannya.

    Temannya mengatakan mereka telah mengenal Koohkan, seorang pelatih dan wasit futsal: “Sejak kecil dia adalah pelatih saya, lalu dia menjadi seperti saudara saya.”

    Mereka menggambarkan Koohkan, yang memiliki satu saudara laki-laki, sebagai “seseorang yang tidak suka melihat orang dalam keadaan seperti ini… dalam kesengsaraan ini”.

    “Semua orang mengenalnya karena kebaikan dan sifatnya yang baik. Seluruh kota menyayanginya,” kata temannya.

    “Keluarganya berduka dan marah. Berduka karena kehilangan putra mereka, marah karena dia dibunuh oleh rezim.”

    Aminian, seorang mahasiswi Kurdi, juga tewas setelah ditembak dari belakang ketika ikut serta dalam demonstrasi pada Kamis, menurut tiga kelompok hak asasi manusia.

    Dua kelompok, Iran Human Rights (IHRNGO) yang berbasis di Norwegia dan organisasi Kurdi Hengaw, mengatakan dia ditembak di kepala, sementara Jaringan Hak Asasi Manusia Kurdistan mengatakan dia ditembak di punggung.

    Kedua kelompok Kurdi tersebut mengatakan dia ditembak oleh pasukan pemerintah.

    BBC belum dapat memverifikasi secara independen keadaan kematiannya.

    Korban lainnya bernama Rubina Aminian, mahasiswi berusia 23 tahun. Nama depannya juga dieja Robina atau Roubina. Perempuan itu sedang belajar tekstil dan mode di Sekolah Tinggi Teknik dan Kejuruan Shariati di Teheran, kata IHRNGO.

    “Dia adalah gadis yang kuat, gadis yang berani, dan dia bukanlah seseorang yang bisa Anda kendalikan dan buat keputusan untuknya,” kata pamannya kepada CNN.

    “Dia memperjuangkan berbagai hal yang dia yakini benar dan berjuang keras.”

    Dia menambahkan bahwa Aminian “haus akan kebebasan, haus akan hak-hak perempuan”.

    Anggota keluarga Aminian melakukan perjalanan dari kota asal mereka di Kermanshah, Iran barat, ke Teheran untuk mengidentifikasi jenazahnya setelah mengetahui kematiannya, kata sebuah sumber yang dekat dengan keluarga tersebut kepada INRNGO.

    Keluarga tersebut harus mencari di antara ratusan jenazah anak muda yang tewas dalam protes di lokasi dekat kampus Aminian, kata sumber tersebut.

    “Bukan hanya putri saya; saya melihat ratusan jenazah dengan mata kepala saya sendiri,” kata ibu Aminian, dalam pernyataan dari sumber tersebut.

    Pihak berwenang Iran diduga awalnya menolak untuk menyerahkan jenazah Aminian kepada keluarganya, kemudian mencegah pemakaman atau upacara berkabung di kota asal mereka, kata sumber tersebut.

    Keluarga tersebut dilaporkan terpaksa menguburnya di sepanjang jalan antara Kermanshah dan Kamyaran.

    Pemimpin Iran Khamenei menyebut para demonstran anti-pemerintah sebagai “pembuat onar.”

    Sementara, Presiden AS Donald Trump mengancam akan campur tangan dan mengatakan militer AS sedang mempertimbangkan “opsi yang sangat kuat”.

    Iran juga menuduh para demonstran didukung oleh AS dan Israel.

    Aksi protes ini merupakan yang paling meluas sejak pemberontakan pada tahun 2022 yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini, seorang perempuan muda Kurdi yang ditahan oleh polisi syariah karena diduga tidak mengenakan hijab dengan benar.

    Saat itu, lebih dari 550 orang tewas dan 20.000 orang ditahan, menurut kelompok hak asasi manusia.

    (ita/ita)

  • Patung Macan Putih Balongjeruk Resmi Kantongi Hak Cipta dari Kemenkum Jatim

    Patung Macan Putih Balongjeruk Resmi Kantongi Hak Cipta dari Kemenkum Jatim

    Kediri (beritajatim.com) – Kementerian Hukum (Kemenkum) melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur resmi menyerahkan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) berupa hak cipta Patung Macan Putih kepada Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, pada Selasa (13/1/2026). Sertifikasi ini menjadi bentuk perlindungan hukum atas ide, gagasan, dan karya masyarakat setempat.

    Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, Haris Sukamto, mengatakan proses pendaftaran hingga penerbitan sertifikat hak cipta Patung Macan Putih difasilitasi oleh Kemenkum sebagai upaya melindungi karya anak bangsa.

    “Ini adalah bentuk dari perlindungan ide, gagasan, karya, anak bangsa dari Balongjeruk,” ujarnya.

    Haris berharap sertifikat hak cipta tersebut dapat menjadi identitas baru bagi Desa Balongjeruk sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Keberadaan Patung Macan Putih juga diharapkan ikut melestarikan budaya Jawa, khususnya di Kabupaten Kediri.

    “Mudah-mudahan dengan pemberian sertifikasi ini, ini bentuk identitas baru dari Balongjeruk terhadap patung Macan Putih ini, memberikan dampak ekonomi, pertumbuhan ekonomi, dan juga nguri-nguri budaya Jawa, Jawa Timur khususnya Kabupaten Kediri, lebih khusus lagi Balongjeruk,” imbuhnya.

    Ia menilai, meskipun Patung Macan Putih sempat menuai beragam respons di media sosial, fenomena viral tersebut justru membawa dampak positif bagi masyarakat desa.

    “Ada info-info negatif terhadap yang viral-viral itu biasa dalam masyarakat, tetapi saya meyakini bahwa ini sudah memberikan dampak yang terbaik bagi masyarakat Balongjeruk,” katanya.

    Terkait pemanfaatan Patung Macan Putih untuk kepentingan komersial, seperti produk UMKM berupa kaos, suvenir, maupun atribut lainnya, Kemenkum menegaskan sertifikat hak cipta menjadi penanda kepemilikan yang sah.

    Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Jatim, Pahlevi Witantra, menjelaskan bahwa kementerian hanya memberikan identitas kepemilikan atas ciptaan tersebut, sementara mekanisme komersialisasi sepenuhnya menjadi kewenangan pemilik hak cipta.

    “Jadi, kalau di situ dijelaskan bahwa pemerintah Desa Balongjeruk yang memiliki, maka bagaimana metode komersialisasi itu kami serahkan bagaimana diatur sebaik mungkin oleh pemerintah desa Balungjeruk,” jelasnya.

    Haris Sukamto menambahkan, setiap pihak yang ingin memanfaatkan Patung Macan Putih atau gambarnya untuk kepentingan komersial wajib memperoleh izin dari pemegang hak cipta.

    “Makanya tadi saya sampaikan di sambutan saya, siapapun yang akan membuat produk untuk kepentingan pribadi, harus memberikan dampak ekonomi terhadap yang membuat. Dalam hal ini yang dimiliki oleh desa ataupun yang membuat patung. Ini nanti biar diatur pemerintah desa,” tegasnya.

    Sementara itu, Kepala Desa Balongjeruk, Safi’i, menyampaikan kebanggaannya atas diterbitkannya sertifikat hak cipta Patung Macan Putih yang diinisiasi oleh warganya.

    “Intinya kami bangga ya karena apa yang kita inisiatifkan ternyata juga dihargai dengan sertifikat hak cipta.”

    Ia menyebut pemerintah desa akan membentuk tim khusus untuk mengelola pemanfaatan hak cipta tersebut dan memastikan pengelolaannya tidak memberatkan masyarakat maupun pelaku usaha.

    “Intinya kami sudah bisa mengembangkan desa kami dengan potensi pedagang kaki lima itu saja, kita sudah syukur gitu aja ya,” lanjutnya.

    Ke depan, Pemerintah Desa Balongjeruk berkomitmen terus melakukan inovasi agar keberadaan Patung Macan Putih tidak bersifat sesaat. Evaluasi dan pengembangan kegiatan akan dilakukan secara berkala, termasuk agenda rutin Car Free Day.

    “Ya, intinya setiap kita setelah menyelenggarakan event seperti Car Free Day itu pasti kita evaluasi. Bagaimana nanti ke depannya ini tetap bisa berjalan atau mungkin ada tambah-tambahan kegiatan, intinya untuk selalu memeriahkan khususnya di hari Minggu,” pungkasnya. [nm/beq]

  • Polisi Tangkap Tersangka Perampokan Terencana Pertama di Vanuatu

    Polisi Tangkap Tersangka Perampokan Terencana Pertama di Vanuatu

    Tiga pria mengenakan pakaian pelindung berwarna putih ketika mereka menggunakan senapan untuk merampok sebuah truk berisi uang tunai di luar bandara sebuah pulau di Pasifik pada siang hari bolong.

    Setelah membawa kabur uang tunai sebesar A$600.000 (Rp6 miliar) milik grup jasa keuangan Western Union, ketiganya dengan cepat menghilang setelah melakukan apa yang diyakini sebagai perampokan bersenjata terorganisir pertama di Vanuatu.

    Perampokan di Bandara Internasional Port Vila pada tanggal 29 Desember ini telah mengejutkan Vanuatu dan menjadi perbincangan di negara yang tidak terbiasa dengan tindakan kriminal yang begitu terbuka di depan umum.

    Polisi setempat mengatakan perampokan itu “terkoordinasi dengan baik, terencana dengan matang, dan terorganisasi dengan baik.”

    Di negara Pasifik yang berpenduduk 330.000 jiwa, di mana sebagian besar penduduk tinggal di desa-desa di pulau-pulau terpencil, perampokan bersenjata hingga saat ini lebih mirip film Hollywood daripada kenyataan.

    Pengguna media sosial yang menanggapi berita tersebut menyamakan perampokan bandara itu dengan adegan film, seiring dengan munculnya rincian perampokan tersebut.

    “Ini seperti film Fast and Furious dalam suasana yang sangat panas,” ujar seorang komentator.

    “Rasanya seperti menonton film,” kata yang lain.

    Beberapa hari setelah perampokan, publik yang haus akan informasi menantikan perkembangan terbaru tentang tindakan kriminal ini dan hasil penyelidikan polisi.

    Namun, polisi setempat awalnya tidak memberikan banyak informasi melebihi pernyataan yang direkam dan dirilis di Facebook beberapa jam setelah perampokan.

    Warga Port Vila mengatakan kepada ABC bahwa rumor justru mengisi kekosongan informasi tersebut.

    Sebagian besar spekulasi di kedai-kedai kava di antero negeri dan di media sosial berfokus pada identitas dan keberadaan para terduga perampok.

    Namun informasi menyebar dengan cepat di negara kepulauan itu.

    Kepolisian Vanuatu tampaknya bertindak berdasarkan petunjuk mereka pada hari Selasa (06/01) ketika menangkap terduga pemimpin kelompok perampokan di pulau Santo, sebelum menerbangkannya kembali ke selatan ke ibu kota Port Vila.

    Dan akhirnya, pada hari Kamis (08/01), polisi mengungkapkan lebih banyak rincian tentang kejahatan dan penyelidikan pada konferensi pers di Port Vila.

    Mereka juga mengkonfirmasi telah menangkap tujuh tersangka lainnya setelah melacak mereka dalam waktu seminggu setelah perampokan.

    Polisi: uang curian terbanyak berhasil ditemukan

    Komisaris Polisi Kalshem Bongran merinci peristiwa yang terjadi pada siang hari tanggal 29 Desember.

    Ia mengatakan tiga perampok mengikuti kendaraan Western Union yang membawa uang tunai untuk ditimbang di bandara dan dikirim ke luar negeri.

    Mereka memblokir truk dengan mobil van mini putih mereka sendiri, keluar dari kendaraan mereka untuk menyerang pengemudi, dan mencuri uang tunai sebelum melarikan diri, katanya.

    Polisi memulai pencarian, dan dengan bantuan masyarakat, mulai melakukan penangkapan dalam waktu tiga hari setelah perampokan, kata komisaris.

    Komisaris Bongran mengatakan tujuh dari delapan tersangka yang ditangkap berada di pusat penahanan di Port Vila.

    Satu tersangka lainnya berada di rumah sakit di bawah pengawasan polisi, dirawat karena bisul, dan akan dipindahkan ke fasilitas penahanan nanti, katanya.

    Ia mengatakan para tersangka ditahan karena dicurigai terlibat dalam perampokan, dan polisi akan mengklarifikasi tuduhan tersebut di kemudian hari.

    Kepolisian Vanuatu telah mengumpulkan sekitar A$592.000 (Rp5,9 miliar) uang curian dan telah menyita senjata api dan mobil mini van, katanya.

    Sumber kepolisian juga mengatakan kepada ABC bahwa dua tersangka adalah putra dari mantan anggota DPR yang dipenjara karena korupsi beberapa tahun lalu.

    Komisaris Bongran mengatakan polisi masih menyelidiki perampokan tersebut, baik di Port Vila maupun Santo, tempat terduga pemimpin kelompok tersebut melarikan diri.

    Menteri Dalam Negeri Andrew Napuat mengatakan pemerintah Vanuatu menangani kejahatan tersebut “dengan tingkat keprihatinan tertinggi.”

    “Insiden ini merupakan tindakan kriminal serius dan merupakan peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya,” katanya.

    Ia mengimbau masyarakat yang kebingungan untuk tetap tenang dan mengatakan respons polisi menunjukkan bahwa penegak hukum Vanuatu mampu menangani kejahatan serius.

    “Kami memiliki supremasi hukum yang kuat di Vanuatu,” katanya.

    “Tindakan tegas yang telah kami ambil telah mengendalikan insiden ini.”

    Warga merasa tidak aman setelah perampokan

    Bagi banyak orang di Port Vila, perampokan bersenjata itu masih terasa tidak nyata.

    Winy Marango, yang tinggal di dekat bandara, mengatakan awalnya ia mengira laporan perampokan di media sosial hanyalah lelucon.

    Ia mengatakan insiden itu telah mengguncang warga Ni-Vanuatu dan bahwa Port Vila, salah satu kota teraman di Pasifik, kini terasa kurang aman.

    “Bagi saya, rasanya sedikit tidak aman, untuk berjalan-jalan sendirian,” kata Marango.

    Beberapa hari setelah perampokan, ia lebih was-was ketika berjalan di kota pada waktu-waktu tertentu dalam sehari.

    “Dan di rumah, saya biasanya tidak mengunci pintu di malam hari, tetapi selama seminggu itu, kami juga memeriksa pintu dan memastikan bahwa pintu terkunci dengan benar.”

    Marango mengatakan Port Vila perlu meningkatkan keamanan seiring pertumbuhannya.

    “Terutama di tempat umum di mana kita berurusan dengan uang, kita harus memiliki pengamanan yang ketat, bahkan di bandara, dengan adanya layanan polisi di sekitar area bandara,” katanya.

    “Tetapi kemudian kembali pada peningkatan kesadaran di masyarakat kita dan memastikan bahwa kaum muda menyadari konsekuensi yang mungkin terjadi jika melakukan kejahatan seperti ini.”

    Advokat pemuda masyarakat Edmond Saksak juga prihatin tentang kurangnya informasi dari polisi tentang kasus tersebut.

    “Pemerintah kita dan bahkan penegak hukum perlu lebih transparan. Informasi perlu tersedia karena seperti yang bisa dilihat sekarang, tidak ada yang tahu apa pun,” katanya.

    Edmond mengatakan perdebatan publik tentang perampokan tersebut juga membandingkan kejahatan itu dengan penyalahgunaan dana publik oleh politisi — sebuah isu yang membutuhkan respons nasional.

    “Perampokan ini bukan hanya tentang provinsi atau pemuda atau saling menyalahkan, ini tentang kita semua,” katanya.

    “Kita harus bekerja sama untuk menghentikan kejahatan semacam ini.”

    Namun, tindakan terhadap kejahatan membutuhkan pemimpin yang bersedia memberi informasi dan bekerja sama dengan masyarakat, katanya.

    “Jika Anda ingin bangsa ini berubah, Anda tidak dapat melakukan apa pun di atas sana tanpa kami.”

    Diproduksi oleh Natasya Salim dari laporan dalam bahasa Inggris