Blog

  • Viral Manusia Masa Depan Muncul di Foto Masa Lalu, Lihat Sendiri!

    Viral Manusia Masa Depan Muncul di Foto Masa Lalu, Lihat Sendiri!

    Jakarta, CNBC Indonesia – Beberapa saat lalu, beredar sebuah foto masa lalu yang viral di media sosial. Pasalnya, foto tersebut menunjukkan gambar yang tak biasa. 

    Foto yang diambil pada 1940 tersebut menampilkan manusia yang digadang-gadang berasal dari masa depan. Spekulasi liar menyebut manusia yang tertangkap foto itu merupakan penjelajah waktu alias time traveller. 

    Foto hitam-putih itu diunggah ke Facebook pertama kali di dalam grup Islandia Gamlar ljósmyndir oleh pengguna bernama Kristjan Hoffmann pada tahun 2016. Judulnya “Satu hal yang menarik perhatian pada gambar yang indah ini adalah pada tahun 2016”.

    Sejumlah pengguna mengklaim seorang pria tampak menggunakan perangkat terlalu canggih di masa tersebut. NY Post menuliskan, pria itu begitu menonjol karena mengenakan mantel berwarna terang. Tangannya terlihat mendekat ke telinga seperti sedang menelepon dengan ponsel genggam.

    Foto: NY Post
    Manusia dari masa depan tertangkap kamera

    Padahal, kala itu belum ada teknologi telepon genggam. Jadi sekilas, pria itu terlihat aneh berada di kerumunan masyarakat tahun 1940-an.

    “Satu hal yang menarik perhatian dari gambar adalah bahwa di atas jendela, di sudut tengah gambar, seorang pria sedang bersandar dan menggunakan ponsel,” tulis Hoffman, dikutip NY Post.

    “Saya tidak tahu harus berkata apa, saya tidak berpikir dia hanya berbicara di telepon..Dia dalam keadaan mematung, sendirian dan mengenakan penutup kepala yang berbeda dari yang lain serta syal dan bertingkah sama seperti kita hari ini,” ia menambahkan.

    Foto ini juga pernah disebarkan melalui platform YouTube. Di sana, gambar tersebut masuk dalam video teori konspirasi berjudul 10 Real Cases of Times Travel That Cannot Explained (10 Kasus Nyata Perjalanan Waktu yang Tidak Dapat Dijelaskan).

    Namun, tak semua setuju dengan teori time traveler atau penjelajah waktu. Beberapa pengguna ada yang menyatakan kemungkinan pria itu memeriksa apakah jam tangannya berfungsi hingga menyatakan kemungkinan dia sedang mengisap pipa tembakau dan menggaruk telinganya.

    Hingga kini belum jelas fakta sebenarnya terkait foto tersebut. Bagaimana menurut Anda?

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Perang Thailand vs Kamboja Pecah di Perbatasan, 9 Orang Tewas

    Perang Thailand vs Kamboja Pecah di Perbatasan, 9 Orang Tewas

    Bangkok

    Militer Kerajaan Thailand dan militer Kamboja terlibat dalam pertempuran di beberapa wilayah Kamis (24/07) pagi. Sedikitnya sembilan warga sipil tewas di tiga provinsi berbeda, kata militer Thailand.

    Di antara sembilan korban tewas, enam orang berada di Provinsi Sisaket; dua orang berada di Provinsi Surin, dan satu orang di Provinsi Ubon Ratchathani.

    Thailand mengklaim Kamboja melepaskan tembakan terlebih dahulu. Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja menuduh Thailand sengaja mengerahkan pasukan dalam jumlah banyak, menggunakan senjata berat, dan melancarkan serangan udara guna menduduki wilayah Kamboja.

    Pertempuran masih berlangsung di enam wilayah di sepanjang perbatasan yang disengketakan, kata pejabat militer Thailand, Surasan Kongsiri.

    Menurut Surasan, sebanyak 14 orang mengalami luka-luka. Tiga orang di antara mereka terluka akibat roket Kamboja yang menghantam Distrik Kap Choeng di Provinsi Surinwilayah di dekat perbatasan kedua negara. Salah satu korban luka dari peristiwa itu adalah seorang bocah berusia lima tahun.

    Bagaimana kronologi versi Thailand?

    Angkatan Darat Kerajaan Thailand menyatakan insiden berawal sekitar pukul 07.35 waktu setempat. Saat itu, menurut klaim tentara Thailand, mereka mendengar suara pesawat tanpa awak (UAV) Kamboja meskipun pesawat tersebut tidak terdeteksi secara visual.

    Militer Thailand juga mengklaim enam prajurit Kamboja bersenjata lengkap, termasuk granat berpeluncur roket, berjalan mendekati kawat berduri di depan pangkalan operasi Thailand.

    “Sekitar pukul 08.20, pihak Kamboja melepaskan tembakan di seberang pangkalan,” demikian pernyataan Angkatan Darat Kerajaan Thailand.

    Militer Thailand kemudian membalas tembakan dan mengerahkan enam pesawat tempur F-16 untuk menyerang target militer. Thailand mengklaim dua roket Kamboja menghantam penduduk Thailand di dekat perbatasan.

    “F-16 telah melepaskan tembakan!” demikian unggahan militer Thailand di media sosial.

    Mereka menyatakan bahwa Komando Daerah Militer Khusus 8 dan 9 Kamboja “telah dihancurkan”.

    Sesaat setelah pertempuran berlangsung, Thailand menutup semua pintu perbatasannya dengan Kamboja. Kemudian, Kedutaan Besar Thailand di Phnom Penh mendesak warga negara Thailand untuk meninggalkan Kamboja.

    Bagaimana kronologi versi Kamboja?

    Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja menuduh Thailand sengaja melancarkan serangan udara guna menduduki wilayah Kamboja.

    Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja menyebut tindakan Thailand sebagai “agresi militer yang brutal dan ilegal” dan “pelanggaran terang-terangan terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, norma-norma ASEAN, dan prinsip-prinsip inti hukum internasional”.

    Kementerian tersebut juga mengklaim bahwa jet tempur Thailand menjatuhkan dua bom di wilayah yang dikuasai Kamboja ketika bentrokan antara kedua negara meningkat pada Kamis (24/07) pagi.

    “Tindakan-tindakan yang melanggar hukum dan tidak bertanggung jawab ini tidak hanya menimbulkan ancaman serius bagi perdamaian dan stabilitas regional, tetapi juga merusak fondasi tatanan internasional,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja, Maly Socheata.

    Kementerian tersebut lebih lanjut memperingatkan bahwa militer sepenuhnya siap untuk mempertahankan kedaulatan Kamboja “dengan segala cara”.

    Bentrokan kedua negara terjadi sehari setelah Thailand menarik duta besarnya dari Kamboja, menyusul ledakan ranjau darat yang melukai seorang tentara Thailand di perbatasan.

    Pada Rabu (23/07), Bangkok juga mengatakan akan mengusir duta besar Kamboja dari Bangkok.

    BBC

    Kesaksian warga Thailand di perbatasan ‘Menegangkan dan menakutkan’

    Sutian Phiwchan, warga lokal Distrik Ban Dan di Provinsi Buriram, yang dekat perbatasan Kamboja, mengatakan kepada BBC bahwa penduduk di kawasan itu mulai mengungsi, termasuk keluarganya. Dia membawa mereka ke shelter di dekat rumahnya.

    “Situasinya benar-benar serius. Kami sedang mengungsi,” ujar Sutian.

    Dia mengatakan kondisinya menegangkan dan menakutkan. “Mereka menembak langsung ke sini. Tepat di sana [ke perbatasan Thailand, tempat penduduk bermukim]. Anak-anak dan semuanya…kami benar-benar ketakutan.”

    Ketika ditanya apakah pertempuran kali ini lebih buruk dari sebelumnya, dia menjawab: “Ya, karena sekarang mereka tidak hanya menggunakan senapan, artileri berat dilibatkan juga’.

    BBC

    Kedua negara tidak mau menurunkan tensi

    Jonathan Head

    Koresponden BBC di Asia Tenggara

    Menurut militer Thailand, pasukan mereka melepaskan tembakan setelah berhadapan dengan sekelompok tentara Kamboja yang bersenjata lengkap tepat di perbatasan yang disengketakan.

    Pihak Kamboja mengatakan bahwa pihak Thailand-lah yang melepaskan tembakan terlebih dahulu.

    Kini, penduduk di wilayah perbatasan sisi Thailand telah diperintahkan untuk mengungsi. Hal ini menyusul keputusan Thailand untuk mengusir duta besar Kamboja dari Bangkok dan menarik duta besarnya dari Phnom Penh.

    Untuk saat ini, kedua negara tampaknya belum siap untuk meredakan ketegangan. Namun, konflik ini sejatinya telah meletus bulan lalu, setelah Pemimpin Kamboja, Hun Sen, mempermalukan Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, dengan membocorkan percakapan telepon mereka tentang perbatasan yang disengketakan.

    Tidak ada yang tahu mengapa ia memilih melakukan hal ini. Faktanya, ia telah merusak hubungan dekat antara kedua keluarga yang telah terjalin selama beberapa dekade.

    Paetongtarn Shinawatra kemudian diskors sebagai perdana menteri oleh Mahkamah Konstitusi Thailand, dan pemerintahannya yang tidak populer kini tidak bisa terlihat lemah dalam menghadapi Kamboja.

    Dampaknya adalah meningkatnya perang kata-kata antara kedua negara, runtuhnya perdagangan perbatasan yang bernilai miliaran dolar, dan meningkatnya risiko bentrokan yang lebih serius antara kedua negara.

    BBC

    Sejarah hubungan Thailand-Kamboja

    Ini bukan pertama kalinya terjadi ketegangan antara Thailand dan Kamboja. Setiap kali tensi meningkat, biasanya disebabkan oleh sengketa perbatasan atau ketegangan politik, seperti:

    Pada 1958 dan 1961, Kamboja mengakhiri hubungan diplomatik dengan Thailand terkait sengketa Kuil Preah Vihear.

    Pada 2003, menyusul kerusuhan dan serangan terhadap Kedutaan Besar Thailand di Phnom Penh, Perdana Menteri Thailand saat itu, Thaksin Shinawatra, melancarkan Operasi Pochentong. Operasi ini mengirimkan pesawat militer untuk mengevakuasi semua warga negara dan diplomat Thailand dari Kamboja dan mengusir diplomat Kamboja sebagai balasan.

    Pada 2008 dan 2011, bentrokan militer pecah di Kuil Preah Vihear.

    Pada 2009, Thailand menurunkan hubungan sebagai tanggapan atas dukungan Kamboja terhadap mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, yang saat itu sedang diasingkan.

    Artikel ini akan diperbarui secara berkala.

    Lihat juga video: Markas Judi di Perbatasan Kamboja Terbakar, Sudah 19 Orang Tewas

    (nvc/nvc)

  • 6
                    
                        Ibu-ibu Pungli Tarif Parkir di Pabean Surabaya: "Jangan Rp 5.000, Rp 10.000 Saja Buat Setor ke Kantor"
                        Surabaya

    6 Ibu-ibu Pungli Tarif Parkir di Pabean Surabaya: "Jangan Rp 5.000, Rp 10.000 Saja Buat Setor ke Kantor" Surabaya

    Ibu-ibu Pungli Tarif Parkir di Pabean Surabaya: “Jangan Rp 5.000, Rp 10.000 Saja Buat Setor ke Kantor”
    Tim Redaksi
    SURABAYA, KOMPAS.com
    – Seorang ibu-ibu melakukan pungutan liar (pungli) kepada warga lewat tarif parkir di kawasan Jalan Kalimati Kulon, Pabean,
    Surabaya
    , Jawa Timur. 
    Video ibu-ibu tersebut viral setelah diunggah oleh salah satu
    influencer
    asal
    Surabaya
    ,
    Aldo Adela
    , pada Rabu (23/7/2025).
    Dalam video itu, ibu-ibu yang bertindak sebagai juru parkir (jukir) liar ini meminta kepada korban tarif parkir roda empat sebesar Rp 10.000.
    Padahal, tarif resminya seharusnya Rp 5.000.
    “Ojok
    Rp 5.000, 10
    ae, gawe
    setor kantor (jangan Rp 5.000, Rp 10.000 saja, buat setor ke kantor),” ucap ibu tersebut.
    Korban pun merasa geram dan mengancam akan melaporkan si ibu kepada Pemerintah Kota Surabaya.
    Korban juga meminta karcis parkir yang tertera tarif resmi Rp 5.000.
    “Ini gila sih, kita sebagai
    social media agency,
    kita
    shooting
    klien kita, tukang parkirnya lihat saja kayak begitu. Kasihan pebisnis-pebisnis, pelanggan ya kabur semua,” kata Aldo dalam video tersebut.
    Kepada
    Kompas.com,
    Aldo mengatakan bahwa kejadian ini bukan pertama kali dia alami saat parkir di kawasan Pabean Surabaya.
    “Iya, saya sudah beberapa kali ke sana. Sekitar 3-4 jam parkir dengan nyolot dan marah-marah diminta 10-20 ribu,” kata Aldo saat dikonfirmasi, Kamis (24/7/2025).
    Aldo menduga bahwa dia bukan korban satu-satunya.
    Sebab, pelaku sudah beberapa kali melakukan pungli kepada warga lain dengan modus yang sama.
    “Awalnya saya biarin, tapi yang ke-3 kali ini saya video. Kalau saya saja sudah 3 kali kena, yang lain banyak yang kena juga berarti,” ujarnya.
    Sementara itu, Kepala UPTD Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Jeane Mariane Taroreh menegaskan bahwa pelaku telah ditindak tegas. “Sudah ditindak kemarin,” kata Jeane.
    Juru parkir liar tersebut telah ditindak oleh tim Dishub Surabaya bersama pihak Kecamatan Pabean Cantian serta koordinator juru parkir wilayah terkait.
    “Juru parkir mengakui kesalahannya, petugas menindak tilang jukir, dan menegur jukir untuk selalu menggunakan atribut resmi serta menarik retribusi sesuai tarif pada karcis,” ujarnya. 
    Petugas juga menyita beberapa karcis yang tidak sesuai dengan tanggal yang berlaku.
    Jukir liar
    tersebut juga diperintahkan untuk datang ke Kantor Dishub Surabaya untuk dilakukan pembinaan.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Puan: DPR akan tinjau alih status bandara di IKN dari VVIP jadi umum

    Puan: DPR akan tinjau alih status bandara di IKN dari VVIP jadi umum

    Salah satu hal yang dibahas DPR, permintaan dari Kepala Otorita IKN Pak Basuki untuk bisa mengubah status bandara IKN yang tadinya hanya akan dipergunakan oleh VIP menjadi bandara umum

    Jakarta (ANTARA) – Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan pihaknya akan melakukan peninjauan untuk mempertimbangkan alih status Bandar Udara Internasional Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN) dari Very Very Important Person (VVIP) menjadi bandara umum.

    “Rencananya pada waktu yang akan ditentukan, waktu yang terdekat, pimpinan DPR bersama anggota DPR yang terkait dengan IKN akan melakukan peninjauan untuk memutuskan apakah kemudian bandara tersebut layak untuk diganti statusnya dari hanya digunakan oleh VIP menjadi bandara umum,” kata Puan setelah menghadiri rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis.

    Dia menyebut usulan perubahan status Bandar Udara Internasional Nusantara menjadi bandara umum dibahas dalam rapat antara pimpinan DPR RI bersama Komisi II DPR RI dan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono yang digelar sesaat sebelum rapat paripurna dimulai pada Kamis pagi.

    “Salah satu hal yang dibahas DPR, permintaan dari Kepala Otorita IKN Pak Basuki untuk bisa mengubah status bandara IKN yang tadinya hanya akan dipergunakan oleh VIP menjadi bandara umum,” ucapnya.

    Rapat tersebut, kata dia, juga membahas ihwal luas rumah-rumah yang dibangun di IKN. Dia menyebut pihaknya akan meninjau pula terkait kebutuhan luas pembangunan rumah di IKN.

    “Luasnya itu juga nanti akan ditinjau oleh pimpinan DPR dan anggota DPR untuk melihat apakah memang layak untuk adanya perluasan atau berapa luas rumah-rumah yang memang dibutuhkan di IKN. Setelah itu, kami akan memutuskan apakah akan kami setuju atau tidak, dan hal-hal lain yang memang dibutuhkan,” tuturnya.

    Meski demikian, Puan enggan menanggapi ketika ditanyakan apakah dalam rapat tersebut turut membahas ihwal moratorium sementara pembangunan IKN.

    Dia pun menuturkan pimpinan DPR RI yang hadir dalam rapat tersebut yakni para Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, Saan Mustopa, dan Sufmi Dasco Ahmad.

    Adapun Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf yang hadir dalam rapat tersebut menepis rapat tersebut membahas ihwal usulan moratorium sementara pembangunan IKN.

    Sebaliknya selaku pimpinan Komisi II DPR, dia menegaskan komitmen dukungan terhadap kelanjutan proyek pembangunan IKN.

    “Belum ada. Belum ada sama sekali (pembahasan soal moratorium sementara pembangunan IKN). Kami komitmen untuk melanjutkan pembangunan itu, tentu dengan komitmen anggaran yang sudah disepakati bersama,” kata dia.

    Pewarta: Melalusa Susthira Khalida
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Dankormar: Satria tetap dikurung satu tahun jika diizinkan pulang

    Dankormar: Satria tetap dikurung satu tahun jika diizinkan pulang

    Jakarta (ANTARA) – Komandan Korps Marinir (Dankormar) TNI AL Mayjen TNI Endi Supardi mengatakan mantan anak buahnya, Satria Arta Kumbara, akan tetap menjalani hukuman kurungan satu tahun jika kembali ke Indonesia.

    Endi kepada awak media menjelaskan, Satria Arya Kumbara telah menghilang dari satuan Marinir sejak tahun 2022 dan akhirnya dipecat pada 2023.

    “Jadi secara hukum dia bukan lagi prajurit Korps Marinir tapi sudah resmi menjadi sipil, dengan hukuman tambahan dipecat dari dinas hukuman tahanan 1 tahun,” kata Endi saat ditemui di kawasan Ksatrian Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis.

    Endi menjelaskan, jika dalam waktu dekat pemerintah memutuskan mengabulkan permintaan Satria untuk kembali Indonesia dan mendapat status kewarganegaraan, Satria akan tetap menjalani hukuman kurungan penjara selama satu tahun.

    Namun jika kasus desersi tersebut tidak kunjung di selesaikan dalam kurun waktu 11 tahun dan Satria tidak kunjung pulang, maka kasus tersebut ditutup dan Satria tidak perlu jalani hukuman.

    “Apabila sudah lewat itunya (masa waktu), kasusnya sudah kadaluarsa,” jelas Endi.

    Hal tersebut mengacu pada UU nomor 31 tahun 1997 tentang Peradilan Militer.

    Sebelumnya, beredar video Satria Arta Kumbara yang ingin kembali menjadi warga WNI. Dalam video yang viral itu, dia mengaku tidak tahu bahwa perbuatannya menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Rusia mengakibatkan status kewarganegaraannya dicabut.

    Dalam video itu juga dia meminta kepada Menteri Luar Negeri Sugiono, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Presiden Prabowo Subianto untuk kembali menerimanya sebagai WNI.

    Pewarta: Walda Marison
    Editor: Tasrief Tarmizi
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kamboja Kecam Serangan Jet Tempur F-16 Thailand: Agresi Brutal!

    Kamboja Kecam Serangan Jet Tempur F-16 Thailand: Agresi Brutal!

    Phnom Penh

    Kamboja mengecam keras serangan jet tempur F-16 yang dikerahkan Thailand terhadap target-target militer di wilayahnya. Otoritas Phnom Penh menyebut serangan jet tempur F-16 itu sebagai “agresi militer brutal”.

    Militer Thailand sebelumnya mengumumkan pengerahan enam jet tempur F-16 untuk menyerang dua target militer di wilayah Kamboja, setelah serangan roket pasukan Kamboja di area perbatasan menewaskan satu warga sipil dan melukai tiga orang lainnya.

    Kementerian Pertahanan Kamboja, seperti dilansir Reuters dan The Guardian, Kamis (24/7/2025), mengonfirmasi serangan udara Thailand terhadap wilayahnya, dengan mengatakan bahwa militer Thailand menggunakan sejumlah jet tempur untuk menjatuhkan dua bom di sebuah ruas jalanan.

    Dalam pernyataannya, Kementerian Pertahanan Kamboja mengecam serangan itu sebagai “agresi militer yang sembrono dan brutal” oleh Thailand terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Kamboja.

    Kementerian Pertahanan Kamboja juga menuduh Thailand telah melanggar perjanjian dengan Phnom Penh dan melepaskan tembakan ke arah tentara Kamboja.

    Dalam pernyataan terpisah, seperti dilansir Bangkok Post, Perdana Menteri (PM) Kamboja Hun Manet menuduh militer Thailand sebagai agresor dalam bentrokan terbaru pada Kamis (24/7) pagi.

    “Kamboja selalu mempertahankan pendiriannya untuk menyelesaikan masalah secara damai, tetapi, dalam kasus ini, kami tidak memiliki pilihan selain merespons dengan kekuatan bersenjata terhadap invasi bersenjata ini,” kata Hun Manet dalam pernyataan via Facebook.

    Baik Kamboja maupun Thailand saling menuduh negara tetangganya yang melepaskan serangan pertama di wilayah perbatasan dalam bentrokan terbaru pada Kamis (24/7) waktu setempat.

    Tonton juga Video: Uji Kebolehan Helikopter-Jet Tempur F-16 saat Latgab Keris Woomera

    Hun Manet, dalam pernyataannya, menuduh militer Thailand telah menyerang posisi militer Kamboja di Prasat Ta Moan Thom dan Prasat Ta Krabey di Provinsi Oddar Meanchey, dan meluas hingga ke wilayah sepanjang Provinsi Preah Vihear.

    Mantan PM Kamboja, Hun Sen, juga menyampaikan komentarnya via Facebook. “Tentara Kamboja tidak memiliki pilihan selain melawan,” tegas Hun Sen yang merupakan ayah dari Hun Manet. Dia kemudian mengimbau warga Kamboja untuk tetap tenang.

    Kementerian Luar Negeri Kamboja, dalam pernyataan terpisah, seperti dilansir AFP, menuduh Thailand telah melakukan “agresi militer yang tidak beralasan” dan menyampaikan kutukan “sekeras-kerasnya terhadap tindakan sembrono dan permusuhan yang dilakukan Thailand ini”.

    Tonton juga Video: Uji Kebolehan Helikopter-Jet Tempur F-16 saat Latgab Keris Woomera

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/idh)

  • Ceramah Rizieq Shihab di Pemalang Berujung Bentrokan, Saling Serang Antar Ormas Pecah

    Ceramah Rizieq Shihab di Pemalang Berujung Bentrokan, Saling Serang Antar Ormas Pecah

    Sejumlah orang dikabarkan luka-luka akibat bentrokan tersebut. Namun, Trunoyudo mengaku belum mendapatkan data akurat jumlah korban luka. Polisi masih melakukan pendalaman terkait kronologi, penyebab dan jumlah korban luka.

    “Sejauh ini masih dalam proses pendalaman ya. Pak Bupatinya juga sudah menyampaikan, tentu ada beberapa, nanti secara data melalui wilayah,” ujar dia.

    Demi meredam bentrokan susulan, kata Trunoyudo, polisi menggandeng pihak terkait untuk melakukan pendekatan preventif. Dia berharap, kondisi keamanan dan ketertiban di Pemalang tetap kondusif pasca-bentrokan tersebut.

    “Seluruh anggota Polri di Polres Pemalang sudah melakukan pendekatan-pendekatan melalui stakeholder, melalui pre-emtif, preventif,” kata Trunoyudo.

  • Sinopsis Serial Drama India Swaragini Episode 19: Konspirasi Ragini

    Sinopsis Serial Drama India Swaragini Episode 19: Konspirasi Ragini

    Jakarta, Beritasatu.com – Ketegangan semakin memuncak dalam serial drama India Swaragini yang akan memasuki episode ke-19. Episode ini dijadwalkan tayang pada Jumat (25/7/2025), pukul 12.15 WIB di BTV.

    Melanjutkan ketegangan dari episode sebelumnya, Swara ditemukan berada di sebuah kamar hotel asing tanpa ingatan bagaimana ia bisa sampai di sana.

    Ketika razia polisi berlangsung, Swara berhasil menghubungi Ragini dan Laksh yang segera datang menjemputnya. Berikut kelanjutan episodenya!

    Memasuki episode ke-19, Inspektur Roy membantu Swara tanpa menunjukkan dirinya secara terbuka.

    Sementara itu, Ragini membuat alasan kepada Sharmishta bahwa Swara sedang sakit kepala, agar kepergian Swara dari hotel tidak menimbulkan kecurigaan.

    Sayangnya, kehadiran Ragini dan Laksh di hotel tersebut tertangkap kamera dan disiarkan secara langsung, membuat keluarga mereka menjadi sorotan publik.

    Swara yang merasa tidak nyaman dengan situasi tersebut mulai menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi. Ia mengunjungi rumah sakit dan meminta rekaman CCTV, tetapi tidak menemukan petunjuk apa pun.

    Di sisi lain, Ragini mulai merasa panik karena khawatir konspirasinya bersama Sanskaar terbongkar. Bahkan, ia mengaku menemukan botol dan jarum suntik di lemarinya kepada Laksh.

    Rahasia Ragini

    Dalam kondisi penuh kecurigaan, Swara bertanya kepada Ragini tentang keberadaannya dari rumah sakit. Ragini mengelak dan mengatakan ia pergi menemui Laksh.

    Dalam percakapan mereka, Swara menyatakan bahwa ia merasa bingung dengan kejadian yang mendadak ini, meskipun tidak takut dengan pernikahan. Namun, Ragini dengan licik merekam pembicaraan mereka dan mengeditnya sesuka hati.

    Ragini kemudian menunjukkan botol obat dan jarum suntik tersebut kepada Laksh. Setelah diperiksa oleh dokter, obat itu ternyata terlarang dan dapat membuat seseorang kehilangan ingatan sementara.

    Hal ini membuat Laksh makin yakin bahwa Swara telah dijebak dan ia berniat untuk membantunya.

    Swara dalam Bahaya

    Sementara itu, Ragini terus memanipulasi keadaan. Ia memberikan rekaman suara Swara yang sedang gugup kepada Laksh, memperkuat tuduhannya bahwa Swara labil. Swara pun ditemukan di klub malam dalam kondisi setengah sadar.

    Laksh yang melihat Swara menari dalam keadaan tidak sadar menjadi sangat marah, apalagi ketika seseorang mengganggu mereka. Sanskar memanggil polisi untuk mengatasi keributan yang terjadi.

    Ragini kemudian mencoba meyakinkan Laksh bahwa Swara menjalani kehidupan ganda dan sengaja memakai narkoba untuk lari dari pernikahan.

    Namun, semua itu didengar oleh Swara yang sangat terkejut atas tuduhan Ragini. Laksh akhirnya membawa Swara pulang dengan bantuan Ragini, yang terus berupaya terlihat sebagai pihak yang membantu.

    Pertunangan yang Tertunda

    Di tengah semua kekacauan, keluarga Laksh bersiap untuk mengunjungi keluarga Gadodia untuk acara pertunangan.

    Swara yang belum sepenuhnya pulih tetap berusaha melanjutkan prosesi. Ketika hendak memakaikan cincin kepada Laksh, cincin tersebut jatuh dan tidak ditemukan.

    Beruntung, Dadi memberikan cincinnya untuk melanjutkan acara hingga akhirnya pertunangan selesai.

    Bagaimana Lanjutan Kisahnya?

    Apakah Ragini dan Sanskaar akan kembali membuat rencana jahat demi menggagalkan pernikahan Laksh dan Swara? Semua jawabannya bisa kamu saksikan dalam serial drama India Swaragini yang tayang setiap hari pukul 12.15 WIB hanya di BTV.

    Saksikan di kanal berikut:

    Kanal 26: JabodetabekKanal 29: Bandung, PalembangKanal 39: SemarangKanal 35: Jogjakarta, SurakartaKanal 32: SurabayaKanal 34: MedanKanal 38: BalikpapanKanal 30: Banjarmasin

    Ikuti akun resmi @btvidofficial dan @beritasatu di Instagram, TikTok, Facebook, dan X untuk update terbaru seputar serial drama India Swaragini. Cuplikan episode juga tersedia di YouTube @btvidofficial dan @BeritaSatuChannel.

  • 9
                    
                        Fakta Baru Eks Marinir Satria: Terlilit Utang Hampir Rp 750 Juta, Judol, dan Desersi
                        Nasional

    9 Fakta Baru Eks Marinir Satria: Terlilit Utang Hampir Rp 750 Juta, Judol, dan Desersi Nasional

    Fakta Baru Eks Marinir Satria: Terlilit Utang Hampir Rp 750 Juta, Judol, dan Desersi
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Marinir) Endi Supardi mengungkap
    eks marinir
    TNI Angkatan Laut (AL)
    Satria Arta Kumbara
    terlilit utang hingga mencapai Rp 750 juta sebelum bergabung dengan operasi militer di Rusia.
    Utang tersebut diperoleh Satria Arta Kumbara setelah mengajukan pinjaman ke dua bank milik pemerintah.
    “Angkanya kurang lebih di Rp 750 juta,” ujar Endi saat ditemui di Markas Komando Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (24/7/2025).
    Akibat utang tersebut, Endi mengungkap bahwa Satria Arta Kumbara berusaha mendapatkan uang lewat judi online (
    judol
    ), tetapi tidak menemui hasil.
    Karena tak bisa mengatasi utangnya tersebut, singkat cerita Satria Arta Kumbara meninggalkan tugasnya tanpa izin atau
    desersi
    .
    “Ternyata judi online ini kan tidak membantu, bahkan akan lebih terjerumus ke dalamnya, sehingga tidak bisa mengatasi itu dia desersi,” ujar Endi.
    Korps Marinir
    TNI AL
    kemudian tiga kali memanggil Satria Arta Kumbara, karena ia telah meninggalkan tugasnya tanpa izin.
    Bahkan, pihak Korps Marinir TNI AL mendatangi rumahnya, tetapi yang bersangkutan tidak ada di kediamannya.
    “Akhirnya naik status menjadi desersi, kemudian proses pemecatan, dan sudah dipecat di tahun 2023,” jelas Endi.
    TNI AL sendiri sudah melakukan pemecatan terhadap Satria Arta Kumbara dari anggota Inspektorat Korps Marinir (Itkomar) setelah mengikuti operasi militer Rusia.
    Pemecatan dilakukan berdasarkan putusan in absentia (putusan dengan ketidakhadiran terdakwa) Pengadilan Militer (Dilmil) II-08 Jakarta, pada 6 April 2023.
    Satria sendiri sudah dinyatakan melakukan desersi atau meninggalkan tugas tanpa izin sejak 13 Juni 2022. Namun, proses hukum pun tetap berjalan meskipun tanpa kehadiran yang bersangkutan.
    Putusan tersebut teregistrasi dalam Perkara Nomor 56-K/PM.II-08/AL/IV/2023, dan telah berkekuatan hukum tetap melalui Akte Nomor AMKHT/56-K/PM.II-08/AL/IV/2023 tertanggal 17 April 2023.
    “Satria Arta Kumbara terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana ‘
    Desersi
    dalam waktu damai’ terhitung mulai tanggal 13 Juni 2022 hingga saat ini,” ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama (Laksma) Tunggul kepada Kompas.com, Senin (21/7/2025).
    Satria Arta Kumbara dijatuhi hukuman penjara selama 1 tahun, disertai tambahan hukuman berupa pemecatan dari dinas militer.
    Diketahui,
    eks marinir Satria Arta
    Kumbara kembali menjadi sorotan setelah video dirinya meminta untuk dipulangkan ke Indonesia beredar di media sosial.
    Satria dikabarkan menghadapi pencabutan status kewarganegaraan Indonesia oleh otoritas Rusia sehingga dia meminta untuk dapat kembali ke Tanah Air.
    Melalui akun TikTok @zstorm689 pada Minggu (20/7/2025), Satria menyampaikan pesan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan Menteri Luar Negeri Sugiono.
    Satria Arta Kumbara menegaskan tidak pernah berniat mengkhianati negara. Keputusan eks marinir itu untuk bergabung dengan militer asing semata-mata didorong oleh kebutuhan ekonomi.
    “Saya niatkan datang ke sini (Rusia) hanya untuk mencari nafkah. Wakafa Billahi, cukuplah Allah sebagai saksi,” ujar Satria Arta Kumbara.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pertama Kalinya, Samsung Galaxy Z Fold7 Lebih Laris Ketimbang Flip7

    Pertama Kalinya, Samsung Galaxy Z Fold7 Lebih Laris Ketimbang Flip7

    Jakarta

    Galaxy Z Flip series biasanya jadi ponsel layar lipat Samsung yang paling populer dibandingkan model Fold. Namun, sepertinya tren itu berubah di untuk Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7.

    Menurut laporan FNN News, Galaxy Z Fold7 lebih banyak dipesan lewat pre-order di Korea Selatan dibandingkan Galaxy Z Flip7. Ini pertama kalinya Galaxy Z Fold lebih laris dibandingkan model Flip sejak lini ponsel layar lipat Samsung debut pada tahun 2019.

    Lebih spesifiknya, FNN melaporkan bahwa Fold7 menyumbangkan 60% dari total pre-order di Korea Selatan, sedangkan Flip7 menyumbangkan 40%. Padahal harga Galaxy Z Fold7 di Korea naik hampir 150.000 Won atau sekitar Rp 1,7 juta dibandingkan generasi sebelumnya.

    Sebagai perbandingan, Galaxy Z Flip6 tahun lalu menyumbangkan 60% dari seluruh pre-order di Korea, dibandingkan 40% yang disumbangkan Fold6. Sementara itu, Galaxy Z Flip5 mendominasi 70% dari seluruh pre-order, dibandingkan 30% untuk Fold5.

    Secara total, Samsung menerima lebih dari 1,04 juta pre-order untuk Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 di Korea. Periode pre-order Galaxy Z Fold7 dan Flip7 di Korea akan berakhir pada 28 Juli, jadi kemungkinan totalnya bisa bertambah.

    Angka ini sedikit lebih tinggi dari 1,02 juta pre-order yang diterima untuk Galaxy Z Fold5 dan Flip5 di negara asalnya. Kenaikannya cukup signifikan dibandingkan Galaxy Z Fold6 dan Flip6 yang total pre-ordernya mencapai 0,91 juta, seperti dikutip dari SamMobile, Rabu (23/7/2025).

    Tingginya minat konsumen terhadap Galaxy Z Fold7 tidak mengagetkan. Galaxy Z Fold7 merupakan ponsel layar lipat model buku paling tipis dan ringan saat ini dengan ketebalan 4,2mm saat dibuka dan bobot 215 gram.

    Ukuran layar eksternal dan utamanya lebih besar, bahkan layar utamanya bisa dibuka tutup hingga 500.000 kali yang setara dengan penggunaan normal selama 10 tahun atau penggunaan berat selama enam tahun.

    Samsung menggunakan panel ultra thin glass (UTG) yang lebih tebal, pelat titanium, engsel baru, dan perekat yang lebih elastis untuk membuat layar Galaxy Z Fold7 2,5 kali lebih tahan lama dibandingkan generasi sebelumnya.

    (vmp/vmp)