Blog

  • Jaksel pastikan seluruh pompa berfungsi baik selama musim hujan

    Jaksel pastikan seluruh pompa berfungsi baik selama musim hujan

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) memastikan seluruh pompa di setiap wilayah itu berfungsi dengan baik selama musim hujan untuk mengatasi genangan dan banjir.

    “Saya sudah cek ya, pompa-pompa di Jakarta Selatan ini dipastikan berfungsi dengan baik dan siap. Pompa cadangan juga lengkap. Artinya, ketika terjadi musibah banjir maka bisa meminimalisir dampaknya pada masyarakat,” kata Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar kepada wartawan di Petogogan Jakarta, Selasa.

    Anwar mengatakan pada Selasa ini pihaknya beserta jajaran menyebar untuk melakukan kerja bakti di 10 kecamatan selama musim hujan.

    Dia menilai dengan adanya rutin kerja bakti maupun pengerukan di setiap wilayah maka membuktikan perhatian pemerintah kepada masyarakat.

    “Jalan NIS kita kerjakan dengan berkoordinasi di 10 kecamatan pada hari ini, Jumat hingga Minggu untuk terus kita laksanakan memastikan pemerintah hadir bersama masyarakat untuk mengurangi genangan dan banjir,” ucapnya.

    Sementara, Kasudin SDA Jakarta Selatan, Santo menambahkan pihaknya selalu menyiagakan pompa sebelum musim hujan tiba di sejumlah lokasi.

    “Pompa stasioner kita ada di 48 titik, pompa portabel ada 14 unit yang bisa keliling dan kita lengkapi juga dengan pompa apung untuk area yang tidak bisa diakses pompa portabel,” ucapnya.

    Sebelumnya, Pemkot Jakarta Selatan menggelar kerja bakti massal bertajuk Jaga Jakarta yang dilaksanakan serentak di 10 kecamatan.

    Kegiatan kerja bakti tersebut difokuskan pada sejumlah ruas jalan, saluran air dan lingkungan permukiman yang dinilai membutuhkan penanganan kebersihan dan perawatan.

    Lokasi kerja bakti tersebar di berbagai wilayah, antara lain Kecamatan Kebayoran Baru di Jalan Wijaya Timur RW 01 Kelurahan Petogogan, Kecamatan Tebet di Jalan Inspeksi Ciliwung RW 04 Kelurahan Bukit Duri, serta Kecamatan Pancoran di Jalan Guru Amin Kelurahan Duren Tiga.

    Selain itu, di Kecamatan Mampang Prapatan, Cilandak, Kebayoran Lama, Pasar Minggu, Pesanggrahan, Setiabudi, dan Jagakarsa dengan titik lokasi meliputi jalan lingkungan, saluran air, hingga area sekitar fasilitas umum.

    Pemerintah Provinsi DKI mengalokasikan pengendalian banjir dengan anggaran Rp3,64 triliun dan Rp18,25 miliar untuk sistem pengendalian banjir dalam Tahun Anggaran (TA) 2026.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Prabowo Minta Percepatan Pembangunan Fasilitas Legislatif dan Yudikatif di IKN

    Prabowo Minta Percepatan Pembangunan Fasilitas Legislatif dan Yudikatif di IKN

    Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto memberikan sejumlah catatan khusus terkait pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), terutama menyangkut percepatan penyelesaian fasilitas pemerintahan.

    Hal tersebut disampaikan Prasetyo usai mendampingi Presiden Prabowo meresmikan Sekolah Menengah Atas (SMA) Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).

    Prasetyo menjelaskan, sebelum agenda di Malang, Presiden Prabowo lebih dulu melakukan kunjungan kerja ke IKN. Presiden tiba di IKN pada Senin malam (12/1/2026) bersama sejumlah menteri dan pada Selasa pagi menerima laporan langsung dari Kepala Otorita IKN (OIKN) Basuki Hadimuljono terkait progres pembangunan ibu kota baru.

    “Tadi pagi Bapak Presiden mendapatkan update dari Ketua OIKN berkenaan dengan progres pembangunan Ibu Kota Nusantara, yang sejak awal memang Bapak Presiden memberikan penekanan untuk mempercepat proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk fungsi legislatif maupun yudikatif,” ujar Prasetyo.

    Menurutnya, Presiden menargetkan fasilitas untuk fungsi legislatif dan yudikatif tersebut dapat selesai pada 2028. Dalam peninjauan tersebut, Presiden juga memberikan sejumlah koreksi teknis.

    “Ada beberapa hal yang Bapak Presiden berikan koreksi, pertama mengenai desain, kedua mengenai fungsi. Beliau meminta Kepala OIKN dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk terus melakukan perbaikan,” jelasnya.

    Saat ditanya terkait catatan khusus Presiden untuk IKN, Prasetyo menegaskan fokus utama pemerintah adalah perbaikan dan percepatan pembangunan.

    “Catatannya adalah perbaikan dan percepatan, supaya tiga fungsi [eksekutif, legislatif, dan yudikatif] pemerintahan bisa segera selesai,” tandas Prasetyo.

     Saat yang bersamaan, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa IKN bisa dikembangkan sebagai smart city. Adapun smart city tidak hanya bertumpu pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada tata kelola pembangunan yang terkoordinasi, inklusif, serta berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

    “IKN dirancang sebagai kota yang efisien, ramah lingkungan, dan berpusat pada manusia. Karena itu, orkestrasi lintas sektor menjadi kunci agar seluruh ekosistem pembangunan berjalan selaras,” ujar AHY.

    Lebih lanjut, AHY menyampaikan bahwa Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan terus mengoordinasikan kementerian dan lembaga terkait guna memastikan pembangunan infrastruktur digital, energi bersih, air dan sanitasi, serta transportasi cerdas dapat terintegrasi secara optimal.

    “Sinergi lintas sektor tersebut penting agar pembangunan IKN tidak hanya berjalan cepat, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta mendukung visi Indonesia menuju pembangunan yang berkelanjutan,” pungkas AHY.

  • Polisi bantu evakuasi kapal bocor di Kepulauan Seribu

    Polisi bantu evakuasi kapal bocor di Kepulauan Seribu

    Jakarta (ANTARA) – Personel Polres Kepulauan Seribu membantu evakuasi kapal KM Nabilah yang bocor setelah dihantam cuaca buruk, di perairan sebelah tenggara Pulau Gosong Sekati, Kepulauan Seribu Utara, sekitar pukul 11.30 WIB.

    “Peristiwa tersebut berhasil ditangani dengan cepat dan terkoordinasi oleh jajaran Polsek Kepulauan Seribu Selatan bersama unsur terkait,” kata Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra di Jakarta, Selasa.

    Ia menjelaskan KM Nabilah berangkat dari Dermaga Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten pada pukul 07.00 WIB dengan tujuan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara.

    Kapal berkapasitas 29 GT itu mengangkut 10 orang penumpang beserta kapten dan anak buah kapal.

    “Kapal ini juga membawa muatan material bangunan dan kebutuhan pokok masyarakat,” kata dia.

    Ia mengatakan dalam perjalanan, sekitar pukul 09.00 WIB, kapal sempat berlindung di Pulau Laki akibat cuaca buruk disertai gelombang dan arus laut yang cukup kuat.

    Setelah kondisi memungkinkan, kapal kembali melanjutkan pelayaran pada pukul 11.00 WIB.

    Namun, pada pukul 11.30 WIB saat berada di perairan sebelah Tenggara Pulau Gosong Sekati, kapal mengalami kerusakan pada bagian sebelah kiri yang pecah sehingga mengakibatkan kebocoran.

    Ia mengatakan Bhabinkamtibmas Pulau Tidung yang mendapatkan informasi langsung menindaklanjuti laporan tersebut pada pukul 11.45 WIB.

    Personel kepolisian bersama Tim Pemadam Kebakaran bergerak cepat melakukan pencarian dan pertolongan menggunakan KM Satria Biru melakukan pencarian kapal.

    “Sekitar pukul 12.20 WIB, KM Nabilah berhasil ditemukan,” kata dia.

    Ia menyebutkan seluruh penumpang dievakuasi dengan aman ke KM Satria Biru, sementara kapal KM Nabilah didampingi menuju Pulau Pramuka.

    Kemudian sekitar pukul 13.30 WIB, kapal beserta seluruh penumpang tiba di Pulau Pramuka dan selanjutnya diserahkan kepada Polres Kepulauan Seribu untuk penanganan lebih lanjut.

    Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dalam setiap penanganan kejadian di perairan Kepulauan Seribu.

    Pihaknya mengapresiasi respon cepat dan sinergi anggota Polsek Kepulauan Seribu Selatan bersama unsur Damkar dan pihak terkait dalam penanganan kecelakaan laut ini.

    “Kesiapsiagaan personel di lapangan menjadi kunci sehingga seluruh penumpang KM Nabilah dapat diselamatkan tanpa ada korban jiwa,” kata dia.

    Dirinya juga mengimbau kepada seluruh nakhoda dan pengguna jasa transportasi laut agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, kelengkapan keselamatan pelayaran.

    “Selain itu segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi keadaan darurat di laut,” kata dia.

    Sementara Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan AKP Didik Tri Maryanto mengatakan bahwa dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil.

    Pihaknya telah melakukan langkah-langkah kepolisian mulai dari mendatangi TKP, mengevakuasi penumpang dan kapal, meminta keterangan saksi-saksi.

    “Kami juga berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas serta tim kesehatan PK3D Pulau Pramuka untuk memastikan kondisi penumpang,” kata dia.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Iming-iming Keuntungan hingga 500 Persen, Penipuan Kedok Investasi Kripto Rugikan Warga Miliaran

    Iming-iming Keuntungan hingga 500 Persen, Penipuan Kedok Investasi Kripto Rugikan Warga Miliaran

    FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kasus penipuan dengan kedok investasi kembali mencuat. Kali ini Timothy Ronald menjadi pihak yang dilaporkan kepada polisi atas dugaan penipuan investasi kripto.

    Kasus dugaan penipuan investasi kripto itu bergulir di Polda Metro Jaya setelah salah seorang pelapor bernama Younger mengadukan masalah tersebut pada pekan kedua Januari 2026.

    Terkait laporan tersebut, Younger telah dimintai keterangan awal bersama korban dan saksi lainnya. Menurut Younger, pemeriksaan hari ini masih dalam tahap Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

    Dalam kasus investasi kripto ini, dia mengaku mengalami kerugian miliaran rupiah setelah bergabung sebagai member pada Akademi Crypto yang dikelola oleh Timothy Ronald dan rekannya, Kalimasada.

    ”Sesuai di laporan saya itu (kerugian yang dialami) sekitar Rp 3 miliar,” ungkap dia kepada awak media.

    Tidak sendirian, Younger turut menghadirkan saksi lain untuk turut diperiksa oleh polisi. Dalam pemeriksaan tersebut, mereka turut didampingi oleh kuasa hukum Younger bernama Jajang. Menurut Younger, 2 saksi yang dihadirkan dalam pemeriksaan hari ini juga merasa menjadi korban penipuan.

    ”Nanti akan banyak yang menyusul, yang sudah mendaftar kurang lebih hampir 300-an (orang). Jadi, tahap pertama ini, hari ini 3 orang,” ujarnya.

    Selebgram Adam Deni adalah salah satu pihak yang disebut akan ikut melapor kepada polisi. Dia juga merasa menjadi korban penipuan setelah bergabung dengan Akademi Crypto. Berdasar pengakuan Younger, kerugian para korban bervariasi. Ada yang merugi ratusan juta, ada pula yang miliaran rupiah.

  • 2
                    
                        KIP Kabulkan Gugatan Bonatua, Putuskan Ijazah Jokowi adalah Informasi Terbuka
                        Nasional

    2 KIP Kabulkan Gugatan Bonatua, Putuskan Ijazah Jokowi adalah Informasi Terbuka Nasional

    KIP Kabulkan Gugatan Bonatua, Putuskan Ijazah Jokowi adalah Informasi Terbuka
    Penulis
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Majelis Komisi Informasi Pusat (KIP) memutuskan untuk menerima permohonan dari pengamat kebijakan publik, Bonatua Silalahi yang meminta ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.
    Putusan tersebut diambil dalam sidang dengan agenda pembacaan putusan atas perkara Nomor 074/X/
    KIP
    -PSI/2025 yang digelar pada Selasa (13/1/2026).
    “Amar putusan, memutuskan, menerima permohonan untuk seluruhnya,” ujar Ketua Majelis Handoko Agung Saputro saat membacakan amar putusan, dikutip dari siaran langsung
    Kompas TV
    , Selasa.
    Di samping itu, Majelis KIP juga menyatakan bahwa salinan ijazah
    Jokowi
    untuk pencalonan presiden pada 2014 dan 2019 sebagai informasi yang terbuka.
    “Menyatakan informasi salinan ijazah atas nama Joko Widodo yang digunakan sebagai pencalonan Presiden RI periode 2014-2019 dan 2019-2024 merupakan informasi yang terbuka,” ujar Handoko.
    Sebelumnya, Bonatua mempersoalkan sembilan informasi yang disembunyikan atau dikaburkan KPU RI dalam salinan ijazah kelulusan Joko Widodo (Jokowi) dari Universitas Gadjah Mada (UGM).
    Atas dasar hal tersebutlah, Bonatua mengajukan sengketa ke
    Komisi Informasi Pusat
    (KIP) karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dinilai menyembunyikan informasi publik.
    Sembilan hal yang disembunyikan KPU RI dalam salinan
    ijazah Jokowi
    adalah nomor kertas ijazah; nomor ijazah; nomor induk mahasiswa; tanggal lahir; tempat lahir; tanda tangan pejabat legalisir; tanggal dilegalisir; tanda tangan rektor UGM, dan tanda tangan dekan Fakultas Kehutanan UGM.
    “Yang mana ini dalam ketentuan undang-undang bukan sesuatu yang yang harus ditutupin, dikecualikan,” ujar kuasa hukum Bonatua dalam sidang sengketa informasi publik yang digelar KIP, dikutip dari tayangan Kompas TV, Senin (24/11/2025)
    “Jadi (salinan) ijazah-ijazah ini kami dapatkan ada sembilan item (yang disembunyikan),” sambungnya.
    Adapun Bonatua mengatakan, dirinya membutuhkan data dan informasi dari salinan ijazah Jokowi untuk penelitian.
    Penelitiannya, kata Bonatua, merupakan kepentingan publik perihal keaslian ijazah pejabat publik.
    “Jadi penelitian saya memang saya lakukan pribadi, tapi sudah saya publish ke publik. Artinya ini kepentingan publik. Karena penelitian saya ini berangkat dari masalah publik, yaitu masalah ijazah yang misterius,” ujar Bonatua.
    “Jadi ini untuk kepentingan publik, walaupun saya yang meneliti,” sambungnya.
    Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Viral ‘Broken Strings’ Aurelie Moeremans, Begini Efek Grooming pada Korban

    Viral ‘Broken Strings’ Aurelie Moeremans, Begini Efek Grooming pada Korban

    Jakarta

    Keberanian aktris Aurelie Moeremans menceritakan pengalaman pahitnya melalui buku Broken Strings viral di media sosial. Kisah tersebut turut membuka kembali pembahasan tentang bahaya child grooming.

    Pernah menjadi korban pada usia 15 tahun, Aurelie menggambarkan bagaimana pelaku dapat masuk ke kehidupan seorang anak dengan cara yang halus, perlahan, dan manipulatif.

    Child grooming merupakan salah satu bentuk manipulasi psikologis yang berbahaya. Pelaku secara sistematis membangun kepercayaan serta ikatan emosional dengan anak dengan tujuan melakukan eksploitasi.

    Di luar kasus tersebut, psikolog klinis Arnold Lukito membeberkan dampak psikologis yang bisa dialami korban grooming, salah satunya ketergantungan emosional yang tak sehat, seolah korban membutuhkan pelaku untuk merasa aman atau diterima.

    “Nah, di grooming ini kan tadi ada kontrol, ada manipulasi. Artinya si anak ini, ya. Artinya kan dia juga, dalam tanda putih, sebenarnya dikontrol dan dimanipulasi. Nah, itu kan akhirnya membuat juga banyak hal seperti, dia mungkin jadi punya ketergantungan emosional yang tidak sehat, gitu kan,” ucapnya, dikutip dari 20detik, Selasa (13/1/2026).

    Tak hanya itu, lanjut Arnold, grooming juga bisa memengaruhi terhadap bagaimana korban mengidentifikasi dirinya.

    “Dalam artian, oh ternyata saya itu bisa punya hubungan seperti ini dengan orang yang jauh lebih tua,” ucapnya.

    Dampak lain yang tak kalah berat adalah munculnya rasa bersalah dan rasa malu. Secara psikologis, dua emosi ini tergolong sangat kuat dan sering meninggalkan luka jangka panjang. Hal ini tentu bisa berdampak buruk pada korban.

    Halaman 2 dari 2

    (suc/kna)

  • Ruang Kelas Rusak Diterjang Angin dan Hujan, Siswa SDN Tlagah 2 Bangkalan Belajar di Teras Warga

    Ruang Kelas Rusak Diterjang Angin dan Hujan, Siswa SDN Tlagah 2 Bangkalan Belajar di Teras Warga

    Bangkalan (beritajatim.com) – Sejumlah ruang kelas di SDN Tlagah 2, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, mengalami kerusakan setelah diterjang angin dan hujan. Kondisi tersebut membuat ratusan siswa tidak dapat menggunakan ruang kelas dan terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di teras rumah warga serta rumah kepala sekolah.

    Kerusakan terjadi pada ruang kelas 4, 5, dan 6. Atap dan plafon di beberapa ruang kelas tersebut jebol dan runtuh, sehingga dinilai tidak aman untuk digunakan sebagai tempat belajar.

    Kepala SDN Tlagah 2, Fatmawati, mengatakan pemindahan kegiatan belajar dilakukan demi menghindari risiko keselamatan siswa.

    “Kemarin plafon kelas 6 runtuh dan hari ini atap kelas 4 jebol. Kelas 5 berada di antara dua kelas tersebut sehingga kami khawatir terjadi kerusakan lanjutan,” ujar Fatmawati, Selasa (13/01/2026).

    Sebagai solusi sementara, pihak sekolah bersama warga setempat memanfaatkan teras rumah warga sebagai ruang belajar. Selain itu, rumah kepala sekolah juga digunakan untuk menampung siswa yang terdampak.

    “Rumah saya dekat dengan sekolah, sehingga digunakan untuk kegiatan belajar siswa kelas 6. Sementara kelas 4 dan 5 belajar di teras rumah warga,” katanya.

    Fatmawati menjelaskan, jumlah siswa yang terdampak langsung akibat kerusakan ruang kelas mencapai 110 orang. Rinciannya, siswa kelas 6 sebanyak 30 orang, sementara kelas 4 dan kelas 5 masing-masing 40 siswa. Adapun total siswa SDN Tlagah 2 sebanyak 248 orang.

    Selain ruang kelas, ruang guru di sekolah tersebut juga dilaporkan mengalami kerusakan dan ambruk. Menurut Fatmawati, kondisi bangunan sekolah memang sudah lama membutuhkan perbaikan.

    “Saya tidak ingat kapan terakhir kali dilakukan perbaikan karena sudah cukup lama,” tuturnya.

    Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Ali Yusri Purwanto, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti kondisi tersebut dengan melakukan peninjauan langsung ke lokasi sekolah.

    “Insya Allah akan mendapatkan rehabilitasi. Kami akan meninjau langsung kondisi sekolah,” ujarnya. [sar/beq]

  • Bus Berlogo Kemenhub Nyelonong Lewat Bahu Jalan, Gimana Aturannya?

    Bus Berlogo Kemenhub Nyelonong Lewat Bahu Jalan, Gimana Aturannya?

    Jakarta

    Viral di media sosial video yang memperlihatkan bus Kementerian Perhubungan ngebut di bahu jalan tol. Aksi tersebut tentu tidak dibenarkan, apalagi oleh kementerian yang mengurus bidang transportasi. Ini pelajaran yang bisa diambil.

    Video tersebut diunggah di akun @dashcam_owners_indonesia. Dalam unggahannya, diperlihatkan sebuah bus berukuran medium melaju cukup kencang di bahu jalan. Nah, setelah kamera di-zoom, ternyata di bodi belakang bus tertulis instansi “Kementerian Perhubungan – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut”, berpelat nomor B 7147 PPE.

    Aksi tersebut pun menuai komentar netizen. Banyak yang mengecam tindakan tersebut. Pasalnya, sebagai kendaraan instansi selevel kementerian, sudah seharusnya memberi contoh berkendara yang baik dan benar di jalan raya, bukan malah bersikap arogan dengan menerobos aturan.

    “Sampe bosen liatnya tiap pagi dan sore bus-bus kementerian ngeblong di bahu jalan tol,” ujar akun @hnr***.

    “Kalian berharap pemerintah jadi suri teladan??? Indonesia auto jadi negara maju,” timpal akun @alv***.

    “Nyuruh rakyat yg bayar pajak gak boleh pake bahu jalan, eh babu nyang ngelunjak,” bilang akun @eza***.

    Praktisi keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, mengatakan, kejadian seperti ini sudah sering terjadi dan kerap viral di media sosial. Menurutnya, banyak ASN (aparatur sipil negara) yang seharusnya memberi contoh baik, justru melanggar peraturan lalu lintas.

    “Sudah banyak viral ASN-ASN dan mereka yang membawa nama besar instansi melakukan tindakan tidak terpuji dan tidak mendidik,” buka Sony lewat pesan singkat kepada detikOto (13/1/2026).

    “Dan jalan umum adalah tempatnya kita melihat, menilai, dan merekam tindakan-tindakan yang melanggar hukum atau berlaku tidak sesuai aturan keselamatan. Pada video yang viral jelas ada identitas atau ciri dari mereka di bodi mobil, dan melakukan aksi tidak terpuji: berkendara di bahu jalan dengan kecepatan tinggi,” tambahnya.

    “Selain membahayakan, aksi itu juga seolah-olah tidak terdidik. Satu oknum berbuat tidak terpuji, maka satu departemen namanya jadi jelek. Jadi, jika tidak bisa membawa nama baik, sebaiknya urungkan (jangan) berkendara,” tegas Sony.

    Fungsi Bahu Jalan

    Menurut peraturan, bahu jalan merupakan lajur yang digunakan untuk keadaan darurat. Bahu jalan umumnya terletak pada sisi paling kiri di jalan tol. Sejatinya, pengemudi dilarang melintas di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat. Penggunaan bahu jalan juga diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol.

    Dijelaskan pada Pasal 41, bahu jalan hanya boleh digunakan untuk lima kondisi sebagai berikut:

    Digunakan bagi arus lalu lintas pada keadaan daruratDiperuntukkan bagi kendaraan yang berhenti daruratTidak digunakan untuk menarik, menderek, atau mendorong kendaraanTidak digunakan untuk keperluan menaikkan atau menurunkan penumpang dan/atau barang dan/atau hewanTidak digunakan untuk mendahului kendaraan.

    Ya, bahu jalan boleh digunakan saat kondisi darurat. Keadaan darurat yang dimaksud adalah kondisi ketika sebagian atau seluruh jalur lalu lintas tidak dapat berfungsi, antara lain akibat kecelakaan lalu lintas atau pekerjaan pemeliharaan jalan.

    Dijelaskan pula bahwa bahu jalan diperuntukkan bagi kendaraan yang berhenti darurat. Pada dasarnya, kendaraan tidak diperkenankan berhenti di sepanjang jalur bahu jalan. Namun, dalam aturan tersebut dijabarkan bahwa yang dimaksud kendaraan berhenti darurat adalah kendaraan yang berhenti sementara karena keadaan darurat, antara lain mogok, menertibkan muatan, gangguan lalu lintas, atau gangguan fisik pengemudi.

    (lua/dry)

  • Kita sedang Menyaksikan Hari-hari Terakhir Rezim Iran

    Kita sedang Menyaksikan Hari-hari Terakhir Rezim Iran

    New Delhi

    Kanselir Jerman, Friedrich Merz, mengatakan bahwa rezim Iran sedang menjalani hari-hari terakhir, seiring meningkatnya tekanan terhadap negara Syiah tersebut atas gelombang unjuk rasa, yang dilaporkan telah menewaskan ratusan orang.

    “Ketika sebuah rezim yang hanya dapat mempertahankan kekuasaan melalui kekerasan, maka rezim itu pada dasarnya telah berakhir,” tegas Merz saat berbicara kepada wartawan di sela-sela kunjungannya ke Bengaluru, India, seperti dilansir AFP, Selasa (13/1/2026).

    “Saya percaya bahwa kita sekarang sedang menyaksikan hari-hari terakhir dan minggu-minggu terakhir rezim ini,” ujarnya.

    Setelah bungkam selama beberapa hari, Merz akhirnya angkat bicara mengenai unjuk rasa antipemerintah yang berlangsung secara besar-besaran di Iran.

    Selama kunjungan resmi ke India, Merz menyebut kekerasan yang digunakan oleh pasukan keamanan Iran terhadap para demonstran sebagai tindakan brutal dan tidak proporsional.

    “Saya mendesak para pemimpin Iran untuk melindungi rakyatnya, bukan mengancam mereka,” ujar Merz, seperti dilansir kantor berita DW.

    Merz juga menegaskan bahwa sikap pejabat di Teheran merupakan tanda kelemahan, bukan kekuatan.

    Gelombang unjuk rasa mengguncang Iran sejak bulan lalu, yang dimulai pada 28 Desember di area Grand Bazaar Teheran ketika para demonstran, yang sebagian besar pedagang dan pemilik toko, memprotes soal memburuknya kondisi ekonomi, dengan mata uang Rial Iran mengalami depresiasi tajam.

    Aksi protes itu meluas ke beberapa kota lainnya dan berkembang menjadi gerakan lebih luas yang menantang pemerintahan teokratis yang berkuasa di Iran sejak revolusi tahun 1979 silam.

    Beberapa hari terakhir, unjuk rasa di Iran marak diwarnai kerusuhan dan kekerasan. Namun sejauh ini, pemerintah Iran belum memberikan angka resmi untuk korban jiwa secara keseluruhan.

    Data terbaru dari kelompok HAM yang berbasis di Amerika Serikat (AS), Human Rights Activists News Agency (HRANA), menyebutkan sedikitnya 646 orang tewas akibat penindakan keras otoritas Iran terhadap demonstran.

    Jumlah korban tewas itu mencakup 512 demonstran dan 134 anggota pasukan keamanan Iran. Lebih dari 1.000 orang lainnya mengalami luka-luka.

    HRANA juga melaporkan bahwa lebih dari 10.700 orang telah ditahan selama unjuk rasa berlangsung dua pekan terakhir.

    Otoritas Iran memanggil para diplomat yang mewakili Prancis, Jerman, Italia, dan Inggris pada Senin (12/1) waktu setempat. Pemanggilan ini dimaksudkan untuk memprotes dukungan negara-negara Eropa tersebut terhadap unjuk rasa antipemerintah.

    Kementerian Luar Negeri Iran, seperti dilansir AFP, mengatakan bahwa para diplomat Eropa itu diperlihatkan sebuah video yang menunjukkan kerusakan yang disebabkan oleh “para perusuh” dan diberitahu bahwa pemerintah mereka harus “menarik pernyataan resmi yang mendukung para demonstran”.

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/ita)

  • Kita sedang Menyaksikan Hari-hari Terakhir Rezim Iran

    Kita sedang Menyaksikan Hari-hari Terakhir Rezim Iran

    New Delhi

    Kanselir Jerman, Friedrich Merz, mengatakan bahwa rezim Iran sedang menjalani hari-hari terakhir, seiring meningkatnya tekanan terhadap negara Syiah tersebut atas gelombang unjuk rasa, yang dilaporkan telah menewaskan ratusan orang.

    “Ketika sebuah rezim yang hanya dapat mempertahankan kekuasaan melalui kekerasan, maka rezim itu pada dasarnya telah berakhir,” tegas Merz saat berbicara kepada wartawan di sela-sela kunjungannya ke Bengaluru, India, seperti dilansir AFP, Selasa (13/1/2026).

    “Saya percaya bahwa kita sekarang sedang menyaksikan hari-hari terakhir dan minggu-minggu terakhir rezim ini,” ujarnya.

    Setelah bungkam selama beberapa hari, Merz akhirnya angkat bicara mengenai unjuk rasa antipemerintah yang berlangsung secara besar-besaran di Iran.

    Selama kunjungan resmi ke India, Merz menyebut kekerasan yang digunakan oleh pasukan keamanan Iran terhadap para demonstran sebagai tindakan brutal dan tidak proporsional.

    “Saya mendesak para pemimpin Iran untuk melindungi rakyatnya, bukan mengancam mereka,” ujar Merz, seperti dilansir kantor berita DW.

    Merz juga menegaskan bahwa sikap pejabat di Teheran merupakan tanda kelemahan, bukan kekuatan.

    Gelombang unjuk rasa mengguncang Iran sejak bulan lalu, yang dimulai pada 28 Desember di area Grand Bazaar Teheran ketika para demonstran, yang sebagian besar pedagang dan pemilik toko, memprotes soal memburuknya kondisi ekonomi, dengan mata uang Rial Iran mengalami depresiasi tajam.

    Aksi protes itu meluas ke beberapa kota lainnya dan berkembang menjadi gerakan lebih luas yang menantang pemerintahan teokratis yang berkuasa di Iran sejak revolusi tahun 1979 silam.

    Beberapa hari terakhir, unjuk rasa di Iran marak diwarnai kerusuhan dan kekerasan. Namun sejauh ini, pemerintah Iran belum memberikan angka resmi untuk korban jiwa secara keseluruhan.

    Data terbaru dari kelompok HAM yang berbasis di Amerika Serikat (AS), Human Rights Activists News Agency (HRANA), menyebutkan sedikitnya 646 orang tewas akibat penindakan keras otoritas Iran terhadap demonstran.

    Jumlah korban tewas itu mencakup 512 demonstran dan 134 anggota pasukan keamanan Iran. Lebih dari 1.000 orang lainnya mengalami luka-luka.

    HRANA juga melaporkan bahwa lebih dari 10.700 orang telah ditahan selama unjuk rasa berlangsung dua pekan terakhir.

    Otoritas Iran memanggil para diplomat yang mewakili Prancis, Jerman, Italia, dan Inggris pada Senin (12/1) waktu setempat. Pemanggilan ini dimaksudkan untuk memprotes dukungan negara-negara Eropa tersebut terhadap unjuk rasa antipemerintah.

    Kementerian Luar Negeri Iran, seperti dilansir AFP, mengatakan bahwa para diplomat Eropa itu diperlihatkan sebuah video yang menunjukkan kerusakan yang disebabkan oleh “para perusuh” dan diberitahu bahwa pemerintah mereka harus “menarik pernyataan resmi yang mendukung para demonstran”.

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/ita)