Blog

  • Bupati Hendy dan PKS Bicarakan Pilkada Usai Salat Magrib Berjemaah di Pendapa Jember

    Bupati Hendy dan PKS Bicarakan Pilkada Usai Salat Magrib Berjemaah di Pendapa Jember

    Jember (beritajatim.com) – Lima orang pengurus Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengunjungi Bupati Hendy Siswanto, di Pendapat Wahyawibawagraha, Senin (8/4/2024) petang.

    Beberapa di antara pengurus PKS yang datang ke pendapa itu adalah Ketua Dewan Etik Daerah PKS Jember Hisbullah Huda, Ketua Dewan Penasehat Anugerah Leksmana, Ketua Fraksi PKS DPRD Jember Achmad Dhafir Syah, dan Sekretaris DPD PKS Muhammad Zaky Ardianto.

    Mereka sempat salat Magrib berjemaah di ruang kerja Bupati Hendy dengan diimami Ketua Dewan Etik Daerah PKS Jember Hisbullah Huda. Setelah itu, mereka berbuka puasa bersama.

    “Menunya spesial, pakai sambal ulekan Bu Rien, istri saya,” kata Hendy, Selasa (9/4/2024). Sambal ini menjadi pelengkap hidangan kare, kikil, udang, tempw, dan sayur katu bening.

    Hendy mengatakan, para pengurus PKS menanyakan hal-ihwal pemilihan kepala daerah Jember. “Saya katakan, saya mencalonkan diri lagi. Sampeyan kan pendukung saya saat pilkada dulu. Rekomendasinya jangan dikasih ke orang lain,” katanya.

    Hendy akan menemui pengurus Dewan Pimpinan Pusat dan Dewan Pengurus Wilayah PKS Jatim untuk memastikan rekomendasi pencalonan.

    Hendy meminta agar kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Firjaun Barlaman sejak 2021 hingga saat ini dievaluasi dengan jujur. “Kalau ada yang salah, tolong dikoreksi. Yang tidak bermanfaat untuk sampeyan yang mana? Yang bermanfaat untuk masyarakat yang mana? Tolong saya diberitahu,” katanya.

    Hendy siap dikoreksi dan memperbaikinya. Namun ia meminta agar rekomendasi calon bupati tetap diberikan untuknya. “Kalau rekomendasi dibelokkan ke orang lain, nanti pada saat kampanye saya akan mengatakan kepada masyarakat alasan PKS tidak mencalonkan saya,” katanya.

    “Jember ini harus dipimpin orang baik dan benar. Politik bermartabat sungguhan. Tidak boleh selintat-selintut. Poitik tidak boleh untuk mengebom orang. Itu namanya jahat. Omong terbuka. Politik adalah seni. Saya jelas terbuka, tidak ada yang saya simpan. Untuk apa (ditutupi)?” kata Hendy.

    Menurut Hendy, PKS minta porsi lebih besar untuk berpartisipasi dalam pembangunan mendatang, seperti dalam penanganan tengkes (stunting). “Wah saya senang. Tidak usah menunggu rekom. Besok setelah lebaran, saya ajak, mulai bekerja. Pemikiran sederhana saya: kalau memang oke, ayo dikerjakan bareng. Lalu (Anda) akui semua tidak apa-apa. Masyarakat Jember sudah pintar,” katanya.

    Sementara itu, Anugerah Leksmana mengatakan, PKS akan berkomunikasi dengan semua kandidat bupati, kandidat wakil bupati, dan pimpinan partai. “Adapun keputusan politiknya tentu nanti akan kami musyawarahkan dan pertimbangkan secara matang. Pasti banyak variabel yang membentuk sebuah keputusan politik,” katanya. [wir]

  • Berhenti di Lumajang, Pemudik Pakai Motor Tempuh Surabaya-Banyuwangi

    Berhenti di Lumajang, Pemudik Pakai Motor Tempuh Surabaya-Banyuwangi

    Lumajang (beritajatim.com) – Seorang pemudik bernama Wahyudi (49) rela menempuh jarak 300 kilometer (Km) menuju kampung halaman. Dia menuju kampung halaman.Wahyudi mengaku berangkat pada pukul 05.00 WIB dari Surabaya menuju Banyuwangi.

    Dia berhenti di pos pengamanan dan pelayanan di Jalan Raya Klakah, Kabupaten Lumajang. Ia dan 3 keluarga lainnya mendapatkan fasilitas berupa cek tensi darah secara gratis.

    Memang, kabar gembira bagi para pemudik yang hendak melewati Jalan Raya Klakah. Pasalnya kini para pemudik dapat memeriksa kesehatan dan istirahat dengan gratis selama arus mudik maupun arus balik lebaran 2024.

    Demi berlebaran, Wahyudi rela melakukan perjalanan dengan 3 anggota keluarganya menggunakan 2 sepeda motor dengan jarak kurang lebih 300 kilometer dari Surabaya menuju Banyuwangi. Lebaran bersama keluarga sangat berarti bagi Wahyudi.

    “Perjalanan dari Surabaya ke Banyuwangi. Tadi sempat terjebak banjir di Pasuruan kayanya. Terus sekarang cek kesehatan di sini” ungkap Wahyudi di Pos Pam Klakah Lumajang, Selasa (9/4/2024).

    Setelah melakukan cek kesehatan, ia mengaku tidak menunjukkan gejala adanya penyakit maupun kelelahan. Kemudian, ia bersama keluarganya langsung kembali melanjutkan perjalan tanpa istirahat terlebih dahulu di Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Sub Terminal Klakah.

    “Masih semangat, habis ini langsung lanjut lagi, demi bisa bertemu orangtua di sana secepatnya” lanjut Wahyudi.

    Sejatinya, pihak pos pengamanan dan pelayanan memfasilitasi bagi para pemudik yang kelelahan untuk istirahat di pos pada Operasi Ketupat Semeru 2024 tahun ini.

    Selain itu, kondisi lalu lintas terpantau masih ramai-lancar. Padal Pospam Klakah Iptu Edi Kuswanto mengatakan, arus mudik lebaran saat ini menurun daripada hari-hari sebelumnya. “Hari ini kondisi arus lalu lintas terpantau mengalami kepadatan hingga ramai-lancar. Jumlahnya cenderung menurun daripada kemarin sore hingga malam,” ungkap Iptu Edi Kuswanto

    “Kami juga menyediakan layanan kesehatan medical chek up bagi pemudik yang kondisinya kurang sehat. Selain itu, pemudik juga bisa beristirahat di pos ketika sedang kelelahan” pungkasnya. [vid/suf]

  • Tradisi Warga Blitar Berburu Bunga Sedap Malam Sebelum Lebaran

    Tradisi Warga Blitar Berburu Bunga Sedap Malam Sebelum Lebaran

    Blitar (beritajatim.com) – Sebagian besar warga Kota Blitar memiliki tradisi berburu bunga sedap malam jelang Hari Raya Idulfitri. Warga berlomba-lomba membeli beberapa ikat bunga sedap malam untuk ditaruh di ruang tamu rumahnya.

    Tradisi ini sudah turun temurun di kalangan masyarakat Kota Blitar, seperti yang dijalankan oleh Sandra Permana Sari. Ibu rumah tangga tersebut mengaku selalu membeli bunga sedap malam sehari jelang hari raya Idulfitri.

    Baginya, lebaran tanpa aroma bunga sedap malam di ruangan, terasa kurang lengkap. Ia pun rela membeli beberapa tangkai bunga sedap malam untuk mengharumkan ruangan rumahnya selama momen Hari Raya Idulfitri 2024 ini.

    “Terbiasa setiap mau Hari Raya Idulfitri saya selalu dan harus membeli bunga sedap malam, bisa dijadikan patokan pokok kalau hari ini sudah beli bunga sedap malam maka besok udah lebaran,” ungkap Sari penuh keceriaan, Selasa (9/4/2024).

    Aroma harum bunga sedap malam, bagi sebagian warga Kota Blitar bahkan bisa menjadi penanda bahwa lebaran segera tiba. Tradisi ini hingga kini masih dipegang erat oleh sejumlah warga di Kota Blitar. “Iya kalau saya ini sudah jadi tradisi yang terus saya lakukan, dari embah-embah dulu juga gitu,” imbuhnya.

    Di Kota Blitar sendiri ada pasar kaget yang khusus menjual bunga sedap malam saja. Lokasinya berada di jalan Anggrek Kota Blitar atau berada tepat di utara Pasar Templek.

    Disana berjajar pedagang bunga sedap malam. Mereka hanya berjualan selama 3 hari saja, mulai H-2 hingga lebaran. Rata-rata per hari 500 batang bunga sedap malam ludes terjual. Omzet jutaan rupiah pun mampu dikantongi pedagang dari penjualan bunga sedap malam ini.

    “Kalau harga bervariasi mulai dari 10 hingga 20 ribu, kalau omzet sehari tidak kurang 500 batang ludes diburu warga,” kata Rizal Yuono, pedagang.

    Bagi pedagang tradisi memasang bung sedap malam di ruangan saat lebaran menjadi peluang tersendiri. Sehingga telah mempersiapkan stok barang yang cukup memenuhi tingginya permintaan konsumen. “Sudah tiap tahun jualan di sini, jualannya cuma 3 hari saja,” pungkasnya. [owi/suf]

  • 4 Cara Menghilangkan Iklan di HP Samsung Tanpa Aplikasi

    4 Cara Menghilangkan Iklan di HP Samsung Tanpa Aplikasi

    Jakarta

    HP kamu selalu muncul iklan? Bisa jadi, salah satu alasan iklan itu muncul karena bawaan aplikasi yang terinstal di HP kamu.

    Bagi kamu yang merasa terganggu, kamu bisa menghilangkan iklan tersebut lewat beberapa cara. Simak cara menghilangkan iklan di HP Samsung berikut ini.

    Cara Mengetahui Aplikasi yang Memunculkan Iklan di HP Samsung

    Aplikasi yang kamu download bisa memunculkan iklan. Pasalnya, Google Play mengizinkan aplikasi memunculkan iklan selama iklan itu mematuhi kebijakan Google Play.

    Dilansir dari laman resmi Samsung, kamu bisa mengidentifikasi aplikasi yang memunculkan iklan dengan masuk ke Google Play Store.

    Simak langkah-langkahnya berikut ini:

    Buka Google Play Store.Klik tanda 3 baris di bagian atas halaman utama.Pilih “Aplikasi & permainan saya”.Pilih “Terinstal”.Pilih pengaturan “Sesuai Abjad” dan pilih “Terakhir Digunakan”.Pilih salah satu aplikasi pihak ketiga yang terakhir digunakan, lalu hapus instalannya hingga kamu melihat iklan berhenti muncul di perangkat Galaxy Samsung kamu.Cara Menghilangkan Iklan di HP Samsung

    Ada berbagai jenis iklan yang bisa muncul di HP Samsung, termasuk iklan pop up, notifikasi promosi,

    1. Cara Menghilangkan Iklan di HP Samsung yang Terkostumisasi

    Ada jenis iklan di HP Samsung yang sudah dikostumisasi (disesuaikan) dengan intent penggunanya. Berikut cara menghilangkan iklan tersebut.

    Buka aplikasi Pengaturan.Gulir ke bawah, lalu pilih menu “Privasi”.Pilih “Layanan Kustomisasi”.Klik tombol di samping Iklan khusus dan pemasaran langsung untuk menonaktifkannya.Setelah dinonaktifkan, Samsung nantinya tidak lagi bisa menggunakan hal-hal seperti lokasi dan teks untuk menayangkan iklan yang disesuaikan.

    Dikutip dari situs Android Central, sebagai catatan, cara di atas bisa digunakan untuk HP Samsung yang menjalankan One UI 3.0 dan yang lebih baru.

    2. Cara Menghilangkan Iklan Pop Up di HP Samsung via Google Chrome

    Iklan pop-up adalah jendela iklan yang seringkali muncul begitu saja saat membuka situs tertentu di Google Chrome. Berikut cara mematikannya agar tidak mengganggu.

    Buka aplikasi Google Chrome.Klik titik 3 di bagian atas kanan.Pilih “Pengaturan”.Gulir ke bawah halaman sampai menemukan “Pengaturan Situs”, lalu klik.Klik “Pop-up dan pengalihan”.Klik tombol untuk menonaktifkan iklan Pop-ups. Lalu kembali ke pengaturan situs.Pilih “Iklan”.Klik tombol pengaturan untuk mematikannya.3. Cara Memblokir Iklan di HP Samsung

    Selain berupa jendela iklan, iklan pop up juga bisa muncul begitu saja pada bilah notifikasi handphone. Untuk menghentikannya, kamu bisa memblokir iklan pop-up di HP Samsung milikmu dengan cara berikut:

    Buka aplikasi “Samsung Internet”.Klik garis tiga pada bagian bawah kanan layar.Pilih “Pengaturan”.Klik “Situs dan unduh” > aktifkan Blokir pop-up.Kembali ke menu Internet, lalu pilih “Pemblokir iklan”.Unduh pemblokir iklan yang disarankan.Proses pemblokiran iklan Pop Up selesai.

    Galaxy Store, Samsung Pay, dan Samsung Push Service merupakan layanan Samsung yang sering mengirimkan pemberitahuan iklan.

    Dengan menonaktifkannya, kamu bisa mematikan panel notifikasi agar tidak melihat atau menghilangkan iklan yang tidak berguna.

    Berikut adalah cara menghilangkan notifikasi promosi di HP Samsung:

    Buka Pengaturan.Klik “Notifikasi” atau “Pemberitahuan”.Pilih “Lainnya” .Klik Terbaru di bagian atas.Pilih “Semua”.Gulir ke bawah, lalu pilih “Toko Galaxy”.Klik tombol di sebelah Promosi untuk menonaktifkanya.Kembali ke daftar aplikasi.Klik Samsung Pay.Gulir ke bawah, lalu klik tombol Tampilkan notifikasi di bawah Promosi untuk dinonaktifkan.Kembali ke daftar aplikasi.Klik “Layanan Samsung Push”.Klik tombol di sebelah Tampilkan notifikasi, lalu nonaktifkan.

    Itu tadi beberapa cara menghilangkan iklan di HP Samsung yang kamu bisa coba. Bye-bye iklan yang mengganggu.

    (khq/inf)

  • Drainase Mampet, Jalan Menuju Alun-alun Kota Blitar Banjir

    Drainase Mampet, Jalan Menuju Alun-alun Kota Blitar Banjir

    Blitar (beritajatim.com) – Ruas Jalan A Yani yang menuju Alun-alun Kota Blitar terendam banjir, Selasa (09/04/24) dini hari. Ketinggian air yang merendam sebagian Jalan A Yani Kota Blitar ini mencapai 10-15 cm.

    Mampetnya drainase diduga menjadi penyebab terjadinya genangan air di sepanjang jalan menuju titik nol Kota Blitar tersebut. Beruntung air tidak sampai meluap ke perkantoran maupun Kodim 0808 Blitar yang berada persis di samping jalan.

    “Tidak sampai masuk ke area perkantoran, cuma dijalan doang, tidak ada yang dirugikan,” kata Kepala BPBD Kota Blitar, Agus Suherli.

    Wilayah Kota Blitar memang diguyur hujan deras pada Senin (8/4/2024) malam hingga Selasa dini hari. Tingginya intensitas hujan ternyata membuat sejumlah ruas jalan A Yani Kota Blitar tergenang.

    Hal itu diduga disebabkan oleh kurang berfungsinya sistem drainase yang ada. Sehingga air menggenang di beberapa ruas Jalan A Yani.

    “Ya memang ada tembusan dari BMKG Juanda kalau beberapa hari ke depan akan ada hujan lebat. Masyarakat harus selalu waspada,” imbuhnya.

    Jalan A Yani ini merupakan salah satu jalur poros kota Kota Blitar. Sebenarnya jalur ini jarang sekali terjadi banjir atau genangan. Namun tidak tahu mengapa pada Selasa (9/4/2024) Jalan A Yani tergenang air.

    Beruntung banjir atau genangan ini terjadi pada dini hari saat tidak banyak aktifitas lalulintas kendaraan. Namun jika peristiwa ini terjadi pada siang hari maka potensi terjadinya kemacetan dan mengganggu lalulintas cukup tinggi.

    Meski begitu kini genangan yang merendam Jalan A Yani Kota Blitar telah surut. Jalan pun kini sudah bisa digunakan secara normal oleh masyarakat umum.

    “Tapi ini kan bukan bencana karena tidak ada kerugian dan tidak ada yang dirugikan jadi bukan tanggungjawab saya, kalau penyebab kurangnya tahu pastinya,” pungkasnya.

    Warga Kota Blitar sendiri diimbau untuk selalu waspada terhadap berbagai bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan angin kencang. Pasalnya sesuai dengan imbauan BMKG Juanda dalam beberapa hari ke depan wilayah Blitar diprediksi bakal diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi. [owi/beq]

  • Ibu Pembuang Bayi di Mojokerto Terungkap 

    Ibu Pembuang Bayi di Mojokerto Terungkap 

    Mojokerto (beritajatim.com) – Tak butuh waktu lama, Polres Mojokerto mengungkap ibu pembuang bayi di bawah rumpun bambu Dusun Kedaton (sebelumnya Sidodadi), Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Senin (8/4/2024). Pelaku tak lain keponakan dari penemu bayi berjenis kelamin perempuan tersebut.

    Pelaku yakni Laily Dwi Agustina (23) berhasil diamankan anggota Buser Satrekrim Polres Mojokerto setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut. Gerak-gerik perempuan yang berprofesi sebagai tukang jahit ini mencurigakan petugas sehingga pelaku dimintai keterangan.

    Dari rumah pelaku, petugas menemukan sejumlah barang bukti. Diantaranya, empat buah test pack, satu buah daster dan satu celana dalam milik pelaku. Diduga lantaran melahirkan tanpa bantuan bidan, kondisi pelaku harus menjalani perawatan di RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

    Pelaku mengalami pendarahan sehingga harus dilakukan operasi. Sementara bayi perempuan yang lahir dalam kondisi lemah pasca ditemukan di bawah rumpun bambu tak jauh dari rumah pelaku yang merupakan sang ibu, dirawat di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Sentonorejo.

    Kapolres Mojokerto, AKBP Irham Kustarto mengatakan, penemuan bayi yang batu dilahirkan tersebut setelah salah satu warga hendak memberi makan ayam miliknya di belakang rumah.

    “Saksi melihat ada bayu perempuan dan memberitahu saksi lain dan pelaku,” ungkapnya, Selasa (9/4/2024).

    Pihaknya meminta keterangan sejumlah saksi dan penyelidikan lebih dalam. Setelah mendapatkan serangkaian alat bukti, pelaku Laily Dwi Agustina (23) berhasil diamankan. Dari hasil pengeledahan di rumah pelaku, petugas menemukan sejumlah barang bukti. Diantaranya, empat buah test pack, satu buah daster dan satu celana dalam milik pelaku.

    “Hasil pemeriksaan dari terduga pelaku, yang bersangkutan mengakui. Pelaku tak nampak jika sedang hamil dan saat hendak ke kamar kecil terjadi proses persalinan tanpa bantuan orang lain. Setelah melahirkan, bayi tersebut diletakkan di tempat tersebut (lokasi penemuan bayi) dan kembali ke rumah seolah tidak terjadi apa-apa,” katanya.

    Kapolres menjelaskan jika usia kehamilan sesuai dengan Hari Perkiraan Lahiran (HPL). Akibat perbuatannya tersebut, pelaku dijerat dengan pasal 305 KUHP dan atau pasal 307 KUHP dan atau Pasal 76 b UU Nomor 35 Tahun 2014 jo Pasal 77 b UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 5 tahun 6 bulan Penjara.

    Sebelumnya, warga Dusun Kedaton (sebelumnya Sidodadi), Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto dikejutkan dengan penemuan bayi di bawah pohon bambu. Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan dalam kondisi lemah. [tin/beq]

  • Pemudik Tabrak Box Culvert di Sampang, Ayah-Anak Meninggal

    Pemudik Tabrak Box Culvert di Sampang, Ayah-Anak Meninggal

    Sampang (beritajatim.com) – Pemudik yang merupakan ayah dan anak dilaporkan meninggal usai mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Jrengik, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Selasa (9/4/2024). Keduanya meninggal usai menabrak box culvert.

    Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Rukimin mengatakan, korban meninggal berinisial IS (39) dan anaknya AZ yang baru berusia tiga tahun, warga Jalan Hang Tuah, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. Sedangkan satu wanita yang merupakan istri turut menjadi korban namun selamat.

    “Laka tunggal ini yakni pengendara motor Yamaha Mio Nopol L 5468 OW berboncengan tiga, di antaranya inisial AZ usia tiga tahun meninggal di tempat kejadian, kemudian ayahnya inisial IS (39) meninggal di Puskesmas Jrengik dan pembonceng perempuan atau ibunya saat ini masih dirawat,” terang Rukimin.

    Rukimin juga menjelaskan, korban diduga melaju dengan kecepatan tinggi. Terbukti dari kondisi motor yang mengalami rusak berat.

    “Berdasarkan saksi, sebelum mengalami kecelakaan tunggal korban melaju dengan kecepatan tinggi,” imbuhnya.

    Pihaknya telah mengevakusi para korban dan menghubunggi pihak keluarga baik yang ada di Sampang maupun di Surabaya. [sar/beq]

  • Polres Tuban Dirikan Pos Pelayanan Mudik Bertema Aladdin

    Polres Tuban Dirikan Pos Pelayanan Mudik Bertema Aladdin

    Tuban (beritajatim.com) – Polres Tuban kembali menghadirkan pos pelayanan dengan tema unik untuk para pemudik, kali ini bertema Aladdin. Pos yang berlokasi di Alun-Alun Tuban ini didirikan dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2024 yang berlangsung dari tanggal 4 hingga 16 April 2024.

    Kapolres Tuban AKBP Suryono mengatakan bahwa pendirian pos pelayanan ini bertujuan untuk menjamin kelancaran, kenyamanan, dan keselamatan para pemudik di jalan raya. Selain itu, terdapat 226 personel gabungan yang bersiaga untuk melakukan pengamanan.

    “Iya, kemarin setelah Cowboy, sekarang temanya Aladdin,” ujar AKBP Suryono.

    Pos pelayanan lainnya juga didirikan di beberapa titik strategis, yaitu di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur di Kecamatan Bancar, pos pengamanan wisata pantai kelapa, dan pos pengamanan terminal wisata religi Sunan Bonang.

    Pos pelayanan di Alun-Alun Tuban ini difokuskan untuk para pemudik yang kelelahan dalam perjalanan dan ingin beristirahat. Keunikan pos ini terletak pada temanya yang terinspirasi dari cerita Aladdin, lengkap dengan dekorasi dan ornamen khas Timur Tengah. Hal ini menarik perhatian para pemudik dan wisatawan religi Makam Sunan Bonang untuk berhenti dan berfoto.

    Selain temanya yang unik, pos ini juga menyediakan berbagai fasilitas bagi para pemudik, seperti tes kesehatan gratis, kopi dan mie instan, petugas Kepolisian yang ramah, makanan ringan dan minuman gratis, ruang untuk ibu menyusui, dan tempat bermain anak.

    Suryono mengimbau kepada para pemudik untuk selalu berhati-hati selama perjalanan. Jika merasa lelah, berhentilah sejenak untuk beristirahat, cek kondisi kendaraan, dan selalu waspada.

    “Selalu hati-hati yang utamanya, jangan dipaksakan, jika lelah silakan beristirahat di pos-pos yang sudah kami sediakan,” pungkasnya. [ayu/beq]

  • Pria di Pohjentrek Tersengat Listrik saat Banjir Pasuruan

    Pria di Pohjentrek Tersengat Listrik saat Banjir Pasuruan

    Pasuruan (beritajatim.com) – Seorang pria di Kecamatan Pohjentrek juga meninggal dunia akibat banjir Pasuruan. Pria bernama Anwar Musaddad (39), warga Desa Sukorejo, meninggal lantaran tersengat listrik.

    Kapolsek Pohjentrek, AKP Sukris mengatakan, kejadian tersebut berlangsung pada Selasa (9/4/2024) sekitar pukul 07.00 WIB. Anwar meninggal lantaran tak sengaja tersengat listrik.

    “Korban tersengat aliran listrik saat terjadi banjir di samping rumahnya Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Saksi yang mengetahui hal tersebut kemudian langsung mematikan aliran listrik,” terangnya.

    Dari keterangan saksi, korban berlari ke samping rumah untuk menyelamatkan orang tuanya. Namun, Anwar tak mengetahui ada kabel listrik yang jatuh ke dalam air banjir.

    Seketika, tubuh korban kejang hingga tak sadarkan diri dan terjatuh. Beberapa orang saksi yang mengetahui hal tersebut berusaha memadamkan aliran listrik dan mengevakuasi korban.

    Korban saat itu langsung dievakuasi dengan menggunakan prahu karet dan di bawa ke masjid. Sementara itu pihak keluarga tidak menghendaki dilakukan VER ataupun otopsi pada korban.

    “Pihak keluarga kejadian tersebut merupakan takdir dan tidak menghendaki untuk dilakukan VER maupun otopsi. Sehingga pihak keluarga membuat surat pernyataan dan untuk jenazah korban langsung diserahkan ke pihak keluarga,” tutupnya. [ada/beq]

  • Blitar Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem saat Idulfitri 2024

    Blitar Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem saat Idulfitri 2024

    Blitar (beritajatim.com) – Kabupaten Blitar berpotensi dilanda cuaca ekstrem saat Hari Raya Idulfitri 1445 H/2024 M. Hujan intensitas sedang hingga deras pun diprediksi bakal mengguyur Bumi Penataran selama Lebaran nanti.

    Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Blitar Ivong Berrtryanto menyebut semua wilayah harus mewaspadai bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor dan angin puting beliung di masa lebaran ini. Masyarakat pun diimbau untuk selalu waspada bencana meski dalam suasana Hari Raya Idulfitri.

    “Tidak ada pemetaan secara khusus wilayah mana yang rawan karena semua daerah masuk kategori rawan,” kata Ivong, Selasa (9/4/2024).

    Cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah termasuk Blitar ini terjadi lantaran saat ini memang tengah memasuki peralihan musim dari penghujan ke kemarau. Sehingga terjadi dinamika atmosfir cuaca yang menyebabkan terjadinya hujan dalan intensitas tinggi atau lebat.

    Selain hujan lebat ini juga bisa disertai petir. Angin kencang juga masih jadi ancaman nyata yang patut diwaspadai oleh masyarakat Kabupaten Blitar selama momen lebaran.

    “Kerawanan bencana terjadi karena sejumlah wilayah di Jawa Timur mulai memasuki peralihan musim atau pancaroba dari penghujan ke musim kemarau,” bebernya.

    Informasi yang diterima BPBD Kabupaten Blitar dari BMKG Juanda hujan lebat masih akan melanda wilayah Blitar hingga 18 April mendatang. Sehingga masyarakat Kabupaten Blitar dan pemudik diminta mewaspadai potensi terjadinya bencana seperti banjir, tanah longsor, hingga puting beliung.

    BPBD kabupaten Blitar juga tetap menyiagakan personel untuk piket dan standby saat lebaran. Puluhan personel BPBD pun selalu disiagakan untuk menangani bencana alam yang terjadi di momen Hari Raya Idulfitri 2024.

    “Kami juga tetap menyiagakan anggota untuk mengatasi bencana bila mana terjadi setiap waktu,” tutupnya. [owi/beq]