Blog

  • SBY Tegaskan Hanya Ada 1 Matahari di Partai Demokrat: Mas AHY!

    SBY Tegaskan Hanya Ada 1 Matahari di Partai Demokrat: Mas AHY!

    SBY Tegaskan Hanya Ada 1 Matahari di Partai Demokrat: Mas AHY!
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan hanya ada satu matahari atau pemimpin di Demokrat, yakni Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
    Hal tersebut
    SBY
    sampaikan saat memberi sambutan dalam Puncak Perayaan Natal Nasional 2025 Demokrat di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (12/1/2026) malam.
    Adapun sebenarnya SBY tidak dijadwalkan memberikan sambutan. Akan tetapi, karena
    AHY
    absen, dia pun mewakili anaknya.
    “Bapak/Ibu hadirin sekalian yang saya muliakan. Sebenarnya saya tidak dirancang untuk menyampaikan sambutan utama ini. Seharusnya yang menyampaikan sambutan utama adalah pemimpin
    Partai Demokrat
    , Bung Agus Harimurti Yudhoyono. Beliau pemimpin partai. Saya boleh dikatakan seorang mentor senior. Mataharinya hanya satu di Partai Demokrat, Mas AHY,” ujar SBY.
    SBY memaparkan, AHY tidak bisa hadir dalam perayaan Natal karena sedang mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto ke Kalimantan Timur.
    Dia pun menegaskan bahwa Demokrat memang mengutamakan negara dan rakyat ketimbang partai.
    “Namun sebagaimana kita ketahui, Mas AHY sedang mengemban tugas mendampingi Bapak Presiden Prabowo di Kalimantan Timur. Tentu bagi Demokrat,
    country first
    ,
    people first
    , baru partai. Jangan dibalik. Negara dulu, rakyat dulu, baru partai,” tuturnya.
    Dengan demikian, kata SBY, dirinya diminta panitia penyelenggara untuk memberikan sambutan dalam acara Natal kali ini.
    “Oleh karena itu, saya mendapat tugas dari panitia untuk menyampaikan sambutan ini mewakili Mas AHY. Tiada rotan, akar pun berguna,” imbuh SBY.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Banjir di Jakarta Senin Pagi, Belasan Rute Transjakarta Terganggu

    Banjir di Jakarta Senin Pagi, Belasan Rute Transjakarta Terganggu

    JAKARTA – Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin pagi menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan dan berdampak pada keterlambatan kedatangan bus Transjakarta di beberapa koridor dan rute.

    Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta Tjahyadi DPM mengatakan, kondisi tersebut turut memicu kepadatan lalu lintas di sejumlah wilayah.

    “Dampak hujan deras dan genangan air pada Senin pagi memicu kepadatan lalu lintas di beberapa wilayah Jakarta,” kata Tjahyadi dalam keterangannya, Senin, 12 Januari.

    Ia merinci, keterlambatan terjadi pada bus Koridor 5 rute Kampung Melayu–Ancol, Koridor 7 Kampung Melayu–Kampung Rambutan, Koridor 9 Pinang Ranti–Pluit, serta Koridor 10 Tanjung Priok–PGC.

    Selain koridor utama, sembilan rute bus juga terdampak. Rute tersebut meliputi 5C Cililitan–Juanda, 7C Cibubur–Cawang Cililitan, 7D TMII–Pancoran, 7P Pondok Kelapa–Cawang Cililitan, 7W Cawang–Stasiun KCJB Halim, 9A Cililitan–Grogol, 9C Pinang Ranti–Bundaran Senayan, B41 Vida Bekasi–Cawang Sentral, serta D11 Depok–Cawang Sentral.

    Tjahyadi menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas kondisi tersebut. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan. Tetap waspada dan berhati-hati di jalan,” ujarnya.

    Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan masih akan mengguyur sebagian wilayah Jakarta sejak Senin pagi hingga malam hari. Suhu udara di Jakarta diperkirakan berada di kisaran 23 hingga 26 derajat Celcius.

  • Bendahara Desa Klesem Diduga Gelapkan Dana Desa, Kabur Bawa Laptop dan Berkas Penting

    Bendahara Desa Klesem Diduga Gelapkan Dana Desa, Kabur Bawa Laptop dan Berkas Penting

    Pacitan (beritajatim.com) – Nasib apes dialami Pemerintah Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan. Di tengah kebijakan pemangkasan Dana Desa oleh pemerintah pusat, sisa anggaran kegiatan desa justru diduga digelapkan oleh Kaur Keuangan Desa Klesem.

    Kaur Keuangan Desa Klesem, Erna Setyowati, diduga membawa kabur uang sisa beberapa kegiatan desa yang telah dilaksanakan, sekaligus membawa laptop dan sejumlah berkas penting milik pemerintah desa.

    Kepala Desa Klesem, Muhammad Mangsuri, mengatakan Erna pergi tanpa pamit kepada kepala desa maupun keluarganya sejak 10 Desember 2025 lalu. Hingga kini, keberadaannya tidak diketahui.

    “Dia pergi tanpa pamit kepada saya selaku kepala desa maupun keluarganya. Sejak tanggal 10 Desember 2025 sampai sekarang tidak diketahui keberadaannya,” kata Mangsuri saat dikonfirmasi, Senin (12/1/2026).

    Menurut Mangsuri, gelagat penggelapan sudah mulai dicurigai sejak akhir tahun 2025. Erna disebut sering tidak masuk kantor dan kerap menghindar saat bertemu dengan perangkat desa lainnya.

    “Kalau tidak masuk sehari dua hari itu masih wajar. Tapi ini sampai berminggu-minggu. Akhirnya saya cari ke rumahnya, rumah sudah tertutup dan yang bersangkutan tidak ada. Keluarganya juga sebelumnya sudah berusaha mencari,” jelasnya.

    Hingga kini, pihak desa belum dapat memastikan total anggaran yang diduga digelapkan. Namun dipastikan dana tersebut berasal dari beberapa kegiatan desa yang telah dilaksanakan pada November 2025. “Untuk total kerugian masih dalam proses penghitungan oleh tim auditor dari Inspektorat Kabupaten Pacitan,” imbuhnya.

    Atas kejadian tersebut, Pemerintah Desa Klesem telah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Kebonagung, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Inspektorat Pacitan.

    Selain itu, pihak desa juga telah melakukan mediasi dengan keluarga terduga pelaku yang disaksikan oleh pihak kecamatan. Dalam mediasi tersebut, keluarga Erna menyatakan kesanggupan untuk mengembalikan sebagian dana. “Pihak keluarga, dalam hal ini kakak perempuan yang bersangkutan, telah menyerahkan uang sebesar Rp25 juta sebagai cicilan,” pungkas Mangsuri. Diketahui, Erna Setyowati menjabat sebagai Kaur Keuangan Desa Klesem sejak tahun 2008. (tri/kun)

  • Viral Cerita Aurelie Moeremans Alami Grooming di Usia 15 Tahun, Artis Senior Roby Termonti Disorot

    Viral Cerita Aurelie Moeremans Alami Grooming di Usia 15 Tahun, Artis Senior Roby Termonti Disorot

    GELORA.CO – Aktris Aurelie Moeremans merilis buku berjudul Broken Strings yang mengungkap sisi kelam masa remajanya.

    Sebuah buku yang terinspirasi dari perjalanan hidup pribadinya.

    Lewat buku itu, Aurelie secara jujur menceritakan pengalamannya menjadi korban grooming, yakni praktik manipulatif yang kerap dilakukan oleh orang dewasa terhadap anak-anak dan remaja sebelum akhirnya melakukan eksploitasi.

    Perempuan berusia 32 tahun tersebut turut membagikan potongan isi bukunya melalui unggahan di Instagram pribadinya.

    “Buku ini adalah kisah nyata tentang aku. Tentang bagaimana aku digrooming waktu umur 15 tahun oleh seseorang yang usianya hampir dua kali umur aku,” tulis Aurelie, dikutip Minggu (11/1/2026).

    “Tentang manipulasi, kontrol, dan proses pelan-pelan belajar menyelamatkan diri sendiri,” lanjutnya.

    Kehadiran buku ini mendapat sambutan positif karena mengangkat isu sensitif yang selama ini kerap dipandang tabu.

    Sejumlah pihak menilai karya tersebut dapat menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kepedulian terhadap ancaman eksploitasi psikologis pada remaja.

    “Ditulis tanpa romantisasi, dari sudut pandang korban,” katanya.

    Agar dapat diakses lebih luas, versi digital buku ini disediakan untuk diunduh secara gratis.

    Dukungan Suami

    Di balik proses penulisannya yang sarat emosi, Aurelie juga mendapatkan dukungan kuat dari lingkungan keluarga.

    Pemeran film Story of Kale itu mengungkapkan sang suami, Tyler Bigenho menjadi sosok penting yang memotivasinya menuntaskan buku tersebut.

    Itu juga menjadi alasan dirinya akhirnya percaya diri menuliskan kisah kelamnya.

    “Banyak yang bilang terima kasih karena aku nulis buku ini, tapi sebenernya aku juga harus bilang makasih ke suamiku, @drtylerbigenho. Dia yang dari awal percaya ceritaku bisa jadi sesuatu yang baik dan berarti buat banyak gadis muda lainnya,” ungkapnya.

    Tak berselang lama setelah dirilis, buku ini langsung mendapat banyak tanggapan dari pembaca.

    Sosok Artis Senior Roby Disorot
    Sosok Roby Tremonti belakangan ramai diperbincangkan publik setelah dikaitkan dengan isi memoar terbaru Aurelie Moeremans.

    Buku tersebut memuat pengakuan pribadi sang aktris yang menyita perhatian banyak pihak.

    Dalam memoar yang ditulisnya sendiri, Aurelie Moeremans mengungkap pengalaman pahit pernah mengalami child grooming saat dirinya masih di bawah umur.

    Kisah tersebut dituangkan secara terbuka dalam buku berjudul Broken Strings.

    Pada buku itu, Aurelie menyebut sosok laki-laki yang terlibat dalam pengalamannya dengan nama Bobby.

    Ia menegaskan bahwa nama tersebut bukan nama sebenarnya.

    Dalam bab-bab awal Broken Strings, Aurelie menceritakan pertemuannya dengan Bobby, seorang pria yang kala itu berusia 29 tahun.

    Pertemuan mereka terjadi di lokasi syuting iklan dan menjadi awal dari proses grooming yang dialami Aurelie.

    Ia menggambarkan bagaimana Bobby secara perlahan menjauhkan dirinya dari realitas.

    Perbedaan usia lebih dari 10 tahun disebut turut memengaruhi dinamika hubungan tersebut, termasuk kontrol terhadap cara berpakaian hingga pembatasan komunikasi dengan lingkungan luar.

    Cerita inilah yang kemudian memicu rasa penasaran publik mengenai identitas asli Bobby.

    Seiring waktu, nama Roby Tremonti pun mulai muncul dan diduga sebagai sosok yang dimaksud dalam memoar tersebut.

  • Mardiono Dorong Muswil Jadi Ruang Rumuskan Gagasan untuk Rakyat

    Mardiono Dorong Muswil Jadi Ruang Rumuskan Gagasan untuk Rakyat

    Jakarta

    Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menegaskan Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PPP Sulawesi Tenggara menjadi forum strategis untuk melahirkan ide dan gagasan politik dalam membantu pemerintah mempercepat kesejahteraan umat dan rakyat.

    Mardiono mengatakan Muswil bukan sekadar penyusunan struktur kepengurusan, tetapi juga harus dimaknai sebagai ruang diskusi dan dialog untuk merespons persoalan nyata di tengah masyarakat.

    “Di dalam musyawarah wilayah ini, yang paling utama adalah bagaimana kita saling bermusyawarah untuk melahirkan sebuah ide dan gagasan bagaimana kita bisa membantu pemerintah sebagai insan politik tentu pada porsinya, yaitu untuk bisa mempercepat kesejahteraan umat, mempercepat kesejahteraan rakyat,” kata Mardiono, dalam keterangan tertulis, Senin (12/1/2026).

    Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan ini menyebut Indonesia membutuhkan lompatan besar dalam berbagai sektor. Karena itu, partai politik harus mengambil peran strategis melalui rumusan gagasan yang mampu diterjemahkan menjadi kebijakan nyata pemerintah.

    “Negeri ini butuh lompatan-lompatan besar, butuh perubahan-perubahan besar. Oleh karena itu insan politik seperti PPP dalam musyawarah wilayah harus berdiskusi dan berdialog apa yang terjadi di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

    Mardiono juga menekankan pentingnya menjaga soliditas internal partai. Ia menegaskan PPP wajib mendukung program pemerintah yang berpihak pada kemaslahatan umat dan kesejahteraan rakyat.

    “Kita harus solid dulu. Semua program-program pemerintah yang berorientasi kepada kemaslahatan umat dan kesejahteraan rakyat wajib hukumnya kita dukung,” tegasnya.

    Foto: Dok. PPP

    “Termasuk pemberantasan korupsi, kita harus ikut hadir untuk mendorong pemerintah terus berperan serta, termasuk aparat-aparat penegak hukum,” pungkasnya.

    Muswil DPW PPP Sulawesi Tenggara dihadiri seluruh DPC PPP se-Sultra dan digelar sesuai amanat AD/ART partai, sekaligus untuk pembentukan kepengurusan baru guna mempercepat konsolidasi organisasi menjelang Pemilu 2029.

    (akn/ega)

  • AS Pakai Senjata Misterius saat Tangkap Maduro, Tentara Venezuela Muntah Darah

    AS Pakai Senjata Misterius saat Tangkap Maduro, Tentara Venezuela Muntah Darah

    GELORA.CO –  Amerika Serikat (AS) disebut menggunakan senjata baru misterius yang ampuh saat menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada 3 Januari 2026, membuat tentara pengawalnya muntah darah.

    Kesaksian seorang saksi mata dibagikan oleh Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, melalui akun X pada Sabtu (10/1/2026).

    Dalam unggahan tersebut, Leavitt menuliskan caption, “Hentikan apa yang sedang Anda lakukan dan bacalah ini…”

    Menurut saksi tersebut, pasukan AS menggunakan senjata misterius ampuh yang menyebabkan tentara Venezuela berlutut, mimisan, hingga muntah darah.

    Dalam wawancara dengan New York Post, penjaga yang bertugas saat operasi itu menceritakan bagaimana pasukan AS melumpuhkan ratusan prajurit tanpa kehilangan satu pun personel.

    “Kami sedang berjaga, tetapi tiba-tiba semua sistem radar kami mati tanpa penjelasan apa pun,” ujarnya, dikutip dari First Post.

    Ia mengungkapkan bahwa setelah radar lumpuh, banyak drone melintas di atas mereka, disusul kemunculan hampir delapan helikopter yang menurunkan sekitar 20 tentara AS.

    Penjaga tersebut menambahkan, pasukan AS membawa persenjataan yang tidak biasa. Ia menggambarkan senjatanya jauh lebih ampuh daripada senjata api dan menyebutnya senjata misterius.

    “Mereka sangat maju secara teknologi,” katanya. “Mereka tidak terlihat seperti apa pun yang pernah kami lawan sebelumnya.”

    “Kami ratusan orang, tetapi kami tidak punya kesempatan,” ucapnya. “Mereka menembak dengan presisi dan kecepatan luar biasa. Rasanya setiap tentara menembakkan 300 peluru per menit.”

    Ia mengaku hingga kini masih dihantui oleh suara senjata itu.

    100 tentara Venezuela tewas

    Keterangan saksi mata itu kemudian diunggah oleh Leavitt, tetapi hingga saat ini Gedung Putih belum memberikan tanggapan apakah hal itu sudah diverifikasi kebenarannya.

    Menurut Kementerian Dalam Negeri Venezuela, sekitar 100 pasukan keamanan negara itu tewas dalam serangan yang terjadi pada 3 Januari.

    Belum diketahui apakah seluruh korban tewas akibat penggunaan senjata misterius tadi.

    Penjaga itu mengatakan, para tentara Venezuela tak berdaya ketika dihadapkan pada unit kecil dari pasukan AS.

    “Dua puluh orang itu, tanpa satu pun korban jiwa, membunuh ratusan orang,” ujarnya.

    “Kami tidak punya cara untuk bersaing dengan teknologi mereka, dengan senjata mereka. Sumpah, saya belum pernah melihat yang seperti ini.”

    Mantan sumber intelijen AS mengatakan, militer memang sejak lama mengembangkan senjata energi terarah, teknologi yang menargetkan musuh dengan energi seperti gelombang mikro atau sinar laser.

    Menurutnya, ini kemungkinan merupakan kali pertama senjata tersebut digunakan dalam pertempuran oleh AS.

    China sendiri dilaporkan pernah memakai senjata gelombang mikro saat bersitegang dengan India di Ladakh pada 2020.

    Sumber yang sama menyebutkan, senjata seperti itu dapat memicu berbagai gejala seperti pendarahan, ketidakmampuan untuk bergerak, rasa sakit, hingga sensasi terbakar.

    “Saya tidak bisa mengatakan semua gejala itu. Tapi ya, beberapa,” katanya. “Dan kita sudah memiliki versi senjata ini selama puluhan tahun.”

  • Klarifikasi Menkes soal Keluhan Mahalnya Tiket Pesawat Relawan Aceh

    Klarifikasi Menkes soal Keluhan Mahalnya Tiket Pesawat Relawan Aceh

    Jakarta

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin klarifikasi soal keluhan mahalnya tiket pesawat Jakarta-Aceh hingga membuat pemberangkatan relawan harus lewat Malaysia demi tiket murah.

    Menkes Budi menyebut saat itu tiket ekonomi sudah ludes karena dalam masa libur Natal dan Tahun Baru, sehingga yang tersisa hanya tiket kelas bisnis yang notabene jauh lebih mahal.

    “Jadi semua relawan itu datang ke Medan dan pas pada saat liburan antara itu kan lagi banyak-banyaknya liburan tahun baru dan kemudian pemerintah memberikan diskon harga tiket sehingga pada masuk ke sana semua dan gak kebagian untuk para relawan sehingga yang ada cuma tiket-tiket business class yang mahal-mahal” Ucap Menkes Budi dalam konferensi pers daring

    Klik di sini untuk melihat video lainnya!

    (/)

    menkes menteri kesehatan budi gunadi sadikin tiket pesawat mahal relawan aceh

  • 34 Proyek Sulap Sampah Jadi Listrik Dimulai Tahun Ini

    34 Proyek Sulap Sampah Jadi Listrik Dimulai Tahun Ini

    Jakarta

    34 proyek ‘sulap’ sampah menjadi energi alias waste to energy bakal dimulai tahun ini. Presiden Prabowo Subianto mengatakan proyek ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah mengatasi persoalan sampah.

    “Tahun ini, dalam waktu dekat, saya diberi laporan, kita akan mulai 34 proyek waste to energy, yaitu sampah kita ubah, kita bersihkan menjadi listrik,” ujar Prabowo saat memberikan sambutan pada peresmian Kilang RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (12/1/2026).

    Prabowo mengatakan persoalan sampah di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan dan bisa berpotensi menjadi bencana jika tidak segera ditangani. Pasalnya sudah belasan tahun proyek ini tidak berjalan.

    “Ini sangat penting karena kita butuh sekarang membersihkan sampah kita dari kota-kota kita. Sampah itu sudah menumpuk luar biasa. Ini sudah akan menjadi bencana. Belasan tahun tidak bisa kita wujudkan proyek sampah yang baik,” terangnya

    Prabowo menambahkan 34 proyek sulap sampah jadi listrik akan seger ditenderkan dalam waktu dekat ini. Namun, ia bilang, proyek ini masih membutuhkan waktu yang panjang.

    “Kita sekarang akan mulai 34 proyek. Tendernya dibuka mungkin hari-hari ini. Tapi ini butuh waktu 2 tahun sampai berfungsi,” tutur Prabowo.

    (hrp/hns)

  • Unggah Foto Trump di Peti Mati Firaun, Ayatollah Khamenei: Tiran akan Jatuh

    Unggah Foto Trump di Peti Mati Firaun, Ayatollah Khamenei: Tiran akan Jatuh

    GELORA.CO – Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengunggah gambar firaun kuno yang menyindir Presiden AS Donald Trump, seraya memperingatkan bahwa ia akan bernasib sama seperti para tiran masa lalu. Gambar yang dibagikan di akun resmi Khamenei di platform X itu menampilkan sebuah sarkofagus bergaya firaun yang tampak runtuh dengan wajah menyerupai Trump, disertai tulisan “Seperti Firaun.”

    Dalam pesan berbahasa Persia yang menyertai unggahan tersebut, Khamenei mengatakan para penguasa arogan yang berusaha menguasai dunia, seperti Firaun, Nimrod, Reza Khan, dan Mohammad Reza, akhirnya tumbang saat berada di puncak kekuasaan.

    “Yang satu ini juga akan dijatuhkan,” katanya, merujuk pada Trump.

    Unggahan tersebut muncul setelah Trump mengancam pemimpin Iran, termasuk pernyataan yang dikaitkan dengan gelombang protes dan gejolak internal di negara tersebut. Iran diguncang demonstrasi sejak 28 Desember di Teheran menyusul anjloknya nilai tukar rial Iran dan memburuknya kondisi ekonomi. Demonstrasi kemudian meluas ke sejumlah kota lain.

    Tidak ada data resmi soal korban jiwa. Namun, Human Rights Activists News Agency (HRANA), kelompok HAM yang berbasis di AS, memperkirakan sedikitnya 544 orang tewas, termasuk aparat keamanan dan demonstran, serta lebih dari 1.000 orang terluka.

    HRANA juga melaporkan sedikitnya 10.681 demonstran ditahan di 585 lokasi di seluruh negeri, yang mencakup 186 kota di 31 provinsi. Sementara itu, sedikitnya 109 anggota aparat keamanan Iran tewas dalam kerusuhan dalam beberapa hari terakhir, menurut laporan Al Jazeera pada Ahad (11/1/2026), yang mengutip Kantor Berita Tasnim.

  • Ruang Fiskal Sempit, BI Jadi Harapan Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2026

    Ruang Fiskal Sempit, BI Jadi Harapan Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2026

    Bisnis.com, JAKARTA — Peran Bank Indonesia (BI) untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi menjadi lebih besar seiring dengan kapasitas fiskal pemerintah yang semakin sempit akibat pelebaran defisit APBN pada tahun 2025.

    Sekadar catatan, pemerintah melaporkan defisit APBN 2025 mencapai Rp695,1 triliun atau setara 2,92% terhadap PDB. Kondisi tersebut utamanya disebabkan oleh penerimaan pajak yang anjlok tak sampai 90% dari target APBN, sedangkan kebutuhan belanja semakin meningkat. 

    Managing Director, Chief India Economist and Macro Strategist, Asean Economist HSBC Pranjul Bhandari menjelaskan bahwa pemerintah dalam jangka pendek memiliki dua instrumen untuk memacu pertumbuhan yakni melalui kebijakan fiskal dan moneter. 

    Menurutnya, saat ini pemerintah Indonesia cenderung memiliki lebih banyak ruang untuk menetapkan kebijakan moneter yang longgar dibandingkan fiskalnya. 

    “Kebijakan fiskal sedikit lebih rumit. Pasar mengamati dengan cermat batas fiskal 3% dan saya pikir mencapai batas itu dapat menimbulkan dampak, terutama di pasar obligasi,” terangnya pada media briefing, Senin (12/1/2026). 

    Pranjul menuturkan bahwa pemerintah sejatinya tidak perlu menabrak aturan batas defisit fiskal 3% itu kendati kebutuhan pengeluaran semakin banyak. Dia meyakini penerimaan pajak tahun ini bakal membaik sejalan dengan peningkatan PDB nominal.

    Kebijakan Moneter yang Akomodatif

    Pranjul melihat bahwa BI masih memiliki ruang yang cukup luas untuk kembali memangkas suku bunga acuan. Dia memperkirakan bank sentral akan melakukan penurunan suku bunga sebanyak tiga kali lagi di 2026, setelah sejak September 2024 melakukan pemangkasan sebanyak total 150 basis poin (bps). 

    Dia memandang ruang itu masih dimiliki BI lantaran pertumbuhan ekonomi sampai saat ini melambat dan inflasi sangat rendah. 

    Masalahnya, otoritas moneter juga dihadapkan dengan masalah serius yakni tekanan depresiasi terhadap rupiah. Dia pun melihat ada kemungkinan nilai tukar bisa terdepresiasi hingga Rp17.000 per dolar AS di akhir 2026 akibat tren aliran keluar modal asing. 

    Kuncinya, lanjut Pranjul, adalah langkah oportunis BI dalam melihat peluang penurunan suku bunga ketika terjadi pelemahan terhadap dolar AS. Menurutnya, BI akan mengambil langkah penurunan suku bunga masing-masing sekali pada tiga kuartal pertama 2026. 

    “Kami bisa melihat adanya pemangkasan suku bunga sebanyaka tiga kali lagi yang pada dasarnya total 75 basis poin sepanjang 2026. Saya pikir itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat,” terangnya. 

    Kendati demikian, ada pandangan lain yang melihat bahwa kebijakan moneter BI akan lebih konservatif tahun ini.

    Tekanan global yang persisten seperti ketidakpastian arah Fed Funds Rate (FFR) hingga kebijakan perdagangan negara maju diyakini memaksa otoritas moneter untuk kembali menempatkan stabilitas nilai tukar sebagai prioritas utama di atas dorongan pertumbuhan. 

    Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) David E. Sumual menilai bahwa meskipun masih terdapat ruang pelonggaran moneter pada 2026 seiring dengan inflasi yang terkendali, eksekusinya tidak akan seagresif tahun 2025. 

    “Penurunan suku bunga di 2026, bila masih ada ruang dari inflasi yang terkendali, diproyeksikan tidak akan seagresif tahun 2025, karena spread dengan suku bunga dolar AS yang menipis,” ujarnya kepada Bisnis, dikutip Rabu (31/12/2025).