AKBP Arif Fazlurrahman Resmi Jabat Kapolres Lamongan
Blog
-
/data/photo/2026/01/12/6964d856a4c91.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
3 Calo Bus di Terminal Purabaya yang Pasang Tarif Rp 250.000 Tujuan Malang Sasar Penumpang Awam Surabaya
Calo Bus di Terminal Purabaya yang Pasang Tarif Rp 250.000 Tujuan Malang Sasar Penumpang Awam
Tim Redaksi
SIDOARJO, KOMPAS.com
– Praktik percaloan kembali digagalkan petugas Terminal Tipe A (TTA) Purabaya, Kabupaten Sidoarjo.
Seorang
calo bus
diamankan setelah mematok tarif hingga Rp 250.000 untuk rute Surabaya menuju Malang.
Harga tersebut jauh melampaui harga resmi yang berkisar antara Rp 35.000 – 40.000. Sasaran utama sang calo adalah penumpang awam.
Humas TTA Purabaya, Sarah Abigail, menegaskan bahwa pelaku berinisial A-R diamankan setelah petugas
Terminal Purabaya
bersama Polsek Waru menggelar operasi penertiban.
“A-R diamankan oleh tim gabungan setelah kami melakukan penertiban yang rutin kami lakukan,” ujar Sarah, Senin (12/01/2026).
Ia memastikan bahwa pelaku bukan bagian dari perusahaan otobus (PO) mana pun.
Pelaku murni berperan sebagai calo dan secara sengaja menyasar calon penumpang yang tidak memahami sistem maupun harga resmi transportasi bus antarkota.
“Pelaku bukan berasal dari PO bus. Saat penertiban, petugas mendapati yang bersangkutan menarik tarif jauh di atas ketentuan resmi,” ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, A-R mematok
tarif bus
Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) rute Surabaya-Malang jauh di atas harga resmi yang telah ditetapkan, di kisaran antara Rp 35.000 hingga Rp 40.000.
“A-R mematok harga 250 ribu untuk rute bus Surabaya menuju Malang, harga itu jauh di atas harga resmi yang ditetapkan,” tambahnya.
Ia menjelaskan, dalam melakukan aksinya, pelaku kerap meyakinkan korbannya dengan menunjukkan karcis bus, dan segera meminta pembayaran sebelum korban naik ke dalam bus.
“Untuk meyakinkan korban, pelaku menunjukkan beberapa lembar karcis bus. Karcis itu sudah kami amankan sebagai barang bukti,” jelasnya.
A-R kini telah diamankan dan dibawa ke Mapolsek Waru untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh aparat kepolisian guna mendalami peran serta modus percaloan yang dilakukan.
“Benar, pelaku masih kami amankan dan sedang kami dalami untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Kanit Reskrim Polsek Waru, Ipda Ahmad Afip.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -

Microsoft Bantah PHK 22.000 Karyawan pada Awal 2026
Bisnis.com, JAKARTA— Manajemen Microsoft membantah kabar yang menyebut perusahaan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 22.000 pegawai pada 2026.
Melansir Times of India pada Senin (12/1/2026), isu PHK mencuat setelah situs investasi TipRanks melaporkan bahwa Microsoft disebut akan melakukan pemangkasan karyawan pada Januari 2026. Dalam laporan tersebut, unit Azure Cloud, Xbox, dan tim penjualan global disebut berpotensi terdampak, dengan estimasi pengurangan tenaga kerja berkisar antara 11.000 hingga 22.000 orang.
Menanggapi kabar tersebut, Chief Communications Officer Microsoft Frank Shaw membantah spekulasi tersebut. Melalui akun media sosial X, Shaw menyatakan bahwa laporan tersebut tidak benar dan bersifat spekulatif.
“Sepenuhnya dibuat-buat/spekulatif/salah,” tulis Shaw.
Sebelumnya, media teknologi Windows Central juga melaporkan bahwa kabar PHK setidaknya tidak berlaku untuk divisi Xbox, sebelum Shaw membantah keseluruhan isu tersebut. Meski dibantah, spekulasi PHK kembali menguat seiring rekam jejak Microsoft dalam melakukan pengurangan tenaga kerja.
Sepanjang 2025, perusahaan tersebut telah memangkas lebih dari 15.000 karyawan. Gelombang PHK terakhir terjadi pada Juli 2025, ketika sekitar 9.000 pekerja diberhentikan, disertai penutupan sejumlah studio dan pembatalan proyek gim.
Sementara itu, melansir The Economic Times, laporan terpisah menyebut Microsoft berpotensi melakukan putaran pertama PHK pada 2026. Informasi tersebut dikutip dari laporan HR Digest yang bersumber dari unggahan anonim di platform profesional Blind. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa sekitar 5% hingga 10% karyawan Microsoft berpotensi terdampak pada pekan ketiga Januari 2026.
Laporan itu juga menyebutkan unit Gaming, Azure, dan Sales menjadi tim yang paling berisiko terdampak. Langkah tersebut dikaitkan dengan upaya perusahaan merampingkan struktur organisasi, khususnya dengan mengurangi lapisan manajemen menengah dan meningkatkan rasio kontributor individu terhadap manajer.
Per Juni 2025, Microsoft tercatat memiliki sekitar 228.000 karyawan penuh waktu secara global. Kabar potensi PHK ini muncul di tengah komitmen investasi besar Microsoft di bidang kecerdasan buatan (AI). Perusahaan sebelumnya mengumumkan rencana investasi sebesar US$17,5 miliar atau sekitar Rp280 triliun di India selama periode 2026–2029, melanjutkan komitmen investasi sebesar US$3 miliar atau sekitar Rp48 triliun yang diumumkan pada Januari 2025.
Selain itu, Microsoft juga dilaporkan akan menerapkan kebijakan kerja dari kantor minimal tiga hari dalam sepekan bagi karyawan yang tinggal dalam radius 50 mil dari kantor pusat. Kebijakan tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada akhir bulan depan.
-

Kia EV2 Meluncur, SUV Listrik Entry Level yang Punya Jarak Tempuh 448 Km
Jakarta –
Kia resmi memperkenalkan mobil listrik terbarunya EV2 di ajang Brussels Motor Show 2026. Diposisikan sebagai SUV listrik segmen B yang kompak, Kia EV2 menargetkan konsumen perkotaan yang ingin beralih ke mobil listrik dari mobil konvensional.
Mengutip laman Indianautosblog, EV2 akan ditawarkan dengan dua pilihan baterai. Paket standar 42,2 kWh memberikan perkiraan jarak tempuh WLTP 317 km, sedangkan baterai yang lebih besar 61,0 kWh diperkirakan memiliki jangkauan hingga 448 km.
Fitur kemampuan pengisian cepat memungkinkan pengisian daya 10-80% dalam waktu sekitar 30 menit, menjadikan EV2 sangat cocok buat penggunaan sehari-hari di kota besar dan untuk perjalanan jarak pendek.
Dengan panjang 4.060 mm, SUV kompak ini menawarkan fitur-fitur yang melebihi ekspektasi. Fitur unggulannya meliputi pengisian daya dua arah Vehicle-to-Load (V2L) dan Vehicle-to-Grid (V2G), Remote Smart Parking Assist, termasuk layar sentuh infotainment 12,3 inci sebagai pusat teknologi kabin.
Produksi EV2 versi standar dijadwalkan dimulai pada kuartal pertama tahun 2026, sementara varian long range dan GT Line akan diluncurkan kemudian di tahun yang sama.
Bersamaan dengan EV2, Kia juga memamerkan ambisi EV berperforma tinggi yang semakin berkembang dengan EV3 GT, EV4 Hatchback GT, dan juga EV5 GT. Model GT ini menampilkan penggerak semua roda (AWD) dengan motor ganda, penyetelan sasis yang lebih sporty, dan dijadwalkan untuk mulai diproduksi pada paruh kedua tahun 2026.
Dengan EV2, Kia jelas memperluas daya tarik jajaran kendaraan listriknya, mulai dari segmen entry level. Kira-kira SUV listrik terbaru Kia ini bakal dibawa ke Indonesia nggak ya?
(lua/din)
-

Qowim Dorong Penguatan Ukhuwah di Pengajian Rutin Forsil Ansor Banser Kota Kediri
Kediri (beritajatim.com) – Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin menghadiri Pengajian Rutin Forum Silaturahmi (Forsil) Ansor Banser Kota Kediri di Masjid Al Muttaqin, Kelurahan Ngampel. Kegiatan yang digelar rutin setiap empat bulan sekali ini menjadi ruang penguatan spiritual sekaligus ajang mempererat ukhuwah antaranggota dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Gus Qowim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Forsil Ansor Banser Kota Kediri yang istiqamah menyelenggarakan pengajian rutin. Ia menilai pengajian dan tirakatan merupakan ikhtiar mulia untuk menjaga ruh spiritual, memperkuat ukhuwah, serta menghidupkan syiar Islam Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah masyarakat.
Wakil Wali Kota Kediri itu juga mengajak keluarga besar Ansor dan Banser untuk terus menjadi teladan dalam bersikap, menjaga adab bermasyarakat, serta mengedepankan nilai-nilai Nahdlatul Ulama, yakni tawassuth, tawazun, tasamuh, dan i’tidal.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut penting untuk menjaga harmoni sosial agar perbedaan tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan rahmat yang memperkuat persaudaraan.
“Melalui majelis-majelis seperti ini, mari kita perkuat iman, mempererat silaturahmi, dan memperkokoh kebersamaan antara jamaah, ulama, dan masyarakat. Dengan kebersamaan, kita berharap Kota Kediri senantiasa dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari perpecahan, serta dianugerahi kedamaian dan keberkahan,” ujarnya.
Gus Qowim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan yang selama ini telah terbangun dengan baik di Kota Kediri. Ia menegaskan perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar, namun harus disikapi dengan saling menghormati, saling memahami, serta menjunjung tinggi adab dan akhlakul karimah.
Pengajian rutin Forsil Ansor Banser ini turut dihadiri Ketua PCNU Kota Kediri Abu Bakar Abdul Jalil, Ketua Forsil Imam Subawi, Lurah Ngampel Subagyo, perwakilan Koramil Mojoroto, Polsek Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, segenap purna Ketua Ansor Kota Kediri, serta para purna pengurus dan anggota Ansor Banser se-Kota Kediri. [nm/kun]
-

Hambatan Ekonomi Digital 2026, Pengamat: Keterbatasan Talenta dan Infrastruktur
Bisnis.com, JAKARTA— Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menargetkan kontribusi terhadap nilai ekonomi digital nasional mencapai Rp155,57 triliun pada 2026 dalam Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029. Target tersebut dinilai relatif realistis, meskipun tantangan yang dihadapi tidak kecil.
Pengamat Telekomunikasi sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Information and Communication Technology (ICT) Institute, Heru Sutadi, mengatakan peluang utama pencapaian target berasal dari besarnya pasar domestik, tingginya adopsi teknologi digital oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pertumbuhan sektor fintech, e-commerce, dan ekonomi berbasis data.
“Transformasi digital layanan publik juga berpotensi menciptakan efek berganda bagi ekonomi,” kata Heru kepada Bisnis, Senin (12/1/2026).
Meski demikian, Heru menekankan sejumlah tantangan struktural yang masih dihadapi, mulai dari kesenjangan infrastruktur digital antarwilayah, keterbatasan talenta digital, hingga isu regulasi yang kerap tertinggal dari laju inovasi teknologi.
Selain tantangan domestik, dia juga menyoroti faktor eksternal yang berpotensi mempengaruhi kinerja sektor digital nasional.
“Seperti perlambatan ekonomi global dan juga domestik. Di sisi lain, disrupsi teknologi yang cepat juga dapat mempengaruhi kinerja sektor digital nasional jika tidak diantisipasi secara strategis,” katanya.
Heru menilai sinergi kebijakan yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta menjadi pendorong utama pencapaian target tersebut.
Selain itu, investasi pada infrastruktur digital, termasuk jaringan dan pusat data, dinilai tetap menjadi fondasi penting, meskipun masih dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
“Ini yang sayangnya, anggaran Komdigi di 2026 ini jauh dari postur kebutuhan anggaran Komdigi yang di atas Rp20 triliunan,” imbuh Heru.
Sesuai hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada September 2025, anggaran Komdigi ditetapkan sebesar Rp8 triliun, sama dengan pagu awal.
Dengan demikian, tidak ada tambahan anggaran, meski sebelumnya Komdigi sempat mengusulkan penambahan sebesar Rp12,6 triliun untuk tahun anggaran 2026. Jika usulan itu diterima, total kebutuhan anggaran Komdigi seharusnya mencapai Rp20,3 triliun, naik dibandingkan pagu awal.
Lebih lanjut, Heru menyebut pengembangan sumber daya manusia juga menjadi faktor penentu keberhasilan.
Menurutnya, kualitas pertumbuhan ekonomi digital sangat ditentukan oleh kesiapan dan kapasitas talenta digital nasional. Dia juga menyinggung pengelolaan regulasi yang dinilai perlu dilakukan secara lebih inklusif.
“Soal regulasi juga penting, regulasi kini jadi sorotan karena gampang main blokir tanpa mendapat masukan dari masyarakat secara luas lebih dulu,” ujarnya.
Heru menegaskan pendekatan transformasi digital yang inklusif dan produktif akan memperbesar peluang pencapaian target. Secara umum, dia menilai target yang ditetapkan Komdigi dalam Renstra 2025–2029 relatif realistis jika melihat tren pertumbuhan ekonomi digital Indonesia selama satu dekade terakhir.
“Kenaikan yang bersifat bertahap menunjukkan perencanaan yang moderat dan tidak terlalu agresif, sehingga memberi ruang bagi konsolidasi kebijakan, infrastruktur, dan talenta digital,” lanjut Heru.
Dia menambahkan, posisi Indonesia sebagai pasar digital terbesar di Asia Tenggara menjadi modal penting dalam mencapai target tersebut. Namun, realisasi target dinilai sangat bergantung pada konsistensi implementasi kebijakan lintas sektor, bukan semata pada proyeksi angka, termasuk percepatan dan pemerataan pengembangan infrastruktur digital.
“Tanpa eksekusi yang disiplin dan adaptif terhadap dinamika global, target yang di atas kertas tampak rasional bisa menjadi sulit dicapai,” tambah Heru.
Sementara itu, berdasarkan laman resmi Komdigi, nilai ekonomi digital Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan berkelanjutan.
Pada 2021, nilai ekonomi digital Indonesia diestimasi mencapai Rp1.490 triliun dengan kontribusi industri digital sebesar 6,12% terhadap produk domestik bruto (PDB).
Pada 2022, jumlah startup di Indonesia tercatat mencapai 2.341 perusahaan rintisan, menempati posisi kedua terbanyak di Asia setelah India. Jakarta juga berada di peringkat ke-12 dari 100 kota dunia dalam daftar Top 100 Emerging Ecosystems dengan nilai ekosistem mencapai US$71 miliar, melampaui rata-rata global sebesar US$34,6 miliar.
Pertumbuhan ekosistem tersebut didukung oleh keberadaan sekitar 120 inkubator dan akselerator startup, serta lebih dari 200 institusi keuangan yang menopang pembiayaan startup. Adopsi teknologi digital di sektor manufaktur, pertanian, logistik, dan keuangan turut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, seiring upaya pemerintah meningkatkan adopsi teknologi di sektor UMKM.
Dalam Renstra Komdigi 2025–2029, kontribusi Komdigi terhadap nilai ekonomi digital ditargetkan meningkat secara bertahap dari Rp137,89 triliun pada 2025 menjadi Rp155,57 triliun pada 2026, Rp172,43 triliun pada 2027, Rp189,30 triliun pada 2028, hingga Rp206,16 triliun pada 2029.
/data/photo/2025/12/18/6943e7220e6a2.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)

/data/photo/2026/01/12/6964d5bbbcf5a.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
