Banjir Surut, Lalu Lintas Jalan Yos Sudarso Sunter Kembali Lancar
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Arus lalu lintas di Jalan Yos Sudarso arah Sunter menuju Tanjung Priok kembali normal dan lancar, Senin (12/1/2026) siang.
Pantauan
Kompas.com
di lokasi, arus lalu lintas pada pukul 14.00 WIB di Jalan Yos Sudarso baik arah Tanjung Priok maupun sebaliknya ramai lancar.
Tak terlihat lagi adanya kemacetan dan kepadatan kendaraan yang sebelumnya terjadi selama berjam-jam akibat banjir di ruas jalan tersebut.
Pengendara mobil, motor, maupun kendaraan berat dapat melintas dengan kecepatan normal tanpa hambatan.
Bahkan, arus lalu lintas di sekitar pintu keluar tol Sunter kini cenderung sepi dari kendaraan yang melintas.
Exit tol Sunter ini merupakan salah satu titik terparah penyempitan jalan di Jalan Yos Sudarso yang menyebabkan kemacetan pada Senin pagi.
Banjir di sepanjang jalan Yos Sudarso juga sudah surut, menyisakan genangan kecil di sisi jalan dan trotoar.
Lalu lintas di atas
flyover
Yos Sudarso yang sebelumnya sempat lumpuh dan tak bergerak pun kini kembali normal.
Selain surutnya banjir, kemacetan di Jalan Yos Sudarso juga bisa terurai karena rekayasa arus lalu lintas yang diterapkan Satlantas Polres Metro Jakarta Utara.
Sekitar pukul 11.00 WIB, pengendara roda dua diperbolehkan untuk masuk ke Jalan Tol Sunter sebagai alternatif
flyover
untuk kemudian mengarah ke MOI hingga berujung di Kebon Bawang.
Namun, tak jauh dari Jalan Yos Sudarso yaitu di Jalan Boulevard Barat Raya, masih mengalami kemacetan hingga pukul 13.45 WIB.
Kemacetan di kawasan Mall of Indonesia (MOI) ini disebabkan oleh banjir setinggi 30 sentimeter (cm) yang masih menggenangi jalanan tersebut, baik yang mengarah ke Kelapa Gading maupun sebaliknya.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Blog
-
/data/photo/2026/01/12/696498f869d69.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Banjir Surut, Lalu Lintas Jalan Yos Sudarso Sunter Kembali Lancar Megapolitan 12 Januari 2026
-

Eksepsi Ditolak Hakim, Nadiem Kecewa, tapi Tetap Hormati Proses Hukum
Bisnis.com, JAKARTA — Eks Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim mengaku kecewa terkait dengan putusan sela majelis hakim PN Tipikor.
Meskipun begitu, Nadiem Makarim menegaskan bahwa dirinya tetap menghormati putusan dari hakim berkaitan dengan sidang Chromebook ini.
“Saya kecewa terhadap putusan hari ini, tapi saya menghormati proses hukum. Dan memang saya ingin berterima kasih kepada Majelis Hakim walau ini bukan keputusan yang saya harapkan,” ujar Nadiem di ruang sidang PN Tipikor, Jakarta, Senin (12/1/2026).
Dia pun menyinggung soal klarifikasi Google yang menyatakan bahwa investasi ke Gojek tidak berkaitan dengan pengadaan Chromebook. Terlebih, investasi itu dilakukan jauh saat Nadiem Makarim menjadi menteri.
“Google sudah buka suara dan sudah menyebut dengan sangat jelas tidak ada konflik kepentingan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Majelis hakim pengadilan negeri tindak pidana korupsi (Tipikor) resmi menolak eksepsi yang diajukan oleh eks Mendikbudristek Nadiem Makarim.
Hal tersebut disampaikan majelis hakim dalam agenda sidang lanjutan perkara Chromebook dengan agenda putusan sela pada Senin (12/1/2026).
Adapun, sejumlah pertimbangan hakim menolak eksepsi kubu Nadiem karena poin-poin nota keberatan itu perlu dibahas dalam pembuktian dalam agenda sidang selanjutnya.
Poin eksepsi yang dimaksud mulai dari unsur memperkaya diri, total kerugian negara hingga hubungan investasi Google terhadap Gojek dengan pengadaan Chromebook.
Atas keputusan ini, Purwanto memerintahkan agar penanganan perkara Founder Gojek itu bisa dilanjutkan ke tahap pembuktian atau pemeriksaan saksi-saksi.
“Memerintahkan pemeriksaan perkara atas nama terdakwa Nadiem Anwar Makarim dilanjutkan,” tutur Purwanto.
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470309/original/078216800_1768202395-20260112_133211.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Mensos Tegaskan Tak Ada Siswa Titipan di Sekolah Rakyat
Siswa yang bersekolah di Sekolah Rakyat berasal dari keluarga dengan kondisi yang sangat rentan, 60 persen orang tua siswa bekerja sebagai buruh harian lepas, kuli bangunan, buruh tani, buruh nelayan, tukang ojek, tukang cari rumput, pemulung, dan lain sebagainya. Pada umumnya berpenghasilan tidak tetap dan 67 persen berpenghasilan di bawah satu juta rupiah per bulan.
“65 Persen memiliki tanggungan keluarga di atas empat orang, 454 siswa Sekolah Rakyat berasal dari mereka yang tidak atau belum pernah mengenyam bangku pendidikan, 298 siswa Sekolah Rakyat sebelumnya mengalami putus sekolah atau tidak lulus sekolah, dan sebagian dari mereka bahkan sudah bekerja di usia yang sangat muda,” ucap Gus Ipul.
Siswa yang bersekokah di Sekolah Rakyat senantiasa mengikuti pelajaran, cek kesehatan, dan mendapatkan pemenuhan gizi. Sekolah Rakyat tidak memberlakukan tes akademik, namun melakukan tes DNA Talent berbasis teknologi untuk memetakan potensi siswa.
“Pendidikan formal dijalankan dengan kurikulum yang sangat personal, dibimbing guru yang tersertifikasi, di mana kurikulum dan rekrutmen guru dipandu secara langsung oleh Prof. Mu’ti dan jajaran Kementerian Pendidikan Dasar Menengah,” terang Gus Ipul.
Sekolah Rakyat menyediakan lingkungan belajar yang modern namun tetap terjaga, proses pembelajarannya melalui Learning Management System (LMS). Setiap siswa dalam pembelajarannya didukung menggunakan laptop sebagai media belajar mengajar dan hanya untuk kepentingan di dalam kelas, penggunaan HP sangat dibatasi di Sekolah Rakyat.
“Sekolah Rakyat adalah kawah candradimuka, tempat di mana penjaga asa keluarga ditempa, dididik untuk menjadi pemutus mata rantai kemiskinan dan merubah masa depan keluarga,” ungkap Gus Ipul.
-

RI Pernah Swasembada Bawang Putih, Luhut Ungkap Nasibnya Kini
Jakarta –
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan Indonesia pernah mencapai swasembada untuk komoditas bawang putih pada 1995. Namun, produksi bawang putih terus menurun pada 2020.
“Indonesia pernah swasembada bawang putih pada 1995, namun sejak 2020 produksinya terus menurun. Inilah mengapa kita perlu memprioritaskan varietas unggul dan riset berbasis sains,” kata Luhut dalam unggahan di akun Instagram @luhut.pandjaitan, dikutip Senin (12/1/2026).
Berangkat dari situ, Luhut mengadakan rapat bersama dengan Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Amarulla Octavian dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar serta kepala lembaga riset lain. Luhut menekankan DEN sepakat mendukung penguatan riset bibit bawang putih untuk mengurangi ketergantungan impor bibit, sekaligus meningkatkan kontribusi riset bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
“Pertemuan ini juga menjadi tindak lanjut dari pesan Presiden prabowo kepada saya saat retreat di Hambalang kemarin. Presiden berpesan agar tidak ada lagi agenda riset yang berjalan lambat,” tambah ia.
Untuk mencapai target tersebut, Luhut menilai tidak boleh lagi dilakukan secara sektoral. Ia pun mengajak BRIN untuk mengintegrasikan seluruh kekuatan riset dengan instansi lain, seperti perguruan tinggi.
“Dengan dukungan ratusan spesies herbal, superkomputer H200 dan B200, serta mesin genomik T7 terintegrasi, TSTH2 kita siapkan menjadi salah satu pusat kolaborasi riset nasional dengan fokus pada tanaman herbal dan hortikultura,” imbuh Luhut.
Luhut menerangkan pesan Prabowo Subianto yang menekankan penting Genebank nasional dan industri perbenihan. Untuk itu, ia menyebut BPOM berperan penting untuk mendorong produksi herbal lokal dan memastikan regulasi bisa semakin adaptif terhadap inovasi.
“Saya juga meminta kepada BRIN untuk menyusun peta kesesuaian lahan terpadu agar riset lebih terarah dan siap untuk diimplementasikan. Semua langkah ini sejalan dengan Astacita Presiden Prabowo dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan kemandirian pangan nasional,” imbuh Luhut.
Prabowo, lanjut Luhut, juga akan berkunjung ke Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) pada Oktober nanti. Pada momentum itu, Luhut berharap bukan lagi sekadar menunjukkan rencana, tetapi sudah menghadirkan ekosistem riset yang bekerja dan mulai membuahkan hasil.
[Gambas:Instagram]
Tonton juga video “Prabowo Ungkit Kalah Pilpres: Waktu Itu Pak Luhut Nggak Dukung Saya Sih”
(acd/acd)
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5183562/original/094515900_1744192857-attachment_file_009042025-093327.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Hutama Karya Percepat Perbaikan Tol Binjai–Langsa, Target Rampung 20 Januari 2026
Liputan6.com, Jakarta – PT Hutama Karya (Persero) atau Hutama Karya melakukan pemeliharaan dan penanganan infrastruktur di Jalan Tol Binjai–Langsa pasca terjadinya bencana alam di sejumlah wilayah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan akses jalan tol kembali optimal serta menjamin keamanan dan kenyamanan perjalanan pengguna jalan.
Pemeliharaan difokuskan pada pemulihan kondisi jalan di beberapa titik yang terdampak, agar fungsi layanan jalan tol dapat kembali berjalan normal secara menyeluruh. Adapun lokasi pekerjaan berada di KM 69+400 hingga KM 69+500 Jalur B (arah Langsa menuju Binjai), KM 33+350 hingga KM 34+000 Jalur A (arah Binjai menuju Langsa), serta di KM 36+000 hingga KM 37+000 dan KM 37+000 Jalur B.
Berbagai metode perbaikan dilakukan Hutama Karya, mulai dari perbaikan saluran u-ditch atau drainase beton dan saluran tepi, penimbunan serta perapihan, hingga perkuatan menggunakan box beton dan geotextile. Selain itu, dilakukan pula penimbunan lereng, pemadatan, perapihan ulang, penerapan metode solid sodding, serta pemasangan steel sheet pile guna memastikan struktur jalan kembali stabil.
“Target kami, seluruh pekerjaan rampung paling lambat 20 Januari 2026, dengan tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan dan petugas di lapangan,” ujar Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah dalam keterangan tertulis, Senin (12/1/2026).
-

Panen Raya Dikebut, Produksi Beras Ditargetkan Surplus hingga 10%
Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menargetkan panen raya padi nasional dapat berlangsung lebih awal pada Februari 2026, dibandingkan umumnya yang berlangsung pada Maret. Tantangannya terdapat pada ketersediaan gudang bulog.
Zulhas menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan dalam rangka peningkatan target stok cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 4 juta ton pada tahun ini.
“Diperkirakan produksinya lebih tinggi dari pada tahun 2025, sekitar 5-10% lebih tinggi lagi,” kata Zulhas usai rapat koordinasi terbatas di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (12/1/2026).
Menurutnya, pemerintah menargetkan stok cadangan beras di gudang Perum Bulog dapat dipertahankan pada angka 4 juta ton setiap tahunnya hingga 2029 mendatang.
Oleh karenanya, Zulhas menyebut bahwa pembangunan 100 gudang Perum Bulog yang baru akan dilaksanakan pada tahun ini.
Dia menjelaskan bahwa program tersebut akan tercantum dalam instruksi presiden (Inpres) agar Perum Bulog dapat menampung lebih banyak stok beras.
“Gudang bulog dulu ada 1.000, hampir 1.900. Sekarang tinggal 1.500-an, yang 400-an alih fungsi. Nah kita ingin kembalikan, karena gudangnya kurang,” jelasnya.
Berdasarkan catatan Bisnis, Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan produksi beras nasional pada 2026 mendatang dapat mencapai 34,77 juta ton.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa peningkatan produksi padi kembali menjadi salah satu program prioritas Kementan pada 2026 untuk menjaga keberlanjutan swasembada pangan.
“Kementerian Pertanian menargetkan produksi komoditas utama sebagai berikut, beras 34,77 juta ton,” kata Amran dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Senin (24/11/2025) lalu.
Amran juga menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan langkah percepatan pembangunan infrastruktur pascapanen untuk mendukung penyerapan gabah dan beras nasional.
Menanggapi rencana pembangunan 100 gudang oleh Bulog, Amran menegaskan bahwa persiapan telah berjalan.
“Nah, sekarang itu benar. Kita persiapan tadi aku rapat bersama Bulog. Akan membangun RMU [rice milling unit/penggilingan padi] besar. Kemudian gudang. Di seluruh Indonesia anggarannya Rp5 triliun,” ujarnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan Presiden Ke-8 RI itu telah memerintahkan agar seluruh kesiapan penyerapan gabah dan beras tuntas sebelum Februari 2026.
“Bapak Presiden sudah perintahkan agar persiapan menyerap gabah dan beras bulan Februari. Ini tinggal 2 bulan. Kita kalau menyerap 3 juta. Karena hitungan kami, estimasi stok di akhir tahun itu mungkin kurang lebih 3 juta ton,” kata Amran.
Menurutnya, stok akhir tahun tersebut akan menjadi yang tertinggi dalam sejarah. Upaya penyerapan tambahan pada Februari nanti membuat kebutuhan gudang meningkat.
“Nah, kemudian Februari mulai menyerap kembali. Itu butuh gudang. Karena kita sudah sewa gudang kapasitas 1,2 juta ton seluruh Indonesia. Sehingga kita butuh tambahan gudang,” jelasnya.
Amran menegaskan kebutuhan ruang penyimpanan sudah mendesak.
“Karena gudang kita penuh. Jadi kita siapkan dengan anggaran Rp5 triliun. [Dananya] dari APBN,” tegasnya singkat.
-

PDIP Tegaskan Tidak Gabung Prabowo dan Tidak Oposisi, Ini Sikap Resminya
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Politikus PDI Perjuangan, Seno Bagaskoro, menegaskan posisi partainya dalam peta politik nasional berada di jalur tersendiri.
PDI Perjuangan tidak bergabung ke dalam pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto, namun juga tidak mengambil peran sebagai oposisi.
Dikatakan Seno, sikap tersebut bukan hal baru. Sejak awal, pimpinan partai telah menegaskan bahwa PDI Perjuangan memilih menjadi partai penyeimbang dalam sistem pemerintahan.
Ia menjelaskan, istilah oposisi sejatinya tidak dikenal dalam konstitusi Indonesia.
Karena itu, PDI Perjuangan lebih tepat diposisikan sebagai mitra kritis pemerintah.
“Di dalam konstitusi kita, kita tidak mengenal yang namanya oposisi. Karena kalau kita pakai cara berpikir oposisi, apa pun yang dilakukan pemerintah pasti dianggap salah,” kata Seno saat konferensi pers Rakernas I PDI Perjuangan di Ancol, Jakarta, Minggu (11/1/2026) kemarin.
Seno menambahkan, sistem pemerintahan Indonesia yang menganut asas presidensial tidak membuka ruang bagi konsep oposisi maupun koalisi dalam pengertian parlementer.
“Karena tujuannya adalah, ya sudah, ini sebagai bentuk cermin benggala, kami akan menjadi antitesis,” ucapnya.
“Tetapi logikanya dalam pemerintah Indonesia yang menganut asas presidensial, tidak ada oposisi. Kalau ditarik lagi logikanya, tidak ada koalisi,” tambahnya.
Meski demikian, Seno menegaskan PDI Perjuangan tidak ragu mengambil sikap berbeda dengan pemerintah jika menyangkut prinsip-prinsip demokrasi.
Salah satunya terkait wacana penunjukan kepala daerah oleh DPRD yang sempat digulirkan Partai Gerindra.
-

Pria Taiwan Kena Gagal Ginjal usai Seduh Biji Kopi Berjamur Bertahun-tahun
Jakarta –
Seorang pria Taiwan berusia 50-an tahun yang dikenal bugar dan sehat mendadak sakit parah. Ia didiagnosis mengidap penyakit ginjal stadium akhir.
Penyebabnya tidak disangka, yakni kebiasaan mengonsumsi kopi dari biji kopi berjamur dan busuk selama bertahun-tahun.
Kasus ini dibagikan oleh Dr Hung Yung-hsiang, seorang ahli nefrologi di salah satu rumah sakit di Taipei, melalui unggahan di halaman Facebook pribadinya pada 4 Januari 2026.
Menurut Hung, pasien dilarikan ke rumah sakit setelah tiba-tiba pingsan saat jogging pagi. Hasil pemeriksaan menunjukkan laju filtrasi glomerulus (GFR) pasien turun di bawah angka 10.
Kondisi ini menandakan gagal ginjal berat. Padahal, pasien tidak memiliki riwayat diabetes, hipertensi, maupun asam urat.
Penelusuran lebih lanjut mengungkap bahwa pria tersebut terbiasa membeli biji kopi dalam jumlah besar, dengan harga diskon dan menyimpannya lama di lemari dapur. Ia tetap menggiling dan menyeduh biji kopi itu, meski warnanya berubah dan ditumbuhi jamur.
Pasien tersebut meyakini air mendidih bersuhu 100 derajat Celsius cukup untuk membunuh bakteri dan jamur berbahaya.
Dr Hung menegaskan anggapan tersebut keliru. Air mendidih tidak mampu menghancurkan okratoksin, racun jamur yang tahan panas dan baru terurai pada suhu lebih dari 280 derajat Celsius.
Dikutip dari VNExpress, konsumsi kopi yang terkontaminasi jamur dalam jangka panjang menyebabkan akumulasi toksin yang perlahan merusak ginjal pasien.
Gejala yang Muncul Sebelum Kolaps
Sebelum kolaps, pasien sebenarnya telah mengalami sejumlah gejala, seperti urine berbusa yang terus-menerus dan pembengkakan pada pergelangan kaki. Tetapi, ia mengaitkan keluhan tersebut dengan aktivitas olahraga intensif yang dijalaninya.
Dr Hung menyebut okratoksin sebagai ‘bom waktu’ bagi kesehatan. Berbeda dengan racun yang memicu keracunan makanan akut dan bisa dikeluarkan tubuh dalam hitungan hari, okratoksin dapat bertahan di dalam tubuh selama 35 hingga 50 hari.
Toksin ini merusak ginjal dengan memicu peradangan dan kematian sel, mengganggu metabolisme tubulus, serta menyebabkan fibrosis kronis pada jaringan ginjal. Dr Hung menggambarkan paparan okratoksin seperti menuangkan semen ke dalam sistem penyaringan air, yang dapat menyumbat dan merusak membran penyaring ginjal secara permanen.
Berkaca dari kasus ini, Dr Hung mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi makanan yang menunjukkan tanda-tanda berjamur. Terutama di lingkungan dengan suhu di atas 25 derajat Celsius dan kelembapan lebih dari 18,5 persen, kondisi yang ideal bagi pertumbuhan jamur.
Halaman 2 dari 2
(sao/kna)
-
/data/photo/2026/01/12/69649c6dedd48.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Halte Transjakarta Gunung Sahari Tutup Sementara Akibat Banjir Megapolitan 12 Januari 2026
Halte Transjakarta Gunung Sahari Tutup Sementara Akibat Banjir
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Halte Transjakarta Gunung Sahari yang berada di Jalan Gunung Sahari, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara tutup sementara akibat banjir.
Pantauan
Kompas.com
sejak pukul 12.30 WIB hingga pukul 14.00 WIB, halte tersebut belum beroperasi.
Petugas memberitahukan kepada warga yang hendak memasuki bagian
tap in
bahwa halte tutup.
Sementara itu, di luar halte tampak genangan air setinggi 50 cm merendam Jalan
Gunung Sahari
yang menuju arah Kampung Melayu.
Kendaraan roda dua dan roda empat masih lalu lalang secara perlahan di jalan tersebut.
Namun, ada sejumlah motor yang mogok akibat kemasukan air pada mesin.
Beberapa pengendara tampak menuntun motor dan ada pula yang meminta bantuan warga setempat.
Salah seorang warga Pademangan, Gea (21) yang hendak pergi bekerja di Sawah Besar menceritakan, ia sudah menunggu di Halte Gunung Sahari sejak pukul 09.00 WIB.
Ia pun kebingungan karena tidak ada bus Transjakarta yang lewat dan sulit berangkat ke kantor.
“Saya sudah nunggu lebih dari tiga jam. Di halte engga ada
busway
yang lewat karena di sini banjir kan,” tutur Gea.
“Saya akhirnya telpon atasan dan minta izin datang kerja sangat terlambat. Ini sedang dijemput teman saya dari kantor ke sini,” kata dia..
Sementara itu, Hanifah (25) juga sudah menunggu lama di halte Gunung Sahari.
Ia diberi tahu petugas bahwa bus Transjakarta tidak bisa melintas di halte sampai waktu yang belum bisa ditentukan.
“Tadi dibilangin kalau mau ke Juanda bisa, tapi lewat di halte satunya, halte Jembatan Merah. Tapi harus berputar jalurnya,” katanya.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5386099/original/078137900_1760954214-4.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Mereka yang Sebar Pesimisme dan Sinisme Dibayar Kekuatan Asing, Itu Keyakinan Saya
Selain itu, dia berujar, rakyat patut bersyukur di tengah kondisi dunia yang penuh gejolak dan ketidakpastian, Indonesia masih dalam keadaan baik dan memiliki kekayaan alam yang melimpah.
“Tidak gampang (mengelolanya), puluhan tahun kekayaan kita kurang tertib dikelola. Tidak mudah, banyak orang mengejek saya, saya tahu. Sebetulnya tidak banyak, segelintir orang saja,” jelas dia.
“Hanya dia mungkin punya uang, dia punya sarana, dia bisa menyebarkan sinisme, pesimisme, dan kemungkinan besar mereka dibayar oleh kekuatan-kekuatan asing. Itu keyakinan saya, kepercayaan saya,” sambung Prabowo.