Blog

  • ASN Pamekasan Tak Boleh Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik, Asalkan…

    ASN Pamekasan Tak Boleh Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik, Asalkan…

    Pamekasan (beritajatim.com) – Pj Bupati Pamekasan, Masrukin melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pamekasan, menggunakan kendaraan dinas saat mudik lebaran 2024.

    Hal tersebut disampaikan menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah, sehingga pihaknya kembali mengingatkan seluruh ASN agar bersama-sama mematuhi aturan.

    “Prinsipnya sama seperti tahun lalu, kami harap ASN di Pamekasan, tidak memakai mobil dinas untuk perjalanan ke luar kota Pamekasan,” kata Pj Bupati Pamekasan, Masrukin, Rabu (3/4/2024).

    Namun hal tersebut tidak berlaku bagi ASN yang sudah mengantongi izin khusus, atau dalam batas toleransi. “Batas toleransi misalnya perjalanan menuju Sampang atau Sumenep, artinya masih di Pulau Madura,” ungkapnya.

    “Tapi kami yakin semua ASN di Pamekasan, sudah tertib. Insya’ Allah dari tahun ke tahun semakin baik dan lebih baik lagi,” tegas Pak Masrukin.

    Untuk diketahui, selama Ramadhan tahun ini, Bupati Masrukin bersama jajaran menggelar kegiatan Safari Ramadhan di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan.

    Kegiatan tersebut dilakukan secara maraton dan berkesinambungan, sekaligus membagikan santunan kepada anak yatim maupun duafa’ yang tersebar di seluruh Pamekasan. [pin/ian]

  • Kapolri Cek Kesiapan Terminal Purabaya Jelang Puncak Arus Mudik

    Kapolri Cek Kesiapan Terminal Purabaya Jelang Puncak Arus Mudik

    Surabaya (beritajatim.com) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pengecekan terhadap sarana dan prasarana terminal Purabaya (Bungurasih), Kamis (04/04/2024) sore. Jenderal Listyo Sigit Prabowo datang ke terminal Purabaya sekitar pukul 16.30 WIB bersama Menteri Perhubungan Budi Karya, dan Panglima TNI Agus Subiyanto.

    Di hadapan awak media, Jenderal Listyo Sigit mengatakan pihaknya perlu memastikan langsung kesiapan sarana di Terminal Purabaya. Sarana yang sudah disiapkan seperti posko keamanan, kesehatan dan tes urine bagi sopir bus.

    “Saya kira sarana di sini sudah bagus. Ada ruang pelayanan bagi masyarakat yang mungkin ada gangguan terkait dengan masalah kriminalitas. Itu yang kita perhatikan,” kata Listyo Sigit.

    Listyo menjelaskan, wilayah Jawa Timur merupakan salah satu yang terpenting untuk lebih diperhatikan. Hal itu karena berdasar hasil evaluasi tahun 2023 angka kecelakaan lalu lintas di Jawa Timur sedikit lebih tinggi dibanding wilayah lain di Indonesia. Oleh sebab itu, pihak kepolisian juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pemetaan terkait daerah rawan kecelakaan.

    “Kami ingatkan tadi kepada para petugas untuk menjaga keselamatan para pemudik. Para supir harus waspada utamanya di daerah yang sering terjadi rawan kecelakaan. Juga saya pesan perhitungkan posisi rest area sehingga kemudian masyarakat yang capek bisa istirahat terlebih dahulu. Jangan buru-buru ingin cepat sampai lalu menambah kecepatan dan akhirnya malah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuh Listyo Sigit.

    Dari hasil kunjungan ke Terminal Purabaya, diprediksi pemudik akan terus meningkat hingga H-3 hari raya Idul Fitri. Sehingga ia meminta kepada semua petugas untuk memahami tugas masing-masing dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

    “Kita minta untuk seluruh petugas untuk terus memberikan pelayanan terbaik sehingga pelayanan mudik 2024 memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat khususnya yang melalui terminal Purabaya,” tutup Listyo Sigit.

    Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya mengucapkan terima kasih kepada TNI/Polri yang sudah membuat fasilitas pengamanan untuk menyukseskan agenda mudik 2024. Menurutnya, kehadiran TNI/Polri dalam pengamanan mudik 2024 sangat penting.

    “Saya mewakili kementerian perhubungan mengucapkan terimakasih. Bahwa TNI/Polri memberikan dukungan pada obyek transportasi yg memang sangat penting,” tuturnya. (ang/ian)

  • Jalur KA Tanpa Palang Pintu di Lumajang Dijaga Khusus Petugas Dishub

    Jalur KA Tanpa Palang Pintu di Lumajang Dijaga Khusus Petugas Dishub

    Lumajang (beritajatim.com) – Guna memastikan keselamatan para pengendara baik pada saat mudik maupun arus balik lebaran 2024 Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang menyiagakan petugas dengan menjaga jalur KA yang tidak memiliki palang pintu yang perlu diawasi secara khusus.

    Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang Nugraha Yudha mengatakan, komitmen pihak petugas untuk menjaga keselamatan masyarakat dari risiko kecelakaan di jalur KA yang tidak memiliki palang pintu tersebar di sebidang perlintasan KA Kecamatan Jatiroto, Kecamatan Randuagung, Kecamatan Klakah, dan Kecamatan Ranuyoso.

    “Saat ini masih ada banyak perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Kami berupaya menjaga keselamatan para pengendara” ungkapnya.

    Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang bekerja sama denga PT Kereta Api Indonesia (KAI) dengan meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan kecelakaan selama periode libur lebaran. Petugas akan berjaga di sebidang perlintasan kereta api yang sering dilewati masyarakat.

    “Kami bersama PT Kereta Api Indonesia mengawasi titik-titik rawan kecelakaan yang tinggi di sebidang perlintasan KA tanpa palang pintu dengan menempatkan petugas” lanjutnya.

    Hal itu menjadi langkah Pemerintah Kabupaten Lumajang menekan angka kecelakaan hingga nol di jalur perlintasan kereta api. Serta memberikan rasa aman masyarakat pada saat libur lebaran.

    “Pada saat musim libur lebaran, penting untuk menjaga perjalanan agar lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Maka, Dishub dan PT Kereta Api Indonesia bersama-sama mewujudkan zero accident” imbuhnya

    “Upaya-upaya yang telah dijalankan diharapkan mampu meminimalisir angka kecelakaan, juga menumbuhkan kesadaran masyarakat betapa pentingnya keselamatan pada saat berkendara. Sehingga Kabupaten Lumajang bisa menjadi daerah dengan standar keselamatan transportasi tertinggi” pungkasnya. (ted)

  • Akun Instagram Diretas, Nama Resto di Kota Madiun Dimanfaatkan Penipu

    Akun Instagram Diretas, Nama Resto di Kota Madiun Dimanfaatkan Penipu

    Madiun (beritajatim.com) – Akun Instagram Restoran Nawasena Garden di Haji Agus Salim Kota Madiun diretas penipu. Akun dengan nama nawasenagarden.id itu diretas penipu sejak 26 Maret 2024.

    Parahnya, si peretas menggunakan akun instagram itu untuk menipu calon pelanggan Nawasena Garden. Beberapa pelanggan sudah tertipu.

    Modusnya, si penipu mencantumkan nomor teleponnya di bio akun bernama nawasenagarden.id tersebut. Alhasil, para calon pelanggan pun menghubungi nomor tersebut. Si penipu memanfaatkan calon pelanggan yang ingin melakukan reservasi.

    Alhasil, sudah banyak calon pelanggan yang tertipu. Bahkan, jika ditotal nilainya mencapai belasan juta rupiah. Hal tersebut, membuat pihak restoran turut dirugikan.

    “Kami sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Madiun Kota. Kami juga sudah sebarluaskan lewat akun Instagram baru bahwa akun IG kami atas nama nawasenagarden.id di-hack, atau dikuasai oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Erick Tjahja Winata, Owner Representative Nawasena Garden, Kamis (4/4/2024)

    Dia mengharap, para calon pelanggan yang sudah terlanjur mengirimkan uang kepada si penipu untuk melapor ke pihak kepolisian. Pihaknya siap menemani para korban untuk melapor.

    “Nomor WhatsApp yang dipakai penipu adalah 0877-5586-1905. Jangan sampai transfer atau melakukan reservasi ke nomor tersebut karena itu bukan atas nama pihak kami,” kata Erick.

    Dia mengimbau pada calon pelanggan agar lebih berhati-hati agar tidak timbul korban lebih banyak. Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polres Madiun Kota. [fiq/ian]

  • Ungkap Penemuan Mayat Bayi, Polres Sampang Sisir Puskesmas dan Rumah Sakit

    Ungkap Penemuan Mayat Bayi, Polres Sampang Sisir Puskesmas dan Rumah Sakit

    Sampang (beritajatim.com) – Untuk mengungkap kasus penemuan mayat bayi, Polres Sampang menyisir puskesmas dan rumah sakit setempat. Itu karena minimnya saksi dan alat bukti lainya.

    Sehingga jajaran kepolisian mengalami kesulitan untuk mengungkap kasus penemuan mayat bayi laki-laki yang masih lengkap dengan ari-arinya di pantai Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura.

    Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Dedy Dely Rasidie mengatakan, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti bukti di lokasi serta menyusuri puskesmas atau rumah sakit bersalin. “Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan pengumpulan bukti,” terangnya, Kamis (4/4/2024).

    Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura digegerkan adanya sosok mayat bayi laki-laki yang tergeletak di bibir pantai desa setempat.

    Warga yang berada di lokasi, sempat mengabadikan dengan kamera ponsel lalu viral di media sosial. Dalam video singkat tersebut menggambarkan mayat bayi laki-laki dengan posisi tengkurap dan masih lengkap dengan ari-arinya.

    Saniman, mantan Kepala Desa (Kades) Desa Taddan, membenarkan adanya penemuan mayat bayi tersebut. Namun, pihaknya tidak bisa berkomentar lebih karena telah ditangani oleh pihak berwajib dan mayat bayi sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moh. Zyn.

    “Iya benar ada penemuan mayat bayi dan saat ini sudah dievakuasi ke rumah sakit,” singkatnya, Senin (1/4/2024).

    Informasi yang berhasil diperoleh beritajatim.com, penemuan mayat bayi itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Posisi mayat berada di bibir pantai dengan jarak sekitar 10 meter dari jalan raya.

    Dugaan kuat, bayi laki-laki itu dilahirkan dari hasil hubungan gelap dan sengaja dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Sebab kondisinya masih lengkap dengan ari-arinya. [sar/suf]

  • Menhub Ingatkan Pengelola Periksa Kelayakan Bus untuk Mudik

    Menhub Ingatkan Pengelola Periksa Kelayakan Bus untuk Mudik

    Surabaya (beritajatim.com) – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengingatkan pengelola/pengusaha bus untuk memastikan kelayakan kendaraan yang digunakan untuk mudik 2024. Hal itu ia sampaikan saat mengunjungi terminal Purabaya (Bungurasih), Kamis (04/04/2024) sore.

    “Kalau kesehatan (sopir) sudah dicek, busnya juga diperiksa. Insyallah kalau orangnya bisa melaksanakan dengan baik, orangnya sehat, busnya sehat, dan taat pada peraturan insyaallah mudik 2024 berjalan baik,” kata Budi Karya di hadapan awak media.

    Budi menilai, Terminal Purabaya (Bungurasih) merupakan terminal terbesar dan paling sibuk saat musim mudik. Ia pun meminta agar sebelum bus berangkat, para petugas bisa melakukan ramp check atau inspeksi pada kendaraan meliputi kelengkapan kendaraan, fungsi rem, kemudi dan gas.

    “Saya menitipkan pada rekan-rekan yang bertugas untuk melakukan ramp check pada bus yang akan berangkat mudik 2024,” imbuhnya.

    Dalam kunjungannya ke Terminal Purabaya, Menhub Budi Karya didampingi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan Panglima TNI Agus Subiyanto untuk memeriksa berbagai sarana dan prasarana yang ada. Termasuk juga memberikan bantuan logistik kepada para petugas yang akan berjaga di posko terpadu Purabaya.

    “Apa yang sudah dilakukan oleh TNI/Polri di terminal ini sudah melebihi apa yang dilakukan biasanya. Ada tes kesehatan bagi pengemudi dan penumpang, lalu posko tes urine dan sebagainya. Ini standar baru bagi terminal yang ada di tempat lain,” tutur Budi.

    Dari informasi yang dihimpun Beritajatim.com, selain Terminal Purabaya, Menhub Budi Karya juga mengunjungi Pelabuhan Gilimanuk dan melakukan pengecekan terhadap sarana dan prasarana yang ada. (ang/kun)

  • Polres Pasuruan Pasang Imbauan di 2 Titik Rawan Kecelakaan

    Polres Pasuruan Pasang Imbauan di 2 Titik Rawan Kecelakaan

    Pasuruan (beritajatim.com) – Satlantas Polres Pasuruan memasang rambu-rambu dan banner imbauan kepada untuk pengguna jalan, Kamis (4/4/2024) siang. Upaya ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan pada arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 2024.

    Di wilayah hukum Polres Pasuruan, terdapat dua titik yang menjadi perhatian dalam mengantisipasi kecelakaan pada arus mudik dan Lebaran tahun ini. Kedua jalur tersebut di antaranya, jalan Raya Beji – Bangil dan Gempol – Pandaan.

    Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Deni Eko Prasetyo mengatakan, pemasangan rambu-rambu dan banner imbauan ini merupakan salah satu langkah untuk menekan kejadian laka lantas di wilayah hukum Polres Pasuruan.

    “Kita pasang rambu-rambu dan banner himbauan di beberapa titik yang rawan terjadi kecelakaan. Upaya ini merupakan salah satu upaya menekan kejadian laka lantas,” kata Deni.

    Kedua titik tersebut menjadi perhatian karena jalannya cukup lebar dan merupakan jalur cepat. Pengguna jalan harus cukup hati-hati saat melintasi jalur tersebut.

    “Jalan raya yang jadi perhatian pada kejadian kecelakaan tahun ini, pasalnya jalur tersebut cukup lebar dan pengendara melaju terlalu kencang. Kalau kurang hati-hati bisa fatal,” ujar Deni.

    Pada arus mudik dan balik tahun lalu, angka kecelakaan di jalan raya Beji-Bangil dan Gempol-Pandaan mencapai 72 kejadian. Korban meninggal mencapai 21 orang dan korban luka-luka 66 orang.

    Deni berharap, dengan upaya dari Satlantas Polres Pasuruan, seperti pemasangan rambu dan himbauan, serta penjagaan oleh anggota di jam-jam tertentu, angka kecelakaan dapat turun hingga 30% dibandingkan 2023. [ada/suf]

  • PPPSRS Watch Siap Kawal Hak Penghuni dan Pemilik Rumah Susun di Surabaya dan Malang

    PPPSRS Watch Siap Kawal Hak Penghuni dan Pemilik Rumah Susun di Surabaya dan Malang

    Surabaya (beritajatim.com) – Di tengah maraknya pembangunan hunian vertikal seperti rumah susun dan apartemen, keberadaan Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) menjadi vital untuk memastikan hak-hak penghuni dan pemilik terpenuhi.

    Namun, realita di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak rumah susun dan apartemen yang belum memiliki PPPSRS. Ditambah lagi, konflik antara pengembang, PPPSRS, dan pemilik/penghuni sering terjadi, mulai dari masalah kepengurusan PPPSRS, penetapan biaya layanan, hingga status kepemilikan unit.

    Melihat kondisi tersebut, beberapa aktivis, akademisi, dan penghuni rumah susun menginisiasi pembentukan Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun Watch (PPPSRS Watch) yang diluncurkan pada Selasa, 5 April 2024 di Surabaya di kompek pertokoan Mangga Dua Surabaya.

    Acara perkenalan yang sekaligus dijadikan momentum buka puasa bersama ini mengundang beberapa aktivis, pengurus PPPSRS, jurnalis, lembaga bantuan hukum, dan lembaga-lembaga masyarakat sipil yang bergerak di bidang perlindungan konsumen.

    Misi Melindungi dan Mengadvokasi

    Emanuel Sujatmoko, Pembina PPPSRS Watch, menjelaskan bahwa lembaga ini bertujuan untuk melindungi, memberikan advokasi, dan edukasi kepada pemilik dan penghuni rumah susun/apartemen terkait pembentukan PPPSRS.

    “Keberadaan PPPSRS Watch sangat penting karena selama ini banyak penghuni dan pemilik rumah susun yang tidak paham hak-haknya dan rentan diperlakukan tidak adil,” ujar ahli hukum administrasi negara dari Universitas Airlangga ini.

    Emanuel juga menyoroti peran negara yang belum maksimal dalam mengawasi dan melindungi hak-hak penghuni rumah susun.

    Ketua Penghuni Satuan Rumah Susun Watch (PPPSRS Watch) Sonny Saragih

    Menjadi Corong Aspirasi dan Solusi Konflik

    Ketua PPPSRS Watch, Sonny Saragih, menegaskan bahwa lembaganya akan menjadi corong aspirasi para penghuni dan pemilik rumah susun yang selama ini terabaikan. PPPSRS Watch juga siap memfasilitasi penyelesaian konflik terkait rumah susun, termasuk dengan pihak luar.

    “Sebagai langkah awal, kami akan mengingatkan dan mendorong pemerintah untuk membantu pembentukan PPPSRS di rumah susun yang belum memilikinya,” kata Sonny.

    Tentunya kami juga mengawal dan mengadvokasi bila ada sengketa penghuni wilayah Malang atau di Jawa Timur, namun kami terbentuk di Surabaya lebih dulu.

    Membantu Pemilik dan Penghuni Rumah Susun Menanggal

    Salah satu contoh permasalahan yang dihadapi penghuni rumah susun adalah di Rumah Susun Menanggal Surabaya. Mujianto, pengurus PPPSRS Rumah Susun Menanggal, mengungkapkan dua permasalahan krusial di sana: kerusakan sarana dan prasarana dan legalitas kepemilikan unit.

    PPPSRS Watch siap membantu menyelesaikan permasalahan di Rumah Susun Menanggal dan siap menerima aduan dan keluhan dari pemilik dan penghuni rumah susun lainnya.(ted)

    Alamat Sekretariat: Jl. Jagir Wonokromo, Komplek Ruko Mangga Dua Blok B/5 Kel. Jagir, Kec. Wonokromo, Kota Surabaya.

     

  • Rumah Roboh di Magetan, Bocah 10 Tahun Tertimpa Reruntuhan

    Rumah Roboh di Magetan, Bocah 10 Tahun Tertimpa Reruntuhan

    Magetan (beritajatim.com) – Sebuah rumah di Dusun Ngepeh RT 24 RW 08, Kelurahan Parang, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, roboh pada Rabu (3/4/2024).  Akibatnya, satu orang bocah 10 tahun tertimpa reruntuhan.

    Dinding dan atap rumah utama beserta dapur milik Tamto (64) roboh dan menyebabkan kerugian material senilai Rp20 juta.  Diduga, akibat rapuh.

    Muhammad Aska Saputra (10 ), putra Tamto, mengalami luka robek di kepala bagian belakang sebelah kiri dan telah mendapatkan perawatan di Puskesmas Parang. Saat ini, Aska sudah kembali ke rumah saudara.

    “Bapak Tamto dan keluarganya untuk sementara waktu mengungsi di tempat saudara, Bapak Sudarno, di Kelurahan Parang,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan, Eka Wahyudi.

    Pada Kamis (4/4/2024), Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan bersama TNI, Polri, Dinas Sosial, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Kelurahan Parang, Kecamatan Parang, dan masyarakat melakukan kerja bakti membersihkan puing-puing bangunan rumah.

    Kerja bakti dimulai pada pukul 08.00 WIB dan selesai pada pukul 10.07 WIB. Pada Rabu (3/4/2024) pukul 15.00 WIB, Pusdalops-PB dan TRC-PB BPBD Magetan telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan koordinasi dan pendataan.

    Pada hari yang sama, BPBD Magetan juga memberikan bantuan berupa makanan siap saji, selimut, paket sembako, dan terpal kepada pemilik rumah. Pembangunan rumah Bapak Tamto telah diusulkan program RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) oleh dinas terkait. [fiq/suf]

  • Puncak Arus Mudik Lebaran di Lumajang 6 April 2024

    Puncak Arus Mudik Lebaran di Lumajang 6 April 2024

    Lumajang (beritajatim.com) – Tercatat ada sebanyak 134 pelanggan kereta api yang berangkat di Stasiun Klakah Kabupaten Lumajang per Kamis (4/4/2024) hari ini.

    Diperkirakan, jumlah tersebut bisa bertambah terutama pada puncak mudik lebaran pada hari Sabtu, 6 April 2024.

    Sejak Minggu hingga saat ini, sebanyak 35.925 orang berangkat dari Daop 9 Jember termasuk stasiun yang berada di bawah naungannya seperti Stasiun Klakah, Lumajang. PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menetapkan masa Angkutan Lebaran sejak hari Minggu, (31/3) lalu, dan selama 22 hari mendatang hingga 21 April 2024.

    Adapun perjalanan KA yang beroperasi selama periode 31 Maret – 21 April sebanyak 24 perjalanan. Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, selama Angkutan Lebaran 2024 ketersediaan tempat duduk mencapai 192.808, sedangkan yang telah dipesan sejauh ini adalah 120.568 tiket yang telah dipesan atau 63 persen dari jumlah keseluruhan. Baik pelanggan yang mudik maupun pelanggan yang balik.

    “Puncak arus mudik lebaran 2024 diperkirakan terjadi pada hari Sabtu, 6 April 2024. Arus mudik memuncak pada saat hari terakhir efektif bekerja. Sementara arus balik terjadi pada tanggal 14 April, tepatnya Minggu” ungkap Cahyo Widiantoro Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember.

    Sebagai alternatif, jika masyarakat mudik pada tanggal favorit atau tanggal tertentu dan kesulitan mendapatkan tiket. Masyarakat dapat memanfaatkan fitur connecting train yang ada pada aplikasi Acces by KAI.

    Demi menjaga keselamatan penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2024, KAI Daop 9 Jember menggandeng sebanyak 36 personel pengamanan dari TNI dan Polri yang menjaga di stasiun maupun di jalur KA.

    “Di samping bantuan pengamanan dari TNI dan Polri, KAI Daop 9 Jember juga menempatkan 26 petugas yang menjaga perlintasan yang tidak memiliki petugas pos, namun ramai dilewati” pungkasnya. (ted)