Blog

  • Israel Siaga Tinggi untuk Kemungkinan AS Intervensi Iran

    Israel Siaga Tinggi untuk Kemungkinan AS Intervensi Iran

    Tel Aviv

    Israel berada dalam kondisi siaga tinggi terhadap kemungkinan intervensi Amerika Serikat (AS) di Iran, yang dilanda aksi unjuk rasa antipemerintah terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

    Presiden AS Donald Trump, dalam beberapa hari terakhir, telah berulang kali mengancam akan melakukan intervensi terhadap situasi unjuk rasa yang diwarnai kerusuhan di Iran. Trump bahkan memperingatkan penguasa Iran agar tidak menggunakan kekerasan terhadap para demonstran.

    Pada Sabtu (10/1) waktu setempat, Trump mengatakan bahwa AS dalam posisi “siap membantu”.

    Menurut tiga sumber Israel yang yang hadir dalam konsultasi keamanan Israel yang digelar akhir pekan, seperti dilansir Reuters, Senin (12/1/2026), Israel kini sedang dalam kondisi siaga tinggi atas potensi langkah AS mengintervensi Iran.

    Namun, ketiga sumber itu tidak menjelaskan lebih lanjut soal makna “siaga tinggi” Israel dalam praktiknya.

    Sebelumnya pada Juni tahun lalu, Israel dan Iran terlibat perang selama 12 hari, di mana AS bergabung dengan Israel dalam melancarkan pengeboman terhadap fasilitas nuklir Iran.

    Dalam percakapan telepon pada Sabtu (10/1) waktu setempat, menurut seorang sumber Israel yang turut hadir saat percakapan dilakukan, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio membahas kemungkinan intervensi AS di Iran.

    Situasi demo rusuh di Teheran, Iran Foto: UGC via AP

    Seorang pejabat AS, yang tidak disebut namanya, mengonfirmasi bahwa Netanyahu dan Rubio memang berbicara via telepon, namun enggan mengungkapkan topik percakapan keduanya.

    Sebelumnya, ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan, pada Minggu (11/1) waktu setempat, jika AS menyerang terlebih dahulu, maka “baik wilayah pendudukan maupun pusat-pusat militer dan kapal-kapal AS akan menjadi target sah kami”.

    Ghalibaf tampaknya merujuk pada Israel, yang tidak diakui oleh Iran dan dianggap sebagai wilayah Palestina yang diduduki.

    Sejauh ini, Israel belum memberikan sinyal keinginan mereka untuk juga mengintervensi situasi di Iran saat unjuk rasa besar-besaran mengguncang negara, yang merupakan musuh bebuyutannya tersebut. Ketegangan antara Tel Aviv dan Teheran masih meningkat karena kekhawatiran Israel soal program nuklir dan rudal Iran.

    Dalam wawancara dengan media The Economist yang diterbitkan pada Jumat (9/1) pekan lalu, Netanyahu mengatakan bahwa akan ada konsekuensi mengerikan bagi Iran jika mereka menyerang Israel.

    Merujuk pada unjuk rasa yang marak di Iran, Netanyahu berkata: “Untuk hal-hal lainnya, saya pikir kita harus melihat apa yang terjadi di dalam Iran.”

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/ita)

  • Detail Pernikahan Anak Tommy Suharto dan Tata Cahyani yang Sarat Nuansa Jawa: Dari Siraman hingga Brian McKnight

    Detail Pernikahan Anak Tommy Suharto dan Tata Cahyani yang Sarat Nuansa Jawa: Dari Siraman hingga Brian McKnight

    Jakarta (beritajatim.com)- Darma Mangkuluhur Hutomo, putra sulung dari pasangan Tommy Suharto dan Tata Cahyani, resmi menjadi suami dari kekasihnya, Patricia Schuldtz, dalam sebuah pernikahan yang sarat nuansa adat dan makna kekeluargaan tinggi.

    Prosesi berlangsung meriah di kawasan Sentul, Jawa Barat pada Minggu, 11 Januari 2026, dengan rangkaian acara adat Jawa yang kental sejak siraman, pengajian, hingga akad nikah yang hikmat.

    Rangkaian Ritual Adat & Kehadiran Keluarga Cendana
    Prosesi pra-pernikahan dimulai sehari lebih awal dengan siraman, sungkeman, dan pengajian yang digelar pada 9–10 Januari 2026.

    Melansir dari akun Instagram @mamiehairdo yang didapuk menjadi perias dalam momen sakral tersebut, ada banyak momen haru tersebut memperlihatkan kedekatan keluarga meski orang tua Darma, yakni Tommy Suharto dan Tata Cahyani, sudah lama berpisah sejak 2006.

    Keduanya tampak duduk bersama mendampingi sang putra dalam prosesi sakral tersebut, mencuri perhatian publik karena menunjukkan keharmonisan keluarga Cendana yang solid di hari penting anak mereka.

    Sikap Tata Cahyani terlihat mengharukan ketika menyiramkan bunga kepada Darma, yang kemudian melakukan sungkeman sebagai simbol restu dan penghormatan kepada orang tua.

    Tommy Suharto sendiri turut serta dalam ritual adat ini, ikut menyiramkan air bunga kepada Darma dan memberikan dukungan penuh sang anak lelakinya.

    Akad nikah pasangan Darma dan Patricia digelar megah penuh khidmat. Darma tampil mengenakan beskap putih khas adat Jawa ketika melafalkan ijab kabul, sedangkan Patricia yang memiliki keturunan Indonesia-Jerman-Tionghoa tampil anggun dalam balutan kebaya tradisional.

    Setelah akad, resepsi diteruskan dengan suasana penuh kegembiraan. Salah satu sorotan utama adalah kehadiran penyanyi R&B internasional Brian McKnight sebagai bintang tamu yang menghibur pasangan dan para undangan malam harinya, menambah istimewa momen perayaan tersebut.

    Darma Mangkuluhur dikenal sebagai figur muda berpengaruh dalam dunia bisnis Indonesia, termasuk menjabat sebagai komisaris dan terlibat dalam sejumlah usaha besar.

    Pasangan Patricia Schuldtz sendiri telah menjalin hubungan asmara dengan Darma selama lebih dari enam tahun sebelum akhirnya memutuskan maju ke jenjang pernikahan.

    Kehadiran kedua orang tua Darma bersama dalam pesta adat dan pernikahan menjadi gambaran nyata bahwa hubungan keluarga tetap kuat meski menghadapi perjalanan hidup yang panjang.

    Momen siraman dan sungkeman sampai resepsi telah menjadi bukti bahwa nilai kekeluargaan dan budaya tetap dijunjung tinggi keluarga besar ini. [aje]

  • Marak Teror dan Kriminalisasi Kebebasan Berekspresi, Todung Mulya Lubis: Saya Bersedia Turun Gunung

    Marak Teror dan Kriminalisasi Kebebasan Berekspresi, Todung Mulya Lubis: Saya Bersedia Turun Gunung

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Pengacara kondang Todung Mulya Lubis menegaskan dirinya membela kebebasan berekspresi. Terutama untuk kepetingan umum.

    Itu diungkapkan menanggapi berbagai teror dan upaya kriminalisasi terhadap warga negara yang menyalurkan kebebasan ekspresinya.

    “Kebebasan pers, kebebasan kreatif, kebebasan berekspresi untuk kepentingan umum harus dibela,” kata Todung dikutip dari unggahannya di X, Senin (12/1/2026).

    Bekas Duta Besar Indonesia untuk Norwegia itu menyebut, memperjuangkan kebebasan berekspresi merupakan fokusnya sejak dulu.

    “Ini adalah concern saya sejak dulu,” terangnya.

    Jika dibutuhkan, lulusan Harvard University itu siap membela pihak yang kebebasan berekspresinya dibatasi.

    “Saya bersedia turun gunung,” ucapnya.

    Siapa Todung Mulya Lubis?

    Todung Mulya Lubis adalah seorang pengacara senior Indonesia yang dikenal luas sebagai pejuang hak asasi manusia. Ia lahir di Sibolga, Sumatera Utara, pada 26 November 1954.

    Namanya mulai dikenal publik sejak aktif membela korban pelanggaran HAM dan kasus-kasus yang menyentuh kepentingan rakyat kecil.

    Dia menempuh pendidikan hukum di Universitas Indonesia dan melanjutkan studi ke luar negeri. Todung meraih gelar master dan doktor di bidang hukum internasional dari University of California, Berkeley, Amerika Serikat.

    Latar belakang akademiknya membuatnya memiliki pandangan kuat soal keadilan dan supremasi hukum.

    Todung merupakan pendiri Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta dan juga pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

  • Rawat Kimberly dan Zefanya Cara Lapas Mojokerto Dukung 15 Aksi KEMENIMIPAS

    Rawat Kimberly dan Zefanya Cara Lapas Mojokerto Dukung 15 Aksi KEMENIMIPAS

    Mojokerto (beritajatim.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto terus memperkuat pembinaan berbasis kemandirian bagi warga binaan. Salah satunya melalui pengembangan program ketahanan pangan yang sejalan dengan 15 Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (KEMENIMIPAS).

    Komitmen tersebut diwujudkan dengan optimalisasi area ketahanan pangan di lingkungan Lapas yang dikelola secara berkelanjutan. Di lokasi ini, warga binaan dilibatkan langsung dalam perawatan ternak kambing serta pengelolaan tanaman hidroponik. Setiap kambing ini diberinama Kimberly, Zefanya dan beberapa nama menarik lain.

    Seluruh kegiatan dijalankan secara rutin oleh warga binaan dengan pendampingan dan pengawasan petugas kegiatan kerja Lapas Mojokerto. Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pangan internal, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan keterampilan dan mental warga binaan.

    Melalui aktivitas produktif tersebut, warga binaan dilatih untuk bekerja secara disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki keahlian yang dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat. Suasana Lapas pun menjadi lebih kondusif dan produktif.

    Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan mengatakan, bahwa program kemandirian pangan merupakan implementasi konkret kebijakan pemasyarakatan yang berorientasi pada pemberdayaan. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap 15 Aksi KEMENIMIPAS.

    “Selain itu, kami ingin membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat dan bernilai ekonomi setelah mereka bebas nanti,” ungkapnya.

    Menurut Rudi, keterlibatan aktif warga binaan dalam program ketahanan pangan juga memberikan dampak positif bagi keberlangsungan Lapas. Hasil dari peternakan dan pertanian hidroponik dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.

    Dengan penguatan program ini, Lapas Mojokerto berharap mampu terus berkontribusi dalam mendukung 15 Aksi KEMENIMIPAS sekaligus mewujudkan pembinaan pemasyarakatan yang menekankan kemandirian, produktivitas, dan keberlanjutan. [tin/aje]

  • Mantan Dirut ASDP Ira Puspadewi Datang ke Sidang, Beri Semangat Nadiem Makarim

    Mantan Dirut ASDP Ira Puspadewi Datang ke Sidang, Beri Semangat Nadiem Makarim

    Liputan6.com, Jakarta – Mantan Direktur Utama PT ASDP, Ira Puspadewi, menghadiri sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang menjerat eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim. Sidang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (12/1/2026).

    Ira tiba di ruang sidang sekitar pukul 11.12 WIB. Ia duduk di barisan depan bersama Franka Franklin serta ibu Nadiem, Atika Algadri. Ketiganya tampak berbincang singkat saat majelis hakim membacakan amar putusan sela.

    Saat hakim memutuskan perkara dilanjutkan ke tahap pembuktian, Ira terlihat memberi semangat kepada istri Nadiem dengan menggenggam tangannya erat. Kehadiran Ira sebagai bentuk dukungan moril kepada keluarga terdakwa.

    “Saya teman keluarganya Mas Nadiem. Sudah lama. Datang sebagai teman,” kata dia saat ditemui, Senin (12/1/2026).

    Ira menyampaikan dirinya telah lama berteman dengan keluarga besar Nadiem. Ia datang ke pengadilan semata-mata untuk memberi dukungan dan doa. Pernyataan tersebut juga diamini oleh Franka Franklin yang duduk di sampingnya.

    “Untuk mendoakan yang terbaik,” ucap Ira.

    “Mendoakan,” ditimpali Franka Franklin

  • Awalnya Niat Belanja di Kios, Perempuan ini Justru Curi Uang dan HP

    Awalnya Niat Belanja di Kios, Perempuan ini Justru Curi Uang dan HP

    Liputan6.com, Jakarta – YLT (32), seorang wanita di Kabupaten Sumba Timur, NTT ditangkap karena diduga melakukan pencurian di sebuah kios yang berada di Kelurahan Matawai, Kota Waingapu, Sumba Timur.

    Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 Wita di sebuah kios yang beroperasi selama 24 jam. Saat kejadian, kios tersebut dijaga oleh seorang karyawan bernama Viki. Sementara karyawan lainnya, Dayat, sedang tidak berada di lokasi. 

    YLT awalnya datang untuk berbelanja. Namun melihat penjaga kios tertidur, dia kemudian memanfaatkan situasi itu untuk mengambil sejumlah uang tunai dan handphone. 

    Tak lama kemudian, penjaga kios terbangun dan mendapati laci kasir dalam keadaan terbuka serta uang telah hilang.

    Saat itu, penjaga kios sempat melihat YLT masih berada di depan kios dan hendak meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor. Penjaga kios lalu berteriak meminta pertolongan warga sekitar. 

    Teriakan tersebut mengundang perhatian masyarakat dan pedagang di sekitar pasar dan berhasil mengamankan pelaku. 

    Setelah dilakukan pemeriksaan, ponsel dan sejumlah uang ditemukan tersimpan di dalam jok sepeda motor milik YLT. 

    Warga langsung melapor pada Polisi. Tak lama berselang, anggota Polres Sumba Timur datang dan membawa terlapor ke kantor polisi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

    Kapolres Sumba Timur AKBP Gede Harimbawa, mengaku telah menerima laporan dan mengamankan terduga pelaku.

    “Benar, telah terjadi dugaan tindak pidana pencurian di sebuah kios di dekat Pasar Matawai. Terduga pelaku sudah diamankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan,” ujar Kapolres Senin (12/1/2026). 

    Kasus itu tengah ditangani penyidik Satreskrim Polres Sumba Timur. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melapor apabila menemukan tindak pidana di lingkungan sekitar.

  • Skema Kredit Honda Vario 125 Terbaru, Cicilan Rp 1 Jutaan

    Skema Kredit Honda Vario 125 Terbaru, Cicilan Rp 1 Jutaan

    Jakarta

    Honda Vario 125 menjadi salah satu opsi buat konsumen di segmen entry level. Motor ini cocok buat konsumen yang ingin naik kelas dari Honda BeAT. Apalagi Vario baru saja mendapatkan penyegaran akhir tahun lalu. Konsumen bisa meminang Vario terbaru dengan cicilan Rp 1 jutaan.

    Generasi terbaru Honda Vario 125 ditawarkan dalam tiga varian, yakni CBS ACC, CBS ISS ACC, dan satu varian baru Street ACC yang punya tongkrongan ala motor petualang dengan model setang telanjang. Varian Street cocok buat konsumen Vario 125 yang senang berkendara jarak jauh alias touring.

    Mengutip laman Wahana Honda, skema kredit Honda Vario 125 ditawarkan dengan banyak opsi tenor, mulai jangka 11 bulan hingga jangka 35 bulan. Dengan uang muka Rp 5 jutaan dan tenor angsuran 35 bulan, motor ini sudah bisa dicicil dengan uang Rp 1 jutaan per bulan.

    Skema Cicilan Honda Vario 125

    1. New Vario 125 CBS ACC (Rp 25.153.000)

    Uang muka: Rp 5.500.000Tenor: 35 bulanAngsuran: Rp 1.108.000Uang muka: Rp 5.500.000Tenor: 11 bulanAngsuran: Rp 2.373.000

    2. New Vario 125 CBS ISS ACC (Rp 26.808.000)

    Uang muka: Rp 5.800.000Tenor: 35 bulanAngsuran: Rp 1.179.000Uang muka: Rp 5.800.000Tenor: 11 bulanAngsuran: Rp 2.525.000

    3. New Vario 125 Street ACC (Rp 27.242.000)

    Uang muka: Rp 5.900.000Tenor: Rp 35 bulanAngsuran: Rp 1.196.000Uang muka: Rp 5.900.000Tenor: 11 bulanAngsuran: Rp 2.562.000

    Spesifikasi New Honda Vario 125

    All New Honda Vario 125 meluncur akhir 2025 lalu dengan tampilan yang lebih segar dan modern. Sementara untuk jantung pacunya masih ditenagai mesin kapasitas 125 cc liquid-cooled dengan teknologi eSP yang menawarkan konsumsi BBM irit hingga 51,7 km/liter.

    Motor ini juga punya akomodasi yang bagus dengan kapasitas bagasi 18 liter yang memberikan ruang penyimpanan luas untuk menyimpan helm maupun mantel hujan. Tidak hanya itu, terdapat juga hook fungsional yang memudahkan pengendara membawa berbagai kebutuhan dengan lebih aman dan fleksibel.

    Fitur lainnya meliputi panel meter full digital menampilkan beragam informasi penting seperti indikator kecepatan, jarak tempuh, bahan bakar, jam digital, indikator tegangan baterai, pengingat penggantian oli, trip meter, serta indikator ISS dan Honda Smart Key untuk tipe CBS-ISS dan Street.

    (lua/din)

  • Jadi Tersangka KPK, DJP Berhentikan Sementara 3 Pegawai KPP Jakut

    Jadi Tersangka KPK, DJP Berhentikan Sementara 3 Pegawai KPP Jakut

    Bisnis.com, JAKARTA — Sebanyak tiga pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka korupsi. DJP pun kemudian memberhentikan sementara ketiga pegawainya itu.

    Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Rosmauli menjelaskan atas penetapan tersangka korupsi itu, DJP menghormati dan mendukung penuh langkah KPK dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

    DJP memandang peristiwa tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap integritas dan tidak akan menoleransi korupsi, suap, gratifikasi, pemerasan, maupun penyalahgunaan kewenangan dalam bentuk apa pun.

    Sejalan dengan itu, DJP kemudian bersikap kooperatif dan koordinatif dalam memberikan dukungan penuh kepada KPK. Kemudian, DJP akan memberikan informasi yang diperlukan untuk mendukung proses penegakan hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

    “Terhadap pegawai DJP yang ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan, DJP menerapkan pemberhentian sementara sesuai Pasal 53 ayat (2) UU Nomor 20 Tahun 2023,” kata Rosmauli dalam keterangan tertulis pada Senin (12/1/2026).

    DJP kemudian terus berkoordinasi dengan KPK untuk mengusut tuntas siapapun oknum pegawai yang terlibat. Apabila terbukti bersalah, DJP akan menjatuhkan sanksi semaksimal mungkin sesuai ketentuan yang berlaku.

    Sementara itu, DJP memastikan pelayanan perpajakan kepada masyarakat tetap berjalan normal, serta menjaga agar penanganan perkara ini tidak mengganggu hak dan layanan wajib pajak.

    DJP pun melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses bisnis, tata kelola pengawasan, dan pengendalian internal pada unit terkait, termasuk penguatan langkah pencegahan agar peristiwa serupa tidak berulang.

    Adapun, terhadap pihak eksternal yang berstatus sebagai konsultan pajak, DJP mendukung penegakan kode etik profesi dan penindakan administratif berupa pencabutan izin praktik konsultan pajak oleh Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, dengan koordinasi bersama DJP dan asosiasi profesi.

    Sebagaimana diketahui, KPK telah menetapkan lima orang tersangka pada kasus dugaan suap pemeriksaan pajak terhadap PT Wanatiara Persada, perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan (smelting) nikel di Maluku Utara.  

    Lima orang tersangka itu yakni Kepala KPP Madya Jakarta Utara Dwi Budi; Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi (Waskon) KPP Madya Jakarta Utara Agus Syaifudin; Tim Penilai di KPP Madya Jakarta Utara Asko Bahtiar; Konsultan Pajak Abdul Kadim Sahbudin; serta Staf PT WP Edy Yulianto.  

    Modus ‘All in’ ke WP

    Berdasarkan konstruksi perkaranya, KPP Madya Jakarta Utara menemukan potensi kurang bayar Pajak Bumi dan Bangunan PT Wanatiara Persada Rp75 miliar. 

    Namun, bukannya melakukan penagihan, tersangka Agus justru diduga meminta agar PT WP membayarkan pajak “all in” sebesar Rp23 miliar. 

    Kode “all in” itu diduga merujuk pada jatah Rp8 miliar dari total Rp23 miliar, yang akan dibagi-bagikan ke petugas pajak. Usai PT WP keberatan, pada Desember 2025 tercapai kesepakatan untuk pembayaran Rp15,7 miliar. Nilai tersebut turun sekitar Rp59,3 miliar atau sebesar 80% dari nilai awal yang ditetapkan, sehingga menyebabkan pendapatan negara menjadi berkurang signifikan. 

    Sebagai modus untuk memenuhi fee itu, maka PT WP melakukan pencairan dana dengan skema kontrak fiktif jasa konsultasi keuangan dengan menggunakan perusahaan PT Niogayo Bisnis Konsultan yang dimiliki oleh tersangka Abdul. Fee yang diterima oleh para tersangka, yakni Rp4 miliar dan ditukarkan dalam bentuk mata uang Singapura.  

    “Dari penerimaan dana tersebut, pada Januari 2026, AGS dan ASB mendistribusikan uang kepada sejumlah pegawai di lingkungan Ditjen Pajak dan pihak-pihak lainnya,” terang Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu pada konferensi pers, Minggu (11/1/2026).  

    Adapun KPK dalam proses tangkap tangan menemukan bukti dengan total nilai mencapai Rp6,38 miliar, dengan rincian uang tunai Rp793 juta; SGD165.000 atau setara Rp2,16 miliar; dan Logam Mulia seberat 1,3 kg atau senilai Rp3,42 miliar.  

    Kedua pemberi suap disangkakan melanggar telah melanggar ketentuan dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 20 Undang-Undang No. 1/2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). 

    Sementara itu, ketiga pejabat pajak selaku penerima disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 12B UU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau Pasal 606 ayat (2) UU No.1/2026 tentang Penyesuaian Pidana Jo Pasal 20 UU No.1/2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

  • Pandji Pragiwaksono, Menghina Agama atau Mengoreksi Ormas?

    Pandji Pragiwaksono, Menghina Agama atau Mengoreksi Ormas?

    Pandji Pragiwaksono, Menghina Agama atau Mengoreksi Ormas?
    Pengajar pada Program Studi Hukum Tata Negara UIN Sunan Gunung Djati Bandung
    Artikel ini adalah kolom, seluruh isi dan opini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan cerminan sikap redaksi.
    PANDJI
    Pragiwaksono mencuri perhatian publik. Sebuah laporan ke Polda Metro Jaya menyebut penampilannya dalam pertunjukan
    stand up comedy
    menyudutkan ormas keagamaan dan—lebih jauh lagi—dianggap sebagai penistaan agama.
    Kasusnya sontak memantik perdebatan, apakah kritik terhadap ormas bisa diperlakukan setara dengan penghinaan terhadap agama?
    Dalam kerangka teori hukum, penghinaan agama dipahami sebagai tindakan yang menyerang aspek teologis, doktrinal, atau simbol suci yang dianggap sakral oleh pemeluk agama.
    Substansinya menyentuh inti keyakinan, kepercayaan spiritual, mendiskreditkan ritual, kitab suci, atau doktrin inti yang melukai martabat umat beragama terkait.
    Adapun ormas keagamaan—sebesar apa pun pengaruhnya—bukan entitas suci dan tidak berada pada tingkatan kesucian teologis.
    NU, Muhammadiyah, Al-Washliyah, atau organisasi keagamaan lain bergerak dalam ruang interaksi publik sebagai institusi ciptaan manusia.
    Ormas keagamaan merupakan lembaga duniawi yang punya kepentingan, aset, struktur, strategi, dan sumber daya. Karena karakter itu, ormas keagamaan dapat dikritik sebagaimana lembaga publik lain—partai politik, kampus atau korporasi.
    Kritik terhadap ormas keagamaan dapat dianggap sebagai bagian dari
    checks and balances
    masyarakat sipil.
    Kritik adalah bentuk pengawasan informal agar ormas keagamaan tidak terjerumus pada penyalahgunaan otoritas moral atau penyimpangan tujuan. Sangat salah kaprah ketika institusi duniawi menuntut penghormatan setingkat agama.
    Dengan membedakan agama dan institusi keagamaan, kita dapat menilai secara rasional tanpa harus merasa bahwa kritik ormas keagamaan merupakan serangan teologis.
    Seorang komedian, akademisi, kolumnis, atau aktivis dapat menyentil (bahkan termasuk mempertanyakan) sumber daya ekonominya, pengelolaan aset, posisi ideologisnya, termasuk pilihan politiknya, dan itu bukan menista akidah.
    Membedakan dua ranah antara agama dan ormas membantu kita keluar dari jebakan politik kesucian (
    holy politics
    ), termasuk supaya ormas tidak berlindung di balik simbol sakral untuk menutup ruang evaluasi. Politik kesucian ini berbahaya, karena membuat organisasi duniawi akan kebal kritik.
    Politik kesucian akan membuat ruang publik menjadi tidak sehat. Kritik organisatoris akan dianggap dosa. Pelurusan penyimpangan administratif dianggap perendahan keyakinan. Dan keputusan politik dianggap sebagai kehendak kesucian.
    Ormas keagamaan justru akan sangat dihargai apabila bersedia dikritik, karena itu menunjukkan kedewasaan institusional.
    NU dan Muhammadiyah, misalnya, punya sejarah panjang sebagai pilar modernisasi, pendidikan, dan dialog keagamaan.
    Sejarah itu menjadi kuat bukan karena mereka suci dari kritik, tetapi karena mereka terbuka terhadap pembaruan, pertanyaan, dan koreksi. Kritik adalah oksigen ormas-ormas besar. Tanpa kritik, ormas-ormas itu akan mandek dan kehilangan relevansi sosialnya.
    Memberi penghormatan setingkat agama kepada ormas bukan hanya salah kategori berpikir, tetapi salah rasa.
    Seperti lidah yang meyakini gula biang sebagai madu asli. Sekilas manis, tetapi palsu dari sumbernya, dan akibatnya merusak sensitivitas indera.
    Agama berasal dari wahyu—otoritasnya vertikal, legitimasinya transenden, sumbernya ilahiah. Sementara ormas keagamaan adalah produk sejarah, lahir dari kebutuhan sosial, konflik, ijtihad, dinamika pendidikan, dan politik.
    Ketika ormas menerima perlakuan emosional yang hanya layak diberikan kepada agama, terjadi dislokasi rasa: publik dipaksa mencampur dua jenis legitimasi yang berbeda total.
    Sesuatu yang tidak sakral diperlakukan sakral, bukan karena ia layak suci, tetapi karena rasa sosial publik sedang tumpul.
    Ketika rasa tumpul, kritik dianggap dosa, pertanyaan dianggap kemusyrikan, dan satire disamakan dengan penistaan. Padahal yang sedang disentuh bukan agama, tetapi organisasi ciptaan manusia.
    Dampak lanjutan dari salah rasa adalah inflasi kesucian, yaitu simbol-simbol agama dipompakan ke ranah organisasi, sehingga yang profan terasa suci dan yang suci menjadi barang dagangan legitimasi. Dampaknya tidak kecil.
    Pertama, ormas keagamaan menjadi kebal kritik dan lolos dari mekanisme pengawasan yang lazim dalam demokrasi.
    Kedua, elite organisasi dapat meminjam aura agama tanpa memikul disiplin spiritual setingkat itu.
    Ketiga, inflasi kesucian menghasilkan deflasi akal sehat, yaitu masyarakat kehilangan kemampuan membedakan antara iman dan preferensi organisasi.
    Di sinilah letak salah rasa. Penghormatan yang seharusnya untuk agama dialihkan ke ormas, sehingga kritik terasa kufur dan koreksi dianggap penistaan.
    Salah rasa jauh lebih berbahaya daripada salah duga. Salah duga bisa diperbaiki dengan data dan pengetahuan, sementara salah rasa memerlukan pendidikan batin dan nalar estetik agar indera religius bisa membedakan mana kemanisan ilahi dan mana manis artifisial.
    Dalam masyarakat demokratis, rasa sosial yang sehat mampu membedakan madu dari gula biang, sakral dari organisatoris, iman dari strategi. Bila batas itu kabur, kritik pada ormas dianggap bid’ah.
    Maka tugas nalar publik adalah memulihkan rasa: memberi agama pada derajatnya, dan ormas pada proporsinya.
    Di titik ini, pengelola ormas keagamaan, termasuk saya sebagai pengurus ormas juga, semestinya jujur melihat bayangan sendiri.
    Bila ormas meminta penghormatan setingkat agama, maka kritik otomatis terasa sebagai penistaan.
    Di dalam demokrasi, kritik adalah mekanisme menyelamatkan, bukan menghina. Dan di dalam agama, kerendahan hati adalah fondasi spiritual, bukan simbol imun dari koreksi.
    Kesadaran ini penting karena ormas bukan sakramen, melainkan alat sosial. Ia lahir dari kebutuhan manusia untuk berorganisasi, bukan dari wahyu.
    Dengan kesadaran sekadar alat, ormas tidak perlu menyucikan diri; cukup berprestasi dan lapang pada evaluasi.
    Jika sebagai pengelola ormas berani menerima logika ini, kita akan melihat bahwa menjaga jarak antara suci dan organisasi bukan ancaman, melainkan perlindungan.
    Dalam hal ini termasuk perlindungan terhadap agama agar tidak diinstrumentalisasi dan perlindungan terhadap publik agar tidak terjebak dalam salah rasa.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Jalan Kena Banjir, Bus TransJ Koridor 9 Arah Pluit Cuma Sampai Grogol

    Jalan Kena Banjir, Bus TransJ Koridor 9 Arah Pluit Cuma Sampai Grogol

    Jakarta

    Banjir merendam sejumlah titik di Jakarta pada hari ini. TransJakarta pun memperpendek bus rute 9 arah Pluit jadi hanya sampai Halte Grogol Reformasi.

    “Koridor 9: Pinang Ranti-Pluit mengalami perpendekan rute menjadi Pinang Ranti-Grogol Reformasi dikarenakan adanya genangan air pada jalur yang dilalui,” tulis akun X resmi PT Transjakarta pada Senin (12/1/2026).

    Pantauan detikcom di Halte Grogol Reformasi sekitar pukul 12.00, petugas halte juga mengumumkan bus Koridor 9 arah Pluit untuk turun di Halte Grogol Reformasi. Halte Grogol Reformasi menjadi tujuan akhir rute tersebut imbas banjir.

    Penumpang tampak keluar dari bus. Hujan terpantau masih mengguyur kawasan Grogol.

    Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta mengatakan banjir akibat hujan deras meluas. BPBD DKI mencatat 23 ruas jalan serta 10 wilayah rukun tetangga (RT) di Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Utara (Jakut).

    “Saat ini, terdapat 10 RT dan 23 ruas jalan tergenang,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta dilansir Antara, Senin.

    Berikut jalan terdampak banjir di Jakarta:

    1. Jalan Anggrek, Kel. Rawa Badak Utara
    2. Jalan Walang Baru VII A, Kelurahan Tugu Utara
    3. Jalan Rorotan 10, di depan Masjid Tanwirul Ikhsan, Kelurahan Rorotan
    4. Jalan Taman Stasiun, Kelurahan Tanjung Priok
    5. Jalan Pegangsaan Dua (depan Yakobus), Kelurahan Pegangsaan Dua.

    6. Jalan Rawa Indah, RT.03/03, Kelurahan Pegangsaan Dua
    7. Jalan Pegangsaan Dua, di depan Apartemen Greenhill, Kelurahan Pegangsaan Dua
    8. Jalan Hybrida, Kelurahan Pegangsaan Dua
    9. Jalan Pegangsaan Dua, di depan RJTM, Kelurahan Pegangsaan Dua
    10. Jalan Arteri, Kelurahan Pegangsaan Dua
    11. Jalan Agung Karya VI, Kelurahan Sungai Bambu
    12. Jalan Jampea, RW 007, di depan makam Mbah Priok, Kelurahan Koja
    13. Jalan Deli, RW 007, Kelurahan Koja
    14. Lorong 22, RW 007, Kelurahan Koja
    15. Jalan Mawar, RW 002, Kelurahan Koja

    16. Jalan Cipeucang V, RW 013, Kelurahan Koja
    17. Lorong Z, RW 001, Kelurahan Koja
    18. Jalan Muara Baru, Pluit Sea View, Kelurahan Penjaringan
    19. Jalan Yos Sudarso, di depan Altira, Kelurahan Sunter Jaya
    20. Jalan Sunter Indah Raya, Kelurahan Sunter Jaya
    21. Jalan Raya Jagakarsa, di depan lahan Kementerian Pertanian, Kelurahan Jagakarsa
    22. Jalan Balai Rakyat, Kelurahan Jagakarsa
    23. Jalan Kelapa Hijau, Kelurahan Jagakarsa.

    Halaman 2 dari 2

    (haf/haf)