Blog

  • UKT Haram Diutak-atik, Sri Mulyani Peringatkan Kampus Negeri Soal Efisiensi Anggaran

    UKT Haram Diutak-atik, Sri Mulyani Peringatkan Kampus Negeri Soal Efisiensi Anggaran

    PIKIRAN RAKYAT – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memperingatkan agar Uang Kuliah Tunggal (UKT) tidak terdampak efisiensi anggaran Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Ia mengimbau agar UKT jangan sampai jadi memberatkan mahasiswa.

    Hal ini disampaikan Sri Mulyani dalam konferensi pers bersama pimpinan DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat, 14 Februari 2025. Ia menjelaskan kembali alokasi pengurangan anggaran yang semestinya.

    “Mengenai atau terkait bantuan operasional pendidikan keperguruan tinggi. Karena kriteria efisiensi Kementerian Lembaga yang kita lakukan menyangkut kriteria-kriteria aktivitas yaitu perjalanan dinas, seminar, ATK, peringatan, dan perayaan serta kegiatan seremonial lainnya, maka perguruan tinggi akan terdampak pada item belajar tersebut,” ucap Sri Mulyani.

    Maka, ia menegaskan, selain poin-poin yang telah disebutkan, tidak ada pemangkasan anggaran lain dari kampus. Dia mengulang sampai dua kali larangan kenaikan UKT bagi mahasiswa.

    “Langkah (efisiensi anggaran) ini tidak boleh, saya ulangi, tidak boleh mempengaruhi keputusan perguruan tinggi mengenai UKT, yang dalam hal ini baru akan dilakukan untuk tahun ajaran baru tahun 2025-2026 yaitu nanti pada bulan Juni atau Juli,” katanya.

    Isu Kenaikan UKT

    Isu kenaikan uang kuliah atau UKT menimbulkan kepanikan dan menuai atensi di media sosial, setelah terungkap dampak dari kebijakan efisiensi anggaran terhadap bidang pendidikan.

    Biaya kuliah di perguruan tinggi disebut kena dampak signifikan dari kebijakan terbaru dari Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

    Isu pertama kali diungkap oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro.

    Dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI pada Rabu, 12 Februari 2025, ia mengungkapkan bahwa pemerintah sudah menginstruksikan kementeriannya untuk memangkas anggaran sebesar Rp14,3 triliun dari pagu awal Rp56,607 triliun.

    Namun, Mendiktisaintek mengusulkan agar pemotongan anggaran hanya sebesar Rp6,78 triliun demi mempertahankan program-program prioritas yang lebih krusial.

    Satryo menjelaskan, sebagian besar anggaran Kementerian Pendidikan Tinggi dialokasikan untuk mendukung perguruan tinggi dan mahasiswa, seperti tunjangan, beasiswa, dan bantuan operasional.

    “Salah satu yang terkena dampak pemotongan adalah Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN),” ujarnya, dikutip Jumat, 14 Februari 2025.

    “Yang dipangkas hingga 50% dari pagu awal Rp6,018 triliun oleh Direktorat Jenderal Anggaran (DJA),” tuturnya menjelaskan.

    Satryo mengungkapkan kekhawatirannya bahwa pemotongan ini bisa meningkatkan beban keuangan perguruan tinggi, yang berisiko menyebabkan kenaikan uang kuliah.

    “Jika BOPTN dipotong setengahnya, kemungkinan perguruan tinggi harus melakukan penaikan uang kuliah,” katanya lagi.

    Hal serupa juga terjadi pada Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) untuk Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), yang mengalami pemotongan cukup besar.

    Untuk menghindari kenaikan biaya kuliah yang besar, Kemendiktisaintek mengusulkan pengurangan pemotongan pada beberapa program strategis seperti PTNBH dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). ***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Stok Telur di AS Mendadak Langka dan Mahal, Wabah Ini Jadi Biang Keroknya

    Stok Telur di AS Mendadak Langka dan Mahal, Wabah Ini Jadi Biang Keroknya

    Jakarta

    Warga AS belakangan lebih memilih membeli daging ayam, ketimbang telur. Hal ini dikarenakan harga telur mencapai rekor tertinggi pada bulan lalu, menurut laporan Biro Statistik Tenaga Kerja setempat.

    Imbasnya, banyak industri makanan termasuk pembuat roti dibuat kelimpungan dengan harga yang meningkat tajam. Harga rata-rata selusin telur di kota-kota AS mencapai USD 4,95 atau nyaris Rp 80 ribu pada bulan Januari, melampaui rekor sebelumnya sebesar USD 4,82.

    Tentu saja, itu hanya harga rata-rata nasional. Sekotak telur bisa berharga USD 10 atau lebih di beberapa tempat. Pada beberapa varietas khusus, seperti telur organik dan bebas kandang, bahkan lebih mahal.

    Stok Telur Langka

    Meskipun konsumen mampu membeli telur, terkadang sulit untuk menemukannya karena beberapa toko kesulitan menyediakan stok telur. Beberapa toko grosir telah memberlakukan batasan jumlah telur yang dapat dibeli pelanggan dalam satu waktu.

    Alasan utama telur lebih mahal adalah wabah flu burung. Ketika virus ditemukan di sebuah peternakan, seluruh kawanan dibunuh untuk membatasi penyebaran penyakit. Karena peternakan telur besar mungkin memiliki jutaan burung, satu wabah saja dapat mengurangi persediaan telur.

    Departemen Pertanian mengatakan lebih dari 23 juta burung disembelih bulan lalu dan lebih dari 18 juta dibunuh pada bulan Desember untuk membatasi penyebaran virus flu burung. Angka tersebut termasuk kalkun dan ayam yang dipelihara untuk diambil dagingnya, tetapi sebagian besar adalah ayam.

    Peternak telur juga menghadapi biaya pakan, bahan bakar, dan tenaga kerja yang lebih tinggi akhir-akhir ini karena inflasi. Ditambah lagi, para petani berinvestasi lebih banyak dalam biosekuriti yang diukur untuk mencoba melindungi burung mereka.

    Sepuluh negara bagian telah mengesahkan undang-undang yang mengizinkan penjualan telur hanya dari lingkungan bebas kandang. Pasokan telur tersebut lebih ketat dan terpusat di wilayah tertentu, sehingga dampaknya terhadap harga dapat diperbesar saat wabah melanda peternakan telur bebas kandang.

    Banyak peternakan telur yang mengalami wabah adalah peternakan bebas kandang di California.

    (naf/kna)

  • Video: Begini Cara Mudah Jaga Data Pribadi dengan World

    Video: Begini Cara Mudah Jaga Data Pribadi dengan World

    Jakarta, CNBC Indonesia – Mata ternyata bisa digunakan untuk memverifikasi seseorang untuk mengamankan data privasi. Sistem ini digunakan oleh Tools For Humanity lewat World. Teknologinya berfokus pada selaput pelangi mata bagian yang lebih unik dibanding sidik jari atau wajah.

    Lantas Seperti Apa daya tarik serta keamanan dari teknologi canggih World ini?

    Simak informasi selengkapnya dalam program Profit CNBC Indonesia (Jumat, 14/02/2025) berikut ini.

  • Harga Emas Hari Ini Jumat, 14 Februari 2025: Antam Cetak Rekor

    Harga Emas Hari Ini Jumat, 14 Februari 2025: Antam Cetak Rekor

    PIKIRAN RAKYAT – Menurut laman Logam Mulia, harga emas Antam hari ini Jumat, 14 Februari 2025 naik Rp9.000 per gram dari Rp1.692.000 per gram menjadi Rp1.701.000.

    Jika dibandingkan dengan harga emas dalam sepekan, terjadi kenaikan sebanyak Rp41.000 per gram. Sementara harga jual kembali (buyback) emas batangan juga naik sebesar Rp1.552.000 per gram.

    Berikut harga emas hari ini Jumat, 14 Februari 2025 salah satunya Antam yang cetak rekor tembus Rp1.701.000 seperti dikutip dari Antara.

    Harga Emas Hari Ini Jumat, 14 Februari 2025

    – Harga emas 0,5 gram: Rp900.500.
    – Harga emas 1 gram: Rp1.701.000.
    – Harga emas 2 gram: Rp3.342.000.
    – Harga emas 3 gram: Rp4.988.000.
    – Harga emas 5 gram: Rp8.280.000.
    – Harga emas 10 gram: Rp16.505.000.
    – Harga emas 25 gram: Rp41.137.000.
    – Harga emas 50 gram: Rp82.195.000.
    – Harga emas 100 gram: Rp164.312.000.
    – Harga emas 250 gram: Rp410.515.000.
    – Harga emas 500 gram: Rp820.820.000.
    – Harga emas 1.000 gram: Rp1.641.600.000.

    Potongan Pajak

    Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017. Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

    Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk lebih dari Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.

    Potongan pajak harga beli emas sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.

    Sementara itu, setiap pembelian emas batangan diketahui juga harus disertai dengan bukti potong PPh 22.***

     

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Borderlands 4 Diumumkan! Gearbor Pamer Gameplay Baru di PlayStation State of Play – Page 3

    Borderlands 4 Diumumkan! Gearbor Pamer Gameplay Baru di PlayStation State of Play – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Gearbox Software dan 2K akhirnya mengumumkan kehadiran game terbaru mereka, Borderlands 4, yang dijadwalkan akan meluncur pada 23 September 2025.

    Pengumuman tanggal rilis Borderlands 4 ini dilakukan dalam ajang PlayStation State of Play, dan akan tersedia untuk berbagai platform mulai dari PlayStation 5 (PS5), Xbox Series X|S, dan PC via Steam dan Epic Games Store.

    Evolusi Gameplay Borderlands 4, Lebih Bebas dan Dinamis

    Hadir sebagai seri terbaru Borderlands, Gearbox Software menjanjikan pengalaman bermain game lebih intens dibandingkan pendahulunya.

    “Kali ini, player akan menjelajah planet baru bernama Kairo, dunia berbahaya penuh musuh ganas dan boot mematikan,” kata studio game tersebut dalam keterangannya, Jumat (14/2/2025).

    Tak hanya soal senjata ‘gila’ yang telah menjadi ciri khas game Borderlands, di seri baru ini gamer juga bisa memanfaatkan gerakan baru seperti glide, dodge, double jump, hingga fixed-point grapple.

    Dengan kemampuan baru ini, player bisa meningkatkan mobilitas saat bertarung. Fitur ini juga memungkinkan pertarungan di dalam game sekamin cepat, brutal, dan penuh aksi.

    Pengumuman tanggal rilis Borderlands 4 datang bersamaan dengan trailer perdana menampilkan flashback dari beberapa game sebelumnya, karakter, serta senjata baru yang akan hadir di dalam game.

     

  • Deretan Wanita yang Pernah Dekat dengan Tommy Soeharto, Banyak Nama Selebritas Terkenal

    Deretan Wanita yang Pernah Dekat dengan Tommy Soeharto, Banyak Nama Selebritas Terkenal

    Jakarta, Beritasatu.com – Sebagai putra presiden ke-2 Republik Indonesia, kehidupan pribadi Hutomo Mandala Putra atau yang lebih dikenal sebagai Tommy Soeharto selalu menarik perhatian publik. Salah satu aspek yang kerap menjadi sorotan adalah kisah asmara dan hubungan pribadinya dengan beberapa wanita dari kalangan selebritas.

    Beberapa nama wanita ternama pernah dikabarkan dekat dengan sosok pria yang dikenal sebagai pengusaha dan politisi ini. Dalam perjalanan hidupnya, Tommy Soeharto sempat menjalin hubungan dengan beberapa wanita sebelum akhirnya menikah.

    Beberapa di antaranya bahkan disebut-sebut hampir menjadi istrinya, namun berbagai faktor, termasuk restu keluarga, membuat hubungan tersebut kandas. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut adalah deretan wanita yang pernah dikabarkan dekat dengan Tommy Soeharto:

    1. Maya Rumantir

    Maya Rumantir, penyanyi populer era 90-an, sempat dikabarkan memiliki hubungan serius dengan Tommy Soeharto. Kedekatan mereka cukup hangat diperbincangkan dan disebut akan berujung ke pernikahan. Namun, hubungan itu kandas karena perbedaan latar belakang dan tidak mendapat restu dari keluarga Cendana.

    Selain faktor restu, perbedaan suku dan agama juga disebut-sebut menjadi penghalang hubungan mereka. Meski demikian, nama Maya tetap diingat sebagai salah satu wanita yang pernah dekat dengan Tommy.

    2. Nia Zulkarnaen

    Sebelum menikahi Tata Cahyani, Tommy Soeharto dikabarkan memiliki hubungan spesial dengan aktris Nia Zulkarnaen. Kedekatan mereka membuat banyak pihak berspekulasi bahwa Nia akan menjadi pendamping hidup Tommy.

    Namun, hubungan itu tidak bertahan lama karena lagi-lagi terbentur restu keluarga. Setelah berpisah, Nia tetap melanjutkan kariernya di dunia hiburan, sementara Tommy akhirnya menikahi wanita lain.

    3. Tata Cahyani

    Tommy resmi menikahi Ardhia Pramesti Regita Cahyani atau Tata Cahyani pada 30 April 1997. Pernikahan mereka berlangsung mewah di Pendopo Agung Sasono Utomo, TMII, dan dikaruniai dua anak, Darma Mangkuluhur dan Gayanti Hutami.

    Namun, kebahagiaan mereka tak bertahan lama. Setelah Soeharto lengser dari kursi kepresidenan, Tommy menghadapi berbagai masalah hukum yang berujung pada perceraian mereka pada 13 April 2006.

    4. Catherine Wilson

    Catherine Wilson, model sekaligus aktris, sempat dikaitkan dengan Tommy Soeharto setelah menghadiri pembukaan kafe milik Tommy di Bali pada 2009. Kehadirannya menimbulkan spekulasi tentang hubungan khusus antara keduanya.

    Bahkan, isu tersebut semakin panas setelah terjadi perselisihan antara Catherine dan Andi Soraya. Namun, setelah beberapa waktu, kabar kedekatan mereka meredup tanpa ada kejelasan lebih lanjut.

    5. Sandy Harun

    Sandy Harun, model dan artis era 80-90an, pernah mengaku menikah siri dengan Tommy Soeharto. Pernyataan ini mengejutkan publik karena saat itu Sandy masih berstatus istri musisi Setiawan Jody.

    Tak hanya itu, Sandy juga mengklaim memiliki anak dari Tommy bernama Puteri Modiyanti. Akibat pengakuannya, rumah tangga Sandy dan Setiawan Jody berakhir dengan perceraian.

    6. Ida Iasha

    Ida Iasha, aktris terkenal era 80-an dan mantan Bintang Lux, kini dikabarkan sebagai pasangan terbaru Tommy Soeharto. Dugaan ini muncul setelah Sandy Harun membagikan momen ulang tahun anak Tommy, Puteri Modiyanti, yang dihadiri Ida Iasha.

    Dalam acara tersebut, Tommy terlihat mendampingi Ida, yang semakin menguatkan spekulasi hubungan mereka. Meski jarang mengumbar kehidupan pribadi, keduanya disebut telah menjalin hubungan spesial.

    Demikian beberapa wanita yang pernah dikaitkan dengan Tommy Soeharto. Kisah asmaranya selalu menarik perhatian, menambah warna dalam perjalanan hidupnya sebagai figur publik.

  • Wow! Emas Tembus Rp1,7 Juta/Gram! Kalau Beli Tahun Lalu, Berapa Cuan yang Didapat?

    Wow! Emas Tembus Rp1,7 Juta/Gram! Kalau Beli Tahun Lalu, Berapa Cuan yang Didapat?

    Jakarta: Harga emas Antam kembali mencetak rekor baru. Per Jumat, 14 Februari 2025, harga emas Antam naik Rp9.000 menjadi Rp1,701 juta per gram.
     
    Posisi harga ini merupakan level tertinggi sepanjang sejarah dan membuat para investor emas bertanya-tanya: apakah ini saat yang tepat untuk menjual atau tetap menyimpannya sebagai lindung nilai?
    Cuan besar bagi yang beli emas setahun lalu!
    Jika kamu membeli emas setahun lalu saat harganya masih Rp1,114 juta per gram, lalu menjualnya dengan harga buyback hari ini yang mencapai Rp1,552 juta per gram, maka kamu sudah mengantongi keuntungan sebesar Rp438 ribu per gram!
     
    Secara persentase, keuntungan yang didapat dari investasi emas dalam setahun adalah 39,3 persen.

    Artinya, dalam setahun terakhir, investasi emas telah memberikan cuan hampir 40 persen! Bandingkan dengan instrumen investasi lain yang mungkin tidak memberikan return sebesar ini dalam periode yang sama.
     

    Tren harga emas naik, masih untung untuk investasi?
    Dengan harga emas yang terus naik, banyak orang bertanya-tanya, apakah masih menguntungkan untuk membeli emas sekarang? Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:
     
    Emas sebagai lindung nilai – Di tengah inflasi dan ketidakpastian ekonomi global, emas tetap menjadi instrumen investasi yang aman.
     
    Potensi kenaikan lebih lanjut – Beberapa analis memperkirakan harga emas bisa menembus Rp1,8 juta hingga Rp2 juta per gram jika kondisi global masih tidak stabil.
     
    Hati-hati koreksi harga – Lonjakan harga emas bisa diikuti dengan koreksi. Jika membeli di harga tinggi, ada kemungkinan harga akan turun dalam jangka pendek sebelum naik lagi.
     
    Strategi cicil beli – Jika ingin berinvestasi emas, metode dollar-cost averaging (DCA) bisa jadi solusi untuk menghindari risiko membeli di harga puncak.
     
    Bagi yang sudah memiliki emas sejak tahun lalu, momen ini adalah waktu yang tepat untuk merealisasikan keuntungan. Namun, bagi yang ingin mulai berinvestasi, emas masih tetap menarik sebagai aset lindung nilai, meskipun perlu strategi pembelian yang tepat.
     
    Jadi, apakah kamu akan menjual emas sekarang dan cuan besar, atau tetap menyimpannya untuk potensi kenaikan lebih lanjut?
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Wamen Christina Ungkap Rencana Program Magang di Luar Negeri Bakal Masuk Bagian Pekerja Migran

    Wamen Christina Ungkap Rencana Program Magang di Luar Negeri Bakal Masuk Bagian Pekerja Migran

    loading…

    Wakil Menteri (Wamen) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani mengungkapkan rencana mengenai program magang di luar negeri bakal masuk ke dalam kategori pekerja migran. Foto/Dok SindoNews/Ari Sandita

    JAKARTA – Wakil Menteri (Wamen) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani mengungkapkan rencana mengenai program magang di luar negeri bakal masuk ke dalam kategori pekerja migran . Hal itu diungkapkannya usai acara Serap Aspirasi dan Evaluasi terhadap Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia di Aula Abdurrahman Wahid KemenP2MI, Jakarta Selatan, Kamis (13/2/2024).

    “Jadi kemarin memang ada wacana untuk mengatur. Ini juga arahan dari Pak Menteri agar magang juga masuk dalam bagian pekerja migran,” kata Christina.

    Mereka yang mengikuti program magang di luar negeri dan mendapatkan upah sama saja dengan bekerja di luar negeri. Pun bagi pelajar yang magang bekerja meski tak sesuai dengan jurusan yang digeluti.

    Baca Juga

    “Selama ini kita sering mendengar banyak yang pergi magang. Tapi ternyata magangnya itu sebenarnya tidak in-line dengan pendidikan mereka. Nah ini kan sebetulnya sama saja bekerja ke luar negeri gitu,” ujar Christina.

    Lebih lanjut dia mengatakan, masuknya program magang ke dalam bagian pekerja migran tujuannya agar terdata di KemenP2MI dan bisa mendapatkan pelindungan hukum maupun sosial.

    “Jadi terdata dan bisa lebih terlindungi. Untuk itu diperlukan revisi undang-undang ya, UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran,” pungkasnya.

    (rca)

  • Sri Mulyani Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Berujung PHK Honorer

    Sri Mulyani Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Berujung PHK Honorer

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memastikan kebijakan efisiensi anggaran tidak berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) tenaga honorer di kementerian dan lembaga (K/L). Hal ini menepis kabar yang beredar di masyarakat terkait kemungkinan pengurangan pegawai honorer akibat efisiensi anggaran.

    “Terkait berita pemutusan hubungan kerja atau PHK di lingkungan kementerian dan lembaga, dengan ini disampaikan tidak ada PHK tenaga honorer di lingkungan K/L,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/2/2025).

    Sri Mulyani menegaskan rekonstruksi dan efisiensi anggaran di kementerian dan lembaga tidak akan memengaruhi keberadaan tenaga honorer. Pemerintah berkomitmen untuk menjaga stabilitas pegawai, terutama sektor pelayanan publik.

    Sebelumnya, ramai diperbincangkan di media sosial bahwa efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah dapat menyebabkan PHK massal tenaga honorer. Namun, Sri Mulyani memastikan pemerintah akan terus melakukan monitoring agar hal tersebut tidak terjadi.

    Pemerintah menegaskan tenaga honorer tetap dipertahankan agar pelayanan publik berjalan optimal sesuai arahan Presiden.

    “Langkah efisiensi anggaran di kementerian dan lembaga dilakukan agar tidak mempengaruhi belanja untuk tenaga honorer dan tetap menjalankan pelayanan publik yang baik,” tegas Sri Mulyani.

  • KAI Tetap Operasikan 13 Kereta Ekonomi Subdisi Jarak Jauh, Ini Rute dan Harga Tiketnya – Halaman all

    KAI Tetap Operasikan 13 Kereta Ekonomi Subdisi Jarak Jauh, Ini Rute dan Harga Tiketnya – Halaman all

    KAI mengoperasikan 13 kereta api ekonomi subsidi melalui skema Public Service Obligation (PSO) tahun 2025, simak rute dan harga tiketnya.

    Tayang: Jumat, 14 Februari 2025 11:53 WIB

    TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda

    KERETA EKONOMI BERSUBSIDI – Kereta Ekonomi Subdisi KA Bengawan jurusan Jakarta-Solo masih sepi penumpang, Selasa (23/6/2020). KAI tetap mengoperasikan 13 kereta api ekonomi subsidi melalui skema Public Service Obligation (PSO) tahun 2025, simak rute dan harga tiketnya. (Foto Arsip Tahun 2020) 

    TRIBUNNEWS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengoperasikan 13 kereta api ekonomi subsidi melalui skema Public Service Obligation (PSO) di tahun 2025 ini.

    Sebagai bentuk pelayanan publik yang sejalan dengan Asta Cita, KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub tetap menyediakan sejumlah KA PSO jarak jauh dengan tarif yang terjangkau di berbagai rute di Jawa dan Sumatera.
     
    Vice President Public Relations KAI, Anne Purba mengatakan, layanan KA PSO merupakan bagian dari upaya KAI dalam mendukung perekonomian rakyat dengan menyediakan transportasi yang aman, nyaman, dan ekonomis.
     
    “Kereta api ekonomi bersubsidi ini memberikan akses mobilitas yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan moda transportasi yang efisien dan hemat biaya. KAI terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan agar masyarakat dapat menikmati perjalanan yang berkualitas,” ujar Anne, dikutip dari Siaran Pers KAI, Jumat (14/2/2025). 

    Lebih lanjut, dengan adanya KA PSO, masyarakat dari berbagai lapisan ekonomi dapat menikmati layanan transportasi yang andal dan nyaman.

    Tak hanya itu, keberadaan KA PSO juga mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah yang dilaluinya serta membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.
     
    “Selain itu, KA PSO juga memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat luas. Dengan tarif yang lebih murah, pelajar, pekerja, dan pelaku usaha kecil dapat bepergian dengan lebih hemat sehingga dapat mengalokasikan anggaran mereka untuk kebutuhan lain. Ketersediaan kereta ekonomi yang berkualitas juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong penggunaan transportasi massal yang lebih ramah lingkungan,” kata Anne. 
     
    Sebagai informasi, sepanjang tahun 2024, total pelanggan KA PSO mencapai 16.492.750 penumpang.

    Sementara itu, selama Januari 2025, jumlah pelanggan KA PSO tercatat sebanyak 1.469.309 penumpang, mengalami kenaikan sebesar 11,49 persen dibandingkan periode Januari tahun 2024 sebanyak 1.317.833 penumpang.

    Angka tersebut tentunya menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta ekonomi bersubsidi yang tetap memberikan kenyamanan dan keamanan dalam perjalanan.

    Daftar 13 Kereta Ekonomi Subdisi Jarak Jauh Tahun 2025

    Melansir informasi resmi KAI, daftar kereta api ekonomi bersubsidi tarif KA PSO sebagai berikut:

    KA Kahuripan rute Blitar-Kiaracondong (pulang pergi/PP), harga tiket Rp 84.000
    KA Bengawan rute Purwosari-Pasar Senen (PP), harga tiket Rp 74.000
    KA Sri Tanjung rute Lempuyangan-Ketapang (PP), harga tiket 94.000
    KA Airlangga rute Surabaya Pasarturi-Pasar Senen (PP), harga tiket Rp 104.000
    KA Serayu rute Purwokerto-Kroya-Pasar Senen (PP), harga tiket Rp 67.000
    KA Kutojaya Selatan rute Kutoarjo-Kiaracondong (PP), harga tiket Rp 62.000.
    KA Tawang Alun rute Ketapang-Bangil-Malang Kota Lama (PP), harga tiket Rp 62.000
    KA Bukit Serelo rute Kertapati-Lubuklinggau (PP), harga tiket 32.000
    KA Ekspres Rajabasa rute Kertapati-Tangjungkarang (PP), harga tiket Rp 32.000
    KA Putri Deli rute Tanjungbalai-Medan (PP), harga tiket Rp 27.000
    KA Probowangi rute Ketapang-Probolinggo-Surabaya Gubeng (PP), harga tiket Rp 56.000
    KA Kuala Stabas rute Baturaja-Tanjungkarang (PP), harga tiket Rp 29.000
    KA Cikuray rute Garut-Pasar Senen (PP), harga tiket Rp 45.000

    (Tribunnews.com/Latifah)

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’4′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini