Blog

  • Kronologi Perang Tarif Trump vs China dari 10% hingga Kini 145%

    Kronologi Perang Tarif Trump vs China dari 10% hingga Kini 145%

    Bisnis.com, JAKARTA — Tensi perang tarif impor antara China dan Amerika Serikat (AS) semakin panas menyusul langkah China yang kembali menaikkan tarif impor untuk barang dari AS menjadi 125%.

    Tarif balasan tersebut merupakan respons Negeri Tirai Bambu setelah Presiden AS Donald Trump menaikkan tarif impor AS terhadap China menjadi 145%.

    Mengutip Bloomberg pada Jumat (11/4/2025) Kementerian Keuangan China menjelaskan bahwa negaranya akan mengabaikan tarif lebih lanjut dari AS terhadap produk-produk China.

    “Mengingat tidak ada lagi kemungkinan penerimaan pasar untuk barang-barang AS yang diekspor ke China berdasarkan tingkat tarif saat ini, jika pihak AS kemudian terus mengenakan tarif pada barang-barang China yang diekspor ke AS, pihak China tidak akan memperhatikannya,” tertulis dalam keterangan resmi Kementerian Keuangan China. 

    Tarif terbaru tersebut juga menjadi babak terbaru perang dagang antara China-AS sejak Trump kembali menjabat sebagai Presiden AS mulai Januari 2025 lalu. 

    Melansir berbagai sumber, aksi saling balas melalui tarif ini dimulai pada Februari 2025 lalu. Kala itu, Trump mengenakan tarif impor sebesar 10% untuk barang-barang China. 

    China kemudian menanggapi kebijakan tersebut dengan mengenakan tarif sebesar 15% pada batu bara dan produk gas alam cair. China juga menetapkan tarif sebesar 10% pada minyak mentah, mesin pertanian, dan mobil berkapasitas besar.

    Pada 3 Maret 2025, Trump menaikkan tarif impor barang-barang China sebesar 10% menjadi 20%. Dia juga menerapkan tarif baru sebesar 25% terhadap impor dari Meksiko dan Kanada, yang memicu sengketa dagang baru dengan tiga mitra dagang utama AS.

    Sehari setelah tarif baru tersebut, China langsung membalas dengan mengenakan tarif sebesar 15% pada produk ayam, gandum, jagung, dan kapas yang berasal dari Amerika Serikat. 

    China juga memberikan tarif sebesar 10% pada sorgum, kedelai, daging babi, daging sapi, produk perairan, buah-buahan, sayur-sayuran, dan produk susu yang berasal dari AS. Kebijakan tarif itu mulai berlaku pada 10 Maret 2025.

    Sebulan berselang, Trump kembali menaikkan tarif terhadap China sebesar 34%. Trump menuduh China mengenakan tarif dan hambatan perdagangan non-tarif sebesar 67% terhadap AS.

    Gedung Putih mengonfirmasi bahwa tarif baru itu akan diterapkan di atas tarif yang telah ditetapkan sebelumnya, sehingga menghasilkan tarif efektif sebesar 54% terhadap semua impor China ke AS.

    Merespons tarif tersebut, China kemudian mengumumkan akan mengenakan tarif tambahan sebesar 34% pada semua barang AS yang berlaku mulai 10 April 2025.

    Trump kemudian mengancam akan mengenakan tarif tambahan sebesar 50% pada barang-barang China pada 9 April lalu jika China tidak menarik tindakan balasan tersebut paling lambat pada 8 April 2025. 

    Setelah China tidak mengindahkan ancaman tersebut, AS resmi meningkatkan tarif efektif impor barang-barang China sebesar 54% menjadi 104%.

    China kemudian menanggapinya dengan tarif balasan sebesar 84% atas barang-barang AS. Sebagai tanggapan balik, Trump meningkatkan tarif atas barang-barang China menjadi 125% pada hari yang sama. 

    Namun, Gedung Putih mengklarifikasi keesokan harinya bahwa tarif telah meningkat menjadi 145%. 

    Kemudian, pada 11 April 2025, China pun kembali menanggapi tarif terbaru AS itu dengan meningkatkan tarif atas barang-barang AS menjadi 125%.

  • Okupansi Hotel Februari 2025 Turun, Imbas Efisiensi Anggaran Prabowo?

    Okupansi Hotel Februari 2025 Turun, Imbas Efisiensi Anggaran Prabowo?

    Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel pada Februari 2025 mengalami penurunan, baik klasifikasi bintang maupun nonbintang.

    BPS dalam laporannya mencatat, tingkat penghunian atau okupansi hotel di Indonesia mencapai 37,16% pada Februari 2025 atau turun 1,16% poin dibandingkan Januari 2025 sebanyak 38,32%. Khusus untuk hotel bintang, TPK mencapai 47,21% pada Februari 2025. 

    Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M. Habibullah menyampaikan, TPK hotel klasifikasi bintang pada Februari 2025 mengalami penurunan, baik secara bulanan maupun tahunan.

    “TPK Februari 2025 mencapai 47,21% atau turun baik bulanan maupun tahunan sebesar 1,17% MtM dan 2,24% YoY,” kata Habibullah dalam konferensi pers, dikutip Jumat (11/4/2025).

    Secara spasial, TPK hotel bintang tertinggi tercatat di Daerah Khusus Jakarta sebesar 59,07%, diikuti oleh Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Sementara, TPK hotel bintang terendah tercatat di Papua Barat, Kepulauan Bangka Belitung, dan Sulawesi Barat.

    Secara kumulatif Januari-Februari 2025, TPK hotel bintang mencapai 47,83% atau turun 0,26 poin dibanding periode yang sama tahun lalu. 

    Sementara itu, TPK hotel nonbintang pada Februari 2025 mencapai 23,17%. TPK hotel nonbintang tertinggi terjadi di Daerah Khusus Jakarta yang mencapai 44,51% pada Februari 2025, diikuti Bali 36,35% dan Kepulauan Riau 31.73%. 

    BPS mencatat, TPK hotel nonbintang terendah terjadi di Papua Pegunungan yang hanya mencapai 10,55%.

    Dibandingkan tahun  sebelumnya, TPK hotel nonbintang di Indonesia turun 3,10 poin. Bila dibandingkan Januari 2025, TPK hotel nonbintang juga turun sebesar 1,22 poin dari sebelumnya 24,39%.

    Secara kumulatif, BPS melaporkan bahwa TPK hotel nonbintang mencapai 23,81% atau turun 1,63 poin dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

    Adapun, berdasarkan klasifikasi bintang dari Januari ke Februari 2025, seluruh klasifikasi hotel mengalami penurunan TPK.

    Masih merujuk data BPS, hotel bintang 5 mengalami penurunan TPK terdalam yaitu 3,37 poin, diikuti penurunan TPK hotel bintang 2, dan hotel bintang 4 sebesar 1,28 poin. Hotel bintang 3 turun tipis sebesar 0,23 poin.

    Secara kumulatif, TPK hotel Indonesia mencapai 37,77% pada Januari-Februari 2025 atau turun 0,51 poin dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

    “Sebagian besar klasifikasi hotel mengalami penurunan, di mana penurunan TPK terdalam tercatat pada hotel nonbintang sebesar 1,63 poin. Sementara itu, hotel bintang 2 mengalami kenaikan tertinggi yaitu naik 0,78 poin,” demikian bunyi laporan Perkembangan Januari-Februari 2025 BPS.

    Dampak Efisiensi

    Sementara itu, dampak dari kebijakan penghematan anggaran pemerintah mulai dirasakan oleh industri perhotelan. Tercatat pada akhir Maret 2025, dua hotel milik Sahira Hotels Group di Bogor, Jawa Barat berhenti beroperasi.

    Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengaku khawatir kondisi ini terus berlanjut jika pemerintah tidak segera merealisasikan sisa pemangkasan anggaran atau 50% dari anggaran perjalanan dinas.

    “Pemotongan anggaran sudah mulai memakan korban. Kami khawatir bila terus-terusan seperti ini akan lebih banyak korban hotel tutup operasi,” kata Hariyadi kepada Bisnis, Kamis (27/3/2025).

    Penutupan hotel lantaran defisit operasional menjadi salah satu opsi dalam survei yang dilakukan PHRI dan Horwath HTL mengenai dampak kebijakan penghematan anggaran terhadap industri perhotelan.

    Melibatkan 726 pelaku industri perhotelan di 30 provinsi, 88% responden memperkirakan akan membuat keputusan sulit dengan melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK para pekerja demi mengurangi biaya pengupahan.

    Lalu, 58% mengantisipasi potensi gagal bayar pinjaman kepada bank dan 48% memproyeksikan adanya penutupan hotel karena defisit operasional.

    Presiden Prabowo Subianto melalui Instruksi Presiden (Inpres) No.1/2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, memerintahkan penghematan anggaran hingga Rp306,69 triliun.

    Secara spesifik, Kepala Negara meminta kementerian/lembaga menghemat belanja operasional perkantoran, belanja pemeliharaan, perjalanan dinas, bantuan pemerintah, pembangunan infrastruktur, serta pengadaan peralatan dan mesin.

    Sementara kepada kepala daerah, Prabowo meminta untuk membatasi kegiatan yang bersifat seremonial, bahkan meminta perjalanan dinas dipotong hingga 50%.

    Sayangnya, Hariyadi menyebut pemerintah hingga saat ini, tidak merealisasikan sisa pemangkasan anggaran atau 50% dari anggaran perjalanan dinas.

    Alih-alih menggunakan 50% sisa anggaran perjalanan dinas, pemerintah justru menahan belanja perjalanan dinas dengan tidak menggelar kegiatan di hotel-hotel.

    Jika kondisi ini terus berlanjut, Hariyadi memperkirakan tidak hanya daily worker yang terdampak tetapi juga pekerja kontrak seperti di bagian food & beverage (F&B) dan resepsionis.

    “Pokoknya kalau ini enggak jalan ya udah otomatis mereka menempuh 88%, kan mereka menjawab pasti mereka akan melakukan pengurangan yang lebih signifikan lagi,” tutur Hariyadi dalam konferensi pers, Minggu (23/3/2025).

  • Jumlah Pencari Suaka ke Eropa Menurun, Mengapa?

    Jumlah Pencari Suaka ke Eropa Menurun, Mengapa?

    Jakarta

    Di seluruh Uni Eropa, pada tahun 2024 diajukan lebih dari 1 juta aplikasi suaka. Jumlah permohonan suaka ini turun 11% dibanding tahun sebelumnya.

    Persentase pemohon suaka ini turun secara konstan sejak Oktober tahun lalu, yang terutama disebabkan makin sedikitnya aplikasi suaka yang diajukan warga negara Suriah, Afghanistan, dan Turki.

    Juga permohonan suaka ke Jerman, yang biasanya jadi tujuan utama pengungsi dilaporkan mengalami penurunan signifikan. Semakin sedikit orang yang mencari suaka di Jerman, menurut laporan sebuah media Jerman. Namun para ahli menyarankan untuk menafsirkan data tersebut dengan lebih hati-hati.

    Belum lama ini, surat kabar Jerman “Welt am Sonntag” melaporkan data yang diklasifikasikan belum dirilis, yang menunjukkan pada kuartal pertama 2025, Prancis menerima permohonan suaka paling banyak di Uni Eropa – 40.871 disusul Spanyol (39.318) dan Jerman (37.387).

    Badan Suaka Uni Eropa EUAA mengatakan kepada DW, bahwa mereka “mengetahui adanya laporan surat kabar “Welt am Sonntag”. “Tapi karena data yang diungkap media tersebut bukanlah data yang sah, maka kami tidak dapat mengomentari, atau mengonfirmasi, data yang dilaporkan media tersebut.”

    Meskipun EUAA tidak mengonfirmasi data tersebut, penurunan aplikasi suaka ke Jerman terbukti benar, sesuai laporan terbaru yang diterbitkan oleh Kantor Federal untuk Migrasi dan Pengungsi Jerman (BAMF).

    BAMF melaporkan sebanyak 10.647 aplikasi diajukan di Jerman selama bulan Maret 2025, jumlah terendah sejak pecahnya pandemi COVID-19.

    Mencari suaka bukan sebuah pilihan

    Orang-orang mungkin terpaksa meninggalkan negara asal mereka dan mencari suaka dikarenakan berbagai alasan, termasuk ketidakstabilan politik, konflik, ancaman terhadap keselamatan fisik, penganiayaan, dan perubahan iklim.

    “Menjadi pengungsi atau pencari suaka bukanlah sebuah pilihan,” kata Sarah Wolff, seorang profesor kebijakan migrasi dan suaka di Universitas Leiden, Belanda.

    Wolff juga mengatakan, para pencari suaka tidak “berkeliling” ke berbagai negara untuk mencari suaka.

    Biasanya, para pencari suaka hanya memiliki sedikit informasi mengenai negara tujuan ketika mereka melarikan diri, dan biasanya mereka akan mencari tempat yang aman yang dekat dengan asal mereka.

    “Jadi, Eropa belum tentu menjadi tujuan pertama karena sulit untuk mencapainya,” kata Wolff.

    Kehadiran komunitas sesama budaya – diaspora – sering kali menjadi salah satu pertimbangan terpenting ketika mengajukan suaka. Sebuah studi tahun 2024 dari Universitas Southampton, Inggris, mengidentifikasi faktor “koneksi sosial” sebagai alasan terkuat untuk mencari suaka.

    Dan meskipun angka resmi menunjukkan lebih sedikit permohonan suaka yang diajukan untuk pertama kalinya di Eropa, angka-angka tersebut tidak memberikan gambaran yang lengkap tentang latar belakang masalah yang kompleks.

    Tren yang menurun? Angka-angka tidak memberi gambaran yang lengkap

    Membaiknya situasi di negara asal para pencari suaka dijadikan alasan menurunnya tren ini, namun ternyata ada alasan lainnya.

    “Ini benar-benar melibatkan banyak faktor,” kata Wolff.

    Contohnya saat Taliban menguasai Afghanistan pada tahun 2024, di saat yang sama aplikasi pencari suaka ke Uni Eropa turut turun secara substansial.

    “Bukan karena mereka tidak ingin datang dan mengajukan permohonan suaka, tetapi mereka tidak lagi dapat melarikan diri dari negara tersebut. Ini semakin sulit.”

    Faktor-faktor yang seringkali tidak terlihat jelas seperti penumpukan atau pembatasan proses aplikasi., atau juga faktor pengambilan keputusan oleh pihak berwenang, turut mempengaruhi statistik dan penurunan tren permohonan suaka.

    Secara historis, warga Suriah merupakan yang paling banyak mengajukan permohonan suaka di Jerman, dan jumlah permohonan ini menurun dalam beberapa bulan terakhir. Pada saat yang sama, penggulingan rezim Assad membuat pemerintah Jerman menghentikan sementara permohonan suaka dari warga Suriah.

    Jadi, tidak jelas apakah situasi politik yang berpotensi lebih stabil membuat lebih sedikit warga Suriah yang meninggalkan negaranya, atau apakah kebijakan pemerintah Jerman yang menghalangi pengajuan suaka para pemohon.

    “Dampak perubahan rezim terhadap jumlah warga Suriah yang datang ke Jerman mungkin belum dapat dilihat secara menyeluruh dan mendalam, kita perlu menunggu lebih lama lagi,” ujar Alberto-Horst Neidhard, kepala program Keanekaragaman dan Migrasi Eropa di Pusat Kebijakan Eropa kepada DW.

    Neidhard mengatakan, data yang dilaporkan lebih baik dilihat dari sisi tren jangka panjang daripada penurunan dari bulan ke bulan.

    “Kami telah melihat pasang surut dalam beberapa tahun terakhir yang perlu diwaspadai, terutama dalam hal statistik pencari suaka,” kata Neidhard.

    Bukan indikator keamanan

    Penurunan permohonan suaka di tiap negara, atau di blok regional seperti Uni Eropa, tidak berarti lebih sedikit orang yang mencari suaka.

    Perubahan kebijakan lokal, seperti negara yang menyatakan tidak akan memproses permohonan suak, ancaman deportasi, pengawasan perbatasan, atau permusuhan publik terhadap pengungsi di negara tujuan, berpotensi membuat mereka enggan mencari suaka ke negara tersebut, terutama bagi mereka yang mengungsi karena alasan kekerasan dan penganiayaan.

    “Mereka menghadapi situasi yang berbeda-beda, termasuk situasi berbahaya, mereka juga menginvestasikan sejumlah besar uang dan bergelut dengan berbagai jenis kerumitan hukum untuk mencapai negara tujuan mereka,” kata Neidhard.

    Selain mahal, proses mencari suaka juga memakan waktu.

    Pada akhirnya, data statistik pemohon suaka harus dilihat dari sisi historis dan sebagai bagian dari tren jangka panjang, kata Neidhard.

    “Secara historis dan dalam kaitannya dengan jumlah populasi secara keseluruhan, angka-angka ini secara umum konsisten dengan angka-angka yang telah kita lihat di masa lalu,” katanya.

    “Kecuali jika ada beberapa peristiwa yang benar-benar mengganggu seperti pandemi, misalnya, saya rasa kita tidak akan melihat penurunan signifikan lebih lanjut dalam jumlah [suaka].”

    “Penting juga untuk menghindari ekspektasi publik, bahwa migrasi tidak teratur dapat diturunkan menjadi nol, atau bahwa penurunan permohonan suaka merupakan indikasi betapa amannya dunia kita.”

    Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris

    Diadaptasi oleh: Sorta Lidia Caroline

    Editor: Agus Setiawan

    (ita/ita)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Apa Itu Antalya Diplomacy Forum 2025? Konferensi Global yang Dihadiri Prabowo di Turki – Page 3

    Apa Itu Antalya Diplomacy Forum 2025? Konferensi Global yang Dihadiri Prabowo di Turki – Page 3

    Antalya Diplomacy Forum (ADF) adalah konferensi diplomasi internasional tahunan yang diselenggarakan di Antalya, Turki, sejak tahun 2021. Forum ini diinisiasi oleh Menteri Luar Negeri Turki, Mevlüt Çavuşoğlu, dan bertujuan untuk menjadi wadah bagi para pembuat kebijakan, diplomat, akademisi, dan perwakilan dari berbagai sektor untuk berdiskusi mengenai isu-isu global.

    ADF biasanya berlangsung selama beberapa hari dan dihadiri oleh ribuan peserta dari seluruh dunia. Topik-topik yang dibahas sangat beragam, mencakup diplomasi, kebijakan energi, keamanan global, dan perkembangan di berbagai kawasan, termasuk Afrika, Amerika Latin, Karibia, dan Asia-Pasifik.

    Pada tahun-tahun sebelumnya, ADF telah menjadi tempat pertemuan penting bagi para pemimpin dunia untuk membahas isu-isu krusial. Sebagai contoh, pada tahun 2022, ADF menjadi tempat pertemuan tingkat tinggi antara Menteri Luar Negeri Rusia, Ukraina, dan Turki untuk membahas negosiasi perdamaian antara Rusia dan Ukraina.

    ADF 2025 diharapkan akan menjadi forum yang sama pentingnya, mengingat tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi global saat ini. Kehadiran para pemimpin dunia, termasuk Presiden Prabowo, akan memberikan kesempatan berharga untuk membahas solusi bersama dalam menghadapi tantangan global.

  • Video Prabowo Minta Aturan TKDN Lebih Fleksibel

    Video Prabowo Minta Aturan TKDN Lebih Fleksibel

    Presiden Prabowo Subianto meminta agar kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) diubah menjadi lebih fleksibel. Prabowo menilai, Indonesia harus realistis dengan aturan TKDN, yang apabila dipaksakan justru membuat Indonesia kalah kompetitif dengan negara lain.

  • Kinerja Underwriting Jasindo Naik 128,44 Persen, Ini Lini Bisnis Penopangnya – Halaman all

    Kinerja Underwriting Jasindo Naik 128,44 Persen, Ini Lini Bisnis Penopangnya – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Asuransi Jasa Indonesia atau Jasindo menunjukkan ketangguhannya dalam menghadapi dinamika ekonomi nasional maupun global. Di tengah tekanan ketidakpastian pasar dan perlambatan sejumlah sektor industri, Asuransi Jasindo tetap berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang impresif hingga Februari 2025.

    Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema menjelaskan bahwa capaian positif ini merupakan hasil dari strategi bisnis yang adaptif, efisiensi operasional, serta manajemen risiko yang disiplin.

    “Kami bersyukur bahwa di tengah tekanan ekonomi global dan nasional yang masih cukup tinggi, Jasindo tetap mampu menjaga kinerja keuangan secara solid dan bahkan menunjukkan pertumbuhan signifikan di berbagai lini,” ujar Brellian dalam pernyataannya dikutip dari situs resmi Jasindo.co.id, Jumat(11/4/2025).

    Berdasarkan data per Februari 2025, Rasio Kecukupan Modal (Risk Based Capital/RBC) Asuransi Jasindo mengalami peningkatan menjadi 154,05 persen.

    Angka ini jauh di atas ketentuan minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120% yang menunjukkan posisi permodalan perusahaan tetap sehat dan kuat dalam mendukung pertumbuhan bisnis.

    Lebih lanjut, hasil underwriting naik 128,44?ri Rp 40,53 miliar pada Februari 2024 menjadi Rp92,60 miliar pada Februari 2025. Underwriting merupakan pendapatan premi neto setelah dipotong dengan beban komisi neto.

    Sementara itu, laba perusahaan melesat 549% menjadi Rp70,16 miliar dibandingkan dengan Rp10,81 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

    Berlanjut pada bulan berikutnya, pertumbuhan signifikan ini turut diperkuat oleh peningkatan kinerja pada sejumlah lini bisnis utama hingga Maret 2025 apabila dibandingkan periode yang sama tahun lalu, antara lain:

    1. Cargo tumbuh sebesar 42,52%
    2. Engineering mencatat lonjakan sebesar 471,38%
    3. Energy (Onshore) naik 56,12%
    4. Liability tumbuh 308,79%
    5. Personal Accident mengalami peningkatan 186,02%

    Menurut Brellian, capaian tersebut mencerminkan efektivitas strategi pemasaran yang dilakukan secara selektif dan tepat sasaran, serta dukungan penuh dari manajemen dalam penguatan manajemen risiko dan peningkatan layanan nasabah dengan penyediaan jalur distribusi yang beragam.

    “Asuransi Jasindo berkomitmen untuk terus memperkuat ketahanan bisnis, memperluas jangkauan perlindungan, dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil,” tambah Brellian.

    Dengan fondasi keuangan yang solid dan kinerja lini bisnis yang menjanjikan, Asuransi Jasindo optimistis dapat melanjutkan tren positif ini hingga akhir tahun 2025, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan asuransi umum terbesar di Indonesia.

  • Antusiasme Tinggi, Samsat di Tangerang Diserbu Warga Saat Diberlakukan Pemutihan Pajak – Page 3

    Antusiasme Tinggi, Samsat di Tangerang Diserbu Warga Saat Diberlakukan Pemutihan Pajak – Page 3

    Sejumlah kantor Samsat di Banten dipadati masyarakat yang ingin mengikuti program pemutihan pajak kendaraan bermotor, program dari Andra Soni. Masyarakat hanya membayar satu tahun dan tidak perlu lagi membayar tunggakan tahun yang sudah lewat.

    Pemprov Banten mengeluarkan kebijakan Pemutihan Pajak Kendaraan mulai 10 April hingga 30 Juni 2025.

    “Kalau dilihat data pendaftaran hingga pukul 12.00 wib itu udah 1.500. Kalau hari biasanya itu 500 sampai 600, naik dua kali lipat,” ujar Awal, Plt Kepala Samsat Cikokol, Tangerang, melalui selulernya, Kamis (10/4/2025).

    Pelayanan Senin sampai Jumat, dibuka mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB dan tidak menutup kemungkinan diperpanjang hingga pukul 17.00 WIB, jika wajib pajak masih membeludak.

    Masyarakat yang ingin membayar pajak tahunan, bisa datang ke tujuh gerai Samsat Cikokol serta tiga Samsat Keliling (Samling). 

    “Kalau Sabtu malam minggu kami buka dari sore jam 18.30 WIB sampai 22.00 WIB,” terangnya.

    Begitupun di Samsat Cilegon di serbu masyarakat yang ingin mengikuti program pemutihan pajak kendaraan bermotor. Ratusan sepeda motor nampak berjejer di tempat parkir dan cek fisik.

    Untuk menghindari penumpukan, masyarakat bisa datang ke gerai Samsat di Cibeber dan Ramanuju maupun Samling yang keliling ke berbagai kecamatan di Kota Cilegon.

    “Ini layanan pertama hingga 30 Juni 2025, untuk layanan tahunan tidak perlu lagi ke Samsat induk, kita punya dua gerai, di Ramanuju dan Cibeber, ada juga Samling,” ucap Kepala Samsat Cilegon, Tb Mochamad Kurniawan, Kamis (10/4/2025).

     

  • Jalur kereta China-Laos jadi moda pilihan jelang Tahun Baru Laos

    Jalur kereta China-Laos jadi moda pilihan jelang Tahun Baru Laos

    Vientiane (ANTARA) – Jalur Kereta China-Laos telah menjadi moda transportasi pilihan di kalangan penduduk setempat yang hendak mudik dan wisatawan yang ingin berkunjung ke sejumlah objek wisata terbaik di Laos untuk menyambut Tahun Baru Laos.

    Semua itu berkat kenyamanan, keterjangkauan, dan kecepatannya.

    “Saya dan teman-teman saya sangat beruntung karena Jalur Kereta China-Laos mulai beroperasi sebelum kami datang ke Vientiane, ibu kota Laos, untuk menempuh pendidikan. Jalur ini membuat perjalanan ke kampus dan pulang ke rumah menjadi jauh lebih mudah dan nyaman dari sebelumnya,” kata Khammy, yang berasal dari Vangvieng dan kini sedang belajar dan bekerja di Vientiane, kepada Xinhua.

    Khammy mengatakan dia rutin melakukan perjalanan pulang ke rumah dengan kereta karena dia merasa jalur kereta tersebut nyaman, terjangkau, dan lebih cepat daripada moda transportasi lainnya.

    Bagi para wisatawan, Jalur Kereta China-Laos juga merupakan opsi yang populer, menyediakan cara yang nyaman untuk bepergian dan menjelajahi berbagai destinasi wisata.

    Laos-China Railway Co., Ltd. (LCRC) akan mengoperasikan layanan kereta tambahan pada 11 hingga 20 April untuk mengakomodasi meningkatnya jumlah pelancong selama liburan Tahun Baru Laos. Selain itu, penumpang dapat membeli tiket hingga tujuh hari sebelum keberangkatan untuk perjalanan selama periode tersebut.

    Seorang penduduk Vientiane, Nilavanh, berencana untuk merayakan Tahun Baru Laos di Provinsi Luang Prabang, Laos utara, bersama teman-temannya. Mereka memilih melakukan perjalanan dengan Jalur Kereta China-Laos karena kenyamanan dan kecepatannya.

    Sun Yiwei (tengah), penumpang ke-50 juta yang menaiki kereta api China-Laos Railway, berswafoto dengan orang tuanya di stasiun kereta api Yuxi di sepanjang jalur kereta China-Laos di Provinsi Yunnan, China barat daya, 28 Maret 2025. (ANTARA/Xinhua/Chen Xinbo)

    “Saya sangat antusias untuk menikmati perayaan Tahun Baru Laos yang meriah di Luang Prabang. Saya sudah sering mendengar tentang suasana yang menyenangkan dan kaya akan budaya di sana selama liburan. Tahun ini, saya dan teman-teman memutuskan untuk merasakannya sendiri.”

    “Dengan jalur kereta ini, perjalanan menjadi lebih mudah, membuat liburan kami menjadi bebas stres. Saya yakin semakin banyak wisatawan yang juga akan memilih kereta untuk mengunjungi Luang Prabang, karena kereta merupakan pilihan terbaik untuk liburan yang hemat biaya namun tetap menawarkan kenyamanan selama perjalanan,” tambahnya.

    Chintana, seorang pekerja kantoran berusia 27 tahun, mengatakan jalur kereta tersebut telah mempermudah perjalanan ke berbagai destinasi populer, sehingga mendatangkan lebih banyak pengunjung dan menguntungkan bisnis lokal. Jalur kereta itu juga membantu berbagai toko, restoran, dan pedagang kecil menjangkau pasar yang lebih besar dengan mendatangkan lebih banyak wisatawan.

    Tahun Baru Laos merupakan festival terpenting dalam kalender Laos. Tahun ini, festival itu akan dirayakan pada 14-16 April.

    Jalur Kereta China-Laos menghubungkan Kunming di Provinsi Yunnan, China barat daya, dengan Vientiane. Jalur kereta sepanjang 1.035 kilometer ini, yang merupakan proyek penting dalam kerja sama Sabuk dan Jalur Sutra yang berkualitas tinggi, mulai beroperasi pada 3 Desember 2021. Selesai

    Pewarta: Xinhua
    Editor: Indra Arief Pribadi
    Copyright © ANTARA 2025

  • Menteri ATR ingatkan kanwil optimalkan pelayanan pertanahan di Sulteng

    Menteri ATR ingatkan kanwil optimalkan pelayanan pertanahan di Sulteng

    Kami imbau semua sertipikat tanah masyarakat harus didaftarkan melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap….

    Palu (ANTARA) – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengingatkan semua kepala-kepala wilayah (kanwil) pertanahan di kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk mengoptimalkan dan mempercepat pelayanan terkait pertanahan di daerah ini.

    “Tentunya kami ingin memberikan motivasi terhadap semua kepala kantor wilayah di Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah dalam rangka lebih mengoptimalkan dan terus berakselerasi mempercepat pelayanan pertanahan dan tata ruang kepada masyarakat di daerah itu termasuk dunia usaha,” kata Nusron Wahid saat berkunjung ke Kota Palu, Jumat.

    Ia mengemukakan pihaknya juga akan segera melakukan pengecekan terhadap semua lahan tidur di daerah itu yang belum dimanfaatkan guna meningkatkan ekonomi masyarakat.

    “Kami juga mengecek lahan-lahan yang tidak dimanfaatkan dengan baik, sebab ekonomi di Sulawesi Tengah sudah mulai menggeliat terutama sejak ada hilirisasi di Morowali, sehingga ini harus diimbangi dengan yang lainnya di luar pertambangan,” ujarnya lagi.

    Dia menuturkan saat ini di Sulteng ada beberapa hilirisasi yang berbasis industri menggunakan lahan contohnya sawit, kopra, dan lainnya.

    “Makanya itu kami akan cek satu persatu Hak Guna Usaha (HGU) di daerah ini dan ke depan lahan itu bisa dimanfaatkan dengan baik karena jika lahan itu belum digunakan maka akan dievaluasi,” katanya lagi.

    Menurut dia, Kementerian ATR/BPN mengantisipasi agar tidak terjadi lahan dengan status HGU hanya dikuasai oleh sekelompok orang dan korporasi.

    “Hal ini bisa mengakibatkan ekonomi di daerah tersebut tidak tumbuh dan berkembang, harapannya ekonomi di Sulteng harus tumbuh dengan cara adanya kegiatan usaha. Intinya lahan di Sulteng harus produktif dan agar supaya produktif maka pemegang HGU harus di cek kembali,” ujarnya.

    Nusron menjelaskan negara dapat mengambil alih lahan berstatus HGU untuk dapat dimanfaatkan.

    “Setiap pemberian hak lebih dari dua tahun tapi tidak dimanfaatkan, maka lahan itu bisa diambil alih oleh negara yang bisa digunakan untuk kepentingan lebih produktif,” katanya pula.

    Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar mendaftarkan tanahnya di masing-masing Badan Pertanahan Nasional di kabupaten/kota untuk menjadi bentuk elektronik.

    “Kami imbau semua sertifikat tanah masyarakat harus didaftarkan melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), agar memiliki keamanan dan kepastian serta masyarakat yang masih memiliki sertifikat tanah yang terbit tahun 1961 sampai 1997 kalau bisa segera diupdate ke dalam bentuk elektronik,” katanya lagi.

    Agenda Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nusron Wahid ke Kota Palu juga menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah wakaf kepada sejumlah pengurus masjid di Kota Palu.

    Pewarta: Moh Salam
    Editor: Budisantoso Budiman
    Copyright © ANTARA 2025

  • TASPEN masuk jajaran tempat kerja terbaik di Indonesia versi LinkedIn

    TASPEN masuk jajaran tempat kerja terbaik di Indonesia versi LinkedIn

    ini selaras dengan semangat transformasi kami, yaitu membangun tempat kerja yang tidak hanya profesional, tapi juga peduli dan memberdayakan

    Jakarta (ANTARA) – PT TASPEN (Persero) masuk dalam daftar jajaran 15 tempat kerja terbaik di Indonesia versi LinkedIn Top Companies 2025.

    Pemeringkatan ini dimuat dalam artikel resmi LinkedIn berjudul “Top Companies LinkedIn 2025: 15 Tempat Kerja Terbaik untuk Mengembangkan Karier di Indonesia” yang dipublikasikan pada 8 April 2025 melalui laman Linkedin News Asia.

    “Pengakuan ini selaras dengan semangat transformasi yang selama ini kami dorong, yaitu membangun tempat kerja yang tidak hanya profesional, tapi juga peduli dan memberdayakan,” kata Corporate Secretary TASPEN Henra dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

    LinkedIn Top Companies 2025 disusun berdasarkan beberapa indikator, di antaranya kemampuan untuk maju dalam karier, pengembangan keterampilan, dan keberagaman gender.

    TASPEN dinilai unggul di berbagai indikator tersebut, berkat program SDM yang terukur dan berdampak langsung.

    Capaian ini menjadi bukti komitmen TASPEN dalam menciptakan ekosistem kerja yang memberdayakan, inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh karyawan.

    Dari sekian banyak BUMN di Indonesia, hanya enam BUMN yang masuk dalam daftar LinkedIn Top Companies 2025, yaitu PT TASPEN (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Telkom Indonesia, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT PLN (Persero).

    Adapun perusahaan lain terdiri ataa perusahaan multinasional dan swasta ternama seperti Alphabet, Nestlé, Grab, IBM, Procter & Gamble, serta TotalEnergies.

    Sebagai BUMN di bidang asuransi pegawai negeri, TASPEN konsisten memperkuat kualitas SDM melalui program pengembangan karier, seperti Corporate Leadership Training (CLT) untuk regenerasi kepemimpinan dan percepatan karier karyawan muda.

    Saat ini, sebanyak 27 persen posisi strategis ditempati perempuan dan sebanyak 51 persen karyawan berasal dari generasi milenial.

    Hal ini menunjukkan komitmen pada keberagaman, kesetaraan, dan regenerasi berkelanjutan. Program pelatihan yang komprehensif juga memastikan kesiapan karyawan menghadapi perubahan pasar secara adaptif.

    PT TASPEN (Persero) telah meluncurkan berbagai inisiatif strategis yang mencerminkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan lingkungan kerja yang inklusif, seperti TASPEN Employee Achievement Scholarship Program (TEACH), penerapan Respectful Workplace Policy (RWP), dan menggagas Employee Well-being Program (EWP).

    Dari program-program tersebut, Employee Engagement Index (EEI) TASPEN mencapai 87,48 persen atau kategori Sangat Baik.

    “Ini sejalan dengan arahan Kementerian BUMN melalui Menteri Erick Thohir, yang menekankan bahwa kenyamanan lingkungan kerja akan selaras dengan pertumbuhan bisnis perusahaan karena kerukunan yang ada di dalam BUMN cukup kompleks,” ujar Henra.

    Pengakuan dari LinkedIn ini melengkapi rangkaian penghargaan TASPEN selama dua tahun terakhir, seperti penerima Employee’s Choice in Special Insurance Category pada ajang 6th Indonesia Best 50 CEO Award 2025 oleh The Economics dan penghargaan Human Capital on Resilience Excellence Award (HCREA) 2023 sebagai The Best in Workforce Flexibility & Mobility oleh First Indonesia Magazine.

    Pewarta: Imamatul Silfia
    Editor: Agus Salim
    Copyright © ANTARA 2025