Blog

  • Heru Subagia: Waktu yang Akan Membuktikan, Eggy Sudjana Terafiliasi Bohir atau Tidak

    Heru Subagia: Waktu yang Akan Membuktikan, Eggy Sudjana Terafiliasi Bohir atau Tidak

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Kagama Cirebon Raya, Heru Subagia, kembali meluapkan penyesalannya terhadap Eggy Sudjana terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI, Jokowi.

    Ia bahkan mengatakan bahwa Eggy layak dijadikan musuh bersama karena dianggap tidak konsisten dan berbalik arah dalam perjuangan yang selama ini digaungkan.

    Heru mengungkapkan, langkah Eggy Sudjana yang memohon audiensi ke Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebelumnya tidak lepas dari bantuan sejumlah pihak.

    Salah satunya kelompok Relagama, yang diketahui berisi tim pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.

    “Ketika Eggy Sudjana memohon audiensi ke Fakultas Kehutanan UGM, itu dibantu teman-teman yang tergabung dalam kelompok Relagama,” ujar Heru kepada fajar.co.id, Rabu (14/1/2026).

    Namun, ia mengaku heran dengan perkembangan terbaru. Bagi Heru, justru Eggy yang sebelumnya menjadi inisiator menggeruduk UGM, kini terlihat berbalik arah dengan mendatangi Solo dan bertemu Jokowi.

    “Saya tidak tahu siapa yang sebenarnya menjadi aktor intelektual di balik kegaduhan yang melibatkan UGM. Faktanya, justru Eggy Sudjana yang menjadi inisiator menggeruduk UGM, justru sekarang berbalik arah ke Solo,” tegasnya.

    Lanjut Heru, apa pun alasan dan pembelaan yang disampaikan Eggy saat ini, manuver tersebut menunjukkan pola gerak yang tidak sederhana.

    Ia bahkan menyebut langkah Eggy berada dalam koridor yang sangat canggih dan patut ditelusuri lebih jauh.

    “Apapun cerita dan pembelaan saat ini, menunjukkan Eggy Sudjana bermain dalam koridor yang sangat canggih dan perlu ditelusuri,” terangnya.

  • Pengamat Unair Ungkap Risiko dari Pilkada Tak Langsung

    Pengamat Unair Ungkap Risiko dari Pilkada Tak Langsung

    Surabaya (beritajatim.com) – Pengamat Politik Universitas Airlangga Hari Fitrianto menilai wacana penerapan pilkada tak langsung berpotensi mengganggu konsistensi sistem presidensial yang dianut Indonesia. Dia menyebut perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah tersebut tidak bisa dilepaskan dari desain besar sistem politik nasional.

    “Pilkada langsung dan tak langsung itu sangat dipengaruhi oleh sistem politik yang kita anut,” kata Hari Fitrianto kepada beritajatim, Rabu (14/1/2025).

    Dosen Ilmu Politik ini menjelaskan, sistem politik bekerja layaknya rangkaian mesin yang saling terhubung antara sistem dan subsistem. Menurut dia, perubahan pada satu komponen akan memengaruhi desain dan kinerja keseluruhan.

    “Asumsi dari sistem adalah keterhubungan antara sistem dengan subsistem, bisa diibaratkan dengan sistem mekanik pada sepeda motor. Jenis motor memengaruhi sistem yang dipakai dan desain keseluruhan,” ujar Hari.

    Menurut dia, mengganti pilkada langsung menjadi tak langsung tanpa mengubah sistem presidensial ibarat memasang komponen yang tidak sesuai spesifikasi. Dia menyebut langkah itu berpotensi menimbulkan masalah baru dalam tata kelola demokrasi.

    “Mengganti pilkada langsung menjadi tidak langsung ibarat mengganti satu spare part motor matic dengan motor manual,” tutur Hari.

    Dia menegaskan pilkada langsung sejalan dengan sistem presidensial yang menempatkan legitimasi eksekutif pada pilihan rakyat. Dalam konteks Indonesia, presiden, gubernur, dan bupati atau wali kota memperoleh mandat langsung dari pemilih.

    “Sistem pilkada langsung segaris dengan sistem presidensial, di mana legitimasi eksekutif diperoleh secara langsung dari pemilih,” katanya.

    Sebaliknya, lanjut Hari, pilkada tak langsung lebih relevan dengan sistem parlementer yang menempatkan parlemen sebagai penentu pejabat eksekutif. Model itu, menurut dia, berbeda dengan praktik demokrasi Indonesia sejak reformasi.

    “Dalam sistem parlementer, pejabat eksekutif dipilih oleh parlemen, sementara anggota parlemen dipilih melalui pemilu,” pungkas Hari. [asg/but]

  • Toko Emas di Bendo Magetan Dibobol, Polisi Temukan Dinding Dijebol

    Toko Emas di Bendo Magetan Dibobol, Polisi Temukan Dinding Dijebol

    Magetan (beritajatim.com) – Aksi pencurian menyasar sebuah toko emas di wilayah Poltek, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Rabu (14/1/2025) dini hari. Kepolisian memastikan telah melakukan langkah awal penanganan dengan menggelar tempat kejadian perkara (TKP) dan olah TKP secara menyeluruh.

    Kapolsek Bendo, AKP Agus Suparno, membenarkan peristiwa tersebut saat memberikan keterangan kepada awak media di lokasi kejadian. Ia memastikan aparat bergerak cepat begitu menerima laporan.

    “Benar, telah terjadi pencurian di toko emas wilayah Poltek, Kecamatan Bendo. Kami langsung melaksanakan tindakan pertama di TKP dan olah TKP,” ujar AKP Agus.

    Menurut AKP Agus, laporan pencurian diterima sekitar pukul 08.00 WIB. Dalam waktu singkat, petugas Polsek Bendo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal bersama Tim Inafis SPKT Polres Magetan.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku diduga masuk ke dalam toko dengan cara merusak dinding bangunan. Polisi menemukan bagian dinding dalam kondisi berlubang yang diduga dijebol menggunakan benda tumpul.

    “Dari TKP awal, pelaku diduga menjebol dinding dengan cara dilubangi. Ini menjadi salah satu fokus penyelidikan kami,” jelasnya.

    Terkait kerugian, AKP Agus menyebutkan barang yang hilang berupa perhiasan emas dan uang tunai. Namun, jumlah pasti kerugian belum dapat dipastikan dan masih dalam proses pendataan.

    “Jumlah kerugian belum bisa kami sampaikan. Nanti akan kami sesuaikan dengan hasil berita acara pemeriksaan dan akan kami rilis kembali,” imbuhnya.

    Polisi juga memastikan keberadaan kamera pengawas atau CCTV di lokasi kejadian. Namun, rekaman tersebut belum dianalisis karena perangkat perekam masih diamankan sebagai barang bukti.

    “CCTV ada, tetapi belum kami buka. Recorder dan decoder masih kami amankan seluruhnya. Setelah dianalisis, hasilnya akan kami sampaikan,” kata AKP Agus.

    Dalam proses olah TKP, petugas turut menemukan sejumlah perhiasan emas yang tercecer di sekitar lokasi. Seluruh barang tersebut telah diamankan guna kepentingan penyidikan.

    “Beberapa emas ditemukan tercecer di TKP dan sudah kami amankan. Termasuk bagian dinding yang rusak, itu menjadi barang bukti pendukung penyidikan,” tegasnya.

    Hingga kini, kepolisian masih fokus mengumpulkan barang bukti serta mendalami modus operandi pelaku. Polisi memastikan penyelidikan dilakukan secara maksimal untuk mengungkap pelaku dan jaringan yang terlibat dalam kasus pencurian tersebut. [fiq/beq]

  • Sugiono Kawal Penculikan 3 WNI oleh Bajak Laut di Perairan Gabon dengan Kedutaan China

    Sugiono Kawal Penculikan 3 WNI oleh Bajak Laut di Perairan Gabon dengan Kedutaan China

    Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyatakan pemerintah terus memantau perkembangan kasus dugaan penyanderaan warga negara Indonesia (WNI) oleh kelompok bajak laut.

    Dia menekankan bahwa Pemerintah juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kondisi para WNI tersebut.

    Hal itu disampaikan Sugiono saat memberikan keterangan pers usai menghadiri agenda Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026, Rabu (14/1/2026).

    “Ya, ini kita lagi satu memantau terus perkembangannya dan saya juga mencoba untuk berkoordinasi dengan Kedutaan Tiongkok,” ujar Sugiono.

    Menurutnya, hingga saat ini pemerintah masih berupaya memperoleh informasi yang lebih jelas terkait nasib dua WNI yang diduga menjadi korban penyanderaan. Sugiono mengakui bahwa informasi yang diterima pemerintah masih terbatas.

    “Terus terang sejauh ini juga kita belum tahu nasib yang dua, tapi kita akan coba cari jalur untuk bisa cari tahu kondisinya seperti apa,” katanya.

    Sugiono menambahkan bahwa perwakilan Indonesia di kawasan terkait juga terus melakukan pemantauan intensif.

    Dia menegaskan bahwa laporan perkembangan situasi disampaikan secara berkala kepada dirinya.

    “Perwakilan kita juga sudah terus memonitor situasi ini. Saya nunggu laporannya setiap jam lah, setiap ada update,” jelasnya.

    Pemerintah menegaskan akan terus mengupayakan langkah-langkah diplomatik dan koordinasi lintas negara untuk memastikan keselamatan WNI serta memperoleh kejelasan terkait perkembangan kasus tersebut.

    Saat ditanya mengenai asal daerah para WNI yang diduga disandera tersebut, Sugiono menyebut informasi tersebut masih belum dapat dipastikan.

    “Belum tahu,” pungkasnya.

  • Harden Geser O’Neal dalam Daftar Pencetak Poin Terbanyak NBA

    Harden Geser O’Neal dalam Daftar Pencetak Poin Terbanyak NBA

    JAKARTA – James Harden menggeser Shaquille O’Neal untuk menempati posisi kesembilan dalam daftar pencetak poin terbanyak sepanjang masa National Basketball Association (NBA).

    Harden membuat catatan tersebut ketika membantu timnya Los Angeles Clippers menang 117-109 melawan Charlotte Hornets di Intuit Dome di Inglewood, California, pada Selasa, 13 Januari 2026.

    Posisi kesembilan yang sebelumnya ditempati oleh O’Neal diambil alih oleh Harden setelah ia berhasil mencetak tiga poin pada awal kuarter ketiga.

    Catatan tiga poin itu mengantar Harden mencapai 28.598 poin dalam 1.187 pertandingan musim reguler sepanjang kariernya. Angka itu melewati O’Neal yang mengoleksi 28.596 poin dalam 1.207 pertandingan selama 19 tahun.

    “Shaquille O’Neal, seseorang yang benar-benar saya tonton sejak kecil di Los Angeles,” kata Harden dilansir dari ESPN.

    Harden, yang memulai pertandingan dengan selisih 14 poin di belakang O’Neal, berhasil mencetak 32 poin dan 10 assist dalam kemenangan Clippers versus Hornets.

    Dia mencetak 13 poin di babak pertama (11 poin di kuarter pertama) dan mencetak 11 poin di kuarter ketiga serta delapan poin di kuarter keempat. Jadi, total poinnya setelah pertandingan tersebut meningkat menjadi 28.614.

    Harden memasuki laga melawan Hornets dengan rata-rata 25,6 poin per pertandingan, rata-rata tertingginya sejak musim 2019-2020 (34,3 poin per pertandingan) ketika ia memenangi gelar pencetak poin terbanyak liga untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.

    Baru-baru ini Harden naik ke peringkat ke-12 dalam daftar assist sepanjang masa (8.604). Pemain All-Star 11 kali itu juga berada di peringkat kedua dalam jumlah lemparan tiga angka yang berhasil (3.291), di belakang Stephen Curry.

  • Pendaki Gunung Slamet Syafiq Ali Ditemukan Meninggal Usai 19 Hari Hilang

    Pendaki Gunung Slamet Syafiq Ali Ditemukan Meninggal Usai 19 Hari Hilang

    Liputan6.com, Jakarta – Usai hilang 19 hari, pendaki Gunung Slamet atas nama Syafiq Ali (18) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kabar tersebut dibenarkan Heru, salah seorang ranger Gunung Slamet.

    “Benar, ditemukan meninggal. Masih dalam proses evakuasi,” katanya, saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (14/1/2026).

    Kabar penemuan jasad Syafiq juga dibenarkan beberapa komunitas pendaki gunung, salah satunya Mountnesia. 

    “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah ditemukan Syafiq Ridhan Ali Razan di lereng puncak sisi selatan, tepatnya di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden, dalam kondisi meninggal dunia (MD). Saat ini proses evakuasi masih terus berlangsung,” tulis akun @Mountnesia. 

    Sebelumnya seorang pendaki bernama Syafiq Ridhan Ali Razan (18) hilang di Gunung Slamet sejak 27 Desember 2025. Sudah 11 hari Syafiq belum ditemukan. Himawan Choidar Bahran, rekan pendakian menuturkan, terakhir kondisi Syafiq mengalami kram sebelum keduanya terpisah.

    “Jadi, berdasarkan saksi Himawan, Syafiq Ridhan Ali tersesat karena sebelumnya korban sempat mengalami kram sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan,” kata Staf Basarnas Semarang Handika Hengki.

    Semula ada sekitar 120 orang yang ingin mengikuti pencarian korban ke Gunung Slamet, tetapi dengan mempertimbangkan segala konsekuensi akhirnya diputuskan 70 orang yang terbagi menjadi empat tim.

    Syafiq Ridhan Ali Razan, warga Kramat Utara, Magelang Utara, itu hilang saat mendaki Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

    Saat itu Syafiq Ali mendaki bersama Himawan Choidar Bahran, warga Secang, Magelang. Keduanya naik melalui jalur pendakian Dipajaya Clekatakan pada Jumat (27/12/2026) lalu. Himawan ditemukan tim SAR pada Selasa (30/12/2025).

  • Pelajaran dari Mobil Warga Disenggol Mobil Polisi Kawal Range Rover

    Pelajaran dari Mobil Warga Disenggol Mobil Polisi Kawal Range Rover

    Jakarta

    Viral di media sosial seorang pengendara mengeluhkan mobilnya disenggol mobil patwal polisi. Mobil polisi itu sedang mengawal mobil mewah Range Rover berpelat nomor TNI.

    Peristiwa itu terjadi di Tol Tomang, Jakarta, arah Tangerang, kemarin siang. Video viral itu diunggah akun TikTok jodiepurnawan_.

    Disebutkan, mobil patwal yang sedang mengawal Range Rover itu membunyikan sirene dan strobo. Mobil patwal itu membelah jalan yang sedang padat. Tiba-tiba mobil warga tersebut disenggol.

    “Kenapa disenggol mobil saya? Kenapa disenggol, Pak?” kata perekam video.

    Video itu memperlihatkan mobil patwal polisi sedang mengawal mobil mewah Range Rover berpelat nomor TNI. Petugas yang berada di mobil patwal melontarkan permintaan maaf melalui pengeras suara di mobilnya. Petugas juga meminta pengendara mobil yang disenggol untuk minggir ke bahu jalan.

    “Nanti di depan ya, macet Pak macet. Nanti Pak di depan Pak di bahu (jalan),” kata petugas tersebut.

    Namun, menurut narasi video di TikTok, petugas polisi yang sedang mengawal Range Rover itu tidak menepi di bahu jalan seperti yang dijanjikan sebelumnya.

    Pelajaran Penting

    Korlantas Polri saat ini tengah membekukan penggunaan strobo dan sirene untuk pengawalan. Kendati demikian, pengawalan terhadap kendaraan pejabat tertentu tetap dilaksanakan. Kakorlantas menekankan, penggunaan sirene hanya boleh dilakukan pada kondisi tertentu yang benar-benar membutuhkan prioritas.

    Praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, untuk menghindari konflik dan kerugian yang lebih besar, pengguna jalan bisa membuka ruang untuk kendaraan prioritas.

    “Buat para pengendara jangan tanggung. Segera minggir untuk buka jalur (jika ada kendaraan prioritas),” ujar Sony kepada detikOto, Rabu (14/1/2026).

    Pelajaran juga buat petugas patwal yang menyenggol mobil warga, menurut Sony sebaiknya saat menyetir itu fokus. Sony menilai, besar kemungkinan petugas yang mengemudi mobil patwal sedang tidak fokus.

    “Namanya macet, buka jalan tetap ada etikanya. Pengawalan tidak seruntulan, tetap harus menjaga jarak aman. Dua tangan pengemudi tetap pegang setir, nggak sambil pegang HT. Distraksi sering muncul dari yang dikawal karena diburu-buru,” kata Sony.

    Terkait petugas patwal tidak menepi di bahu jalan seperti yang dijanjikan, Sony menilai mungkin mereka ada kepentingan sehingga harus buru-buru. Tapi, seharusnya petugas tersebut melakukan komunikasi dulu agar tidak terjadi kesalahpahaman.

    “Sebaiknya ada komunikasi dulu antara polisinya dengan korban sehingga terlihat bertanggung jawab. Jika tidak dilakukan justru akan menimbulkan preseden buruk terhadap wajah Polri,” sebut Sony.

    (rgr/dry)

  • YLKI Terima 1.977 Aduan selama 2025, Perlindungan Konsumen Indonesia Dinilai Masih Rapuh

    YLKI Terima 1.977 Aduan selama 2025, Perlindungan Konsumen Indonesia Dinilai Masih Rapuh

    Liputan6.com, Jakarta – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menerima 1.977 pengaduan konsumen dari berbagai sektor yang terdiri dari 1.011 laporan individu dan 966 laporan kelompok. Jasa keuangan dan belanja daring mendominasi laporan, mencerminkan rapuhnya sistem perlindungan konsumen di tengah tekanan ekonomi masyarakat.

    Ketua YLKI Niti Emiliana mengatakan, konsumen laki-laki paling banyak mengadu selama tahun 2025. Catatan ini dianggap cermin dari masih rapuhnya sistem perlindungan konsumen di Indonesia.

    “Data pengaduan individu tahun 2025 menunjukkan bahwa konsumen laki-laki lebih banyak tercatat mengajukan pengaduan dibandingkan konsumen perempuan,” katanya dalam keterangan, Rabu (14/1/2026).

    Ia menyampaikan, dibandingkan dengan data sejak 2021, jumlah pengaduan konsumen terus meningkat setiap tahunnya, yang mencapai puncaknya pada 2025. Pihaknya memandang bahwa kenaikan pengaduan pada 2025 berkaitan erat dengan meningkatnya kebutuhan hidup masyarakat, yang tidak sebanding dengan kondisi ekonomi dan kemampuan finansial rumah tangga.

    Bahkan, pengaduan yang masuk seringkali bermotif hak konsumen diabaikan, pengaduan tidak ditanggapi, dan penyelesaian sengketa berjalan lambat serta tidak berkeadilan.

     

  • Pohon Tumbang di Telaga Sarangan Magetan Timpa Kabel Telkom

    Pohon Tumbang di Telaga Sarangan Magetan Timpa Kabel Telkom

    Magetan (beritajatim.com) – Hujan disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang di kawasan Wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 08.10 WIB. Pohon tersebut menimpa kabel milik Telkom, namun tidak menimbulkan korban jiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan memastikan penanganan kejadian telah selesai dilakukan dan kondisi di lokasi dinyatakan aman.

    BPBD Magetan menjelaskan, pohon yang tumbang merupakan pohon kersen dengan lingkar batang sekitar 70 sentimeter. Peristiwa terjadi saat wilayah Kecamatan Plaosan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang disertai angin kencang. Informasi kejadian diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Magetan pada pukul 08.10 WIB, dan petugas langsung diterjunkan ke lokasi tidak lama setelah laporan diterima.

    Tim Pusdalops-PB bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Magetan bergerak ke lokasi pada pukul 08.15 WIB. Proses evakuasi dilakukan menggunakan chainsaw dan peralatan manual untuk memotong serta menyingkirkan batang dan dahan pohon yang tumbang. Penanganan pohon tumbang dinyatakan selesai sekitar pukul 09.00 WIB, dan akses di sekitar lokasi wisata kembali normal.

    Dalam penanganan kejadian ini, BPBD Magetan bersinergi dengan sejumlah unsur, di antaranya TNI, Polri, BBWS, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Perhutani, relawan, serta masyarakat setempat. Koordinasi lintas sektor dilakukan untuk memastikan keselamatan pengunjung serta kelancaran aktivitas di kawasan wisata Telaga Sarangan.

    BPBD Kabupaten Magetan mengimbau masyarakat dan wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya hujan lebat yang disertai angin kencang. Masyarakat diminta menghindari aktivitas di bawah pohon besar, pohon yang miring, atau ranting rapuh, serta menjauhi pohon yang bersentuhan dengan kabel listrik maupun telekomunikasi karena berisiko membahayakan keselamatan.

    Selain itu, BPBD juga mengingatkan agar setiap kejadian kebencanaan segera dilaporkan melalui layanan Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Magetan untuk penanganan yang cepat dan tepat. [fiq/but]

     

     

  • Warga diimbau tak hentikan kendaraan saat pembongkaran tiang monorel

    Warga diimbau tak hentikan kendaraan saat pembongkaran tiang monorel

    Jakarta (ANTARA) – Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengimbau agar pengendara yang melintas di Jalan HR Rasuna Said tidak berhenti saat proses pengerjaan pembongkaran tiang-tiang monorel yang mangkrak di kawasan tersebut.

    Apabila pengendara melambatkan kendaraan atau berhenti untuk menyaksikan proses pembongkaran itu, kata dia, maka akan mengganggu arus lalu lintas.

    “Kami imbau ke pengendara, jangan sampai ada kendaraan yang kemudian berhenti pada saat dilakukan pekerjaan. Tetap bergerak agar lalu lintas di belakangnya tetap bergerak smooth (lancar),” kata Syafrin saat dijumpai di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu.

    Untuk membantu pengaturan lalu lintas, pihaknya menyiagakan 15 personel setiap hari selama proses pembongkaran itu berlangsung, yang diperkirakan dapat menghabiskan waktu satu hari untuk membongkar satu tiang.

    Lebih lanjut, pihaknya juga memastikan tidak melakukan penutupan jalan karena proses pembongkaran itu dilakukan pada malam mulai pukul 23.00 hingga 05.00 WIB.

    Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memulai pembongkaran 109 tiang monorel yang mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Rabu pagi.

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebutkan anggaran pembongkaran tiang tersebut diperkirakan sebesar Rp254 juta.

    Selain pembongkaran tiang monorel yang mangkrak, Pemprov DKI berencana melakukan penataan di kawasan tersebut, yang meliputi pembuatan taman, pedestrian, serta selokan. Penataan ini diprediksi menelan anggaran sebesar Rp102 miliar.

    “Ada 109 tiang monorel sampai dengan ujung Jalan Rasuna Said. Semuanya akan ditata rapi, dan saya meyakini ini akan membuat Jalan Rasuna Said menjadi jalan yang semakin baik dan mudah-mudahan kemacetan juga akan berkurang,” tutur Pramono.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.