Blog

  • Kritik Kita ke Penguasa Harus Berbasis Data, Bukan Provokasi Emosional

    Kritik Kita ke Penguasa Harus Berbasis Data, Bukan Provokasi Emosional

    Liputan6.com, Jakarta – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyerukan kritik terhadap penguasa harus lah berbasis data. Dia tidak ingin rakyat mengkritik hanya mengandalkan emosional yang menyerang personal.

    “Kritik kita harus berbasis data, pengalaman nyata rakyat, dan nilai ideologis, bukan provokasi emosional. Dengan cara itulah partai menjaga martabat politiknya,” kata Megawati dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan Tahun 2026 di Jakarta dilansir Antara, Senin (13/1/2026).

    Dia menambahkan garis perjuangan partai adalah perjuangan gagasan, kekuatan moral, serta keberpihakan kebijakan pada Rakyat Marhaen. Sebagai partai penyeimbang, PDI Perjuangan berkewajiban memastikan kebijakan negara tidak menjauh dari kepentingan rakyat kecil dan keadilan sosial.

    “Menghadapi kekuasaan, perjuangan partai tidak dijalankan dengan kemarahan, bukan dengan serangan personal, dan bukan dengan konfrontasi kosong. Cara-cara demikian justru menjauhkan kita dari watak kenegarawanan,” tegasnya.

    Megawati juga menggarisbawahi bahwa dalam sistem demokrasi, pemerintahan bukanlah musuh personal, melainkan objek kritik kebijakan yang sah.

    Ia pun mendorong agar diskursus politik nasional digeser; tidak hanya terpaku pada stabilitas dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus berbicara tentang keadilan sosial, kedaulatan pangan dan energi, keadilan ekologis, serta kualitas demokrasi.

    Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri menunjukkan ringkasan riwayat hidupnya atau CV dihadapan kader PDIP dalam seminar Mitigasi Bencana & Pertolongan Korban – DPP PDI Perjuangan & BAGUNA, Jakarta, Jumat (19/12).Presiden ke-5 tersebut sengaja memperlihatk…

  • BPBD DKI Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 14 hingga 17 Januari 2026 di Jakarta

    BPBD DKI Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 14 hingga 17 Januari 2026 di Jakarta

    Sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang di sejumlah Kawasan di Jakarta. Laporan pohon tumbang terjadi di Jalan Kemang Raya, Mampang dan Jalan Pakubuwono VI, Kebayoran Baru.

    “Begitu menerima informasi, kami langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk melakukan penanganan secepat mungkin,” kata Komandan Pleton BPBD Jakarta Selatan, Muhammad Nur di Jakarta dilansir Antara, Senin 12 Januari 2026.

    Nur mengatakan, pohon berjenis angsana dengan tinggi sekitar 10 meter tersebut tumbang sekitar pukul 07.15 WIB saat terjadi hujan disertai angin kencang.

    Adapun sekitar 20 personel gabungan yang dikerahkan terdiri dari petugas PPSU, BPBD, Satpol PP, Gulkarmat, serta Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Selatan dikerahkan dalam penanganan pohon tumbang tersebut.

    Selain mengevakuasi batang pohon, lanjut Nur, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas untuk memastikan kelancaran arus kendaraan serta mencegah terjadinya kemacetan.

    “Penanganan dapat dilakukan secara optimal karena banyak petugas lintas OPD terlibat. Pada pukul 08.30, pohon tumbang yang menutup akses jalan berhasil dievakuasi dan kondisi jalan kembali normal,” ucapnya.

    Sementara itu, sebanyak 10 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) juga melakukan penanganan batang pohon tumbang yang menutup sebagian akses jalan di Jalan Pakubuwono VI, Kelurahan Gunung, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

  • DPR Gelar Rapat Paripurna Perdana di 2026, 294 dari 579 Anggota Dewan Hadir

    DPR Gelar Rapat Paripurna Perdana di 2026, 294 dari 579 Anggota Dewan Hadir

    DPR Gelar Rapat Paripurna Perdana di 2026, 294 dari 579 Anggota Dewan Hadir
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026.
    Lalu, rapat akan dilanjutkan dengan pidato Ketua
    DPR
    Puan Maharani
    , dilanjutkan dengan Pelantikan Pengganti Antarwaktu (PAW) Anggota DPR dan Anggota MPR Masa Jabatan Tahun 2024-2029.
    Dalam
    rapat paripurna
    perdana di 2026 ini, tercatat 294 dari 579 anggota DPR yang hadir.
    Sementara itu, Wakil Ketua DPR yang hadir ialah Cucun Ahmad Syamsurijal, Adies Kadir, dan Saan Mustopa. Sufmi Dasco Ahmad terpantau absen.
    “Menurut catatan dari Sekretariat Jenderal DPR RI daftar hadir pada permulaan
    rapat paripurna DPR
    RI hari ini telah ditandatangani oleh 294 orang anggota yang hadir dari 579 orang anggota DPR RI dan dihadiri oleh anggota dari seluruh fraksi yang ada di DPR RI,” ujar Puan, saat memimpin rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
    Puan menyebut, kuorum untuk menggelar rapat paripurna DPR telah tercapai.
    Puan pun membuka rapat paripurna DPR yang sifatnya terbuka untuk umum.
    “Dengan demikian kuorum telah tercapai. Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim perkenankan lah kami sebagai
    anggota dewan
    membuka rapat paripurna DPR RI yang ke-10 masa persidangan II tahun sidang 2025-2026 pada Selasa (13/1/2026) dan kami nyatakan dibuka dan terbuka untuk umum,” imbuh Puan.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kisah Pilu Wanita Disabilitas 15 Tahun Menderita Benjolan Aneh di Pipi

    Kisah Pilu Wanita Disabilitas 15 Tahun Menderita Benjolan Aneh di Pipi

    Kondisi ini menimbulkan keprihatinan mendalam dari keluarga. Dia berharap Pemerintah Kabupaten Sikka dapat segera mengambil langkah konkret untuk membantu Tika memperoleh hak dasar atas layanan kesehatan.

    “Kami berharap pemerintah benar-benar hadir. Tika butuh pertolongan medis secepatnya. Jangan sampai ada warga yang sakit bertahun-tahun tanpa penanganan,” ujar Aris, keluarga Tika.

    Ia menilai hal yang dialami Tika bukan sekadar persoalan individu, melainkan menjadi ujian tanggung jawab negara dalam menjamin perlindungan dan pemenuhan hak-hak dasar warga negara, khususnya penyandang disabilitas yang tergolong kelompok rentan.

    Diharapkan, perhatian dan tindakan cepat dari pemerintah daerah, instansi kesehatan, serta pihak terkait lainnya dapat menjadi wujud nyata kepedulian dan kehadiran negara bagi warganya yang membutuhkan, sekaligus mencegah kasus serupa terjadi di kemudian hari.

  • ​Tanggal 16 Januari Hari Apa? Simak Jadwal Hari Besar dan Peringatan Pentingnya

    ​Tanggal 16 Januari Hari Apa? Simak Jadwal Hari Besar dan Peringatan Pentingnya

    Jakarta: Banyak masyarakat yang mulai bertanya-tanya mengenai agenda kegiatan di pertengahan bulan Januari ini. Berdasarkan Kalender Nasional 2026, tanggal 16 Januari 2026 jatuh pada hari Jumat. 

    Namun, yang menarik perhatian adalah 16 Januari 2026 telah ditetapkan pemerintah sebagai Hari Libur Nasional. Lantas, ada peringatan besar apa di tanggal tersebut? Berikut adalah ulasan lengkap mengenai makna dan fakta di balik hari libur tersebut.

    Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
    Tanggal 16 Januari 2026 bertepatan dengan tanggal 27 Rajab 1447 Hijriah. Dalam tradisi Islam, tanggal ini merupakan hari yang sangat sakral karena umat Muslim memperingati peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.

    Isra Mikraj adalah perjalanan agung semalam yang dilakukan oleh Rasulullah SAW dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Palestina (Isra), kemudian dilanjutkan naik ke langit ketujuh hingga ke Sidratul Muntaha (Mikraj). Peristiwa ini memiliki arti penting bagi umat Islam karena pada momen inilah perintah salat lima waktu pertama kali diterima secara langsung dari Allah SWT.

    Peristiwa agung ini tidak hanya mengingatkan umat muslim mengenai perjalanan spiritual Rasulullah SAW, namun juga sebagai waktu yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
     

    Penetapan tanggal 16 Januari sebagai hari libur nasional membawa kabar gembira bagi para pekerja dan pelajar. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, tanggal 16 Januari resmi menjadi tanggal merah. 

    Karena jatuh pada hari Jumat, masyarakat memiliki kesempatan untuk menikmati libur panjang atau long weekend (Jumat, Sabtu, dan Minggu). Ini adalah momen pertama bagi keluarga untuk beristirahat atau berwisata setelah kesibukan awal tahun.

    Selain menjadi waktu untuk beristirahat, peringatan Isra Mikraj di tanggal 16 Januari ini juga menjadi pengingat bagi setiap individu untuk merefleksikan kembali kualitas ibadah, khususnya salat. Peristiwa ini melambangkan hubungan spiritual yang mendalam antara sang pencipta dan hambanya, serta pentingnya keteguhan iman dalam menghadapi cobaan hidup.

    (Fany Wirda Putri)

    Jakarta: Banyak masyarakat yang mulai bertanya-tanya mengenai agenda kegiatan di pertengahan bulan Januari ini. Berdasarkan Kalender Nasional 2026, tanggal 16 Januari 2026 jatuh pada hari Jumat. 
     
    Namun, yang menarik perhatian adalah 16 Januari 2026 telah ditetapkan pemerintah sebagai Hari Libur Nasional. Lantas, ada peringatan besar apa di tanggal tersebut? Berikut adalah ulasan lengkap mengenai makna dan fakta di balik hari libur tersebut.

    Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
    Tanggal 16 Januari 2026 bertepatan dengan tanggal 27 Rajab 1447 Hijriah. Dalam tradisi Islam, tanggal ini merupakan hari yang sangat sakral karena umat Muslim memperingati peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
     
    Isra Mikraj adalah perjalanan agung semalam yang dilakukan oleh Rasulullah SAW dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Palestina (Isra), kemudian dilanjutkan naik ke langit ketujuh hingga ke Sidratul Muntaha (Mikraj). Peristiwa ini memiliki arti penting bagi umat Islam karena pada momen inilah perintah salat lima waktu pertama kali diterima secara langsung dari Allah SWT.

    Peristiwa agung ini tidak hanya mengingatkan umat muslim mengenai perjalanan spiritual Rasulullah SAW, namun juga sebagai waktu yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
     

     
    Penetapan tanggal 16 Januari sebagai hari libur nasional membawa kabar gembira bagi para pekerja dan pelajar. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, tanggal 16 Januari resmi menjadi tanggal merah. 
     
    Karena jatuh pada hari Jumat, masyarakat memiliki kesempatan untuk menikmati libur panjang atau long weekend (Jumat, Sabtu, dan Minggu). Ini adalah momen pertama bagi keluarga untuk beristirahat atau berwisata setelah kesibukan awal tahun.
     
    Selain menjadi waktu untuk beristirahat, peringatan Isra Mikraj di tanggal 16 Januari ini juga menjadi pengingat bagi setiap individu untuk merefleksikan kembali kualitas ibadah, khususnya salat. Peristiwa ini melambangkan hubungan spiritual yang mendalam antara sang pencipta dan hambanya, serta pentingnya keteguhan iman dalam menghadapi cobaan hidup.
     
    (Fany Wirda Putri)

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)

  • Gibran Targetkan Kontribusi Sektor Pariwisata ke PDB Meningkat Tahun ini

    Gibran Targetkan Kontribusi Sektor Pariwisata ke PDB Meningkat Tahun ini

    Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka minta kontribusi pariwisata terhadap produk domestik bruto (PDB) bisa ditingkatkan pada 2026.

    Gibran optimistis kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB bakal meningkat melalui penguatan program kepariwisataan yang dilaksanakan.

    “Jika apa yang sudah dilakukan di 2025 ini dipertahankan dan ditingkatkan, saya yakin ini [2026] targetnya bisa tercapai,” ujar Gibran saat pimpin rakornas kepariwisataan di Jakarta, Senin (12/1/2026).

    Dia menambahkan, penguatan kepariwisataan itu meliputi peningkatan kualitas destinasi, penguatan daya saing, serta kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.

    Di samping itu, Gibran yang merupakan Ketua Tim Koordinasi Kepariwisataan menyoroti soal momen Idulfitri yang bisa mendongkrak kontribusi sektor pariwisata.

    Oleh sebab itu, dia meminta seluruh pemangku kepentingan melakukan persiapan lebih dini, termasuk perbaikan destinasi dan peningkatan kenyamanan wisata.

    “Persiapan yang lebih matang juga terkait perbaikan-perbaikan infrastruktur di tempat-tempat tujuan wisata,” imbuhnya.

    Setelah itu, Wapres memerintahkan agar seluruh pihak terkait dalam sektor pariwisata agar memperkuat sinergi dan kolaborasi antarkementerian dan lembaga.

    “Semakin solid, sinergi dan kerja-kerja kolaboratif seperti ini harus ditingkatkan,” pungkasnya.

  • Resmi, Apple Pakai AI Gemini Google untuk Tingkatkan Siri dan Apple Intelligence

    Resmi, Apple Pakai AI Gemini Google untuk Tingkatkan Siri dan Apple Intelligence

    Apple membuat banyak pihak terkejut dengan kehadiran iPhone Air. Pada awalnya, ponsel ini sempat menuai kritik saat debut karena kapasitas baterai diragukan dan kamera tunggal.

    Namun seiring waktu, banyak pengguna menilai daya tahannya cukup untuk aktivitas harian. Namun, keterbatasan kamera iPhone Air tetap menjadi catatan utama.

    Terkini, Apple dikabarkan menyiapkan peningkatan besar untuk generasi berikutnya, yang sementara ini disebut iPhone Air 2.

    Mengutip laporan The Elec, Senin (12/1/2026), Apple disebut tengah mempertimbangkan merilis iPhone Air versi lebih tipus pada 2027. Waktu tersebut bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-20 iPhone.

    Raksasa teknologi berbasis di Cupertino itu dilaporkan ingin mengadopsi teknologi layar baru bernama CoE (Color filter on Encapsulation). Teknologi ini memungkinkan panel layar dibuat lebih tipis dibanding panel OLED konvensional.

    Jika rencana ini terwujud, iPhone Air 2 berpotensi melampaui rekor pendahulunya yang memiliki ketebalan sekitar 5,6mm. Karenanya, bodi lebih ramping membuka peluang desain internal lebih fleksibel.

    Menariknya, layar lebih tipis justru memberi keuntungan pada sektor baterai. Karena dengan begini, Apple bisa memanfaatkan ruang internal lebih lega untuk menanam baterai berkapasitas lebih besar tanpa harus mengorbankan desain tipis.

    Tak hanya itu, teknologi CoE juga memiliki dampak langsung pada efisiensi daya. Layar dengan teknologi ini memiliki keterbacaan lebih baik di bawah sinar matahari.

    Dengan begitu, layar tidak perlu meningkatkan tingkat kecerahan secara agresif. Konsumsi daya pun bisa ditekan, terutama saat penggunaan di luar ruangan.

    Saat ini, perusahaan belum menggunakan teknologi CoE di lini iPhone. Perusahaan disebutkan bakal menjajalnya lebih dulu di iPhone Fold yang dijadwalkan meluncur pada paru kedua 2026.

    Sementara itu, Samsung Electronics juga berencana memakai CoE pada ponsel lipatnya (Galaxy Z Fold dan Z Flip), diikuti oleh Galaxy S26 Ultra, dijadwalkan rilis pada kuartal pertama tahun ini. 

  • Membedah Tiga Opsi Pengelolaan Kebun Binatang Bandung

    Membedah Tiga Opsi Pengelolaan Kebun Binatang Bandung

    Kepala Sub Bidang Pengamanan Barang Milik Daerah dan Pencatatan Barang Persediaan BKAD Kota Bandung, Herman Hari Rustaman mengatakan, opsi itu diambil apabila konflik internal antara dua manajemen yang berselisih berlanjut dan tidak kunjung diselesaikan.

    “Kalau dua kubu yayasan tidak bisa berdamai, Pemkot Bandung akan bersurat ke Kementerian Kehutanan untuk mengajukan pencabutan izin lembaga konservasi,” ujar Herman di Bandung, Rabu (6/8/2025).

    Herman juga mengatakan, opsi tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan dalam rapat bersama Kemenhut pada 10 April 2025.

    Dalam rapat tersebut disepakati bahwa apabila proses pemanfaatan aset secara damai tidak dapat dilakukan, maka Pemkot Bandung dapat mengusulkan pencabutan izin pengelolaan.

    Selanjutnya, kata dia, Kemenhut akan menunjuk tim pengelola sementara melalui Surat Keputusan Menteri dengan melibatkan Pemkot Bandung dan pihak-pihak terkait lainnya.

    “Kalau sudah deadlock, pemerintah harus turun tangan. Karena urusan satwa itu menjadi kewenangan Kementerian Kehutanan. Sedangkan kami di Pemkot hanya mengelola aset tanahnya,” katanya.

    Herman menegaskan, pemkot tidak ingin terjadi kerugian daerah akibat konflik internal yayasan, terutama apabila ada bisnis berjalan namun tidak ada kontribusi terhadap pendapatan daerah dari sisi pemanfaatan lahan.

    “Kami tidak ingin gara-gara ada kisruh atau alasan apapun, ada bisnis yang berjalan tapi tidak ada pemasukan untuk pendapatan dari sewa tanah dan pemanfaatan tanahnya,” katanya.

    Lebih lanjut, ia berharap konflik internal tersebut dapat segera diselesaikan, mengingat pentingnya keberlangsungan hidup satwa-satwa yang ada di Bandung Zoo.

    “Namun kami kembalikan kewenangan satwa ada di Kemenhut ya, kita harus segera berkoordinasi dengan Menhut karena ada kisruh internal yayasan yang ada satwa di dalamnya itu. Memang penting sekali untuk ke Kemenhut,” pungkasnya.

  • Mengapa Nyanyi Bersama Bikin Perasaan Lebih Tenang dan Bahagia? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Mengapa Nyanyi Bersama Bikin Perasaan Lebih Tenang dan Bahagia? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    JAKARTA – Pernah merasa suasana hati tiba-tiba jadi lebih ringan setelah bernyanyi bersama? Entah itu saat karaoke, di acara keluarga, di gereja, atau sekadar bernyanyi santai dengan teman, aktivitas sederhana ini ternyata punya dampak besar bagi kesehatan mental dan emosional.

    Bernyanyi bersama bukan sekadar hiburan. Sejumlah penelitian menunjukkan menyanyi bersama mampu membuat seseorang merasa lebih lega, bahagia, dan terhubung dengan orang lain.

    Menurut Alex Street, peneliti dari Cambridge Institute for Music Therapy Research, bernyanyi adalah aktivitas yang sangat kompleks.

    “Bernyanyi adalah aktivitas kognitif, fisik, emosional, dan sosial yang terjadi secara bersamaan,” ujar Street, dikutip dari laman BBC.

    Saat bernyanyi, otak bekerja untuk mengingat lirik dan nada, tubuh mengatur pernapasan, emosi ikut terlibat, dan secara sosial kita terhubung dengan orang lain. Kombinasi inilah yang membuat efek bernyanyi terasa begitu kuat.

    Bernyanyi, terutama secara berkelompok memicu pelepasan hormon endorfin yang berkaitan dengan rasa senang dan nyaman. Selain itu, aktivitas ini juga meningkatkan hormon oksitosin yang dikenal sebagai ‘hormon kedekatan’.

    Itulah sebabnya setelah bernyanyi bersama, seseorang sering merasa lebih tenang dan lebih akrab dengan orang di sekitarnya, bahkan dengan orang yang sebelumnya tidak terlalu dikenal.

    Penelitian menunjukkan orang asing bisa membangun ikatan emosional yang cukup kuat hanya setelah satu jam bernyanyi bersama.

    Bernyanyi juga membantu menurunkan kadar hormon stres kortisol. Teknik pernapasan panjang dan terkontrol saat bernyanyi membuat tubuh lebih rileks, mirip seperti saat melakukan meditasi atau latihan pernapasan.

    “Respons ‘feel good’ bisa terlihat dari suara yang terdengar lebih cerah, ekspresi wajah yang lebih rileks, dan postur tubuh yang lebih terbuka,” jelas Street.

    Tak heran banyak orang merasa hatinya lebih lega setelah bernyanyi, seolah beban pikiran ikut terlepas bersama nada dan lirik lagu.

    Menariknya, manfaat emosional bernyanyi akan terasa lebih kuat jika dilakukan bersama-sama dibandingkan bernyanyi sendirian. Aktivitas kolektif ini menciptakan rasa kebersamaan dan kesetaraan, tidak ada yang lebih penting atau lebih rendah, semua menyatu dalam satu lagu.

    Hal ini juga dimanfaatkan dalam dunia pendidikan dan kesehatan. Bernyanyi kelompok digunakan untuk membantu anak-anak belajar kerja sama dan mengelola emosi, serta membantu pasien dengan penyakit kronis agar tetap merasa berdaya.

    “Bernyanyi membuat orang fokus pada apa yang masih bisa mereka lakukan, bukan pada keterbatasan mereka,” kata Street.

    Sejak dulu, manusia selalu bernyanyi dalam berbagai fase kehidupan, mulai dari lagu pengantar tidur, nyanyian ibadah, lagu perjuangan, hingga lagu perpisahan. Tanpa disadari, bernyanyi telah menjadi sarana alami manusia untuk menyalurkan emosi.

    “Tidak ada kebetulan bernyanyi hadir di setiap tahap kehidupan manusia. Tubuh dan otak kita memang sejak lahir merespons lagu secara positif,” bebernya.

    Di tengah kehidupan yang serba cepat, nyanyi bareng bisa menjadi cara sederhana untuk kembali merasa terhubung dengan diri sendiri maupun dengan orang lain.

    Tak perlu suara merdu atau teknik sempurna. Cukup ikut bernyanyi, lepaskan diri dan biarkan musik bekerja. Ternyata nyanyi bersama bisa membuat hati lebih lega dan bahagia.

  • Tahan Banting, Awet Seharian Penuh!

    Tahan Banting, Awet Seharian Penuh!

    Liputan6.com, Jakarta – Mencari HP baterai badak seharga Rp 1 jutaan yang tidak hanya tahan banting tetapi juga awet untuk menemani aktivitas seharian kini bukan lagi impian. Di tengah gempuran smartphone dengan harga fantastis, pasar entry-level tetap menawarkan pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan daya tahan baterai luar biasa tanpa harus menguras dompet. Banyak produsen berlomba menghadirkan inovasi pada ponsel terjangkau mereka.

    Dahulu, menemukan ponsel dengan kapasitas baterai 7000 mAh di kisaran harga ini adalah tantangan yang cukup besar. Sebagian besar model dengan baterai jumbo seperti Samsung Galaxy M51 atau M62, yang dikenal memiliki daya tahan super, merupakan perangkat lama yang harga barunya jauh di atas Rp 1 jutaan saat pertama kali diluncurkan. Meskipun unit bekas mungkin tersedia, kondisi dan ketersediaannya seringkali bervariasi dan tidak selalu terjamin.

    Namun, perkembangan teknologi kini memungkinkan Anda untuk memiliki HP baterai badak seharga Rp 1 jutaan dengan kapasitas 5000 mAh atau bahkan 7000 mAh yang dioptimalkan secara efisien. Deretan HP ini dirancang untuk memberikan daya tahan yang luar biasa, cocok untuk pelajar, pekerja lapangan, atau siapa saja yang membutuhkan perangkat andal untuk komunikasi, hiburan, dan kerja ringan sepanjang hari.