Blog

  • ‘Ratu Minuman Kaleng’ China Raup Rp 23,2 T

    ‘Ratu Minuman Kaleng’ China Raup Rp 23,2 T

    Jakarta

    Guan Yuxiang, pengusaha minuman kaleng asal China, berhasil mengembangkan kerajaan bisnis senilai US$ 1,4 miliar atau setara Rp 23,2 triliun setelah pensiun. Setelah sempat mengalami kegagalan pada usaha pabrik pertamanya, Guan menerima kegagalan itu sebagai batu loncatan penting dalam perjalanannya menuju kesuksesan dan membuatnya dijuluki sebagai ‘pekerja perempuan pensiunan terbaik’.

    Dikutip dari South China Morning Post, Sabtu (13/12/2025), Guan lahir di Shenyang, Provinsi Liaoning, di timur laut China pada 1939. Ia pernah bekerja di sebuah pabrik di Beijing pada usia 19 tahun. Seperti banyak orang di generasinya, ia mengabdikan tiga dekade hidupnya untuk perusahaan yang sama sebelum pensiun pada usia 50 tahun.

    Namun, tidak seperti banyak orang yang menikmati masa pensiun dengan tenang, Guan justru memilih memulai usaha bisnis baru. Awalnya, ia mendirikan perusahaan kecil yang memproduksi peralatan dan meteran untuk mengukur berbagai besaran fisik. Namun, bisnis tersebut mengalami kegagalan.

    Guan percaya kegagalan adalah batu loncatan menuju kesuksesan. Ia kemudian mulai mempelajari pasar dengan saksama. Pada 1994, saat melakukan perjalanan ke Provinsi Hainan di selatan China, Guan mengamati bahwa wilayah tersebut merupakan rumah bagi banyak pabrik minuman ringan.

    Ia mencatat bahan kemasan yang digunakan sebagian besar berasal dari Taiwan dan Korea Selatan. Dengan semangat yang gigih, Guan berhasil mengumpulkan modal sebesar 300.000 yuan (US$ 42.000 atau setara hampir Rp 700 juta) dan mendirikan O.R.G. Packaging Co. Ltd. (ORG) di Hainan.

    Perusahaan tersebut memperoleh peralatan pembuatan kaleng minuman dari Taiwan. Namun, penjual awalnya menolak memberikan informasi teknis mengenai peralatan tersebut dengan alasan teknologinya terlalu rumit untuk dipahami. Guan kemudian merenungkan bahwa pengalaman ini menggarisbawahi pentingnya penguasaan teknologi.

    Pada 1995, ketika perusahaan minuman energi Red Bull memasuki pasar China, Guan dan timnya dilaporkan melakukan 41 kali kunjungan ke perusahaan tersebut sebelum akhirnya berhasil membujuk mereka untuk menggunakan jasa ORG. Red Bull setuju mengizinkan ORG memproduksi kaleng mereka dengan syarat perusahaan tersebut menerapkan teknik pelapisan bubuk, yang merupakan standar internasional namun belum dikenal luas oleh produsen kaleng minuman di China saat itu. Guan pun menggadaikan pabriknya demi mengimpor teknologi pelapisan bubuk tersebut dari Singapura.

    ORG kemudian berkembang menjadi pemasok kaleng bagi merek-merek besar seperti Tsingtao Brewery, Want Want, dan Jia Duo Bao. Kemitraan ORG dengan Red Bull telah terjalin selama tiga dekade. Guan secara konsisten membimbing perusahaan dalam melakukan riset dan pengembangan teknologi baru, hingga menghasilkan lebih dari 100 paten.

    Selama 30 tahun, perusahaan tersebut bertransformasi dari bengkel kecil beranggotakan 16 orang menjadi perusahaan publik dengan lebih dari 4.000 karyawan. Sejak 2020, volume penjualan tahunan ORG secara konsisten melampaui 10 miliar yuan (US$ 1,4 miliar atau setara Rp 23,2 triliun), memperkuat reputasinya sebagai pemimpin industri.

    Selain berbisnis, Guan juga mendirikan yayasan amal untuk mendukung siswa dari keluarga kurang mampu dan telah menyumbangkan lebih dari 20 juta yuan. Guan sangat percaya bahwa setiap manusia tidak seharusnya dibatasi oleh usia.

    “Penuaan adalah hukum alam yang tidak dapat dihindari siapa pun, tetapi yang benar-benar mendefinisikan seseorang adalah sikap, semangat, dan kebajikannya,” ujar Guan.

    (fdl/fdl)

  • Valerie Thomas dan Kekasih Italia Resmi Dikenalkan ke Keluarga

    Valerie Thomas dan Kekasih Italia Resmi Dikenalkan ke Keluarga

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Valerie Thomas mengaku, kekasihnya yang berasal dari Italia sudah dikenalkan kepada keluarganya.

    Valerie Thomas mengaku, perkenalannya dengan kekasihnya itu bermula dari temannya yang kemudian berlanjut pada hubungan yang serius.

    “Aku dikenalin sama teman, dan bertemunya secara organik, bukan melalui media sosial juga,” jelas Valerie Thomas dikutip dari program Pagi Pagi Ambyar, Sabtu (13/12/2025).

    “Awalnya tentu kita berteman, jadi memang saya itu sering bolak-balik ke luar negeri. Jadinya, kita maintain relationship,” ucapnya.

    Valerie Thomas mengatakan, hubungannya dengan kekasih baru berjalan selama enam bulan. Pertemuan keduanya terjadi di Indonesia.

    “Secara jujur, kita sudah berpacaran selama enam bulan dan perkenalan kita berdua officially di sini (Indonesia), kebetulan dia lagi liburan. Pacar aku orang Italia,” lanjutnya.

    Ia mengaku, pemilihannya terhadap kekasihnya itu karena bukan karakter pria yang suka membuat Valerie ribet dalam melakukan segala hal.

    “Buat saya, dia itu orangnya sabar, dia paham dengan pekerjaan aku, enggak bikin ribet juga. Aku butuh pasangan yang mengerti, butuh juga pasangan yang sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Kita butuh hubungan yang sehat juga,” bebernya.

    Valerie Thomas menambahkan, kedua orangnya yakni Jeremy Thomas dan Ina Indayanti merupakan orang pertama yang dikenalkan.

    “Aku enggak pernah kasih tahu nama pasangan aku, karena aku suka privasi. Kita sudah saling mengikuti di Instagram, kalau untuk pekerjaan kekasih aku itu engineer,” bebernya.

    “Kedua orang tua aku adalah orang pertama yang aku beritahu,” ungkapnya.

    Ia mengaku, bahwa keluarganya juga sudah bertemu dengan orang tua kekasihnya saat melakukan perjalanan ke Eropa.

    “Puji Tuhan, aku juga sudah kenal sama keluarga mereka. Karena, saat itu kita ada Euro trip dan akhirnya orang tua aku sudah bertemu dengan keluarga mereka,” tuturnya.

    Sementara itu, ibunda Valerie Thomas, Ina Indayanti mengatakan, pada saat putrinya mengenalkan kekasihnya. Orang yang paling excited adalah Jeremy Thomas.

    “Jeremy itu suka sama orang yang pintar, begitu pula dengan Valerie. Pembicaraan bukan sekedar makanan, tetapi membicarakan sejarah dan pekerjaan. Ternyata Jeremy sangat cocok dan excited. Anaknya pintar banget,” tutupnya.

  • Bumil Rutin Minum Air Kelapa Muda, Kulit Bayi Lebih ‘Glowing’? Ini Faktanya

    Bumil Rutin Minum Air Kelapa Muda, Kulit Bayi Lebih ‘Glowing’? Ini Faktanya

    Jakarta

    Minum air kelapa muda kerap dipercaya punya banyak manfaat bagi ibu hamil (bumil). Salah satunya dapat melahirkan bayi bayi yang lebih ‘bersih’ dan berkulit putih. Tapi, benarkah demikian?

    “Tapi saya punya 2 saudara yang lagi hamil dulu rutin minum air kelapa muda anaknya putih bersih padahal orang tuanya gak putih. Tapi gak tau juga ya kak kalau ada keturunan dari kakek nenek nya,” tulis salah satu akun di TikTok.

    “Betul banget, aku hamil rajin minum air kelapa sama susu kedelai anakku bersih putih terus air ketuban ku jernih banget kata dokternya,” tulis lainnya.

    Spesialis obstetri dan ginekologi dr Niken Pudji Pangastuti, SpOG, KFER dari Brawijaya Hospital Antasari mengatakan ini adalah anggapan yang keliru dan memang masih banyak tersebar di kalangan ibu hamil.

    “Itu sebenarnya mitos sih,” kata dr Niken saat ditemui di Jakarta Selatan, Sabtu (13/12/2025).

    Namun, bukan berarti ibu hamil tidak boleh minum air kelapa muda. Bahkan, dr Niken sendiri juga merekomendasikan minuman ini pada para pasiennya.

    “Terutama saat usia kehamilan muda. Pada kehamilan muda kan mualnya luar biasa, saat kita muntah itu bukan cuma cairan aja yang keluar, tapi elektrolit,” kata dr Niken.

    “Nah, elektrolit yang keluar itu bisa digantikan dengan konsumsi air kelapa. Makanya kalau habis muntah, lemes ya, karena kaliumnya keluar,” sambungnya.

    dr Niken menambahkan, air kelapa muda ini juga aman untuk dikonsumsi setiap hari. Selama ibu hamil tidak menunjukkan efek samping, seperti mual muntah.

    Mual dan Muntah di Ibu Hamil

    Untuk mengatasi masalah mual dan muntah, dr Niken biasanya memberikan beberapa trik kepada para pasiennya, selain mengonsumsi air kelapa muda.

    “Pola makan yang sedikit tapi sering, jadi small frequent feeding. Terus tadi, minum yang banyak, karena semakin banyak minum makin kebuang hormon yang memicu,” katanya.

    “Terus minum ekstrak jahe, wedang jahe dan sejenisnya dan satu lagi vitamin B kompleks,” tutupnya.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video: Kemenkes soal Penyebab Meninggalnya Ibu Hamil Usai Ditolak 4 RS di Papua”
    [Gambas:Video 20detik]
    (dpy/up)

  • Kutip Hadis Qudsi di KHI 2025 Surabaya, Khofifah: ‘Bicara Baik’ Adalah Doa untuk Kekuatan Bangsa

    Kutip Hadis Qudsi di KHI 2025 Surabaya, Khofifah: ‘Bicara Baik’ Adalah Doa untuk Kekuatan Bangsa

    Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan dimensi spiritual yang mendalam saat membuka Konvensi Humas Indonesia (KHI) 2025 di Hotel Bumi Surabaya, Sabtu (13/12/2025). Di hadapan ratusan praktisi komunikasi dari seluruh Indonesia, Khofifah tidak hanya berbicara soal strategi teknis, melainkan menekankan bahwa narasi positif atau “Bicara Baik” merupakan manifestasi doa yang mampu menjadi kekuatan nyata bagi bangsa di tengah benturan peradaban digital.

    Dalam pidatonya yang menyentuh hati, Khofifah mengutip sebuah Hadis Qudsi sebagai landasan filosofis bagi profesi humas. Ia mengingatkan bahwa kata-kata dan persepsi yang dibangun oleh humas memiliki dampak psikologis dan spiritual yang besar, karena Tuhan bekerja sesuai dengan prasangka hamba-Nya.

    “Hadis ini menyebut, ‘Aku akan memberikan apa yang dipersepsikan oleh hambaku.’ Maka memang bicara baik menjadi penting. Kalau Perhumas selalu menyampaikan bicara baik, bicara baik, bicara baik. Maka nanti yang di langit itu akan memberikan kekuatan kepada kita,” ujar Khofifah dengan nada optimis.

    Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menyadari bahwa tantangan humas saat ini sangat kompleks, mulai dari disrupsi Artificial Intelligence (AI) hingga arus informasi digital yang tak terbendung. Namun, ia meyakini bahwa benturan persepsi dan budaya tersebut hanya bisa diredam jika praktisi humas konsisten membangun narasi positif dan menjauhkan diri dari pesimisme.

    “Meskipun mungkin kita berhadapan sangat banyak hal bahwa benturan-benturan budaya, benturan-benturan persepsi dan seterusnya melalui digital IT, melalui AI, tetapi yakinkan bahwa ana inda dhani abdihi,” tegasnya mengingatkan peserta untuk memegang teguh prinsip tersebut.

    Khofifah mengajak seluruh peserta untuk menanamkan keyakinan kolektif bahwa Indonesia adalah bangsa yang kuat dan inovatif. Menurutnya, optimisme ini harus terus disuarakan agar menjadi realitas yang terwujud dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

    “Tetaplah berprasangka yang baik. Tetaplah berprasangka yang positif, tetaplah berprasangka bahwa Indonesia kuat, warga Indonesia adalah warga yang punya daya saing yang bagus dan punya kekuatan inovasi yang bagus,” imbuh Khofifah.

    Selain pesan spiritual, Khofifah juga menekankan semangat persatuan yang digaungkan dari “Bumi Majapahit”. Ia mengundang para tamu untuk meresapi semangat Nusantara yang lahir dari tanah Jawa Timur, di mana persatuan bukan sekadar narasi, melainkan aksi nyata untuk memastikan pemerataan pembangunan.

    “Provinsi, selamat datang di Jawa Timur. Ini Bumi Mojopahit. Jadi, usahakan minum air Bumi Mojopahit supaya kenuntaraan kita terwujud lahir batin,” sapanya hangat kepada para delegasi.

    Menutup sambutannya, Khofifah berharap forum KHI 2025 ini tidak sekadar menjadi ajang diskusi teknis, tetapi menjadi titik tolak untuk “menjahit” kembali persatuan Indonesia secara lahir dan batin. Dengan memadukan kekuatan inovasi—di mana Jatim baru saja dinobatkan sebagai provinsi dengan Indeks Inovasi Terbaik oleh Kemendagri—dan kekuatan spiritual “Bicara Baik”, Khofifah optimis Indonesia mampu menjemput masa keemasan di tahun 2045. [beq]

  • Kemenag Gelar Anugerah Layanan KUA 2025, Ini Daftar Penerimanya

    Kemenag Gelar Anugerah Layanan KUA 2025, Ini Daftar Penerimanya

    Jakarta: Kementerian Agama menggelar Anugerah Layanan KUA 2025 sebagai bentuk apresiasi atas kinerja Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh Indonesia. Dalam laporannya, Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, memaparkan perkembangan layanan KUA, perluasan fungsi kelembagaan, serta harapan peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis profesionalitas dan inovasi.

    Dirjen Bimas Islam menjelaskan bahwa KUA merupakan unit terdepan Kementerian Agama yang tersebar di 5.917 kecamatan di Indonesia. Ia menegaskan bahwa KUA terus berupaya memberikan pelayanan optimal meskipun masih terdapat kantor yang berdiri di atas lahan bukan milik Kemenag.

    “Masih ada KUA yang berada di tanah wakaf, aset pemda, atau bahkan milik pihak lain. Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah untuk dapat menghibahkan lahan sehingga Kemenag bisa membangun fasilitas yang lebih layak melalui skema SBSN,” ujarnya dalam keterangannya dikutip Sabtu, 13 Desember 2025.

    Ketersediaan infrastruktur yang memadai, kata Dirjen, menjadi kunci dalam memastikan pelayanan KUA semakin nyaman, terstandar, dan mampu menjangkau seluruh masyarakat. Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar, Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin, sejumlah gubernur, bupati/wali kota, serta pejabat eselon I dan II Kemenag.

    Dirjen Bimas Islam juga menegaskan bahwa Anugerah Layanan KUA 2025 merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi ribuan insan KUA di seluruh Indonesia. “Lebih dari 12.000 penghulu, 28.000 penyuluh agama, serta 35.000 pelaksana layanan setiap hari bekerja memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan keagamaan yang terbaik”. 

    “Penghargaan ini bukan ajang perlombaan, melainkan apresiasi atas kerja nyata para pelaksana layanan yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan publik Kementerian Agama”, lanjutnya.

    Tahun ini, penghargaan diberikan kepada KUA dan pemerintah daerah yang dinilai mampu menghadirkan layanan terbaik di berbagai bidang. Di antaranya: KUA Multilayanan, KUA Ekoteologi, KUA Berbasis Digital, KUA Tertib Administrasi, dan KUA Inspiratif. Penghargaan juga diberikan kepada KUA yang unggul dalam pemberdayaan dana sosial keagamaan, pencegahan konflik keagamaan, inovasi program penyuluhan, serta layanan ramah kelompok rentan.

    Tahun ini juga diberikan Kategori Khusus Tokoh Perubahan KUA, sebagai bentuk apresiasi kepada individu yang dinilai berkontribusi signifikan dalam mendorong inovasi, memperkuat kualitas layanan, dan menginspirasi percepatan transformasi KUA di tingkat nasional.
    Daftar Penerima Anugerah Layanan KUA 2025

    Kategori I KUA Multi Layanan

    KUA Setiabudi Kota Jakarta Selatan DKI Jakarta
    KUA Susoh Kab. Aceh Barat Daya Aceh
    KUA Selebar Kota Bengkulu Bengkulu

    Kategori II KUA Ekoteologi

    KUA Karangasem Kab. Karangasem Bali
    KUA Sukarami Kota Palembang Sumatera Selatan
    KUA Panongan Kab. Tangerang Banten
    KUA Marawola Kab. Sigi Sulawesi Tengah

    Kategori III KUA Berbasis Digital

    KUA Loa Janan Kab. Kutai Kartanegara Kalimantan Timur
    KUA Sampaga Kab. Mamuju Sulawesi Barat
    KUA Pulau Gorom Kab. Seram Maluku
    KUA Dukuhseti Kab. Pati Jawa Tengah

    Kategori IV KUA Tertib Administrasi

    KUA Bondowoso Kab. Bondowoso Jawa Timur
    KUA Rengat Kab. Indragiri Hulu Riau
    KUA Selong Kab. Lombok Timur Nusa Tenggara Barat
    KUA Kauditan Kab. Minahasa Utara Sulawesi Utara

    Kategori V KUA Inspiratif

    KUA Mangoli Barat Kab. Kepulauan Sula Maluku Utara
    KUA Komodo Kab. Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur
    KUA Batu Ampar Kab. Seruyan Kalimantan Tengah
    KUA Medan Amplas Kota Medan Sumatera Utara

    Kategori VI KUA Pemberdayaan Dana Sosial Keagamaan Lainnya

    KUA Batanghari Kab. Lampung Timur Lampung
    KUA Pemangkat Kab. Sambas Kalimantan Barat 
    KUA Tanjung Pinang Timur Kota Tanjung Pinang Kepulauan Riau
    KUA Guguak Panjang Kota Bukittinggi Sumatera Barat

    Kategori VII KUA Cegah dan Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan

    KUA Tanete Riattang Kab. Bone Sulawesi Selatan
    KUA Muara Tami Kota Jayapura Papua
    KUA Konda Kab. Konawe Selatan Sulawesi Tenggara

    Kategori VIII KUA Inovasi Program Penyuluhan Agama

    KUA Talaga Jaya Kab. Gorontalo Gorontalo
    KUA Gerunggang Kota Pangkal Pinang Kepulauan Bangka Belitung
    KUA Bathin VIII Kab. Sarolangun Jambi
    KUA Landasan Ulin Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan

    Kategori IX KUA Ramah Kelompok Rentan

    KUA Gedongtengen Kota Yogyakarta D.I. Yogyakarta
    KUA Nunukan Kab. Nunukan Kalimantan Utara
    KUA Ciawi Kab. Bogor Jawa Barat

    Kategori X Pemerintah Kabupaten/Kota Peduli KUA

    Kota Semarang Jawa Tengah
    Kota Tangerang Selatan Banten
    Kab. Bangka Tengah Kep. Bangka Belitung

    Kategori XI Pemerintah Provinsi Peduli KUA

    Kalimantan Utara
    Jawa Timur
    Jawa Barat
    DK Jakarta

    Kategori XII Tokoh Perubahan KUA: Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid

    Baca Juga :

    Majelis Masyayikh Serahkan Sertifikat Mutu ke 92 Pesantren, Wujudkan Akuntabilitas Pendidikan

    Jakarta: Kementerian Agama menggelar Anugerah Layanan KUA 2025 sebagai bentuk apresiasi atas kinerja Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh Indonesia. Dalam laporannya, Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, memaparkan perkembangan layanan KUA, perluasan fungsi kelembagaan, serta harapan peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis profesionalitas dan inovasi.
     
    Dirjen Bimas Islam menjelaskan bahwa KUA merupakan unit terdepan Kementerian Agama yang tersebar di 5.917 kecamatan di Indonesia. Ia menegaskan bahwa KUA terus berupaya memberikan pelayanan optimal meskipun masih terdapat kantor yang berdiri di atas lahan bukan milik Kemenag.
     
    “Masih ada KUA yang berada di tanah wakaf, aset pemda, atau bahkan milik pihak lain. Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah untuk dapat menghibahkan lahan sehingga Kemenag bisa membangun fasilitas yang lebih layak melalui skema SBSN,” ujarnya dalam keterangannya dikutip Sabtu, 13 Desember 2025.

    Ketersediaan infrastruktur yang memadai, kata Dirjen, menjadi kunci dalam memastikan pelayanan KUA semakin nyaman, terstandar, dan mampu menjangkau seluruh masyarakat. Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar, Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin, sejumlah gubernur, bupati/wali kota, serta pejabat eselon I dan II Kemenag.
     
    Dirjen Bimas Islam juga menegaskan bahwa Anugerah Layanan KUA 2025 merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi ribuan insan KUA di seluruh Indonesia. “Lebih dari 12.000 penghulu, 28.000 penyuluh agama, serta 35.000 pelaksana layanan setiap hari bekerja memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan keagamaan yang terbaik”. 
     
    “Penghargaan ini bukan ajang perlombaan, melainkan apresiasi atas kerja nyata para pelaksana layanan yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan publik Kementerian Agama”, lanjutnya.
     
    Tahun ini, penghargaan diberikan kepada KUA dan pemerintah daerah yang dinilai mampu menghadirkan layanan terbaik di berbagai bidang. Di antaranya: KUA Multilayanan, KUA Ekoteologi, KUA Berbasis Digital, KUA Tertib Administrasi, dan KUA Inspiratif. Penghargaan juga diberikan kepada KUA yang unggul dalam pemberdayaan dana sosial keagamaan, pencegahan konflik keagamaan, inovasi program penyuluhan, serta layanan ramah kelompok rentan.
     
    Tahun ini juga diberikan Kategori Khusus Tokoh Perubahan KUA, sebagai bentuk apresiasi kepada individu yang dinilai berkontribusi signifikan dalam mendorong inovasi, memperkuat kualitas layanan, dan menginspirasi percepatan transformasi KUA di tingkat nasional.

    Daftar Penerima Anugerah Layanan KUA 2025

    Kategori I KUA Multi Layanan

    KUA Setiabudi Kota Jakarta Selatan DKI Jakarta
    KUA Susoh Kab. Aceh Barat Daya Aceh
    KUA Selebar Kota Bengkulu Bengkulu

    Kategori II KUA Ekoteologi

    KUA Karangasem Kab. Karangasem Bali
    KUA Sukarami Kota Palembang Sumatera Selatan
    KUA Panongan Kab. Tangerang Banten
    KUA Marawola Kab. Sigi Sulawesi Tengah

    Kategori III KUA Berbasis Digital

    KUA Loa Janan Kab. Kutai Kartanegara Kalimantan Timur
    KUA Sampaga Kab. Mamuju Sulawesi Barat
    KUA Pulau Gorom Kab. Seram Maluku
    KUA Dukuhseti Kab. Pati Jawa Tengah

    Kategori IV KUA Tertib Administrasi

    KUA Bondowoso Kab. Bondowoso Jawa Timur
    KUA Rengat Kab. Indragiri Hulu Riau
    KUA Selong Kab. Lombok Timur Nusa Tenggara Barat
    KUA Kauditan Kab. Minahasa Utara Sulawesi Utara

    Kategori V KUA Inspiratif

    KUA Mangoli Barat Kab. Kepulauan Sula Maluku Utara
    KUA Komodo Kab. Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur
    KUA Batu Ampar Kab. Seruyan Kalimantan Tengah
    KUA Medan Amplas Kota Medan Sumatera Utara

    Kategori VI KUA Pemberdayaan Dana Sosial Keagamaan Lainnya

    KUA Batanghari Kab. Lampung Timur Lampung
    KUA Pemangkat Kab. Sambas Kalimantan Barat 
    KUA Tanjung Pinang Timur Kota Tanjung Pinang Kepulauan Riau
    KUA Guguak Panjang Kota Bukittinggi Sumatera Barat

    Kategori VII KUA Cegah dan Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan

    KUA Tanete Riattang Kab. Bone Sulawesi Selatan
    KUA Muara Tami Kota Jayapura Papua
    KUA Konda Kab. Konawe Selatan Sulawesi Tenggara

    Kategori VIII KUA Inovasi Program Penyuluhan Agama

    KUA Talaga Jaya Kab. Gorontalo Gorontalo
    KUA Gerunggang Kota Pangkal Pinang Kepulauan Bangka Belitung
    KUA Bathin VIII Kab. Sarolangun Jambi
    KUA Landasan Ulin Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan

    Kategori IX KUA Ramah Kelompok Rentan

    KUA Gedongtengen Kota Yogyakarta D.I. Yogyakarta
    KUA Nunukan Kab. Nunukan Kalimantan Utara
    KUA Ciawi Kab. Bogor Jawa Barat

    Kategori X Pemerintah Kabupaten/Kota Peduli KUA

    Kota Semarang Jawa Tengah
    Kota Tangerang Selatan Banten
    Kab. Bangka Tengah Kep. Bangka Belitung

    Kategori XI Pemerintah Provinsi Peduli KUA

    Kalimantan Utara
    Jawa Timur
    Jawa Barat
    DK Jakarta

    Kategori XII Tokoh Perubahan KUA: Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (CEU)

  • Gus Yahya: Pemberhentian pimpinan PBNU di tengah jalan hanya lewat MLB

    Gus Yahya: Pemberhentian pimpinan PBNU di tengah jalan hanya lewat MLB

    seluruh keputusan turunan yang dihasilkan dari proses tersebut, termasuk penunjukan Pejabat Ketua Umum PBNU, tidak sah dan ilegal

    Jakarta (ANTARA) – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU menyatakan pemberhentian pimpinan PBNU di tengah jalan dari masa jabatan hanya dapat dilakukan lewat forum Muktamar Luar Biasa (MLB) dengan didasarkan pada pelanggaran berat yang terbukti.

    Penegasan tersebut disampaikan melalui pernyataan sikap resmi yang ditandatangani langsung oleh KH Yahya Cholil Staquf selaku Ketua Umum PBNU, tertanggal 13 Desember 2025.

    “Dengan demikian, seluruh keputusan turunan yang dihasilkan dari proses tersebut, termasuk penunjukan Pejabat Ketua Umum PBNU, tidak sah dan ilegal,” kata Gus Yahya dalam pernyataan sikapnya di Jakarta, Sabtu.

    Pernyataan sikap itu diterbitkan sebagai respons atas keputusan Rapat Pleno yang digelar pada 9 Desember 2025 yang menyatakan pemberhentian dirinya telah final dan menunjuk pejabat Ketua Umum PBNU.

    Dalam dokumen resmi bernomor 4811/PB.23/A.II.07.08/99/12/2025 tersebut, Gus Yahya menegaskan bahwa dirinya bersama Rais ‘Aam PBNU Miftachul Akhyar merupakan pemegang mandat sah hasil Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama di Lampung pada 2021, dengan masa jabatan 5 tahun hingga Muktamar berikutnya.

    “Karena itu, keputusan yang lahir dari Rapat Harian Syuriyah pada 20 November 2025 tidak memiliki landasan hukum yang sah sesuai KemenkumHAM,” kata dia.

    Meski menegaskan posisi hukumnya, Gus Yahya menyatakan tetap memilih jalan islah atau rekonsiliasi demi menjaga martabat dan keutuhan jamiyah Nahdlatul Ulama, sejalan dengan nasihat para kiai sepuh NU yang disampaikan dalam pertemuan di Pondok Pesantren Ploso, Kediri, dan Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.

    Gus Yahya mengimbau seluruh jajaran pengurus NU di semua tingkatan, dari pengurus wilayah hingga anak ranting, serta seluruh warga Nahdliyin agar tetap tenang, menjaga persatuan, dan mempererat silaturahmi.

    Pewarta: Asep Firmansyah
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Presiden Ingin Pastikan Penanganan dan Pemulihan

    Presiden Ingin Pastikan Penanganan dan Pemulihan

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada hari ini. Prabowo ingin memastikan percepatan penanganan masyarakat yang terdampak bencana sepulangnya dari luar negeri.

    Presiden Prabowo Subianto diketahui baru saja menyelesaikan kunjungan resmi kenegaraan menemui Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu, 10 Desember dan langsung menuju Aceh.

    “Jadi, hari ini Bapak Presiden sekembalinya lawatan luar negeri, ini adalah hari kedua beliau mengunjungi saudara-saudara kita yang terkena dampak bencana beberapa hari yang lalu,” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi melalui keterangan video, Sabtu, 13 Desember.

    Prasetyo menyebut kehadiran Prabowo di lokasi terdampak bencana juga bertujuan memberikan dukungan secara langsung kepada warga. “Beliau ingin terus memastikan percepatan penanganan, pemulihan, rehabilitasi saudara-saudara kita,” ungkapnya.

    Dalam kunjungannya itu, Prabowo turut mengajak para menterinya. “Ada Menteri PU (Pekerjaan Umum), ada Menteri ESDM kemudian ada Panglima TNI, Kapolri yang sejak terjadinya bencana sampai hari ini semua menjadi garda terdepan di dalam membantu masyarakat kita,” tegas Prasetyo.

    “Ini sekaligus juga membuktikan Bapak Presiden benar-benar ingin memberikan yang terbaik, memberikan support yang terbaik. Segala kekuatan dikerahkan untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana,” sambung dia.

    Prasetyo mengatakan Prabowo juga sempat melaksanakan rapat terbatas. Dalam kegiatan itu, juga dibahas persiapan Natal dan Tahun Baru.

    “Jadi sekaligus selain beliau ingin memastikan penanganan bencana ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dengan secepat-cepatnya, beliau juga kemudian mengadakan rapat untuk persiapan Nataru,” jelas dia.

    Pembahasan ini, sambung dia, mencakup sejumlah hal seperti fasilitas umum, ketersediaan bahan bakar minyak di seluruh wilayah hingga masalah peningkatan curah hujan.

    “Beliau minta untuk itu terus diperhatikan termasuk peringatan dini dari BMKG untuk beberapa daerah yang mungkin di Natal dan Tahun Baru ini akan mengalami peningkatan curah hujan untuk juga menjadi perhatian. Termasuk ketersediaan bahan-bahan pokok dan bahan makanan diminta untuk dijaga kestabilannya di tengah masyarakat yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru.”

     

  • PDIP tetap ingin kepala daerah langsung dipilih rakyat

    PDIP tetap ingin kepala daerah langsung dipilih rakyat

    Jakarta (ANTARA) – Juru Bicara DPP PDIP, Guntur Romli, mengatakan, partainya memilih bersikap pada mekanisme kepala daerah dipilih langsung rakyat bukan melalui sejumlah anggota DPRD.

    “Tapi untuk sikap sekarang, PDI Perjuangan tetap ingin pemilihan langsung,” ujarnya saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Sabtu.

    Menurut dia, sikap tersebut merupakan dorongan untuk memastikan publik terlibat. Hal itu juga karena mekanisme dipilih langsung oleh DPRD, kata Guntur, akan ditolak publik karena secara partisipasi masyarakat tidak terlibat, berkaca dari sistem pada era Orde Baru yang tertutup pada mekanisme pemilihan umum.

    “Makanya saya lihat, pemilihan kepala daerah melalui anggota DPRD itu tetap akan ditolak oleh publik, kenapa? Karena ini seperti kembali kepada Orde Baru. Terus yang kedua, juga soal legitimasi, masyarakat tidak akan merasa mereka yang memilih dari kepala daerah tersebut,” katanya.

    Walaupun pemilihan langsung oleh DPRD sedang dikaji oleh PDIP, imbuh Guntur, mekanisme itu tidak menyalahi UUD 1945 sesuai ucapan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Kamis (11/12). Ia juga menjelaskan bahwa sila Ke-4 Pancasila memberikan ruang untuk mufakat pada mekanisme pemilihan kepala daerah secara tertutup.

    “Memang apa yang disampaikan oleh Pak Tito, ya memang ada benarnya, misalnya sila Ke-4, mufakat, diartikan bahwa tidak semua yang namanya pemilihan itu harus langsung, ya, tetapi kan semua kembali kepada aturan yang disepakati bersama,” ucapnya.

    Guntur juga melihat bahwa pemerintahan saat ini, yang sekarang diampu oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, memerlukan partisipasi rakyat dalam meningkatkan kualitas demokrasi dan kedaulatan negara, yakni keaktifan masyarakat menentukan pemimpin yang terbaik dari pilihannya tersebut.

    “Ini kan negara antara pemerintah dan juga ada rakyat, kan. Kalau bicara soal demokrasi itu kan kedaulatan rakyat. Maka pemilihan langsung itu lebih kepada soal bagaimana masyarakat ikut terlibat memilih pemimpin mereka,” ungkapnya.

    Ia menyampaikan, usulan tersebut tidak boleh menjadi agenda untuk menutup keran demokrasi melalui Undang-Undang yang akan direvisi pada masa yang akan datang, yaitu menghilangkan partisipasi publik secara langsung.

    Pewarta: Benardy Ferdiansyah/Muhammad Rizki
    Editor: Ade P Marboen
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Industri Farmasi Masuk Kampus, BPOM Dorong Hilirisasi Riset

    Industri Farmasi Masuk Kampus, BPOM Dorong Hilirisasi Riset

    Jakarta

    Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Universitas Pancasila meresmikan Pancasila Pharmaceutical Industry, sebuah fasilitas industri farmasi yang berada di bawah satu payung dengan Fakultas Farmasi Universitas Pancasila. Fasilitas ini diharapkan menjadi model integrasi antara pendidikan, riset, dan industri.

    Kepala BPOM RI Taruna Ikrar menegaskan pihaknya mendorong hilirisasi riset perguruan tinggi melalui penguatan sinergi Academic-Business-Government (ABG) dalam ekosistem pendidikan tinggi dan industri kesehatan.

    Taruna mengatakan, pendirian Pancasila Pharmaceutical Industry merupakan contoh konkret masuknya industri ke dalam kampus untuk mempercepat proses riset, pengembangan, hingga produksi obat.

    “Inovasi dan pengembangan industri kesehatan nasional tidak dapat dipisahkan dari peran strategis dunia akademik. Kampus menjadi pusat riset dan pengembangan produk, dan pemerintah memastikan hasil riset,” ujarnya, ditemui di Universitas Pancasila, Jakarta Selatan, Sabtu (13/12/2025).
    Ia menambahkan, kehadiran Pancasila Pharmaceutical Industry mendorong penerapan konsep sinergi akademisi, bisnis, dan pemerintah (Academic-Business-Government/ABG). Melalui skema ini, riset dimulai dari kampus, kemudian dikembangkan bersama industri hingga siap diproduksi dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

    “Selama ini relasi yang kuat baru terbangun antara pemerintah dan akademik, serta pemerintah dan bisnis. Lewat model ini, BPOM berkolaborasi langsung dengan kampus,” jelasnya.

    Tak hanya itu, BPOM juga berkomitmen memberikan dukungan langsung kepada Universitas Pancasila, mulai dari asistensi teknis, pendampingan sertifikasi, hingga percepatan proses perizinan.

    “BPOM akan mendampingi dari sisi regulasi dan sertifikasi. Ini adalah bentuk komitmen kami agar industri farmasi berbasis kampus dapat tumbuh dan berdaya saing,” beber Taruna.

    Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas perguruan tinggi di bidang farmasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan dan kemandirian industri obat nasional.

    (dgh/suc)

  • Mensesneg: Penanganan dan rekap hunian korban banjir berjalan pararel

    Mensesneg: Penanganan dan rekap hunian korban banjir berjalan pararel

    Mungkin hitungan bulan ya, jadi beberapa proses secara paralel dilakukan, penanganan tanggap darurat dilakukan, kemudian juga mulai-mulai dipikirkan untuk melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk menghitung berapa rumah yang berdampak, baik

    Jakarta (ANTARA) – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa proses rekapitulasi hunian yang terdampak bencana banjir membutuhkan waktu hingga hitungan bulan.

    Usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan lokasi pengungsi di Sumatera Utara, Sabtu, Mensesneg mengatakan pemerintah tengah melakukan sejumlah tahapan penanganan secara paralel.

    Menurutnya, saat ini pemerintah masih fokus pada penanganan tanggap darurat, sambil mulai menyiapkan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi.

    “Mungkin hitungan bulan ya, jadi beberapa proses secara paralel dilakukan, penanganan tanggap darurat dilakukan, kemudian juga mulai-mulai dipikirkan untuk melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk menghitung berapa rumah yang berdampak, baik yang skala berat, menengah maupun skala ringan,” jelas Prasetyo dalam keterangan pers yang disiarkan langsung melalui Youtube Sekretariat Presiden, Jakarta, Sabtu.

    Pemerintah juga telah mengkoordinasikan penyiapan lokasi baru atau relokasi bagi masyarakat yang secara kondisi tidak memungkinkan untuk kembali ke tempat tinggal lama.

    Selain itu, pemerintah saat ini telah menginventarisasi lahan-lahan negara maupun tanah yang saat ini pengelolaannya diserahkan kepada pihak tertentu.

    “Kami sudah berkoordinasi, jadi dari 52 kabupaten kota yang berdampak sudah kita inventarisir tanah-tanah negara maupun tanah-tanah yang saat ini pengelolaannya diserahkan kepada pihak-pihak tertentu, untuk nantinya juga akan dialokasikan sebagai titik-titik relokasi dari saudara-saudara kita yang kemarin terdampak,” kata Mensesneg.

    Prasetyo menekankan pemerintah berupaya seoptimal mungkin agar seluruh tahapan, mulai dari penanganan hingga relokasi dapat segera diselesaikan.

    Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
    Editor: Tasrief Tarmizi
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.