Blog

  • Setuju Gak Modifikasi ‘Honda Brio Listrik’ Ini Cantik Banget!

    Setuju Gak Modifikasi ‘Honda Brio Listrik’ Ini Cantik Banget!

    Jakarta

    Honda sudah memperkenalkan cikal bakal ‘Brio listrik’ yakni Honda Super One pada ajang Japan Mobility Show 2025 kemarin. Bahkan kabarnya Honda Prospect Motor (HPM) Agen Pemegang Merek (APM) mobil Honda di Indonesia, akan ikut memperkenalkan Super One di tanah air lho.

    Tapi sebelum bicara soal spesifikasi, harga, dan kapan pastinya mobil mungil listrik ini masuk ke Indonesia, rupanya Super One juga asyik banget lho untuk dimodifikasi. Honda Super One modifikasi ala Honda ini tengah dipajang di Tokyo Auto Salon, yang digelar pada tanggal 9-11 Januari 2026, di Makuhari Messe, Chiba, Jepang.

    Jika dilihat dari hasil modifikasi, Honda Super-ONE, prototipe mobil listrik kompak ini tampil sporty dengan berkelir ungu pada sekujur tubuh, ditambah dengan widebody yang terlihat dengan penambahan bodi seperti pada bumper depan, side skirt, over fender yang terlihat tepat di atas ban belakang, yang membuat Super One terlihat begitu cantik dan lebar.

    Pada ajang Tokyo Auto Salon 2026, Honda coba memperlihatkan DNA Sporty pada setiap varian yang dipajangnya, pada siaran resmi yang diterima detikOto, melalui kehadiran berbagai model sport, trail, hingga konsep masa depan, Honda ingin menunjukkan bagaimana DNA sporty diterjemahkan ke dalam beragam segmen kendaraan.

    Pada kategori model sport, Honda menampilkan Honda HRC Prelude-GT, Honda Prelude HRC Concept, Honda Civic Type R HRC Concept, serta Honda Civic e:HEV RS Prototype.
    Sementara itu, pada kategori model trail, Honda menghadirkan Honda TrailSport HRC Concept serta Honda Passport TrailSport Elite.

    Honda pajang modifikasi ber-DNA Sporty pada Tokyo Auto Salon 2026. Salah satunya si mungil Super-One’, yang digadang menjadi brio listrik di Indonesia. Foto: dok. Honda

    Honda Prelude telah dipasarkan secara resmi di Jepang pada September 2025 dan selanjutnya akan diperkenalkan di berbagai kawasan global. Sementara itu, Honda HRC Prelude-GT merupakan mobil balap terbaru Honda yang akan digunakan pada ajang Super GT musim 2026. Honda Prelude HRC Concept dikembangkan dari model produksi massal Honda Prelude yang kemudian dikustomisasi dengan berbagai komponen dari Honda Racing Co., Ltd. (HRC). Pengembangan ini berfokus pada peningkatan karakter sporty melalui pengendalian yang lebih presisi serta respons berkendara yang lebih tajam.

    Selanjutnya, Honda Civic Type R HRC Concept dikembangkan berdasarkan Civic Type R dengan tujuan menonjolkan performa sporty murni secara maksimal. Model konsep ini mengadopsi spesifikasi HRC yang dikembangkan melalui pengetahuan dan pengalaman Honda di dunia motorsport, untuk menyempurnakan performa dan stabilitas berkendara.

    Honda juga memperkenalkan Honda Civic e:HEV RS Prototype, yang menandai kehadiran varian sporty “RS” untuk Civic e:HEV untuk pertama kalinya. Mengikuti jejak Honda Prelude, Civic e:HEV RS akan dilengkapi dengan teknologi kontrol S+ Shift terbaru dari Honda, yang dirancang untuk memberikan sensasi berkendara yang lebih dinamis dan menyenangkan, tanpa mengorbankan efisiensi.

    Honda pajang modifikasi ber-DNA Sporty pada Tokyo Auto Salon 2026. Salah satunya Honda Civic e:HEV RS Prototype. Foto: dok. Honda

    Pada segmen SUV, Honda memperkenalkan deretan TrailSport HRC Concept, yang terdiri dari Honda CR-V TrailSport HRC Concept, Honda ZR-V TrailSport HRC Concept, Honda Vezel TrailSport HRC Concept, serta Honda WR-V TrailSport HRC Concept. Selain itu, Honda juga menampilkan Honda Passport Trail Sport Elite, serta menghadirkan Acura Integra Type S untuk pertama kalinya di kawasan Asia.

    Honda juga menghadirkan Honda N-ONE RS Racing Mate Concept. Melengkapi pameran, Honda menghadirkan e-motorsports racing simulator yang menampilkan mobil balap Honda NSX-GT, yang digunakan Honda di ajang SUPER GT pada periode 2017 hingga 2021.

    Bagaimana detikers, keren juga kan modifikasi Honda ini?

    (lth/din)

  • Buntut Video Tuduhan Pungli, BPTD Sumsel Ancam Laporkan Relawan Pembawa Bantuan Aceh

    Buntut Video Tuduhan Pungli, BPTD Sumsel Ancam Laporkan Relawan Pembawa Bantuan Aceh

    GELORA.CO – Video viral yang bernarasikan seorang petugas Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Selatan (Sumsel), melakukan pungutan liar (pungli), tersebar luas lewat media sosial.

    Seorang petugasnya dituding melakukan tindakan pungli kepada mobil relawan asal Banten yang hendak menyalurkan bantuan korban banjir ke wilayah Aceh.

    Dugaan pungli terjadi di depan Terminal Karya Jaya, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (7/1/2026) kemarin.

    Perlu diketahui, BPTD merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan Indonesia.

    BPTD bertugas mengelola, mengatur, dan mengawasi transportasi darat, sungai, danau, serta penyeberangan di wilayahnya, mencakup terminal tipe A, jembatan timbang, dan uji kelayakan kendaraan.

    Petugas Kemenhub bernama Raden Muhammad Adi Surawijaya sudah dengan tegas membantah melakukan pungli.

    Sementara itu, Kepala Seksi Lalu Lintas Jalan, Sungai, Danau Penyeberangan, dan Pengawasan BPTD Kelas II Sumsel, Milfer Jonely, telah buka suara.

    Ia menegaskan, pihaknya siap membawa masalah ini ke jalur hukum.

    BPTD Sumsel tidak segan-segan melaporkan relawan terkait tuduhan pungli karena telah mencemarkan nama baik.

    Oleh karenanya, Jonely mendesak relawan yang bersangkutan juga segera membuat klarifikasi.

    “Kepada pembuat video juga agar mengklarifikasi hal itu karena mencemarkan nama BPTD Sumsel,” katanya, dikutip dari TribunSumsel.com, Sabtu (10/1/2026).

    Petugas Bantah Lakukan Pungli

    Petugas BPTD Kelas II Sumsel, Adi dengan tegas membantah menerima atau meminta uang terhadap para relawan.

    “Saya Insya Allah tidak menerima uang,” katanya, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.

    Meski demikian, ia membenarkan menerima minuman kaleng yang diberikan oleh relawan.

    Minuman tersebut satu sudah diminum sedangkan lainnya masih disimpannya.

    “Kami terima cuma minuman dua kaleng dan buktinya satu minuman itu masih saya simpan, ada fotonya,” tambahnya. 

    Adi lalu meminta relawan yang memviralkannya untuk klarifikasi.

    Ia kembali menekankan bersama 2 rekan lainnya tidak melakukan pungutan liar seperti dituduhkan kepadanya.

    “Minta tolong diklarifikasi dari pihak yang bersangkutan,” tutupnya.

    Viral Relawan Dimintai Rp150 Ribu

    Video petugas melakukan pungutan liar alias pungli ke mobil bantuan korban banjir Aceh, viral di media sosial.

    Adapun lokasi pungli di depan Terminal Karya Jaya, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (7/1/2026).

    Berdasarkan penelusuran Tribunnews, video aksi pungli petugas Dishub diunggah sejumlah akun Instagram, seperti @fakta.id.

    Video awalnya memperlihatkan petugas Dishub menghentikan rombongan mobil relawan asal Banten.

    Mereka hendak menuju wilayah Aceh untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan.

    Setibanya di wilayah Palembang, para relawan kena tilang hingga dimintai uang.

    “Jadi gaes kita kena tilang sama Dishub. Aceh, kita mau ke aceh,” kata relawan.

    Dalam video juga terlihat, relawan lainnya mengeluarkan uang pecahan Rp50 ribu untuk diserahkan ke petugas Dishub.

    Sementara modus pungli pertama para pengendara diberhentikan guna dicek perlengkapan mobil yang dibawa oleh para relawan.

    Relawan kemudian diminta turun untuk dibawa ke sebuah warung.

    “Itu distop-stopin kan, nah transaksinya di warung. Berapa? Rp150 ribu satu mobil. Biasa ngisi perut. Biar makin buncit. Dishub ini coy,” kata relawan menyindir.

    Hingga Jumat (9/1/2026), video aksi petugas Dishub pungli mobil relawan sudah ditonton lebih dari 400 ribu kali.

    Warganet ikut meramaikan postingan dengan beragam komentarnya.

    Banyak yang mengecam tindakan petugas Dishub.

    Tidak pantas melakukan pungli, terlebih kepada relawan yang hendak menyalurkan bantuan ke korban banjir Aceh.

  • Tersangka Fitnah Ijazah Palsu Eggi Sudjana Puji Jokowi Selangit: Cerdas, Berani, Militan

    Tersangka Fitnah Ijazah Palsu Eggi Sudjana Puji Jokowi Selangit: Cerdas, Berani, Militan

    GELORA.CO  – Tersangka kasus pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Eggi Sudjana, menyampaikan penilaian tegas sekaligus pujian selangit kepada Jokowi. Eggi menyebut Jokowi sebagai sosok  cerdas, berani dan militan (CBM).

    Pernyataan tersebut disampaikan Eggi Sudjana dalam sebuah video yang beredar luas saat menandatangani buku yang diperuntukkan bagi Jokowi. 

    “Ini saya tandatangani untuk saudaraku seiman se-Islam Bapak Joko Widodo. Insya Allah beliau itu CBM, cerdas, berani, militan,” kata Eggi dalam video dikutip Sabtu (10/1/2026).

    Sebelumnya, Eggi Sudjana bersama Damai Hari Lubis yang juga berstatus tersangka dalam kasus pencemaran nama baik ijazah menemui Jokowi di Solo. Pertemuan berlangsung di kediaman Jokowi di Gang Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis (8/1/2026).

    Sekretaris Jenderal Relawan Jokowi (ReJo), Muhammad Rahmad, mengungkapkan pertemuan tersebut berlangsung tertutup dan penuh suasana haru. Dia menyebut Eggi dan Damai diterima dengan sangat baik oleh Jokowi.

    “Sehubungan dengan pemberitaan media yang masif, dan banyaknya telepon, SMS dan WA yang kami terima, perlu kami sampaikan bahwa memang benar pada 8 Januari kemarin, hari Kamis, kami Muhammad Rahmad bersama Bapak Darmizal dari ReJo, mendampingi Bapak Eggy Sudjana beserta Bapak Damai Hari Lubis, dan pengacara Bapak Eggy Sudjana, Ibu Elida Netty, berkunjung ke kediaman Bapak Jokowi,” kata Muhammad Rahmad melalui pesan video kepada awak media, Jumat (9/1/2026).

    Muhammad Rahmad mengatakan pertemuan tersebut tidak didokumentasikan dalam bentuk foto maupun video karena bersifat sangat terbatas. Meski demikian, dia menyaksikan langsung momen emosional antara Eggi, Damai, dan Jokowi.

    Dia mengungkapkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis bahkan berpelukan erat dengan Jokowi hingga membuat para saksi yang hadir ikut berkaca-kaca. Eggi juga menutup pertemuan dengan memimpin doa bagi Jokowi dan keluarganya.

    “Kami yang menyaksikan turut berkaca-kaca. Pertemuan Pak Eggy Sudjana dan Pak Hari Damai Lubis dengan Pak Jokowi adalah pertemuan patriotik yang patut jadi suri tauladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

    Dalam pertemuan tersebut, Eggi Sudjana juga menyerahkan sebuah buku sebagai hadiah untuk Jokowi. Buku itu sebelumnya telah disampaikan melalui Muhammad Rahmad pada 16 Desember 2025

  • Solid untuk Kader, Heboh GP Ansor Siap Dampingi Yaqut yang Jadi Tersangka KPK

    Solid untuk Kader, Heboh GP Ansor Siap Dampingi Yaqut yang Jadi Tersangka KPK

    GELORA.CO – Sikap GP Ansor menjadi pusat perhatian setelah Yaqut Cholil Qoumas, mantan Ketua GP Ansor dan eks Menteri Agama, ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan korupsi kuota haji 2023–2024.

    Di tengah sorotan publik, GP Ansor tampil dengan posisi yang tegas.

    Siap mendampingi Yaqut secara hukum bila diperlukan, namun tidak akan melakukan intervensi terhadap proses penyidikan KPK.

    Bagi GP Ansor, pernyataan dukungan ini merupakan wujud solidaritas kepada kader dan mantan pemimpin organisasi.

    Tetapi dukungan itu tidak lantas dipahami sebagai upaya melindungi Yaqut dari persoalan hukum.

    Organisasi menegaskan bahwa jalannya proses hukum adalah ranah negara, sementara pendampingan mereka sebatas hak dasar setiap warga negara ketika menghadapi kasus pidana.

    Sikap itu ditegaskan langsung oleh Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin.

    Ia memastikan bahwa organisasi berada pada posisi yang jelas: mendampingi kader tanpa mengganggu proses penegakan hukum.

    “GP Ansor menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.”

    “Kami percaya bahwa negara memiliki mekanisme hukum yang harus dihormati oleh semua pihak,”

    Tegas Addin Jauharudin, dikutip pojoksatu.id dari beritasatu.com (10/1/2026).

    Penegasan tersebut sekaligus menjadi jawaban atas kekhawatiran bahwa organisasi sebesar GP Ansor dapat memengaruhi jalannya penyidikan.

    Sejak awal, GP Ansor menolak asumsi itu.

    Mereka menegaskan bahwa KPK memiliki ruang penuh menjalankan kewenangannya, sementara organisasi hanya memberi pendampingan hukum bila diminta.

    Tidak ada tekanan, tidak ada intervensi, dan tidak ada langkah organisasi yang diarahkan untuk menghalangi proses penyidikan.

    Di sisi lain, KPK menyatakan bahwa penetapan Yaqut sebagai tersangka dilakukan setelah gelar perkara dan pemeriksaan bukti awal yang dinilai kuat.

    Kasus yang menyeret mantan menteri itu berkaitan dengan dugaan penyimpangan pembagian tambahan kuota haji dari Arab Saudi untuk jemaah Indonesia.

    Sejumlah pihak lain, termasuk staf khusus Yaqut, juga telah menjadi bagian dari penyidikan tersebut.

    Pernyataan GP Ansor muncul bersamaan dengan sikap PBNU yang memilih menjaga jarak.

    Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, yang merupakan kakak Yaqut, menegaskan bahwa PBNU tidak terlibat dalam kasus tersebut dan menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum.

    Sikap GP Ansor yang menunjukkan dukungan terbatas berdampingan dengan posisi PBNU yang menekankan independensi organisasi dalam urusan hukum.

    Di tengah dinamika ini, GP Ansor berada pada persimpangan yang tidak mudah.

    Mereka ingin menjaga tradisi solidaritas antarkader, tetapi juga perlu memastikan bahwa dukungan itu tidak disalahartikan sebagai keberpihakan buta atau penghambat penyidikan.

    Pernyataan Addin menjadi garis batas yang jelas mendampingi tanpa mengintervensi.

    Sikap GP Ansor ini memberi gambaran bagaimana organisasi masyarakat, terutama yang memiliki basis besar.

    Dapat menempatkan diri secara proporsional saat kadernya menghadapi masalah hukum.

    Mereka hadir untuk memberikan pendampingan, namun tetap memberi ruang yang luas bagi aparat hukum menjalankan tugasnya.

    Tidak semua kasus serupa di Indonesia memperlihatkan sikap demikian.

    Pada akhirnya, perhatian publik kini tertuju pada kelanjutan penyidikan KPK.

    Penahanan terhadap Yaqut masih menunggu pertimbangan lembaga antirasuah, sementara pemeriksaan saksi terus berlangsung.

    Di tengah proses panjang itu, GP Ansor menegaskan bahwa mereka percaya pada mekanisme hukum negara.

    Yang mereka lakukan hanyalah memastikan bahwa Yaqut tidak menjalani proses tersebut tanpa dukungan, selama dukungan itu tidak melampaui batas-batas yang seharusnya dihormati.***

  • 5 Fakta Pelaporan Pandji Pragiwaksono ke Polisi, Kronologi hingga Flashdisk Jadi Barbuk

    5 Fakta Pelaporan Pandji Pragiwaksono ke Polisi, Kronologi hingga Flashdisk Jadi Barbuk

    Jakarta: Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan oleh pemuda Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) ke Polda Metro Jaya. Adapun, laporan dibuat oleh Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan masyarakat terhadap Pandji Pragiwaksono.
     
    “Benar, bahwa ada laporan dari masyarakat atas nama RARW,” kata Kombes Budi Hermanto kepada awak media pada Jumat, 9 Januari 2026.
    Kronologi Pelaporan Pandji Pragiwaksono
    Laporan ini muncul setelah potongan atau informasi mengenai isi materi dalam pertunjukan Mens Rea tersebar dan dinilai oleh pihak pelapor telah melampaui batas kebebasan berekspresi. Pada panggung stand up comedy Mens Rea Pandji, ia dinilai telah menyinggung persoalan mengenai pemberian konsesi tambang oleh pemerintah kepada NU.

    Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid, menjelaskan bahwa narasi komedi Pandji dianggap telah menghina pihak tertentu dan memicu kegaduhan. Materi tersebut juga dinilai berisiko memecah belah persatuan bangsa.
     
    “Angkatan Muda NU kami melaporkan bahwa ada kasus yang menurut kami beliau merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media serta memecah belah bangsa,” kata Rizki Abdul Rahman Wahid kepada awak media.
    Dilaporkan Atas Dugaan Penistaan Agama
    Laporan terhadap Panji teregister dengan nomor: LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Panji diduga telah melakukan dugaan tindak pidana penistaan agama sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 300 undang-undang tersebut dan atau pasal 301 KUHP dan atau Pasal 242 KUHP dan atau Pasal 243 KUHP.
     

     

    Polda Metro Jaya Akan Periksa Pandji
    Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa mereka akan memanggil komika Pandji Pragiwaksono untuk mengikuti runtutan pemeriksaan. Namun mereka juga belum memastikan kapan Pandji akan dipanggil.

    Ada Tiga Barang Bukti, Salah Satunya Flashdisk

    Polisi juga sedang melakukan analisis terhadap barang bukti yang diserahkan oleh pelapor kepada para penyidik. Adapun barang bukti yang diserahkan adalah satu unit flashdisk yang isinya merupakan potongan rekaman Pandji yang dinilai menyinggung, satu lembar kertas hasil cetak cuplikan layar, dan satu dokumen surat.

    “Barang bukti satu buah flashdisk berisi rekaman, satu buah kertas screenshoot foto, satu buah dokumen,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat dikonfirmasi, Jumat, 9 Januari 2026.
    Polisi Analisa Tiga Barbuk
    Kepolisian akan melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti fisik maupun digital yang diserahkan pelapor.

    “Kami akan melakukan analisa barang bukti terhadap satu buah flashdisk rekaman kegiatan, percakapan satu buah screenshot dari kegiatan gambar dan ini akan dilakukan analisa,” Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto dikutip dari Media Indonesia, Sabtu, 10 Januari 2026.

    (Fany Wirda Putri)

    Jakarta: Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan oleh pemuda Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) ke Polda Metro Jaya. Adapun, laporan dibuat oleh Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid.
     
    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan masyarakat terhadap Pandji Pragiwaksono.
     
    “Benar, bahwa ada laporan dari masyarakat atas nama RARW,” kata Kombes Budi Hermanto kepada awak media pada Jumat, 9 Januari 2026.
    Kronologi Pelaporan Pandji Pragiwaksono
    Laporan ini muncul setelah potongan atau informasi mengenai isi materi dalam pertunjukan Mens Rea tersebar dan dinilai oleh pihak pelapor telah melampaui batas kebebasan berekspresi. Pada panggung stand up comedy Mens Rea Pandji, ia dinilai telah menyinggung persoalan mengenai pemberian konsesi tambang oleh pemerintah kepada NU.
     
    Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid, menjelaskan bahwa narasi komedi Pandji dianggap telah menghina pihak tertentu dan memicu kegaduhan. Materi tersebut juga dinilai berisiko memecah belah persatuan bangsa.
     
    “Angkatan Muda NU kami melaporkan bahwa ada kasus yang menurut kami beliau merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media serta memecah belah bangsa,” kata Rizki Abdul Rahman Wahid kepada awak media.
    Dilaporkan Atas Dugaan Penistaan Agama
    Laporan terhadap Panji teregister dengan nomor: LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Panji diduga telah melakukan dugaan tindak pidana penistaan agama sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 300 undang-undang tersebut dan atau pasal 301 KUHP dan atau Pasal 242 KUHP dan atau Pasal 243 KUHP.
     

     

    Polda Metro Jaya Akan Periksa Pandji
    Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa mereka akan memanggil komika Pandji Pragiwaksono untuk mengikuti runtutan pemeriksaan. Namun mereka juga belum memastikan kapan Pandji akan dipanggil.

    Ada Tiga Barang Bukti, Salah Satunya Flashdisk

    Polisi juga sedang melakukan analisis terhadap barang bukti yang diserahkan oleh pelapor kepada para penyidik. Adapun barang bukti yang diserahkan adalah satu unit flashdisk yang isinya merupakan potongan rekaman Pandji yang dinilai menyinggung, satu lembar kertas hasil cetak cuplikan layar, dan satu dokumen surat.

    “Barang bukti satu buah flashdisk berisi rekaman, satu buah kertas screenshoot foto, satu buah dokumen,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat dikonfirmasi, Jumat, 9 Januari 2026.

    Polisi Analisa Tiga Barbuk
    Kepolisian akan melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti fisik maupun digital yang diserahkan pelapor.
     

    “Kami akan melakukan analisa barang bukti terhadap satu buah flashdisk rekaman kegiatan, percakapan satu buah screenshot dari kegiatan gambar dan ini akan dilakukan analisa,” Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto dikutip dari Media Indonesia, Sabtu, 10 Januari 2026.
     
    (Fany Wirda Putri)

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (RUL)

  • PDIP Gelar Rakernas di Ancol 10-12 Januari, Ini Sederet Isu yang Dibahas

    PDIP Gelar Rakernas di Ancol 10-12 Januari, Ini Sederet Isu yang Dibahas

    Bisnis.com, JAKARTA — PDI Perjuangan (PDIP) menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) selama tiga hari mulai dari hari ini 10 Januari hingga 12 Januari 2026 di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara.

    Agenda utama rakernas ini akan membahas langkah strategis partai sebagai penyeimbang pemerintahan serta penguatan konsolidasi organisasi menyongsong agenda politik ke depan. Di samping itu, agenda ini juga tertutup.

    Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo menyampaikan sejumlah isu yang disorot dalam rakernas ini yaitu berkaitan dengan nilai-nilai demokrasi di Tanah Air.

    “Kalau hari ini banyak orang mengeluhkan, kita dengarkan suara masyarakat, mereka mengeluhkan kok saya tidak merasa bebas lagi berbicara, media tidak bisa lagi bebas berbicara, rasanya itu perlu kita perjuangkan,” ujar Ganjar di sela Rakernas, Ancol, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

    Dia menambahkan, rakernas ini bakal membahas geopolitik RI saat menyikapi isu internasional yang sedang ramai diperbincangkan hingga isu lingkungan seperti bencana yang terjadi di Sumatra.

    Kemudian, isu politis terkini seperti pemilihan kepala daerah melalui DPRD juga bakal dibahas dalam rakernas kali ini.

    “Lalu tentu saja isu yang menarik di kawan-kawan media kemarin soal apakah pilkadanya dipilih di di DPRD maksud saya atau kemudian dipilih langsung oleh masyarakat dan ini nanti akan ada pembicaraan,” pungkasnya.

    Sekadar informasi, rakernas hari ini telah dihadiri oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Megawati nampak ditemani anaknya, Prananda Prabowo.

    Selain itu, nama beken dari partai berlogo banteng itu juga dihadiri oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Hasto Kristiyanto, Andika Perkasa, dan lain sebagainya.

    Adapun, terlihat juga Pengamat Politik sekaligus akademisi Rocky Gerung dan influencer DJ Donny dalam rakernas kali ini.

  • Canda Tito ke Purbaya lantaran Lupa Sebut Nama: Kualat Kalau Beliau Ngambek

    Canda Tito ke Purbaya lantaran Lupa Sebut Nama: Kualat Kalau Beliau Ngambek

    Canda Tito ke Purbaya lantaran Lupa Sebut Nama: Kualat Kalau Beliau Ngambek
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian sempat melemparkan guyonan kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat koordinasi penanganan bencana di Aceh, Sabtu (10/1/2026).
    Saat itu, ia sempat lupa menyebut nama Purbaya masuk dalam jajaran tim pengarah, yang diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno.
    Di dalam tim pengarah itu, ada pula Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
    “Ada yang terlewat tim pengarah. Selain Menko, Panglima TNI, Kapolri, juga disitu ada Bapak Purbaya. Saya lupa nyampaikan,” kata Tito dalam rapat yang disiarkan secara langsung melalui TVR Parlemen, Sabtu.
    Tito menyebut, ia kualat jika tidak menyebut nama Purbaya yang notabenenya adalah bendahara negara.
    Ia lantas berseloroh, Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera yang dipimpinnya akan percuma rapat sampai malam, jika Purbaya ngambek tidak memberikan dana untuk pemulihan bencana.
    “Kualat ini, kalau nggak nanti. Karena kalau beliau ngambek, beliau ngambek kita mau rapat sampai malam juga, percuma juga kita nanti. Nggak ada pitinya (uangnya),” seloroh Tito.
    Menanggapi hal itu, Purbaya mengaku tidak akan ngambek saat namanya lupa disebut.
    Ia justru hanya merajuk ketika dana yang sudah ia anggarkan untuk pemulihan nyatanya tidak dipakai
    “Saya di sini, sama Pak Tito, kalau nggak disebut namanya, ngambek katanya. Saya nggak disebut nama, nggak ngambek, Pak. Saya ngambek kalau uang yang disediain pakai utang, nggak dipakai juga,” tutur Purbaya membalas.
    Purbaya merasa percuma sudah mewanti-wanti Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea Cukai untuk mengumpulkan dana.
    “Jadi saya kumpulin uang banyak, gebuk-gebuk orang pajak, bea cukai, ditumpuk di sana nggak dipakai, sementara di sini bencananya masih susah masyarakat. Itu aja, Pak,” tandas Purbaya.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kemdiktisaintek Gandeng Kampus dan Industri Perkuat Riset

    Kemdiktisaintek Gandeng Kampus dan Industri Perkuat Riset

    JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memperkuat kemitraan riset dan industri Indonesia-Jepang melalui diskusi strategis bersama New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO) Jepang dan Toyota di Institut Teknologi Bandung (ITB) beberapa waktu lalu.

    Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Fauzan Adziman mengatakan pertemuan ini diarahkan untuk mendorong lahirnya proyek percontohan kolaboratif yang terfokus dan berdampak.

    Pemerintah menargetkan peluncuran sejumlah proyek kunci dalam waktu relatif singkat dengan memanfaatkan kapasitas terbaik dari institusi di Indonesia dan Jepang.

    “Peran kami adalah memastikan kolaborasi yang sudah kuat ini dapat dipercepat melalui dukungan kebijakan dan program, sehingga hasil riset dapat segera diimplementasikan dan memberi dampak luas,” katanya dilansir ANTARA, Sabtu, 10 Januari.

    Dirjen Fauzan menekankan pentingnya membangun kemitraan Indonesia-Jepang dalam kerangka jangka panjang, sejalan dengan visi penguatan ekosistem riset dan inovasi hingga satu dekade ke depan, fokus kerja sama ini diarahkan pada bidang-bidang strategis, termasukbiofueldan teknologi berkelanjutan, selaras dengan prioritas riset NEDO saat ini.

    Sementara itu, Rektor ITB Tatacipta Dirgantara menyampaikan kolaborasi Indonesia-Jepang berangkat dari kolaborasi akademik jangka panjang yang kini diperkuat melalui kerja sama riset berkelanjutan.

    Ia mencontohkan pengembangan pabrik katalisbiofuelbersama Pertamina sebagai wujud riset yang diarahkan pada implementasi dan kebutuhan energi masa depan.

    “Energi ramah lingkungan adalah arah pengembangan energi global, dan kolaborasi lintas negara, industri, perguruan tinggi, serta pemerintah menjadi kunci agar riset memberi manfaat nyata bagi generasi mendatang,” ujarnya.

    Direktur Eksekutif NEDO Kikuo Kishimoto menilai pertemuan ini produktif dan menegaskan komitmen Jepang untuk berbagi pengetahuan teknologi guna mendukung pembangunan Indonesia, sekaligus membangun kolaborasi dua arah yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi kedua negara.

    “Kami ingin membangun kolaborasi yang tidak hanya berbagi teknologi, tetapi juga tumbuh bersama untuk menghadapi tantangan masa depan,” ungkapnya.

    Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, delegasi juga melakukan kunjungan ke sejumlah fasilitas riset dan laboratorium di lingkungan ITB untuk melihat secara langsung kapasitas infrastruktur, aktivitas penelitian, serta dukungan ekosistem riset dalam pengembangan dan hilirisasi inovasi sains dan teknologi.

    Forum ini difokuskan untuk mempercepat kolaborasi riset yang lebih aplikatif di bidangbiofueldan energi berkelanjutan, sejalan dengan agenda transisi energi dan penguatan daya saing industri nasional.

  • Kebut Pendataan Pascabencana, Mendagri Tito Verifikasi 52 Daerah Terdampak di Sumatera

    Kebut Pendataan Pascabencana, Mendagri Tito Verifikasi 52 Daerah Terdampak di Sumatera

    Liputan6.com, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mempercepat verifikasi lanjutan terkait kondisi terkini pascabencana di 52 kabupaten/kota se-wilayah Sumatera. Verifikasi tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

    Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, Presiden Prabowo Subianto menunjuk langsung Mendagri Tito sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) untuk pemulihan tersebut.

    “Rapat ini adalah untuk kita melakukan pengecekan tentang daerah-daerah yang mana yang sudah mendekati normal, daerah mana yang belum normal, sehingga perlu memberikan, kita berikan atensi, artinya yang belum normal ini ya kita akan garap,” ujar Mendagri saat memimpin Rapat Koordinasi dengan agenda Pengecekan Indikator Pemulihan Pemerintahan dan Kemasyarakatan Pascabencana di Wilayah Sumatera secara virtual dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Jumat 9 Januari 2026.

    Dalam rapat itu, sebanyak 52 kepala daerah atau pejabat terkait melaporkan kepada Mendagri kondisi terkini di daerah masing-masing. Hal itu meliputi aktivasi penyelenggaraan pemerintahan, data kerusakan infrastruktur pendidikan, akses, hingga kondisi ekonomi.

    Tito menekankan, saat ini pemerintah dengan melibatkan kementerian/lembaga, serta pihak terkait lainnya terus bekerja keras melakukan pemulihan pascabencana. Melalui data yang diperoleh pada rapat ini, tambah dia, pemerintah akan melakukan intervensi melalui langkah-langkah teknis. Setidaknya, terdapat tiga klasifikasi kondisi daerah, di antaranya normal, mendekati normal, dan belum normal.

    “Saya berusaha untuk melihat, mencoba untuk membuat semacam patokan, benchmark tentang normality, normalitas. Normalitas ini ada diukur dari pemerintahan serta situasi masyarakat,” imbuhnya.

     

  • Wujud Motor Listrik Pertama Suzuki yang Dijual Rp 35 Jutaan

    Wujud Motor Listrik Pertama Suzuki yang Dijual Rp 35 Jutaan

    Wujud Motor Listrik Pertama Suzuki yang Dijual Rp 35 Jutaan