Blog

  • Gus Irfan: Petugas PPIH 2026 Fokus Layani Jemaah, Bukan Jadi Ajudan Pimpinan

    Gus Irfan: Petugas PPIH 2026 Fokus Layani Jemaah, Bukan Jadi Ajudan Pimpinan

    Jakarta (beritajatim.com) – Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, menginstruksikan seluruh petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447 H/2026 M untuk sepenuhnya melayani jemaah dan melepaskan ego sektoral dari instansi asal.

    Dalam arahan tegasnya, Gus Irfan menekankan bahwa petugas dilarang bersikap sebagai pelayan pimpinan instansi atau organisasi masing-masing, melainkan wajib menjadi ujung tombak yang memastikan kenyamanan tamu Allah di tanah suci.

    Pesan mendalam ini disampaikan Gus Irfan saat memberi arahan apel pagi dalam rangkaian Diklat PPIH di Pondok Gede, Jakarta, Rabu (14/1/2026). Ia menegaskan bahwa petugas harus mengesampingkan kepentingan finansial, fisik pribadi, bahkan keinginan menjalankan ritual haji sendiri jika bertabrakan dengan jadwal pelayanan jemaah yang telah ditetapkan.

    “Saya ingatkan, Anda di sana untuk melayani jemaah, bukan menjadi pelayan pimpinan instansi asal baik itu TNI, Polri, kementerian, maupun ormas. Fokus pada jemaah adalah harga mati,” tegas Gus Irfan di hadapan peserta diklat.

    Tahun ini, pemerintah melakukan terobosan signifikan dengan meningkatkan kuota petugas haji perempuan hingga lebih dari 30 persen atau sebanyak 531 orang. Penambahan ini menyasar sektor layanan umum dan pembimbing ibadah guna mengoptimalkan materi bimbingan teknis (bimtek) yang tahun ini memperkuat aspek pelayanan ramah lansia secara masif.

    Guna memastikan kesiapan personel, Gus Irfan juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap menu makanan peserta diklat tanpa pemberitahuan sebelumnya. Langkah ini diambil untuk menjamin standar gizi petugas terpenuhi melalui menu yang terdiri dari daging, tempe, sayur, dan buah-buahan sebagai modal stamina menjalankan tugas berat di Arab Saudi.

    “Saya datang tanpa pemberitahuan, sengaja agar bisa melihat kondisi riilnya. Standar gizi petugas harus terpenuhi agar mereka prima saat melayani jemaah nanti,” ujar Gus Irfan saat meninjau area konsumsi.

    Terkait kebijakan ketat Pemerintah Arab Saudi, Menteri Haji menginstruksikan Pusat Kesehatan Haji untuk memperketat penerapan SOP kesehatan sejak di tanah air. Hal ini merupakan langkah antisipasi terhadap pemeriksaan kesehatan acak (random screening) oleh otoritas Saudi di Bandara Jeddah yang berisiko membuat jemaah dipulangkan paksa jika terdeteksi tidak memenuhi syarat.

    “Saya khawatir jika diambil acak di sana dan tidak lolos, jemaah akan dipulangkan paksa. Lebih baik dipastikan sejak awal di sini melalui skrining yang ketat dan serius,” ungkapnya menanggapi prosedur kesehatan internasional.

    Petugas PPIH 2026 diharapkan dapat membawa nama baik bangsa dengan profesionalisme tinggi, terutama dalam menangani jemaah dari berbagai daerah seperti Jawa Timur yang memiliki basis jemaah besar. Keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini disebut Gus Irfan berada sepenuhnya di tangan petugas yang memiliki dedikasi tanpa sekat birokrasi instansi asal. [ian/but]

     

  • BPOM Minta PT Nestle Indonesia Tarik 2 Batch Sufor Terkait Penarikan di 49 Negara

    BPOM Minta PT Nestle Indonesia Tarik 2 Batch Sufor Terkait Penarikan di 49 Negara

    Jakarta

    Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) menemukan adanya produk susu formula bayi Nestle yang terkait penarikan di 49 negara karena potensi cemaran toksin cereulide pada bahan baku arachidonic acid (ARA) oil tertentu.

    Produk tersebut adalah produk S-26 Promil Gold pHPro 1 (formula bayi untuk usia 0-6 bulan), nomor izin edar ML 562209063696 dengan nomor bets 51530017C2 dan 51540017A1.

    Berdasarkan penelusuran terhadap data importasi BPOM, 2 bets produk susu formula terdampak tersebut diimpor ke Indonesia. Namun, hasil pengujian terhadap sampel produk dari 2 bets terdampak menunjukkan toksin cereulide tidak terdeteksi (limit of quantitation/LoQ

    Imbas temuan tersebut, BPOM telah memerintahkan PT Nestle Indonesia untuk menghentikan distribusi dan melakukan penghentian sementara importasi produk tersebut. Paralel dengan itu, PT Nestle Indonesia telah melakukan penarikan sukarela (voluntary recall) dari peredaran terhadap seluruh produk formula bayi dengan bets yang terdampak di bawah pengawasan BPOM.

    “BPOM tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan mengutamakan perlindungan terhadap kesehatan masyarakat, mengingat kerentanan pengguna produk formula tersebut (bayi),” tutur BPOM, dikutip Rabu (14/1/2026).

    “Hingga penjelasan ini diterbitkan, belum terdapat laporan kejadian sakit yang terkonfirmasi di Indonesia berkaitan dengan konsumsi formula bayi tersebut,” lanjut BPOM.

    BPOM juga mengimbau agar masyarakat yang memiliki produk S-26 Promil Gold pHPro 1 (nomor bets 51530017C2 dan 51540017A1) untuk segera menghentikan penggunaan produk. Kembalikan produk tersebut ke tempat pembelian atau hubungi layanan konsumen PT Nestle Indonesia untuk proses pengembalian/penukaran.

    BPOM menegaskan tidak perlu khawatir untuk menggunakan/mengonsumsi produk Nestle lainnya, termasuk produk S-26 Promil Gold pHPro 1 dengan nomor bets selain yang disebutkan di atas.

    “BPOM tetap terus melakukan pengawasan pre-market dan post-market serta berkoordinasi dengan otoritas pengawas obat dan makanan lainnya secara intensif untuk memastikan produk pangan yang beredar memenuhi standar keamanan, mutu, dan gizi,” ucap BPOM.

    Sebelumnya, Nestle menarik produk susu formula bayi secara global di 49 negara. Hal ini diduga karena terkontaminasi racun yang dapat menyebabkan mual dan muntah parah.

    Penarikan kembali produk dimulai pada bulan Desember 2025, menurut Reuters. Adapun produk yang ditarik dari peredaran berbeda-beda di setiap negara yang terdampak.

    Halaman 2 dari 2

    (suc/up)

  • PPTM 2026, RI Dorong Two State Solutions untuk Selesaikan Konflik Palestina

    PPTM 2026, RI Dorong Two State Solutions untuk Selesaikan Konflik Palestina

    Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan peran aktif Indonesia dalam pembahasan pembentukan International Stabilization Force (ISF) sebagai langkah transitional untuk memastikan terwujudnya gencatan senjata permanen sekaligus membuka akses bantuan kemanusiaan di Gaza.

    Dia menyampaikan bahwa keterlibatan Indonesia dalam pembahasan ISF dilandasi oleh kebutuhan mendesak untuk menciptakan stabilitas sementara di Gaza, sembari mendorong tercapainya perdamaian yang berkelanjutan. 

    Pernyataan tersebut disampaikan Sugiono dalam agenda Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 yang digelar pada Rabu (14/1/2026).

    “Indonesia juga berperan aktif dalam pembahasan International Stabilization Force atau ISF sebagai langkah transitional untuk memastikan gencatan senjata secara permanen terjadi dan juga membuka akses bagi bantuan kemanusiaan di Gaza,” ucapnya.

    Kendati demikian, Sugiono menegaskan bahwa ISF bukanlah tujuan akhir. Menurutnya, perdamaian sejati hanya dapat terwujud melalui implementasi solusi dua negara yang menjamin berdirinya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.

    Dia menekankan bahwa bagi Indonesia, perjuangan atas kemerdekaan dan kedaulatan Palestina merupakan bagian dari amanat konstitusi yang tidak dapat ditawar. Komitmen tersebut, kata dia, menjadi landasan konsisten bagi sikap dan langkah diplomasi Indonesia di berbagai forum internasional. 

    “Namun ISF ini merupakan instrumen sementara. Perdamaian melalui solusi dua negara (two state solution) tetap merupakan tujuan akhir,” ujarnya. 

    Sugiono juga menyampaikan bahwa isu Palestina memiliki makna mendalam bagi diplomasi Indonesia. Palestina, menurutnya, menjadi pengingat bahwa diplomasi tidak semata-mata soal kepentingan politik, tetapi juga harus dijalankan dengan nurani. 

    Dia memastikan bahwa diplomasi Indonesia akan terus hadir dengan prinsip dan keberanian dalam setiap upaya mendorong terwujudnya Palestina yang damai dan merdeka.

    “Bagi saya pribadi, Palestina menjadi pengingat bahwa diplomasi tidak boleh kehilangan nuraninya. Diplomasi Indonesia akan selalu hadir dengan prinsip dan keberanian dalam setiap langkah menuju Palestina yang damai dan merdeka,” pungkas Sugiono.

  • PGE Mulai Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW

    PGE Mulai Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW

    Liputan6.com, Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (PGEO) memulai pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 megawatt (MW). Proyek yang berlokasi di WKP Lumut Balai, Sumatera Selatan ini ditargetkan beroperasi secara penuh (commissioning operation date/COD) pada 2030.

    Secara resmi dilakukan kick-off meeting yang dilaksanakan pada Senin (12/1/2026). Pertemuan ini menjadi titik awal pengembangan proyek melalui penguatan koordinasi yang melibatkan berbagai fungsi terkait di PGE.

    “Kick Off Meeting ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan seluruh aspek proyek, baik dari sisi teknis, perizinan, pendanaan, maupun pengelolaan risiko. Pengembangan energi baru dan terbarukan di Indonesia kini memasuki fase yang semakin krusial, sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam RUPTL periode 2025-2034,” ujar Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yani di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

    Proyek PLTP Lumut Balai Unit 3 ditetapkan sebagai bagian dari arah strategis pemerintah. Selain itu, proyek ini juga tercatat sebagai proyek strategis dalam Blue Book 2025-2029 Kementerian PPN/Bappenas.

    “Melalui pengembangan ini, PGE menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas panas bumi nasional secara berkelanjutan, sekaligus menjawab kebutuhan listrik di Sumatera Selatan yang terus meningkat,” jelas dia.

    Seiring dengan itu, PGE juga membangun sinergi yang erat dengan para pemangku kepentingan eksternal, mulai dari pemerintah daerah, kontraktor, masyarakat sekitar, PLN, hingga instansi pemerintah terkait.

    Kolaborasi lintas disiplin dan fungsi ini diarahkan untuk memastikan seluruh tahapan pelaksanaan proyek berjalan lancar dan selaras untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

     

    Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari proyek PLTP Lumut Balai Unit 2 berkapasitas 55 MW yang telah beroperasi sejak bulan Juni 2025 lalu. Capaian tersebut memperkuat langkah PGE dalam mendekati target kapasitas terpasang yang dikelola secara mandiri sebesar 1 gigawatt (GW) dalam 2–3 tahun ke depan dan 1,8 GW pada 2033.

    Seiring dengan arah pengembangan tersebut, PGE telah mengidentifikasi potensi panas bumi hingga 3 GW dari 10 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yang dikelola secara mandiri sebagai fondasi pengembangan jangka panjang.

  • Kasus pembunuhan di Bekasi, Polisi sebut motifnya utang piutang

    Kasus pembunuhan di Bekasi, Polisi sebut motifnya utang piutang

    Jakarta (ANTARA) – Polda Metro Jaya mengatakan utang piutang menjadi motif kasus pembunuhan terhadap korban berinisial MDT (25) yang mayatnya ditemukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jakasampurna, Kota Bekasi, pada Minggu (11/1).

    “Berdasarkan hasil penyelidikan awal, motif pembunuhan diduga karena rasa dendam terkait persoalan utang antara korban dan para pelaku,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

    Dia menjelaskan kedua pelaku berinisial JP dan G yang ditangkap pada Selasa (13/1) berperan sebagai eksekutor dengan cara mencekik korban menggunakan ikat pinggang.

    “Dalam pengungkapan kasus ini, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya ikat pinggang yang diduga digunakan untuk mencekik korban, beberapa unit telepon genggam, tas milik korban, serta pakaian yang berkaitan dengan peristiwa tersebut,” jelas Budi.

    Saar ini, kata dia, para pelaku tersebut telah diamankan oleh kepolisian dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    “Penyidik masih mendalami rangkaian peristiwa dan melengkapi berkas perkara untuk proses hukum selanjutnya,” ujar Budi.

    Sebelumnya, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap terduga pelaku pembunuhan yang mayatnya diletakkan di TPU Jakasampurna, Kota Bekasi, pada Minggu (11/1).

    “Sudah kita amankan dua pelaku dengan inisial JP dan G,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim saat dikonfirmasi, Selasa (13/1).

    Namun, Abdul belum dapat menjelaskan motif kedua tersangka melakukan pembunuhan tersebut. Ia hanya menyebutkan jika hubungan korban yang berinisial MDTWS (25) dengan para tersangka itu adalah teman lama.

    Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bekasi Kota AKBP Braiel Arnold Randonowu mengungkapkan perihal penemuan mayat tersebut sudah dilakukan penyelidikan bersama dengan Polda Metro Jaya, Polres Metro Bekasi Kota dan Polsek Bekasi Barat.

    Dia menyebutkan sesosok mayat ditemukan di TPU Jakasampurna pada Minggu (11/1) sekitar pukul 15.00 WIB dengan bekas jeratan ikat pinggang di leher korban.

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Peringati Isra Mi’raj, Polsek Genteng Gandeng RAS Law Firm Bagikan 100 Paket Sembako

    Peringati Isra Mi’raj, Polsek Genteng Gandeng RAS Law Firm Bagikan 100 Paket Sembako

    Surabaya (beritajatim.com) – Semangat kepedulian sosial terpancar di kawasan Genteng, Rabu, 14 Januari 2025. Menggandeng kantor hukum RAS Law Firm, Polsek Genteng menggelar aksi bakti sosial (baksos) dengan membagikan ratusan paket sembako bagi warga yang membutuhkan.

    Kapolsek Genteng, Kompol Grandika Indra, menjelaskan kegiatan ini sekaligus menjadi momentum refleksi dalam memperingati hari besar Isra Mi’raj.

    “Saya bersama sahabat saya, Mas Rama dari kantor hukum RAS Law Firm, berinisiatif membuat kegiatan bersama yang sekiranya bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar. Inilah yang mendasari lahirnya baksos hari ini,” ujar Grandika di sela-sela kegiatan.

    Dalam aksi kali ini, sebanyak 100 paket sembako disalurkan secara tepat sasaran. Penerimanya meliputi para pengemudi ojek online (ojol), penarik becak, janda, serta warga kurang mampu yang tinggal di lingkungan sekitar.

    Grandika menegaskan bahwa Polri ingin terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga kemanusiaan.

    “Kami rutin menggelar baksos seperti ini. Harapannya, langkah kecil ini bisa berkelanjutan dan kami membuka pintu lebar bagi sektor swasta atau kantor hukum lain untuk berkolaborasi demi kemaslahatan publik,” tambahnya.

    Senada dengan Kapolsek, Founder RAS Law Firm, Rama Dhanikusuma, SH, MH, mengungkapkan rasa syukurnya dapat terlibat langsung dalam aksi turun ke jalan ini.

    Baginya, berbagi adalah kewajiban moral sekaligus bentuk nyata dari rasa syukur atas keberkahan yang diterima.

    “Melalui momen Isra Mi’raj ini, kami ingin mempererat tali persaudaraan antarsesama. Saya berterima kasih kepada Kapolsek Genteng, Pak Grandika, sahabat saya, yang telah memfasilitasi kegiatan ini sehingga kami bisa menyalurkan bantuan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,” tutur Rama.

    Rama juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program sosial di masa mendatang. Menurutnya, sinergi antara aparat penegak hukum dan praktisi dalam misi kemanusiaan adalah bentuk kolaborasi positif yang harus terus dipupuk.

    “Kolaborasi ini dipastikan tidak berhenti di sini. Selama tujuannya adalah misi kemanusiaan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, kami siap hadir kembali,” pungkasnya. [kun]

  • Di Hadapan Dubes LN, Menlu Sugiono Pamer Capaian QRIS hingga MBG

    Di Hadapan Dubes LN, Menlu Sugiono Pamer Capaian QRIS hingga MBG

    Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Luar Negeri RI Sugiono memaparkan sejumlah capaian diplomasi ekonomi Indonesia, mulai dari perluasan sistem pembayaran digital lintas negara hingga dukungan terhadap program makan bergizi gratis (MBG). 

    Hal itu disampaikan dalam agenda Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 yang digelar pada Rabu (14/1/2026).

    Sugiono menyampaikan bahwa untuk mengurangi kerentanan ekonomi yang bersifat sistemik, Indonesia terus memperkuat inklusi keuangan melalui mekanisme inovatif seperti Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

    Melalui upaya diplomasi yang dilakukan Kementerian Luar Negeri, sistem pembayaran tersebut telah memfasilitasi transaksi lintas batas di sejumlah negara, antara lain Thailand, Malaysia, China, dan Jepang.

    “Berkat upaya diplomasi kita, QRIS telah memfasilitasi transaksi lintas batas di berbagai negara, seperti Thailand, Malaysia, China, dan Jepang. Dan kementerian luar negeri berkomitmen penuh untuk terus mendukung agenda-agenda ini,” ucapnya. 

    Dia menegaskan bahwa Kementerian Luar Negeri berkomitmen penuh mendukung agenda penguatan ekonomi nasional tersebut. Sepanjang 2025, Indonesia telah menyepakati tiga perjanjian kerja sama ekonomi dengan Kanada, Peru, dan Eurasian Economic Union. 

    Selain itu, pemerintah juga menargetkan penyelesaian Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan Uni Eropa serta Preferential Trade Agreement (PTA) dengan Mauritius.

    Sugiono menambahkan bahwa Indonesia juga memastikan implementasi peningkatan kerja sama perdagangan melalui ASEAN–China Free Trade Agreement (ACFTA) 3.0 dan Indonesia–Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).

    Di saat yang sama, pemerintah mendorong pembukaan peluang kerja sama perdagangan dengan mitra-mitra baru, khususnya di kawasan Afrika, seperti Rwanda.

    Menurutnya, diversifikasi mitra dagang tersebut dilakukan dengan kesadaran untuk mengurangi risiko atau derisking dari gejolak serta perlambatan ekonomi yang tengah dihadapi mitra-mitra tradisional. Langkah serupa juga tercermin dari keputusan Indonesia bergabung dengan BRICS. 

    Di samping itu, diplomasi ekonomi diarahkan untuk mendukung pengembangan industri nasional berkelas dunia melalui peningkatan investasi yang ditopang oleh kemudahan berusaha (ease of doing business).

    Di luar aspek ekonomi, Sugiono menekankan bahwa diplomasi Indonesia juga dijalankan sebagai instrumen strategis pembangunan nasional, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan energi. Dalam konteks tersebut, diplomasi turut menopang pelaksanaan program makan bergizi gratis yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

    Dia menjelaskan bahwa Indonesia telah menggalang kerja sama dengan School Meals Coalition, berbagai badan internasional, serta negara-negara mitra. Keberhasilan Indonesia dalam menyediakan makanan bagi lebih dari 55 juta anak sekolah serta ibu hamil dan menyusui disebut mulai menjadi referensi di tingkat global.

    “Guna menunjang pelaksanaan program makan bergizi gratis. Indonesia telah menggalang kerjasama dengan School Meals Coalition, badan-badan dunia terkait, serta negara-negara mitra,” ucapnya. 

    Sugiono menegaskan bahwa program MBG bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan mencerminkan kesadaran politik bahwa pembangunan manusia merupakan tumpuan utama kekuatan nasional Indonesia.

    “Dan lebih dari sekadar kebijakan sosial, program makan bergizi gratis adalah kesadaran politik bahwa pembangunan manusia menjadi tumpuan kekuatan nasional Indonesia,” pungkas Sugiono.

  • Tak Begitu Diminati, iPhone Seri Ini Dijual Setengah Harga

    Tak Begitu Diminati, iPhone Seri Ini Dijual Setengah Harga

    Bisnis.com, JAKARTA – Tahukah Anda ada seri iPhone yang ternyata tak begitu diminati di pasaran. Hal ini membuat iPhone seri tersebut dijual kembali setengah harga.

    Menurut analisis selama sepuluh minggu yang diterbitkan oleh SellCell, jajaran produk terbaru Apple menunjukkan perbedaan yang mencolok dalam kinerja resale value antara model iPhone 17 dan iPhone Air.

    Resale value sendiri adalah estimasi harga suatu barang, seperti mobil, gadget, atau properti, saat akan dijual lagi setelah digunakan.

    SellCell meneliti harga tukar tambah secara real-time dari lebih dari 40 perusahaan pembelian kembali di AS.

    Mereka membandingkan nilai rata-rata selama beberapa minggu sejak peluncuran dengan harga eceran yang disarankan (MSRP) asli setiap model.

    Semua perangkat dalam penelitian ini dinilai dalam kondisi baik untuk perbandingan yang konsisten atau bisa dikatakan bekas tapi premium seperti baru.

    Nilai Jual Kembali iPhone 17 Air Turun Hampir 50%

    Data menunjukkan bahwa seri iPhone 17 rata-rata mengalami penurunan nilai sebesar 34,6% setelah sepuluh minggu, mengungguli seri iPhone 16 pada periode yang sama tahun lalu, yang mengalami penurunan sebesar 39%.

    Kemudian seri iPhone 15 tetap menjadi yang berkinerja terbaik selama beberapa siklus terakhir.

    Harga jual iPhone 15 bekas mempertahankan nilai lebih tinggi pada minggu kesepuluh dengan penurunan nilai rata-rata 31,9%. Seri iPhone 14 berada di angka 36,6% selama periode yang sama.

    Sebaliknya, iPhone Air menunjukkan retensi yang jauh lebih lemah, dengan rata-rata penurunan sebesar 44,3% di semua konfigurasi penyimpanan.

    Penurunan pada Air berkisar antara 40,3% hingga 47,7% (hampir setengah harga).

    Hal ini menjadikannya seri iPhone dengan kinerja terlemah sejak iPhone 14 Plus dan beberapa konfigurasi iPhone 13 mini mencatat penurunan serupa pada tahun 2022.

    Penurunan paling tajam disebabkan oleh model iPhone Air 1TB, yang oleh SellCell diidentifikasi sebagai model dengan kinerja terburuk dalam keseluruhan dataset.

    Analisis SellCell berdasarkan model menunjukkan perbedaan tajam antara segmen Pro dan Air. Model dengan kinerja terbaik, iPhone 17 Pro Max 256GB, mengalami penurunan 26,1% setelah sepuluh minggu, sementara iPhone 17 Pro Max 512GB turun 30,3%.

    Semua konfigurasi Pro dan Pro Max tetap berada di bawah depresiasi 40%, yang menunjukkan permintaan yang berkelanjutan di pasar sekunder.

    iPhone 17 standar turun antara 32,9% dan 40,8%, menempatkannya kurang lebih sejalan dengan kinerja model non-Pro terbaru.

    Secara keseluruhan, jajaran iPhone 17 mempertahankan nilai 9,7% lebih tinggi daripada Air setelah sepuluh minggu.

  • Pram akui terus berkomunikasi dengan Adhi Karya soal tiang monorel

    Pram akui terus berkomunikasi dengan Adhi Karya soal tiang monorel

    Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengakui pihaknya terus berkomunikasi dengan Adhi Karya terkait pembongkaran tiang monorel yang mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

    “Kami tentunya berkomunikasi terus dengan Adhi Karya karena bagi saya pribadi, penyelesaian ini juga harus membuat semua orang merasa nyaman lah. Apa yang kami lakukan, nanti kami sampaikan. Tapi yang jelas, komunikasi dengan Adhi Karya tetap kami lakukan,” kata Pramono saat dijumpai di kawasan Jakarta Selatan, Rabu.

    Menurut dia, urusan hukum terkait tiang monorel tersebut sudah selesai dengan melibatkan pihak Kejaksaan Tinggi Jakarta serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga sudah menyurati Adhi Karya dan memberikan batas waktu untuk membongkar tiang-tiang tersebut.

    Namun pada akhirnya, Pemprov DKI melalui Dinas Bina Marga membongkar tiang tersebut karena Adhi Karya tidak kunjung melakukan pembongkaran.

    Kendati demikian, Pramono memastikan pihaknya akan menyerahkan kembali besi-besi tersebut kepada Adhi Karya setelah proses pembongkaran selesai.

    Pembongkaran tiang monorel dan penataan jalan di kawasan Rasuna Said itu ditargetkan rampung pada September 2026.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan proses pembongkaran tiang-tiang monorel yang mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said itu dilakukan pada malam hari pukul 23.00-05.00 WIB.

    Dia menyebutkan pembongkaran tiang monorel tersebut dilakukan pada malam hari agar tidak menutup jalan dan tidak mengganggu aktivitas warga saat pagi hari.

    Kendati demikian, pihaknya merencanakan pengalihan arus lalu lintas di jalur lambat sesuai dengan segmen yang dilakukan pembongkaran, yang akan ditutup secara bertahap.

    “Rencana pembongkarannya itu, tadi saya sudah koordinasi dengan Kadis (Kepala Dinas) Bina Marga, bahwa pembongkarannya itu adalah satu tiang, satu malam. Jadi, otomatis yang kita lakukan penutupan itu tidak seluruh jalur lambat, tetapi secara bertahap, ya,” ungkap Syafrin.

    Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
    Editor: Rr. Cornea Khairany
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Industri Keramik Bidik Investasi Rp 5 Triliun di 2026, Utilitas Produksi Capai 80%

    Industri Keramik Bidik Investasi Rp 5 Triliun di 2026, Utilitas Produksi Capai 80%

    Liputan6.com, Jakarta – Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) optimistis industri keramik nasional akan mengalami rebound signifikan pada tahun 2026. Ketua Umum ASAKI, Edy Suyanto, menargetkan utilisasi produksi mencapai 80%, tertinggi dalam satu dekade terakhir.

    Optimisme ini didorong oleh kombinasi kebijakan pemerintah yang pro-industri, peningkatan kapasitas produksi, serta prospek pertumbuhan konsumsi domestik yang masih sangat besar.

    “Target ini realistis dengan catatan dukungan kebijakan pemerintah tetap konsisten dan persoalan struktural industri segera diselesaikan,” ujar Edy Suyanto di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

    ASAKI menilai kebangkitan industri keramik tak lepas dari berbagai kebijakan strategis pemerintah, antara lain, Penerapan Bea Masuk Antidumping dan Safeguard Keramik, SNI wajib untuk produk keramik, Program pembangunan 3 juta unit rumah, Insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) sektor properti, Penurunan suku bunga perbankan, serta Program FLPP sebanyak 350.000 unit rumah. Kebijakan tersebut diyakini mampu mendongkrak permintaan keramik domestik secara signifikan.

    ASAKI memproyeksikan kapasitas terpasang ubin keramik nasional akan terus meningkat. Pada 2026, Asaki memproyeksi kapasitas terpasang keramik akan menyentuh 672 juta meter persegi per tahun, pada 2027 akan mencapai 701 juta meter persegi per tahun, sedangkan di 2029 mencapai 720 juta meter persegi per tahun.

    Namun demikian, tingkat konsumsi keramik per kapita Indonesia masih relatif rendah. Pada 2029, konsumsi diperkirakan baru mencapai 2,5 meter persegi per kapita, jauh tertinggal dibandingkan, China & Vietnam: ±4 meter persegi per kapita, Malaysia & Thailand: 3–3,5 meter persegi per kapita.

    “Artinya, ruang ekspansi industri keramik nasional masih sangat besar,” tegas Edy.