Blog

  • Bocah 5 Tahun di Jodipan Malang Hanyut Terbawa Arus Sungai Brantas

    Bocah 5 Tahun di Jodipan Malang Hanyut Terbawa Arus Sungai Brantas

    Malang (beritajatim.com) – Warga RW 12/RT 6, Jalan Jodipan Wetan Gang 3, Blimbing, Kota Malang dihebohkan dengan kabar tenggelamnya seorang bocah di Sungai Brantas pada Sabtu, (23/3/2024) sekira pukul 12.30 WIB.

    Bocah itu bernama Kurt Cobain (5 tahun). Bocah yang akrab disapa Aro itu merupakan putra sulung dari pasangan suami istri Hadi Sempulur dan Eka Dewi Sulistyowati. “Saya menerima laporan pukul 01.00 WIB siang. Saya langsung menuju lokasi,” ujar Bhabinkamtibmas Kelurahan Jodipan Aiptu Hendri.

    Kronologis awal korban sedang bermain bantengan bersama teman-temannya di dekat sungai. Selanjutnya saksi melihat korban sedang mencuci kakinya di sungai.

    Tiba-tiba korban terpleset dan hanyut ke dalam sungai kondisi arus sungai saat itu deras. Kemudian saksi memberitahukan ke warga kalau korban hanyut. Selanjutnya pak RT bersama saksi datang menuju TKP untuk mencari korban. Setelah itu petugas kepolisian bersama tim SAR datang ke TKP.

    Untuk tim SAR langsung mencari korban di dalam sungai. Hingga berita ini ditulis pada Sabtu malam korban belum diketemukan. Paman korban, Sigit mengatakan bahwa keponakannya itu sebelumnya bermain dengan seorang temannya. Ia bermain gundukan tanah di pinggir Kali Brantas. Selesai bermain tanah, Aro bermaksud mencuci tangannya yang kotor di sungai hingga terjatuh.

    Sigit mengungkapkan bahwa korban belum sekolah. Selama ini anak-anak perkampungan Jodipan sering bermain di pinggir sungai karena tidak ada fasilitas atau lapangan untuk bermain. Fasilitas bermain anak paling dekat adalah Alun-alun Merdeka Kota Malang. “Di sini tidak ada tempat bermain, tidak ada taman, tidak ada lapangan. Jalan raya juga bahaya. Paling dekat ya Alun-alun Merdeka,” ujar Sigit. (Luc/kun)

  • Shinta Nuriyah Diberi Kado Puisi Oleh Penyandang Disabilitas Jombang

    Shinta Nuriyah Diberi Kado Puisi Oleh Penyandang Disabilitas Jombang

    Jombang (beritajatim.com) – Shinta Nuriyah Wahid atau istri mendiang KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mendapat kado puisi dari penyandang disabilitas asal Jombang, Stela. Pembacaan puisi tersebut saat mantan ibu negara itu menghadiri buka bersama dengan kelompok marginal di Kota Santri.

    Menjadi tuan rumah buka bersama yang bertempat di ‘Gubuk Iwak Segoro’ ini adalah Spekal (Serikat Pedagang Kaki Lima) Jombang. Sedangkan undangan yang hadir dari kelompok difabel, PSMTI (Paguyuban Sosial Masyarakat Tionghoa Indonesia), peguyuban tukang becak, serta umat non-muslim. Undangan yang hadir mencapai 250 orang.

    Sebelum acara dimulai, Stela maju ke depan dengan menaiki kursi roda. Gadis berjilbab ini kemudian membaca larik-larik puisi yang sudah dibawa. Tidak sampai 20 menit Stela membacakan puisinya. Warga Kecamatan Diwek ini mendapat aplaus dari hadirin. Termasuk mendapat apresiasi dari mantan Ibu Negara tersebut.

    Stela kemudian kembali ke tempat duduknya. Dalam kesempatan itu, istri mendiang Gus Dur ini menyampaikan pesan-pesan perdamaian. Shinta Nuriyah juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan. “Momen Ramadhan ini mari kita jadikan untuk menguatkan tali persatuan,” ujar Shinta Nuriyah.

    Santunan anak yatim oleh Spekal Jombang

    Ketua Spekal Jombang Joko Fatah Rokhim menambahkan, selain buka bersama yang dihadiri oleh mantan Ibu Negara. Pihaknya juga memberikan santunan kepada puluhan anak yatim. Setiap anak mendapatkan paket sembako dan uang tunai. Penyerahan secara simbolis diserahkan oleh istri Gus Dur itu.

    “Semoga apa yang kita lakukan ini bisa meringankan beban anak yatim di Jombang. Ada 50 anak yatim yang hadir. Juga dihadiri oleh komunitas abang becak dan kelompok marginal lainnya,” pungkas Joko Fatah. [suf/kun]

  • Tempat Pengolahan Solar di Senori Tuban Kebakaran, Asap Mengepul Tebal

    Tempat Pengolahan Solar di Senori Tuban Kebakaran, Asap Mengepul Tebal

    Tuban (beritajatim.com) – Sebuah tempat pengolahan solar milik Irfan warga Dusun Byangbali, Desa Kaligede, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban hangus terbakar.

    Peristiwa kebakaran itu cukup menyita perhatian masyarakat setempat karena kepulan asap hitam diudara serta berbau. Bergegas tim pemadam kebakaran langsung mendatangi lokasi kejadian dan langsung sigap memadamkan api di tempat pengolahan solar itu.

    Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) & Damkar Tuban, Gunadi menyampaikan, peristiwa terjadi pada hari sabtu 23 Maret 2024 pukul 15.31 Wib di tempat pengolahan solar milik Irfan. “Kebakaran disebabkan karena dugaan konsleting listrik,” ucap Gunadi.

    Lanjut, Gunadi juga menambahkan tempat pengolahan solar tersebut seluas kurang lebih 40 x 25 m dan luas yang terbakar kurang lebih 30×10 m. “Adapun kerugian kurang lebih sebesar Rp 19 juta atau 2.000 liter solar dan sebagian rumah,” terang Gunadi.

    Ia menceritakan, bahwa pihaknya mendapatkan laporan kebakaran dari Kepala Desa Kaligede dan sekitar pukul 15.45 WIB petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. “Ada 4 armada yakni 1 unit fire truk Pos Damkar Jatirogo-Tuban, 1 unit fire truk Pos Singgahan-Tuban, 1 fire truk Pos Bojonegoro, 1 fire truk Pertamina Cepu,” imbuhnya.

    Kemudian, untuk personil yang dikerahkan yakni 7 tim Damkar Singgahan dan Jatirogo, 1 Personil Trantib Senori-Tuban, 4 Personil Koramil Senori, 4 Personil Polsek Senori, 3 Personil Mako Damkar Bojonegoro dan 3 Personil Damkar Pertamina Cepu. “Api pokok padam pukul 16.30, lalu dilakukan pembasahan pada pukul 16.30 WIB – 17.40 WIB,” tambahnya.

    Sementara itu, pihaknya saat ditanya apakah tempat pengolahan solar tersebut memilik izin usaha dan bangunan atau belum? Gunadi mengungkapkan bahwa pihaknya belum bisa melakukan pengecekan lebih lanjut. “Masih belum sempat ngecek mbak,” tutupnya. [ayu/kun]

  • 50 Pejabat Pemkab Lamongan Dilantik, Diminta Realisasikan Perjanjian Kinerja 2024

    50 Pejabat Pemkab Lamongan Dilantik, Diminta Realisasikan Perjanjian Kinerja 2024

    Lamongan (beritajatim.com) – Sebanyak 50 pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Lamongan, yakni 2 jabatan pimpinan tinggi pratama dan 48 jabatan administrator dan pengawas dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, di Pendopo Lokatantra Lamongan.

    Usai melantik dan mengambil sumpah, Bupati Yuhronur meminta seluruh pejabat yang baru saja dilantik untuk merealisasikan perjanjian kinerja 2024 yang telah ditandatangani pada Sabtu (23/3/2024) pagi.

    Perjanjian kinerja tersebut memuat tentang komitmen realisasi guna menciptakan akselerasi penuntasan program kerja yang telah dicanangkan masing-masing OPD.

    “Pertama saya ucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang baru saja dilantik. Saya meminta agar bersama-sama merealisasikan perjanjian kinerja 2024. Perjanjian yang telah ditandatangani itu menjadi tanggung jawab untuk menuju akselerasi penuntasannya,” kata Yuhronur.

    Tak hanya itu, orang nomor satu di Lamongan ini juga mengingatkan perihal evaluasi sistem kinerja dalam setiap pelaksanaan kinerja tentang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Mengingat, perjanjian itu juga berisi komitmen untuk memperbaiki reformasi birokrasi maupun tata kelola pemerintahan.

    Bupati Yuhronur juga mengajak kepada seluruh pejabat yang baru saja dilantik untuk mempertahankan capaian yang telah dikerjakan oleh Pemkab Lamongan pada tahun 2023 lalu.

    Beberapa capaian itu dibuktikan dengan nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 89, Indeks Birokrasi 75,89, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 3,96 (berkategori sangat baik), Indeks SPI 80,41 (terjaga), Indeks Sistem Merit 295, hasil evaluasi kepatuhan pelayanan publik dari Ombudsman dengan hasil A atau kategori hijau dan lainnya.

    “Capaian reformasi birokrasi Kabupaten Lamongan menunjukkan hasil dari kerjasama yang dibangun mulai dari OPD hingga pihak terkait. Capaian tersebut tentu diimbangi dengan beberapa rekomendasi yang harus kita terapkan di program kerja 2024 ini, agar hasilnya lebih maksimal lagi,” Paparnya.

    Lebih lanjut, Yuhronur menekankan bahwa mutasi jabatan di lingkup pemerintahan merupakan hal yang sangat wajar. “Mutasi ini berdasarkan pertimbangan potensi, kapasitas, dan visi masing-masing dalam mengelola suatu instansi di Kabupaten Lamongan,” pungkasnya.[riq/kun]

  • Gus Sadad Ladeni Pertanyaan Kritis Mahasiswa Saat Tadarus Politik Milenial

    Gus Sadad Ladeni Pertanyaan Kritis Mahasiswa Saat Tadarus Politik Milenial

    Surabaya (beritajatim.com) – Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur, Anwar Sadad (Gus Sadad) menggelar Tadarus Politik Milenial di Jombang. Acara ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa/mahasiswi serta para santri.

    Sambil berakhir pekan, Gus Sadad sapaan akrabnya menunjukkan komitmennya untuk terus bertemu para mahasiswa/santri di daerah guna berdiskusi banyak hal, utamanya soal politik. “Ini titik kedua di tahun 2024 ini, kita gelar tadarus politik di Jombang,” kata Gus Sadad, Sabtu (23/3/2024).

    Momen kedatangan Gus Sadad di Kota Santri dimanfaatkan oleh sekitar 100 mahasiswa dan santri berbincang tentang politik.

    Antusiasme peserta diskusi nampak dari banyaknya pertanyaan yang terlontar di saat sesi tanya jawab. Ichwan, salah satu mahasiswa yang hadir bertanya soal politik transaksional yang marak akhir-akhir ini di Pemilu 2024.

    Ketika ditanya tentang politik transaksional, Sadad menjawab dengan tegas bahwa dirinya miris melihat fenomena itu. “Maraknya politik uang itu karena kegagalan politikus meyakinkan publik. Itu juga menunjukkan ketidakmampuan dari politikus tersebut men deliver isu-isu politik sebagai isu publik,” jawab Gus Sadad.

    “Publik menilai pemilu itu kepentingan kontestan pemilu, nggak ada urusan dengan kepentingan mereka sendiri,” tambahnya.

    Karena tidak memiliki gagasan yang bisa dijual ke masyarakat, Gus Sadad menyebut para politikus akhirnya memilih jalan pintas dengan politik transaksional.

    Doktor Ilmu Politik Islam UIN Sunan Ampel itu menilai dengan semakin meningkatnya kompetensi politikus yang berkontestasi dalam Pemilu akan memperbaiki kehidupan politik. “Kita lihat dalam Pemilu kemarin mengandalkan popularitas saja tidak cukup, juga mengandalkan dana saja bukan jaminan,” kata Sadad.

    Jawaban Gus Sadad itu membuat mahasiswa lain bersemangat untuk bertanya. Aminah menanyakan bagaimana resep Gus Sadad bisa menjadi legislator selama 5 periode berturut-turut.

    “Ketika saya menjadi legislator pertama kali di tahun 2004, saya saat itu telah menyerahkan atau mengabdikan diri saya untuk masyarakat. Sejak saat itu, dalam diri saya, saya selalu ingin terus mengabdi dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan diri saya,” jelas Gus Sadad.

    “Saya berkomitmen terus merawat konstituen saya, sehingga saat Pemilu digelar, tentu masyarakat sudah bisa memilih sendiri atas dasar kinerja. Konstituen yang dirawat dengan baik oleh legislator si A misalnya, saya yakin sangat tidak mudah untuk didekati dengan calon lain yang membawa iming-iming politik transaksional,” tambahnya.

    Mendengar jawaban itu Aminah sangat puas. Dirinya tidak canggung menyebut Gus Sadad sebagai politikus yang dicintai rakyat dan mendoakan karir Wakil Ketua DPRD Jatim ini terus merangkak naik.

    Nampak hadir dalam diskusi tersebut Gus Irfan Yusuf, Caleg terpilih DPR RI, serta Caleg terpilih DPRD Jatim, Farid Kurniawan Aditama dan Hidayat. (tok/kun)

  • Lansia Poncol Magetan Diduga Tercebur Waduk Gonggang

    Lansia Poncol Magetan Diduga Tercebur Waduk Gonggang

    Magetan (beritajatim.com) – Satar (75) warga Desa/Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan sudah hilang sejak Kamis (21/3/2024). Diduga, Satar tercebur di Waduk Gonggang yang tak jauh dari rumah.

    Sekretaris Desa Poncol Siti Elfiyanti mengatakan, bahwa warganya yakni Satar dikabarkan hilang sejak Kamis. Pihak keluarga sudah berupaya melakukan pencarian. Hingga akhirnya, melapor ke pihak kepolisian karena tak kunjung ketemu sampai Sabtu (23/3/2024).

    “Pamitnya ke rumah anaknya. Tapi, sampai Kamis itu ternyata gak ke sana. Ada warga yang melihat jika Pak Satar ini berjalan ke arah Waduk Gonggang sebelum dikabarkan hilang,” kata Siti, Sabtu (23/3/2024).

    “Dan memang di rekaman CCTV sekitar waduk, Pak Satar ini memang menuju waduk. Pas dicari ke waduk, ternyata ada sepatu, topi, sabit, dan rumput hasil ngarit yang ditemukan di pinggir waduk. Karenanya, ada dugaan Pak Satar ini tercebur ke waduk,” lanjut Siti.

    Hingga saat ini, pihak keluarga telah melaporkan kejadian itu pada pihak Polsek Poncol pada Sabtu (23/3/2024). Saat ini masih dilakukan pemantauan di pinggiran waduk dan mengupayakan pencarian di darat.

    “Betul ada laporan orang hilang diduga tenggelam di Waduk Gonggang. Sudah dilaksanakan pencarian baik dari warga TNI dan Polri serta BPBD namun demikian sampai sekarang belum ditemukan.Minta doa nya semoga segera ditemukan,” kata Kapolsek Poncol AKP Sukarno.

    Diketahui, pihak BPBD, TNI, dan Polri melaksanakan beberapa upaya. Diantaranya melakukan penyisiran di sekitar tebing yang telah diketemukan barang milik Bapak Satar namun hasilnya nihil, karena medan yg curam dan waktu yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan pencarian.

    Kemudian, pihak desa, pengelola Waduk Gonggang dan masyarakat setempat akan melakukan pemantauan mandiri, dan akan melaporkan kepada BPBD Magetan apabila terdapat perkembangan lebih lanjut. [fiq/kun]

  • Viral, Remaja di Kediri Diduga Terlibat Penipuan Rp700 Juta

    Viral, Remaja di Kediri Diduga Terlibat Penipuan Rp700 Juta

    Kediri (beritajatim.com) – Seorang remaja di Kediri mendadak viral di platform X, dulunya Twitter. Dia diduga terlibat penipuan hingga Rp700 juta. Kasus tersebut mencuat setelah akun @KediriFess mengunggah cuitan pada 21 Maret 2024.

    “Cah bantu up in dia anak ***** Kediri masih kelas ***** tapi udah nipu uang 700 + juta dengan alasan modal barang branded, orang tua nya nyembunyiin dia demi psikis anak yang tau anak ini komen yaa. tolong banget” tulis cuitan itu dikutip beritajatim.com, pada Sabtu (23/3/2024).

    Unggahan tersebut viral dan hingga kini sudah 4,3 juta tayang. Selain itu, juga diunggah ulang hingga 7.000 kali dan 1.000 komentar.

    Akun @mau jadi power ranger menuliskan kronologi dugaan penipuan yang melibatkan remaja di Kediri itu.

    Menurutnya, remaja berinisial SH tersebut diduga terlibat bisnis dana talangan atau dantal. Semacam bisnis investasi.

    Banyak orang yang menaruh modal kepada SH sebagai reseller karena dijanjikan bunga 10 persen. Misalnya menaruh modal Rp1 juta, nantinya akan ditransfer Rp1,1 juta.

    “Pada awalnya berjalan lancar sampai akhirnya bulan Maret ini ownernya bawa kabur uang,” tulis @mau jadi power ranger.

    Dalam kolom komentar banyak warganet yang terperanga dengan kasus tersebut. Mereka kaget karena remaja diduga sudah melakukan penipuan hingga Rp700 juta.

    “Kecil-kecil udah jadi penipu dan orang-orang kok pada percaya sama bocil kayak gini. Sampai nipu Rp700 juta. Gak habis pikir. Semoga segera ketangkap dan mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tulis @R****.

    “Gila anak lain tuh SMP pada sibuk eskul dan bimbel. Dia udah nipu Rp700 juta,” tulis @c****a.

    Usut punya usut, pengakuan salah satu korban dugaan penipuan ini yang speak up di medsos, bahwa investasi bodong diikuti remaja ini punya atasan. [nm/beq]

  • Nahkodai Bakesbangpol, Ini yang Akan Dilakukan Istri Sekda Ponorogo Jelang Pilkada 2024

    Nahkodai Bakesbangpol, Ini yang Akan Dilakukan Istri Sekda Ponorogo Jelang Pilkada 2024

    Ponorogo (beritajatim.com) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Ponorogo mempunyai nahkoda baru, yakni Besse Tenrisampeang, istri Sekretaris Daerah (Sekda) Agus Pramono. Tenri sapaan Besse Tenrisampeang per 1 April 2024 nanti, akan efektif menjadi kepala Bakesbangpol Ponorogo.

    Kepala Bakesbangpol yang baru itu, pun sudah mempunyai program kerja jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 mendatang. Dibawah kepemimpinannya, Ia bersama segenap teman-teman di Bakesbangpol Ponorogo akan berusaha untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum (Pemilu).

    “Ini sudah ada dipemikiran, kami akan berusaha partisipasi masyarakat dalam Pilkada meningkat dari Pilkada sebelumnya tahun 2020,” ungkap Tenri, ditulis Sabtu (23/03/2024).

    Dia akui partisipasi masyarakat dalam Pilkada sebelumnya juga sudah cukup tinggi. Namun, Ia bertekad untuk Pilkada 2024 mendatang, partisipasinya bisa lebih tinggi lagi. Menurutnya, partisipasi masyarakat itu, bukan hanya dalam tingkat kehadiran saja, namun juga dengan pengolahan administrasi yang baik. “Untuk peningkatan partisipasi, bukan hanya kehadiran saja yang digenjot. Namun, juga melakukan pembenahan dalam administrasinya,” katanya.

    Pendataan penduduk, menurutnya juga tidak kalah penting dari tingkat kehadiran. Tenri ambil contoh kadang ada penduduk yang sudah meninggal, masih terdata. Ada lagi penduduk yang sudah pindah tempat, tetapi masih terdata di tempat sebelumnya. Hal-hal administrasi inilah yang nantinya akan dibenahi oleh Tenri ke depannya.

    “Kami akan bekerjasama dengan Dispendukcapil untuk betul-betul menyediakan data yang akurat. Selain itu, kita juga akan ge car sosialisasi kepada pemilih pemula atau muda,” katanya.

    Tenri menambahkan bahwa untuk menjawab kepercayaan Bupati Ponorogo yang memilihnya sebagai Kepala Bakesbangpol, Ia akan bekerja keras. Ia ingin Bakesbangpol ikut memberikan kontribusi dalam pencapaian visi dan misi Bupati Sugiri Sancoko, dalam menjadikan Ponorogo Hebat. “Kami ingin wujudkan partisipasi masyarakat untuk mewujudkan daerah yang kondusif,” pungkasnya. (end/kun)

  • Pj Wali Kota Kediri Borong Jajanan di Festival Jajan Pasar 2024

    Pj Wali Kota Kediri Borong Jajanan di Festival Jajan Pasar 2024

    Kediri (beritajatim.com) – Pj Wali Kota Kediri Zanariah membuka sekaligus belanja jajanan pasar pada Festival Jajan Pasar 2024, yang diselenggarakan di Lantai 2 Pasar Setono Betek, Sabtu (23/3/2024).

    Ada 70 tenant yang menjajakan jajanannya pada festival ini, serta ada 2000 takjil yang dibagikan secara gratis ke pengunjung.

    “Senang sekali rasanya di Kota Kediri ada festival jajan pasar ini. Festival ini jadi bentuk penghargaan atas keberagaman jajanan Indonesia yang identik dengan bahan alami. Di samping itu, festival ini dapat menaikkan eksistensi jajan pasar di kalangan masyarakat, sehingga berdampak pada perekonomian pedagang jajanan pasar,” ujar Pj Wali Kota Kediri.

    Menurut Zanariah, apabila semua pihak berkomitmen untuk lebih mengenalkan jajanan pasar ini ke masyarakat, terutama ke anak muda, festival ini bisa diselenggarakan tidak hanya setahun sekali melainkan setiap bulannya dan masuk ke dalam agenda kota.

    Pj Wali Kota Kediri Borong Jajanan di Festival Jajan Pasar 2024

    Tujuannya ketika nanti Bandara Dhoho sudah mulai beroperasi, semua travel agen akan mengingat jadwal festival dan akan membawa turis untuk datang. Maka dari itu, ada perputaran ekonomi di Kota Kediri. “Saya butuh dukungan semua pihak untuk melaksanakan ini,” imbuhnya.

    Terakhir, Pj Wali Kota Kediri berharap selain bisa menjadi agenda rutin, juga lokasi festival ini tidak hanya di Pasar Setono Betek saja melainkan bergilir di pasar-pasar tradisional Kota Kediri. “Tak lupa saya berpesan kepada para pedagang untuk menggunakan bahan produk yang aman, halal dan sehat,” tutupnya.

    Jajanan yang dijual pada Festival Jajan Pasar ini sangat beragam mulai dari cenil, gethuk, gorengan, ada juga nasi jagung dan masih banyak lagi. Perlu diketahui, pada festival jajan pasar ini juga digelar Street Photography Competition dan dihadirkan fotografer profesional Mamuk Ismantoro.

    Hadir pula dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit, Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo Djauhari Luthfi, Kepala OPD Pemerintah Kota Kediri, dan masyarakat Kota Kediri. [nm]

  • Satpol PP Surabaya Temukan Kelab Malam Jual Mihol saat Ramadan

    Satpol PP Surabaya Temukan Kelab Malam Jual Mihol saat Ramadan

    Surabaya (beritajatim.com) – Satpol PP Surabaya temukan Rekreasi Hiburan Umum (RHU) atau kelab malam yang masih menjual minuman beralkohol saat Ramadan.

    Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M. Fikser mengatakan, pihaknya mendatangi sembilan lokasi untuk memastikan tidak ada aktivitas hiburan malam selama bulan Ramadan, pada Jumat (22/3/2024) malam. 

    “Semalam kami lakukan pengawasan, kami cek ada 9 lokasi RHU, ini merupakan tindak lanjut dari SE yang dikeluarkan Walikota tentang aturan menghentikan kegiatan usaha  selama bulan Ramadhan ini,” kata Fikser, Sabtu (23/4/2024).

    Dari hasil pengawasan yang dilakukan di sembilan lokasi itu, ditemukan satu tempat yang kedapatan masih menjual mihol. Sedangkan delapan lokasi yang lain, sudah mematuhi aturan dengan menutup sementara usahanya atau tidak beroperasional.

    “Kami temukan satu kelab malam yang masih menjual minuman beralkohol kepada pengunjung, saat kami ke lokasi di meja pengunjung masih ada gelas sisa berisi minuman beralkohol itu,” ungkapnya.

    Karena telah melanggar SE yang berlaku, Satpol PP Surabaya bersama Perangkat Daerah (PD) terkait memasang stiker pelanggaran pada kelab malam tersebut. “Kami pasang stiker segel pelanggaran, karena tidak mematuhi surat edaran yang berlaku,” tegasnya.

    Petugas langsung membawa barang bukti, yakni berupa satu kantong plastik berisi minuman beralkohol, serta gelas sisa milik pengunjung.

    Oleh karena itu, Satpol PP Surabaya akan terus melakukan pengawasan ke seluruh lokasi RHU selama bulan Ramadhan. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kondusifitas dan kekhidmatan ibadah umat Islam selama Ramadan. “Kami akan terus patroli, bersama dinas-dinas terkait, kita lakukan operasi untuk memastikan para pelaku usaha ini mematuhi aturan yang berlaku,” pungkas Fikser.[asg/kun]