Blog

  • Curhat Pilu Eks Pemain Chelsea, Berjuang Hidup karena Kondisi Kritis

    Curhat Pilu Eks Pemain Chelsea, Berjuang Hidup karena Kondisi Kritis

    Jakarta

    Mantan bintang muda Chelsea, Lamisha Musonda mengungkapkan bahwa ia mungkin hanya memiliki beberapa hari untuk hidup. Dirinya bercerita bahwa saat ini tengah mengidap suatu penyakit dan sedang berjuang untuk hidupnya.

    Musonda kini berusia 33 tahun, ia bergabung dengan The Blues di tahun 2012. Musonda menghabiskan 18 bulan di Stamford Bridge tetapi tidak pernah bermain di tim utama. Kariernya naik turun, dan memutuskan untuk gantung sepatu tahun 2019, di usia 27 tahun.

    Dalam unggahan media sosialnya, Musonda bercerita tentang pasang surut hidupnya, termasuk saat menjadi pemain sepakbola dan mengapa ia menghilang bak ditelan Bumi.

    “Hidup memiliki begitu banyak pasang surut dan tidak ada yang benar-benar tahu rasa sakit yang Anda alami. Ini merupakan beberapa tahun yang sulit dan melelahkan bagi saya,” tulis Musonda di Instagram @lamishamusonda.

    “Dan dengan sedih saya harus memberi tahu Anda bahwa saya telah berjuang untuk mengembalikan kesehatan saya ke keadaan normal, itulah sebabnya saya tidak dapat aktif di media sosial,”

    Musonda menjelaskan bahwa ia harus ‘menerima kenyataan’ bahwa kesehatannya kini dalam kondisi kritis dan menambahkan bahwa dirinya saat ini sedang berjuang untuk hidup.

    “Seperti yang kalian lihat di sini, aku telah diberkati dengan masa-masa awal hidupku yang indah, masih banyak yang bisa kuberikan. Tapi ada begitu banyak orang hebat yang ingin kuucapkan terima kasih secara langsung. Aku sedih karena mungkin aku tidak akan memiliki kesempatan untuk melakukannya. Aku sayang kalian semua, Lamisha,” tulisnya.

    Dukungan Dari Segala Arah

    Dalam unggahan tersebut, Musonda juga menampilkan foto-foto momen penting sepanjang hidup dan perjalanan di dunia sepakbola. Ia mendapatkan banyak dukungan dari rekan-rekan lapangan hijau.

    Beberapa nama beken seperti penyerang timnas Belgia Romelu Lukaku, eks kapten Chelsea John Terry, hingga bek Manchester City Nathan Ake mengirim semangat untuk Musonda.

    “Saya ingin berterima kasih kepada Tuhan atas doa-doa, pesan-pesan baik yang penuh dengan hal positif dan cinta yang telah saya terima dari semua orang,” katanya.

    “Saya juga ingin berterima kasih kepada keluarga saya. Saudara-saudara dan orang tua saya sangat menyayangi saya. Saya bukanlah manusia yang sempurna. Tidak ada seorang pun yang sempurna,” lanjutnya.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video: Apa Itu Meldonium yang Buat Mykhailo Mudryk Diskors 4 Tahun?”
    [Gambas:Video 20detik]
    (dpy/kna)

  • Hakim Minta Jaksa Kirim Salinan Barbuk dan Laporan Audit ke Kubu Nadiem

    Hakim Minta Jaksa Kirim Salinan Barbuk dan Laporan Audit ke Kubu Nadiem

    Bisnis.com, JAKARTA — Majelis hakim meminta agar jaksa penuntut umum untuk memberikan daftar barang bukti hingga laporan hasil audit BPKP kepada terdakwa Nadiem Makarim.

    Hal tersebut disampaikan dalam persidangan putusan sela kasus Chromebook di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat pada Senin (12/1/2026).

    Mulanya, hakim menilai bahwa sejatinya tidak ada kewajiban untuk menyerahkan barbuk dan laporan hasil audit kepada terdakwa sesuai dengan aturan Pasal 75 KUHAP.

    Namun demikian, hakim memandang penyerahan barbuk dan hasil audit perlu dilakukan agar menjamin hak terdakwa dalam melakukan pembelaan sebagaimana Pasal 37 UU Tipikor.

    “Majelis hakim memandang perlu memerintahkan PU untuk menyerahkan daftar barbuk dan laporan hasil audit BPKP atau dokumen audit keuangan lainnya kepada terdakwa sebelum memasuki tahap pembuktian,” ujar Hakim Anggota Sunoto.

    Dalam hal ini, jaksa pun mengaku keberatan dengan penyerahan barang bukti hingga laporan audit ini kepada kubu Nadiem Makarim. Pasalnya, tim jaksa mengaku khawatir barang bukti dan laporan audit bakal disalahgunakan di luar persidangan.

    Terlebih, kata jaksa, tidak ada kewajiban pihaknya untuk menyerahkan salinan fisik barang bukti dan laporan audit sesuai Pasal 142 KUHAP. 

    “Yang Mulia, pertimbangan kami untuk tidak diberikan salinan bukti LHP ini, kami khawatir akan, mohon maaf akan disalahgunakan di luar konteks di persidangan,” kata jaksa.

    Selanjutnya, jaksa juga mengungkap bahwa penuntut umum memang bisa melampirkan salinan barang bukti kepada terdakwa berdasarkan izin hakim dalam konteks memperlihatkan.

    “Maka kami di sini Yang Mulia hanya memperlihatkan. Apabila Yang Mulia berkenan untuk memerintahkan memberikan kepada penasehat hukum atau terdakwa kami meminta memohon meminta penetapannya biar kami melaksanakan,” pungkas jaksa.

  • Menaker Yassierli Pimpin Apel Bulan K3 Nasional 2026, Tekankan Transformasi Keselamatan Kerja

    Menaker Yassierli Pimpin Apel Bulan K3 Nasional 2026, Tekankan Transformasi Keselamatan Kerja

    Selain angka kecelakaan yang tinggi, Menaker Yassierli juga memetakan empat tantangan struktural yang menghambat optimalisasi K3 di tanah air. Pertama adalah masalah kualitas dan pemerataan layanan yang belum sebanding dengan luas wilayah Indonesia. Kedua, adanya fragmentasi layanan antara pusat dan daerah yang sering kali berjalan sendiri-sendiri.

    Ketiga, Menaker menyayangkan pendekatan promotif dan preventif yang belum menjadi arus utama. Padahal, investasi pada pencegahan jauh lebih efisien dibandingkan biaya penanganan pasca-kecelakaan. Tantangan keempat adalah masih rendahnya kepatuhan perusahaan dalam menerapkan Sistem Manajemen K3 (SMK3).

    “Seharusnya, keberadaan SMK3 memastikan perusahaan memiliki kebijakan K3, peta risiko K3 dan mitigasinya, pelatihan SDM K3, prosedur tanggap darurat, serta mekanisme evaluasi yang sistematis,” jelasnya.

    Menaker berharap momentum Bulan K3 Nasional 2026 ini mendorong perusahaan untuk tidak hanya mengejar profit, tetapi juga mengedepankan hak pekerja atas lingkungan kerja yang aman dan bermartabat. Dengan implementasi SMK3 yang disiplin, diharapkan angka fatalitas dapat ditekan secara signifikan di masa depan.

  • Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Baru, Tembus USD 4.600

    Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Baru, Tembus USD 4.600

    Liputan6.com, Jakarta – Harga emas dunia mencapai rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin, (12/1/2026). Kenaikan harga emas tersebut memperpanjang reli yang luar biasa karena investor berbondong-bondong mencari aset aman di tengah gejolak geopolitik dan kebijakan dalam beberapa hari terakhir.

    Mengutip CNBC, harga emas di pasar spot naik 2% hingga mencapai lebih dari USD 4.600 per ounce untuk pertama kalinya, sebelum turun tipis, menurut data dari LSEG. Harga emas sudah menguat 6% sepanjang 2026.

    Adapun investigasi terhadap ketua the Federal Reserve (the Fed) Jerome Powell dan spekulasi tentang apakah hal itu dapat mempercepat perubahan kepemimpinan di the Fed telah menambah lapisan risiko kebijakan baru.

    “Terutama jika hal itu mengakibatkan dia mengundurkan diri dan kemudian meninggalkan the Fed lebih awal dari jadwal dan digantikan oleh seseorang yang lebih mendukung pemangkasan suku bunga,” ujar Analis Morningstar, Jon Mills.

    Adapun jaksa federal sedang memeriksa renovasi senilai USD 2,5 miliar untuk kantor pusat the Fed di Washington, AS dan kesaksian Powell kepada Kongres. Ketua the Fed Jerome Powell menuturkan, investigasi ini berawal dari rasa frustasi Presiden AS Donald Trump yang sudah berlangsung lama terhadap keengganan the Fed untuk memangkas suku bunga agresif.

    Skenario penunjukan Ketua Fed baru dapat membuka jalan bagi penurunan suku bunga yang lebih cepat, secara tradisional mendukung harga emas. Suku bunga yang lebih rendah cenderung mengangkat harga emas dengan mengurangi biaya peluang untuk memegang logam yang tidak memberikan imbal hasil. Efek tersebut telah diperkuat oleh data ekonomi AS baru-baru ini yang menunjukkan pendinginan pasar tenaga kerja.

    Titik-titik konflik terbaru yang melibatkan Iran dan Venezuela juga semakin memicu daya tarik emas sebagai aset safe haven.

     

     

  • Prabowo ke Dirut Pertamina Simon Aloysius: Jangan Korupsi!

    Prabowo ke Dirut Pertamina Simon Aloysius: Jangan Korupsi!

    Prabowo ke Dirut Pertamina Simon Aloysius: Jangan Korupsi!
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Presiden RI Prabowo Subianto berpesan kepada Direktur Utama (Dirut) Pertamina Simon Aloysius Mantiri agar tidak korupsi.
    Mulanya, ia menceritakan memiliki tekad untuk membersihkan
    Pertamina
    sejak awal menjabat Presiden RI.
    Oleh karenanya, ia menunjuk Simon menjadi Dirut Pertamina.
    “Waktu saya menjadi presiden saya bertekad untuk membersihkan Pertamina. Saya angkat Saudara Simon Aloysius dan beberapa anak-anak muda dan saya beri tugas, jangan
    korupsi
    ,” kata
    Prabowo
    saat meresmikan infrastruktur energi terintegrasi Pertamina RDMP di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026), dilihat dari YouTube Sekretariat Presiden.
    Prabowo juga meminta Simon dan jajaran menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepadanya.
    Menurutnya, Dirut Pertamina merupakan posisi yang strategis.
    “Jangan kau cari kaya di atas kepercayaan ini. Dirut Pertamina sangat strategis. Anda bertanggung jawab atas sebuah perusahaan Rp 1,4 triliun,” ucap Prabowo.
    Ia mengatakan, jajaran direksi Pertamina tentu akan mendapat banyak godaan.
    Namun, Prabowo meminta Simon dan jajaran tetap teguh dan berintegritas agar tidak korupsi.
    “Godaan akan banyak tapi saudara harus teguh dengan semua jajarannya,” tegas dia.
    Lebih jauh, Prabowo menegaskan dirinya sudah memberikan kewenangan secara penuh kepada Simon.
    Diharapkan Simon bisa memilih jajaran Pertamina yang bagus dan berintegritas.
    “Dan saya kasih kewenangan seluas-luasnya, siapa yang anda nilai tidak bagus pecat. Jangan ragu-ragu, demi bangsa dan rakyat harus tega. Enggak ada itu. Banyak anak muda yang hebat-hebat, cari,” tegas dia.
    Kemudian, ia juga mengatakan ini merupakan tekadnya sejak awal untuk menciptakan pemerintahan yang bersih.
    “Saudara-saudara ini tekad kita semua untuk terus saya pesankan. Mari kita hasilkan untuk rakyat kita pemerintahan yang bersih, manajemen yang amanah, mengelola sumber kekayaan bangsa dengan sebaik-baiknya,” tegas Prabowo.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Tolak Relokasi RPH Pegirian, Ratusan Jagal Datangi DPRD Surabaya dengan Bawa Sapi

    Tolak Relokasi RPH Pegirian, Ratusan Jagal Datangi DPRD Surabaya dengan Bawa Sapi

  • Paspor Simpatik Tarik Antusiasme Warga, Imigrasi Surabaya Layani 284 Pemohon

    Paspor Simpatik Tarik Antusiasme Warga, Imigrasi Surabaya Layani 284 Pemohon

  • Prabowo Resmikan Kilang Raksasa RDMP Balikpapan, Megaproyek Rp 123 Triliun

    Prabowo Resmikan Kilang Raksasa RDMP Balikpapan, Megaproyek Rp 123 Triliun

    Liputan6.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto meresmikan megaproyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, kilang minyak raksasa dan terbesar dengan total investasi Rp 123 triliun. Upaya ini dalam rangka memodernisasi kilang eksisting, sehingga akan meningkatkan pengolahan minyak dengan kapasitas mencapai 360 ribu barel per hari.

    “Tadi kita sudah disebut bahwa acara seperti ini pernah dilakukan tahun 1994, berarti 32 tahun yang lalu. Ya, lumayan, cukup bersejarah. Tentunya saya menyambut bahagia dan merasa sangat bangga atas prestasi yang kita hasilkan hari ini dengan peresmian ini,” tutur Prabowo di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (12/1/2025).

    Prabowo pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajarannya dan semua unsur yang terlibat menyukseskan proyek kilang raksasa tersebut. Hal tersebut dinilai sebagai sebuah prestasi yang sangat penting bagi negara dan bangsa.

    “Ke depan kita juga akan mengembangkan tenaga surya dengan panel-panel, kita akan elektrifikasi sehingga kita sungguh-sungguh dapat menghasilkan energi kita sendiri. Tidak perlu kita impor energi dari luar. Ini sasaran kita,” jelas dia.

    “Kita harapkan dalam lima tahun kita bisa mencapai ini, tapi tidak ada masalah kalau tidak lima tahun, tahun keenam Kalau tidak tahun keenam, tahun ketujuh. Yang penting kita harus menuju ke situ. Tapi siapa tahu dengan kerja keras kita bisa menghasilkan lebih cepat,” sambungnya.

    Di setiap bidang kehidupan, kata Prabowo, rakyat Indonesia harus menjadi bangsa yang kuat, percaya diri, dan mampu berdiri di atas kaki sendiri.

    “Karena itu saya berbahagia, bangga hari ini satu langkah lagi di bidang energi kita menuju kemampuan kita untuk mandiri, kemampuan kita untuk berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita tidak boleh tergantung energi kita dari luar, tidak boleh. Kita ingin merdeka, dan kita mampu. Kita miliki semua, diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa. Tinggal kita mampu atau tidak sebagai bangsa,” Prabowo menandaskan.

     

  • Kilang Minyak Raksasa di Balikpapan Diresmikan, Bos Pertamina: Tonggak Sejarah

    Kilang Minyak Raksasa di Balikpapan Diresmikan, Bos Pertamina: Tonggak Sejarah

    Liputan6.com, Jakarta – Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengatakan, peresmian proyek kilang minyak raksasa atau Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan menandai tonggak penting dalam perjalanan panjang Indonesia menuju kemandirian energi.

    Proyek strategis nasional ini menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam memperkuat kapasitas pengolahan minyak di dalam negeri, sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor BBM.

    “Inilah salah satu wujud dan hari ini adalah tonggak sejarah dari ikhtiar panjang kita Sebagai bangsa untuk dapat semakin meningkatkan kemandirian kita di bidang energi,” kata Simon dalam Peresmian RDMP Balikpapan, Senin (12/1/2026).

    Ia menegaskan bahwa RDMP Balikpapan bukan sekadar proyek kilang, melainkan bagian dari ikhtiar bangsa untuk menentukan nasib energinya sendiri.

    “Kita dapat dihidupkan bahwa kita dapat berdiri di atas kaki kita sendiri kita dapat menentukan nasib kita serta kita dapat menuju Swasembada energi,” ujarnya.

    Menurutnya, dengan kapasitas kilang yang meningkat signifikan, Indonesia kini memiliki ruang lebih besar untuk mengolah minyak mentah menjadi produk bernilai tambah tinggi.

    Peningkatan Kapasitas Kilang Perkuat Ketahanan Energi

    Lebih lanjut, Simon mengatakan bahwa RDMP Balikpapan meningkatkan kapasitas produksi kilang dari 260.000 barel per hari menjadi 360.000 barel per hari.

    Lonjakan ini memberikan dampak strategis dalam menjaga kesinambungan pasokan BBM nasional, sekaligus menekan kebutuhan impor produk jadi. Tak hanya meningkatkan volume, proyek ini juga mengedepankan kualitas hasil olahan dengan standar Euro 5 yang lebih ramah lingkungan.

    “Di situ biasa residu yang tidak diolah dan kita olah menjadi produk yang lebih bermanfaat dengan demikian kapasitas peningkatan produksi kita dari 260.000 barel per hari naik menjadi 360.000 barel per hari dengan kualitas yang lebih baik standar Euro 5,” ujarnya.

     

     

  • Bahlil Blak-Blakan Banyak Drama saat Bangun RDMP Balikpapan

    Bahlil Blak-Blakan Banyak Drama saat Bangun RDMP Balikpapan

    Liputan6.com, Jakarta – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan, proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina di Balikpapan tidak berjalan mulus sejak awal. Proyek strategis nasional ini bahkan sempat mengalami keterlambatan signifikan dari target awal yang seharusnya rampung pada Mei 2024.

    Bahlil secara terbuka menyebut, RDMP “banyak dramanya”. “Proyek RDMP ini bahwa Presiden banyak dramanya. Saya harus jujur katakan banyak dramanya, kenapa? Seharusnya sudah jadi tahun awal bulan, awal Mei 2024,” kata Bahlil saat Peresmian RDMP Balikpapan, Senin (12/1/2026).

    Salah satu peristiwa paling krusial adalah insiden kebakaran yang terjadi pada fasilitas proyek. Namun, Bahlil menegaskan kejadian tersebut tidak serta-merta dianggap sebagai musibah biasa.

    “Tapi ini terbakar. Ada bagian yang dibakar. Saya tidak mengerti apakah dibakar karena terbakar atau dibakar karena ada faktor lain,” ujarnya.

    Ia pun mencium adanya kejanggalan yang mendorong dilakukannya investigasi mendalam oleh inspektorat internal Kementerian ESDM bersama jajaran komisaris Pertamina. Hasil penelusuran awal mengindikasikan adanya kepentingan tertentu “Ada udang di balik batu”.

    “Bulan Agustus, saya memerintahkan tim saya dari Irjen yang sekarang masih komisaris Bapak Irjen kami, komisaris di Pertamina, Pak Bambang, kami minta untuk investigasi, Pak. Ternyata barang ini, Pak, ada udang dibalik batu,” ujarnya.

    Perlawanan Terhadap Mafia Impor

    Bahlil secara gamblang menyebut masih ada pihak-pihak yang tidak rela Indonesia memiliki cadangan dan kemampuan swasembada energi. Menurut dia, kelompok tersebut selama ini diuntungkan oleh skema impor BBM dan produk kilang, sehingga setiap upaya peningkatan kapasitas produksi dalam negeri kerap mendapat hambatan.

    “Masih ada pihak-pihak yang tidak rela kalau kita itu mempunyai cadangan dan swasembada energi agar impor terus, impor terus, impor terus. Kita harus hadapi dan kita selesaikan dalam waktu yang tidak lama lagi,” ujar dia.

    Pemerintah, lanjut Bahlil, tidak akan mundur menghadapi tekanan tersebut. Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, negara berkomitmen menyelesaikan seluruh hambatan RDMP dalam waktu singkat.