Blog

  • IDPRO Ungkap Kapasitas Data Center Nasional Masih di Bawah 1 Watt per Kapita

    IDPRO Ungkap Kapasitas Data Center Nasional Masih di Bawah 1 Watt per Kapita

    Bisnis.com, JAKARTA — Indonesia Data Center Provider Organization (IDPRO) mengungkapkan total kapasitas pusat data yang terinstal di Indonesia saat ini masih berada di bawah 1 watt per kapita.

    Ketua IDPRO Hendra Suryakusuma mengatakan, kapasitas pusat data nasional saat ini masih tertinggal dibandingkan dengan kebutuhan ekonomi digital yang terus tumbuh.

    “Sehingga percepatan perlu dan juga dukungan insentif dari regulator perlu dilakukan secara sistematis,” kata Hendra kepada Bisnis pada Rabu (14/1/2026). 

    Menurut Hendra, kapasitas pusat data nasional saat ini masih didominasi oleh private data center yang tersebar di beberapa wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), serta Batam. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan komputasi nasional, IDPRO menilai target peningkatan kapasitas pusat data yang dicanangkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sebagai langkah yang ambisius. Namun, sejalan dengan arah transformasi digital.

    “Seperti adopsi AI, cloud, IoT, dan big data di berbagai sektor,” katanya. 

    Sebelumnya, Komdigi menargetkan kapasitas pusat data nasional mencapai sekitar 2,81 watt per kapita pada 2026. Target tersebut meningkat sekitar 91% dibandingkan dengan target 2025 yang berada di kisaran 1,47 watt per kapita, sebagaimana tercantum dalam Rencana Strategis (Renstra) Komdigi 2025–2029.

    Dalam dokumen Renstra tersebut, Komdigi juga menetapkan peningkatan kapasitas pusat data nasional secara bertahap hingga 2029. Setelah ditargetkan mencapai 2,81 watt per kapita pada 2026, kapasitas pusat data nasional direncanakan meningkat menjadi sekitar 4,18 watt per kapita pada 2027, kemudian 5,53 watt per kapita pada 2028, dan mencapai 6,87 watt per kapita pada 2029. 

    Dengan demikian, kapasitas pusat data per kapita dalam periode lima tahun tersebut direncanakan meningkat hampir lima kali lipat dibandingkan dengan posisi awal pada 2025.

    Peningkatan kapasitas pusat data tersebut merupakan bagian dari program pengembangan dan penguatan ekosistem digital nasional. Dalam dokumen perencanaan yang sama, Komdigi juga menetapkan target pendukung, antara lain penyusunan rekomendasi kebijakan pengembangan pusat data dan layanan komputasi awan, peningkatan indeks ruang digital, serta penguatan pengawasan terhadap penyelenggara sistem elektronik di sektor publik dan privat.

    Selain penguatan infrastruktur data, Komdigi menargetkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia digital melalui fasilitasi literasi dan pelatihan digital sepanjang 2025–2029. 

    Pada 2025, jumlah peserta fasilitasi literasi digital ditetapkan sebanyak 300 orang, sementara pelatihan literasi digital ditargetkan menjangkau 200 orang per tahun mulai 2026 hingga 2029. Di sisi penguatan sistem pembelajaran digital nasional, Komdigi menargetkan peningkatan output teknis aplikasi platform SDM digital dari 14 unit pada 2025 dan 2026, menjadi 15 unit pada 2027, 16 unit pada 2028, dan 17 unit pada 2029.

    Komdigi juga mencantumkan penguatan sistem komunikasi nasional untuk perlindungan masyarakat dan penanggulangan bencana sebagai agenda prioritas. Fasilitasi penyelenggaraan jaringan sistem komunikasi nasional ditargetkan menjangkau 125 kabupaten/kota pada 2027 dan 2028, serta meningkat menjadi 264 kabupaten/kota pada 2029.

    Sementara itu, penyelenggaraan sistem komunikasi nasional perlindungan masyarakat dan penanggulangan bencana ditargetkan menjangkau 125 kabupaten/kota pada 2028 dan 2029.

  • Jadi Tersangka Korupsi, Eks Kadis-Kabid PUPR Mamuju Diserahkan ke Kejari

    Jadi Tersangka Korupsi, Eks Kadis-Kabid PUPR Mamuju Diserahkan ke Kejari

    Mantan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Basit ditetapkan sebagai tersangka korupsi proyek pembangunan pintu gerbang batas kota. Selain itu, mantan Kabid Cipta Karya PUPR Mamuju, Arman Sukirno beserta dua rekannya, Ahmad dan Zulfahmi juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

    Kini kepolisian telah menyerahkan tiga orang tersangka yaitu Basit, Ahmad dan Zulfahmi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju pada Rabu (14/1) pagi. Diketahui, total kerugian yang dialami negara akibat kasus ini mencapai Rp 1,8 Miliar.

  • Kijang Innova Reborn vs Innova Zenix, Mana Lebih Banyak Diburu Orang RI?

    Kijang Innova Reborn vs Innova Zenix, Mana Lebih Banyak Diburu Orang RI?

    Jakarta

    Larisnya penjualan Kijang Innova di Indonesia berkat kontribusi dua model yaitu Zenix dan Reborn. Tapi di antara kedua model itu, mana yang lebih laris?

    Kijang Innova mempertahankan takhtanya sebagai mobil terlaris di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Ya, berdasarkan data wholesales yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kijang Innova tercatat jadi mobil paling laris sejak tahun 2023.

    Penjualan Kijang Innova Reborn vs Innova Zenix Tahun 2025

    Banyaknya penjualan Toyota Kijang Innova itu merupakan kontribusi dari dua model yang masih dijual bersamaan yaitu Reborn Diesel dan Zenix. Lantas di antara kedua model itu, mana yang lebih laris ya?

    Mengutip data wholesales Gaikindo periode 2025, distribusi Kijang Innova Reborn mencapai 30.578 unit selama 12 bulan. Innova Zenix masih unggul sangat tipis. Torehan distribusinya dari Januari hingga Desember itu mencapai 30.656 unit. Selisihnya hanya 78 unit.

    Ya, sekalipun terhitung sebagai model lawas, Kijang Innova Reborn masih banyak diburu. Innova Reborn pertama kali meluncur di Indonesia pada 2015, artinya sudah 10 tahun meramaikan pasar otomotif Tanah Air.

    Toyota berencana memproduksi Innova Reborn hingga konsumen merasa bosan. Terbukti meski sudah 10 tahun, Innova Reborn masih sanggup bersaing dengan model baru. Bukan cuma bersaing, bahkan penjualannya justru lebih banyak dari model baru yang bermunculan.

    “Innova Reborn masih diproduksi sampai saat ini karena masih tingginya permintaan dari kustomer terkait hal tersebut. Hal ini menjadikan TMMIN sebagai fasilitas produksi Toyota yang memproduksi dua generasi sekaligus,” ujar Wakil Presiden PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam beberapa waktu lalu.

    Adapun kalau bicara konsumen, pembeli Innova Zenix dan Reborn punya karakter berbeda dari sisi wilayah. Dari data yang dihimpun Toyota, Innova Reborn lebih banyak disasar konsumen di wilayah Jawa dan luar Jawa. Penggunanya kebanyakan berasal dari kalangan perusahaan atau rental. Sedangkan Kijang Innova Zenix, banyak beredar di Pulau Jawa dan konsumennya lebih ke perorangan.

    (dry/rgr)

  • Dikaitkan ‘Bobby’ Broken Strings, Ahli Jiwa Beberkan Pola Psikologis Pelaku Grooming

    Dikaitkan ‘Bobby’ Broken Strings, Ahli Jiwa Beberkan Pola Psikologis Pelaku Grooming

    Jakarta

    Para pembaca novel ‘Broken String: Fragments of a Stolen Youth’ dari Aurelie Moeremans ngamuk-ngamuk di media sosial. Amarah tersebut ditunjukkan ke karakter ‘Bobby’.

    Bukan tanpa alasan, Bobby dalam buku tersebut digambarkan sebagai sosok yang manipulatif lengkap dengan kelakuan-kelakuan yang membuat geleng-geleng kepala.

    “Jijik bgt ama ni org, iblis pun tunduk sama dia,” tulis salah satu akun di TikTok, dikutip Rabu (14/1/2026).

    “Lu menutupi kebejatan lu itu dengan agama, gue benci bgt orang ini, demi apapun,” tulis lainnya.

    Dari viralnya buku tersebut, tidak sedikit warganet yang akhirnya berani bercerita bahwa mereka pernah ada di masa-masa kelam seperti Aurelie. Mereka juga bercerita bahwa pelaku grooming umumnya cenderung denial dan suka marah hingga meledak-ledak, mengapa bisa begitu?

    Spesialis kedokteran jiwa dr Lahargo Kembaren, SpKJ mengatakan bahwa penyangkalan dan luapan emosi tersebut merupakan hasil dari defense mechanism, kurangnya empati, dan rasa ingin mengontrol sesuatu.

    “Ini pola psikologis yang cukup konsisten,” kata dr Lahargo kepada detikcom, Selasa (13/1/2026).

    Berikut pola psikologi menurut dr Lahargo ysng biasanya ada pada pelaku child grooming.

    1. Defense Mechanism

    Pelaku cenderung menyangkal agar:

    Tidak merasa bersalahTidak runtuh harga dirinyaTidak menghadapi kenyataan bahwa ia melukai orang lain

    2. Cognitive Dissonance

    Ini adalah kondisi psikologis tidak nyaman akibat memiliki dua atau lebih keyakinan

    “Ada konflik antara ‘saya orang baik’ vs ‘saya menyakiti orang’,” kata dr Lahargo.

    Agar konflik ini tidak menyakitkan, otak memilih:

    Menyangkal faktaMenyalahkan korbanMarah saat dikonfrontasi

    3. Kontrol dan Kekuasaan

    Grooming adalah tentang power. Saat kontrol itu terancam (dibongkar publik), pelaku akan mengalami hal-hal berikut:

    PanikMarahMeledak-ledak karena kehilangan posisi dominan.

    4. Minim Empati Terhadap Dampak

    Pelaku child groominh akan lebih fokus pada dirinya sendiri, bukan luka korban.

    “Marahnya pelaku bukan tanda ia benar,
    tapi tanda mekanisme pertahanannya sedang runtuh,” katanya.

    Halaman 2 dari 3

    (dpy/kna)

  • Dikaitkan ‘Bobby’ Broken Strings, Ahli Jiwa Beberkan Pola Psikologis Pelaku Grooming

    Dikaitkan ‘Bobby’ Broken Strings, Ahli Jiwa Beberkan Pola Psikologis Pelaku Grooming

    Jakarta

    Para pembaca novel ‘Broken String: Fragments of a Stolen Youth’ dari Aurelie Moeremans ngamuk-ngamuk di media sosial. Amarah tersebut ditunjukkan ke karakter ‘Bobby’.

    Bukan tanpa alasan, Bobby dalam buku tersebut digambarkan sebagai sosok yang manipulatif lengkap dengan kelakuan-kelakuan yang membuat geleng-geleng kepala.

    “Jijik bgt ama ni org, iblis pun tunduk sama dia,” tulis salah satu akun di TikTok, dikutip Rabu (14/1/2026).

    “Lu menutupi kebejatan lu itu dengan agama, gue benci bgt orang ini, demi apapun,” tulis lainnya.

    Dari viralnya buku tersebut, tidak sedikit warganet yang akhirnya berani bercerita bahwa mereka pernah ada di masa-masa kelam seperti Aurelie. Mereka juga bercerita bahwa pelaku grooming umumnya cenderung denial dan suka marah hingga meledak-ledak, mengapa bisa begitu?

    Spesialis kedokteran jiwa dr Lahargo Kembaren, SpKJ mengatakan bahwa penyangkalan dan luapan emosi tersebut merupakan hasil dari defense mechanism, kurangnya empati, dan rasa ingin mengontrol sesuatu.

    “Ini pola psikologis yang cukup konsisten,” kata dr Lahargo kepada detikcom, Selasa (13/1/2026).

    Berikut pola psikologi menurut dr Lahargo ysng biasanya ada pada pelaku child grooming.

    1. Defense Mechanism

    Pelaku cenderung menyangkal agar:

    Tidak merasa bersalahTidak runtuh harga dirinyaTidak menghadapi kenyataan bahwa ia melukai orang lain

    2. Cognitive Dissonance

    Ini adalah kondisi psikologis tidak nyaman akibat memiliki dua atau lebih keyakinan

    “Ada konflik antara ‘saya orang baik’ vs ‘saya menyakiti orang’,” kata dr Lahargo.

    Agar konflik ini tidak menyakitkan, otak memilih:

    Menyangkal faktaMenyalahkan korbanMarah saat dikonfrontasi

    3. Kontrol dan Kekuasaan

    Grooming adalah tentang power. Saat kontrol itu terancam (dibongkar publik), pelaku akan mengalami hal-hal berikut:

    PanikMarahMeledak-ledak karena kehilangan posisi dominan.

    4. Minim Empati Terhadap Dampak

    Pelaku child groominh akan lebih fokus pada dirinya sendiri, bukan luka korban.

    “Marahnya pelaku bukan tanda ia benar,
    tapi tanda mekanisme pertahanannya sedang runtuh,” katanya.

    Halaman 2 dari 3

    (dpy/kna)

  • Pertamina Geothermal (PGEO) Teratas Calon Pemenang PSPE Panas Bumi Cubadak

    Pertamina Geothermal (PGEO) Teratas Calon Pemenang PSPE Panas Bumi Cubadak

    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) mengumumkan tiga calon pelaksana penugasan survei pendahuluan dan eksplorasi (PSPE) panas bumi di daerah Cubadak Panti, Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatra Barat. 

    Dalam pengumuman yang tertuang dalam surat bernomor 4.Pm/EK.04/DEP/2026 tersebut, panitia pemilihan PSPE panas bumi menyampaikan hasil penilaian terhadap peserta penawaran PSPE panas bumi di daerah Cubadak Panti, Provinsi Sumatra Barat, yang ditetapkan berdasarkan peringkat.

    Berdasarkan hasil penilaian, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menempati peringkat pertama dengan total penilaian sebesar 87,01. Selanjutnya, peringkat kedua ditempati oleh PT Star Energy Geothermal Indonesia dengan nilai 86,81, sedangkan PT Dyfco Energy berada di peringkat ketiga dengan total penilaian 81,73.

    Penetapan peringkat tersebut mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 Tahun 2017 tentang Tata Cara Penugasan Survei Pendahuluan dan Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi Panas Bumi, serta Dokumen Pemilihan PSPE Panas Bumi di Daerah Cubadak Panti, Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatra Barat.

    Dalam ketentuan pengumuman tersebut dijelaskan bahwa peringkat teratas calon pelaksana PSPE wajib menempatkan 5% dari komitmen eksplorasi dalam bentuk standby letter of credit pada bank yang berstatus badan usaha milik negara dan berkedudukan di Jakarta.

    Apabila peringkat teratas calon pelaksana PSPE tidak dapat menempatkan komitmen eksplorasi sebagaimana dimaksud dalam jangka waktu paling lama 22 hari kerja sejak pengumuman hasil calon pelaksana PSPE, maka peringkat teratas dinyatakan gugur dan peringkat selanjutnya akan ditetapkan sebagai calon pelaksana PSPE dengan kewajiban yang sama.

    Selain itu, calon pelaksana PSPE yang telah menempatkan 5% dari komitmen eksplorasi diwajibkan menyerahkan bukti setor penempatan sebagian komitmen eksplorasi kepada panitia pemilihan sebagai persyaratan pengusulan penetapan pelaksana PSPE oleh menteri ESDM.

    Sebagaimana diketahui, wilayah panas bumi Cubadak Panti berada di Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatra Barat. Area ini termasuk dalam jalur vulkanik Bukit Barisan yang dikenal memiliki potensi panas bumi, dengan manifestasi permukaan seperti mata air panas yang menjadi indikasi awal keberadaan sumber daya panas bumi. 

    Daerah panas bumi Cubadak-Panti termasuk salah satu titik dengan potensi sumber energi panas bumi di Provinsi Sumatra Barat. Berdasarkan data Kementerian ESDM potensi panas bumi di wilayah ini diperkirakan memiliki cadangan energi sekitar 73 MWe (cadangan mungkin) di luas WPSPE 29.897 hektare. 

  • Menlu Sugiono: Program MBG adalah Kesadaran Politik Negara

    Menlu Sugiono: Program MBG adalah Kesadaran Politik Negara

    Menlu Sugiono: Program MBG adalah Kesadaran Politik Negara
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
    Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengatakan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan wujud kesadaran politik negara bahwa pembangunan manusia merupakan fondasi utama kekuatan nasional Indonesia.
    “Dan lebih dari sekadar kebijakan sosial, program
    Makan Bergizi Gratis
    adalah kesadaran politik bahwa pembangunan manusia menjadi tumpuan kekuatan nasional Indonesia,” kata Sugiono dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026, Rabu (14/1/2026).
    Sugiono menegaskan bahwa
    diplomasi Indonesia
    dijalankan sebagai instrumen strategis pembangunan nasional untuk mendukung ketahanan pangan dan energi, termasuk program MBG.
    “Guna menunjang pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, Indonesia telah menggalang kerja sama dengan School Meals Coalition, badan-badan dunia terkait, serta negara-negara mitra,” ujar Sugiono.
    Politikus Partai Gerindra itu mengeklaim, program MBG telah menjadi rujukan setelah berhasil menyediakan makanan bagi lebih dari 55 juta anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui.
    Selain ketahanan pangan, Sugiono menegaskan bahwa pemenuhan energi juga merupakan kebutuhan strategis dalam memperkuat ketahanan nasional.
    Di tengah ketidakpastian global, ketergantungan energi terhadap pihak eksternal harus dihindari.
    “Diplomasi Indonesia juga diarahkan untuk mewujudkan swasembada energi dan memastikan transisi serta bauran energi yang adil dan terjangkau,” ucap dia.
    Sugiono menambahkan, seluruh upaya tersebut merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.
    Selain memperkuat fondasi pembangunan nasional, langkah ini juga disebut menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau
    Sustainable Development Goals
    (SDGs) serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Terbongkar, Ini Kronologi Pencurian Rumah Kosong di Sukorejo Ponorogo oleh Tetangga Sendiri

    Terbongkar, Ini Kronologi Pencurian Rumah Kosong di Sukorejo Ponorogo oleh Tetangga Sendiri

    Ponorogo (beritajatim.com) – Aksi pencurian rumah kosong di Desa Kalimalang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, akhirnya terbongkar. Pelaku memanfaatkan kondisi rumah yang ditinggal pemiliknya dengan masuk melalui bagian atap rumah di area belakang.

    Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (12/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat kejadian, pemilik rumah, Sugito (56), sedang berada di luar rumah. Meski tidak berada di lokasi, korban tetap memantau kondisi rumahnya melalui aplikasi kamera pengawas (CCTV) di ponsel.

    Pantauan itu mendadak berubah mencekam. Melalui layar ponsel, korban melihat sosok tak dikenal berada di dalam rumahnya. Menyadari ada yang tidak beres, korban segera bergegas pulang untuk memastikan kondisi rumah.

    Sesampainya di lokasi, korban mendapati genteng di bagian belakang rumah dalam kondisi terbuka. Setelah dilakukan pengecekan, sejumlah harta benda diketahui telah raib. Uang tunai yang disimpan di almari kamar utama dan kamar anak hilang, disusul dua gelang emas milik istri korban dengan total berat sekitar 17 gram.

    Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiel yang ditaksir mencapai Rp17.665.000. Korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Sukorejo dengan melampirkan rekaman CCTV yang merekam jelas aksi pelaku.

    “Berbekal rekaman CCTV dari rumah korban, anggota kami langsung melakukan penyelidikan,” kata Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono, Rabu (14/1/2026).

    Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polsek Sukorejo. Berdasarkan hasil penyelidikan dan identifikasi dari rekaman kamera pengawas, polisi berhasil mengungkap identitas pelaku.

    “Kami berhasil mengamankan tersangka, yang masih tetangga korban,” ujar Agus.

    Pelaku diketahui berinisial MBF (20), warga Desa Kalimalang, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti.

    Barang bukti yang disita antara lain uang tunai sebesar Rp2.665.000, tas selempang hitam merek “LIVE, S”, dua potong celana jeans, dua kaos oblong, serta rekaman CCTV saat kejadian.

    “Kami juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai, perhiasan, serta pakaian dan tas yang digunakan pelaku saat beraksi,” ungkapnya.

    Saat ini, pelaku telah diamankan dan kasus pencurian rumah kosong tersebut telah masuk tahap penyidikan lebih lanjut. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat rumah dalam kondisi ditinggal kosong.

    “Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan jika memungkinkan memasang CCTV di titik-titik rawan. Ini sangat efektif untuk memantau situasi keamanan lingkungan secara real time,” pungkas Agus. [end/beq]

  • Startup Casion Lolos Grab Ventures Velocity Batch 8, Tancap Gas Ekspansi Jaringan Charging EV di Indonesia

    Startup Casion Lolos Grab Ventures Velocity Batch 8, Tancap Gas Ekspansi Jaringan Charging EV di Indonesia

    Liputan6.com, Jakarta – Grab telah mengumumkan startup terpilih dalam program akselerator Grab Ventures Velocity (GVV) Batch 8. Dari sekitar 180 pendaftar, hanya lima yang dinyatakan lolos setelah melalui proses kurasi ketat. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Casion, stratup fokus membangun jaringan pengisian daya kendaraan listrik.

    Melalui program ini, Casion membuka peluang kolaborasi langsung dengan Grab, termasuk pengembangan solusi pengisian daya untuk kendaraan listrik yang digunakan oleh mitra pengemudi.

    Kolaborasi ini sejalan dengan arah perusahaan yang sedang memperkuat layanan e-mobilitas sebagai strategi jangka panjang. CEO dan Co-founder Casion, Kevin Pudjiadi, menilai dengan Grab sangat relevan dengan fokus bisnis perusahaannya.

    “Sinergi yang kita dapatkan dengan Grab itu sangat cocok, karena dengan ambisi growth-nya Grab untuk e-livery, kita bisa bantu untuk support, bukan hanya untuk dari sisi charging-nya, tapi juga untuk pin point area mana saja yang kita bisa ekspansi,” ujar Kevin, di Jakarta, Selasa (13/1/2026).

    Pendekatan Berbasis Data Pengemudi

    Kevin menjelaskan, keunggulan Casion terletak pada pendekatan berbasis data. Sejak awal, startup ini melakukan riset langsung untuk memahami kebiasaan pengemudi kendaraan listrik, termasuk pola dan waktu pengisian daya.

    “Jadi kita melakukan focus group just to understand dimana, kapan dia akan charge. Dan juga yang kita ingin fokuskan adalah bagaimana kita bisa pasang charging station yang dekat alamat dia (pengemudi) tinggal,” kata Kevin.

    Dari hasil riset tersebut, Casion menemukan pengemudi umumnya mengisi daya dua kali dalam sehari. Pengisian pertama dilakukan sebelum beroperasi, selanjutnya setelah selesai bekerja. Temuan ini menjadi dasar penentuan lokasi stasiun pengisian daya.

    “Bagaimana kita bisa non-fulfill itu. Misalnya di area yang supir yang tinggal, mungkin di area bekasi, charge pointnya masih lumayan underserved,” jelasnya.

  • PPATK Diminta Diminta Selidiki Dugaan Pencucian Uang Timothy Ronald: Kenapa Nih Orang Tiba-tiba Sekaya Ini Gitu Lho?

    PPATK Diminta Diminta Selidiki Dugaan Pencucian Uang Timothy Ronald: Kenapa Nih Orang Tiba-tiba Sekaya Ini Gitu Lho?

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) diminta menelusuri harta kekayaan Timothy Ronald. Itu diungkapkan kuasa hukum korban dugaan penipuan trading kripto, Younger, Jajang.

    Jajang merupakan kuasa hukum Younger yang melaporkan Timothy ke Polda Metro Jaya. Dia meminta polisi menyeliki dugan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

    “Tidak menutup kemungkinan bahwa PPATK juga harus turun, ditelusuri,” kata Jajang kepada jurnalis di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (13/1/2026) malam.

    Dia mengatakan, pihaknya melaporkan Timothy dengan salah satu pasal dugaan TPPU.

    “Pasal yang kami laporkan kan ada pasal dugaan tindak pidana pencucian uang. Itu kan dugaan, tidak menutup kemungkinan, itu bisa dicek kan,” ujarnya.

    Jajang mengaku heran dengan gaya hidup Timothy. Dia menanyakan asal kekayaannya.

    “Ini orang hartanya dari mana? Apakah semua betul-betul dari jagonya dia seorang profesional trading? Atau ada indikasi-indikasi tindak pidana pencucian uang atau aliran uang yang tidak sah masuk ke orang tersebut,” terangnya.

    Diberitakan sebelumnya, Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Budi Santoso membenarkan adanya laporan dugaan penipuan trading kripto tersebut.

    “Benar, Polda Metro Jaya menerima laporan dugaan penipuan trading kripto,” ujar Budi saat dikonfirmasi.

    Budi mengatakan, pihak kepolisian segera memanggil pelapor untuk dimintai klarifikasi lebih lanjut.

    “Saat ini masih dilakukan pendalaman dan pelapor akan dipanggil untuk dimintai keterangan,” terangnya.