Blog

  • Kapolres Mojokerto Kota Rangkul Tukang Becak, Ojol, dan Jukir Lewat Sarapan Bareng

    Kapolres Mojokerto Kota Rangkul Tukang Becak, Ojol, dan Jukir Lewat Sarapan Bareng

    Mojokerto (Beritajatim.com) – Upaya membangun kedekatan dengan masyarakat terus dilakukan Polres Mojokerto Kota. Kali ini, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto menggelar silaturahmi sekaligus sarapan bareng bersama para pekerja sektor informal, mulai dari tukang becak, pengemudi ojek online (ojol), hingga juru parkir.

    Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu diikuti 100 peserta. Mereka terdiri atas 30 juru parkir, 40 pengemudi ojol, dan 30 tukang becak yang sehari-hari menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas masyarakat Kota Mojokerto.

    AKBP Herdiawan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya pekerja sektor informal yang memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian kota. “Melalui silaturahmi dan makan bersama ini, kami ingin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ungkapnya, Selasa (13/1/2026).

    Menurutnya, tukang becak, pengemudi ojol, dan juru parkir bukan sekadar pencari nafkah di jalanan, tetapi juga mitra kamtibmas yang turut membantu menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Mojokerto. AKBP Herdiawan terlihat berbincang santai dan makan bersama.

    Tak hanya itu, AKBP Herdiawan juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako berisi beras kepada seluruh peserta. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi wujud empati Polri terhadap masyarakat. Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan.

    Salah satu perwakilan pengemudi ojol mengaku senang dan merasa diperhatikan oleh jajaran kepolisian. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres dan jajaran Polres Mojokerto Kota atas kepeduliannya. Kegiatan seperti ini membuat kami merasa diperhatikan dan semakin dekat dengan Polri,” ujarnya.

    Melalui kegiatan ini, Polres Mojokerto Kota Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan humanis, sekaligus memperkuat kolaborasi demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di Kota Mojokerto. [tin/aje]

     

  • Kisah Pegawai Bengkel Digaji Rp 2,6 Miliar/Tahun, Tugasnya Ngapain Aja?

    Kisah Pegawai Bengkel Digaji Rp 2,6 Miliar/Tahun, Tugasnya Ngapain Aja?

    Jakarta

    Selama ini, mekanik bengkel kerap dipandang sebagai pekerjaan yang identik dengan kotor-kotoran dan gaji yang terbilang pas-pasan. Namun, anggapan itu dipatahkan teknisi mobil di dealer Ford Ohio, Amerika Serikat (AS).

    Disitat dari Carscoops, Selasa (13/1), teknisi di dealer Ford tersebut bernama Ted Hummel. Dia bukan teknisi ‘kemarin sore’, melainkan sudah berstatus sebagai ‘senior master’. Dia bisa mengantongi upah US$ 160 ribu atau Rp 2,7 miliar/tahun.

    Di dealer Ford, Hummel merupakan spesialis transmisi dan komponen rumit lain. Jika penggantian transmisi umumnya memerlukan waktu 10 jam, Hummel mampu mengerjakannya selama lima jam. Itulah mengapa, dia dianggap sebagai aset perusahaan.

    “Saya harap kami bisa mengkloning Ted,” ujar atasannya langsung kepada Wall Street Journal.

    Teknisi Ford Foto: Doc. Ford

    Cerita ini lantas sampai ke telinga CEO Ford, Jim Farley, yang belakangan mengeluhkan sulitnya mencari teknisi andal di Amerika Serikat. Ford disebut memiliki 5.000 lowongan teknisi dengan gaji bisa tembus US$ 120.000 per tahun, namun tetap sulit terisi.

    “Kami dalam masalah di negara ini,” kata Farley. “Ada banyak bay dengan lift dan alat lengkap, tapi tidak ada orang yang bekerja di sana.”

    Salah satu alasan Hummel bisa meraup penghasilan fantastis adalah sistem flat rate, sistem kerja berbasis jam standar. Mekanik tetap dibayar sesuai estimasi pabrikan meski pekerjaan selesai lebih cepat.

    Artinya, jika satu pekerjaan dibayar 14 jam dan diselesaikan dalam tujuh jam, sisanya menjadi keuntungan bagi mekanik. Jika dilakukan terus-menerus, gaji pun melonjak drastis.

    Teknisi Ford Foto: Doc. Ford

    Hummel mencontohkan, untuk satu unit Ford F-150, Ford membayar 14,6 jam kerja, meski ia bisa menyelesaikannya dalam waktu kurang dari tujuh jam. Efisiensi inilah yang membuat sistem flat rate sangat menguntungkan baginya, tapi juga penuh risiko bagi mekanik lain.

    Jalan Hummel di dunia mekanik tak mudah. Dia mengawali karier dengan bayaran di bawah US$ 10 atau Rp 160 ribuan per jam. Dia lantas melanjutkan kuliah dan membeli alat mandiri untuk belajar. Dia butuh hampir 10 tahun perjuangan untuk sampai ke level sekarang.

    “Mereka selalu bilang, kamu bisa dapat gaji enam digit,” ujar Hummel. “Saat saya menjalaninya, rasanya seperti, ‘ini nggak akan kejadian.’ Butuh waktu sangat lama.”

    Kini, selain mengerjakan mobil, Hummel juga mendapat pemasukan tambahan karena melatih teknisi junior, sesuatu yang dibayar ekstra oleh diler. Ford mengaku, dibutuhkan sekitar lima tahun hingga seorang teknisi benar-benar produktif.

    Masalahnya, tak semua orang mampu bertahan selama itu. Pekerjaan bengkel keras secara fisik, dan absen kerja berarti tak dibayar. Banyak teknisi yang menyerah atau cedera sebelum mencapai level penghasilan tinggi.

    (sfn/dry)

  • 7 Aplikasi Investasi Saham Ramah Pemula

    7 Aplikasi Investasi Saham Ramah Pemula

    Selain itu, aplikasi legal umumnya menyediakan edukasi, fitur manajemen risiko, serta antarmuka sederhana yang memudahkan pengguna baru memahami mekanisme transaksi saham. Berikut 7 aplikasi investasi saham yang ramah bagi pemula, diantaranya adalah:

    1. Stockbit – Aplikasi Saham Lokal dengan Fitur Edukasi Lengkap

    Aplikasi investasi saham ramah pemula yang paling populer di Indonesia. Aplikasi ini menggabungkan platform trading dengan forum diskusi investor, sehingga pengguna dapat belajar sekaligus bertransaksi. 

    Selain itu, Stockbit terintegrasi dengan sekuritas yang telah berizin, sehingga proses jual beli saham menjadi lebih praktis. Keunggulan Stockbit terletak pada fitur analisis fundamental dan teknikal yang disajikan secara ringkas. 

    Oleh karena itu, pemula dapat memahami laporan keuangan emiten tanpa harus membaca data mentah yang rumit. Ditambah lagi, komunitas aktif di dalamnya memungkinkan pengguna bertukar pandangan sebelum mengambil keputusan investasi.

    2. Pintu – Akses Saham Global lewat xStocks yang Inovatif

    Pintu adalah aplikasi crypto yang telah diunduh lebih dari 10 juta kali dan memiliki banyak pilihan aset dengan lebih dari 320+ token, serta telah resmi terdaftar dan berada di bawah pengawasan OJK. Dengan antarmuka yang ramah pengguna dan fitur yang lengkap, Pintu cocok bagi investor pemula maupun trader profesional dan aktif. 

    Aplikasi ini mendukung berbagai aset populer seperti Bitcoin, Ethereum, dan Solana, serta menyediakan fitur tambahan seperti Pintu Earn dan Auto DCA untuk menabung crypto, Pintu Academy untuk belajar crypto, Pintu Pro untuk trading dengan fitur advanced di desktop maupun HP.

  • Menkes Turunkan Total 4.700 Relawan Nakes ke Wilayah Bencana Aceh-Sumatera

    Menkes Turunkan Total 4.700 Relawan Nakes ke Wilayah Bencana Aceh-Sumatera

    Jakarta

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan total sudah ada 4.700 relawan tenaga kesehatan yang diterjunkan untuk membantu penanganan pasca bencana di Sumatera. Relawan ini datang dari Kemenkes, perguruan tinggi, hingga organisasi profesi.

    Para relawan diprioritaskan untuk layanan kesehatan di desa terisolasi dan pos-pos pengungsian.

    “Dan ini macam-macam, bukan hanya dari Kemenkes saja. Kemenkes sendiri mungkin sudah hampir 700 dari 4.700 ini. Tapi mulai dari perguruan tinggi, organisasi profesi, organisasi sosial, beberapa organisasi internasional, yaitu lembaga-lembaga pemerintahan, itu semuanya rumah sakit-rumah sakit, itu juga mengirimkan tenaga-tenaga relawan,” kata Menkes dalam konferensi pers, Senin (12/1/2026).

    “Pos-pos pengungsiannya seribuan, data terakhir saya lihat, kalau desa terisolasi terakhir saya lihat seratusan, mungkin sekarang sudah turun,” sambungnya.

    Menkes menjelaskan Aceh menjadi wilayah yang paling terdampak bencana. Banyak rumah tenaga kesehatan yang rusak parah, atau bahkan hilang disapu banjir.

    Akibat kondisi tenaga kesehatan setempat yang tidak baik, relawan tenaga kesehatan dikirim dalam jumlah besar.

    “Itu kan mereka rotasi sekitar dua minggu sekali, setiap minggu itu mungkin ada sekitar 700-800 sampai seribu lah mungkin yang ada di sana, ya. Dan itu kan mesti berputar terus,” kata Menkes mengungkapkan banyak nakes yang terdampak bencana juga menjadi korban bencana.

    Heboh Relawan Berangkat Lewat Malaysia

    Menkes mengklarifikasi ucapannya saat menyebut harga tiket ke Aceh sangat mahal, sehingga harus terbang ke Malaysia terlebih dahulu. Ia menegaskan kondisi tersebut hanya terjadi pada momen liburan Natal dan Tahun Baru.

    Pada saat itu, tiket ekonomi domestik ludes terjual sehingga relawan hanya kebagian kelas bisnis. Tentunya, harga untuk satu kursi kelas bisnis bisa dua kali lipat daripada harga tiket kelas ekonomi.

    “Pemerintah juga memberi diskon liburan pada tiket, sehingga pada masuk ke sana semua, sehingga nggak kebagian para relawan-relawan, hanya tiket-tiket business class yang mahal,” katanya.

    “Nah, pas deket-deket akhir tahun khususnya ke Medan, karena masuknya tuh kalau untuk misalnya Bener Meriah, Langkat, lalu Tamiang, Aceh Tengah itu masuknya dari Medan lebih dekat lebih mudah, daripada masuknya dari Banda Aceh,” tandasnya.

    Halaman 2 dari 2

    (avk/kna)

  • Bocah 4 Tahun Diduga Korban Pencabulan Pelajar MTs di Sumenep

    Bocah 4 Tahun Diduga Korban Pencabulan Pelajar MTs di Sumenep

    Sumenep (beritajatim.com) – Bocah berusia 4 tahun di Kabupaten Sumenep diduga menjadi korban pencabulan oleh remaja tetangganya sendiri. Sementara, terduga pelaku masih duduk di bangku salah satu Madrasah Tsanawiyah di Sumenep.

    Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumenep, Nurul Sugiyati mengatakan, pihaknya mengetahui kasus tersebut saat keluarga korban kebingungan dan mendatangi LPA untuk berkonsultasi. Ayah korban kemudian memutuskan untuk melaporkan kasus tersebut ke Polres Sumenep.

    “Selama ini, korban tinggal bersama kakek dan neneknya karena ayah dan ibunya bekerja menjaga toko kelontong di Jakarta. Korban mengenal pelaku karena mereka bertetangga. Kronologis kejadiannya sudah disampaikan ke kepolisian, saat ayah korban melapor,” katanya, Selasa (13/1/2026).

    Berdasarkan penuturan orang tua korban, peristiwa itu sebenarnya terjadi pada Desember 2025. Ayah korban mendapat telepon dari iparnya, mengabarkan bahwa anaknya yang masih berusia 4 tahun itu mengeluhkan sakit di bagian sensitifnya.

    “Saya langsung menduga sudah terjadi perlakuan tidak senonoh pada anak saya. Mangkanya saya memutuskan segera pulang ke Madura. Namun baru bisa pulang pada Januari 2026, karena harus menunggu yang menggantikan menjaga toko di Jakarta,” ungkap S, ayah korban.

    Saat tiba di Sumenep dan mendengar cerita dari iparnya, S berusaha mendatangi terduga pelaku. Namun remaja itu tidak mengakui.

    S kemudian membawa anaknya pada salah seorang tenaga kesehatan untuk memeriksakan kondisi anaknya yang masih terus mengeluhkan sakit di bagian sensitifnya.

    “Dari pemeriksaan medis itu, ditemukan kalau anak saya ini sudah menjadi korban pelecehan seksual. Mangkanya dia kesakitan,” ujarnya.

    Ayah korban mengungkapkan, karena terduga pelaku tidak mengakui perbuatannya, maka ia memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke Polres Sumenep. Laporan dugaan tindak asusila itu tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/11/2026/SPKT/Polres Sumenep/Polda Jawa Timur tertanggal 10 Januari 2026.

    Sementara Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim).Polres Sumenep, AKP Agus Rusdyanto, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur tersebut.

    ‘Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Kami melakukan penanganan sesuai prosedur yang berlaku, yakni meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk pelapor,” terangnya singkat. [tem/beq]

  • Bocah 4 Tahun Diduga Korban Pencabulan Pelajar MTs di Sumenep

    Bocah 4 Tahun Diduga Korban Pencabulan Pelajar MTs di Sumenep

    Sumenep (beritajatim.com) – Bocah berusia 4 tahun di Kabupaten Sumenep diduga menjadi korban pencabulan oleh remaja tetangganya sendiri. Sementara, terduga pelaku masih duduk di bangku salah satu Madrasah Tsanawiyah di Sumenep.

    Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumenep, Nurul Sugiyati mengatakan, pihaknya mengetahui kasus tersebut saat keluarga korban kebingungan dan mendatangi LPA untuk berkonsultasi. Ayah korban kemudian memutuskan untuk melaporkan kasus tersebut ke Polres Sumenep.

    “Selama ini, korban tinggal bersama kakek dan neneknya karena ayah dan ibunya bekerja menjaga toko kelontong di Jakarta. Korban mengenal pelaku karena mereka bertetangga. Kronologis kejadiannya sudah disampaikan ke kepolisian, saat ayah korban melapor,” katanya, Selasa (13/1/2026).

    Berdasarkan penuturan orang tua korban, peristiwa itu sebenarnya terjadi pada Desember 2025. Ayah korban mendapat telepon dari iparnya, mengabarkan bahwa anaknya yang masih berusia 4 tahun itu mengeluhkan sakit di bagian sensitifnya.

    “Saya langsung menduga sudah terjadi perlakuan tidak senonoh pada anak saya. Mangkanya saya memutuskan segera pulang ke Madura. Namun baru bisa pulang pada Januari 2026, karena harus menunggu yang menggantikan menjaga toko di Jakarta,” ungkap S, ayah korban.

    Saat tiba di Sumenep dan mendengar cerita dari iparnya, S berusaha mendatangi terduga pelaku. Namun remaja itu tidak mengakui.

    S kemudian membawa anaknya pada salah seorang tenaga kesehatan untuk memeriksakan kondisi anaknya yang masih terus mengeluhkan sakit di bagian sensitifnya.

    “Dari pemeriksaan medis itu, ditemukan kalau anak saya ini sudah menjadi korban pelecehan seksual. Mangkanya dia kesakitan,” ujarnya.

    Ayah korban mengungkapkan, karena terduga pelaku tidak mengakui perbuatannya, maka ia memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke Polres Sumenep. Laporan dugaan tindak asusila itu tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/11/2026/SPKT/Polres Sumenep/Polda Jawa Timur tertanggal 10 Januari 2026.

    Sementara Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim).Polres Sumenep, AKP Agus Rusdyanto, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur tersebut.

    ‘Laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan. Kami melakukan penanganan sesuai prosedur yang berlaku, yakni meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk pelapor,” terangnya singkat. [tem/beq]

  • Polda Metro Limpahkan Berkas Roy Suryo Cs ke Kejaksaan

    Polda Metro Limpahkan Berkas Roy Suryo Cs ke Kejaksaan

    Bisnis.com, JAKARTA — Polda Metro Jaya telah menyerahkan berkas perkara terkait tiga tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

    Tiga tersangka itu yakni Pakar Telematika Roy Suryo, Dokter Tifauzia Tyassuma alias dr Tifa; dan Ahli Digital Forensik Rismon Hasiholan Sianipar.

    “Sudah kami limpahkan [berkas] untuk tiga tersangka,” ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imannudin kepada wartawan, Selasa (13/1/2026).

    Dia menambahkan saat ini kepolisian masih menunggu konfirmasi dari pihak Kejaksaan soal kelengkapan berkas. 

    Nantinya, jika berkas perkara itu sudah lengkap maka selanjutnya barang bukti dan tersangka juga bakal dilimpahkan.

    Sekadar informasi, kasus tudingan ijazah palsu ini dilaporkan langsung oleh Jokowi ke Polda Metro Jaya pada (30/5/2025).

    Dalam perkara ini, Polda Metro Jaya telah menetapkan delapan tersangka.

    Delapan tersangka ini dibagi menjadi dua klaster. Klaster pertama, yakni menjadi dua klaster.

    Klaster pertama yakni Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Eggi Sudjana (ES) dan Anggota TPUA Kurnia Tri Royani (KTR).

    Kemudian, Pengamat Kebijakan Umum Hukum dan Politik Damai Hari Lubis (DHL), Mantan aktivis ’98 Rustam Effendi (RE) dan Wakil Ketua TPUA Muhammad Rizal Fadillah (MRF).

    Sementara itu, klaster kedua Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo (RS), Ahli Digital Forensik Rismon Hasiholan Sianipar (RSH) dan Dokter Tifauzia Tyassuma alias dr Tifa (TT).

  • Penyandang Tunanetra Jatuh ke Got Karena Tak Dibantu Petugas TransJakarta Care, Manajemen Buka Suara

    Penyandang Tunanetra Jatuh ke Got Karena Tak Dibantu Petugas TransJakarta Care, Manajemen Buka Suara

    Liputan6.com, Jakarta – Seorang penyandang tunanetra penumpang layanan Transjakarta Care terjatuh ke saluran air di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan (Jaksel).

    Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, seorang wanita tunanetra dengan tongkat bantu jalan itu nampak kotor pakaiannya. Ia diduga terjatuh ke saluran air di sekitar lokasi.

    Peristiwa itu disebut terjadi karena penumpang yang bersangkutan tidak didampingi petugas Transjakarta care hingga ke titik aman. Petugas Transjakarta Care dinilai lalai terkait dengan keamanan penumpang disabilitas.

    Atas kejadian ini, pihak Transjakarta telah buka suara dan menyatakan sudah berkomunikasi dengan penumpang tersebut. Pihak Transjakarta menyampaikan, kejadian itu terjadi di dekat Halte Transjakarta CSW, Kebayoran Baru, Jaksel.

    Menurut Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi DPM peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 11 Januari 2026 siang dan sempat terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial. Dia menyesalkan kejadian tersebut.

    “Kami menyesalkan kejadian tersebut dan telah berkomunikasi dengan pelanggan,” kata Tjahyadi dalam keterangannya, dikutip Selasa (13/1/2026).

    Ia memastikan Transjakarta telah berkomunikasi langsung dengan pelanggan yang bersangkutan untuk menyampaikan permohonan maaf serta memberikan perhatian dan pendampingan yang dibutuhkan.

  • Buka Masa Sidang 2026, Ketua DPR Puan Singgung Mitigasi Bencana hingga Pemberlakuan KUHP Baru

    Buka Masa Sidang 2026, Ketua DPR Puan Singgung Mitigasi Bencana hingga Pemberlakuan KUHP Baru

    Liputan6.com, Jakarta – DPR hari ini, Selasa (13/1/2026) resmi membuka masa persidangan 2026. Dalam pidato pembukaan paripurna, Ketua DPR Puan Maharani menyinggung soal sejumlah isu termasuk pentingnya mitigasi bencana alam.

    Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 digelar dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

    Rapat Paripurna beragendakan tunggal yakni Pidato Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 oleh Ketua DPR RI Puan Maharani. Di awal pidatonya, Puan mengucapkan selamat datang kepada anggota DPR yang baru saja selesai menjalani masa reses di daerah pemilihan masing-masing.

    “Mendengar dan menerima amanah dari konstituen yang kemudian harus kita tindak lanjut melalui fungsi DPR RI,” ujar Puan, Selasa (13/1/2026).

    Puan lalu berbicara soal berbagai tantangan dalam pembangunan nasional, yang menuntut peran aktif dan tanggung jawab politik DPR RI sebagai lembaga perwakilan rakyat.

    Dia menjabarkan, tantangan tersebut antara lain meliputi pencapaian target pertumbuhan ekonomi yang masih memerlukan reformasi struktural agar lebih inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

    “Kemudian juga tantangan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi transformasi global, digitalisasi, dan ekonomi hijau. Selanjutnya terkait dengan penyempurnaan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” papar Puan.

     

    Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat Indonesia dalam Rapat Paripurna Khusus DPR, Kamis (2/10).
    Puan menekankan bahwa DPR sebagai wakil rakyat harus bisa menerima kritik dengan berbagai cara, baik lewat demonstrasi maupun media sosial.
    “Atas nama seluruh Anggota …

  • Mahfud MD Keluhkan Delay Batik Air, Ini Kompensasi yang Harusnya Didapat!

    Mahfud MD Keluhkan Delay Batik Air, Ini Kompensasi yang Harusnya Didapat!

    Liputan6.com, Jakarta – Mantan Menko Polhukam Mahfud MD mengungkapkan kekecewaannya terhadap layanan maskapai Batik Air melalui akun media sosial X pribadinya pada Senin malam (12/1/2026). Ia mengeluhkan minimnya informasi terkait keterlambatan penerbangan (delay) yang ia alami di bandara.

    Dalam unggahannya, Mahfud menyebutkan bahwa pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6594 rute Jakarta–Surabaya seharusnya dijadwalkan lepas landas pada pukul 19.00 WIB. Namun, hingga pukul 20.20 WIB, ia mengaku belum mendapatkan informasi apa pun dari pihak maskapai.

    “Tp sampai 20.20 – saat ini tidak ada pengumuman apa pun dan tdk ada yg bisa ditanya di bandara,” tulis Mahfud MD dalam unggahannya dikutip Selasa (13/1/2026).

    Lebih lanjut, Mahfud menyarankan agar pihak maskapai lebih transparan jika memang penerbangan harus dibatalkan atau mengalami kendala teknis yang lama. Hal ini penting agar para penumpang dapat segera mengambil keputusan alternatif.

    “Kalau memang tak jd terbang hrs-nya diumumkan sj, biar orng mencari alternatif menginap,” tambahnya.

    Hingga berita ini diturunkan, unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 577 ribu kali dan mendapat beragam reaksi dari netizen. Beberapa pengguna X lainnya turut membagikan pengalaman serupa mengenai keterlambatan penerbangan, sementara yang lain mempertanyakan penyebab teknis di balik kendala tersebut.